cover
Contact Name
M. Agung Abar
Contact Email
magungakbar24@gmail.com
Phone
+6281377994124
Journal Mail Official
lenteraperawat@stikesalmaarif.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. M. Hatta No.687-B, Sukaraya, Kec. Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan komering ulu,
Sumatera selatan
INDONESIA
Lentera Perawat
ISSN : 27222837     EISSN : 28301846     DOI : -
Core Subject : Health,
Lentera Perawat is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Health Science field especially Nursing and Midwifery, Public Health as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat" : 10 Documents clear
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Desminore Dengan Cara Penanganan Desminore Pada Mahasiswi Kebidanan Maya Sartika; Eva Yustati
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.165

Abstract

Desminore adalah adanya hubungan dengan penyakit atau kelainan pada alat genetalia, dimana nyeri dapat terasa sebelum, selama, dan sesudah menstruasi. Tujuan : Untuk menganalis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang desminore dengan penanganan pertama desminore pada mahasiswi kebidanan.Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa kebidanan tahun 2021 berjumlah 30 Responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan table distribusi dan uji statistic Chi-Square, dengan derajat kepercayaan 95 %.Hasil Penelitian : Pada analisa univariat, dari 30 responden didapatkan yang berpengetahuan baik sebanyak 11 responden (36,7%) dan bersikap positif sebanyak 19 responden (63,3%). analisa bivariat didapatkan ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap perilaku penangan pada mahasiswi kebidanan. Peneliti menyarankan agar institusi pendidikan dapat menambah bahan  kepustakaan tentang pengetahuan dan penanganan dismenore.
Penerapan Terapi Zikir Pada Pasien Gastritis Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri M Agung Akbar; Lisa Novianti Utami
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.166

Abstract

Gastritis terjadi dari keadaan peradangan/ pendarahan klosa lambung sehingga menimbulkan gejala nyeri pada penderita.tindakan mandiri yang dapat dilaksanakan perawat untuk membantu klien yaitu dengan menggunakan manajemen nyeri untuk menghilangkan atau mengurangi  nyeri dan meningkatkan rasa nyaman Tujuan penelitian untuk menerapkan terapi zikir pada pasien gastritis untuk menurunkan nyeri. Metode penelitian yang digunakan deskriptif, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, Studi kasus ini dilakasanakan pada 2 penderita gastritis dengan menerapkan metode proses keperawatan. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil:Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari dengan diagnosa: nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis dan deficit nutrisi berhubungan dengan anoreksia dengan penerapan terapi zikir dengan hasil teratasi pada hari ke 3. Kesimpulan: Penerapan terapi zikir pada kedua pasien gastritis dapat menurunkan skala nyeri dengan masalah teratasi dilanjutkan dengan edukasi. Saran: Penelitian menyarankan  menggunakan terapi zikir sebagai terapi komplementer bagi penderita gastritis.
Penerapan Manajemen Hipertermi Dengan Kompres Hangat Pada Pasien Anak Dengan Demam Typoid Rianita Citra Tri Sartika; Wiwiet Susan Amelia; Delia Alvionita
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.167

Abstract

Typoid merupakan salah satu penyakit demis yang ada di Indonesia,mayoritas mengenai anak usia sekolah dan kelompok usia produktif, penyakit ini menyebabkan angka absensi yang tinggi, rata-rata perlu waktu 7-14 hari untuk perawatan apabila seseorang terkena Tifoid. Apabila pengobatanyang dilakukan tidak tuntas makadapat menyebabkan terjadinya karier yang kemudian menjadi sumberpenularan bagi orang lain. Tujuan:Untuk untuk menerapkan asuhan keperawatan penderita demam typoid dengan penerapan kompres hangat di wilayah UPTD Puskesmas Tanjung Baru tahun 2022. Metode: desain penelitian menggunakan pendekatan Studi Kasus, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Demam typoid. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Hipertermia berhubungan dengan proses infeksi Salmonella Typhi.Hasil:Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan:Dengan adanya penelitian tentang penerapan kompres hangat pasien dan keluarga lebih mengerti dan memudahkan untuk melakukannya dan sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien mengenai hipertermi dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi. Saran :Diharapkan keluarga dapat menerapkan kompres hangat pada anaknya saat terjadi demam tinggi. Karena kompres hangat termasuk tindakan pertama untuk menangani anak demam dirumah.
Penerapan Manajemen Aktivitas Fisik Dengan Manajemen Fisik Pada Lansia Dengan Rematik Zanzibar; Mella Kustin
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.168

Abstract

Rheumatoid arthritis merupakan salah satu penyakit kronik sistemik pada system musculoskeletal. Penyakit ini ditandai dengan peradangan pada lapisan sendisynovial. Sebagai penyakit kronik, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dan deformitas. Metode:Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Artritis Rheumatoid. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik.Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosis: Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan reaksi peradangan. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan Imobilitas dan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan nyeri persendian. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan.Kesimpulan: Dengan adanya penelitian tentang penerapan aktivitas fisik pasien dan keluarga lebih mengerti dan memudahkan untuk melakukannya dan sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien mengenai Intoleransi aktivitas berhubungan dengan imobilitas dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi.
Penerapan Terapi Bekam Pada Pasien Asam Urat Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Novalia Efrianty; Putri Mayang Sari; Riki Kurniawan
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.169

Abstract

Gout merupakan suatu hasil sisa metabolisme tubuh disebut sebagai zat purin, yang berasal dari tubuh yang dikonsumsi manusia secara berlebihan.Terapi Bekam merupakan sebuah metode dengan mengeluarkan darah hasil metabolisme  atau  darah  yang terkontaminasi  racun  dan  oksidan  dari tubuh lewat permukaan tubuh. Tujuan: menerapkan terapi bekam pada pasien asam urat untuk menurunkan kadar asam urat. Metode : Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Asam urat. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Nyeri Akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan: Penerapan terapi bekam pada kedua pasien hipertensi dapat menurunkan kadar purin di dalam darah. Saran : Dalam penelitian ini adalah lebih mempromosikan tentang terapi bekam sebagai terapi komplementer bagi penderita asam urat, karena salah satu manfaat terapi bekam adalah menurunkan kadar purin didalam darah.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Desminore Dengan Cara Penanganan Desminore Pada Mahasiswi Kebidanan Sartika, Maya; Yustati, Eva
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.165

Abstract

Desminore adalah adanya hubungan dengan penyakit atau kelainan pada alat genetalia, dimana nyeri dapat terasa sebelum, selama, dan sesudah menstruasi. Tujuan : Untuk menganalis hubungan antara tingkat pengetahuan tentang desminore dengan penanganan pertama desminore pada mahasiswi kebidanan.Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa kebidanan tahun 2021 berjumlah 30 Responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan table distribusi dan uji statistic Chi-Square, dengan derajat kepercayaan 95 %.Hasil Penelitian : Pada analisa univariat, dari 30 responden didapatkan yang berpengetahuan baik sebanyak 11 responden (36,7%) dan bersikap positif sebanyak 19 responden (63,3%). analisa bivariat didapatkan ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap perilaku penangan pada mahasiswi kebidanan. Peneliti menyarankan agar institusi pendidikan dapat menambah bahan  kepustakaan tentang pengetahuan dan penanganan dismenore.
Penerapan Terapi Zikir Pada Pasien Gastritis Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Akbar, M Agung; Utami, Lisa Novianti
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.166

Abstract

Gastritis terjadi dari keadaan peradangan/ pendarahan klosa lambung sehingga menimbulkan gejala nyeri pada penderita.tindakan mandiri yang dapat dilaksanakan perawat untuk membantu klien yaitu dengan menggunakan manajemen nyeri untuk menghilangkan atau mengurangi  nyeri dan meningkatkan rasa nyaman Tujuan penelitian untuk menerapkan terapi zikir pada pasien gastritis untuk menurunkan nyeri. Metode penelitian yang digunakan deskriptif, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, Studi kasus ini dilakasanakan pada 2 penderita gastritis dengan menerapkan metode proses keperawatan. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil:Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari dengan diagnosa: nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis dan deficit nutrisi berhubungan dengan anoreksia dengan penerapan terapi zikir dengan hasil teratasi pada hari ke 3. Kesimpulan: Penerapan terapi zikir pada kedua pasien gastritis dapat menurunkan skala nyeri dengan masalah teratasi dilanjutkan dengan edukasi. Saran: Penelitian menyarankan  menggunakan terapi zikir sebagai terapi komplementer bagi penderita gastritis.
Penerapan Manajemen Hipertermi Dengan Kompres Hangat Pada Pasien Anak Dengan Demam Typoid Rianita Citra Tri Sartika; Amelia, Wiwiet Susan; Alvionita, Delia
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.167

Abstract

Typoid merupakan salah satu penyakit demis yang ada di Indonesia,mayoritas mengenai anak usia sekolah dan kelompok usia produktif, penyakit ini menyebabkan angka absensi yang tinggi, rata-rata perlu waktu 7-14 hari untuk perawatan apabila seseorang terkena Tifoid. Apabila pengobatanyang dilakukan tidak tuntas makadapat menyebabkan terjadinya karier yang kemudian menjadi sumberpenularan bagi orang lain. Tujuan:Untuk untuk menerapkan asuhan keperawatan penderita demam typoid dengan penerapan kompres hangat di wilayah UPTD Puskesmas Tanjung Baru tahun 2022. Metode: desain penelitian menggunakan pendekatan Studi Kasus, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Demam typoid. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Hipertermia berhubungan dengan proses infeksi Salmonella Typhi.Hasil:Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan:Dengan adanya penelitian tentang penerapan kompres hangat pasien dan keluarga lebih mengerti dan memudahkan untuk melakukannya dan sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien mengenai hipertermi dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi. Saran :Diharapkan keluarga dapat menerapkan kompres hangat pada anaknya saat terjadi demam tinggi. Karena kompres hangat termasuk tindakan pertama untuk menangani anak demam dirumah.
Penerapan Manajemen Aktivitas Fisik Dengan Manajemen Fisik Pada Lansia Dengan Rematik Zanzibar; Kustin, Mella
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.168

Abstract

Rheumatoid arthritis merupakan salah satu penyakit kronik sistemik pada system musculoskeletal. Penyakit ini ditandai dengan peradangan pada lapisan sendisynovial. Sebagai penyakit kronik, kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dan deformitas. Metode:Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Artritis Rheumatoid. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik.Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosis: Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan reaksi peradangan. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan Imobilitas dan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan nyeri persendian. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan.Kesimpulan: Dengan adanya penelitian tentang penerapan aktivitas fisik pasien dan keluarga lebih mengerti dan memudahkan untuk melakukannya dan sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien mengenai Intoleransi aktivitas berhubungan dengan imobilitas dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi.
Penerapan Terapi Bekam Pada Pasien Asam Urat Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Novalia Efrianty; Sari, Putri Mayang; Kurniawan, Riki
Lentera Perawat Vol. 2 No. 2 (2021): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v2i2.169

Abstract

Gout merupakan suatu hasil sisa metabolisme tubuh disebut sebagai zat purin, yang berasal dari tubuh yang dikonsumsi manusia secara berlebihan.Terapi Bekam merupakan sebuah metode dengan mengeluarkan darah hasil metabolisme  atau  darah  yang terkontaminasi  racun  dan  oksidan  dari tubuh lewat permukaan tubuh. Tujuan: menerapkan terapi bekam pada pasien asam urat untuk menurunkan kadar asam urat. Metode : Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Asam urat. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Nyeri Akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan: Penerapan terapi bekam pada kedua pasien hipertensi dapat menurunkan kadar purin di dalam darah. Saran : Dalam penelitian ini adalah lebih mempromosikan tentang terapi bekam sebagai terapi komplementer bagi penderita asam urat, karena salah satu manfaat terapi bekam adalah menurunkan kadar purin didalam darah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10