SinarFe7
Publikasi ini digunakan untuk kegiatan utama FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia) Regional Jawa Timur atara lain: menyelaraskan pendidikan tinggi Teknik Elektro se-Indonesia melingkupi bidang pendidikan, penelitian, dan aplikasi teknologi, Mendiskusikan topik-topik nasional terkait keilmuan Teknik Elektro, menyimpulkan, memberi masukan, dan solusi kepada pemerintah serta pemangku kepentingan, sebagai institusi rujukan mengenai pendidikan tinggi Teknik Elektro, meningkatkan kerjasama dan tali silaturrahim antar Institusi, pejabat Program Studi/ Jurusan/Departemen, dan peneliti bidang Teknik Elektro
Articles
523 Documents
Sistem Pemantauan Total Harmonic Distortion Secara Real Time Menggunakan Metode Feedforward Neural Network
Santa Setiawati;
Faqih Rofii;
Diky Siswanto
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (781.493 KB)
Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, penggunaan peralatan elektronika pada rumah tangga semakin tinggi. Dalam era ini, Banyak peralatan elektronik yang menggunakan rangkaian semikonduktor. Sebagai contoh peralatan seperti televisi, LED display screen, laptop dan juga charger merupakan sejumlah peralatan yang menggunakan rangkaian semikonduktor. Rangkaian semikonduktor menimbulkan frekuensi berbeda dari frekuensi dasar dan mengganggu frekuensi dasar dalam arus dan tegangan. Fenomena ini disebut distorsi harmonisa. Efek buruk gangguan harmonisa pada peralatan elektronika adalah membuat semakin rendah usia dari alat tersebut. Oleh karena itu pemantauan dan pengendalian dari gangguan harmonisa semakin dikembangkan. Pada artikel ini dipaparkan tentang rancang bangun alat pemantau gangguan harmonisa menggunakan sensor arus dan sensor tegangan yang keduanya tersambung dengan Arduino sebagai media akuisisi data. Data arus dan tegangan yang diperoleh diubah dari domain waktu menjadi domain frekuensi dengan metode Fast Fourier Transform (FFT). Data yang sudah menjadi domain frekuensi kemudian diambil magnitudonya. Hasil dari FFT akan diolah menjadi nilai Total Harmonic Distortion (THD) dengan metode neural network.
Setting Differential Relay Transformer (87T) dengan Pertimbangan Vector Group pada PLTU Tenayan 2x110 MW
Margo Pujiantara;
Teuku Rizki Firdausi;
Vincentius Raki Mahindara;
Vita Lystianingrum
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (590.434 KB)
PT. Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Unit Bisnis Jasa Operasi dan Pemeliharaan (UBJOM) PLTU Tenayan memiliki peralatan proteksi yang berfungsi sebagai penunjang kegiatan pembangkitan listrik. Salah satu proteksi utama yang digunakan pada PLTU Tenayan adalah differential relay transformer (87T). Differential relay ini berfungsi melindungi main transformator dari gangguan dan bekerja dengan cepat dan selektif dalam memutus gangguan. Pada sistem kelistrikan PLTU Tenayan, main transformator maupun transformator UAT memiliki konfigurasi vector group, sehingga menyebabkan arus yang mengalir pada kedua sisi transformator akan berbeda, dan arus yang dirasakan oleh CT pada kedua sisi transformator akan berbeda pula, sehingga relay beroperasi tanpa adanya gangguan. Pada tanggal 9 Desember 2018, terjadi trip pada generator unit 1 PLTU Tenayan, sehingga menyebabkan blackout. Kejadian ini diduga akibat sambaran petir di sisi transmisi 150 kV. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis setting differential relay transformer (87T) dengan pertimbangan vector group pada PLTU Tenayan 2x110 MW. Metode penelitian dengan simulasi menggunakan software ETAP 12.6.0. Hasil analisis dari simulasi dan perhitungan di dapatkan nilai Idiff 1,5 Ie dan slope sebesar 120%, nilai ini akan digunakan untuk setting differential relay transformer. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa differential relay transformer hanya bekerja ketika gangguan internal saja dan tidak beroperasi ketika gangguan eksternal. Sehingga differential relay transformer (87T) aman dari kesalahan trip dan kesalahan operasi.
Analisa Perbandingan PWM Dan MPPT Untuk Beban Di Atas 200 W
Jamaaluddin Jamaaluddin;
Izza Anshory;
Emy Rosnawati;
Drajad Kuncoro Aji
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.136 KB)
Sumber energi surya adalah salah satu sumber energy dan memiliki kelebihan dibandingkan dengan sumber energy fosil. Energi matahari ini sangat perlu untuk diteliti dan kembangkan lebih lanjut termasuk pada lingkungan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Pemanfaatan Energi matahari ini, adalah dengan melakukan pemasangan Photovoltaic Cell (PV) dengan sistem pengaturan output Photovoltaic dengan menggunakan MPPT (Maximum Power point Tracking) dan PWM (Pulse width Modulation) untuk pengaturan beban terpakai dan pengisian accu. Kedua metode kontrol PV itu memiliki karakteristik yang berbeda. Perbedaan ini akan di analisis sesuai dengan karakteristik beban dan sinar matahari yang terdapat pada Laboratorium Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Dari hasil analisa maka didapatkan pada daya diatas 200 W, MPPT mempunyai kestabilan tegangan yang lebih baik daripada jika menggunakan PWM.
Rancang Bangun Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Radio Frequency Identification Berbasis Internet of Thing
Zainul Arifin;
Diana Rahmawati;
Hanifudin Sukri
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (757.662 KB)
Kegiatan pencatatan peminjaman buku di perpustakaan sekarang ini kebanyakan masih dilakukan secara manual, yaitu dengan dipanggil nama satu-persatu dan ditulis dikertas. Hal ini tidak efektif dan efisien. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk tercapainya sistem informasi perpustakaan yang baik, salah satunya digunakanlah teknologi komputerisasi dan sensor. Penerapan hal tersebut dengan aplikasi berbasis webserver. Pada zaman sekarang ini sudah terdapat teknologi baru berupa mini personal computer, yaitu RaspberryPi. RaspberryPi tersebut diprogram oleh manusia sehingga sebuah sistem dapat bekerja secara otomatis dan peran manusia dapat digantikan dalam sebuah aktivitas. Dengan adanya mini personal computer, permasalahan di atas dapat diatasi oleh penulis terutama yang terjadi pada pendataan peminjaman buku di perpustakaan. Oleh karena itulah maka dibuat suatu sistem perpustakaan yang terdapat fungsi-fungsi untuk penerima, pengolah dan pengirim data ke server. Input yang diproses berupa kartu Radio Frequency Identification yang tertanam pada kartu pelajar yang akan digunakan untuk peminjaman buku, dan terdapat pula pada buku untuk pengenalan masing-masing buku yang ada. Dihasilkan kecil kemungkinan buku yang hilang dikarenakan penggunaan perangkat penunjang tersebut. Serta pencacatan peminjaman buku yang lebih baik karna sudah digunakannya layanan berbasis internet dan webserver yang mudah digunakan. Sehingga integrasi keduanya, siswa dapat dipermudah dalam berkegiatan peminjaman buku pada perpustakaan.
Smart LCD Proyektor Balancing Berbasis Android
Febrian Andi Pratama;
Miftachul Ulum;
Riza Alfita
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (521.136 KB)
Penggunaan LCD Proyektor sebagai salah satu media penunjang kegiatan belajar mengajar sudah lumrah ditemukan dalam dunia pendidikan saat ini, contohnya di Universitas Trunojoyo Madura. Selama ini LCD proyektor sangat membantu dalam proses pembelajaran terutama untuk presentasi dan lain lain. LCD sangat termanfaatkan dengan baik dengan keterbatasan remote yang ada, sering kali proyektor harus dihidupkan secara manual, dengan menggunakan tangan ataupun dengan menggunakan tongkat yang panjang. Dalam jangka lama, jika hal ini terus dan sering dilakukan maka dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada proyektor tersebut dan dapat mengganggu proses belajar mengajar di dalam ruangan. Solusi dalam hal tersebut adalah dengan membuat simulasi alat maupun aplikasi pengendali proyektor yang berfungsi untuk menghidupkan, mematikan, mengetahui kemiringan dan mengatur arah gerakan pada proyektor. selanjutnya, aplikasi ini dapat ditanamkan pada perangkat mobile khususnya handphone berbasis Android. Alat ini menggunakan module bluetooth, arduino sebagai media koneksi antara android dan arduino. Dengan penggunaan aplikasi tersebut diharapkan dapat diterapkan guna menghindari kerusakan pada alat proyektor yang terlalu sering di gunakan secara manual dan tentunya akan sangat membantu proses belajar mengajar khususnya di Universitas Trunojoyo Madura
Aplikasi Pengenalan Informasi Objek Bersejarah pada Museum dengan Menggunakan Teknologi Augmented Reality Berbasis Android
Noer Indra Afriansya;
Miftachul Ulum;
Riza Alfita
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (424.164 KB)
Museum Keraton Sumenep merupakan salah satu destinasi yang kaya akan situs budaya dan peninggalan benda- benda bersejarah pada zaman dahulu. Namun, pada kenyataannya informasi yang terkandung di dalam setiap benda bersejarah belum dapat tersampaikan dengan jelas. Aplikasi KeratonKu dihadirkan sebagai pemecahan masalah dimana dengan aplikasi ini dimanfaatkan sebagai pengganti pemandu wisata untuk memberikan informasi terkait benda bersejarah yang ada di dalam museum keraton sumenep dalam bentuk teks dan audio atau suara dengan memanfaatkan teknologi augmented reality di dalamnya. Hasil pengujian kesesuain fungsi secara keseluruhan pada aplikasi KeratonKu ini mendapatkan hasil 100% setiap fungsi yang ada di dalam aplikasi dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kegunaannya. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian TAM (Technology Acceptance Model) dimana dengan pengujian ini didapatkan hasil berdasarkan survey yang dilakukan pada user sebesar 85% persepsi kegunaan, persepsi kemudahan sebesar 77%, persepsi intensi sebesar 67%, dan persepsi penggunaan sesungguhnya sebesar 75%. Dengan hasil tersebut maka dapat disimpulkan jika aplikasi KeratonKu sudah dapat diterima oleh para penggunanya.
Pendeteksi Dan Pengontrol Kadar Gas CO Dalam Kabin Mobil Dilengkapi Dengan GPS
Eric Tri Prasetiyawan;
Anang Widiantoro
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1782.749 KB)
Salah satu kandungan berbahaya dalam gas buang kendaraan adalah gas CO (Karbon Monoksida). Beberapa terdapat kasus / kejadian keracunan gas CO di dalam kabin mobil. Untuk mencegah hal ini, maka dirancang alat pendeteksi dan pengontrol kadar gas CO dalam kabin mobil. Perancangan alat menggunakan komponen Sensor Gas MQ-7, Microcontroller Arduino Mega2560, GSM module SIM-900A dan GPS module UBLOX-NEO6M. Sensor MQ-7 berfungsi sebagai input Mikrokontroller untuk mendeteksi gas CO. GPS modul berfungsi untuk mendapatkan data titik koordinat. GSM modul berfungsi sebagai media penghubung melakukan panggilan telepon dan mengirim pesan singkat. Komponen lainnya adalah buzzer, relay pemutus jalur bahan bakar mesin dan relay penggerak kaca pintu mobil. Metode kalibrasi sensor gas MQ-7 dilakukan dengan cara pengkondisian ruang yang diberi Calibration Gas CO sebesar 50 ppm dan pembacaan sensor dibandingkan dengan Portable Gas Detector merk Dragger type X-AM 7, didapatkan nilai prosentase kesalahan rata – rata sebesar 7,3 %. Untuk tingkat penyimpangan titik koordinat lokasi yang didapatkan dari GPS modul UBLOX- NEO6M jika dibandingkan dengan titik lokasi yang sebenarnya adalah rata – rata sebesar 9,5 meter. Hasil dari penelitian ini alat mampu mendeteksi kadar gas CO dalam kabin mobil. Jika nilai kadar gas CO dalam kabin mobil ≥ 50 ppm, maka Mikrokontroler mengaktifkan buzzer, relay penggerak kaca pintu mobil dan mengaktifkan relay untuk mematikan mesin mobil, memberikan peringatan berupa panggilan ke telepon seluler tertentu serta mengirimkan pesan singkat berisi peringatan dan titik koordinat lokasi mobil.
Optimasi PID Controller pada Wind-Turbine Berbasis Particle Swarm Optimization (PSO)
Muh Alfian Affandi;
M. Ibnu Masrur;
Agus Raikhani;
Dwi Ajiatmo;
Machrus Ali
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (736.687 KB)
Pitch variable-speed wind turbine telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Saat kecepatan angin rendah di bawah nilai rata-rata, pengatur kecepatan harus dapat mengatur kecepatan rotor secara terus- menerus untuk mempertahankan kecepatan pada sebuah level. sehingga dapat memberikan koefisien daya maksimum, efisiensi turbin akan meningkat. Pitch angle control adalah salah satu cara untuk menyesuaikan torsi aerodinamik pada turbin angin. Pengaturan pitch angle diperlukan dalam kondisi kecepatan angin diatas batas yang diinginkan. Perubahan kecil pada pitch angle dapat mempengaruhi output daya. Penggunaan kecerdasan buatan sering digunakan untuk optimasi tenaga listrik, optimasi system kontrol, maupun optimasi lainnya. Diantara kecerdasan buatan itu adalah Patricle Swarm Optimization (PSO). Penelitian ini membandingkan beberapa metode, yaitu tanpa control, Kontrol PID, dan PID-PSO.
SISTEM NOTIFIKASI DAN MONITORING PENGGUNAAN ENERGI PADA KWH METER 1 FASA
Alvin Suseno Widjaja;
Thiang
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1463.302 KB)
Setiap akhir bulan PLN akan menugaskan petugasnya untuk melakukan pengecekan penggunaan energi penggunanya. Namun, saat petugas melakukan pengecekan terkadang rumah dari pengguna kosong sehingga pengecekan tidak dapat dilakukan.Sehingga dibutuhkan kWh meter digital yang dapat mengirimkan data akumulasi energi penggunanya ke server untuk dicatat. Sistem akan dibuat menggunakan dua perangkat, dimana perangkat pertama adalah kWh Meter Digital, dan perangkat kedua adalah Server. kWh Meter Digital nantinya melakukan pembacaan total penggunaan energi listrik, mengirimkan hasil pembacaan ke server, dan menampilkan data hasil akumulasi energi. Pada sisi server akan mencatat hasil pembacaan ke database, menampilkan grafik realtime hasil akumulasi, dan mengirimkan notifikasi hasil penggunaan energi setiap akhir bulan melalui Telegram. Sistem yang telah dibuat akan menghasilkan kWh Meter Digital yang memiliki error pembacaan sebesar 15%, dan minimal pembacaan daya sebesar 12 Watt. Server akan melakukan pencatatan data akumulasi energi kedalam database tiap detik, jam, dan hari, menampilkan grafik realtime pada dashboard Node - Red, mengirimkan 2 notifikasi melalui aplikasi Telegram setiap akhir bulan.
Web Based Monitoring Tegangan Baterai Kontrol Untuk Genset Pada Kereta Pembangkit Menggunakan Arduino
Anggoro Dwi Prakoso;
Edy Kurniawan;
Desriyanti
SinarFe7 Vol. 3 No. 1 (2020): Sinarfe7-3 2020
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1306.018 KB)
Kereta Pembangkit merupakan kereta yang dilengkapi dengan Generator Set (genset) sebagai sumber kelistrikan yang dapat digunakan untuk menghidupkan komponen-komponen elektrik dalam sistem kelistrikan kereta. Jika terjadi kegagalan pada fungsi genset pada kereta pembangkit dapat dipastikan bahwa sumber kelistrikan untuk kereta yang lain terganggu, salah satu parameter yang perlu diperhatikan adalah tegangan baterai. Cara monitoring tegangan baterai rata-rata hanya dengan mengamati voltage meter pada panel, dimana hanya dapat mengamati tegangan baterai pada saat itu saja tanpa mampu menunjukkan kecenderungan naik turunnya tegangan pada waktu sebelumnya. Web based monitoring tegangan baterai ini bertujuan untuk melakukan pemantauan terhadap performa tegangan baterai kontrol genset ketika kereta dioperasikan. Alat yang dirancang akan memantau kinerja tegangan baterai dengan dilengkapi fitur warning over voltage dan under voltage. Sedangkan media untuk pemantauan adalah menggunakan website, dimana pemantauan tegangan baterai ditampilkan dengan menggunakan grafik garis sehingga dapat menampilkan kecenderungan naik turunnya tegangan baterai. Prinsip kerja alat ini yaitu melakukan pengukuran tegangan baterai kemudian nilai pengukuran akan disimpan pada database. Dilengkapi dengan fitur notifikasi status koneksi alat dengan database pada sisi alat maupun pada website, serta warning over voltage dan under voltage berupa suara buzzer. Data hasil pengukuran yang disimpan dalam database kemudian ditampilkan dalam sebuah GUI (Graphical User Interface) berupa website. Hasil dari perancangan ini adalah sistem mampu melakukan pengukuran tegangan baterai dengan persentase error sebesar 0,51 %. Hasil pengukuran tegangan baterai berhasil disimpan pada database dan dapat ditampilkan menggunakan website dengan tampilan berupa grafik. Fitur notifikasi status koneksi dan warning over voltage dan under voltage befungsi dengan baik.