cover
Contact Name
Machrus Ali
Contact Email
sinarfe7@gmail.com
Phone
+6281330002213
Journal Mail Official
sinarfe7@gmail.com
Editorial Address
Departemen Teknik Elektro, FTE-ITS, Gedung B-C lantai 2, Kampus ITS, Surabaya, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, 60111
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SinarFe7
ISSN : 26213540     EISSN : 26215551     DOI : https://doi.org/10.56795/sinarfe7.v5i1
Publikasi ini digunakan untuk kegiatan utama FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia) Regional Jawa Timur atara lain: menyelaraskan pendidikan tinggi Teknik Elektro se-Indonesia melingkupi bidang pendidikan, penelitian, dan aplikasi teknologi, Mendiskusikan topik-topik nasional terkait keilmuan Teknik Elektro, menyimpulkan, memberi masukan, dan solusi kepada pemerintah serta pemangku kepentingan, sebagai institusi rujukan mengenai pendidikan tinggi Teknik Elektro, meningkatkan kerjasama dan tali silaturrahim antar Institusi, pejabat Program Studi/ Jurusan/Departemen, dan peneliti bidang Teknik Elektro
Articles 523 Documents
Deteksi Kadar Kolesterol Melalui Iris Mata Menggunakan Metode Neural Network Dan GLCM Lu’lu’ul Maknunah
SinarFe7 Vol. 4 No. 1 (2021): SinarFe7-4 2021
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.06 KB)

Abstract

Iridiologi adalah teknik untuk menganalisis penyakit dan kelemahan berdasarkan bentuk dan struktur iris (di sekitar pupil). Karena ilmu iris dapat dipelajari, analisis iris biasanya dilakukan secara manual oleh ahli iris atau orang yang berpengalaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kolesterol tinggi atau normal pada seseorang menggunakan pelatihan jaringan syaraf tiruan dan untuk mengidentifikasi data input menggunakan metode perbandingan tekstur Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM). Citra input berukuran 300x300 piksel menjadi input program untuk preprocessing berupa grayscale, noise remover, image contrast, polar image exposure, dan image cropping. Nilai rata-rata data statistik dihitung dari hasil preprocessing menggunakan metode GLCM pada jarak 2 piksel. Berdasarkan hasil pengujian data latih, persentase akurasi program adalah 97,5%. Saat menguji gambar uji selain gambar pelatihan, persentase akurasinya adalah 95%. Keakuratan citra pemeriksaan berdasarkan pemeriksaan medis adalah 81,81%.
Aplikasi Kontrol Fuzzy Pada Manejemen Penyimpanan Energi Kendaraan Listrik Wijono; Tri Nurwati; Dary Rafi Brafianto
SinarFe7 Vol. 4 No. 1 (2021): SinarFe7-4 2021
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.165 KB)

Abstract

Kendaraan listrik sebagian besar menyimpan energi ke dalam baterai dikarenakan baterai memiliki kapasitas penyimpanan energi yang besar namun memiliki kepadatan daya yang kecil. Selain itu, baterai memiliki kelemahan usia pakai yang terbatas dan harga yang relatif mahal. Karakteristik drive cycle pada kendaraan listrik seringkali tidak konstan karena disebabkan proses charge-discharge berlebih sehingga mengakibatkan penurunan usia baterai. Penambahan superkapasitor sebagai media penyimpanan energi dapat mengatasi keterbatasan pemenuhan energi oleh baterai. Oleh karena itu dibutuhkan metode pembagian suplai daya pada sumber energi hibrid baterai dan superkapasitor dengan menggunakan fuzzy logic controller (FLC) untuk mendapatkan pembagian yang optimum. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan simulasi pembagian suplai daya pada penyimpan energi hibrid baterai dan superkapasitor kendaraan listrik menggunakan FLC ketika kondisi normal, starting, dan pengereman. Parameter utama yang diperhatikan adalah kecepatan, arus, dan daya. Komponen-komponen pada kendaraan listrik meliputi baterai, superkapasitor, inverter 3 fasa, motor BLDC, dan driver motor (speed control) sebagai pengatur kecepatan dan mendukung adanya pengereman regeneratif. Simulasi tiap komponen dilakukan menggunakan perangkat lunak MATLAB simulink 2018b. Dari hasil pengujian FLC dapat membagi besarnya arus dan daya yang harus disuplai oleh baterai dan superkapasitor. Selain itu superkapasitor dapat menerima lonjakan arus dan daya. Dengan pengaturan tersebut diharapkan pembagian daya dapat dicapai nilai optimumnya.
Rancang Alat Pengukur Denyut Nadi Berbasis Sensor Strain Gauge Melalui Media Bluetooth Smartphone Winindra Al Haq
SinarFe7 Vol. 4 No. 1 (2021): SinarFe7-4 2021
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.302 KB)

Abstract

Penelitian perancangan alat ini membahas tentang pemeriksaan medis yang mengacu pada pengecekan denyut nadi seseorang melalui teknologi yang sekarang ini berkembang pesat di pasaran. Di jaman sekarang ini masih banyak denyut nadi di cek dan di analisis secara manual dengan bantuan dokter atau perawat untuk dapat mengetahui kondisi denyut nadi saat diperiksa, cukuplah merepotkan jika hanya untuk memeriksa denyut nadi harus memerlukan pertolongan dokter atau perawat. Maka daripada itu perancangan alat denyut nadi yang dibuat secara portable dapat menggantikan kinerja dari dokter atau perawat secara manual, sehingga pemeriksaan denyut nadi dapat dipantau sendiri dengan bantuan sensor yang ditempelkan pada jari untuk membantu menganalisis denyut nadi, sehingga hasilnya dapat diketahui oleh pemeriksa dengan melihat langsung dari gadget yang sekarang ini beredar luas di pasaran. Dengan kondisi sekarang ini, peran para ahli begitu penting, sehingga perkembangan alat modern khususnya dalam hal biomedis untuk berbagai macam diagnosa dengan bantuan alat, dapat memudahkan pemeriksa mengecek kondisi denyut nadinya dengan teknologi yang semakin berkembang dewasa ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi yang ada dengan bantuan sensor pulse sebagai media analisis dengan menghubungkannya pada mikrokontroler sebagai sumber tegangan, selain itu media bluetooth juga disematkan pada mikrokontroler sebagai koneksi untuk mengirim Analisa denyut nadi untuk selanjutnya ditampilkan di gadget. Sebagai alat yang dapat menganalisis denyut nadi, maka dari perancangan alat ini nantinya dapat membantu pemeriksa menganalisis sendiri kondisinya dengan cara menempelkan sensor pada permukaan jari yang nantinya dianalisis baik ke komputer terlebih dahulu maupun langsung ke smartphone yang terhubung oleh komunikasi bluetooth sebagai interface dari pembuatan alat modern ini. Berdasarkan hasil penelitian yang diuji didapatkan pemeriksaan denyut nadi dengan relawan 10 orang didapatkan error sebesar 0,70 %. Dengan perbedaan umur pada tiap orang diperoleh kondisi sebelum beraktifitas yaitu dengan rentang 60 - 100 bpm, adapun perbedaan hasil pengujian baik sebelum dan sesudah beraktifitas tergantung dari keseriusan orang tersebut melakukan aktifitas.
Optimasi Output Photovoltaic Dengan Menggunakan Tracking Dinamis Berdasarkan Waktu Penyinaran Matahari Alfi Bahar; Misbahul Munir; Titiek Suheta
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.127 KB)

Abstract

Teknologi dual axis solar panel adalah sebuah teknologi untuk menggerakkan solar panel dengan 2 poros yang telah ditentukan. Cara untuk membuat 2 poros yaitu dengan membuat perancangan mekanik yang dirancang sedemikian rupa dengan dua engsel dan dua buah motor sehingga solar panel dapat selalu menghadap ke arah pergerakan matahari. Tujuan dari pembuatan dual axis solar panel dan boost converter yaitu untuk meningkatkan optimasi dari solar panel itu sendiri. Selama ini efisiensi untuk solar panel masih sangat rendah berkisar 16% saja. Berbagai macam penelitian dan pengembangan telah dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja dari solar panel. Dimulai dari pengembangan material hingga yang terbaru adalah pengembangan konnstruksi dari solar panel. Untuk penelitian ini digunakan metode dual axis solar panel dan boost converter. Dikarenakan posisi solar panel yang dapat secara continue menghadap posisi matahari. Dan penambahan boost converter sebagai penaik tegangan, maka dapat menghasilkan optimasi hingga 5% lebih dari pada solar panel statis dan output tegangan dapat dinaikkan hingga 24V sehingga dapat membuat pembangkit listrik tenaga surya yang lebih optimal.
Optimasi Load Frequency Control pada Wind-Diesel berbasis Differential Evolution dan Bat Algorithm Luqman Hakim; Kholish Ghoutsul Fadlili; Agus Raikhani; Hidayatul Nurohmah; Machrus Ali
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1A 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.897 KB)

Abstract

Sistem pembangkit tenaga angin sangat dipengaruhi oleh besarnya dan kecepatan angin sebagai daya input. Sistem pembangkit gabungan angin-diesel diperlukan untuk mendapatkan kualitas daya yang optimal. Sistem hibrida hibrida adalah jaringan terkontrol dari beberapa pembangkit energi terbarukan seperti turbin angin, sel surya, mikro-hidro, dan seterusnya. Tidak optimal pengaturan gain dan waktu konstan kecil pada Load Frequency Control (LFC), menyebabkan kemampuannya menjadi lemah (garis lemah). Dalam prakteknya, sistem angin-diesel dikendalikan dengan kontroler PID. Pengaturan nilai gain dari PID masih dalam metode konvensional, sehingga sulit untuk mendapatkan nilai optimal. Dalam penelitian ini diterapkan perancangan kontrol dengan menggunakan Metode Cerdas dalam mencari nilai optimum Proportional Integral Derivative (PID) dengan berbasis Differential Evolution (DE) dan Bat Algoritm (BA). Sebagai perbandingan, metode digunakan tanpa metode kontrol, metode PID konvensional, metode Firefly Algorithm (PID-FA),  dan metode Ant Colony Optimization (PID-ACO). Pemodelan angindiesel menggunakan fungsi transfer diagram turbin angin dan diesel. Studi ini membandingkan beberapa metode yang tidak dikontrol dan PID konvensional, PID-ACO, dengan PID-FA, PID-DE, dan PID-BA. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa undershoot terkecil sebesar -1.3801e-04 adalah PID-DE, overshot terkecil 0 pada PID-FA, PID-BA, PIDDE, dan settling time tercepat sebesar 20.51s pada PID-BA. Sehingga dapat disimpulkan bahwa PID-BA merupakan kontroler terbaik pada penelitian ini. Penelitian ini nantinya bisa diteruskan dengan menggunakan metode kecerdasan buatan lainnya.
Evaluasi Dampak Beban Tidak Seimbang Pada Transformator Distribusi Nurul Agung Pratama; A.N. Afandi; Yuni Rahmawati
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1A 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.837 KB)

Abstract

Transformator distribusi berguna sebagai pengubah energi listrik dari yang bertegangan menengah menjadi tegangan rendah sebelum disalurkan pada konsumen. PLN memiliki standart yang digunakan, untuk jatuh tegangan tidak boleh melebihi 5% sementara untuk ketidakseimbangan arus tidak boleh melebihi 10%. Penelitian mengenai profil tegangan dan arus perlu dilakukan untuk mengevaluasi serta menjaga kualitas penyaluran tenaga listrik pada sistem distribusi. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan matematis dengan data yang diperoleh secara langsung dari pihak PT. PLN Sumber Pucung. Dari hasil perhitungan dan analisa terdapat transformator yang memiliki kualitas tegangan arus yang tidak memenuhi standar PLN. Untuk perubahan tegangan ≠220 nilai tertinggi ada di transformator nomor 3 dengan nilai tegangan sebesar 239 Volt. Untuk ketidakseimbangan tegangan tertinggi ada pada 2% yaitu pada transformator nomor 2, 4, 5 dan 9, dengan selisih tegangan sebsar 4 Volt antar masing-masing fasa. Ketidakseimbangan arus antar fasa tertinggi terjadi pada transformator nomor 3 memiliki nilai ketidakseimbangan sebesar 150% pada fasa S-T. Untuk nilai ketidakseimbangan arus (R-S-T) tertinggi terdapat pada transformator nomor 3 dapat dikatakan sangat tinggi karena ketidakseimbangannya mencapai 41,9%.
Studi Prakiraan Beban Listrik Menggunakan Metode Artificial Neural Network Yuan Octavia D.P; A.N. Afandi; Hari Putranto
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1A 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.516 KB)

Abstract

Kebutuhan masyarakat Indonesia akan energi listrik terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, diperlukan suatu prakiraan beban listrik jangka pendek agar pihak penyedia listrik dapat menyalurkan energi listrik secara kontinyu kepada konsumen listrik. Dengan adanya prakiraan beban listrik, maka rencana penjadwalan operasi dan alokasi pembangkit cadangan dapat diatur dengan baik oleh sisi supply. Penelitian ini dilakukan prakiraan beban listrik menggunakan metode Artificial Neural Network (ANN) dengan model algoritma backpropagation. Kelebihan metode ini adalah dapat memprakirakan beban listrik sesuai dengan pola-pola beban masa lampau yang telah diajarkan. Data yang digunakan untuk pembelajaran adalah data aktual beban listrik Waktu Beban Puncak (WBP) Siang dan Malam pada Gardu Induk (GI) 150kV Buduran selama tahun 2017. Pada penelitian ini, proseduryang digunakan, yaitu studi literatur, pengumpulan data, pengolahan data, analisis data yang terdiri dari perancangan model prakiraan beban listrik menggunakan ANNbackpropagation, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, untuk WBP Siang dan Malam, arsitektur jaringan terbaik adalah 5-20-10-1 untuk WBP Siang dan Malam, dengan pengaturan momentum dan laju pemahaman 0,85 dan 0,1 untuk WBP Siang, serta 0,9 dan 0,15 untuk WBP alam. Berdasarkan arsitektur jaringan terbaik, proses pengujian WBP Siang menghasilkan Mean Squared Error (MSE) 0,036084 dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) 4,66%, sedangkan untuk WBP Malam menghasilkan MSE 0,15772 dan MAPE 16,83%.
Analisis Setting Rele Arus Lebih dan Rele Gangguan Tanah Pada Sistem Proteksi Transformator 60 MVA di Gardu Induk 150 kV Cibatu Lia Sugesti; A.N. Afandi; Hari Putranto
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1A 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.169 KB)

Abstract

Tenaga listrik adalah salah satu kebutuhan pokok saat ini. Oleh karena itu, tenaga listrik harus selalu tersedia secara ekonomis dengan memperhatikan kualitas baik tegangan maupun frekuensi dan keandalan. Untuk menjaga kontinuitas tenaga listrik dalam menyalurkan energi listrik diperlukan sistem proteksi sesuai kebutuhan. Fungsi sistem proteksi adalah untuk mengetahui dan memisahkan gangguan pada jaringan tenaga listrik dari jaringan lainnya yang tidak terkena gangguan secepat mungkin dengan maksud agar kerugian yang lebih besar dapat dihindarkan. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan sistem tenaga listrik baik gangguan 3 fasa,2 fasa dan 1 fasa. Untuk mengamankan berbagai gangguan pada sistem tenaga listrik khususnya transformator, maka menggunakan rele proteksi. Rele proteksi yang digunakan oleh transformator salah satunya rele OCR/GFR. Kajian mengenai perhitungan arus hubung singkat dan setting rele. Adapun langkah-langkah perhitungannya berdasarkan single line diagram dan spesifikasi data-data peralatan. Hasil dari perhitungan arus hubung singkat akan dipergunakan untuk setting rele OCR dan GFR. Hasil perhitungan hubung singkat diperoleh nilai arus hubung singkat terbesar pada 3 fasa yaitu 6.814,431 A dan terkecil pada gangguan 1 fasa yaitu 113,629 A. Hasil perhitungan untuk setting OCR pada sisi incoming didapat nilai TMS=0,23, sedangkan setting OCR sisi 150 kV didapat nilai TMS=0,33. Penyetelan GFR pada sisi incoming didapat nilai TMS=0,155, sedangkan setting GFR sisi 150 kV didapat nilai TMS=0,86. Koordinasi antar rele pada perhitungan sudah sesuai dengan standart IEC 60255 dengan granding time 0,3-0,5 detik, sehingga setting rele masih dalam keandalan yang baik.
[1] Alfidin, Mohammad Pangeran, “Pengaruh Sistem Pengetanahan Terhadap Arus Gangguan Tanah Pada Sistem Distribusi 20 Kv Di Pln Palur dengan Menggunakan Etap 12.6,” Skripsi, 2016. [2] Dini, Hamid, “Analisa Perbandingan Rele Gangguan Tanah (GFR) Pada Gardu Kadaryono; Sunarto; Dhany Ristyanto; Rukslin; Muhammad Fakhrurozi
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1A 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.561 KB)

Abstract

Secara teknis, Mikrohidro memiliki tiga komponen utama dalam pembangkitan yaitu air (sebagai sumber energi), turbin, dan generator. Air yang mengalirdengan kapasitas tertentu disalurkan dengan ketinggian tetentu menju rumah instalasi (rumah turbin). Pada rumah tersebut (power-house) instalasi air tersebut akan menumbuk turbin, dipastikan turbin akan menerima langsung energi dari air dan mengubahnya menjadi energi mekanik yang menyebabkan berputarnya poros turbin. Poros tersebut kemudian ditransmisikan ke generator dengan menggunakan kopling. Hal ni disebabkan oleh perubahan beban yang terhubung. Sehingga menyebabkan seringnya fluktuasi pada frekuensi dan tegangan sistem yang dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan listrik. Karena itu digunakan Load Frequency Control (LFC) agar mengontrol frekuensi dapat lebih stabil. Untuk mendapatkan parameter kontrol optimal pada sistem pembangkit listrik tenaga air mikro digunakan Superconducting Magnetic Energy Storage (SMES) dan Ant Colony Optimization (ACO). Penelitian ini membandingkan metode tanpa control, metode kontrol PID-ZN, metode PID-ACO, PID-SMES, PID-ACO-SMES, dan PID-ACO-SMES diperoleh metode kontrol yang paling baik. Hasil penelitian didapatkan bahwa overshoot terkecil (0) pada model PID-ACO-SMES, undershoots terkecil -1,235x10-5 pada PID-ACO-SMES dan settling time tercepat 4,15 detik pada starting juga pada PIDACO- SMES. Hasil penelitian ini nantinya akan dicoba bengan metode lain, yang hasilnya mungkin akan lebih baik. Hasil penelitian ini akan diaplikasikan pada pembangkit mikro hidro di Jombang, Jawa timur, Indonesia
PERHITUNGAN CRITICAL CLEARING TIME UNTUK KESTABILAN TRANSIEN MENGGUNAKAN METODE REDUKSI KRON Sunnu Wahyu Setiawan; Irrine Budi Sulistiawati
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1A 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.406 KB)

Abstract

Analisis kestabilan transien berperan penting untuk keamanan dan keandalan pada operasi sistem tenaga listrik. Kestabilan transien erat kaitannya dengan critical clearing time karena pada waktu pemutusan kritis (critical clearing time) dapat dilihat bagaimana sistem kembali pada keadaan stabil atau tidakstabil setelah mengalami gangguan. Tahapan dalam melakukan analisis kestabilan transien dibutuhkan proses reduksi matrik. Untuk tahapan tersebut agar memudahkan analisis kestabilan transien digunakan metode reduksi kron dalam mereduksi matrik pada sistem yang akan dianalisis. Simulasi dilakukanpada sistem multi-machine Fouad Anderson 3 generator 9 bus dengan gangguan yang terjadi pada bus 5 dan yang memutuskan gangguan yaitu pada saluran 5-7. Dari hasil simulasi menunjukan metode reduksi kron dapat mereduksi matrik admitansi pada sistem dan menunjukan nilai suseptansi agar memudahkan dalam melakukan perhitungan critical clearing time. Didapatkan nilai critical clearing time pada bus 5 adalah 0.569 sec.

Page 10 of 53 | Total Record : 523