cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 339 Documents
PENGUATAN KOMPETENSI PEMBUATAN MP-ASI BERBASIS PANGAN LOKAL UNTUK PENCEGAHAN STUNTING: STRENGTHENING COMPETENCE IN MAKING LOCAL FOOD-BASED COMPLEMENTARY FEEDING FOR STUNTING PREVENTION Noor Rochmah Ida Ayu; Etika Dewi Cahyaningrum
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2918

Abstract

Stunting menjadi permasalahan kesehatan yang berdampak panjang terhadap kualitas sumber daya manusia terutama di wilayah dengan kerentanan sosial dan ekonomi. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap stunting adalah pemberian Makanan Pendamping ASI yang tidak tepat, baik dari segi waktu, tekstur, porsi maupun kandungan gizi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memperkuat kompetensi ibu dan pengasuh dalam pembuatan Makanan Pendamping ASI dari bahan pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukasi komunitas disertai dengan demostrasi dan praktik langsung pengolahan pangan lokal, melibatkan 135 ibu atau pengasuh bayi usia 6 hingga 24 bulan serta kader posyandu. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intevensi. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan setelah intervensi, yang menandakan penigkatan pemahaman terkait prinsip pemberian Makanan Pendamping ASI sesuai usia dan kebutuhan gizi anak. Penguatan kompetensi ibu melalui program edukasi komunitas dan pemanfaatan pangan lokal berpotensi mendukung perbaikan praktik pemberian Makanan Pendamping ASI serta berkontribusi dalam pencegahan stunting di tingkat komunitas.
PENGUATAN KOMPETENSI TERMINOLOGI KLINIS MELALUI SNOMED-CT MASTERY BAGI MAHASISWA DAN TENAGA KESEHATAN: STRENGTHENING CLINICAL TERMINOLOGY COMPETENCY THROUGH SNOMED-CT MASTERY FOR STUDENTS AND HEALTH WORKERS Deasy Rosmala Dewi; Nanda Aula Rumana; Laela Indawati; Nur Ratri Annisa Putri; Chinta Fourdy Wantika; Emilia Karin Dwi Liani; Mutia Mariyam; Eza Nurkholifa; Anisa Anisa
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2935

Abstract

Transformasi sistem kesehatan nasional menuntut tersedianya data klinis yang terstandar, akurat, dan dapat dipertukarkan antar fasilitas pelayanan kesehatan melalui rekam medis elektronik. Salah satu tantangan utama dalam proses ini adalah rendahnya kompetensi mahasiswa dan tenaga kesehatan dalam penggunaan terminologi klinis standar, khususnya Systematized Nomenclature of Medicine Clinical Terms (SNOMED-CT), akibat keterbatasan pelatihan praktis dan media pembelajaran kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi terminologi klinis melalui pelaksanaan SNOMED-CT Mastery Program bagi mahasiswa Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan serta tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan terstruktur yang mengombinasikan sosialisasi, pembelajaran teori, praktik langsung pengodean dan pemetaan kasus klinis, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi terhadap 101 peserta menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan setelah pelatihan, yang mengindikasikan peningkatan pemahaman dan kesiapan peserta dalam menerapkan terminologi klinis standar pada sistem rekam medis elektronik. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan studi kasus klinis riil efektif dalam menjembatani kesenjangan antara pemahaman teoritis dan kebutuhan implementasi di lapangan. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kompetensi peserta dan berpotensi mendukung peningkatan kualitas serta interoperabilitas data kesehatan nasional melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.
PENDAMPINGAN STANDARISASI PORSI DAN PENYUSUNAN MENU GIZI SEIMBANG UMKM WARUNG BU MAR KUTASARI: PORTION STANDARIZATION AND BALANCED NUTRITION MENU PLANNING MENTORING FOR UMKM WARUNG BU MAR KUTASARI Izzati Nur Khoiriani; Teguh Jati Prasetyo; Sifa Aulia Wicaksari
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2963

Abstract

Ketidakkonsistenan ukuran porsi, variasi rasa dan menu yang belum selaras dengan prinsip gizi seimbang masih menjadi tantangan  bagi UMKM Warung Bu Mar di Desa Kutasari. Hal ini dapat berdampak pada kualitas produk, efisiensi operasional, dan kepuasan pelanggan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan makanan massal melalui edukasi standardisasi porsi dan penyusunan menu gizi seimbang. Metode participatory action research dilaksanakan melalui beberapa tahapan : Focus Group Discussion, edukasi partisipatif dan demontrasi praktik tentang standar porsi dan gizi seimbang, serta pendampingan teknis intensif selama 40 hari dalam penerapan menu program katering terjadwal. Hasil kegiatan menujukkan sebagian besar peserta masih belum dapat menyusun menu yang sesuai dengan prinsip gizi seimbang serta belum mengetahui rekomendasi standar porsi dalam penyelenggaraan makanan. Hasil edukasi menujukkan terdapat peningkatan persepsi peserta dalam penyusunan menu gizi seimbang dan penerapan praktik standar porsi. Kesimpulan : kombinasi edukasi dengan demonstrasi dan pendampingan intensif secara nyata dapat efektif memberdayakan UMKM kuliner skala kecil untuk dapat menerapkan praktik terstandar, sehingga dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan makanan dan keberlanjutan usaha.
OPTIMALISASI KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL MELALUI PROGRAM DANCE PREGNANCY BERBASIS KOMUNITAS: OPTIMISATION OF MATERNAL MENTAL HEALTH THROUGH A COMMUNITY-BASED PREGNANCY DANCE PROGRAMME Wiwit Vitania; Yustika Rahmawati Pratami; Hasnia Hasnia; Fenska Narly Makualaina; Fitrah Ivana Paisal; Vini Yuliani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2976

Abstract

Kesehatan mental ibu hamil merupakan aspek penting dalam kehamilan yang berpengaruh terhadap kesejahteraan ibu dan janin. Perubahan fisik, hormonal, dan psikologis selama kehamilan dapat meningkatkan risiko stres, kecemasan, dan gangguan emosional apabila tidak dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan mental ibu hamil melalui Program Dance Pregnancy berbasis komunitas di RB AHBS Papua. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dan pelatihan praktik, meliputi penyuluhan kesehatan mental, pelatihan gerakan Dance Pregnancy, serta pembentukan kelompok dukungan ibu hamil. Kegiatan diikuti oleh 10 ibu hamil dan dilaksanakan secara bertahap. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta, serta observasi untuk menilai respons dan keterlibatan peserta selama kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah edukasi, serta respons positif terhadap pelatihan Dance Pregnancy yang ditandai dengan perasaan lebih rileks, tenang, dan nyaman secara emosional. Pembentukan komunitas ibu hamil juga memberikan dampak sosial berupa meningkatnya dukungan emosional dan rasa kebersamaan antar peserta. Dapat disimpulkan bahwa Program Dance Pregnancy berbasis komunitas merupakan intervensi promotif dan preventif yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk mendukung kesehatan mental ibu hamil. Program ini berpotensi untuk diintegrasikan dalam pelayanan antenatal sebagai bagian dari asuhan kebidanan holistik, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan mental.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD): INTERVENTION TO ENHANCE PUBLIC KNOWLEDGE AND AWARENESS OF DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) Ni Made Sekar Sari; Ni Luh Ayu Citra Mutiarahati; Dewa Ayu Anggi Gharbelasari
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2981

Abstract

Latar Belakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di negara tropis, termasuk Indonesia. Apabila tidak tertangani dengan baik, DBD dapat memicu kejadian luar biasa (KLB) yang berdampak pada meningkatnya angka kesakitan dan kematian, serta menimbulkan beban besar bagi masyarakat, sistem kesehatan, dan perekonomian. Upaya pencegahan yang efektif diperlukan, khususnya melalui pengendalian vektor berbasis partisipasi masyarakat. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan DBD melalui penyuluhan kesehatan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengendalian vektor nyamuk di Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Tabanan. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 12 Januari 2025 pukul 16.00–18.00 WITA di Balai Banjar Malkangin. Sasaran kegiatan adalah 52 orang ibu anggota kelompok PKK. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan dua materi utama, yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta penerapan 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil: Kegiatan memperoleh respon yang sangat baik dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 3,81 poin setelah diberikan pendidikan kesehatan mengenai DBD. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan DBD. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong keterlibatan dan komitmen masyarakat secara aktif dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan berkembangnya kasus DBD di lingkungan sekitar.
OPTIMALISASI KELAS IBU HAMIL DALAM MENCEGAH KOMPLIKASI PERSALINAN MENGGUNAKAN APLIKASI SI PITA DI PUSKESMAS PASAR MINGGU: OPTIMIZATION OF ANTENATAL CLASSES IN PREVENTING CHILDBIRTH COMPLICATIONS THROUGH THE SI PITA APPLICATION AT PUSKESMAS PASAR MINGGU Erlin Puspita; Masita Masita; Yudhia Fratidhina; Siti Rahmadani; Vina Dwi Wahyunita; Fitrah Ivana Paisal; Arfani Eka Setyawati
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2982

Abstract

Prioritas program pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama kelompok paling rentan seperti ibu hamil, bersalin, dan bayi pada masa perinatal. Kondisi ini ditandai dengan masih tingginya Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Upaya yang telah dilakukan antara lain pemberdayaan masyarakat melalui Kelas Ibu Hamil dan Balita, Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi, serta penggunaan Buku KIA. Penyuluhan kesehatan Ibu dan Anak umumnya masih dilakukan melalui konsultasi perorangan pada pemeriksaan kandungan atau saat posyandu. Meskipun bermanfaat menangani kasus per kasus, metode ini memiliki kelemahan. Kelas Ibu Hamil menjadi sarana belajar bersama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular, dan akte kelahiran. Seiring perkembangan teknologi, media edukasi digital banyak digunakan, termasuk aplikasi berbasis mobile. Aplikasi SI PITA merupakan aplikasi skrining komplikasi ibu hamil dengan memasukkan data Buku KIA, keluhan, dan pertanyaan persiapan persalinan. Pemanfaatan aplikasi yang mudah diakses ibu hamil dan keluarga dapat mengoptimalkan kesiapan persalinan sehingga lebih aman dan sehat. Aplikasi tersebut telah diteliti efektivitasnya pada ibu hamil di Jakarta Selatan, dan setelah edukasi melalui Aplikasi SI PITA terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai kesiapan persalinan dan risiko kehamilan.
PELATIHAN PIJAT BAYI MELALUI MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN ORAH BIJA SASAK (OBISA) PADA KADER KESEHATAN DI DESA KRAMA JAYA: INFANT MASSAGE TRAINING THROUGH ORAH BIJA SASAK (OBISA) LEARNING VIDEO MEDIA FOR HEALTH CADRES IN VILLAGES KRAMA JAYA Ni Putu Dian Ayu Anggraeni; Sudarmi Sudarmi; St Halimatusyaadiah; Bq Iin Rumintang
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.3002

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Desa Krama Jaya merupakan salah satu lokus stunting dengan prevalensi 18,24%, lebih tinggi dibandingkan wilayah kerja Puskesmas Narmada pada Triwulan I tahun 2024. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam pijat OBISA. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis media video dengan pendekatan edukasi dan praktik, melibatkan 20 kader yang dibagi ke dalam dua kelompok pada bulan April- Agustus 2025. Intervensi meliputi demonstrasi, pemutaran video pembelajaran, praktik terbimbing, serta latihan mandiri selama satu minggu. Monitoring dan evaluasi pelatihan dilakukan melalui media grup WhatsApp. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan kader sebelum pelatihan sebagian besar berada pada kategori cukup 11 orang (55,0%), dan meningkat setelah pelatihan menjadi kategori baik 18 orang (90,0%). Keterampilan kader juga mengalami peningkatan, dari kategori cukup terampil 12 orang (60,0%) menjadi kader dengan kategori terampil 15 orang (75,0%). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan pijat OBISA secara benar dan terstandar. Kader mampu menerapkan teknik pemijatan sesuai urutan, menjaga keamanan dan kenyamanan bayi, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memberikan edukasi kepada ibu. Selain itu, penggunaan media video pembelajaran terbukti efektif sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan.
IMPLEMENTASI METODE HOME CARE ORANG TUA DALAM MOTIVASI PERAWATAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK TUNAGRAHITA SLBN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA: IMPLEMENTATION OF THE PARENTAL HOME CARE METHOD IN MOTIVATION DENTAL AND ORAL HEALTH CARE FOR CHILDREN WITH DISABILITIE SLBN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA Eliati Sri Suharja; Culia Rahayu; Aan Kusmana; Anang Anang; Hilmiy Ila Robbihi; Tedi Purnama
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.3004

Abstract

Anak tunagrahita memiliki risiko karies gigi lebih tinggi dibandingkan dengan anak normal. Prevalensi karies gigi anak tunagrahita mencapai 80,6%. Anak tunagrahita perlu perhatian dan bimbingan lebih dari orang tua sebagai pendamping yang paling dekat di rumah. Tujuan kegiatan meningkatkan motivasi perawatan kesehatan gigi dan mulut pada orang tua dalam memelihara kesehatan gigi anak tunagrahita. Metode pelaksanaan kegiatan dengan ceramah dan demonstrasi serta monitoring orang tua dalam memelihara kesehatan gigi anak tunagrahita. Sasaran kegiatan terdiri dari 35 orang tua anak tunagrahita. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil implementasi home care orang tua sangat efektif dengan hasil p = 0,000, begitu pula motivasi perawatan gigi anak tunagrahtita p = 0,000. Kesimpulan : Implementasi metode home care orang tua dalam motivasi perawatan kesehatan gigi dan mulut anak tunagrahita sangat efektif dalam meningkatkan home care orang tua dalam memotivasi perawatan kesehatan gigi dan mulut anak tunagrahita.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI PEMENUHAN GIZI REMAJA DI SMP PGRI 12 PONDOK LABU JAKARTA SELATAN TAHUN 2025: STUNTING PREVENTION THROUGH NUTRITIONAL EDUCATION FOR ADOLESCENTS AT PGRI 12 MIDDLE SCHOOL, PONDOK LABU, SOUTH JAKARTA, IN 2025 Risa Arieska; Nurul Lidya; Abdullah Antaria; Hariyanti Hariyanti; Sri Handayani; Isroni Astuti; Husnul Khatimah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3017

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi akibat perubahan pola makan, pengaruh lingkungan, dan rendahnya pengetahuan tentang gizi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab tentang kebutuhan gizi remaja, pola makan sehat, serta upaya pencegahan stunting disertai dengan pemberian kuisioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswi yang memiliki pengetahuan baik pada saat pretest sebanyak 28 orang (75,7%) dan setelah dilakukan posttest bertambah menjadi 35 orang (97,1%)  terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola makan sehat, dan pencegahan stunting. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja terkait gizi dan pencegahan stunting serta diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup sehat untuk menurunkan risiko masalah gizi dan stunting.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI PENYULUHAN PERAWATAN LUKA BERBASIS MOIST WOUND HEALING: EMPOWERING COMMUNITY HEALTH VOLUNTEERS THROUGH EDUCATION ON MOIST WOUND HEALING-BASED WOUND CARE Saelan Saelan; Galih Priambodo; Aria Nurahman Hendra Kusuma; Sahuri Teguh Kurniawan; Wahyu Ryzky
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3022

Abstract

Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam edukasi kesehatan masyarakat, namun masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan pada topik spesifik, termasuk perawatan luka kronis. Kondisi ini ditemukan pada Posyandu Anggrek Desa  Wonorejo yang melayani kelompok lansia dan pralansia dengan risiko penyakit kronis, sementara praktik perawatan luka di masyarakat masih didominasi metode tradisional. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam edukasi perawatan luka berbasis moist wound healing. Kegiatan dilaksanakan pada 40 kader Posyandu melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi, dan konseling menggunakan media brosur yang telah disusun berdasarkan evidence-based practice serta ditelaah oleh ahli keperawatan luka dan keperawatan komunitas. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman kader mengenai definisi luka kronis, basic wound care, dan pertolongan awal luka kronis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan proporsi peserta pada kategori paham dan sangat paham pada seluruh aspek yang diukur setelah mengikuti kegiatan. Peningkatan pemahaman tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis moist wound healing dapat mendukung penguatan kapasitas kader dalam memberikan edukasi, deteksi dini, dan pendampingan masyarakat terkait perawatan luka kronis. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat peran kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat serta mendukung upaya pencegahan komplikasi luka kronis di tingkat komunitas. Saran selanjutnya bisa dilakukan skrening luka kronis sehingga terdeteksi lebih awal