cover
Contact Name
Amri Abdulah
Contact Email
amri@wastukancana.ac.id
Phone
+6285218847880
Journal Mail Official
diki.muchtar@wastukancana.ac.id
Editorial Address
Jl. Cikopak No 53 Sadang, Purwakarta, Jawa Barat
Location
Kab. purwakarta,
Jawa barat
INDONESIA
Teknologika
Jurnal Teknologika adalah wadah informasi berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah yang terkait bidang ilmu Teknik Informatika, Teknik dan Manajemen Industri, Teknik Mesin dan Teknik Tekstil. Terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Artikel Jurnal Teknologika dalam versi cetak telah di-online-kan menggunakan Open Journal System (OJS)
Articles 203 Documents
KERANGKA KERJA ANALITIS FORMULASI STRATEGI KOMPREHENSIF PT XYZ PURWAKARTA Tresna Wulandari; Ningsih Ningsih
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.249

Abstract

Abstract. Referring to PT XYZ's sales and production quantity data as an indicator of financial and internal process performance, there was an increase in the value of the rupiah from 2019 to 2021, but the number of products sold and production decreased in 2020. Based on customer complaint data, they are a trend of increasing complaints from 2017 to 2021, where the object of the complaint is dominant regarding product quality. Specifically for 2021, customer complaints will fluctuate, and the highest number of complaints will occur in June and November. Regarding the HR perspective, high levels of employee absenteeism and employee turnover have been found. Based on a series of empirical data obtained in 2021, and several problems and challenges therein, it is appropriate for the management of PT XYZ to evaluate the effectiveness of last year's strategy and efforts to review the formulation of the company's strategy regularly, including in 2022. These efforts are needed to anticipate various possible risks from strategy formulation such as subjective information and analysis; personal bias, political aspect, emotion, personality, and halo error.
KAJI ULANG RANCANG BANGUN MESIN PARUT KELAPA PORTABLE KAPASITAS 7.5 KG/JAM DENGAN DAYA 125 WATT TB. U. Adi Subekhi; Adam Maulana; Wawan
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.251

Abstract

Abstrak. Mesin parut kelapa ini merupakan salah satu produk mesin dari hasil teknologi yang berfungsi sebagai alat menghancurkan daging buah kelapa menjadi butiran-butiran kecil dengan tujuan untuk memperoleh parutan dan santan yang terkandung di daging buah kelapa. Dari mesin yang sudah ada, dengan kapasitas tinggi dan harga listrik tinggi. Dari sini penulis membuat mesin ini dirancang untuk mempermudah aktivitas indutri rumahan kecil yang digunakan secara praktis, ringkas dan hemat listrik. Dengan mempertimbangkan mesin motor listrik yang ringkas dengan daya rendah 125 watt. Dapat diharapkan menjawab semua kebutuhan masyarakat untuk membuat mesin parut kelapa dengan kapasitas kecil. Awal memulai perancangan pertama-tama pengambilan data atau gambar, untuk selanjutnya studi lapangan, studi literatur, verifikasi data, olah data, analisis data, dan pembuatan mesin. Hasil dari rancang bangun adalah mesin pemarut kelapa dengan satu parutan dan bisa digunakan untuk memarut singkong dan kentang, untuk membuat makanan manusia dalam kehidupan sehari-hari, mesin parut kelapa ini lebih efisien, ringkas dan hemat daya listrik. Perancangan mesin parut kelapa ini menggunakan motor listrik dengan transmisi puli dan v belt, dengan sistem parutan menggunakan sistem pemarut di ruang parut. Sistem kerja alat ini menggunakan pemarut saja. Hasil dari kerja parutan kelapa ini didapatkan rata-rata proses parutan dengan kapasitas 7.5 kg/ jam.
ANALISIS KESUKSESAN PADA APLIKASI MOBILE HANOMAN NEW BORN (HNB) DENGAN METODE DELONE DAN MCLEAN (STUDI KASUS : PT. HASTA AYU NUSANTARA) Muhamad Agus; Rini Afriani; Irsan Jaelani; Moch. Hafidz Totohendarto
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kesuksesan dari aplikasi Hanoman New Born (HNB). Aplikasi HNB dibangun oleh sebuah perushaan yang bernama PT. Hasta Ayu Nusantara dan digunakan untuk menunjang proses kerja yang berlangsung di perusahaan ini. Aplikasi HNB berfungsi untuk melakukan absensi, monitoring dan reporting dari jarak jauh, tentu sangat berguna bagi PT. Hasta Ayu Nusantara yang merupakan perushaan outsourcing dengan ribuan karyawan yang tersebar diseluruh Pulau Jawa. Untuk mengukur kesuksesan dari aplikasi HNB maka dilakukan penelitian dengan menggunakan Model Delone & Mclean yang terdiri dari variabel kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, minat pemakai, kepuasan pengguna dan manfaat bersih. Namun dalam penelitian ini tidak menggunakan variabel minat pengguna sehingga hanya menggunakan 5 variabel yang ada dalam Model Delone dan Mclean. Hasil dari penelitian ini juga membuktikan jika variabel kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Dan variabel kepuasan pengguna memiliki dampak positif dan signifikan kepada manfaat bersih.
IMPLEMENTASI FUZZY INFERENCE SYSTEM (FIS) TIPE MAMDANI DAN SUGENO UNTUK PRAKIRAAN CUACA MENGGUNAKAN MATLAB Nurkholis Makhfudz; Eka Susilowati; Riski Aspriyani
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.257

Abstract

Prakiraan cuaca merupakan salah satu kajian yang sangat menarik untuk dilakukan. Data mengenai cuaca juga sangat dibutuhkan di berbagai bidang kehidupan, sehingga membuat penulis tertantang untuk meneliti metode yang paling akurat dalam memprakirakan cuaca. Salah satu teknik pemodelan prakiraan cuaca adalah Fuzzy Inference System (FIS), dan metode FIS ini merupakan metode yang menghasilkan tingkat akurasi yang tinggi.. Metode FIS terbagi menjadi tiga tipe yaitu Mamdani, Sugeno dan Tsukamoto. Selain Teknik pemodelan, dalam memprakirakan cuaca juga harus memperhatikan beberapa fenomena yang berpengaruh terhadap cuaca, baik skala global, skala regional, atau skala lokal untuk parameter inputnya. Pada penelitian ini akan meneliti metode yang paling akurat antara metode FIS tipe Mamdani dan Sugeno dengan bantuan aplikasi MATLAB. Data diperoleh dari pihak BMKG Cilacap dan dari situs penyedia informasi parameter. Data yang digunakan ada 6 sebagai parameter inputnya yaitu Enso, DMI, MJO, SST, Tekanan, dan Kelembaban yang diambil dari bulan Juli 2021 sampai Juli 2022. Dengan menggunakan metode dan parameter input tersebut diperoleh hasil bahwa prakiraan cuaca dengan metode FIS tipe Mamdani studi kasus BMKG Cilacap memiliki tingkat akurasi sebesar 80,87. Sedangkan untuk metode FIS tipe Sugeno menghasilkan tingkat akurasi sebesar 65,31%. Sehingga metode terbaik dalam memprakirakan cuaca studi kasus BMKG Cilacap adalah metode FIS tipe Mamdani
ANALISIS PERPINDAHAN PANAS TUNGKU PADA TUNNEL KILN UNTUK PROSES PEMBAKARAN BATA MERAH DI PT XYZ Irwan Suriaman; Uus Supriatna; M. Rizky Anugrah; Rohman; Dede Ardi Rajab; Yadi Heryadi; T.B.U. Adi Subekhi; Wawan
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.259

Abstract

Ceramics are widely used by people in industries for various purposes, for example to make cups and tiles. Currently ceramics are widely used in various industrial raw materials. Ceramics are used as materials for making spark plugs, electrical insulators, and raw materials for printing tools. The ceramics industry is energy intensive in utilizing electrical energy. The amount of energy absorption affects the amount of costs that must be incurred by companies for energy consumption. To reduce costs used by ceramic companies during production, the use of energy is a way to increase the efficiency of the tunnel kiln. Therefore, based on these problems, research was carried out to analyze the data resulting from measurements of the large flow rate of heat transfer by conduction in the thickness of the wall, the amount of heat loss lost by convection on the outside of the wall, and the amount of loss in production costs incurred due to heat loss. This aims to obtain a solution that saves electrical energy used in the production of ceramics. So it was obtained that the highest conduction was in the top firing zone of the core from burning red bricks with heat dissipation reaching 829.73 Watts. Meanwhile, the heat lost at a distance of 50 cm and at a distance of 100 cm is the top firing zone which has the greatest heat loss of up to 0.1 MW compared to the other zones. The preheating zone reaches 5 kW and the cooling zone reaches 16 kW.
PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG MATERIAL KEMASAN DAN DUS MENGGUNAKAN METODE CLASS-BASED STORAGE (STUDI KASUS PT DWI PRIMA REZEKY) Indah Sekarini; Imas Widowati; Elly Setiadewi; Daisy Ade Riany Diem
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.261

Abstract

Saat ini, tata letak pada Gudang Material Kemasan dan Dus tidak memiliki cukup ruang untuk menampung seluruh material. Beberapa pallet material ditumpuk langsung tanpa adanya penyangga. Oleh sebab itu, perusahaan perlu melakukan perbaikan terkait tata letak gudang agar dapat memperbaiki permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki tata letak Gudang Material Kemasan dan Dus dengan cara menata ulang sistem penempatan barang. Data yang digunakan meliputi jenis dan dimensi material, data keluar-masuk barang, data stok tertinggi gudang pada periode Desember 2021- Februari 2022, serta data mengenai tata letak gudang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode class-based storage. Klasifikasi frekuensi pergerakan barang dikelompokkan berdasarkan analisis ABC, sehingga didapatkan tiga kelas pada dua jenis material. Material Dus dan Partisi dengan kelas A fast moving (63,02%), B medium moving (29,06%), dan C slow moving (7,92%). Material Kemasan dengan kelas A’ fast moving (79,78%), B’ medium moving (11,88%), dan C’ slow moving (8,34%). Hasil perancangan rak didapat 5 jenis rak dengan 2 level penyimpanan dan 1 stack rak. Rak pertama berdimensi 20,5m x 1m x 2,8m mampu menampung 34 pallet material yang berjumlah 14 rak. Rak kedua berdimensi 24,1m x 1m x 2,8m mampu menampung 40 pallet material. Rak ketiga berdimensi 13,3m x 1m x 2,8m mampu menampung 22 pallet material. Rak keempat berdimensi 9,7m x 1m x 2,8m mampu menampung 16 pallet material. Rak kelima berdimensi 4,9m x 1m x 2,8m mampu menampung 8 pallet material. Sehingga kapasitas penyimpanan gudang sebanyak 566 pallet.
RELAYOUT RUANGAN MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY RELATIONSHIP CHART PADA SATUAN PELAYANAN UPTD INDUSTRI LOGAM KOTA BANDUNG Muhamad Rijal Fadhilah; M. Syafarudin Mahaputra; Elsa Fauziah
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.263

Abstract

Perancangan tata letak fasilitas merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan dalam menyusun unsur pabrik dan juga layanan jasa, karena dapat berpengaruh terhadap kegiatan perusahaan. Satuan Pelayanan merupakan unit yang berada di bawah pimpinan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Industri Logam yang bergerak di bidang jasa pelayanan pengerjaan logam. Satuan Pelayanan memiliki beberapa ruangan yang belum berkaitan secara fungsional, serta satuan pelayanan juga menambah luas tanah dan satu mesin CNC sehingga perancangan ulang tata letak perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu sebagai upaya untuk memperbaiki tata letak fasilitas yang ada di Satuan Pelayanan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dengan pegawai di satuan pelayanan, dan metode untuk analisis dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode Activity Relationship Chart (ARC) yang kemudian dilakukan perbandingan jarak untuk mengetahui kedekatan antar ruangan dan peningkatan efisiensinya. Berdasarkan Activity Relationship Chart diperoleh ruangan-ruangan yang didekatkan serta terdapat beberapa ruangan yang mengalami perubahan nama dan fungsi, sehingga jarak total layout usulan sebesar 75,6% lebih kecil dibandingkan dengan jarak total layout sebelumnya sebesar 80,45 m. Jika layout usulan diterapkan maka dapat meningkatkan efesiensi Satuan Pelayanan sebesar 6,02%. Maka dari itu, layout usulan yang berupa tipe tata letak proses di rekomendasikan atau di usulkan ke perusahaan untuk dipertimbangkan penerapannya.
PENENTUAN RUTE DAN PENJADWALAN DISTRIBUSI GAS LPG 3 KG PADA PT. MITA SANI JAYA Roban; Ade Suhara; Asep Hermawan; M. Ali Akbar
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.264

Abstract

Mita Sani Jaya merupakan salah satu agen yang bergerak dibidang distribusi gas LPG 3 kg kepada pangkalan. Proses pengiriman gas LPG 3 kg dilakukan dari hari Senin hingga Sabtu ke 55 pangkalan, berdasarkan studi pendahuluan terhadap proses pengiriman gas LPG 3 kg ditemukan permasalahan yaitu waktu tempuh pengiriman cukup panjang serta sarana pengangkut dan kapasitas yang terbatas. Selama ini agen belum merancang rute dan jadwal pengiriman gas LPG 3 kg dari pangkalan satu ke pangkalan lainnya dengan pemlihan rute dan penjadwalan yang konsisten dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rute dan penjadwalan pengiriman gas LPG 3 kg di PT. Mita Sani Jaya sehingga waktu tempuh yang optimal, algoritma Clarke and Wright Savings digunakan untuk meminimumkan waktu tempuh dengan mempetimbangkan kapasitas kendaraan. Berdasarkan hasil perhitungan penjadwalan dengan menggunakan software LINDO 6.1, Maka diperoleh penghematan waktu tempuh pengiriman tabung gas LPG 3 kg PT.Mita Sani Jaya pada hari pertama sebesar 64 menit, hari kedua 111 menit, hari ketiga 92 menit hari ke empat 80 menit, hari ke lima 57 menit dan hari ke enam sebesar 54 menit. Hal ini menunjukan bahwa algoritma Clarke and Wright Savings dengan bantuan software LINDO 6.1 dapat mengurangi waktu tempuh pengiriman. Kata kunci : pendistribusian gas LPG 3 kg, waktu tempuh, penentuan rute dan penjadwalan.
BLDC PROTOTYPE DESIGN FOR HYBRID SCOOTER CONVERSION KIT Hidayat Tullah Muhammad; D.A. Sumarsono; Fuad Zainuri
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.270

Abstract

This study aims to develop a BLDC design which is the main component in the conversion of a hybrid scooter motorcycle. The 1KW BLDC motor is designed as a plug-in powertrain embedded in the rear wheel of the scooter which aims to convert the powertrain from the Internal Combustion Chamber (ICE) to a Hybrid ICE-Electric. The BLDC motor is designed based on the results of field observations to be embedded in a scooter motor with a capacity of 110-150cc, with the appropriate BLDC motor specifications being 1000W power, 48VDC working voltage with a maximum rotational speed of 500Rpm. The next stage in the BLDC design is to determine the number of magnetic poles (poles) for the rotor, calculate the number of coils for the stator and cable specifications related to the required electric current. The results obtained from this study are the BLDC design for the conversion of a hybrid scooter with specifications of 1000W 48VDC 520Rpm, 11 pole-pairs rotor with a magnetic flux of 0.00024 weber, 18 stator coils with 589 turns of 1mm copper wire, and a strong current of 14.49A. Based on theoretical calculations, the BLDC motor will be able to produce a torque of 13.52 Nm.
OPTIMIZATION OF MACHINERY FIXTURE DESIGN THE MAIN COMPONENTS OF SLING BEARINGS USE A PNEUMATIC SYSTEM fuzi rachmat ramdhan; Faiz Azri; Ghany Heryana; Dianta Mustofa Kamal; Fuad Zainuri; Hady Sofyan
Jurnal Teknologika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v13i1.273

Abstract

Sling bearings are one of the important components in the cable car transportation system. These bearings function to support the weight of the cable car and reduce friction between the train and the rail/sling so that the train can move smoothly and safely. To produce quality sling bearings, a precise and accurate machining process is required. The manufacturing process of ropeway sling bearings goes through a machining process, where raw materials that are usually metals or metal alloys will be cut, shaped, and polished to form the desired bearing shape. Fixture machining is one of the most commonly used techniques in the machining process, where the workpiece is clamped or fastened to a specially designed fixture so that the workpiece remains stable during the machining process. The purpose of this engineering is to produce a fixture design for sling bearing components with increased quantity and quality of products on CNC machines by validating the design through simulation. In this study, tests were conducted using a conventional machining fixture and a machining fixture equipped with a pneumatic system. The test results show that the machining fixture equipped with a pneumatic system is able to increase the production speed and efficiency of cable car sling bearings by up to 20% compared to the conventional fixture. This research makes an important contribution to the cable car sling bearing manufacturing industry in improving production efficiency and final product quality. In addition, this research can also be a reference for further research on the optimization of the cable car sling bearing production process.