cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
ISSN : 28078829     EISSN : 28078659     DOI : https://doi.org/10.51878/educator.v2i1
Core Subject : Education,
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan Pendidikan Menengah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2024)" : 5 Documents clear
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI MAWADDAH, ROCHMIYATUL; PUTRA , HELDY RAMADHAN; SUHARDI, MUHAMAD
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i3.3838

Abstract

The purpose of this study is to examine the role of school principals in improving technology-based learning. The research method uses qualitative descriptive, with the subject of the principal, data collection is carried out by observation and interviews and documentation. Data analysis using an interactive model from Milles and Hubbermant. The results of the study show that: (1) The leadership of the principal has a very significant influence on the performance of teachers and students, especially in the context of the application of technology in schools. (2) The challenge faced is that the provision of infrastructure and resources is still a major obstacle in the implementation of technology (3) Therefore, although the leadership of school principals is crucial, support from the government and the private sector in the provision of adequate infrastructure is urgently needed. In conclusion, principals must continue to strengthen their role as agents of change by encouraging innovation and technology development in schools, while collaborating with others to overcome existing barriers. ABSTRAKTujuan penelitian ini mengkaji peran kepala sekolah dalam meningkatkan pembelajaran berbasis teknologi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, dengan subyek kepala sekolah, pengumpulan data dilakukan dengan obervasi dan wawancara serta dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan model interaktif dari Milles and Hubbermant. Hasil penelitian menunjuuukan bahwa : (1) Kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kinerja guru dan siswa, terutama dalam konteks penerapan teknologi di sekolah. (2) Tantangan yang dihadapi adalah menyediaan infrastruktur dan sumber daya masih menjadi hambatan besar dalam implementasi teknologi (3) Oleh karena itu, meskipun kepemimpinan kepala sekolah sangat krusial, dukungan dari pemerintah dan sektor swasta dalam penyediaan infrastruktur yang memadai sangat dibutuhkan. Kesimpulannya, kepala sekolah harus terus memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan dengan mendorong inovasi dan pengembangan teknologi di sekolah, sambil berkolaborasi dengan pihak lain untuk mengatasi hambatan yang ada.
PENINGKATAN KETERLIBATAN SISWA DALAM DIGITALISASI PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 1 WERA RISWAN, DEDY; ROHMADI, SAMSUL HUDA; SUHARDI, MUHAMAD
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i3.3840

Abstract

This study aims to explore the improvement of student engagement in digitalization of learning at SMA Negeri 1 Wera. In the digital era, the application of information and communication technology is very important to improve student access, interaction, and motivation in the learning process. The method used is qualitative with a case study design, involving 30 students, 5 teachers, and 1 principal. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis. The results of the study indicate that digitalization expands access to learning materials and improves interaction between students and teachers, although challenges such as gaps in access to technology still exist. Parental and community support also greatly influences the success of digitalization. This study recommends a comprehensive strategy to improve student engagement in the digital era. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peningkatan keterlibatan siswa dalam digitalisasi pembelajaran di SMA Negeri 1 Wera. Dalam era digital, penerapan teknologi informasi dan komunikasi sangat penting untuk meningkatkan akses, interaksi, dan motivasi siswa dalam proses belajar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 30 siswa, 5 guru, dan 1 kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memperluas akses materi pembelajaran dan meningkatkan interaksi antara siswa dan guru, meskipun tantangan seperti kesenjangan akses teknologi masih ada. Dukungan orang tua dan komunitas juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan digitalisasi. Penelitian ini merekomendasikan strategi yang komprehensif untuk meningkatkan keterlibatan siswa di era digital.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY INQUIRY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA LESMANA, NEDI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i3.3922

Abstract

This experiment was conducted to determine the effect of discovery inquiry learning model on students' science learning outcomes. The research method used is an experimental method using static group comparation, namely by comparing students who are given treatment with students who are taught conventionally. From the data that has been collected, the following results are obtained. The learning outcomes of students taught using conventional methods, the average value is 67.88. Based on the results of the t-test calculation, for ? = 0.05 and dk = 78, the ttable price = 1.994 while the tcount price = 4.189. So, tcount > ttable which indicates that there is a positive effect of the discovery inquiry learning model on science learning outcomes. So it can be concluded that students' science learning outcomes with the discovery inquiry learning model get better results in SMP Negeri 1 Cariu students. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery inquiry terhadap hasil belajar IPA siswa. Metode penelitian yang digunakan berupa metode eksperimen dengan menggunakan static group comparation, yaitu dengan membandingkan antara siswa yang diberi treatment dengan siswa yang diajar secara konvensional. Dari data yang telah dikumpulkan diperoleh hasil sebagai berikut. Hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan metode konvensional, nilai rata-ratanya sebesar 67,88. Hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran discovery inquiry didapatkan nilai rata-ratanya 75,63. berdasarkan hasil perhitungan uji-t, untuk ? = 0,05 dan dk = 78 didapat harga ttabel = 1,994 sedangkan harga thitung = 4,189. Jadi, thitung > ttabel yang mengindikasikan terdapat pengaruh positif model pembelajaran discovery inquiry terhadap hasil belajar IPA. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA siswa dengan model pembelajaran discovery inquiry mendapatkan hasil yang lebih baik pada siswa SMP Negeri 1 Cariu.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DI SMK BHAKTI INSANI RAMADHANI , ANNISA PUTRI
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i3.4039

Abstract

This study aims to determine the effect of students' learning independence on understanding mathematical concepts at SMK Bhakti Insani Bogor. The method used in this study is the survey method. The sampling technique uses the Simple Random Sampling Technique. The instruments for data collection in this study were a questionnaire on students' learning independence consisting of 21 statements and essay questions on understanding mathematical concepts on the Three Variable Linear Equation System (SPLTV) material consisting of 5 questions. The sample was 70 students of SMK Bhakti Insani Bogor class X who were selected randomly. The regression equation obtained was ???? = (?93.15) + 2.25 ????. From the results of hypothesis testing, it was obtained that tcount> ttable or 32.66> 2.009, so H0 was rejected and H1 was accepted. It can be concluded that there is a significant effect of learning independence on understanding mathematical concepts. And the correlation coefficient between learning independence (X) and understanding mathematical concepts (Y) is 0.97. Based on the calculation results, the determination coefficient value is 94%, this means that the contribution of learning independence to the understanding of mathematical concepts is 94%, while 6% of the high understanding of mathematical concepts is influenced by other factors. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar peserta didik terhadap pemahaman konsep matematika di SMK Bhakti Insani Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Simple Random Sampling. Instrumen untuk pengumpulan data pada penelitian ini berupa angket kemandirian belajar siswa sebanyak 21 butir pernyataan dan tes soal essay pemahaman konsep matematika materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) sebanyak 5 soal. Sampelnya adalah peserta didik SMK Bhakti Insani Bogor kelas X sebanyak 70 siswa yang dopilih secara acak. Persamaan regresi yang didapat sebesar ???? = (?93,15) + 2,25 ????. Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh diperoleh thitung > ttabel atau 32,66 > 2,009 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kemandirian belajar terhadap pemahaman konsep matematika. Dan koefisien korelasi antara kemandirian belajar (X) terhadap pemahaman konsep matematika (Y) sebesar 0,97. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 94%, hal ini berarti bahwa kontribusi kemandirian belajar terhadap pemahaman konsep matematika sebesar 94%, sedangkan 6% tingginya pemahaman konsep matematika dipengaruhi oleh faktor lain.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW SISWA KELAS X DKV 1 DI SMK NEGERI PUSPITASARI, MARIA
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v4i3.4040

Abstract

This research is a Classroom Action Research (CAR) which aims to improve the learning outcomes and mathematics learning activities of class X DKV 1 students at SMK Negeri 1 Gegerbitung in the 2024/2025 academic year through Jigsaw cooperative learning. This research was conducted collaboratively and participatively which was implemented in two cycles. Data collection in this study was carried out using participant observation and written tests. Based on the results of the study, it was concluded that through jigsaw cooperative learning, it can improve the learning outcomes of class X DKV 1 students and the learning activities of class X DKV 1 students in mathematics. This is supported by research data which shows an increase in the percentage of completion of the Mathematics learning outcome test. At the time of pre-research, the students' completeness was only 39%, after implementing cycle I with the Jigsaw cooperative learning model, the percentage of completeness of learning achievement of class X DKV 1 students was 67% with an average completeness reaching 73.75, then in cycle II, the completeness of learning outcomes reached 89% with an average of 81.11. Through Jigsaw type cooperative learning, it can also improve the learning activities of class X DKV 1 students at SMK Negeri 1 Gegerbitung in the 2024/2025 Academic Year. In cycle I, the learning activities of class X DKV 1 students obtained a final score of 65%, meaning that the learning activities of class X DKV 1 students were in the good criteria. In cycle II, the final score of the learning activities of class X DKV 1 students reached 88% so that it was in the very good criteria. ABSTRAKPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar matematika siswa kelas X DKV 1 di SMK Negeri 1 Gegerbitung tahun pelajaran 2024/2025 melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dan partisipasif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan observasi partisipan dan tes tertulis. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa melalui pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X DKV 1 serta aktivitas belajar siswa kelas X DKV 1 pada mata pelajaran matematika. Hal ini didukung dengan data penelitian yang menunjukkan menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan tes hasil belajar Matematika. Pada saat pra penelitian, ketuntasan peserta didik hanya 39%, setelah dilaksanakan siklus I dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw persentase ketuntasan prestasi belajar siswa kelas X DKV 1 sebesar 67% dengan rata-rata ketuntasan mencapai 73,75, kemudian pada tindakan siklus II, ketuntasan hasil belajar mencapai 89% dengan rata-rata 81,11. Melalui pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas X DKV 1 di SMK Negeri 1 Gegerbitung Tahun Pelajaran 2024/2025. Pada siklus I aktivitas belajar siswa kelas X DKV 1 memperoleh skor akhir 65%, artinya aktivitas belajar siswa kelas X DKV 1 berada pada kriteria baik. Pada siklus II skor akhir aktivitas belajar siswa kelas X DKV 1 mencapai 88% sehingga berada pada kriteria sangat baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5