cover
Contact Name
Ariyan Alfraita
Contact Email
ariyanalfraita@ubhara.ac.id
Phone
+628113339031
Journal Mail Official
Commsphere.ubhara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani Frontage Road 114, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Communicator Sphere
ISSN : -     EISSN : 28071182     DOI : https://doi.org/10.55397/cps.v1i12.15
Core Subject : Education, Social,
Communicator Sphere, a single-blind peer-reviewed journal, concentrates on communication studies with broad scopes, multi-perspective and interdisciplinary journal which can provide reader the latest and important findings in theory, practice and policy.
Articles 48 Documents
Efektivitas Video Profil Jurnalistik Islam Sebagai Media Promosi Siswa Se-MAN Kabupaten Tanah Datar Uyun, Zafirah Qurroatun; Okditazeini, Vannyora; Yusra, Misrini; Marzal, Novrizon
Communicator Sphere Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v5i1.127

Abstract

Mulanya jurnalistik adalah ilmu yang dianggap sebelah mata karena hanya ditekuni mereka yang professional dibidangnya, namun kini jurnalistik adalah kenyataan. Resistensi jurnalisme sebagai sebuah ilmu meniscayakannya menginisiasi trend-trend bentuk baru. Sebagai sebuah program studi di bawah Kementerian agama, Jurnalistik Islam perlu pengembangan diberbagai bidang. Hampir tiap hari kita disuguhkan dengan produk-produk jurnalisme serta belum ada penelitian yang dilakukan untuk mengukur seberapa pentingnya jurnalisme, dampak apa yang ditimbulkan dengan sepinya peminatan jurnalisme dan bagaimana efektivitas media promosi prodi Jurnalistik Islam selama ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai media promosi dan efeknya terhadap minat siswa terhadap jurnalistik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Hasil menunjukkan bahwa Video profil Jurnalistik Islam secara signifikan memberikan efek baik kearah negatif maupun positif dan memberikan persepsi pada siswa MAN mengenai produk Jurnalistik.
Gaya Komunikasi dalam Social-Adjustment pada Laki-Laki Metroseksual di Kota Medan Alamsyah, Ahmad Gifari; Nurbani; Ramadhani, Emilia
Communicator Sphere Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v5i1.128

Abstract

Penelitian ini mengkaji gaya komunikasi laki-laki metroseksual di Kota Medan dalam menghadapi stigma sosial dan norma tradisional. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan berusia 18–50 tahun dan dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkapkan empat gaya komunikasi utama yang digunakan informan, yaitu dominan, terbuka, bersahabat, dan reflektif. Gaya dominan digunakan untuk menegaskan identitas dan membangun citra profesional, sementara gaya terbuka dan bersahabat memungkinkan terciptanya dialog yang inklusif dan nyaman. Gaya reflektif menunjukkan kedalaman pengalaman pribadi serta pemaknaan terhadap identitas diri. Temuan ini menunjukkan bahwa laki-laki metroseksual mampu menyesuaikan gaya komunikasi mereka dengan konteks sosial yang ada, sekaligus berkontribusi pada pemahaman yang lebih luas mengenai identitas gender nonkonvensional dalam masyarakat modern.
Quantum Ethics Dalam Jurnalistik Dan Humas: Membangun Moderasi Beragama Di Era Web 3.0 Widya Astuty; Saragih, M. Yoserizal
Communicator Sphere Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v5i1.129

Abstract

Perkembangan Web 3.0 menuntut adanya pendekatan etika baru dalam praktik jurnalistik dan humas, khususnya dalam konteks wacana keagamaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Quantum Ethics sebagai strategi komunikasi dalam membangun moderasi beragama di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka. Hasil menunjukkan bahwa Quantum Ethics, sebagai pendekatan etika yang spiritual dan holistik, mampu memediasi komunikasi yang inklusif, toleran, dan empatik di ruang digital. Penerapan prinsip ini penting untuk membingkai narasi keagamaan yang adil dan mencegah penyebaran ujaran kebencian berbasis agama di media digital.
Pemetaan Teori Teknokapitalisme: Systematic Literature Review Bilga Ayu Permatasari, Delmarrich; Dina Septiani
Communicator Sphere Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v5i1.131

Abstract

Studi ini bertujuan memetakan perkembangan teoritis Teknokapitalisme sebagai bentuk evolusi kapitalisme yang ditandai dengan dominasi teknologi, data, dan inovasi dalam menciptakan nilai ekonomi. Menggunakan metode Systematic Literature Review berbasis protocol PRISMA, studi ini menganalisis 9 sumber literature utama yang dipilih dari 149 referensi awal, dengan kriteria relevansi teori, akses terbuka, dan keutuhan bahasan. Hasil studi menunjukkan bahwa Teknokapitalime berkembang melalui empat fase utama: kapitalisme industry, peralihan menuju kapitalisme berbasis teknologi, pengaruh neoliberalisme, hingga dominasi global perusahaan teknologi. teori ini juga menunjukkakn dampak social seperti alienasi digital, ketimpangan structural, dan konsolidasi kekuasaan di tangan elite teknologi. kesimpulannya, alih-alih menjadi alat pembebasan, teknologi dalam kerangka Teknokapitalime justru memperparah ketidaksetaraan dan mereduksi control individu atas hidupnya. studi ini menegaskan pentingnya pendekatan kritis dalam memahami relasi kuasa antara teknologi, modal, dan masyarakat global saat ini.
Perilaku Fear of Missing Out (FoMO) Dalam Gaya Hidup Mengikuti Tren TikTok Pada Generasi Millenial Arisan “Mendhut” Blitar Andiwi Meifilina
Communicator Sphere Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v5i1.132

Abstract

Adanya fenomena generasi millenal pada penggunaan TikTok adalah Fear of Missing Out (FoMO), yaitu perasaan cemas karena takut tertinggal dari tren yang sedang viral. Fear of Missing Out (FoMO) mendorong penggunanya untuk terus mengikuti berbagai tren di TikTok, seperti challenge, lip-sync, tren musik, hingga Fear of Missing Out (FoMO) dalam pengalaman seperti menonton konser atau mengikuti diskusi popular. Generasi millennial khususnya anggota arisan “Mendhut” mengalami Fear of Missing Out (FoMO). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perilaku Fear of Missing Out (FoMO) dalam gaya hidup mengikuti tren TikTok pada generasi millennial arisan Mendhut Blitar. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Self-Determination Theory dalam fenomena Fear of Missing Out (FoMO). Hasil penelitian adalah generasi millennial pengguna TikTok cenderung aktif berpartisipasi dalam berbagai aktivitas di TikTok untuk mengikuti tren yang sedang viral dan tidak ingin ketinggalan tren. TikTok juga mendorong untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menghasilkan konten meskipun ada tekanan sosial untuk menyesuaikan diri dengan tren viral.
Hubungan Pendidikan Ketarunaan Terhadap Etika Komunikasi Siswa SMK Negeri 3 Yogyakarta Devita Maheswari Puspitarani; Erwin Rasyid
Communicator Sphere Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v5i2.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan ketarunaan terhadap etika komunikasi siswa di SMK Negeri 3 Yogyakarta. Latar belakang penelitian ini adalah adanya penurunan etika komunikasi siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan sampel 81 siswa kelas X dan XII yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara pendidikan ketarunaan dan etika komunikasi siswa, dengan nilai korelasi sebesar 0,425. Namun, ditemukan penurunan etika komunikasi pada siswa kelas XII dibandingkan kelas X. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan ketarunaan berpengaruh terhadap etika komunikasi siswa, namun faktor eksternal seperti keluarga dan lingkungan sosial juga turut mempengaruhi. Disarankan agar program ketarunaan dilaksanakan secara berkesinambungan dengan dukungan dari sekolah, keluarga, dan lingkungan.
Etika Algoritma Rekomendasi Media Dan Polarisasi Naufal, Mochammad
Communicator Sphere Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v5i2.138

Abstract

Algoritma rekomendasi merupakan elemen sentral dalam ekosistem digital yang membentuk distribusi informasi dan persepsi sosial. Penelitian ini menganalisis implikasi etis desain algoritma rekomendasi terhadap polarisasi media dan masyarakat dalam konteks global dan Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menelaah literatur internasional dan nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa algoritma rekomendasi tidak bersifat netral, melainkan dipengaruhi kepentingan ekonomi yang mengutamakan engagement dibanding kualitas informasi. Kondisi ini mendorong terbentuknya filter bubble dan echo chamber yang mempersempit ruang diskursus publik dan memperkuat polarisasi politik. Di Indonesia, fenomena tersebut terlihat jelas pada dinamika Pemilu 2024, khususnya di kalangan generasi muda pengguna media sosial. Analisis kritis menunjukkan bahwa algoritma berfungsi sebagai instrumen kuasa dalam membentuk ruang publik digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi prinsip etika, kebijakan publik yang kontekstual, literasi digital, dan kolaborasi multipihak guna menjaga kualitas demokrasi dan kohesi sosial.
Persepsi Sosial dan Interaksi Simbolik dalam Fenomena Merokok pada Mahasiswi Berhijab di Kota Malang Masyithoh, Reny; Irfani Zukhrufillah; Mukaromah, Anisa’ul; Ratriningtyas, Novi
Communicator Sphere Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55397/cps.v5i2.147

Abstract

Mahasiswi berhijab kerap diposisikan sebagai representasi perempuan Muslim ideal yang mencerminkan nilai religius, kesantunan, dan moralitas. Di lingkungan kampus, identitas mereka tidak hanya dinilai secara akademis, tetapi juga melalui perilaku dan ekspresi keagamaan. Namun, konstruksi sosial tersebut tidak selalu dijalani secara utuh. Salah satu fenomena yang memicu perdebatan adalah mahasiswi berhijab yang merokok, yang dianggap bertentangan dengan citra religius yang dilekatkan pada mereka. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna, motivasi, dan pengalaman mahasiswi berhijab yang merokok di Kota Malang. Dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi, data diperoleh melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik merokok dimaknai sebagai bagian dari pencarian identitas diri, pengelolaan stres, serta bentuk resistensi terhadap stereotip sosial. Perilaku ini perlu dipahami dalam konteks pengalaman personal, tekanan lingkungan, serta negosiasi antara nilai religius dan gaya hidup modern.