cover
Contact Name
Muh Zainal
Contact Email
uak.172ob@gmail.com
Phone
+628114104990
Journal Mail Official
ojsbarugailmiah@gmail.com
Editorial Address
Jln. Sultan Alauaddin No. 105 Makassar Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Baruga, Jurnal Ilmiah BDK Makassar
ISSN : 19782233     EISSN : 28302524     DOI : -
The Baruga Journal of Makassar Religious Education and Training Center (p-ISSN 2620-5009, e-ISSN 2830-2524, is a six-month periodical journal published by the Makassar Religious Education and Training Center, under the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia. This journal aims to disseminate the results of research/study on approaches, models, strategies, methods, media, learning innovations the development of teaching materials that improve the quality of training for technical education and religious personnel. Baruga was first published in print in 2013 which is published twice a year, in June and December. In 2021 this journal is published twice a year based on the Open Journal System (OJS).
Articles 25 Documents
THE USING OF AUTHENTIC TEXTTO INCREASESTUDENTS READING COMPREHENSION ACHIEVEMENT Helmi Syukur
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 2 (2019): September
Publisher : BDK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.586 KB)

Abstract

Responding to the fact that reading is still difficult to be mastered by students, it demands teachers to develop their teaching material in order to help them to achieve the goal of teaching reading. In this study, the researcher used authentic text as a supported material to teach reading. The subject of the research was first semester students of English Literature Students of UIN Alauddin Makassar. Descriptive qualitative was conducted as the design of this research. In this researcher, the researcher collected the data from gathering documentary evidence, questionnaire and conducting interviews. Then, questionnaire and interview was conducted since the researcher wanted to know the students’ response toward the using of authentic literature in teaching reading. As result, it can be concluded that authentic text could be used as an appropriate supported material in teaching reading comprehension. The researcher suggests the teacher to be more creative in giving and applying the other material to teach reading. For other researchers, this study is far from perfect. Other research in the same discussion will give contribution to the teaching of reading that can be used as a supported material. Menanggapi fakta bahwa keterampilan membaca masih sulit dikuasai oleh siswa, pengajar dituntut untuk mengembangkan materi pengajaran mereka untuk membantu mencapai tujuan pengajaran membaca. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teks asli sebagai bahan pendukung untuk mengajarkan pembacaan. Subjek penelitian adalah siswa semester I Sastra Inggris UIN Alauddin Makassar. Metode deskriptif kualitatif dilakukan sebagai rancangan penelitian ini. Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data dari pengumpulan bukti dokumenter, kuesioner dan wawancara. Kuesioner dan wawancara dilakukan karena peneliti ingin mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan teks asli dalam pengajaran membaca. Kesimpulannya, bahwa teks asli dapat digunakan sebagai bahan pendukung yang sesuai dalam mengajarkan pemahaman bacaan. Peneliti menyarankan agar pengajar lebih kreatif dalam memberi dan menerapkan materi lain untuk diajarkan dalam kelas membaca. Bagi peneliti lain, penelitian ini jauh dari sempurna. Penelitian lain dalam diskusi yang sama akan memberikan kontribusi terhadap pengajaran membaca yang bisa dijadikan bahan pendukung.
ANALISIS TINGKAT KEPUASANPRODUKKEDIKLATAN KEDIKLATAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN DIKLAT Siti Kusriayah
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 2 (2019): September
Publisher : BDK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.796 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan reaksi pengguna produk kediklatanyang terdiri atas: tingkat kepuasan pengguna dan efektivitas kualitas produk pada Pusdiklat Tenaga Administrasi dan Balai Diklat Keagamaan seluruh Indonesia. Jenis penelitian yang diterapkan berupa penelitian deskriptif kuantitatif.Metode perolehan data yang digunakan berupa metode survey. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa: instrumen penilaian pengguna produk, serta kuesioner evaluasi kepuasan produk kediklatan pada 126 responden yaitu Kepala Balai Diklat Keagamaan, Kepala Seksi Administrasi, widyaiswara dan staf potensial. Metode analisis data berupa analisis deskriptif kuantitatif dengan menyajikan grafik.Selain data dalam bentuk angka-angka, hasil penelitian ini juga menggambarkan tingkat kepuasan pengguna produk kediklatan melalui deskripsi dari data kuesioner terbuka.Hasil analisis menggambarkan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap produk kediklatan,variable kurikulum silabus diklat katagori memuaskan, dengan nilai 86,22, Modul Diklat pada katagori memuaskan, dengan nilai 85.03, dan Pedoman Diklat katagori memuaskan nilai 86,94. Jadi nilai kepuasan dan tingkat efektifitas produk kediklatan 86.06 dengan katagori memuaskan.Adapun hasil wawancara, rekomendasi dari penelitian ini adalah produk kediklatan Pusdiklat Tenaga Administrasisudah dapat diimplementasikan dan perlu dilaksanakan pengembangan dikarenakan adanya regulasi baru yang harus diterapkan dalam pengembangan kompetensi dan pengambil kebijakan.
PEMBENTUKAN KARAKTER UMAT MELALUI BIMBINGAN DAN PENYULUHAN AGAMA ahmad husain ahmad_husainbdk
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 2 (2019): September
Publisher : BDK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.915 KB)

Abstract

Islam sebagai agama universal dan komprehensif belum dipahami secara integral dan utuh oleh sebagaian besar umat, pemahaman mereka masih parsial dan belum bisa mencerminkan pribadi muslim yang kaffah. Tarik menarik ajaran agama antara symbol (eksoterik) dan subtansi ( esoteris) telah melahirkan sikap dan prilaku keagamaan yang mengarah pada dua tipe, antara kesalehan ritual dan kesalehan sosial. Makalah ini berusaha mengkritisi kedua tipologi keagamaan tersebut sebagai realitas yang berkembang di masyarakat untuk mendapatkan gambaran realitas umat untuk menyelesaikan persoalan tersebut, serta memahami lebih jauh bagaimana sebenarnya pesan moral ajaran agama. Para ahli memberikan paradigma yang baru tentang fiqh. Buku-buku tersebut menawarkan paradigm baru tentang fiqh dari paradigma lama yang lebih berorientasi pada permasalahan-permasalahan ritual menuju pada keseimbangan (equality) di dalam melaksakan ibadah kepada Allah. Realitas keagamaan ini barangkali hadir di hadapan dan di sekitar kita yang perlu dipahami lebih jauh landasan ideologis normatifnya dan bagaimana sebenarnya pesan moral ajaran agama yang terdapat dalam teks-teks suci.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PONDOK PESANTREN DALAM MEMANFAATKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) fachri rahman
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 2 (2019): September
Publisher : BDK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.473 KB)

Abstract

Kemajuan Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga telah merambah aspek pendidikan termasuk Lembaga Pendidikan Pesantren sebagai sebuah ‘sub kultur’ yang khas. Kemajuan TIK haruslah dapat menjadi media untuk memaksimalkan peserta didik (santri) dalam mengembangkan ilmu yang ia miliki. Kompetensi pedagogik menyatakan bahwa seorang guru harus mampu menggunakan serta memanfaatkan TIK  untuk kepentingan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru Pondok Pesantren dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK. Adapun manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai sarana untuk menambah pengetahuan tentang bagaimana kriteria pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis TIK. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Pengolahan data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Subjek penelitian ini terdiri dari enam orang guru Peserta Diklat Pemanfaatan TIK bagi Guru Pondok Pesantren di Balai Diklat Keagamaan Makassar. Berdasarkan hasil  analisis data dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, guru sudah cukup baik dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK, namun masih dibutuhkan banyak bimbingan dalam mengakses langsung media dari internet. Kedua, guru yang kurang mampu menggunakan TIK disebabkan oleh faktor ketidakpercayaan terhadap kemampuan diri sendiri dan faktor/sikap acuh terhadap perkembangan TIK. Ketiga, guru yang kurang mampu menggunakan TIK masih terikat dengan media konvensional yang ada di lingkungan sekitar. Kesimpulan penelitian ini yaitu kompetensi yang dimiliki guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK  cukup baik. Masih diperlukan banyak bimbingan dalam mencari media dan sumber belajar dari internet.
Langkah Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama dalam Mengembangkan Profesionalitas Aparatur Sipil Negara Rini Purwanti Purwanti; asro'i
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 10 No. 2 (2021): MARET
Publisher : BDK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1291.588 KB)

Abstract

SDM Aparatur merupakan faktor kunci dalam menggerakkan birokrasi pemerintahan. Untuk itu Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan jabatan yang diembannya. Untuk melahirkan ASN yang profesional, maka kita perlu menghitung Indeks Profesionalitas (IP) ASN pada saat ini. IP ASN menggambarkan kualitas ASN berdasarkan kesesuaian kualifikasi, kompetensi, kinerja dan disiplin pegawai ASN dalam melaksanakan tugas jabatan. Pengukuran dilaksanakan secara online dengan mengisi kuesioner yang telah disediakan pada tautan url https://e-kinerja.balitbangdiklat.kemenag.go.id atau tautan singkat bit.ly/isi-ipasn. Rata-rata nilai IP ASN Balitbangdiklat Tahun 2021 adalah 76,6 sesuai dengan indikator kinerja yang diamanatkan oleh Rencana Strategis Badan Litbang dan Diklat Tahun 2020-2024. Tinggi rendahnya nilai IP ASN bisa dilihat dari berbagai dimensi yaitu kualifikasi, kompetensi, kinerja dan disiplin. Dari hasil pengukuran terlihat kurang dalam dimensi kompetensi. Untuk itu Kepala Badan mengambil langkah-langkah evaluasi dan meminta pimpinan unit kelitbangan dan kediklatan untuk membuat perencanaan pengembangan pada dimensi yang kurang/belum terpenuhi oleh masing-masing pegawai. Khusus unit kediklatan diminta untuk membuat analisis kebutuhan diklat untuk dapat memetakan kebutuhan pelatihan pegawai sehingga kesenjangan dimensi kompetensi dapat terpenuhi.

Page 3 of 3 | Total Record : 25