cover
Contact Name
RIZKI
Contact Email
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
gemas@poltekkesjakarta1.ac.id
Editorial Address
Wijaya Kusuma Street number 47 South Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27984826     DOI : 10.36082/gemakes
Core Subject : Health,
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang berisikan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat serta pemberdayaan kesehatan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Juni dan bulan Desember. Jurnal ini menerima hasil pengabdian masyarakat yang dapat berupa penerapan bidang ilmu keperawatan gigi, kebinanan, keperawatan, orthotik prostetik dan semua bidang ilmu yang berhubungan dengan ilmu kesehatan yang belum pernah dipublikasi dimedia manapun. Bentuk kegiatan yang dipublikasi di jurnal ini dapat berupa hasil pemantauan, investigasi, skrinning, penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan implementasi system program kesehatan, pemberdayaan kesehatan dan kegiatan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pengabdian masyarakat di dalam rumpun ilmu kesehatan. Artikel yang masuk akan di-review secara double blind review.
Articles 339 Documents
SRIKANDI SEHAT SERVIKS: EDUKASI SKRINING IVA DAN HPV DNA WANITA USIA SUBUR: SRIKANDI CERVICAL HEALTH: EDUCATION AND VIA/HPV DNA SCREENING FOR REPRODUCTIVE AGE WOMEN Linda Meliati; Desi Rofita; I Gusti Ayu Putu Sri Wahyuni
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3177

Abstract

Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan reproduksi perempuan yang penting karena kejadian dan kematiannya masih tinggi, sementara sebagian besar kasus sebenarnya dapat dicegah melalui edukasi, skrining, dan tindak lanjut yang tepat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta mendorong partisipasi wanita usia subur dalam deteksi dini kanker serviks melalui edukasi menggunakan leaflet, diskusi interaktif, konseling, serta fasilitasi pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan HPV DNA di Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi komunitas dengan evaluasi one group pre-test and post-test. Sebanyak 20 peserta mengisi kuesioner pre-test dan post-test secara lengkap. Hasil menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 7,65 pada pre-test menjadi 9,15 pada post-test, dengan selisih mean 1,50. Dari 20 ibu yang hadir, 3 orang (15%) secara sukarela bersedia menjalani pemeriksaan IVA dan HPV DNA, dan seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan negatif. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan setelah edukasi berbasis leaflet yang dipadukan dengan diskusi dan konseling, tetapi capaian tindakan skrining langsung masih terbatas. mampu meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi capaian tindakan skrining langsung masih terbatas. Kegiatan lanjutan perlu memperkuat pendampingan, pengingat, konseling privat, dan tindak lanjut melalui Puskesmas agar peningkatan pengetahuan dapat berlanjut menjadi perilaku deteksi dini yang berkelanjutan.
KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN AWAL MYALGIA PADA NELAYAN DI DESA RUMAH TIGA, KOTA AMBON: COMMUNICATION, INFORMATION, AND EDUCATION AS A PROMOTIVE AND PREVENTIVE STRATEGY FOR THE EARLY MANAGEMENT OF MYALGIA AMONG FISHERMEN IN RUMAH TIGA VILLAGE, AMBON CITY Joel Apriyanto Fejacreyo Huka; Christiana Rialine Titaley; Zadrach Ch. van Afflen; Mega Clarita Laurence; Reinaldy Simanungkalit; Cindy Gloria Risakotta
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3180

Abstract

Myalgia merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja dengan aktivitas fisik berat, termasuk nelayan. Aktivitas seperti mengangkat beban, menarik jaring, mempertahankan postur kerja statis, serta paparan cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko nyeri otot dan gangguan muskuloskeletal pada nelayan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan mengenai pencegahan serta penanganan awal myalgia di wilayah kerja Puskesmas Poka–Rumah Tiga, Kota Ambon. Metode kegiatan dilakukan melalui komunikasi, informasi, dan edukasi berupa penyuluhan interaktif, diskusi, pembagian leaflet, demonstrasi peregangan, serta edukasi penggunaan kompres panas dan dingin yang dilaksanakan di Pantai Pohon Mangga, Desa Rumah Tiga, pada 05 Mei 2026 dengan sasaran nelayan setempat yang dievaluasi melalui observasi partisipasi, sesi tanya jawab terstruktur, serta kemampuan peserta menjelaskan kembali materi yang telah diberikan sebagai indikator peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menjelaskan kembali pengertian myalgia, faktor risiko, prinsip ergonomi sederhana, teknik peregangan, serta tanda bahaya yang memerlukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan berdasarkan sesi tanya jawab dan observasi partisipasi. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi melalui diskusi aktif dan demonstrasi peregangan secara mandiri. Kendala yang ditemukan adalah tidak semua nelayan dapat mengikuti kegiatan karena sedang melaut serta belum terlaksananya pemberian suvenir hot–cold pack akibat keterbatasan biaya. Kegiatan KIE ini dapat menjadi pendekatan promotif dan preventif awal yang relevan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan kerja pada komunitas nelayan.
SKRINING FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA LANSIA DI PANTI WERDHA DAMAI RANOMUUT MANADO: NON-COMMUNICABLE DISEASE RISK FACTOR SCREENING IN THE ELDERLY AT PANTI WERDHA DAMAI RANOMUUT MANADO Puspita Ningrum; Noviyanti Parapaga; Junytha Ranny Rondonuwu
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3183

Abstract

Peningkatan kualitas hidup memicu pertumbuhan populasi lansia yang rentan terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, kolesterol, dan gout. Sebagai upaya preventif, kegiatan pengabdian masyarakat ini menerapkan sistem deteksi dini terintegrasi melalui pemeriksaan kesehatan berkala dan edukasi kesehatan guna mendorong kemandirian lansia dalam memantau faktor risiko penyakit. Kegiatan ini dilaksanakan pada 16 April 2026 di Panti Werdha Damai Ranomuut Manado dengan jumlah lansia 21 orang. Hasil yang didapatkan adalah paling banyak lansia wanita dengan asam urat berjumlah 8, kolesterol dan tekanan darah yang tinggi 9 lansia, sedangkan gula darah sewaktu hanya ada 5 lansia wanita. Edukasi kesehatan diberikan sebagai upaya promotif untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai faktor risiko PTM serta pentingnya kontrol pemeriksaan berkala. Penyelenggaraan kembali Program Pemeriksaan lansia sangat direkomendasikan untuk menjaga kontinuitas perilaku sehat lansia.
EDUKASI RISIKO LEPTOSPIROSIS MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET PADA MASYARAKAT PESISIR NEGERI TAWIRI AMBON: HEALTH EDUCATION ON LEPTOSPIROSIS RISKS FOR COASTAL COMMUNITIES IN TAWIRI VILLAGE AMBON Mega Clarita Laurence; Christiana Rialine Titaley; Hasni Arusad; Bezaleel Marels Christophe Parera; Reinaldy Simanungkalit; Joel Apriyanto Fejacreyo Huka; Cindy Gloria Risakotta
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3187

Abstract

Leptospirosis merupakan infeksi zoonosis yang mulai meluas ke Maluku, namun belum terdokumentasi di Puskesmas Tawiri akibat rendahnya deteksi dini masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat pesisir terhadap risiko penularan tersebut. Metode pelaksanaan menggunakan intervensi edukasi berupa penyuluhan dan pembagian selebaran kepada dua puluh warga kelompok berisiko di Negeri Tawiri pada April dua ribu dua puluh enam. Hasil dan pembahasan menunjukkan adanya perubahan positif pada cara pandang masyarakat yang diindikasikan oleh partisipasi aktif peserta dalam diskusi serta kemampuan merumuskan rencana tindakan pencegahan mandiri. Warga mulai menyadari kerentanan lingkungan, mengenali gejala klinis awal, serta berkomitmen menggunakan alas kaki dan menjaga kebersihan selokan. Efektivitas media selebaran terbukti mempermudah literasi kesehatan komunitas. Kesimpulannya, edukasi kesehatan berbasis selebaran efektif membangun kewaspadaan dini dan perilaku protektif mandiri. Puskesmas disarankan mengintegrasikan program ini secara berkala, didukung gotong royong warga dalam memperbaiki sanitasi pemukiman.
IMPLEMENTASI MEDIA SMART TREE TERHADAP PENGETAHUAN PROSES TERJADINYA KALKULUS PADA SISWA SD MUHAMMADIYAH 49 JAKARTA: IMPLEMENTATION OF SMART TREE MEDIA TO IMPROVE STUDENTS’ KNOWLEDGE OF THE PROCESS OF CALCULUS FORMATION AT SD MUHAMMADIYAH 49 JAKARTA Rifa Fauziah Syaifia Putri; Aditya Nurrochman; Silvia Sulistiani; Akbar Akbar; Syahda Zulmi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3190

Abstract

Anak-anak sekolah dasar adalah anak usia 7-12 tahun yang merupakan periode kritis pertumbuhan yang sering disertai perubahan pola makan, termasuk tingginya konsumsi jajanan yang bersifat manis dan lengket di lingkungan sekolah. Konsumsi jenis makanan tersebut, jika tidak diimbangi dengan perilaku kebersihan gigi dan mulut yang baik, menjadi faktor risiko utama pembentukan plak dan akan mempercepat proses pembentukan kalkulus(karang gigi).  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatnya mutu, cakupan, efisiensi pelayanan kesehatan gigi dan mulut dalam rangka tercapainya kemampuan pelihara diri di bidang kesehatan gigi dan mulut secara optimal. Metode Pelaksanaan: desain penelitian ini menggunakan pendekatan metode quasi eksperiment yang melibatkan pre test dan post test design, sampel berjumlah 50 responden. Analisa data penelitian ini menggunakan Uji Bivariat yaitu shapiro-wilk dan Uji Wilcoxon. Hasil Kegiatan: Didapatkan Nilai Pre-test dengan kriteria baik 12 anak (24%), sedang 33 anak (66%) dan buruk 5 anak (10%) sedangkan nilai Post-test didapatkan kriteria baik 41 anak (82%), sedang 9 anak (18%) dan buruk 0 anak (0%).  Uji statistik menunjukkan bahwa adanya peningkatan antara pre test dan post test, yang ditunjukkan dengan nilai p-value 0,000 pada variabel pengetahuan artinya variabel tersebut <0,05 sehingga dapat ditarik Ha diterima. Kesimpulan: adanya pengaruh media smart tree untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dalam proses terjadinya kalkulus pada siswa SD Muhammadiyah 49 Jakarta.
PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN SKRINING ULTRASONOGRAFI (USG) PADA KEHAMILAN RISIKO TINGGI DI PUSKESMAS CANGKRINGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA: KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN AND ULTRASONOGRAPHIC (USG) SCREENING FOR HIGH-RISK PREGNANCIES AT CANGKRINGAN PRIMARY HEALTH CARE CENTER, SLEMAN, YOGYAKARTA Naela Himayati Afifah; Yana Supriatna; Nurhuda Hendra Setyawan; Torana Kurniawan; Trianingsih Trianingsih; Devina Yudistiarta; Ajeng Viska Icanervilia; Vincent Harun; Khairina Khairina; Riyan Wahyudo; Nadia Primivita Dirgahayu; Derry Andriawan; Yusnia Irchami Fahmi; Intan Mupangat; Michelle Giovanny Manoeroe; Lina Choridah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3206

Abstract

Kehamilan risiko tinggi merupakan kontributor utama morbiditas dan mortalitas maternal serta perinatal. Deteksi dini melalui ultrasonografi (USG) dalam antenatal care (ANC) dan edukasi kesehatan esensial untuk kehamilan yang aman. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai kehamilan risiko tinggi serta mengidentifikasi faktor risiko maternal dengan penilaian USG di Puskesmas Cangkringan, Sleman, Yogyakarta pada 16 November 2024. Studi potong lintang (cross-sectional) ini melibatkan 23 ibu hamil yang direkrut melalui consecutive sampling. Data meliputi karakteristik sosiodemografi, riwayat obstetri, antropometri, tekanan darah, dan USG prenatal. Pengetahuan ibu dinilai dengan menggunakan kuesioner. Terdapat peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan ibu, dengan nilai median dari 7 menjadi 10 (p<0,001;  uji paired t-test). Hasil menunjukkan rata-rata usia ibu 27 ± 5,51 tahun dan indeks massa tubuh 25 ± 6,13 kg/m² (overweight). Skor pengetahuan meningkat secara signifikan setelah intervensi edukasi. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara lingkar lengan atas (LILA) ibu dan perkiraan berat janin. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan terbukti meningkatkan pengetahuan ibu secara signifikan. Indikator antropometri ibu saja tidak cukup andal menjadi prediktor berat janin, sehingga diperlukan pelayanan ANC terpadu yang memadukan edukasi, penilaian klinis, dan penapisan USG.
MODEL SINERGI LINTAS SEKTOR DALAM MENDUKUNG KETAHANAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA KARAMATWANGI GARUT: CROSS-SECTOR SYNERGY MODEL IN SUPPORTING PUBLIC HEALTH RESILIENCE IN KARAMATWANGI VILLAGE GARUT Desi Tirtawati; Sutanto Sutanto; Raden Ajeng Chandra Kusumawardhani; Lila Irawati Tjahjo Widuri; I Wayan Sumandyasa; Budi Sumaryono; Aditia Dedek Yunus; Ativa Hesti Agustina
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3210

Abstract

Dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan, ketahanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu instrumen yang tidak bisa dipisahkan. Kolaborasi berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mendeskripsikan model sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan kesehatan masyarakat diantaranya melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), USG gratis dan Komunikasi, Informasi dan edukasi (KIE) di desa Karamatwangi Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan collaboratif governance. Kegiatan melibatkan berbagai lintas sektor seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Puskesmas Cisurupan, Pemerintah Desa Karamatwangi, Kader Kesehatan dan masyarakat. Data diperoleh melalui kegiatan observasi, dokumentasi dan komunikasi yang dilakukan dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya sinergi lintas sektor mampu meningkatkan akses pelayanan kesehatan, memperkuat koordinasi antarinstansi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya promotif dan preventif. Adanya komunikasi dan koordinasi, komitmen bersama dan pembagian peran yang jelas menjadi faktor pendukung dalam keberhasilan kolaborasi. Model kolaboratif  yang dihasilkan dapat berkontribusi dalam mendukung ketahanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Tetapi masih diperlukan penguatan koordinasi dan keberlanjutan program untuk mendukung upaya promotif dan preventif bisa berjalan dengan optimal.
PELATIHAN KADER HIPERTENSI TENTANG AKTIVITAS FISIK AMAN BERBASIS KESELAMATAN PASIEN: PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN: PATIENT SAFETY-BASED TRAINING ON SAFE PHYSICAL ACTIVITY FOR HYPERTENSION CADRES: IMPROVING KNOWLEDGE AND SKILLS Hilda Hilda; Hesti Prawita Widiastuti; Arsyawina Arsyawina
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3211

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah penyakit tidak menular yang tinggi di wilayah kerja Puskesmas Lok Bahu. Salah satu kendala pengendalian hipertensi di masyarakat adalah belum optimalnya kemampuan kader dalam mengedukasi, mendemonstrasikan, dan memantau aktivitas fisik yang aman, teratur, serta sesuai kondisi kesehatan penderita hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan edukasi serta demonstrasi aktivitas fisik aman berbasis keselamatan pasien bagi penderita hipertensi. Kegiatan dilaksanakan di Aula Puskesmas Lok Bahu, Samarinda, melalui pelatihan, demonstrasi, praktik penggunaan alat latihan sederhana, monitoring, dan evaluasi. Peserta terdiri atas 19 kader dari lima Posyandu dan 20 penderita hipertensi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pretest dan posttest, sedangkan keterampilan kader dinilai menggunakan lembar observasi praktik. Dari 20 peserta evaluasi, terdapat 17 peserta dengan data pengetahuan lengkap. Rerata skor meningkat dari 82,35±7,05 menjadi 86,27±6,44, dengan selisih rerata 3,92 poin. Hasil paired t-test menunjukkan peningkatan belum bermakna secara statistik (p=0,096), tetapi secara deskriptif 47,1% peserta mengalami peningkatan skor. Hasil observasi menunjukkan kader mampu menyampaikan edukasi, mendemonstrasikan aktivitas fisik aman, menggunakan alat latihan sederhana, menyampaikan prinsip keselamatan, dan menyusun rencana tindak lanjut. Pelatihan kader tentang aktivitas fisik aman berpotensi memperkuat pengelolaan hipertensi berbasis masyarakat dengan tetap memperhatikan keselamatan pasien.
PENERAPAN MODEL PILLOW BOOK KESGI SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KEMANDIRIAN MENGGOSOK GIGI ANAK USIA DINI: IMPLEMENTATION OF THE KESGI PILLOW BOOK MODEL AS AN EFFORT TO FORM INDEPENDENCE IN BRUSHING TEETH IN EARLY CHILDHOOD Tedi Purnama; Ngatemi Ngatemi; Indrayati Fadjeri; Sagita Pradnya Paramarta; Amelia Dwi Puteri
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i2.3223

Abstract

Permasalahan utama kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat Indonesia adalah gigi berlubang. Terbukti data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menunjukkan bahwa 84,9% anak umur 5 tahun mengalami karies dengan indeks def-t 6,7. Data tersebut menunjukkan angka permasalahan kesehatan gigi anak di Indonesia termasuk dalam kategori tinggi bila dibandingkan dengan target WHO yaitu 50% anak usia 5-6 tahun bebas dari karies. Salah satu yang menyebabkan timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut dalam masyarakat adalah rendahnya perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut khususnya dalam menggosok gigi, terbukti perilaku menggosok gigi dengan benar hanya 4,6%. Data diatas juga tidak berbeda jauh dengan permasalahan yang ada di mitra yaitu TK Pertiwi VI Podok Labu, menunjukkan bahwa indeks def-t sebesar 6,5. Salah satu solusi mengatasi permasalahan yaitu meningkatkan pemeliharaan kesehatan gigi pada anak adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan gigi. Model pillow book kesehatan gigi merupakan sebuah model promosi kesehatan gigi yang terbukti dapat meningkatkan keterampilan menggosok gigi anak prasekolah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kemandirian menggosok gigi anak usia dini dengan edukasi model pillow book kesehatan gigi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahapan mulai persiapan yaitu perencanaan berupa menyusun model pillow book kesehatan gigi dan pelaksanaan kegiatan diawali dengan pre-test, penerapan edukasi model pillow book kesehatan gigi dan terakhir post-test. Pelaksanaan dilakukan selama 5 hari berturut-turut dan dilakukan monitoring. Hasil: penerapan model pillow book kesgi efektif meningkatkan pengetahuan menggosok gigi (p<0.001) dan efektif terhadap peningkatan kemandirian menggosok gigi anak  usia  dini  (p<0.001). Disimpulkan penerapan model pillow book kesehatan gigi efektif meningkatkan kemandirian menggosok gigi pada anak usia dini.