cover
Contact Name
Dana Aswadi
Contact Email
ernisusilawati@stkipbjm.ac.id
Phone
+6285349985800
Journal Mail Official
dadan899@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl. Sultan Adam, Komplek H. Iyus No. 18 RT 23, Sungai Jingah, Banjarmasin Utara, 70121 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia Telp./Fax: (0511) 4315443
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
STLISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
ISSN : -     EISSN : eISSN252     DOI : https://doi.org/10.33654/sti.v6i2
STILISTIKA merupakan jurnal yang memuat tulisan/artikel hasil penelitian dan kajian/telaah setara penelitian yang mengkaji tentang bahasa, sastra, dan pembelajarannya. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Banjarmasin.
Articles 192 Documents
GAYA BAHASA DAN DIKSI DALAM SAJAK EMAS 200 PUISI SEXY KARYA DIMAS ARIKA MIHARDJA Zulia Pertiwi; Akhmad HB; Lili Agustina
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 1 (2022): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/sti.v7i1.1821

Abstract

Puisi merupakan sebuah karya sastra yang mempunyai gaya bahasa dan diksi yang menarik. Penelitian ini bertujuan mengkaji gaya bahasa dalam puisi yang terdapat dalam Kumpulan Sajak Emas 200 Puisi Sexy karya Dimas Arika Mihardja. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan stilistika yang menganalisis gaya bahasa dalam sebuah puisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kumpulan puisi yang berjudul Sajak Emas 200 Puisi Sexy Karya Dimas Arika Mihardja. Hasil penelitian ini mengungkapkan gaya bahasa yang terdapat dalam Kumpulan Sajak Emas 200 Puisi Sexy, yaitu: a) gaya bahasa retoris yang terdiri atas aliterasi, asonansi, asindeton, polisindeton, pleonasme, prolepsis atau antisipasi, dan hiperbola, dan b) gaya bahasa kiasan yang terdiri atas persamaan atau simile, metafora, personifikasi, metonimia, antonomasia, dan hipalase.
MODEL CONCENTRATED LANGUAGE ENCOUNTER (CLE) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS IV DI SDN SATUI BARAT Isna Kasmilawati
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 1 (2022): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/sti.v7i1.1830

Abstract

ABSTRAK Model Pembelajaran Concentrated Language Encounter adalah model belajar yang membenamkan siswa dalam kegiatan berbahasa yang terkait dengan kegiatan baru dalam kegiatan kelompok, mulai dari yang sederhana sampai pada kegiatan yang sulit. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu; Proses pembelajaran membaca dengan menerapkan model CLE dilaksanakan dengan tepat sesuai dengan prinsip model CLE, salah satunya yaitu pembelajaran yang berjenjang (scaffolding).Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru mengalami perbaikan sehingga pada siklus II pertemuan 2 skor 27 dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa secara klasikal mengalami peningkatan sehingga pada siklus II Pertemuan 2 menjadi 94,74%. Sedangkan hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan secara klasikal pada siklus II pertemuan 2 menjadi 94,74%. Hasil Berdasarkan penelitian dapat disederhanakan bahwa menggunaka model pembelajaran cle dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Disarankan kepada guru, kepala sekolah, dan peneliti lain agar penggunaan model pembelajaraan cle dapat dijadikan alternatif pembelajaran pada materi Indahnya kebersamaan. Kata Kunci: Model Concentrated Language Perjumpaan,Keterampilan Membaca.
KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA Noor Indah Wulandari; Rahmita Saupia Ajizah
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 1 (2022): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/sti.v7i1.1840

Abstract

Penelitian ini berfokus pada novel berjudul Orang-orang Biasa Karya Andrea Hirata untuk menemukan unsur-unsur dan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam novel tersebut. Tujuan penelitian (1) mendeskripsikan unsur-unsur karakter yang terkandung dalam novel Orang-orang Biasa Karya Andrea Hirata, (2) mendeskripsikan nilai-niali karakter yang terkandung dalam novel Orang-orang Biasa Karya Andrea Hirata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan hermeneutik dan jenis penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini adalah novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata, yang diterbitkan pada tahun 2019 dengan tebal sebanyak 262 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi kepustakaan dan teknik observasi teks. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan. Dapat disimpulkan bahwa: 1) unsur-unsur karakter yang terkandung dalam Novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata: adalah (a) sikap, (b) kemauan, dan (c) konsepsi diri, dan 2) nilai-nilai karakter yang terdapat dalam Novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata: adalah jujur, (b) kerja keras, (c) rasa ingin tahu, (d) gemar membaca, (e) disiplin, (f) demokratis, dan (g) cinta tanah
KENDALA YANG DIHADAPI DALAM PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SDN ULU BENTENG 4 MARABAHAN Irni Cahyani; Rima
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 1 (2022): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/sti.v7i1.1867

Abstract

Salah satu Sekolah Dasar yang menerapkan pendidikan inklusi di Kota Marabahan adalah SDN Ulu Benteng 4. Kegiatan pembelajaran di sekolah tersebut untuk ABK dan anak regular di kelas inklusi masih dibuat sama oleh guru kelas. Di sekolah tersebut juga belum terdapat GPK yang mendampingi ABK di kelas inklusi dalam proses pembelajaran, sehingga perlakuan guru kelas dalam membimbing peserta didik ABK masih bersifat klasikal dan belum tertuju penuh kepada peserta didik khususnya ABK, disinilah tugas dan peran guru kelas dalam membimbing dan mengajarkan pelajaran kepada ABK, sehingga terdapat kendala saat pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam pembelajaran peserta didik anak berkebutuhan khusus (ABK) di SDN Ulu Benteng 4 Marabahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek kepala sekolah, guru kelas VI, dan guru PJOK di SDN Ulu Benteng 4 Marabahan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi dari segi ABKnya yaitu peserta didik ABKnya masih lambat belajar dan kurang fokus dalam menerima pelajaran, dari segi GPK, tidak adanya guru pembimbing khusus yang ada di kelas, dari segi kemampuan guru, guru belum menguasai proses pembelajaran ABK, dari sarana prasarana, tidak tersedianya sarana prasarana yang menunjang pendidikan inklusi di SDN Ulu Benteng 4 Marabahan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala dalam proses belajar mengajar yang ada ABKnya yaitu dengan pendekatan individual, dengan memberikan motivasi dan pemahaman khusus untuk peserta didik ABK, menggunakan sarana dan prasarana yang ada, serta mengikutsertakan guru mengikuti pelatihan pembelajaran peserta didik ABK.
KONFLIK INTERNAL DALAM NOVEL LADANG API KARYA HARIE INSANI PUTRA Cahya Istiqamah; Edi Sutardi
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 1 (2022): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/sti.v7i1.1880

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang konflik sosial yang terjadi dalam novel Ladang Api karya Harie Insani Putra. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologis dan jenis penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan adalah novel Ladang Api karya Harie Insani Putra yang diterbitkan oleh Pustaka Banua cetakan pertama tahun 2017. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi teks dan teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif interpretatif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk konflik internal yang terdapat dalam novel Ladang Api karya Harie Insani Putra, yaitu: (a) dendam Patra terhadap Yudha, (b) ketakutan keluarga Patra dan Sabran terhadap perbuatan Yudha serta ketakutan warga desa terhadap Mat Yusi, (c) kesedihan keluarga Wijan, keluarga Jauhari dan Mat Yusi atas apa yang menimpa mereka, (d) kekecewaan yang di alami oleh Jauhari, Matyusi dan Patra atas keinginan atau harapan mereka tidak sesuai dengan kenyataan, (e) kebencian Mat Yusi terhadap Yudha, dan (f) kesakitan yang dialami oleh Patra, Wijan, dan Sabran akibat perbuatan Yudha dan kesakitan Matyusi akibat ulahnya sendiri.
PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS NARASI Dana Aswadi
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 2 (2022): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/sti.v7i2.1918

Abstract

Media animasi merupakan sarana yang mendukung dalam proses belajar mengajar. Penggunaan media animasi menjadi inovasi baru yang dikolaborasikan dengan pembelajaran menulis narasi. Siswa diperlihatkan animasi, kemudian diipersilahkan untuk menulis narasi. Tujuan penggunaan media animasi dalam pembelajaran menulis narasi adalah agar mendapatkan gambaran bagaimana penggunaan media animasi dalam proses belajar mengajar. Makalah ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi para guru dan siswa. Metode yang digunakan dalam setiap penggunaan media animasi dalam pembelajaran menulis narasi ini adalah metode deskriptif, yaitu media animasi dijelaskan dengan baik, kemudian diceritakan kembali dengan tulisan yang dibuat oleh siswa. Siswa lebih aktif dan menguasai penulisan narasi yang sesuai dengan materi pembelajaran. Simpulannya adalah model animasi ini sangat baik digunakan dalam materi menulis narasi, karena sangat efektif serta mempermudah siswa untuk mengingat dan mempraktikkan menulis narasi.
ANALISIS KEMAMPUAN GURU MENERAPKAN KETERAMPILAN BERTANYA DALAM MATA PELAJARAN IPS PADA SISWA KELAS IV SDN ANTAR BARU 2 KECAMATAN MARABAHAN KABUPATEN BARITO KUALA Irni Cahyani; Suryani
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 2 (2022): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/sti.v7i2.2032

Abstract

Berdasarkan hasil menulis kegiatan Simple present Tense yang ditugaskan di kelas VIII A SMP Negeri 1 Rantau ternyata masih jauh dari harapan.Fokus Penelitian Tindakan Kelas ini mendeskripsikan peningkatan keterampilan menyusun teks Simple Present Tense dengan model pembelajaran proyek photo story. Penelitian ini mendeskripsikan mengenai kemampuan guru menerapkan keterampilan bertanya dalam mata pelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN Antar Baru 2 Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala. Keterampilan bertanya tidak hanya bertujuan untuk memperoleh informasi, namun juga meningkatkan terjadinya interaksi antara guru dengan siswa. Adapun keterampilan bertanya meliputi keterampilan bertanya dasar dan keterampilan bertanya lanjut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru kelas IV di SDN Antar Baru 2 SDN Antar Baru 2 Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala. Subjek penelitian ini adalah, guru kelas IV, siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, data condensation, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengenai penelitian tentang kemampuan guru menerapkan keterampilan bertanya pada siswa kelas IV SDN Antar Baru 2 Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala ini dapat ditarik sebuah kesimpulan yaitu, guru menerapkan keterampilan bertanya saat ini kurang optimal hal ini karena masih ada beberapa komponen keterampilan bertanya yang belum terlaksana dan keterbatasan proses pembelajaran, pembelajaran yang dilaksanakan secara tatap muka, serta saat pembelajaran berlangsung hanya sebagian siswa yang dapat berinteraksi dan merespon pada saat guru melakukan pembelajaran.
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS MELALUI SUPERVISI EDUKATIF KOLABORATIF SECARA PERIODIK DI SMP NEGERI 1 BINUANG Masrukiah
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 2 (2022): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/sti.v7i2.2036

Abstract

Supervisi edukatif merupakan supervisi yang diarahkan pada kurikulum pembelajaran, proses belajar mengajar, pelaksanaan bimbingan dan konseling. Tujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah supervisi edukatif kolaboratif secara periodik guru dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, dan melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Binuang tahun pelajaran 2022/2023. Subjek pada penelitian ini adalah guru SMP Negeri 1 Binuang, yang terdiri dari 12 orang guru yang dipilih secara random untuk tiap bidang studi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah. Pelaksanaan penelitian tindakan dilakukan dengan dua siklus dan dalam setiap siklus ada empat kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terdiri atas empat kegiatan pokok yakni pengumpulan data awal, data hasil analisis setiap akhir siklus, serta tanggapan lain dari guru terhadap pelaksanaan supervisi edukatif model kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan supervisi edukatif kolaboratif secara periodik dapat meningkatkan kinerja guru dalam menyusun rencana pembelajaran. Pelaksanaan supervisi edukatif kolaboratif secara periodik dapat meningkatkan kinerja guru dalam menilai prestasi belajar siswa. Pelaksanaan supervisi edukatif kolaboratif secara periodik dapat meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian prestasi belajar siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS SIMPLE PRESENT TENSE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROYEK PHOTO STORY PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 1 RANTAU TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Meta Kartini
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 2 (2022): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/sti.v7i2.2037

Abstract

Berdasarkan hasil menulis kegiatan Simple present Tense yang ditugaskan di kelas VIII A SMP Negeri 1 Rantau ternyata masih jauh dari harapan.Fokus Penelitian Tindakan Kelas ini mendeskripsikan peningkatan keterampilan menyusun teks Simple Present Tense dengan model pembelajaran proyek photo story. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Rantau pada VIII A dengan jumlah peserta didik sebanyak 29 orang pada semester 2 tahun pelajaran 2021/2022. Kriteria kesuksesan dalam penelitian ini adalah bahwa penelitian dianggap berhasil jika setiap kelompok mendapat skor ≥71 untuk proyek menyusun teks Simple Present Tense dengan integrasi teknologi photo story dan 80% kelompok sudah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil penelitian pada siklus 1 terjadi peningkatan yang cukup signifikan.Dari 6 kelompok ada 4 kelompok mencapai KKM ≥71,sedangkan 2 kelompok belum mencapai standar yang ditetapkan.Pada siklus ini aspek menyusun teks grammar dan puctuation and mechanic perlu ditingkatkan lagi.Dapat disimpulkan bahwa 66,67% kelompok sudah berhasil mencapai KKM.Nilai rata-rata menyusun teks adalah 76,19.Namun hasil PTK pada siklus 1 belum mencapai target kesuksesan sehingga penelitian dilanjutkan kesiklus 2. Hasil siklus 2 semua kelompok di kelas VIII A yang terdiri dari 6 kelompok sudah berhasil mencapai KKM ≥71,Dapat disimpulkan bahwa 100% kelompok sudah berhasil mencapai KKM.Nilai rata-rata kelompok menyusun teks Simple Present Tense tentang kegiatan rutin dengan tema “happy Sunday” adalah 93,45.Pada siklus 2 ini target kesuksesan sudah tercapai.
IMPLEMENTASI DALAM MENGUBAH SIKAP KONSERVATIF GURU MELALUI SUPERVISI AKADEMIK MODEL COOPERATIF PROFESIONAL DEVELOPMENT DI SD NEGERI SAWANG Tamberan
STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 2 (2022): Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/sti.v7i2.2038

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah ini berjudul “Implementasi Dalam Mengubah Sikap Konservatif Guru Melalui Supervisi Akademik Model Cooperatif Profesional Development Di SD Negeri Sawang”. Penelitian ini bertujuan untuk : 1). Mengubah sikap konservatif guru menjadi guru yang progresif futuristik melalui supervisi akademik. 2). Meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran dan mengelola kegiatan proses pembelajaran. 3). Meningkatnya kemampuan Guru dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam menunjang proses belajar mengajarnya di kelas. 4). Menumbuhkan persesi positif guru terhadap pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sebagai layanan bantuan proses pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan. 4). Meningkatkan partisipasi siswa dalam belajar sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang optimal. 5) Meningkatnya kerja sama antar guru sebagai anggota organisasi lembaga SD Negeri Sawang. PTS ini dilaksanakan dalam dua siklus pada sekolah yang sama. Perubahan sikap konservatif menjadi sikap yang progresif futuristic mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang lebih berkualitas. Hal ini dibuktikan dengan hasil pelaksanaan penelitian tindakan Sekolah yang dilaksanakan di SD Negeri Sawang. Sebelum dilakukan penelitian sikap guru menunjukkan skala sikap yang sangat rendah yaitu: 54,5% dengan rata-rata pemenuhan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran memperoleh nilai rata- rata 51,5%. Pada Siklus I Skala Likert mencapai 72,38% dengan rata- rata pemenuhan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran memperoleh nilai rata- rata 63,50% dan tingkat ketercapaian 70,50%. Pada Siklus II Skala sikap memperoleh nilai 77,88% dengan rata- rata pemenuhan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaranmemperoleh nilai rata – rata 79% sedangkan tingkat ketercapaian rata – rata 84%.