cover
Contact Name
Elisabeth Marsella
Contact Email
konstelasi@uajy.ac.id
Phone
+6285228453373
Journal Mail Official
konstelasi@uajy.ac.id
Editorial Address
Kampus 3, Gedung Bonaventura Jln. Babarsari No. 43, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Konstelasi: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi
ISSN : 27763102     EISSN : 27763374     DOI : https://doi.org/10.24002
Core Subject : Science,
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi invites local and international researchers to publish their papers in Bahasa Indonesia with the following scopes, yet the topics are not limited to: Sistem Informasi Teknik Informatika Industri Teknik Sosial dan Humaniora Pendidikan Ilmu Komunikasi Ekonomi dan Akuntansi Pemasaran dan Kewirausahaan Bisnis Digital
Articles 247 Documents
Audit Tata Kelola Risiko, Keamanan, dan Konfigurasi TI Menggunakan COBIT 2019 pada BUMN Infrastruktur di Indonesia Nur Aeni Hidayah; Harli Ramadhoni Wicaksono; Silvia Elga Anggraini; Devi Dhamayanti; Syarifah Aflia Alkadrie
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v6i1.13637

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi capability level tata kelola TI pada sebuah BUMN infrastruktur di Indonesia menggunakan COBIT 2019. Fokus audit diarahkan pada risiko TI, keamanan informasi, dan manajemen konfigurasi melalui Design Factors dan capability assessment pada domain EDM03, APO12, APO13, dan BAI10. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner skala Likert, dan studi dokumen. Hasil menunjukkan nilai aktual EDM03 sebesar 4,06, APO12 sebesar 4,05, APO13 sebesar 4,04, dan BAI10 sebesar 3,96, dengan target Level 5. Capaian tersebut menunjukkan bahwa proses telah dikelola secara kuantitatif, tetapi belum mencapai kondisi optimizing. Gap utama ditemukan pada monitoring risiko, pembaruan Statement of Applicability (SoA), dan konsistensi Configuration Management Database (CMDB). Penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan evaluasi risiko, keamanan, dan konfigurasi TI dalam satu asesmen COBIT 2019 berbasis Design Factors pada konteks BUMN infrastruktur. Rekomendasi diarahkan pada penguatan risk review, integrasi risk register dengan ERM, pembaruan SoA, dan penegakan kontrol konfigurasi.
Implementasi Model MaxVit Untuk Deteksi Penyakit Daun Tanaman Bawang Merah Berbasis Mobile Amanda Khoiromaul Soviyanti; Salamun Rohman Nudin
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v6i1.14764

Abstract

Bawang merah (Allium cepa var. aggregatum) merupakan komoditas hortikultura penting di Indonesia. Namun, produktivitasnya sering menurun akibat serangan penyakit daun yang sulit dikenali secara visual. Penelitian ini bertujuan mendeteksi penyakit daun bawang merah menggunakan model Multi-Axis Vision Transformer (MaxViT) dengan teknik transfer learning melalui klasifikasi citra daun. Dataset yang digunakan adalah Onion Dataset yang terdiri dari empat kelas, yaitu Healthy, Purple Blotch, Leaf Blight, dan Iris Yellow Spot Virus. Proses pelatihan model dilakukan menggunakan Python, TensorFlow, dan Google Colab dengan membandingkan optimizer Adam, AdamW, dan SGD. Evaluasi dilakukan menggunakan confusion matrix dengan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimizer Adam menghasilkan performa terbaik dengan akurasi pengujian sebesar 98%. Model terbaik kemudian diimplementasikan ke dalam aplikasi mobile berbasis Flutter untuk mendukung deteksi penyakit daun bawang merah secara cepat dan mudah diakses.
Pengaruh Review Content Creator terhadap Keputusan Pembelian Online pada Generasi Z Marselinus Xavier; Dhinda Erisatya Wiguna br Sitorus; Eysa Franata Sembiring; Rangga Perwiratama
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v6i1.15109

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah perilaku konsumen dalam melakukan pembelian secara online. Konsumen saat ini tidak hanya mengandalkan informasi yang diberikan oleh penjual, tetapi juga memanfaatkan ulasan yang disampaikan oleh content creator melalui berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh review content creator terhadap keputusan pembelian online pada Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 131 responden. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk mengukur hubungan antara review content creator dan keputusan pembelian online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa review content creator berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian online. Nilai koefisien determinasi sebesar 81,4% menunjukkan bahwa review content creator memiliki kontribusi yang kuat dalam menjelaskan variasi keputusan pembelian konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa kejelasan informasi, demonstrasi produk, kredibilitas, dan kejujuran content creator menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan pembelian online pada Generasi Z.
Niat Penggunaan Platform Low Code pada Siswa SMP Pendekatan Extended TAM dan UTAUT dengan Mixed Method Sequential Explanatory Stevanus Immanuel; Nick Nelson; Dava Caturangga; Abimanyu Wijaya; Generosa Lukhayu Pritalia
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v6i1.15111

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Social Influence (SI), Facilitating Conditions (FC), dan Perceived Enjoyment (PE) terhadap Behavioral Intention to Use (BI) platform low-code Machine Learning Teachable Machine pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Extended Technology Acceptance Model (TAM) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang disebarkan kepada 107 siswa SMP peserta workshop, kemudian dianalisis menggunakan Regresi Linear Berganda. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 8 informan terpilih untuk memperdalam temuan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Usefulness (β = 0,299; p = 0,001), Social Influence (β = 0,242; p = 0,005), dan Facilitating Conditions (β = 0,303; p = 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Behavioral Intention to Use. Sebaliknya, Perceived Ease of Use dan Perceived Enjoyment tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Model penelitian mampu menjelaskan 68,8% variasi niat penggunaan platform. Temuan ini menunjukkan bahwa manfaat yang dirasakan, dukungan sosial, dan ketersediaan fasilitas merupakan faktor utama yang mendorong niat siswa SMP untuk menggunakan platform low-code Machine Learning dalam pembelajaran kecerdasan buatan.
Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Fenomena Personal Branding dan Flexing di Media Sosial Mitha Gresia Harahap; Adelia Wibowo; Yuliana Faustina Remba; Jiopany Aritonang; Flourensia Sapty Rahayu
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v6i1.15119

Abstract

Fenomena personal branding dan flexing di media sosial semakin marak di kalangan mahasiswa, namun batas antara keduanya kerap dipersepsikan secara berbeda oleh setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap fenomena personal branding dan flexing di media sosial, termasuk bagaimana mahasiswa membedakan keduanya, dampak psikologis yang ditimbulkan, serta faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan persepsi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) terhadap 11 informan mahasiswa aktif pengguna media sosial yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan thematic analysis dan menghasilkan lima tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai personal branding sebagai pembentukan identitas diri dan investasi karier, sementara flexing dimaknai sebagai pamer pencapaian secara berulang tanpa nilai tambah bagi audiens. Temuan utama penelitian ini adalah bahwa batas antara personal branding dan flexing bersifat subjektif dan tidak mutlak, dipengaruhi oleh karakteristik konten, cara penyampaian, serta kondisi psikologis audiens. Paparan konten tersebut juga terbukti memicu social comparison yang berdampak pada munculnya rasa insecure dan tekanan sosial di kalangan mahasiswa.
Optimizing Semantic Clustering of Cultural Heritage Question-Answering Corpora Using Sentence-BERT Embeddings and PCA-Enhanced K-Means Nala Widyadhana; Nur Cahyo Wibowo; Tri Lathif Mardi Suryanto
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v6i1.15153

Abstract

This study examines semantic text clustering using all-MiniLM-L6-v2 sentence embeddings and K-Means on a Dewi Durga question-answering corpus from Indian, Javanese, and Balinese cultural contexts. The dataset contains 1,620 Context-Question-Answer entries extracted from Chapters 1-22. Text preprocessing included structural checking, missing-value inspection, duplicate detection, case folding, non-alphanumeric character removal, and whitespace normalization. Each context was transformed into a 384-dimensional dense embedding vector. The optimal cluster number was evaluated using Auto K across K values from 2 to 10 with Silhouette Score, Davies-Bouldin Index, and Calinski-Harabasz Index, while Manual K = 5 was used as a comparative setting for more detailed thematic interpretation. Six embedding transformation scenarios were tested in both modes. The results show that Auto_K_S5, combining normalization and PCA with 50 components, achieved the strongest internal validation performance with a Silhouette Score of 0.098899, Davies-Bouldin Index of 2.912914, and Calinski-Harabasz Index of 186.476974. Manual_K5_S3 produced more granular themes related to ritual, mythology, history, archaeology, and religious narrative.
Pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM) dan Konten Media Sosial TikTok Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Generasi Z di Jalan Malioboro Vrenzhen Fernando; Christian Vieri Santosa; Gede Satya Tristo Thomas
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v6i1.15162

Abstract

Sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyimpan potensi yang sangat besar, salah satunya kawasan Jalan Malioboro yang tercatat dikunjungi 4.644.417 wisatawan pada tahun 2024. Di tengah era digitalisasi, platform media sosial TikTok dan Electronic Word of Mouth (e-WOM) telah menjadi instrumen promosi pariwisata yang semakin dominan, khususnya di kalangan wisatawan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh TikTok Marketing serta e-WOM terhadap keputusan berkunjung wisatawan Generasi Z ke kawasan Malioboro. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei kuesioner terhadap 425 responden dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok Marketing dan e-WOM secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung, dengan kontribusi gabungan sebesar 23,3%. Temuan ini diharapkan dapat menjadi panduan strategis bagi pelaku industri pariwisata lokal dalam memanfaatkan platform digital secara lebih optimal.