cover
Contact Name
Dedi Iskamto
Contact Email
deditaba@gmail.com
Phone
+6285278097380
Journal Mail Official
deditaba@gmail.com
Editorial Address
Jl Tuanku Tambusai Komplek Puri Nangka Sari Lt. II No.C7 Pekanbaru, Riau Province Indonesia 28144
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi
ISSN : -     EISSN : 28097297     DOI : https://doi.org/10.54099/jpma
Focus Jurnal Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peneliti Nasional di bidang Bisnis dan Teknologi Terapan untuk mempublikasikan artikel asli dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Scope Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah Bisnis dan Teknologi. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi menerima kiriman artikel dari seluruh dunia.
Articles 139 Documents
Meningkatkan Income Peternak Dengan Pemanfaatan Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Padat Khoirul Fuad; Winarsih Winarsih; Retno Tri Handayani Retno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v2i1.474

Abstract

Bertani dan berternak merupakan satu rangkaian pekerjaan yang dijalani oleh mayoritas masyarakat yang ada di setiap desa di Indonesia, rutinitas mereka setiap harinya adalah pergi ke ladang untuk bercocok tanam dan sepulangnya dari lanang mereka membawa beberapa helai rumput untuk diberikan kepada masing – masing ternak mereka, sebuah rangkaian yang selalu rutin terjadi setiap harinya, akan tetapi akhir – akhir ini para petani mendapatkan permasalahan terkait langka dan semakin mahalnya pupuk berbahan kimia untuk keperluan tanaman diladangnya sehingga seringkali menjual ternaknya untuk membeli pupuk kimia tersebut, padalah jika dilihat lebih mendalam petani harusnya bisa memanfaatkan limbah kotoran dari ternaknya agar bisa menjadi pupuk kompos baik cair maupun padat dengan pendampingan bagi para akademisi maupun praktisi yang peduli akan potensi dan kebermanfaatan dari kotoran tersebut. terlebih penggunaan pupuk kimia yang secara terus menerus akan mengakibatkan unsur hara dan tingkat kesuburan tanah kedepannya akan terdampak, selain itu dari adanya pupuk organic akan mampu membawa dampak penambahan income kepada masyarakat sehingga tidak terlalu tergantung pada persediaan pupuk kimia yang langka dan mahal harganya terutama bagi kalangan petani desa
Pendampingan UMKM Toko Marsya Baruga Kendari Sulawesi Tenggara Dalam Penyusunan Laporan Penjualan Konsinyasi Dwi Kartika; Nunut Asniar; Siska Sanjahaya; Salfin Salfin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v2i1.484

Abstract

Era perdagangan bebas, persaingan usaha dan persaingan pasar menjadi semakin ketat dan berkembang sehingga bangsa Indonesia juga ikut mengalami perkembangan ekonomi baik dari sisi konsumsi, produksi maupun dari sisi penjualan. Kurangnya pemahaman dan pengalaman pelaku UMKM tentang penyusunan laporan penjualan konsinyasi sehingga tidak dapat meningkatkan jumlah penjualan salah satunya Toko Marsya yang berlokasi di Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara. Dalam rangka menanggapi permasalahan tersebut maka kami membantu UMKM Toko Marsya selaku mitra tim pengabdian masyarakat melalui pemberian sarana materi dasar dan pendampingan langsung kepada mitra UMKM Toko Marsya dengan harapan mampu meningkatkan kemampuan mitra dalam menyusun laporan penjualan konsinyasi. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pemberian sarana materi dasar, pendampingan dan umpan balik kepada mitra. Hasil akhir yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mitra UMKM telah mampu menyusun dan menerapkan laporan penjualan konsinyasi secara tersistem baik secara manual dan menggunakan Microsoft Word. Berdasarkan kegiatan pendampingan yang telah dilakukan secara offline, dapat disimpulkan bahwa mitra telah mampu menyusun laporan penjualan konsinyasi secara manual dan terstruktur.
Pengenalan Akuntansi Kepada Siswi Pondok Pesantren Neni Meidawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v2i1.490

Abstract

Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat untuk memberikan pengenalan ilmu akuntansi kepada siswi-siswi pondok pesantren SYAFA’ATUL QUR’AN CILACAP. Metode yang dilakukan dengan memberikan ceramah dan diskusi tanya jawab setelah dilakukan penjelasan tentang ilmu dasar akuntansi. Pengenalan ilmu akuntansi sangat penting dikenalkan kepada siswi-siswi pondok pesantren dikarenakan merupakan calon pengelola dan pendidik pondok pesantren. Diharapkan dengan pengenalan ilmu akuntansi disamping ilmu agama mereka dapat memahami bagaimana penyajian dan penyusunan laporan keuangan berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. Pada saat ini telah berlaku standar akuntansi untuk pondok pesantren yang telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Namun dalam prakteknya dari hasil penelitian diperoleh bukti bahwa pengelola pondok pesantren belum menerapkan standar akuntansi pondok pesantren dikarenakan salah satu penyebabnya adalah kurangnya sumberdaya manusia yang memahami proses pencatatan berdasarkan standar akuntansi tersebut.
Dongeng Literasi Keuangan Anak Usia Dini Kepada Siswa Siswi Tk Telkomschools Buahbatu Aldilla Iradianty; Muhammad Badar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v2i1.495

Abstract

Literasi keuangan masyarakat terutama di daerah Jawa Barat meningkat dari tahun ketahun, walaupun selalu meningkat kita sebagai bagian dari akademi juga ikut erkontribusi agar indeks literasi keuangan dan inklusi keuangan ini dapat selalu meningkat dengan melaksanakan pengabdian masyarakat, yang pada kesempatan kali ini dilaksanakan kepada siswa siswi usia dini agar nantinya semakin dewasa semakin mengerti terkait dengan literasi dan inklusi keuangan dan dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari, agar anak usia dini paham materi disampaikan dalam bentuk cerita dongeng dengan karakter anak dan barang kesukaan anak yang ditampilkan dalam bentuk wayang. Cerita yang disampaikan merupakan pembelajakan agak anak terbiasa menabung untuk dapat memenuhi barang keinginannya yang dapat dilakukan dirumah dan dapat juga dilakukan di lembaga keuangan seperti bank, selain itu cerita juga disisipkan konsep berbagi dengan sesame yang mana sejak usia dini sudah mengenal konssep berbagi atas dasar keputusannya sendiri. Untuk melihat tingkat penerimaan atas cerita dongeng yang disampaikan, stelah elesai disampaikan, para siswa-siswi dilakukan sesi diskusi dan tanya jawab, dan kami dapat menyimpulkan bahwa penyampaian pemahaman literasi dan inklusi keuangan kepada anak usia dini sangat efektif dengan cerita dongeng yang disampaian dengan media wayang, terbukti para siswa siswi peerta pengabdian mayarakat dapat menjawab seluruh pertanyaan engan baik dan dapat mengembangkannya atas kehidupan sehari-harinya, untuk kemudian kegiatan seperti ini dapat dilakukan pada mayarakat sasar yang berbeda dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Otoritas Jasa Keuangan, Guru Kreator, dan Akademisi.
Optimalisasi Digital Marketing Dalam Mendukung Komunitas Toko Bahasa Didha Putri Citradika; Daru Anggara Murty; Danang Satrio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v2i1.498

Abstract

Desa Kedungmalang adalah desa dengan penduduk terpadat di Kabupaten Batang. Desa ini memiliki komunitas Toko Bahasa yang mempunyai keahlian bermacam-macam bahasa dan bertujuan untuk mengelola UMKM dengan memproduksi kerajinan dan makanan. Masalah yang dihadapi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya pada UMKM Desa Kedungmalang adalah kesulitan pemasaran, keterbatasan inovasi dan teknologi, khususnya keterbatasan memanfaatkan market place. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar masyarakat Kedungmalang mendapat pembekalan dalam melakukan penjualan secara digital sehingga mendapat pasar yang lebih luas. Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pelatihan UMKM ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Pelatihan ini dihadiri oleh 11 orang, menyampaikan materi, selanjutnya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh peserta. Selama pemaparan materi, semua peserta begitu antusias untuk memulai berwirausaha sesuai yang diketrampilannyaDampak pelatihan digital marketing yang dilaksanakan melalui media pemasaran online mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM.
Pelatihan Legalitas Data Usaha Berbasis Digital dalam Peningkatan UMKM Desa Duyung Trawas Mojokerto Wiwik Sumarmi; Ribangun bamban Jakaria; paramitha amelia Kusumawardani3
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v2i1.524

Abstract

UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) telah menjadi salah satu sektor usaha yang mendominasi di Indonesia. Namun, pada beberapa daerah, pemilik UMKM mengalami tantangan dalam menghadapi perkembangan industri, terutama pada pengurusan legalitas usaha. Mayoritas masyarakat yang ada memiliki minat yang rendah untuk mengurus kelengkapan data legalitas usaha terutama melalui sistem digital karena kurangnya pengetahuan akan teknologi di daerah pedesaan. Oleh karena itu, tim pengabdi melakukan pelatihan peningkatan legalitas data usaha pada UMKM di Desa Duyung Trawas, Mojokerto. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini mampu memberikan peninngkatan legalitas data UMKM berbasis digital. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan secara langsung ke lokasi UMKM desa Duyung Trawas Mojokerto dengan pemberian pelatihan mengenai sosialisasi pentinganya memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) dan legalitas data usaha berbasis digital. Selain itu, kegiatan pendampingan praktik dalam Pembuatan NIB pada lembaga OSS (Online Single Submission) secara digital sekaligus mengenalkan teknologi yang berkaitan dengan UMKM. Dengan memiliki legalitas dan pengetahuan akan digitalisasi informasi tersebut maka UMKM akan memperoleh kemudahan dalam berbagai hal, seperti akses pembiayaan usaha, pelatihan-pelatihan, ikut serta dalam pameran, bahkan sertifikasi halal.
Penerapan Promotion mix pada Pujasera Pasir Putih Immanuel Zai; Ricky Ricky
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v2i3.634

Abstract

The community service activity aims to apply Promotion Mix to the White Sand Food Court. Data collection technic in this activity using qualitative methods case study. The community service activity output in the form of social media accounts, websites, menus, and brochures for promotion. The implementation of promotion mix shows that there has been an increase in terms of company turnover in beverage sales in the last three months, namely October, November, and December.
Rancangan Strategi Inovasi Desa Wisata Tenjolaya di Kabupaten Bandung dengan Pendekatan Design Thinking Dodie Tricahyono; Risris Rismayani; Bram Manuel
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v2i3.654

Abstract

Pemerintah Jawa Barat menargetkan bahwa pariwisata adalah sektor yang diandalkan untuk mendukung laju pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten Bandung pun turut menyatakan komitmennya dalam mendukung perkembangan pariwisata daerah melalui program Desa Wisata. Desa Wisata Tenjolaya merupakan salah satu desa yang dikembangkan untuk menjadi destinasi wisata berbasis pengelolaan lokal. Namun, berdasarkan observasi yang dilakukan oleh tim, pengelolaan yang dilakukan oleh pengelola dirasa belum maksimal sehingga membatasi cakupan pasar wisatawan yang berkunjung. Program pengabdian masyarakat mengusung perancangan strategi inovasi bagi Desa Wisata Tenjolaya dengan pendekatan design thinking. Metode ini digunakan untuk dapat menghasilkan ide inovasi yang sesuai dengan konteks masyarakat sasar. Usulan inovasi disampaikan dalam bentuk proposal bisnis dengan tema “Tenjolaya: One stop healing camping ground” Dari hasil pengujian ide kepada pengelola desa wisata dan calon pengunjung, konsep bisnis yang diusung mendapatkan respon positif. Sehingga terindikasi menarik untuk diimplementasikan.
Penyuluhan Bank Digital Untuk Kegiatan Produktif di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kota Pekanbaru: - Putra Budi Ansori, et. Al.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v2i3.655

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memperkenalkan bank digital dan teknik penggunaan untuk kegiatan produktif masyarakat di RT 02 RW 17 Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tuah Madani Kota Pekanbaru. Target meningkatkan pengetahuan dan perubahan cara pandang peserta terhadap Bank Digital dalam praktik. Kegiatan dilakukan yaitu : Sabtu, 17 Juni 2023, setelah diskusi dengan masyarakat pengurus Dasa Wisma Perum Griya Cemara Asri disepakati kegiatan dimulai dengan penjelasan Bank Digital, Kegunaan, serta identifikasi dampak positif-negatif melalui proses tanya jawab langsung dengan peserta. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sesuai target. Peserta yang hadir sebanyak 22 orang ibu rumah tangga dan remaja. Sebanyak 7 orang ibu rumah tangga memiliki usaha rumahan, 15 ibu rumah tangga dan remaja yang sudah mengenal transaksi online tetapi tidak memiliki usaha. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah peserta mengakui menjadi lebih jelas tentang Bank Digital dan Bank Konvensional, transaksi digital, kegunaan dan teknik menghindari hal-hal negatif dan ciri-ciri penipuan digital. Sehingga dapat disimpulkan peserta meningkat kemampuannya tentang Bank Digital dan kegunaan praktis untuk hal-hal yang produktif.
Pemberdayaan Petani Bibit Cabe “Loker” Berbasis Strategi Pemasaran Online Di Desa Telun Berasap Kabupaten Kerinci Kurniati Karim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v2i3.740

Abstract

Kelompok petani cabe loker masih memiliki keterbatasan dalam melakukan proses produksi dan pemasaran, yang masih dilakukan secara manual dengan dititipkan pada toko-toko yang menjual pupuk serta bibit tanaman. Sementara, berdasarkan teori, pemasaran memegang peranan penting bagi perusahaan(1), dimana semua kegiatan menerapkan inovasi baik dalam pemasaran maupun keuangan, namun kelompok tani ini belum mampu mengembangkan usahanya, akibatnya kesejahteraan keluarga belum memadai yang disebabkan hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan tenaga dan modal yang dikeluarkan. Penyebabnya adalah karena belum adanya sentuhan teknologi sederhana dalam kegiatan mereka dalam pengelolaan produk yang masih seadanya dan pemasaran yang dilakukan masih menitipkan ke toko-toko, serta dari kunjungan ke tempat pembuatannya. Informasi mengenai produk tersebut belum tersebar, serta belum adanya merk, sehingga apabila dibawa keluar dari Kabupaten Kerinci maka daerah lain dapat mengakui cabe daerah produksi mereka. Dari fenomena tersebut, maka tujuan PMP ini adalah memberi edukasi kepada kelompok tani mengenai proses produksi yang sesuai starndar (prosedur kerja, proses kerja yang aman dan bersih/steril), serta cara menghitung harga bibit dan melakukan strategi pemasaran berbasis online. Sehingga ditetapkan bersama antara Tim PMP yang terdiri dari 3 kepakaran berbeda (Manajemen, Teknologi Komputer, dan Ilmu ekonomi) dan Mitra, dimana ada 2 masalah utama yakni masalah produk dan masalah pemasaran, serta manajemen keuangan. Solusi yang ditawarkan adalah SOP terkait proses produksi, cara melakukan promosi online melalui media sosial, dan cara pengalokasian keuangan pada setiap tahap kegiatan. Adapun luarannya berupa peningkatan pengetahuan petani, jurnal nasional (https://ojs.stieamkop.ac.id/index.php/celeb), video kegiatan dan berita di koran online

Page 6 of 14 | Total Record : 139