Jurnal Riset Psikologi
Jurnal Riset Psikologi aims to facilitate interaction, discussion, and further the advancement of ideas among researchers and students in psychology. We welcome articles in scopes: Social Psychology, Psychometrics, Educational Psychology, Clinical Psychology, Organizational and Industrial Psychology, Developmental Psychology,
Articles
377 Documents
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA YANG BERPACARAN DI KOTA PADANG
Vanesha Firdaus;
Yuninda Tria Ningsih
Jurnal Riset Psikologi Vol 2020, No 2 (2020): Periode Wisuda Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (461.675 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2020i2.8651
This research aims to look at the relationship between religiosity with sexual behaviour in adolescents who are dating in Padang. The reserch design of this study is quantitative correlation with the study population of adolescents in the city of Padang aged 15-19 years. The research sample consisted of 130 people or 65 couples chosen by using snowball sampling technique. Data collection was performet using a religiosityscale of 46 items and a scale of sexual behavior totalling 45 items. The data were analyzed using product moment analysis technique with result p = 0.017 (p <0.05), showed that there was a relationship between religiosity with sexual behavior in adolescents who are dating in the city of Padang.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara religiusitas dengan perilaku seksual pada remaja yang berpacaran di kota Padang. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasi dengan populasi penelitian yaitu remaja kota Padang yang berusia 15-19 tahun. Sampel penelitian berjumlah 130 orang atau 65 pasangan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu snowball sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala religiusitas yang berjumlah 46 butir dan skala perilaku seksual berjumlah 45 butir. Data dianalisis menggunakan teknik analisis uji product moment dengan nilai p = 0,017 (p<0.05). Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara religiusitas dengan perilaku seksual pada remaja yang berpacaran di kota Padang.
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY QUOTIENT DENGAN PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA LUAR DAERAH SUMATERA BARAT
Nadia Sari;
Rinaldi Rinaldi
Jurnal Riset Psikologi Vol 2018, No 4 (2018): Periode Wisuda Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jrp.v2018i4.4369
Abstrac: Relationship between adversity quotient with adjustment to students from Western Sumatera. This study aims to see the relationship of adversity quotient with the adjustment of the students who come from outside the region of West Sumatra. The research design used is correlational quantitative. The population of this research is Psychology student of Padang State University from outside West Sumatera area. The technique of collecting samples purposive sampling with the number of samples 41 people. This study used the adjustment scale of Schneiders, and the adversity quotient scale. Data analysis technique used product moment correlation from Karl Pearson. The result of the research shows that there is a significant positive correlation between adversity quotient with the adjustment of student from outside Sumatera Barat Psikologi Universitas Negeri Padang with correlation coefficient value 0,3 and p = 0,023 (p<0,05).Keyword: Adversity quotient, adjustment, students outside region.Abstrak: Hubungan antara adversity quotient dengan penyesuaian diri mahasiswa luar daerah Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan adversity quotient dengan penyesuaian diri pada mahasiswa yang berasal dari luar daerah Sumatera Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa Psikologi Univeritas Negeri Padang yang berasal dari luar daerah Sumatera Barat. Teknik pengumpulan sampel purposive sampling dengan jumlah sampel 41 orang. Penelitian ini menggunakan skala penyesuaian diri dari Schneiders, danskala adversity quotient. Teknik analisis data yang digunakan korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara adversity quotient dengan penyesuaian diri pada mahasiswa yang berasal dari luar daerah Sumatera Barat Psikologi Universitas Negeri Padang dengan nilai korelasi sebesar 0,3 dan p=0,023 (p<0,05).Kata kunci: Adversity quotient, penyesuaian diri, mahasiswa luar daerah.
HUBUNGAN INTEGRITAS MORAL DENGAN PERILAKU PLAGIAT MAHASISWA KAMPUS V UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Devide Bettawinda;
Nurmina Nurmina
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 4 (2019): Periode Wisuda Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (120.438 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i4.7578
Correlation between moral integrity and plagiarism behavior in campus v students of Padang State University. Students are required to develop papers through literature. However, many students take shortcuts in completing their college assignments or completing their scientific papers by copying another work without source information. Students are committed to honesty have moral integrity to prevent the tendency to cheat academically such as plagiarism. This study aims to determine the contribution of moral integrity to plagiarism behavior on campus V of Padang State University. This type of research used in research is quantitative methods. The population in this study consisted of students who were taking lectures on campus V of Padang State University. The sample was determined by purposive sampling method with 94 subjects.. The data analysis technique used is linear regression analysis which shows that the p value is 0,000 (<0.05) which means there is a contribution of moral integrity to plagiarism behavior.Hubungan integritas moral dengan perilaku plagiat pada mahasiswa Kampus V Universitas Negeri Padang. Mahasiswa dituntut untuk dapat mengembangkan karya tulis melalui literatur. Namun, banyak mahasiswa mengambil jalan pintas dalam menyelesaikan tugas perkuliahan atau penyelesaian karya tulis ilmiah nya dengan cara melakukan copy paste. Mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap kejujuran diri memiliki integritas moral untuk mencegah kecenderungan berbuat curang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi integritas moral terhadap Perilaku plagiat pada mahasiswa kampus V Universitas Negeri Padang. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian mahasiswa yang sedang menempuh perkuliah di kampus V Universitas Negeri Padang. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling sebanyak 94 subyek.Pengambilan data penelitian dengan menggunakan skala Perilaku plagiat dan Integritas moral. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear yang menunjukan bahwa nilai p 0,000 (<0,05) yang berarti terdapat kontribusi integritas moral terhadap perilaku plagiat.
KONTRIBUSI SELF COMPASSION TERHADAP PEMBENTUKAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING (KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS) : SEBUAH STUDI LITERATUR
Rahmi Agustina Wardi;
Yuninda Tri Ningsih
Jurnal Riset Psikologi Vol 2021, No 1 (2021): Periode Wisuda Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (552.712 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2021i1.10754
Abstract: The contributions of self compassion to psychological well-being’s building: a literatur study. In this article has purpose to investigate how the close relationship among Self Compassion_and Psychological_Well-being, and then how the_Self Compassion’s role to develope Psychological Well-being. The article used the literature review methods which mean by using another research by reviewing for getting research’s information. In this article was reviewing about five research journals related to Self Compassion_and Psychological_Well-being with different subjects. The results of the research showed that the Self Compassion has a strong correlation to the Psychological Well-being. And then the results_of the research also showed that Self_Compassion was contributed to build the Psychological-Well-being.Abstrak: Kontribusi self compassion terhadap pembentukan psychological well-being (kesejahteraan psikologis): sebuah studi literatur. Karya ilmiah ini bertujuan mengetahui bagaimana keeratan hubungan Self_Compassion dengan_ Psychological_Well- Being (Kesejahteraan Psikologis) dan bagaimana Self Compassion berperan dalam pembentukan Psychological Well-Being (Kesejahteraan Psikologis). Karya ilmiah ini dibuat dengan metode studi literatur yang menggunakan hasil karya tulis ataupun penelitian yang sudah ada dan dilakukan dengan cara me-review atau pengkajian ulang untuk memperoleh data hasil penelitian. Karya ilmiah ini mengkaji lima jurnal penelitian yang berkaitan-dengan self_compassion dan psychological_well- being (kesejahteraan psikologis) dengan subjek penelitian yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukkan self_compassion dan psychological well- being (kesejahteraan_psikologis) memiliki hubungan yang sangat erat. Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan bahwa self compassion berkontribusi terhadap pembentukan psychological-well-being (kesejahteraan-psikologis).
HUBUNGAN ANTARA IKLIM SEKOLAH DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP S PSM BUKITTINGGI
Kiki Ferdianto;
Mudjiran Mudjiran
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 2 (2019): Periode Wisuda Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (118.539 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i2.5687
Abstract: The relationship between school climate and student motivation. The study aims to look at the relationship between school climate and motivation students' in SMP S PSM Bukittinggi. This study uses quantitative research methods and the research design used is quantitative correlational. The study population was junior high school students at PSM Bukittinggi. The study sample amounted to 102 people, with the Disproportionate Stratifate Random Sampling technique. This study uses a school climate scale and learning motivation consisting of aspects according to Freiberg and Sardiman. The data analysis technique used is product moment correlation from Karl Pearson. The results of this study found a correlation coefficient (r) of 0.665 and p = 0,000 (p <0.01) which showed a significant positive relationship between school climate and student motivation. Keywords: Climate school, motivation, motivation to learn Abstrak: Hubungan antara iklim sekolah dengan motivasi belajar siswa. Penelitian bertujuan untuk melihat hubungan antara iklim sekolah dengan motivasi belajar siswa SMP S PSM Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMP S PSM Bukittinggi. Sampel penelitian berjumlah 102 orang, dengan teknik Disproportionate Stratifate Random Sampling. Penelitian ini menggunakan skala iklim sekolah dan motivasi belajar yang terdiri dari aspek menurut Freiberg dan Sardiman. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil dari penelitian ini menemukan koefisien korelasi (r) sebesar 0,665 dan p = 0,000 (p < 0,01) yang menunjukan hubungan positif yang signifikan antara iklim sekolah dengan motivasi belajar siswa. Kata kunci: Iklim sekolah, motivasi, motivasi belajar
KONTRIBUSI REGULASI DIRI TERHADAP PENYESUAIAN DIRI REMAJA PUTRI PONPES SUMATERA THAWALIB PARABEK
Zirizkana Zirizkana;
Yolivia Irna Aviani
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 3 (2019): Periode Wisuda September 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (116.628 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i3.6109
This study aims to see the contribution of self-regulation to selfadjustment to teenage girls at the Thawalib Parabek Islamic Boarding School. The design of this study is a quantitative method. The population in this study were female students of class VIII and IX tsanawiyah. The total sample is 180 students. Subject collection using purposive sampling. Data retrieval techniques are processed using questionnaires and using linear regression analysis techniques. Based on the research, the results of the regeresi value were 0,000 (p <0.05). These results indicate that the hypothesis is accepted, which means that there is a contribution of self-regulation to self-adjustment to teenage girl at the Islamic Boarding School in Sumatra Thawalib Parabek with a positive contribution direction.Penelitian ini bertujuan untuk melihat kontribusi regulasi diri terhadap penyesuaian diri pada remaja putri di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek. Desain penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah santri putri kelas VIII dan IX tingkat tsanawiyah. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 170 santri. Pengambilan subjek menggunakan purposive sampling. Teknik pengambilan data diolah menggunakan angket dan menggunakan teknik analisis regresi linier. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil nilai regeresi sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis diterima, yang artinya ada kontribusi regulasi diri terhadap penyesuaian diri pada remaja putri di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek dengan arah kontribusi positif.
PERBEDAAN KECERDASAN EMOSI MAHASISWA DITINJAU DARI AKTIF ORGANISASI DAN TIDAK AKTIF ORGANISASI
Laili Indah Permatasari
Jurnal Riset Psikologi Vol 2018, No 3 (2018): Periode Wisuda September 208
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jrp.v2018i3.3977
Abstrack: Differences in student emotional intelligence in terms of organizational activity. Students as intellectuals are expected to have extensive knowledge and more emotional intelligence than the general public. Student organizations are one of the ways to improve students' emotional intelligence. But not all students choose to be active in organizational activities. This study aims to determine the differences in emotional intelligence of students in terms of active organizations and inactive organizations.Thetype of research used in this study is comparative quantitative research with a research subject of 80 students at Padang State University. Subject retrieval using purposive sampling technique. Data collection was carried out using a scale of research, namely the emotional intelligence scale. Data is processed using a t-test.Based on the results of testing the hypothesis obtained evidence that there are differences in emotional intelligence of students in terms of active organization and inactive organization with a value of t = 4.872 with p = 0.000 (p <0.05).Keywords:Emotional intelligence, students, organizations.Abstrak: Perbedaan kecerdasan emosi mahasiswa ditinjau dari aktif organisasi dan tidak aktif organisasi. Mahasiswa sebagai sosok intelektual diharapkan memiliki pengetahuan yang luas serta kecerdasan emosi yang lebih dibanding dengan masyarakat pada umumnya. Organisasi kemahasiswaan merupakan salah satu wadah untuk meningkatkan kecerdasan emosi mahasiswa. Namun tidak semua mahasiswa memilih untuk aktif dalam kegiatan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan kecerdasan emosi mahasiswa ditinjau dari aktif organisasi dan tidak aktif organisasi. Jenis penelian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif komparatif dengan subjek penelitian berjumlah 80 orang mahasiswa di Universitas Negeri Pengambilan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan satu skala penelitian, yaitu skala kecerdasan emosi berdasarkan aspek Goleman (2001). Data diolah menggunakan t-test.Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh bukti bahwa terdapat perbedaan kecerdasan emosi mahasiswa ditinjau dari aktif organisasi dan tidak aktif organisasi dengan nilai sebesar t =4,872 dengan p = 0,000 (p<0,05).Kata kunci :Kecerdasan emosi, mahasiswa, organisasi.
HUBUNGAN TASK AVERSIVENESS DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA BIDIKMISI FIP UNP
Rizaldi Ahmad;
Mudjiran Mudjiran
Jurnal Riset Psikologi Vol 2019, No 3 (2019): Periode Wisuda September 2019
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (97.778 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2019i3.6588
This study aims to determine the relationship between aversivenss task and academic procrastination in bidikmisi students at the Faculty of Education, State University of Padang. The design of this study is quantitative correlational, with the population in this study being Bidikmisi students from the Faculty of Education, State University of Padang. The sampling technique used was purposive sampling, with the number of research subjects as many as 44 people. Data collection is done using data using the task aversiveness scale and the scale of academic procrastination. The analysis technique used is the product moment correlation test. The results showed that there was a significant positive relationship between task aversiveness and academic procrastination with rxy = 0.826 with p = 0.000 (p <0.01)which means Ho is rejected and Ha is accepted.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan task aversivenss dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa bidikmisi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, dengan populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa bidikmisi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 44 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data menggunkan skala task aversiveness dan skala prokrastinasi akademik. Teknik analisis yang digunakan adalah uji product moment correlation. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif yang signifikan antara task aversiveness dengan prokrastinasi akademik dengan rxy = 0,826 dengan p = 0,000 (p < 0,01) yang berarti jikasemakin tinggi tingkat task aversiveness maka semakin tinggi pula tingkat prokrastinasi akademik yang dilakukan, begitu juga sebaliknya jika samakin rendah tingkat task aversiveness maka semakin rendah pula tingkat prokrastinasi akademik yang dilakukan.
HUBUNGAN KESULITAN MEMBACA DENGAN KECEMASAN AKADEMIK PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI BUKITTINGGI
Fifi Noviana;
Duryati Duryati
Jurnal Riset Psikologi Vol 2020, No 1 (2020): Periode Wisuda Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (110.6 KB)
|
DOI: 10.24036/jrp.v2020i1.8428
The relation between reading difficulties and academic anxiety of Elementary School Students in Bukittinggi. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship between reading difficulties and academic anxiety in elementary school students in Bukittinggi. This type of research is a quantitative study using a reading difficulties test instrument and academic anxiety scale. The subjects of this study were 81 subjects taken with purposive sampling technique. The results of calculations using the product moment test with a significance value if correlation r =-0,040 with significance of p =0,722 (p>0,05) which show that there is no relationship between reading difficulties and academic anxiety. So the results of the study indicate that there is no relationship between reading difficulties and academic anxiety in elementary school students in Bukittinggi.Hubungan antara kesulitan membaca dengan kecemasan akademik pada siswa Sekolah Dasar di Bukittinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kesulitan membaca dengan kecemasan akademik pada siswa sekolah dasar dibukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan alat tes kesulitan membaca dan skala kecemasan akademik. Subjek penelitian ini adalah sebanyak 81 orang subjek yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pada hasil perhitungan menggunakan uji product moment dengan nilai signifikansi korelasi sebesar r= -0,040 dengan signifikansi p = 0,722 (p> 0,05) yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kesulitan membaca dengan kecemasan akademik. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa, tidak terdapat hubungan antara kesulitan membaca dengan kecemasan akademik pada siswa sekolah dasar di Bukittinggi.
HUBUNGAN CYBERBULLYING VICTIMIZATION DENGAN HARGA DIRI SISWA SMPN2 HARAU PENGGUNA MEDIA SOSIAL
Ramadhani Ramadhani;
Rinaldi Rinaldi
Jurnal Riset Psikologi Vol 2018, No 4 (2018): Periode Wisuda Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jrp.v2018i4.4223
Abstract: Relationship Cyberbullying Victimization with Self-esteem Students SMPN2 Social Media Users. This study aims to find the relationship between cyberbullying victimization and self-esteem in students of SMPN 2 Harau social media users. The research design used is quantitative correlational. The population in the research all of students of junior high school number 2 Harau. The research subjects were students who experienced cyberbullying victimization on social media in Junior High School 2 Harau. The sampling method uses purposive sampling technique. Data collection was carried outusing 12 item self-esteem scale with a reliability 0.813 and scale of cyberbullying victimization totaling 16 item with reliability 0.383. The result showed that there was a very significant relationship between cyberbullying victimization and self-esteem of students of junior high school number 2 Harau wit a correlation (r) coefficient of -0.879 and p=0.000 (p<0.01).Keywords: Cyberbullying victimization, self-esteem, social mediaAbstrak: Hubungan Cyberbullying Victimization dengan Harga Diri Siswa SMPN2 Harau Pengguna Media Sosial. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara cyberbullying victimization dengan harga diri pada siswa SMPN 2 Harau pengguna media sosial. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Populasi dalam peneltian ini adalah seluruh siswa SMPN 2 Harau. Subjek penelitian ini adalah 100 siswa SMPN 2 Harau yang mengalami cyberbullying victimization di media sosial. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala harga diri yang berjumlah 12 item dengan reliabilitas sebesar 0.813 dan skala cyberbullying victimization yang berjumlah 16 itemdengan reliabilitas sebesar 0.838. Analisis data menggunakan Product MomentCorrelation Coefisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara cyberbullying victimization dengan harga diri siswa SMPN 2 Harau pengguna media sosial dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0.879 dan p=0,000(p<0,01).Kata kunci : Cyberbullying victimization, harga diri, media sosial