Articles
274 Documents
PENGARUH TERAPI AKUPRESUR TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN
Siti Rofi’ah;
Siti Chunaeni;
Maryam Maryam
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 2, No 3: Desember 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (668.55 KB)
|
DOI: 10.36307/jik.v2i3.60
Latar belakang: Nyeri dalam persalinan adalah suatu hal yang fisiologis akibat kontraksi otot rahim. Akupresur merupakan salah satu tehnik untuk mengurangi rasa nyeri dalam persalinan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi akupresur terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif pada primipara di Puskesmas II Sumpiuh Kabupaten Banyumas tahun 2013.Metode: Jenis penelitian ini Pre Experimental dengan rancangan one group pretest - posttes design. Populasi da- lam penelitian ini adalah seluruh ibu primipara kala I fase aktif yang berjumlah 30 orang. Sampel yang digunakan merupakan total sampling.Hasil penelitian: sebelum dilakukan terapi akupresur responden lebih banyak dalam kategori nyeri berat, sesudah diberikan terapi sebagian besar dalam kategori nyeri sedang. Ada pengaruh terapi akupresur terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif pada primipara di Puskesmas II Sumpiuh Kabupaten Banyumas tahun 2013 de- ngan nilai p value 0,0001.Saran: ibu bersalin agar mau menerima pemberian terapi akupresur saat proses persalinan. Bagi bidan sebaiknya mengikuti pelatihan akupresur supaya kompeten dan mengaplikasikan terapi akupresur kepada ibu bersalin. De- ngan penerapan terapi akupresur saat pertolongan persalinan diharapkan dapat mengurangi nyeri selama persalin-an dan memberikan pengalaman yang menyenangkan pada ibu bersalin.ABSTRACTBackground: Pain in labor is a physiological thing as a result of the contraction of the uterine muscle. Acupressure is one of the techniques to reduce pain in labour.Objective: This research was to know the effectiveness of accupressure therapy toward pain intensity first stage of labor in primipara active phase I at Public Health Care Sumpiuh II, Banyumas District in 2013.Method: Type of the research was Pre experimental with one group pretest-postest design. The population was 30 maternals primipara active phase of the first stage. The sample used was total sampling.Result: before getting accupressure therapy, the majority of respondents were in severe pain category, after getting therapy, mostly in moderate pain category. There was the effect of acupressure therapy on pain intensity of active phase of the first stage of labor in primipara at Public Health Care II Sumpiuh Banyumas in 2013 with p value of 0.0001.Suggestion: Mom will be expected to receive maternity acupressure therapy in labor proccess. Suggesting for midwives to follow accupressure training and applicate that therapy to maternity. By applying that therapy in labor proccess is expected to reduce pain during labor in accordance to give new and excite experience for maternity.
DISKUSI MELALUI PEER GROUP (TEMAN SEBAYA) TERHADAP KONSEP DIRI REMAJA TENTANG PERILAKU SEKSUAL
Rinda Tirta Pratiwi;
Fitriani Mediastuti;
Winarsih Winarsih
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 2, No 3: Desember 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (668.519 KB)
|
DOI: 10.36307/jik.v2i3.65
Latar belakang: Salah satu faktor yang mempengaruhi konsep diri adalah peer group. Hasil Survey Behavior(2011) yang dilakukan di 5 kota menunjukkan bahwa 39 % responden sudah pernah melakukan hubungan seksual saat masih remaja usia 15-19 tahun, sisanya 61 % berusia 20-25 tahun dan sebesar 74 % remaja memperoleh informasi tentang seksualitas dari teman. Hasil survei data kejadian KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan) di SMAN 1 Srandakan dari tahun ajaran 2007-2008 sampai 2011-2012 terdapat 15 kasus. Pengaruh kelompok sebaya terjadi karena remaja lebih banyak bersama dengan teman sebaya sebagai kelompok.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh diskusi melalui peer group (teman sebaya) terhadap konsep diri remaja ten- tang perilaku seksual di SMAN 1 Srandakan.Metodologi Penelitian: Studi quasi experiment dengan nonequivalent time sampel design. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden 68 siswa di SMAN 1 Srandakan pada bulan Maret sampai April 2014. Jenis data primer dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data denganpaired sampel T-test.Hasil Penelitian: Analisis dengan paired sample T-test diperoleh t sebesar -2,130 nilai signifikan 0.037 (p-hitungvalue<0,05).Simpulan: Ada pengaruh diskusi melalui peer group (teman sebaya) terhadap konsep diri remaja tentang perilakuseksual di SMAN 1 Srandakan dan secara statistik bermakna.ABSTRACTBackground: One of factors which influence adolescent self-concept is peer group. The result of Survey Behavior did in 5 town said that 39% respondents had did sexual intercourse when adolescent period at 15-19 years old, 61% at 20-25 years old and 74% adolescent got information about sexuality from their friends. The survey data of mar- ried by accident in SMAN 1 Srandakan from year 2007-2008 to 2011-2012 has 15 cases. Influence of peer group happened because adolescent more with friend as a group.Objective: To determine the influence discuss of peer group to adolescent self-concept about sexual behavior in SMAN 1 Srandakan.Methods: The study by Quasi-ekperiment with nonequivalent time sample design. Sampling used simple random sampling of the total respondents 68 students in SMAN 1 Srandakan on March to April 2014. Types of primary data with research instrument using questionnaire. Data analysis used paired t-test.Results: Analysis with paired t-test obtained t count by -2,130 with significant value 0.037 (p-value<0.05).Conclusion: There is influence discuss of peer group to adolescent self concept about sexual behavior in SMAN 1 Srandakan and statistically meaningful.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR
Isabella Rahmawati;
Bhisma Murti;
Nunuk Suryani
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 3, No 1: Maret 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (710.604 KB)
|
DOI: 10.36307/jik.v3i1.70
Latar Belakang: Prestasi belajar merupakan tingkat keberhasilan dalam mempelajari materi pelajaran yang din- yatakan dalam bentuk indeks prestasi setiap bidang studi setelah mengalami proses belajar mengajar. Dukungan keluarga yang baik akan membantu siswa dalam mencapai prestasi yang optimal, selain dari keluarga motivasi juga dapat didapatkan dari lingkungan sekitar.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga, dengan prestasi belajar pada mahasiswa.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pe- nelitian adalah mahasiswa tingkat II Program studi DIII Kebidanan Mamba’ul Ulum Surakarta. Jumlah sampel adalah 79 mahasiswa dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian pada variabel dukungan sosial keluarga, menggunakan kuesioner, sedangkan variabel prestasi belajar menggunakan data sekunder. Analisis hubungan 2 variabel dengan analisis chi square.Hasil: Berdasarkan analisis diperoleh hasil terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan prestasi belajar (OR = 3,20 ; CI 95% 1,14 hingga 8,93 ; p = 0,027).Simpulan: Terdapat hubungan dukungan sosial keluarga dengan prestasi belajar.ABSTRACTBackground: Learning achievement is the level of success in learning the subject matter is expressed with a grade every field of study after experiencing the learning process. Good family support will assist students in achieving optimal, besides from the family, motivation can be obtained from the surrounding environmentObjective: To determine the relationship of family support with student learning achievement.Methods: This research is descriptive correlation with cross sectional approach. Population of the research are stu- dent level II at DIII Midwifery Academy Of Mamba’ul Ulum Surakarta. The number of samples are 79 students with a total population. Instruments of research on family social support variables using questionnaires, while variable learning achievement using secondary data. Relationship analysis two variables with chi square analysis.Results: Based on the results obtained by analysis of a significant relationship between social support families with learning achievement (OR = 3.20; 95% CI 1.14 to 8.93; p = 0.027).Conclusion: There is a relation families social support with Learning achievement.
PENGETAHUAN IBU TENTANG KEBUTUHAN GIZI SEIMBANG DENGAN PERTUMBUHAN ANAK DALAM UPAYA MENINGKATKAN GIZI ANAK
Endang Khoirunnisa;
Wiwin Hindriyawati;
Diyah Paramita Nugraha
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 3, No 2: Agustus 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (763.944 KB)
|
DOI: 10.36307/jik.v3i2.75
Latar belakang: Anak adalah hasil cinta kasih sepasang suami istri maka orang tua harus bertanggung jawab atas kesehatan dan kesejahteraan anak-anaknya. Kesejahteraan anak yaitu keadaan hidup menyandang keamanan, ketentraman, dan kemakmuran bagi anak-anak baik rohani maupun jasmani. Keadaan sejahtera akan tercapai apabila kebutuhan anak baik rohani maupun jasmani dapat di penuhi, maka untuk itu di perlukan suatu usaha dalam mencapai tujuan tersebut, yaitu bisa dengan cara meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga atau orang tua. Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan hasil interaksi antara faktor genetik-herediter-konstitusi dengan faktor lingkungan, baik lingkungan prenatal maupun lingkungan postnatal. Pertumbuhan anak dipengaruhi oleh faktor makanan (gizi) dan genetik.Tujuan penelitian: untuk m meningkatkan g gizi a anak a agar m memperoleh p pertumbuhan y yang o optimal d di w wilayah p puskes- mas Sewon 2 Bantul.Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah dengan pendekatan cross sectional. Pada jenis ini, variabel inde- penden dan dependen dinilai secara simultan pada suatu saat, jadi tidak ada tindak lanjutHasil: Semakin tinggi pengetahuan ibu, maka semakin baik pertumbuhan pada anak. Pengetahuan memberikan kontribusi dalam pertumbuhan anak sebagai upaya peningkatan gizi anak. adanya peningkatan pengetahuan ibu maka akan sejalan dengan pertumbuhan anak. Pengetahuan yang dimiliki ibu dikaitkan dengan pertumbuhan anak, yang menggambarkan ibu dalam mengasuh anaknya dalam perihal pertumbuhan anak sebagai upaya me- ningkatkan gizi anakSimpulan: Terdapat Hubungan pengetahuan ibu tentang kebutuhan gizi seimbang dengan pertumbuhan anak dalam upaya meningkatkan gizi anak di wilayah Puskesmas Sewon 2 Bantul.ABSTRACTBackground: Children is a loving couple, the parents should be responsible for the health and welfare of their children. Child welfare is alive bearing the security, tranquility, and prosperity for children both spiritually and tem- porally. Prosperous state will be achieved when a child needs both spiritual and physical can be fulfilled, then the need for it in an effort to achieve these goals, which can be a way of increasing the economic income families or the elderly. The growth and development of children is the result of an interaction between genetic factorshereditary constitutional and environmental factors, both prenatal and environmental surroundings postnatal the growth of children affected by dietary factors (nutrition) and genetic.Objective: To improve the nutrition of children in order to obtain optimal growth in the region of 2 health centers Sewon Bantul.Objective: In a study that will be conducted by researchers, the objectives to be achieved are: to improve child nutrition in order to obtain optimal growth in the area of health centers Sewon 2 Bantul.Methods: This study was a quantitative study using a study design was crosssectional. This type of research is cross sectional. In this type, the independent and dependent variables assessed simultaneously at any one time, so there was no follow-upResults:The higher the mother’s knowledge, the better growth in children. Knowledge contributes to the growth of children as an effort to improve child nutrition. an increase in the mother’s knowledge will be in line with the growth of children. The knowledge of the mother is associated with the growth of children, which depicts a mother in caring for her child in the subject of children’s growth as undertakings improving child nutritionConclusion: There is a relationship between maternal knowledge about nutritional needs balanced with the growth of the child in an effort to improve gisi child health centers in the region of 2 Sewon Bantul.
Pola Asuh Demokratis dengan Sibling Rivalry pada Anak Usia Pra Sekolah
Endang Khoirunnisa;
Berliana Kartikasari
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 6, No 1: Maret 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (842.926 KB)
|
DOI: 10.36307/jik.v6i1.83
ABSTRACTBackground: The birth of a baby is usually attractive to the parents,but not for the eldest child. The eldest child will feel jealous, especially when he or she saw his little brother or sister were in the arms of their parents like the eldest child’s experience. The eldest child would feel threatened by the presence of the baby that may receive more attention. Sibling rivalry or jealousy to his little brother could make the eldest child hates or even hostile to his little brother. The factor that affecting sibling rivalry is type of parenting that applied by the parents. Purpose: to know the relationship between democratic parenting with sibling rivalry in preschool children in TK Kuncup Harapan Pang- gungharjo Sewon Bantul.Method: this research is a kind of analytic survey with cross sectional method. Population in this research are par- ents of the children in TK Kuncup Harapan, to decide the sampling using purposive sampling method and there are 35 respondents. Instruments of this research using two questionnaires, democratic parenting questionnaires and sibling rivalry among the preschool children. The data analysis using chi square.Result: The analysis result using chi square method is x1 2count > x2table = 6,818> 3,84 and p value 0,024 <0,05 and prevalence ratio 3 (CI 1.2815 - 7.3386) so the H0 is rejected.Conclusion: There is a relationship between democratic parenting with sibling rivalry in preschool age children and the children whose parents apply democratic parenting have risk three times higher to have sibling rivalry than children whose parents apply democratic parenting.Keywords: democratis parenting, sibling rivalry INTISARI Latar Belakang: Lahirnya bayi biasanya menarik bagi orang tua, tetapi belum tentu bagi anak sulung. Anak sulung akan merasa cemburu dan kehilangan, khususnya saat melihat adiknya berada dalam gendongan orangtua seperti yang dialami anak sulung dulu. Anak sulung akan merasa terancam dengan kehadiran bayi yang mungkin lebih banyak memperoleh perhatian. Kecemburuan atau sibling rivalry terhadap adiknya bisa membuat anak sulung membenci adiknya atau bahkan memusuhinya. Faktor yang mempengaruhi terjadinya sibling rivalry ini diantaranya adalah jenis pola asuh yang diterapkan orang tua.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis dengan sibling rivalry pada anak usia prasekolah di TK Kuncup Harapan Panggungharjo Sewon Bantul.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah orang tua dari murid TK Kuncup Harapan dengan cara pengambilan sampel dengan metode purposive sampling sejumlah 35 responden. Instrumen penelitian menggunakan 2 kuesioner yaitu kuesioner pola asuh demokratis dan sibling rivalry pada anak prasekolah. Analisis data menggunakan chi square.Hasil: Analisis data diperoleh nilai X3 4 hitung=6,818 > X2tabel= 3,84, dengan p value 0,024 < 0,05 dan rasio prevalensi 3 (CI= 1.2815 - 7.3386). Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak.Kesimpulan: Ada hubungan antara pola asuh demokratis dengan sibling rivalry pada anak prasekolah dan anak yang orang tuanya menerapkan pola asuh tidak demokratis berisiko 3 kali lebih tinggi terjadi sibling rivalry daripada anak yang orang tuanya menerapkan pola asuh demokratis.Kata Kunci: Pola asuh demokratis, Sibling rivalry
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG FASILITAS BELAJAR PADA PRESTASI BELAJAR
Widy Nurwiandani;
Bhisma Murti Murti;
Hari Wujoso
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 3, No 3: Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (377.731 KB)
|
DOI: 10.36307/jik.v3i3.4
Latar belakang:Keberhasilan pendidikan akan tercapai apabila prestasi belajar yang dihasilkan dalam proses pendidikan tersebut memuaskan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelajaran seorang individu terdiri dari tiga macam, yakni faktor internal (faktor dari dalam individu), faktor eksternal (faktor dari luar individu), dan faktor pendekatan belajar (approach to learning). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi fasilitas belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional kuantitatif dengan rancangan cross sectional.Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Tingkat III Akademi Kebidanan Estu Utomo dan mahasiswa Yappi Sragen. Sampel sebanyak 40 mahasiswa dengan teknik simple random sampling. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan program SPSS. Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan secara statistik signifikan antara pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa. (b1= 0,55; CI = 95%; 0,24 hingga 0,86; p = 0,001). Simpulan:Penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh persepsi mahasiswa tentang fasilitas belajar terhadap prestasi belajar.
Dukungan Keluarga dengan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif
Margaretha Putri Sariningrum;
Yuni Fitriana;
Sri Susilowati
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 6, No 1: Maret 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (842.804 KB)
|
DOI: 10.36307/jik.v6i1.88
ABSTRACTBackground: Standard low of suckle on the breast in some countries because decrease of support breastfeeding for mother in around area. The problem often come at 2012, in global giving exclusive breastmilk still under 50%. Family support for breastfeeding that know breastmilk good food for baby is better supported for success breasfeeding. Study preface in Sidoarum Village mention one of factor about giving exclusive breastmilk is a family support.Goal: The goal of the research to know about the relation of family support with sucessful giving exclusive breastmilk in Sidoarum Village Godean Sleman 2016.Method: This research is quantitative research, design with descriptive correlation, use cross sectional research. The subject of the study is mother who has baby between 6 to 11 month at February 2016. In selecting sample, its research use cluster random sampling with 48 respondents. It is analyzed by chi-square and the instrument is used questionnaire.Result: The result from 48 responden family support at offer bresfeeding exclusive there are 26 respondent (54,2%). The mother was success give breastfeeding such as 38 responden (79,2%). There is any relation between family support with sucessful giving exclusive breastmilk (p-value=0.000).Conclusion: There is any relation between familly support to sucessful giving exclusive breastmilk in Sidoarum Village Godean Sleman 2016. The expect familly giving motivation mother for breasfeeding in order to sucessful giving exclusive breastmilk.Keyword: Family Support, exclusive breastmilk. INTISARILatar Belakang: Rendahnya tingkat menyusui di beberapa negara disebabkan karena kurangnya dukungan untuk ibu menyusui dari lingkungan sekitar. Pada tahun 2012 secara global pemberian ASI eksklusif masih dibawah 50%. Dukungan keluarga yang mengerti bahwa ASI adalah makanan yang baik untuk bayi merupakan pendukung yang baik demi keberhasilan menyusui. Studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Sidoarum mengatakan salah satu faktor pemberian ASI eksklusif adalah dukungan dari keluarga dekat.Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Desa Sidoarum Godean Sleman tahun 2016.Metode Penelitian: Jenis Penelitian ini kuantitatif, desain deskriptif korelasi, pendekatan yang digunakan cross sectional. Subjek penelitian ibu yang memiliki bayi berusia 6-11 bulan di Desa Sidoarum Godean Sleman pada bulan Febuari 2016. Teknik sampling adalah Cluster Random Sampling dengan jumlah sampel 48 responden. Dianalisis dengan Chi square. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner.Hasil penelitian: Hasil penelitian dari 48 responden dukungan keluarga pada pemberian ASI eksklusif sebanyak 26 responden (54,2%). Ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif sebanyak 38 responden (79.2%). Hasil analisis menunjukan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif (ρ-value= 0.000).Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Desa Sidoarum Godean Sleman tahun 2016. Keluarga diharapkan mampu memotivasi ibu dalam memberikan ASI eksklusif agar keberhasilan ASI eksklusif dapat tercapai.Kata kunci: Dukungan keluarga, ASI eksklusif
UMUR, PARITAS DAN RIWAYAT OBSTETRI DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POST PARTUM
Ika Putri Damayanti;
Rita Afni
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 1, No 3: Desember 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (404.236 KB)
|
DOI: 10.36307/jik.v1i3.10
Latar Belakang: Perdarahan post partum adalah perdarahan yang terjadi melebihi 500 cc dalam 24 jam set-elah persalinan berlangsung. Perdarahan post partum dibagi atas dua yaitu perdarahan post partum primer dan sekunder. Perdarahan post partum primer terjadi melebihi 500 cc dalam 24 jam pertama setelah anak lahir, dan per-darahan post partum sekunder terjadi setelah 24 jam biasanya antar hari ke 5 sampai 15 post partum. Perdarahan post partum dapat menyebabkan kematian ibu jika tidak dilakukan pencegahan terhadap faktor resikonya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor yang mempengaruhi terjadinya perdarahan post partum di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Tahun 2012. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan desain case-control. Jumlah subjek 180 ter-diri dari 90 kasus dan 90 kontrol. Alat ukur yang digunakan ada tabel chek-list. Analisa data univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Ibu bersalin umur 35 tahun 2,9 kali lebih beresiko dibandingkan ibu bersalin umur 20-35 tahun dengan nilai OR=2,991 (CI 95% 1,630-5,489), paritas >4 anak 2 kali lebih beresiko dibandingkan paritas
PENYULUHAN CARA PENYIMPANAN ASI PADA IBU BEKERJA DENGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN CARA PENYIMPANAN ASI
Martina Fitriyaningrum;
Winarsih Winarsih;
Sri Martuti
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 6, No 2: Agustus 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.442 KB)
|
DOI: 10.36307/jik.v6i2.94
ABSTRACTBackground: The provision of breastfeeding in Indonesia has not been fully implemented. Efforts to improve behavior feeding is weak. The main problems are socio-cultural factors, awareness of the importance of breast milk, health services, incessant promotion of formula milk and working mothers. The coverage of breastfeeding in the Demangrejo village area of 13 infants aged 0-6 months who were still exclusively breastfed was 4 babies (30.80%) and those who were not exclusively breastfed were 9 babies (69.24%).Purpose: To evaluate the effectiveness of counseling about how to strorage breastmilk with improving of knowledge breastmilk storage methods for working mother in posyandu Demangrejo Kulon Progo 2016. Methods: quasi experiment with one group pretest-posttest design research design. Research time is April-May 2016. The research location is in Posyandu, Demangrejo Village, Kulon Progo Yogyakarta. The sample used was nursing mothers who worked. This research analyzes the data used is Wilcoxon testResults: The results of the study, based on analysis of the wilcoxon data pretest and posttest obtained value Z count -4,419 and P-value is 0.000 (p<0,05), it means there was a relations counseling storage methods breastmilk on the work with increased knwoledge storage methods breastmilk in posyandu Demangrejo Kulon Progo. Conclusions: There is relations counseling storage methods breastmilk on the work with increased knwoledge storage methods breastmilk in posyandu Demangrejo Kulon Progo.Keyword : Counseling, Enhancement, Breastmilk INTISARILatar belakang: Pemberian ASI di Indonesia belum dilaksanakan sepenuhnya. Upaya meningkatkan perilaku menyusui masih kurang. Permasalahan yang utama adalah factor social budaya, kesadaran pentingnya ASI, pelayanan kesehatan, gencarnya promosi susu formula dan ibu bekerja. Cakupan pemberian ASI di wilayah Desa Demangrejo dari 13 bayi usia 0-6 bulan yang masih ASI Eksklusif sebanyak 4 bayi (30,80%) dan yang tidak ASI Eksklusif sebanyak 9 bayi (69,24%). Tujuan: Mengetahui hubungan penyuluhan cara penyimpanan ASI pada ibu bekerja dengan peningkatan pengetahuan cara penyimpanan ASI di posyandu Desa Demangrejo Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest design. Waktu penelitian bulan April-Mei 2016. Lokasi penelitian di Posyandu Desa Demangrejo Kulon Progo Yogyakarta. Sampel yang digunakan adalah ibu menyusui yang bekerja. Penelitian ini analisis data yang digunakan adalah wilcoxon test. Hasil: Hasil penelitian, berdasarkan analisis Wilcoxon data penelitian pretest dan posttest diperoleh nilai Z hitung -4.419 dan p-value sebesar 0.000 (p<0.05), artinya ada hubungan penyuluhan cara penyimpanan ASI pada ibu bekerja dengan peningkatan pengetahuan cara penyimpanan ASI di Posyandu Desa Demangrejo Kulon Progo. Kesimpulan: Terdapat hubungan penyuluhan cara penyimpanan ASI pada ibu bekerja dengan peningkatan pengetahuan cara penyimpanan ASI di Posyandu Desa Demangrejo Kulon Progo.Kata Kunci: Penyuluhan, Peningkatan, ASI
KEDEKATAN ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN REMAJA USIA 13 – 14 TAHUN
Alvrian Bertin Gebo;
Saeri Tri Kusumo;
Diyah Paramita Nugraha
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 1, No 3: Desember 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (589.36 KB)
|
DOI: 10.36307/jik.v1i3.16
Latar Belakang. Pertumbuhan dan perkembangan remaja akan bervariasi dari satu remaja dengan remaja yang lain tergantung pada beberapa hal yang mempengaruhinya. Kendati potensi untuk tumbuh kembang tergantung pada sifat dan pola tumbuh kembang, namun juga dipengaruhi oleh lingkungan, khususnya pengaruh perhatian dan kasih sayang yang membantu meningkatkan kesehatan.di Dusun Manggung dan Singosaren berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan terdapat banyak ibu yang bekerja dan banyak remaja yang di biarkan melakukan kegiatannya sendiri tanpa pengawasan dari orang tua Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kedekatan orang tua dengan perkembangan remaja usia 13 – 14 tahun di desa Wukirsari Imogiri Bantul Metode. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitikal. Peneliti membuat gambaran atau deskriptif-tentang suatu keadaan secara obyektif dan bagaimana atau mengapa fenomena itu terjadi. Total populasi adalah 40 orang atau populasinya adalah semua ibu yang memiliki anak usia 13 – 14 tahun. Teknik pengambilan sample yaitu total sampling. Data perkembangan dan kedekatan dikumpul menggunakan kuisioner. Kesimpulan. Hasil uji Kendall Tau menunjukkan bahwa, nilai koefisien korelasi Kendall Tau sebesar 0,603 dengan probabilitas sebesar 0,004. Karena nilai probabilitas 0,000 < 0,05 makadapat disimpulkan bahwa ada hubungan kedekatan orang tua dengan perkembangan remaja di Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul.