cover
Contact Name
Fujianor Maulana
Contact Email
fujianormaulana@stkipbjm.ac.id
Phone
+628195198730
Journal Mail Official
jph@stkipbjm.ac.id
Editorial Address
Jln.Sultan Adam Komplek H.Iyus
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Hayati
ISSN : 28282914     EISSN : 24433608     DOI : https://doi.org/10.33654/jph.v7i4
Berisi artikel-artikel ilmiah baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing, yang memuat tentang kependidikan dan kajian ilmu - ilmu pengetahuan alam dan sosial dan memfasilitasi publikasi hasil-hasil penelitian maupun pemikiran konseptual serta turut mengembangkan pendidik dan dunia pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 132 Documents
Keanekaragaman Tumbuhan Paku (Pteridophyta) di Kawasan Hutan Desa Banua Rantau Kecamatan Batang Alai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Helda Sari; Bayu Hari Mukti
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 5 No 3
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.615 KB)

Abstract

Desa Banua Rantau memiliki kawasan hutan yang masih alami dengan kondisi tanah yang masih subur. Kondisi hutan pada Desa Banua Rantau ini masih relatif utuh dan lebat yang ditumbuhi oleh berbagai macam tumbuhan, diantaranya tumbuhan paku yang beranekaragam jenisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman dan kemelimpahan tumbuhan paku di kawasan hutan Desa Banua Rantau Kecamatan Batang Alai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara observasi langsung ke daerah penelitian. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 20 plot dengan luas masing-masing plot 5 m x 5 m. Analisis jenis tumbuhan paku menggunakan buku dari Lembaga Biologi Nasional (1979). Analisis data keanekaragaman dengan mengunakan Indeks Keanekaragaman (H’) dan kemelimpahan menggunakan Indeks Nilai Penting (NP). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kawasan hutan Desa Banua Rantau Kecamatan Batang Alai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat berbagai macam jenis tumbuhan paku, yaitu: Microsorum fortunei, Lygodium circinatum, Drynaria sparsisora, Stenochlaena palustris, Pyrrosia numularifolia, Nephrolepis bisserata, Davallia denticulata, Cyathea contaminans, Drymoglossum piloselloides, Lindsaya scandens, Dicksonia blumei, Adiantum polyphyllum, dan Gleichenia linearis. Nilai Indeks Keanekaragaman (H’) pada kawasan penelitian adalah 2,24 dan termasuk dalam kategori sedang. Nilai Indeks Kemelimpahan tertinggi dimiliki oleh Nephrolepis bisserata dengan jumlah individu 296 dan kerapatan sebesar 5920 individu/Ha, serta frekuensi 0,60. Kemelimpahan terendah dimiliki oleh Microsorum fortunei dengan jumlah individu 15 dan kerapatan sebesar 300 individu/Ha, serta frekuensi 0,25.
Pengembangan Lembar Kegiatan Biologi Siswa (LKBS) Berbasis Model KNoS-KGS Konsep Sistem Reproduksi Manusia Kelas XI IPA MAN Kabupaten Tabalong Fitri Rusmala; Rabiatul adawiyah
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 5 No 3
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.658 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya penggunaan perangkat pembelajaran dalam kegiatan belajar di sekolah, adapun LKS yang digunakan guru kurang memotivasi siswanya dalam belajar. Untuk mewujudkan pembelajaran Biologi yang efektif diperlukan pembelajaran yang tepat sehingga ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik dapat dikembangkan dalam diri siswa. Salah satu model pembelajaran yang bisa memunculkan ketiga ranah tersebut, salah satu diantaranya adalah model pembelajaran biologi KNos-KGS. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan lembar kegiatan biologi siswa (LKBS) berbasis model KNoS-KGS yang dikembangkan pada konsep Sistem Reproduksi Manusia di kelas XI IPA MAN Kabuaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan rancangan development and research yang dilaksanakan dalam 2 kali uji coba. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa telah dihasilkan perangkat pembelajaran berupa Lembar Kegiatan Biologi Siswa (LKBS) berbasis model pembelajaran KNoS-KGS yang berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah dinilai layak oleh validator sehingga dinyatakan bahwa perangkat pembelajaran tersebut valid, hasil belajar siswa memperoleh hasil tinggi. Sehingga dapat dinyatakan bahwa dengan menggunakan LKBS berbasis model KNoS-KGS sudah praktis dan efektif ditinjau dari hasil belajar.
Pengembangan LKBS Model Pembelajaran KNoS-KGS Pada Materi Sistem Koordinasi SMA Negeri 13 Banjarmasin Fita Dwi Mahisti; Nana Citrawati Lestari
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 5 No 3
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.392 KB)

Abstract

Proses pembelajaran peserta didik kurang didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir. Proses pembelajaran di dalam kelas diarahkan pada kemampuan peserta didik untuk menghafal informasi, otak dipaksa untuk mengingat dan menimbun berbagai informasi tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Metode ceramah dan hafalan merupakan metode yang sampai saat ini masih sering digunakan oleh guru. Hal ini disebabkan oleh kurangnya variasi metode dan media yang digunakan oleh guru. Padahal di era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) guru dapat menggunakan berbagai media yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas LKBS berbasis KNoS-KGS, kepraktisan hasil pengembangan LKBS berbasis KNoS-KGS, dan keefektifan hasil pengembangan LKBS berbasis KNoS-KGS. Berdasarkan pernyataan penelitian, dan tujuan penelitian yang diajukan, maka penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (Development and research). Penelitian ini mengembangkan LKBS yang terintegrasi dengan model pembelajaran KNoS-KGS, yang valid, praktis, dan efektif.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII MTs. NU Al-Falah Pada Konsep Ekosistem Salmiah; Siti Ramdiah
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 5 No 3
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.984 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu sektor penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk kemajuan suatu bangsa dan negara. Rendahnya kualitas pendidikan saat ini, di sebabkan karena proses pembelajaran masih didominasi oleh guru yang sering menggunakan metode pembelajaran ceramah, sehingga siswa menjadi pasif saat proses pembelajaran. Guru memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran di kelas, memiliki tugas dan tanggung jawab menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan kegiatan pembelajaran, mengevaluasi menganalisis hasil evaluasi dan melakukan tindak lanjut hasil pembelajaran, serta mengembangkan segala potensi yang ada pada siswa. Oleh sebab itu guru akan menjadi aktor penentu keberhasilan siswa dalam menerima dan mengembangkan nilai-nilai kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VII MTs. Nu Al-Falah Kusan Hilir pada konsep ekosistem. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan model rancangan yang dikenal dengan “pretes-postes control group design”. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs. Nu Al-Falah Kusan Hilir Pagatan yang berjumlah 31 orang. Selanjutnya diuji kesetaraan berdasarkan data UAS kelas VII semester 1 mata pelajaran IPA. Penentuan sampel menggunakan random sampling. Kelas eksperimen berjumlah 16 orang difasilitasi dengan model pembelajaran Discovery Learning dan kelas kontrol berjumlah 15 orang difasilitasi dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data melalui tes essay berupa pretes dan postes, Analisis data hasil keterampilan berpikir kritis menggunakan one way anava satu jalur yang dibantu dengan program SPSS versi 17 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VII MTs. Nu Al-Falah Kusan Hilir pada konsep ekosistem. Hal ini dapat terlihat pada hasil uji anava satu jalur yang memperoleh nilai F hitung 21,42 dengan nilai (p = 0,00) atau kurang dari 0,05 yang berarti berpengaruh signifikan dengan rata-rata hasil keterampilan berpikir kritis siswa pada pengukuran pretes dan postes kedua model pembelajaran yang digunakan. Rata-rata hasil keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas yang difalisitasi dengan model pembelajaran Discovery Learning sebesar 69,38 dan pada kelas kontrol yang difasilitasi dengan pembelajaran konvensional hasil keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan sebesar 55,33.
Meningkatkan Hasil Belajar Dan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Tanjung Pada Konsep Tata Surya Dengan Pendekatan Sainstifik Mairatun Nisa
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 5 No 3
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.452 KB)

Abstract

Prestasi belajar siswa secara umum masih di bawah nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Keterampilan proses siswa kelas VII SMPN 1 Tanjung dalam pembelajarn IPA (Biologi) masih sangat rendah. Hal ini karena siswa belum terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Ditambah lagi dengan model pembelajaran secara konstektual dengan kehidupan sehari-hari belum sering diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa,meningkatkan aktifitas guru, meningkatkan keterampilan proses sains, meningkatkan aktifitas siswa dan mengetahui respon siswa terhadap materi Sistem Tata Surya melalui model pembelajaran pendekatan saintifik. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 1 Tanjung, yang berjumlah 27 orang. Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dan angket. Model Pembelajaran saintifik dapat meningkatkan keterampilan proses sains pada siswa. Pada siklus 1 pertemuan ke 1 sebesar 55,9 dengan kategori Sangat Kurang dan pertemuan ke 2 menjadi 62,96 dengan kategori Kurang. Meningkat pada siklus II pertemuan ke 1 sebesar 72,2 dengan kategori Cukup dan pertemuan ke 2 menjadi 77.62 dengan kategori Cukup. Pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada siklus 1 pertemuan 1 ketuntasan klasikalnya sebesar 20.24% dan pertemuan 2 ketuntasan klasikalnya sebesar 72,22%. Pada siklus II pertemuan 1 ketuntasan klasikalnya sebesar 44.45% dan pertemuan 2 ketuntasan klasikalnya sebesar 76.11%. Keterlaksanaan proses pembelajaran yang dikelola oleh guru meningkat dari siklus I ke siklus II 41,98% dengan kategori kurang menjadi 80,05% dengan dengan kategori Sedang. Dari hasil pemberian angket maka dapat diketahui bahwa siswa memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pencemaran Lingkungan Kelas VII SMPN Haruyan Siska Norrazifti; Rezky Nefianthi Dian
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 5 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.68 KB) | DOI: 10.33654/jph.v5i4.875

Abstract

Perubahan cara pandang terhadap siswa sebagai objek menjadi subjek dalam proses pembelaaran menjadi titik tolak banyak ditemukannya berbagai pendekatan pembelaaran yang inovatif. Guru dituntut dapat memilih model pembelaaran yang dapat memacu semangat setiap siswa untuk secara aktif ikut terlibat dalam pengalaman belajarnya. Salah satu alternatif model pembelajaran yang memungkinkan dikembangkannya keterampilan berpikir siswa (penalaran, komunikasi dan koneksi) dalam memecahkan masalah adalah pembelajaran Berbasis Masalah. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Desain ini merupakan desain penelitian dengan kelas kontrol dan kelas eksperimen menggunakan kelas dengan memiliki kondisi yang serupa dalam hal jenjang pendidikan yaitu kelas VII dan diajar oleh guru yang sama. Terdapat pengaruh hasil belajar siswa pada materi pencemaran lingkungan untuk kelas Eksperimen diperoleh skor Mean posttest 80,28 dan pada kelas kontrol diperoleh skor Mean postest 74,08. Hasil tersebut membuktikan bahwa skor hasil belajar siswa diajarkan dengan menggunakan model PBL lebih tinggi daripada siswa yang diajarkan dengan model pembelaaran konvensional. Hasil perhitungan hipotesis posttest dengan melalui uji-t pada taraf signifikansi 0,05 yaitu didapat hasil thitung > ttabel yaitu 2,88 > 1,71387. Hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa uji hipotesis menolak hipotesis nol (Ho) dan menerima hipotesis alternatif (Ha).
Hasil Belajar Mahasiswa Prodi DIII Agroindustri Pada Materi Parameter Limbah Cair Menggunakan Media Pembelajaran Kahoot Almira Ulimaz
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 5 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.042 KB) | DOI: 10.33654/jph.v5i4.876

Abstract

Media pembelajaran memegang peranan penting saat proses kegiatan belajar mengajar berlangsung berlangsung. Salah satu media belajar mengajar yang efektif meningkatkan proses maupun hasil belajar di kelas adalah aplikasi Kahoot. Kahoot adalah sebuah website di internet yang menghadirkan suasana kuis yang meriah ke dalam kelas. Pembelajaran menjadi menyenangkan dan membuat peserta didik tidak bosan mengikuti pelajaran yang sulit dimengerti. Materi parameter pada limbah cair merupakan materi yang cukup sulit dipelajari karena banyaknya konsep/teori yang harus diingat dan dipahami oleh mahasiswa. Oleh sebab itu penggunaan aplikasi Kahoot diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil belajar pada materi parameter limbah cair menggunakan media pembelajaran Kahoot sebagai salah satu media yang membuat proses pembelajaran di kelas menjadi lebih bermakna. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester V Diploma III Agroindustri yang berjumlah 66 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan aplikasi Kahoot pada materi parameter limbah cair jika dibandingkan dengan yang tidak menggunakan aplikasi tersebut. Hal ini membuktikan bahwa media pembelajaran Kahoot dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dari yang rerata nilainya di bawah 67 menggunakan lembar jawaban biasa, menjadi rerata di atas 74 saat menggunakan aplikasi Kahoot.
Nilai Kepentingan Budaya Jenis Pohon di Tepi Sungai Tatah Bangkal Di Desa Pandan Sari Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar Pebrina; Syahbudin
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 5 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.279 KB) | DOI: 10.33654/jph.v5i4.878

Abstract

Bukan hanya sekedar untuk keperluan rumah tangga saja namun beberapa jenis pohon juga sering digunakan dalam acara atau ritual-ritual adat tertentu, bahkan ada pula yang dijadikan sebagai bahan untuk pengobatan alami dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pohon, manfaat atau kegunaan dan Nilai Kepentingan Kebudayaan yang terkandung pada pohon. Penelitian dilakukan di Desa Pandan Sari Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar. Sampel penelitian diambil dengan petak berukuran 20m x 20m. kegunaan (Qualitas), Intensitas, Eksklusivitas bagi masyarakat digali dengan wawancara terhadap 30 responden berusia 30 tahun keatas dengan rumus ICS = q x i x e. Hasil penelitian memperoleh 15 jenis pohon dengan kegunaan yaitu berguna sebagai bahan pangan 9 jenis yaitu Cocus nucifera, Artocarpus heterophyllus, Syzygium malaccense, Mangifera laurina, Averrhoa carambola, Averrhoa bilimbi, Crataeva religiosa G. Forst, Antidesma bunius, Sonneratia coseolaris. sebagai bahan kayu bakar 5 jenis yaitu, Hibiscus taliaceus, Terminalia catappa, Mangifera laurina, Sonneratia coseolaris, Planchonia valida. pengahasil tali anyaman 1 jenis yaitu, Hibiscus taliaceus. Penghasil getah ada 1 jenis yaitu Artocarpus heterophyllus. yang berguna dalam acara adat 2 jenis yaitu, Cocos nucifera, Areca catechu. Penghasil obat 7 jenis yaitu, Sonneratia caseolaris, Averrhoa bilimbi, Averrhoa carambola, Azadirachta indica A.Juss, Crataeva religiosa G. Forst, Morinda citrifolia. Bahan bangunan 1 jenis yaitu, Cocos nucifera dan yang memiliki nilai mitos 1 jenis yaitu, Planchonia valida. Berdasarkan perhitungan nilai kepentingan budaya atau Indeks Cultural of Significance (ICS) didapat bahwa pohon kelapa memiliki nilai ICS tertinggi yaitu 214 dan nilai ICS terendah didapat dari pohon putat yaitu 4,5.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Biologi Materi Sistem Sirkulasi Pada Manusia Siswa Kelas XI MIA2 MAN 1 Hulu Sungai Tengah Mahdiana Agustini
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 5 No 4
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.835 KB) | DOI: 10.33654/jph.v5i4.879

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah proses pembelajaran,dan seberapa besar peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran “Cooperative Tipe Jigsaw” bagi siswa kelas XI MIA MAN 1 Hulu Sungai Tengah. PTK ini ditempuh dalam dua siklus. Pengumpulan data yang digunakan diperoleh beberapa data yang diperlukan dalam penelitian tindakan kelas ini meliputi: Data tes hasil belajar siswa, data hasil observasi terhadap situasi belajar mengajar selama kegiatan pembelajaran berlangsung, dan jurnal guru. Hasil pengamatan diambil dari perilaku siswa dalam berinterkasi dengan kelompok dan antar kelompok. Nilai hasil pengamatan terhadap sikap dan prilaku siswa selama kegiatan secara kelompok terlihat adanya kenaikan aktivitas siswa dalam kelompok , hal ini dapat dilihat dari nilai semua kelompok mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2, dan dari nilai rata- rata dari dari 62,7% pada siklus I menjadi 82% Pada siklus II. Terlihat kelima kelompok lebih aktif pada siklus II. Nilai hasil pengamatan terhadap sikap dan prilaku siswa selama kegiatan pembelajaran, aktivitas siswa individu diatas terlihat adanya peningkatan aktivitas individu siswa dimana jumlah siswa yang aktif pada siklus I 19 atau 51,3% orang meningkat menjadi 27 orang atau 73% pada siklus II, yang sangat aktif pada siklus I ada 5 atau 13,5% meningkat menjadi 7 orang atau 18,9% pada siklus II. Dan terjadi penurunan siswa yang kurang aktif dari 13 orang atau 35,2% pada siklus I menjadi 3 orang atau 8,1% pada siklus II. Tes hasil belajar siswa siklus I terlihat nilai tertinggi adalah 85, nilai terendah 50 dengan nilai rata-rata 69,73.Dari data hasil belajar di lihat siswa yang mendapat nilai di atas standar KKM 75 hanya 12 orang, sedangkan yang dibawah standar KKM 75 masih banyak yaitu 25 orang, jadi untuk lebih meningkatkan aktivitas lagi pemahaman siswa tentang konsep sistem sirkulasi ini perlu kiranya dilaksanakan siklus ke dua. Dan hasil belajar siswa pada siklus II dapat dilihat nilai terendah adalah 75 dan nilai tertinggi 100. Dengan demikian sudah memenuhi ketentuan semua siswa tuntas baik secara individual maupun secara klasikal. Hal ini menunjukkan indicator penelitian telah tercapai. Dari hasil jurnal guru terlihar pada silus I guru masih tidak melakukan presentaasi pengetahuan dan menyajikan masalah, Pada siklus II semua tindakan telah dilakukan guru. Dengan kata lain penggunaan model Cooperative tipe Jigsaw dalam pembelajaran ini dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa khususnya pada materi Sistem Sirkulasi Pada Manusia.
Penggunaan Quizizz dalam Penilaian Pembelajaran pada Materi Ruang Lingkup Biologi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X.6 SMAN 7 Banjarmasin Sugian Noor
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 6 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.732 KB) | DOI: 10.33654/jph.v1i1.927

Abstract

Improving the quality of education is pursued by improving the learning process. Assessment of the learning process can be seen from changes that occur from the previous situation. Assessment of learning outcomes is an important component in learning activities. Instrument to achieve learning outcomes must pay attention to students' development and abilities. Most teachers use Assessment in the form of written tests. With the use of tests, the students are not impressed, so students' learning outcomes are low. quizizz is an alternative to do an assessment that is fun, and accountable and the assessment data can be known in real time according to the demands of the industrial revolution 4.0. Using quizizz will motivate children's thinking levels to be more fun and relaxed. The purpose of this study is to improve student learning outcomes. The subjects of this study were X.6 grade students consisting of 25 students. The results showed an increase from 58% to 85%, meaning an increase in the percentage of 27%. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of Quizizz in the assessment of learning in the material of Biological Scope can improve the learning outcomes of class X.6 SMA 7 Banjarmasin of Academic Year 2018/2019.

Page 6 of 14 | Total Record : 132