cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 339 Documents
IMPLEMENTASI MASSAGE EFFLEURAGE PADA NYERI DISMENOREA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN: IMPLEMENTATION OF EFFLEURAGE MASSAGE FOR DYSMINORHEA PAIN MANAGEMENT AMONG ADOLESCENT GIRLS AT ISLAMIC BOARDING SCHOOL Irma Maya Puspita; Umi Ma’rifah; Asta Adyani; Syuhrotut Taufiqoh; Nur Hidayatul Ainiyah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2069

Abstract

Dismenorea merupakan kondisi yang sering dialami oleh remaja putri. Meskipun sering dianggap sebagai bagian normal dari proses menstruasi, dismenorea dapat mempengaruhi kualitas hidup remaja putri, menyebabkan gangguan emosional, penurunan konsentrasi, dan bahkan ketidakhadiran dari sekolah. Dismenorea dapat diatasi dengan manajemen non farmakologi yaitu teknik relaksasi seperti massage effleurage. Massage effleurage dapat meningkatkan sirkulasi darah, memberikan tekanan, mendorong relaksasi fisik dan mental. Efek tersebut dapat menurunkan dismenorea. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan dengan pemberian materi, demonstrasi, dan praktik. Tempat pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada santriwati di Pondok Pesantren Al Ishlah Sendang Agung Lamongan. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah 135 santriwati. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pengabdian kepada masyarakat, dapat dilihat dari hasil pengisian kuisioner sebelum pelatihan peserta yang memiliki pengetahuan baik hanya 12 (8.9%) orang, setelah diberikan materi praktik massage effleurage terjadi perubahan, santriwati yang memiliki pengetahuan baik menjadi 117 santriwati (86.7%). Sebelum pelatihan tidak ada santri yang dapat melakukan massage effleurage saat mengalami dismenorea. Setelah pelatihan 122 santriwati (90 %) dapat melakukan massage effleurage. Pendidikan kesehatan tentang dismenorea dan massage effleurage memberikan manfaat yang signifikan bagi santriwati. Kegiatan ini dapat bermanfaat bagi santriwati dalam mengatasi dismenorea. Dengan meningkatnya pengetahuan tersebut, santriwati menjadi lebih mampu melakukan penanganan yang tepat sehingga dapat mengurangi dampak negatif dismenorea dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR DAN PENDIDIKAN KESEHATAN PADA MASYARAKAT KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE PROVINSI SULAWESI UTARA: SCREENING OF NON-COMMUNICABLE DISEASES AND HEALTH EDUCATION ON THE PEOPLE OF THE SANGIHE ISLANDS, NORTH SULAWESI PROVINCE, INDONESIA Yanli Everson Tuwohingide; Iswanto Gobel; Meistvin Welembuntu
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2082

Abstract

Pendahuluan: Indonesia merupakan negara kepulauan dan seluruh masyarakat tersebar pada seluruh pulau, sehingga adanya masyarakat yang kesulitan dalam menjangkau fasilitas kesehatan ataupun untuk mendapatkan informasi mengenai kesehatan. Hal ini berdampak pada sulitnya mendeteksi penyakit-penyakit tidak menular (Non-communicable Disease (NCDs)) walaupun sudah cukup lama diderita oleh pasien. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pencegahan dan mengurangi risiko keparahan penyakit yang ada pada masyarakat  Metode: Skrining kesehatan dan pendidikan kesehatan dengan mendatangi keluarga yang berisiko atau at the door-step method dilaksanakan pada daerah pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina. Peserta ialah masyarakat yang bermukim di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Hasil: Hasil skrining menunjukkan dari 40 peserta pengabdian pada masyarakat 57,5 % mengalami risiko asam urat, sedangkan untuk kadar gula darah sewaktu (GDS) sebanyak 17,5 % dan hipertensi sebanyak 25%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan menunjukkan 100% peserta mengalami peningkatan pengetahuan. Kesimpulan: Skrining yang dilakukan mendeteksi mayoritas peserta berisiko terhadap NCDs, dan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Kerjasama lintas sektor perlu dilakukan untuk menanggulangi masalah kesehatan.
PENGARUH KALENDER KESEHATAN GIGI (KAKESGI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH: THE EFFECT OF THE DENTAL HEALTH CALENDAR (KAKESGI) ON KNOWLEDGE AND TOOTH-BRUSHING HABITS AMONG SCHOOL-AGED CHILDREN Irmanita Wiradona; Prasko Prasko; Nindhita Enhar Satuti
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2387

Abstract

Karies gigi pada anak masih menjadi permasalahan kesehatan gigi dan mulut dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 melaporkan prevalensi karies gigi pada penduduk usia >3 tahun sebesar 43,6% dan pada kelompok usia 10–14 tahun sebesar 37,2%. Rendahnya kebiasaan menyikat gigi pada waktu yang tepat menjadi salah satu faktor penyebab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kebersihan gigi, dan kebiasaan menyikat gigi anak melalui media Kalender Kesehatan Gigi (KaKesGi) di Panti Asuhan Yayasan Bun-Marsus Indonesia, Semarang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan indeks plak, praktik menyikat gigi bersama, serta pemantauan kebiasaan menyikat gigi menggunakan KaKesGi selama 14 hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kebersihan gigi yang ditandai dengan perbaikan skor indeks plak ke kriteria baik, peningkatan pengetahuan anak dari 44% menjadi 80%, serta peningkatan kepatuhan menyikat gigi sesuai waktu yang dianjurkan dari 72% pada hari ke-7 menjadi 88% pada hari ke-14. Disimpulkan bahwa media KaKesGi efektif sebagai sarana edukasi dan pemantauan mandiri dalam meningkatkan pengetahuan, kebersihan gigi, dan kebiasaan menyikat gigi anak serta berpotensi diterapkan secara luas sebagai media promosi kesehatan gigi berbasis komunitas.
SOSIALISASI LAYANAN WEBGIS UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN POSYANDU DI DESA BALONGDOWO: SOCIALIZATION OF WEBGIS SERVICES TO IMPROVE POSYANDU SERVICES IN BALONGDOWO VILLAGE Bedjo Utomo; Triwiyanto Triwiyanto; Sari Luthfiyah; Dewi Sari Oswarida
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2679

Abstract

Informasi yang akurat dan terkini memegang peran penting dalam pengelolaan data, oleh karena itu, ketersediaan Sistem Informasi berbasis wilayah (WebGIS) menjadi solusi yang sangat dibutuhkan untuk mendukung analisis, pemetaan, dan pengambilan keputusan. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan sosialisasi pada pengelola kesehatan tentang pemanfaatan sistim informasi pemetaan berbasis WebGiS. Pengabdian ini menggunakan metode mini workshop, dimana yang menjadi responden adalah bidan desa, kader kesehatan dan pamong desa. Pengabdian ini menggunakan software Quantum GiS yang sudah diaplikasi menggunakan data wilayah desa Balongdowo. Sebelum pelaksanaan kegiatan dilakukan Forum group discusi untuk menetapkan masalah terkait penyebaran penduduk, luas wilayah sehingga penggunaan aplikasi WeGis dapat menjadi solusi untuk mengevaluasi program kesehatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa aplikasi Quantum Gis berbasis Web mampu meningkatkan efektivitas pemetaan wilayah posyandu di Desa Balongdowo. Manfaat dari pengabdian  ini, adalah secara khusus bagi pengelola program untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, dan juga untuk memotivasi masyarakat untuk mengembangkan WebGis khususnya dalam mengelola resiko terjadinya rawan gizi.
PENINGKATAN KAPASITAS REMAJA DALAM PENANGGULANGAN STUNTING MELALUI PELATIHAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI KABUPATEN REJANG LEBONG TAHUN 2025: THE INCREASING ADOLESCENT CAPACITY IN OVERCOMING STUNTING THROUGH PREGNANCY DANGER SIGNS TRAINING IN REJANG LEBONG DISTRICT IN 2025 Chandra Buana; Alamini Alamini; Meigo A Jaya; Eva Susanti; Tarwoto Tarwoto; Sridiany Sridiany
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2700

Abstract

Organisasi kepemudaan di kecamatan Curup Tengah memiliki beberapa program kerja yang masih berputar dalam aspek sosial kemasyarakatan saja. Kegiatan penguatan kapasitas remaja dalam pencegahan stunting melalui deteksi dini tanda bahaya kehamilan di Kecamatan Curup diharapkan dapat menjadi kegiatan yang positif bagi remaja dalam mendukung program penanggulangan stunting. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas peran remaja melalui organisasi kepemudaan desa dan karang taruna dalam upaya pencegahan stunting dan kehamilan berisiko di kecamatan Curup Tengan Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2025. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan teoritis dan praktek terkait dengan teknik sosialisasi dan penyuluhan kesehatan tentang peran remaja dalam pencegahan dini stunting dan tanda bahaya kehamilan. Hasil; kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dapat meningkatkan peran pemuda dalam penanggulanagn stunting, meningkatkan keterampilan pemuda dalam melakukan penyuluhan kesehatan  dalam upaya pencegahan stunting. Kesimpulan ; kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dapat meningkatkan pengetahuan dan peran pemuda dalam sosialisasi tanda bahaya kehamilan dalam upaya pencegahan dini terjadinya stunting Kecamatan Curup Tengah. Saran; Pemuda yang telah dilatih sebagai kader kesehatan diharapkan dapat melakukan sosialisasi pengetahuan dan keterampilannya dalam penanganan kasus stunting dengan tetap berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan pemerintahan setempat.
PENINGKATAN STATUS GIZI PADA SANTRI PONDOK PESANTREN TARBIYATUL BANIN MELALUI PEMERIKSAAN TOTAL PROTEIN DARAH: IMPROVING THE NUTRITIONAL STATUS OF STUDENTS AT THE TARBIYATUL BANIN ISLAMIC BOARDING SCHOOL THROUGH BLOOD TOTAL PROTEIN EXAMINATIONS Oktafirani Al Sas; Rochman Choliq; Nazwa Rachael Syaima
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2770

Abstract

Status gizi adalah salah satu faktor penting yang  dapat mempengaruhi kesehatan, pertumbuhan, dan tumbuh kembang santri, khususnya di lingkungan pesantren yang memiliki tantangan tersendiri dalam pemenuhan nutrisi. Pemeriksaan kadar total protein darah menjadi indikator yang efektif guna menilai status gizi karena protein berperan vital dalam fungsi tubuh dan sistem imun. Oleh karena itu, evaluasi hubungan antara kadar total protein darah dan status gizi sangat diperlukan untuk mendukung upaya peningkatan kesehatan santri. Kegiatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) bertujuan guna mengetahui hubungan antara pemeriksaan kadar protein total darah dengan status gizi santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin. Pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan kadar total protein darah menggunakan metode Biuret dengan Fotometer di laboratorium kimia klinik, serta pengisian kuesioner terkait data demografis dan status gizi. Data selanjutnya diolah dan dianalisis menggunakan SPSS dengan Uji Deskriptif.  Hasil pemeriksaan protein total pada 37 santri pondok pesantren tarbiyatul banin yang berumur 15-17 tahun didapatkan hasil 1 orang (2,7%) dengan kadar protein rendah, 15 orang (40,5%) dengan kadar protein total normal, dan 21 orang (56,8%) dengan kadar protein total tinggi. Kegiatan PKMD di Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin, Sumber, Cirebon dilaksanakan dari tanggal 21 – 30 Agustus 2025. Kesimpulan kegiatan menunjukan pentingnya upaya untuk deteksi dini guna mencegah kekurangan gizi dan mendeteksi penyakit faal hati. Data yang diperoleh akan menjadi dasar pemerintah, pihak pondok pesantren, dan pisah terkait untuk Menyusun progam intervensi gizi yang lebih baik lagi, seperti pola makan yang teratur, pemberian suplemen jika perlu, dan pemantauan pertumbuhan santri secara berkala.
UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA SANTRI MELALUI SKRINING KADAR HEMOGLOBIN DAN EDUKASI GIZI SEIMBANG: HEALTHY NUTRITION, STRONG STUDENTS: HEMOGLOBIN (HB) SCREENING AND NUTRITION EDUCATION FOR ANEMIA PREVENTION Rochman Choliq; Oktafirani Al Sas; Dede Linda Sari
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2771

Abstract

Anemia menjadi masalah kesehatan yang mengancam kekuatan dan konsentrasi santri. Dan dilakukan nya pemeriksaan skrining kadar hemoglobin (Hb) dan memberikan edukasi gizi sebagai upaya pencegahan anemia. Hasil skrining dan edukasi diharapkan meningkatkan kesadaran pola makan sehat sehingga menurunkan risiko anemia pada santri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui kadar hemoglobin (Hb) dan memberikan edukasi gizi untuk mencegah anemia pada santri di lingkungan pondok pesantren dan mengetahui efektivitas pengguanaan alat spektrofotometer yang digunakan dalam pemeriksaan tersebut. Metode pelaksananan dengan penyuluhan dengan membagikan kuesioner kepada santri putri kemudian dilanjutkan dengan pengambilan darah sesuai target responden berdasarkan kriteria, dilakukan pemeriksaan Hb dan Analisa hasil menggunakan Uji Deskriptif dengan SPSS. Pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan metode CyanmetHb di laboratorium hematologic dan pengisian kuesioner terkait data demografis dan status gizi. Data selanjutnya diolah dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS untuk mengetahui hubungan statistik antara variabel yang diteliti. Berdasarkan kegiatan ini didapatkan hasil dari analisis data sebanyak 28 orang dengan kadar hemoglobin normal dengan persentase 75,7% dan 9 orang dengan kadar hemoglobin dibawah normal dengan persentase 24,3%.Waktu kegiatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) dimulai dari tanggal 21 Agustus hingga 30 Agustus 2025 bertempat di Pondok Pesantren Tarbiyatul Banin Kaliwadas Sumber Cirebon. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa telah berhasil melaksanakan pemeriksaan kadar hemoglobin dan menunjukan pentingnya skrinning hemoglobin dan edukasi gizi efektif untuk mendeteksi anemia dan mendorong perilaku hidup sehat pada santri.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA MENGGUNAKAN MEDIA LEMBAR BALIK PENCEGAHAN STUNTING: IMPROVING THE KNOWLEDGE OF MOTHERS WITH TODDLERS ON STUNTING PREVENTION USING FLIPCHART MEDIA Yuliantisari Retnaningsih; Niken Meilani; Waryana Waryana; Tsania Kurnia Dwianugerah; Farhan Achmad Rasyid
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2780

Abstract

Anak adalah aset penting bangsa sehingga kualitas kesehatan dan pendidikan mereka menentukan masa depan pembangunan nasional. Stunting muncul akibat kekurangan gizi kronis yang menyebabkan balita gagal tumbuh dan menjadi terlalu pendek untuk usianya. Kondisi ini dipengaruhi praktik pengasuhan yang kurang baik serta minimnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dan gizi sebelum, saat hamil, dan setelah melahirkan. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini memberikan edukasi tentang pencegahan stunting untuk meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan stunting bagi ibu balita. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi melalui media lembar balik, disertai sesi tanya jawab, serta evaluasi pengetahuan dengan pengukuran pre-test dan post-test pada 40 responden. Hasil kegiatan menunjukkan nilai rata-rata pre-test 5 dan post-test 9. Hasil uji korelasi, nilai Sig. 0,022 (<0,05), sehingga ada hubungan antara pre-test dengan post-test. Terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media lembar balik pencegahan stunting terhadap tingkat pengetahuan ibu balita dengan p=0,000. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian tujuan SDGs dan mendukung transformasi Kesehatan dengan meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pencegahan stunting sehingga mendukung upaya menurunkan angka stunting dan memperbaiki kesehatan anak.
IMPLEMENTASI ROLE PLAY PETUALANGAN SUPERHERO UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK PRA-SEKOLAH: IMPLEMENTATION OF SUPERHERO ADVENTURE ROLE PLAY FOR IMPROVING SOCIAL SKILLS IN PRESCHOOL CHILDREN Nurnaningsih Herya Ulfah; Lucky Radita Alma; Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Aiskha Hasna Badriya; Elen Auliya; Fiqri Imamul Mujahidin; Nursalsabila Nursalsabila
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini (0–6 tahun) berada pada masa golden age yang sangat menentukan perkembangan fisik, kognitif, bahasa, serta sosial-emosional, namun meningkatnya penggunaan gadget berdampak pada berkurangnya interaksi sosial, munculnya perilaku individualis, kesulitan mengendalikan emosi, serta rendahnya kemampuan bekerja sama dan berempati sehingga diperlukan intervensi edukatif yang menyenangkan dan sesuai tahap perkembangan; oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan sosial-emosional anak prasekolah melalui metode role play berbasis permainan “SuperHero” sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap perangkat elektronik. Kegiatan dilaksanakan di TK RA Muslimat NU 27 Kota Malang dengan melibatkan 24 anak usia 4–5 tahun melalui tahapan persiapan (observasi, penyusunan storyboard, serta penyediaan alat dan kostum), pelaksanaan (pembukaan, bermain peran selama 25 menit, dan refleksi), serta evaluasi menggunakan pre- dan post-test untuk mengukur perubahan keterampilan sosial-emosional. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator sosial-emosional, ditandai dengan meningkatnya kemampuan kerja sama, empati, meminta maaf, berbagi, dan mengekspresikan emosi secara positif; kemampuan mengikuti aturan kelompok meningkat sebesar 32%, penyelesaian konflik kecil meningkat 28%, serta penurunan ketergantungan terhadap perangkat sebesar 28%. Dengan demikian, permainan peran berbasis SuperHero terbukti efektif sebagai pendekatan edukatif yang menyeluruh, menyenangkan, dan relevan dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak pada masa golden age.
PENYULUHAN TENTANG HIV AIDS PADA KADER DAN KETUA PKK DESA SE KECAMATAN SAWANGAN, MAGELANG, JAWA TENGAH: EDUCATION ON HIV/AIDS FOR HEALTH CADRES AND PKK LEADERS IN ALL VILLAGES OF SAWANGAN SUB-DISTRICT, MAGELANG, CENTRAL JAVA Niken Meilani; Yuliantisari Retnaningsih; Nuriana Kartika Sari; Ika Agustina Sulistyani
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.2790

Abstract

Tingginya angka kasus HIV di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Rendahnya pengetahuan masyarakat, termasuk kader kesehatan, berkontribusi terhadap munculnya stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang pencegahan HIV di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 4 Juli 2025 dengan melibatkan 40 peserta yaitu 25 orang kader kesehatan dan 15 orang adalah ketua tim penggerak PKK Desa Se-Kecamatan Sawangan. Edukasi diberikan melalui ceramah, diskusi interaktif, pemutaran video, dan pembagian buku saku. Evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan dilakukan uji Wilcoxon guna menganalisis signifikansi perbedaan nilai pre dan post test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, di mana kategori pengetahuan baik meningkat dari 50 persen menjadi 95 persen setelah pelatihan. Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara nilai sebelum dan sesudah pelatihan dengan nilai p=0.000. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan edukatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader tentang pencegahan HIV, penularan dari ibu ke anak, serta pentingnya terapi pengobatan yang tepat. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi kader sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung eliminasi HIV di tingkat lokal.