cover
Contact Name
Fujianor Maulana
Contact Email
fujianormaulana@stkipbjm.ac.id
Phone
+628195198730
Journal Mail Official
jph@stkipbjm.ac.id
Editorial Address
Jln.Sultan Adam Komplek H.Iyus
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Hayati
ISSN : 28282914     EISSN : 24433608     DOI : https://doi.org/10.33654/jph.v7i4
Berisi artikel-artikel ilmiah baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing, yang memuat tentang kependidikan dan kajian ilmu - ilmu pengetahuan alam dan sosial dan memfasilitasi publikasi hasil-hasil penelitian maupun pemikiran konseptual serta turut mengembangkan pendidik dan dunia pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 132 Documents
Peningkatan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Menggunakan Model Problem Based Learning Vina Renika; Rezky Nefianthi Dian
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.33 KB) | DOI: 10.33654/jph.v6i1.1038

Abstract

Abad ke-21 merupakan era globalisasi dimana terjadi perubahan sangat cepat. Era ini menuntut manusia dapat bertahan dan beradaptasi dari perubahan tersebut. Kemampuan bertahan dan beradaptasi manusia sangat dipengaruhi dengan kemampuan berpikir tinggi tinggi untuk mencari solusi pemecahan masalah. Namun berdasarkan sejumlah penilaian internasional, nasional, hingga daerah dan fakta yang ditemui langsung dilapangan, pengajaran yang dilakukan guru masih kurang dalam pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, dan guru jarang memberikan soal-soal yang mengacu pada kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, sehingga siswa masih kesulitan dalam memahami soal tingkat tinggi, siswa belum terampil dalam mengerjakan sesuatu yang baru dan belum dicontohkan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), dengan menggunakan model Problem Based Learning. Jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kusan Hilir yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) terdiri atas instrument menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir tingkat tinggi mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Pada siklus I pertemuan 2 diperoleh nilai rata-rata 64,23 dan pada siklus II pertemuan 2 diperoleh nilai rata-rata 77,69. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kusan Hilir.
Keanekaragaman Arthropoda Permukaan Tanah Di Kawasan Wisata Air Terjun Lano Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong Rizki Aminullah; Lagiono
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.389 KB) | DOI: 10.33654/jph.v6i1.1041

Abstract

Arthropoda merupakan filum terbesar yang mendominasi kerajaan hewan, hal ini disebabkan karena kemampuannya untuk dapat hidup diberbagai tempat dan mampu beradaptasi dengan baik. Di kawasan wisata air terjun Lano Kecamatan Jaro memiliki tanah yang cukup subur dan juga masih memiliki kawasan hutan yang cukup alami. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman dan kemelimpahan Arthropoda di kawasan wisata air terjun Lano Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong. Jenis dalam penilitian ini adalah penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara observasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dangan cara menggunakan Pitfall trap (perangkap jebakan) untuk menjebak Arthropoda permukaan tanah. Sampel penelitian ini adalah Arthropoda permukaan tanah yang terperangkap. Dari hasil penelitian di kawasan wisata air terjun Lano Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong didapat 11 jenis spesies Arthropoda : Camponotus pennsylvanicus, Pogonomyrmex californicus, Blennidus sp, Oecophylla smaragdina, Myrmecia pyriformis, Macrothylacia rubi, Cicindela aurulenta , Desmoxytes purpurosea, Carrhotus viduus, Liatongus femaratus, Schistocerca nites. Indeks keanekaragaman Arthropoda sedang dengan nilai H’=1,76.
Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Produk Siswa Pada Konsep Pemanasan Global Dengan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) SMP Negeri 4 Kandangan Siti Napisah; Yulianti Hidayah
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.887 KB) | DOI: 10.33654/jph.v6i1.1042

Abstract

Berdasarkan observasi, pada konsep pemanasan global hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata dibawah 60, ini berarti masih belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu 75. Penyebabnya karena siswa kurang berminat saat belajar. Kurangnya pengetahuan guru akan metode maupun model pembelajaran membuat guru lebih banyak mengajarkan materi dengan cara konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif produk siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) pada konsep Pemanasan Global. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 4 Kandangan tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 23 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes tertulis, pengamatan dan angket. Teknik analisis data dengan cara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran PBL (Problem Based Learning) mengalami peningkatan. Hasil belajar kognitif produk pada siklus I pertemuan 1 dengan nilai 42,95 kriteria D, perttemuan 2 71,95 kriteria B dengan ketuntasan klasikal 39,13%. Pada siklus II pertemuan 1 dengan nilai 73,47 kriteria B, pertemuan 2 77,60 dengan ketuntasan klasikal 86,95%.
Meningkatkan Hasil Belajar Siwa Kelas VIIA SMPN 2 Angsana Dengan Menggunakan Model Inkuiri Terbimbing Pada Konsep Interksi Makhluk Hidup Dengan Lingkungannya Dian Erlinawati; Rabiatul Adawiyah
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.873 KB) | DOI: 10.33654/jph.v6i1.1043

Abstract

Pembelajaran di kelas VII A SMPN 2 Angsana yang hanya berpusat pada guru membuat siswa menjadi pribadi yang pasif sehingga siswa masih kurang motivasi untuk belajar lebih giat. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir siswa adalah strategi pembelajaran inkuiri terbimbing. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan keterlaksanaan tahapan pembelajaran guru serta respon siswa mengunakan model inkuiri terbimbing. Jenis penelitian yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri II siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek penelitian ini siswa kelas VIIA SMPN 2 Angsana yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui tes, observasi dan angket. Teknik analisis data mengunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran mengalami peningkatan. Ketuntasan klasikal dari siklus I pertemuan 1 sebesar 15,38% saja sedangkan pertemuan 2 sebesar 57,69%.Pada siklus II pertemuan 1 sebesar 30,76% sedangkan pertemuan 2 meningkat menjadi sebesar 96,15%. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dari siklus I pertemuan 1 sebesar 62,5% (kategori cukup baik). Sedangan pertemuan II sebesar 76,38% (kategori baik). Pada siklus II pertemuan 1 menjadi 77,77% (kategori baik) sedangan pertemuan 2 menjadi 86,11% (kategori baik). Siswa merespon positif terhadap model pembelajaran inkuiri terbimbing sebanyak 93,8% dan siswa memberikan respon negatif 6,2% .
Morfometrik Hipposideros Larvatus di Goa Liang Bangkai Desa Dukuhrejo Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu Yunie Cahya Kamaliyah; Syahbudin
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.286 KB) | DOI: 10.33654/jph.v6i1.1046

Abstract

Kelelawar sangat penting bagi kelangsungan keanekaragaman hayati karena salah satu fungsinya sebagai penyebar biji-bijian dan polinator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfometrik kelelawar dari jenis Hipposideros Larvatus yang berada di daerah Goa Liang Bangkai. Daerah goa Liang Bangkai berada di desa Dukuhrejo Kecamatan Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu, di goa Liang Bangkai terdapat banyak kelelawar jenis ini. Metode adalah observasi langsung ke habitatnya. Kemudian melakukan penangkapan dan melakukan pengukuran morfometriknya.
Kepadatan Populasi Capung Sambar Hijau (Orthetrum Sabina) Pada Persawahan di Desa Karang Buah Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala Antung Safrudin; Fujianor Maulana
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 2
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.819 KB) | DOI: 10.33654/jph.v6i2.1047

Abstract

Desa Karang Buah Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala terdapat Area persawahan yang digunakan masyarakat untuk perkebunan dan pertanian, yang memungkinkan keberadaan jenis capung yaitu capung Sambar hijau (Orthetrum Sabina). Dikawasan tersebut juga terdapat pekarangan rumah yang digunakan sebagai tempat menanam jeruk dan sebagai tempat penyemaian anak padi serta terdapat pohon galam. Dengan keadaan pekarangan tersebut, diperkirakan akan berpengaruh langsung kepada populasi jenis capung yang tergantung pada habitat akuatik dan keberadaan vegetasi di sekitarnya, salah satunya seperti jenis capung Sambar hijau (Orthetrum Sabina). Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif (Tehnik jelajah dengan menggunakan jaring insekta), dan Produk yang diharapkan yaitu menghasilkan buku saku. Lokasi penelitian adalah dikawasan persawahan Desa Karang Buah Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala.Teknik pengambilan sampel di lokasi pengamatan dengan luas 100 Meter dan lebar 100 Meter, dengan jarak antara titik pengamatan masing-masing 3 Meter. Hasil penelitian Populasi jenis capung sambar hijau (Orthetrum Sabina) yang ditemukan pada pagi hari pukul 08:00-10:00 dalam 10 titik pengambilan sampel pada persawahan dengan jumlah 23 ekor capung dengan kisaran Kelembapan Udara 73-79,4(%) Suhu Udara 30-31( Intensitas Cahaya 17,58-19,90(Lux), Kecepatan Anginnya 0,2 Dan pada sore hari pukul 15:00-17:00 dalam 10 titik pengambilan sampel pada persawahan dengan jumlah 40 ekor capung dengan kisaran Kelembapan Udara 67,7-70(%) Suhu Udara 28,3-30,7( Intensitas Cahaya 17,45-33,0(Lux) dan Kecepatan Anginnya 0,1 .
Identifikasi Tumbuhan Pada Tradisi Nimbuk Suku Dayak di Halong Kalimantan Selatan Merti Kristina; Bayu Hari Mukti
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 2
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.102 KB) | DOI: 10.33654/jph.v6i2.1049

Abstract

Tradisi Nimbuk yaitu upacara menancapkan nisan kuburan dan meletakkan timbuk (membangun rumah kecil di pemakaman) yang dilakukan oleh keluarga tertentu atau berkelompok untuk sanak keluarga yang telah meninggal. Upacara ini dilaksanakan ketika padi sudah mengurai yaitu pada bulan Februari-April. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi Tumbuhan yang ada pada Tradisi Nimbuk suku Dayak di Halong, Mencari kegunaan tumbuhan tersebut bagi masyarakat sehingga memakai tumbuhan tersebut untuk sesajian bagi Suku Dayak di Halong, dan cara penggunaan dari tumbuhan-tumbuhan yang dipakai Suku Dayak di Halong. Subjek penelitian Masyarakat Dayak di Halong yang sedang menjalankan dan mengikuti proses tradisi Nimbuk. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis-jenis tumbuhan yang digunakan sebagai sesajian antara lain : Daun Sirih, Buah kelapa, Bambu, Buah Jeruk, Kunyit, Serai, Kayu ulin, Rotan, Umbut kelapa, Daun Pisang, Beras, Daun Andong. Tumbuhan-tumbuhan ini digunakan masyarakat untuk sesajian yang dipersembahkan pada mendiang. Persembahan ini bisa berupa makanan dan sebagian tanaman ditanam kembali didekat kuburan, jenis makanan yang berarti kita memberikan makanan bagi mendiang, sedangkan jenis tanaman diberikan untuk ditanam dianggap sebagai kebun mendiang.
Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Melalui Pembelajaran Kooperatif Model TGT Pada Siswa Kelas VII MTs. Negeri 3 Hulu Sungai Utara Sri Herniwati
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 2
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.041 KB) | DOI: 10.33654/jph.v6i2.1072

Abstract

Berbagai dampak negatif dalam menggunakan metode kerja kelmpok tersebut seharusnya bisa dihindari jika saja guru mau meluangkan lebih banyak waktu dan perhatian dalam mempersiapkan dan menyusun metode kerja kelompok. Yang diperkanalkan dalam metode pembelajaran cooperativelearning bukan sekedar kerja kelompok, melainkan pada penstrukturannya. Jadi, sistem pengajaran cooperative learning bisa didefinisikan sebagai kerja/belajar kelompok yang terstruktur. Yang termasuk di dalam struktur ini adalah lima unsur pokok (Johnson & Johnson, 1993), yaitu saling ketergantunganpositif, tanggung jawab individual, interaksi personal, keahlian bekerja sama, dan proses kelompok. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran kooperatif model TGT berpengaruh terhadap hasil belajar Bahasa Inggris? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materipelajaran Bahasa Inggris dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TGT. Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model TGT terhadap hasil belajar Bahasa Inggris. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model TGT Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VIII di MTsN 3 HSU. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (60%), siklus II (76 %), siklus III (88 %). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model TGT dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VIII MTs.N 3 HSU, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif Bahasa Inggris.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII A Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Pendekatan Cooperative Learning Jigsaw Tahun Ajaran 2019/2020 Rina Purnami
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 2
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.533 KB) | DOI: 10.33654/jph.v6i2.1073

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan siswa dalam belajar, tingkat motivasi belajar siswa tidak sama Kurangnya motivasi belajar tersebut dapat terlihat dari beberapa fenomena yang terjadi di dalam kelas. Seperti kesiapan memulai pelajaran yang agak terganggu, mengerjakan tugas-tugas yang kurang maksimal, sehingga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Masih ada beberapa siswa yang motivasi belajarnya kurang atau rendah, hal tersebut dapat dilihat dari hasil nilai raport yang diterima pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 (dari legger), dari hasil analisa angket awal dan data AUM. Ada beberapa mata pelajaran yang dicapai kurang atau di bawah nilai standar KKM. Dari jumlah siswa 22, ternyata ada 8 siswa yang nilainya di bawah standar KKM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan harapan semakin besarnya motivasi belajar yang tumbuh dari dalam diri siswa maka akan dapat mendongkrak semangat belajar, dan pada akhirnya mampu meningkatkan hasil belajar yang diharapkan. Penelitian dilakukan di kelas VIII A MTsN 1 Hulu Sungai Utara, pada bulan Januari sampai dengan Maret 2020. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas model pembelajaran Cooperative Learning tipe jigsaw, yang terdiri dari dua siklus, masing-masing dua kali pertemuan instrument yang digunakan adalah pandauan wawancara siswa dan guru, lembar observasi siswa dan guru, angket motivasi belajar. Hasi penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan tindakan skor motivasi belajar siswa rata-rata : 63,63%, pada siklus ke I skor rata-rata : 80,15% dan pada siklus ke II skor rata-rata : 88,24%. Pada siklus ke I siswa masih merasa asing dengan model pembelajaran ini, tetapi guru terus tetap berusaha mengarahkan dan membimbing siswa dalam berdikusi. Sehingga pada siklus ke II siswa semakin menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Dari hasil observasi dan wawancara aktivitas siswa meningkat. Dari hasil pelaksanaan tindakan kelas siklus ke I dan ke II, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII A MTsN 1 Hulu Sungai Utara.
Peningkatan Keterampilan Membaca Untuk Menemukan Ide Pokok Pada Teks Eksplanasi Dengan Metode CIRC Dan Teknik Permainan Media Tempel Pada Siswa Kelas VIII D MTsN 1 Hulu Sungai Utara Fatmawati
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 2
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.07 KB) | DOI: 10.33654/jph.v6i2.1075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajara, dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca untuk menemukan ide pokok pada teks eksplanasi pada siswa kelas VIII D MTsN 1 HSU setelah dilakukan pembelajaran keterampilan membaca untuk menemukan ide pokok dengan metode CIRC dan teknik permainan media tempel. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan pada siswa kelas VIII D MTsN 1 HSU dengan dua siklus. Tahapan tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pada siklus I dan siklus II, proses pembelajaran membaca untuk menemukan ide pokok pada teks eksplanasi menggunakan metode CIRC dan teknik permainan media tempel mengalami peningkatan ke arah positif. Kesimpulan yang dapat diambil dari siklus I, siswa belum terlalu siap menerima pembelajaran. Pada siklus II, menujukan peningkatan dibanding siklus I karena proses pembelajaran sudah berjalan dengan baik. Penelitian keterampilan membaca untuk menemukan ide pokok pada teks eksplanasi siswa kelas VIII D MTsN 1 HSU, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan berdasarkan hasil analisis data. Nilai rata-rata siswa pada pembelajaran siklus I adalah 56,2 dan dalam kategori kurang. Pada siklus II, nilai rata-rata siswa setelah diberi tindakan adalah 75,7 dan berkategori baik. Setelah diberi tindakan siklus I dan siklus II, peningkatan nilai rata-rata siswa sebesar 14,7 %. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan keterampilan membaca untuk menemukan ide pokok pada teks eksplanasi mampu meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas VIII D MTsN 1 Hulu Sungai Utara Tahun Pelajatan 2019/2020.

Page 7 of 14 | Total Record : 132