Articles
45 Documents
Analisis Framing Episode 104. Self-Compassion Pada Akun Podcast Senja Bersuara
Nasution, Farah Mutiara Zahra;
Rozi, Fakhrur
Communicator Sphere Vol. 4 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55397/cps.v4i1.108
Penelitian ini mengkaji pembingkaian yang dilakukan Podcast Senja Bersuara di platform Spotify dalam Episode 104: Self-Compassion. Podcast Senja Bersuara merilis suara dan narasi yang mensugestikan pendengarnya untuk mampu memaafkan diri sendiri usai melakukan kesalahan atau mengalami kegagalan (Self Compassion). Kurangnya membangun Self-Compassion dapat menimbulkan emosi negatif yang berlebihan pada seseorang. Seseorang yang selalu mencari cara untuk keluar dari situasi tidak nyaman tersebut, salah satunya dengan memanfaatkan media baru seperti Podcast di platform Spotify yang memiliki beragam konten pengembangan diri dan psikologi. Menariknya, Podcast Senja Bersuara mencoba membingkai Self Compassion menjadi kompetensi yang penting bagi pendengarnya. Penelitian ini menggunakan pisau analisis framing Robert N. Entman yang mengelaborasikan define problem, diagnose cause, Make moral judgement dan treatment recommendation. Hasil penelitian ini menunjukkan Podcast Senja Bersuara dapat membingkai permasalahan dan menonjolkan bahwa dengan hadirnya Self compassion pada diri seseorang yang telah melakukan kesalahan atau kelalaian itu penting, karena dengan memaafkan diri sendiri (self-compassion) seseorang dapat menyeimbangkan emosional negatif dan positifnya untuk menyikapi kesalahan itu dan bisa menjadikan kesalahan atau kelalaian itu pembelajaran dan dapat melanjutkan aktivitas tanpa di pengaruhi rasa bersalah lagi.
Mix Marketing Communication Brand Somethinc Pada Akun Tiktok @somethincofficial
Frandika, Tan Devi;
Yuliastuti, Maria;
Hartiana, Theresia Intan Putri
Communicator Sphere Vol. 4 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55397/cps.v4i1.109
Riset ini dilakukan untuk mendalami strategi mix marketing communication yang digunakan oleh produk Somethinc. Sebagai salah satu produk kecantikan, Somethinc berada pada posisi terendah dibandingkan dengan Emina dan Scarlett Whitening di google Trends 2023. Namun menurut We Are Social dan Hootsuite, Somethinc merupakan produk kecantikan dengan urutan pertama terpopuler di dunia sebesar 99,21%. Somethinc kerapkali menunjukkan konten yang berisikan mengenai information product pada setiap unggahannya serta menjalin hubungan lebih intens. Melalui metode analisis isi, pendekatan kuantitatif, dan jenis penelitian deskriptif, peneliti bermaksud mengetahui lebih dalam mix marketing communication yang diterapkan oleh somethinc yaitu dengan menggunakan indikator 4P. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui isi pesan promosi produk Somethinc yang ada pada akun Tiktok @somethincofficial. Hasilnya ternyata lebih dominan menggunakan promotion public relations dan promotion direct marketing khususnya untuk serum dan juga facewash. Hal ini terlihat dari setiap unggahan maupun caption yang digunakan dalam akun Tiktok @somethincofficial yaitu berupa ajakan untuk membeli produk somethinc dan berisikan mengenai information product somethinc itu sendiri.
Analisis Isi Sosial Media (Facebook) dalam Pemilihan Gubernur Maluku Periode 2019-2024
Alfredo, Ronald;
Yustina Sopacua;
Rikar sahetapy
Communicator Sphere Vol. 4 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55397/cps.v4i1.110
Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana isi pesan Komunikasi Politik pada Sosial Media (Facebook) Dalam Menghadapi Pemilihan Umum Gubernur Maluku Periode 2019-2024. maksud dan tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Bagaimana Analisis isi Pesan Dalam Sosial Media (Facebook) Dalam Menghadapi Pemilihan Umum Gubernur Maluku. Bentuk penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan harapan pendekatan ini mampu mengungkapkan fakta dan informasi objektif dari berbagai pendapat guna memperkaya pemahaman yang menyeluruh tentang permasalahan dalam penelitian ini yaitu, bagaimana isi pesan Komunikasi Politik pada Sosial Media (Facebook) Dalam Menghadapi Pemilihan Umum Gubernur Maluku Periode 2019-2024. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam melakukan proses komunikasi politik pada Sosial media Facebook sangat berjalan baik. simpatisan dalam mempromosi Calon kandidat yang menjadi tolak ukur mereka dalam mencapai Kemenangan pada Pilgub 27 Juni 2018 dan realita pada Facebook pasangan No urut 3 mempunyai banyak Like tetapi hasilnya yang dicapai tidak sesuai dengan raelita yang terjadi pada akun Facebook yang di analisis serta komunikasi politik yang dilakukan di sosial media tidak menjamin dasar untuk mendapatkan suatu kemenangan yang mutlak dalam pemilihan umum.
Komunikasi Bencana Berbasis Digital
Aziz, Muhammad Hilmy
Communicator Sphere Vol. 4 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55397/cps.v4i1.111
Kemajuan teknologi mengarahkan manusia untuk bertindak, berperilaku, maupun menentukan sikap yang mengarah pada keputusan penggunaan teknologi. Tidak bisa dipungkiri, manusia akan menyesuaikan kehidupannya sesuai dengan mindset teknologi dalam mempengaruhi pola pemikiran dari seorang manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan formula baru terkait adanya komunikasi bencana dengan basis digital yang dapat mengakselerasi adanya mitigasi bencana, baik dalam hal pra bencana maupun dalam hal pasca bencana. metode kualitatif sebagai upaya holistik memberikan suatu kajian konkret dalam komunikasi kebencanaan. Pada banyak kajian yang menekankan kekayaan dalam pemahaman konsep. Penelitian ini memilih kajian literatur yang diuraikan Francis & Baldesari (2006) sebagai pendekatan yang dapat memudahkan suatu penelitian untuk bisa mencapai kejenuhan data. Temuan dari penelitian ini diuraikan kedalam tiga pilar utama, Pertama digitalisasi memiliki kemampuan untuk mempercepat pemahaman masyarakat tentang kebencanaan. Ini dapat dicapai dengan bantuan teknologi yang memungkinkan orang untuk memahami betapa pentingnya bencana tidak hanya dikaitkan dengan legenda atau misteri; Kedua Digitalisasi memiliki kemampuan untuk menanamkan pola pikir baru pada seluruh masyarakat sehingga mereka dapat mengambil tindakan tertentu seiring dengan perkembangan kondisi bencana tersebut; Ketiga digitalisasi mampu mengarahkan individu pada masyarakat untuk mengambil suatu tindakan proaktif guna penanganan peristiwa bencana sehingga membentuk adanya keterampilan diri.
Fan Loyalty, Event Marketing dan Pengaruhnya terhadap Brand Image: (Studi pada Fans KPop)
Jasmine Alya Pramesthi;
Riandra Fahrezi, Revanza;
Pradana, Yoka
Communicator Sphere Vol. 4 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55397/cps.v4i1.112
Di pasar KPop Indonesia, fan loyalty memainkan peran penting dalam brand ambassador, terutama di industri kecantikan, yang dicontohkan oleh EXO yang mendukung Scarlett Whitening dan Sehun dari EXO untuk Whitelab. Penelitian ini mempelajari dampak fan loyalty dan event marketing terhadap brand image, dengan menganalisis dua event tertentu: "SCARLETT X EXO Glow to You Meet & Greet" dan "Whitelab: One Memorable Day with Scientist Ganteng Oh Sehun." Tanggapan media sosial setelah acara-acara ini memicu ketertarikan, mendorong spekulasi tentang pengaruhnya terhadap brand image. Berfokus pada fandom EXO-L, penelitian ini mengumpulkan data dari 225 responden melalui kuesioner online, dengan menggunakan regresi linier berganda untuk analisis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa fan loyalty dan event marketing secara kolektif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap brand image. Menariknya, responden menunjukkan sikap yang lebih positif terhadap Scarlett Whitening dibandingkan dengan Whitelab, menggarisbawahi pentingnya fan loyalty dalam memperkuat brand image melalui event marketing. Penelitian ini mengeksplorasi wawasan tentang peran idol KPop dalam branding, menekankan sinergi antara event marketing dan fan loyalty untuk komunikasi brand yang efektif.
Pola Komunikasi Pada Kelompok Petani dalam Meningkatkan Produktivitas Panen di Agrowisata Tegalan Poh Desa Wonokerto Kabupaten Pasuruan
Muyasaroh, Siti Muyasaroh;
Makhfuziyah, Devi
Communicator Sphere Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55397/cps.v4i2.113
Sektor pertanian memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi di Desa Wonokerto. Pembangunan Agrosiwisata Tegalan Poh dan pembentukan empat kelompok tani akan menciptakan pola komunikasi yang komplek antara pengurus agrowisata, pengurus Pemerintahan Desa Wonokerto, dan pengurus kelompok tani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi kelompok petani dalam meningkatkan produktivitas panen di Agrowisata Tegalan Poh. Penelitian menggunakan kajian teori model komunikasi Source, Message, Channel, dan Receiver (SMCR) dalam menjelaskan proses komunikasi yang terjadi. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dengan key informant kepala desa Wonokerto dan ketua kelompok tani. Teknik analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan peran penting pola komunikasi dalam pendistribusian pupuk, koordinasi internal kelompok tani, dan koordinasi penjualan hasil panen mangga di agrowisata untuk meningkatkan hasil panen mangga. Jenis pola komunikasi yang dominan adalah komunikasi dua arah (two way), pola komunikasi organisasi, pola komunikasi hierarki, pola komunikasi lateral, dan pola komunikasi langsung (verbal).
Gerakan #Blokirkominfo: Kebebasan Berpendapat sebagai Penanda Mengambang dalam Perspektif Content Creator
Purnama, Finsensius Yuli
Communicator Sphere Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55397/cps.v4i2.115
Penelitian ini menganalisis reaksi publik terhadap kebijakan pemblokiran platform digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Indonesia yang memicu kontroversi luas di media sosial, terutama Twitter, dengan tagar #blokirKominfo menjadi trending pada 30 Juli 2022. Studi ini menggunakan analisis wacana politik dari Ernesto Laclau dan Chantal Mouffe untuk menggali makna kebebasan berekspresi di kalangan content creator muda. Metode penelitian meliputi wawancara mendalam dengan tiga content creator yang aktif di berbagai platform digital seperti YouTube dan TikTok. Temuan menunjukkan bahwa kebijakan pemblokiran oleh Kominfo memicu rasa tidak aman dan ketidakpastian di kalangan pekerja online, terutama terkait penggunaan platform transaksi seperti PayPal dan aplikasi streaming. Selain itu, ada peningkatan praktik self-censorship di kalangan content creator untuk menghindari potensi konflik hukum berdasarkan UU ITE. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebebasan berekspresi yang diatur dalam konstitusi Indonesia dan standar internasional sering kali terganggu oleh kebijakan pemerintah yang tidak konsisten. Implikasi dari studi ini menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih mendukung ekosistem digital yang inklusif dan aman bagi para content creator, serta pentingnya pemahaman mendalam terhadap dinamika wacana kebebasan berekspresi dalam konteks politik dan budaya Indonesia.
Pendekatan Humas Dispendukcapil Kota Surabaya dalam Mengatasi Gap Komunikasi antar Generasi melalui Instagram
Rizkiyana, Hikmah;
Alviaro Samanda, Glen;
Mega Handika, Winih
Communicator Sphere Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55397/cps.v4i2.117
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pendekatan yang digunakan Humas Dispendukcapil Kota Surabaya dalam mengatasi gap komunikasi antar generasi pada penyebaran informasi melalui platform media sosial Instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta dokumentasi terhadap aktivitas komunikasi Dispendukcapil di Instagram. Penelitian ini menggunakan teori two-way symmetrical communication untuk menganalisis bagaimana Humas Dispendukcapil Surabaya berkomunikasi dengan audiens yang terdiri dari berbagai generasi, khususnya Generasi Z dan milenial. Pendekatan komunikasi Dispendukcapil dianalisis melalui tiga aspek utama: kredibilitas, keterbukaan, dan konsistensi. Dalam kredibilitas, Dispendukcapil memastikan informasi yang disampaikan melalui Instagram berasal dari sumber yang dapat dipercaya dan mudah dipaham. Dalam aspek keterbukaan, Dispendukcapil menunjukkan keterbukaannya dengan menyediakan ruang bagi audiens untuk berinteraksi melalui fitur Instagram. Sedangkan dalam hal konsistensi, Dispendukcapil menjaga konsistensi informasi yang disampaikan di berbagai konten Instagram, baik itu terkait dengan jadwal pelaksanaan program maupun dalam penyampaian pesan yang jelas dan konsisten agar dapat diterima oleh semua generasi.
Peran AI dalam Personalisasi Periklanan Digital: Studi Kasus Pemanfaatan Teknologi Berbasis AI dalam Aplikasi Spotify
Ramadhani, Indira;
Salisah, Nikmah Hadiati
Communicator Sphere Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55397/cps.v4i2.120
Penelitian ini mengkaji peran kecerdasan buatan (AI) dalam personalisasi periklanan digital dengan studi kasus pemanfaatan teknologi berbasis AI pada aplikasi Spotify. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin meningkatnya penggunaan AI dalam pemasaran digital, khususnya dalam memberikan pengalaman iklan yang lebih relevan dan efektif kepada pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur atau studi kepustakaan dan observasi, dengan fokus pada analisis terhadap teknik personalisasi periklanan yang diterapkan oleh Spotify. Data dikumpulkan melalui observasi aplikasi, serta kajian pustaka yang mencakup literatur terkait penggunaan AI dalam personalisasi pemasaran digital. Penelitian ini juga menggunakan konsep-konsep utama, yaitu kecerdasan buatan dalam pemasaran digital dan personalisasi dalam periklanan, untuk menganalisis temuan yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Spotify memanfaatkan AI untuk menganalisis preferensi musik dan kebiasaan mendengarkan pengguna. Analisis terhadap temuan ini menunjukkan bahwa personalisasi berbasis AI tidak hanya meningkatkan efektivitas iklan, tetapi juga memperkuat loyalitas pengguna terhadap platform. Selain itu, pemanfaatan AI dalam personalisasi periklanan digital memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan pendekatan pemasaran yang lebih berorientasi pada kebutuhan individu sebagai pengguna.
Strategi Marketing Communication Media Sosial Tiktok dalam Membangun Citra PT Home Center Indonesia Retail (Informa Lippo Plaza Jember)
Azzen, Syaqrah Karara
Communicator Sphere Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55397/cps.v4i2.118
Penelitian ini mengkaji pemanfaatan media sosial TikTok dalam membangun dan mempertahankan citra PT Home Center Indonesia Retail (Informa Lippo Plaza Jember). Di era digital, media sosial berperan penting dalam strategi komunikasi pemasaran, khususnya dalam membentuk hubungan dengan audiens, meningkatkan kesadaran merek, dan mempromosikan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi perusahaan melalui pendekatan Relationship Building, Brand Building, Publicity, Promotions, dan Market Research. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui studi literatur dan observasi aktivitas digital perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok oleh Informa mampu meningkatkan keterlibatan audiens melalui konten yang interaktif dan relevan, termasuk fitur siaran langsung dan promosi berbasis visual. Meskipun terdapat fluktuasi dalam jumlah interaksi, strategi ini berhasil memperkuat citra perusahaan serta memperluas jangkauan pasar. Dengan demikian, pemanfaatan TikTok secara terencana dan konsisten terbukti memberikan nilai tambah dalam strategi public relations perusahaan.