cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
ISSN : 28094042     EISSN : 28094034     DOI : https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i2
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para guru, dosen, pakar, ilmuan praktisi dan umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025)" : 34 Documents clear
LATIHAN LUNGES DAN BARRIER HOP MENINGKATKAN TENDANGAN JARAK JAUH SEPAK BOLA Sohimin, Muhamad; Syah, Herman; Muhsan, Muhsan
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10979

Abstract

ABSTRACT Long-distance kicking is an important football skill because it is used to switch play, deliver lofted passes, clear the ball, and initiate attacks from defensive areas. This study aimed to determine the effects of lunges and barrier hop training on the long-distance kicking ability of SSB Balga United football players in 2023. This research used an experimental method with a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players divided into two groups: a lunges training group and a barrier hop training group, with 10 players in each group. The training program was conducted over 18 sessions with a frequency of three sessions per week. The research instrument was a lofted long-pass test measured in meters. The data were analyzed using descriptive statistics, Shapiro-Wilk normality test, homogeneity test, paired sample t-test, and independent sample t-test on gain scores. The results showed that the lunges group improved from 35.51±4.69 m to 36.59±4.46 m, with an increase of 1.08 m or 3.04%, t(9)=5.35; p<0.001. The barrier hop group improved from 35.74±4.34 m to 36.92±4.09 m, with an increase of 1.18 m or 3.30%, t(9)=8.88; p<0.001. The between-group comparison of gain scores showed t(18)=0.41; p=0.684. Therefore, both lunges and barrier hop training effectively improved long-distance kicking ability, while barrier hop showed a greater descriptive improvement but was not statistically different. ABSTRAK Tendangan jarak jauh merupakan keterampilan penting dalam sepak bola karena digunakan untuk mengalihkan permainan, mengirim umpan lambung, melakukan clearance, dan membangun serangan dari area bertahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan lunges dan barrier hop terhadap kemampuan tendangan jarak jauh pemain sepak bola SSB Balga United Tahun 2023. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan lunges dan kelompok latihan barrier hop, masing-masing 10 pemain. Program latihan dilaksanakan selama 18 pertemuan dengan frekuensi tiga kali per minggu. Instrumen penelitian menggunakan tes tendangan lambung atau long pass dengan satuan meter. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test terhadap skor peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok lunges meningkat dari 35,51±4,69 m menjadi 36,59±4,46 m, dengan peningkatan 1,08 m atau 3,04% dan nilai t(9)=5,35; p<0,001. Kelompok barrier hop meningkat dari 35,74±4,34 m menjadi 36,92±4,09 m, dengan peningkatan 1,18 m atau 3,30% dan nilai t(9)=8,88; p<0,001. Uji beda peningkatan antarkelompok menunjukkan t(18)=0,41; p=0,684. Dengan demikian, latihan lunges dan barrier hop sama-sama efektif meningkatkan kemampuan tendangan jarak jauh, sedangkan barrier hop menunjukkan peningkatan lebih besar secara deskriptif tetapi tidak berbeda signifikan secara statistik.
BOLA JALAN DAN PASS BACK PASS MENINGKATKAN KETEPATAN SHOOTING Saputra, Tomi; Syah, Herman; Muhsan, Muhsan; Hulfian, Lalu
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10980

Abstract

ABSTRACT Shooting accuracy is an important skill in football because it plays a significant role in a team’s success in scoring goals. However, youth players still frequently experience inaccurate shots due to inadequate technical control and movement coordination when performing shooting. This study aimed to determine the effect of shooting training using the moving ball and pass back pass methods on the shooting accuracy of SSB PS Duo Pringgarata players aged 13–15 years and to identify the more effective training method. The study employed an experimental method using a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 18 players aged 13–15 years selected through purposive sampling and divided into two groups using an ordinal pairing pattern. The first group received shooting training with the moving ball method, while the second group received pass back pass training for 16 sessions. Data were collected using the Bobby Charlton shooting test and analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test at a 5% significance level. The results showed that both training methods had a significant effect on improving players’ shooting accuracy. However, the moving ball training method produced greater improvement than the pass back pass method because players could better control ball position and shooting direction before taking the shot. This study indicates that technical training delivered progressively from simple situations to more complex game-like situations can help improve the shooting accuracy of youth players. The findings of this study can be used as a reference for coaches in designing more effective shooting training programs that are appropriate to the developmental stage of youth football players. ABSTRAK Ketepatan shooting merupakan salah satu keterampilan penting dalam sepak bola karena berperan dalam keberhasilan tim mencetak gol. Namun, pemain usia muda masih sering mengalami kesalahan arah tendangan akibat kurangnya kontrol teknik dan koordinasi gerak saat melakukan shooting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shooting dengan bola jalan dan pass back pass terhadap ketepatan shooting pemain SSB PS Duo Pringgarata KU 13–15 tahun serta menentukan metode latihan yang lebih efektif. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 18 pemain usia 13–15 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok menggunakan pola ordinal pairing. Kelompok pertama diberikan latihan shooting dengan bola jalan, sedangkan kelompok kedua diberikan latihan pass back pass selama 16 kali pertemuan. Pengumpulan data menggunakan tes Bobby Charlton shooting test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan paired sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan shooting pemain. Namun, latihan bola jalan memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan latihan pass back pass karena pemain lebih mudah mengontrol posisi bola dan arah tendangan sebelum melakukan shooting. Penelitian ini menunjukkan bahwa latihan teknik yang diberikan secara bertahap dari situasi sederhana menuju situasi permainan yang lebih kompleks dapat membantu meningkatkan akurasi shooting pemain usia muda. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan shooting yang lebih efektif dan sesuai dengan tahap perkembangan pemain sepak bola usia muda.
DRILLING SMASH DAN STROKE SMASH MENINGKATKAN KETEPATAN SMASH BULUTANGKIS Dewi, Triana; Syah, Herman; Supriadin, Supriadin
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10981

Abstract

ABSTRACT Smash accuracy is one of the important factors in men’s doubles badminton because it is closely related to attacking effectiveness and the opportunity to score points. Based on observations conducted at PB Gor Warna Agung Ampenan, several athletes were still unable to direct the shuttlecock consistently, causing the shots to frequently hit the net or land outside the court. This study aimed to analyze the effect of drilling smash and stroke smash training on improving smash accuracy among men’s doubles badminton athletes at PB Gor Warna Agung Ampenan in 2024. The study employed a quantitative approach using an experimental method with a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 12 men’s doubles athletes divided into two groups using the ordinal pairing technique. The research instrument used a badminton smash accuracy test based on PB PBSI standards. The treatment was carried out through drilling smash and stroke smash training programs implemented progressively during the training period. Data were analyzed using descriptive statistics and the t-test at a 5% significance level. The results showed that both training methods had an effect on improving the athletes’ smash accuracy. Drilling smash training was more effective in improving shot direction consistency, while stroke smash training helped athletes adapt their shots to more dynamic game situations. Therefore, both training methods can be used as alternative programs for developing smash techniques in men’s doubles badminton athletes. ABSTRAK Ketepatan smash menjadi salah satu faktor penting dalam permainan bulutangkis ganda putra karena berkaitan dengan efektivitas serangan dan peluang memperoleh poin. Berdasarkan hasil observasi di PB Gor Warna Agung Ampenan, masih ditemukan atlet yang belum mampu mengarahkan shuttlecock secara konsisten sehingga pukulan sering menyangkut net atau keluar lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan drilling smash dan stroke smash terhadap peningkatan ketepatan smash atlet ganda putra bulutangkis PB Gor Warna Agung Ampenan tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 12 atlet ganda putra yang dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik ordinal pairing. Instrumen penelitian menggunakan tes ketepatan smash bulutangkis mengacu pada standar PB PBSI. Perlakuan diberikan melalui program latihan drilling smash dan stroke smash yang dilakukan secara bertahap selama periode latihan. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh terhadap peningkatan ketepatan smash atlet. Latihan drilling smash lebih efektif dalam meningkatkan konsistensi arah pukulan, sedangkan latihan stroke smash membantu atlet menyesuaikan pukulan dalam situasi permainan yang lebih dinamis. Dengan demikian, kedua metode latihan dapat digunakan sebagai alternatif program pembinaan teknik smash pada atlet ganda putra bulutangkis.
LATIHAN WING FAKE DAN PASS THROUGH MENINGKATKAN AKURASI PASSING SEPAK BOLA Hidayat, Wahyu; Hulfian, Lalu; Suriyatno, Adi
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10986

Abstract

ABSTRACT Passing accuracy is one of the fundamental skills that plays an important role in football because it is closely related to ball possession, attack development, and teamwork among players. In youth player development, technical training needs to be designed through game situations so that players not only master basic movements but are also able to make decisions during play. This study aimed to analyze the effect of Wing Fake and Pass Through training on improving the passing accuracy of SSB Pakargen U12 players in 2024. The study employed a quasi-experimental method using a two groups pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players who were divided into two treatment groups, namely the Wing Fake training group and the Pass Through training group. Data were collected using a target passing accuracy test, while data analysis employed descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, and t-tests. The results showed that both groups experienced improvements in passing accuracy after participating in the training program. The Wing Fake training demonstrated a higher descriptive improvement compared to Pass Through, although the difference between the two groups was not statistically significant. These findings indicate that game-based training involving space manipulation, movement, targets, and decision-making can serve as an effective alternative training model in youth football development. ABSTRAK Akurasi passing merupakan salah satu keterampilan dasar yang berperan penting dalam permainan sepak bola karena berkaitan dengan penguasaan bola, pembangunan serangan, dan kerja sama antarpemain. Pada pembinaan usia dini, latihan teknik perlu dikembangkan melalui situasi permainan agar pemain tidak hanya menguasai gerakan dasar, tetapi juga mampu mengambil keputusan dalam permainan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Wing Fake dan Pass Through terhadap peningkatan akurasi passing pemain SSB Pakargen U12 Tahun 2024. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain two groups pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok latihan Wing Fake dan kelompok latihan Pass Through. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes akurasi passing ke sasaran, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan kemampuan akurasi passing setelah mengikuti program latihan. Latihan Wing Fake menunjukkan peningkatan deskriptif yang lebih tinggi dibandingkan Pass Through, meskipun perbedaan peningkatan kedua kelompok tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan berbasis situasi permainan yang melibatkan manipulasi ruang, gerak, target, dan pengambilan keputusan dapat menjadi alternatif model latihan yang efektif dalam pembinaan sepak bola usia dini.

Page 4 of 4 | Total Record : 34