cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru
ISSN : 28078837     EISSN : 28078667     DOI : https://doi.org/10.51878/teacher.v2i1
Core Subject : Education,
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik dan lain lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2024)" : 5 Documents clear
PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN VII DI SDN 30 AMPENAN TAHUN 2024 (EVALUASI PROGRAM DENGAN MODEL CSE-UCLA ALKIN) ZINNURAIN, ZINNURAIN
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4364

Abstract

The aim of this research is to determine how effective the Class VII Teaching Campus Program is being implemented at SD Negeri 30 Ampenan in the Even Semester of the 2023/2024 Academic Year. Program evaluation was conducted using the CSE-UCLA Model, designed by Marvin C. Alkin. This model includes (1) needs evaluation, (2) program planning, (3) program implementation, (4) program improvement, and (5) certification program. Implementation of this program will be carried out from March to June 2024 at SD Negeri 30 Ampenan and the Education Office in Mataram City. The data used consists of respondents and informants, and was collected through observation instruments, documentation, questionnaires and interviews, all of which were analyzed using qualitative analysis methods. The results of data analysis are compared with the standards of success used to make decisions. Several elements are included in this research: (1) needs evaluation, which includes the legal basis and program objectives; (2) program planning, which includes the preparation stage; and (3) program implementation. The evaluation results show that the 5 student participants at SDN 30 Ampenan received a score of 86 <x< 99, with categories A and B. This means that all participants passed 100% and were entitled to receive a certificate. The Class VII Teaching Campus Program has achieved its goals. Therefore, this program deserves to be continued, improved and expanded in scope. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa efektif Program Kampus Mengajar Angkatan VII yang dilaksanakan di SD Negeri 30 Ampenan Pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2023/2024. Evaluasi program dilakukan dengan menggunakan Model CSE-UCLA, yang dirancang oleh Marvin C. Alkin. Model ini mencakup (1) evaluasi kebutuhan, (2) perencanaan program, (3) pelaksanaan program, (4) peningkatan program, dan (5) program sertifikasi. Pelaksanaan Program ini dilakukan dari Maret hingga Juni 2024 di SD Negeri 30 Ampenan dan Dinas Pendidikan di Kota Mataram. Data yang digunakan terdiri dari responden dan informan, dan dikumpulkan melalui instrumen observasi, dokumentasi, angket, dan wawancara, yang semuanya dianalisis melalui metode analisis kualitatif. Hasil analisis data dibandingkan dengan standar keberhasilan yang digunakan untuk membuat keputusan. Beberapa elemen termasuk dalam penelitian ini: (1) evaluasi kebutuhan, yang mencakup dasar hukum dan tujuan program; (2) perencanaan program, yang mencakup tahap persiapan; dan (3) pelaksanaan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Mahasiswa peserta yang berada di SDN 30 Ampenan yang berjumlah 5 orang mahasiswa mendapatkan nilai 86 <x< 99, dengan kategori A dan B. Itu artinya semua peserta lulus 100%, dan berhak mendapat sertifikat. Program Kampus Mengajar Angkatan VII telah mencapai tujuan. Oleh karena itu, program ini layak untuk dilanjutkan, ditingkatkan, dan diperluas cakupannya.
AKURATKAH SKALA KITA? EVALUASI INSTRUMEN PENGUKURAN KEDISPILINAN BELAJAR SISWA SMP NEGERI 1 ANGGANA AFRIYANI, AFRIYANI; BARIDA, MUYA; KUMARA, AGUS RIA
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4381

Abstract

The purpose of this study was to determine whether the instrument on student discipline given to students of SMP Negeri 1 Anggana was valid and credible. Discipline, which is influenced by family support, social environment, and self-motivation, is an important component of the learning process. Literature analysis, field studies, and quantitative data collection from students of SMP Negeri 1 Anggana were the research methods used in this study. Using 34 respondent statements, this study was given to 126 junior high school students in grade VIII. The Product Moment table, which has a significance level of 5%, shows the results of the calculation of the discipline questionnaire items. The results of the data validity test showed that thirty items were considered valid and four items were considered invalid. The Cronbach Alpha formula was used to test the reliability of the tool. If the Cronbach alpha value is greater than 0.6 and the alpha value of 0.931 is greater than 0.6, then the research variables meet the requirements for use in the study or can be considered reliable. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah instrumen tentang kedisiplinan siswa yang diberikan kepada siswa SMP Negeri 1 Anggana valid dan kredibel. Kedisiplinan, yang dipengaruhi oleh dukungan keluarga, lingkungan sosial, dan dorongan diri sendiri, merupakan komponen penting dari proses pembelajaran. Analisis literatur, studi lapangan, dan pengumpulan data kuantitatif dari siswa SMP Negeri 1 Anggana adalah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan 34 pernyataan responden, penelitian ini diberikan kepada 126 siswa SMP kelas VIII. Tabel Product Moment, yang memiliki taraf signifikansi 5%, yang menunjukkan hasil perhitungan item kuesioner kedisiplinan. Hasil uji validitas data menunjukkan bahwa tiga puluh item dianggap valid dan empat item dianggap tidak valid. Rumus Alpha Cronbach digunakan untuk menguji reliabilitas alat. Jika nilai alfa Cronbach lebih besar dari 0,6 dan nilai alfa 0,931 lebih besar dari 0,6, maka variabel penelitian memenuhi syarat untuk digunakan dalam penelitian atau dapat dianggap reliabel.
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU: STUDI DI MADRASAH TSANAWIYAH BUSTANUL ULUM JAYASAKTI MAULIDIN, SYARIF; NAWAWI, MUHAMMAD LATIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4382

Abstract

This study aims to identify and analyze the strategies implemented by the headmaster to improve teachers' performance at MTs Bustanul Ulum Jayasakti. The main focus of this research is how the headmaster employs various approaches to empower teachers and enhance educational quality. The research method used is qualitative with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results show that the headmaster implements several key strategies, including continuous training programs, individual teacher performance evaluations, rewards and incentives, teacher involvement in decision-making, and improvements in educational facilities. These strategies have proven effective in enhancing teachers' competencies and motivation, as well as creating a better learning environment. The conclusion of this study indicates that visionary and participatory leadership of the headmaster can be a key factor in improving teachers' performance and the quality of education at the madrasa. In the future, this research can be expanded by examining the impact of each strategy on student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang diterapkan oleh kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di MTs Bustanul Ulum Jayasakti. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana kepala madrasah menggunakan berbagai pendekatan untuk memberdayakan guru dan meningkatkan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan beberapa strategi penting, termasuk program pelatihan berkelanjutan, evaluasi kinerja guru secara individu, pemberian penghargaan dan insentif, keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi dan motivasi guru, serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah yang visioner dan partisipatif dapat menjadi kunci utama dalam meningkatkan kinerja guru dan kualitas pendidikan di madrasah. Ke depannya, penelitian ini dapat diperluas dengan mengkaji pengaruh masing-masing strategi terhadap hasil pembelajaran siswa.
PERAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU: STUDI DI MA DARUL ULUM KOTA SEMARANG SARI, FITA AYU PUSPITA; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4389

Abstract

This study aims to analyze the role of the Teacher Subject Group (MGMP) in improving the professional competence of teachers at MA Darul Ulum Semarang. The background of this research is related to the importance of MGMP as a platform for communication and professional development for teachers. The focus of the research is how MGMP functions as an agent of change, mediator, and evaluator in enhancing the quality of teaching and sustainable professional development. The research uses a qualitative descriptive approach with data collection through interviews, observation, and documentation. The findings show that MGMP plays a strategic role in helping teachers develop competencies, both pedagogical and professional. Teachers who are actively involved in MGMP are better equipped to address teaching challenges and improve teaching quality. Additionally, MGMP also plays an essential role in fostering collaboration among teachers and enhancing skills in preparing relevant learning materials in line with curriculum development. The conclusion of this study is that MGMP significantly contributes to the improvement of teachers' professional competence, which positively impacts the quality of education in schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di MA Darul Ulum Kota Semarang. Latar belakang penelitian ini berkaitan dengan pentingnya peran MGMP sebagai wadah komunikasi dan pengembangan profesionalisme guru. Fokus masalah penelitian ini adalah bagaimana MGMP dapat berfungsi sebagai agen perubahan, mediator, dan evaluator dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta pengembangan keprofesian berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MGMP memiliki peran yang sangat strategis dalam membantu guru mengembangkan kompetensi, baik dalam aspek pedagogik maupun profesional. Guru yang aktif dalam MGMP lebih mampu menghadapi tantangan pembelajaran dan meningkatkan kualitas pengajaran. Selain itu, MGMP juga berperan penting dalam menciptakan kolaborasi antar guru dan meningkatkan keterampilan dalam menyusun materi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan kurikulum. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa MGMP memiliki kontribusi besar dalam peningkatan kompetensi profesional guru, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kualitas pendidikan di sekolah.
PROGRAM PEMBINAAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU: STUDI DI SMP NEGERI NISAUSSOLIKHA, KHOIRUL; BADRUDIN, BADRUDIN; ANDRIANTO, DEDI; MAULIDIN, SYARIF
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v4i4.4401

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the personality competence development program for teachers at SMP Negeri 18 Semarang and its implications for improving teachers' attitudes and behavior as educators. The development program includes supervision, daily briefings, online study and Quran recitation, and the application of positive discipline culture. This research employs a qualitative approach with interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The results indicate that the program implemented by the school principal has successfully enhanced the teachers' personality competencies, as evidenced by changes in the teachers' behavior, such as becoming more disciplined, responsible, and acting as role models for students. Teachers have also become more capable of integrating religious values into their daily lives, improving their discipline, and performing their duties more professionally. This program has positively impacted the development of teachers' character and is expected to be further improved to create a better learning environment. Overall, this study shows that personality competence development for teachers is an essential factor in enhancing the quality of education and teacher professionalism in schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pembinaan kompetensi kepribadian guru di SMP Negeri 18 Semarang serta implikasinya terhadap peningkatan sikap dan perilaku guru sebagai pendidik. Program pembinaan ini meliputi supervisi, briefing, kajian dan tadarus online, serta penerapan budaya disiplin positif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan yang dilaksanakan oleh kepala sekolah telah berhasil meningkatkan kompetensi kepribadian guru, terlihat dari perubahan perilaku guru yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan menjadi teladan bagi siswa. Guru juga lebih mampu mengintegrasikan nilai religius dalam kehidupan sehari-hari, meningkatkan kualitas kedisiplinan, serta menjalankan tugas dengan lebih profesional. Program ini telah memberikan dampak positif terhadap pengembangan karakter guru dan diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih baik. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan kompetensi kepribadian guru merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesionalisme guru di sekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5