cover
Contact Name
Ahmad Andi
Contact Email
agrifarm@uwgm.ac.id
Phone
+6285751504649
Journal Mail Official
agrifarm@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 28 RT.007 Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Agrifarm
ISSN : 23019700     EISSN : 25408992     DOI : https://doi.org/10.24903
Core Subject : Agriculture,
AGRIFARM is Agricultural Science Journal, Faculty of Agriculture Agrotechnology Study Program, Widya Gama Mahakam University with pISSN 2301-9700 and eISSN 2540-8992 publish twice a year in July and December, which publishes scientific work on research, development, thought studies or theoretical studies related to agricultural technology and development. This journal receives scientific writing in the form of a research report (Original article research paper) with focus and scope covering Agronomy, Geology, Agribusiness, Pests and Diseases, Agricultural Technology, Agricultural Counseling
Articles 205 Documents
Perbedaan Jenis Tanah dan Umur Tanaman Terhadap Produksi Tandan Buah Segar Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq): Differences in Soil Type and Plant Age on the Production of Fresh Fruit Bunch of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq) Muhammad Riskar; Sopian, Ahkmad
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 1 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i1.2975

Abstract

This research was conducted in the area of PT. Sawit Sukses Sejahtera and PT. Prima Cipta Selaras, Muara Ancalong District, East Kutai Regency, East Kalimantan Province. The time period for 4 months of research was carried out in April 2019 until August 2019. The purpose of this study was to determine the test of differences in plant age and land characteristics on oil palm productivity. The research method using the field survey method was analyzed using a variety of non factorial randomized block designs. The results showed that differences in plant age had no significant effect on average longitudinal weight but had a significant effect on the average number of flowers and flowers, the highest value at 9 years of age was 7.3 long / principal and the lowest at 8 years of age was 4.1 length / the principal. In soil type, it has no significant effect on the average number of lengths and flowers, but has a very significant effect on average length weight in Ultisol soil types having the highest average length weight of 14.2 kg / length and the lowest in spodosol soil types, 8.7 Kg / long. In the type of flat topography and hill has no significant effect on the average number of lengths and flowers but has a significant effect on the average long weight, on the flat topography has the highest weight of 15.28 kg / long and on the topography of the hill which is 8.47 kg / length.
Analisis Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Di Desa Lempake Kalimantan Timur: Analysis of the Welfare Level of Farmer Households in Lempake Village, East Kalimantan Aprilani, Puteri; Nugrahini, Tutik; Wati, Asiah
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 1 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i1.2980

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemenuhan kebutuhan rumah tangga terhadap tingkat kesejahteraan rumah tangga petani di Desa Lempake. Alat analisis yang digunakan Structural Equation Modeling (SEM). Data primer dikumpulkan melalui 110 kuesioner untuk petani yang ada pada Desa Lempake. Validitas dan reliabilitas model diuji dengan menggunakan model persamaan struktural. Data yang ada diolah dengan menggunakan program computer Analysis Of Moment Structure (AMOS) versi 24. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan rumah tangga berpengaruh dan berdampak signifikan terhadap tingkat kesejahteraan. Hasil penelitian tersebut mempunyai potensi untuk membantu pembuat kebijakan, pemangku kepentingan, dan manajemen organisasi dalam mengadopsi temuan-temuan yang diartikulasikan dengan baik untuk meningkatkan kualitas kebutuhan rumah tangga agar menciptakan kesejahteraan rumah tanga petani. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap perluasan literatur berdasarkan empiris bukti yang berkaitan dengan hubungan variable pemenuhan kebutuhan rumah tangga dan praktik kesejahteraan rumah tangga petani.
UJI PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR DARAH SAPI DAN KCl TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis quineensis Jacq) DI PRE-NURSERY: TESTING THE INFLUENCE OF LIQUID ORGANIC FERTILIZER COW BLOOD AND KCl ON THE GROWTH OF PALM OIL (Elaeis quineensis Jacq) SEEDLINGS IN PRE-NURSERY Mahdalena; Urlis Bauana
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 1 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i1.3028

Abstract

The growth of oil palm plants is greatly influenced by the availability of nutrients in the soil. The availability of nutrients is determined by the physical, chemical and biological properties of the soil. Marginal soils such as Ultisol have very low levels of nutrient availability. This is caused by intensive weathering processes. Therefore, it is necessary to improve soil fertility. One effort that can be made to improve the fertility of Ultisol soil so that oil palms can grow well is by adding natural fertilizer. Natural fertilizer can come from the use of plant or animal remains. One of them is the use of cow blood waste, this waste has not been widely used as a source of natural fertilizer. One type of mineral soil that is widely used as a medium for growing seeds is ultisol soil. This happens because this type of soil is spread quite widely in Indonesia. The weakness of Ultisol soil as a growing medium is that this soil generally reacts very acidly. Therefore, to increase the growth of plant seeds, a good growing medium is needed for plants. To create a good growing medium, fertilizer is needed that contains alkaline reacting substances such as Potassium (K). One type of fertilizer that contains potassium is KCl fertilizer (Nugroho, 2000). The aim of the research is to determine the effect of liquid organic fertilizer from cow's blood and gamal leaves on the growth of oil palm seedlings. The research was carried out for 20 weeks (5 months) starting from February – June 2024. The research was carried out at the Agrotechnology Experimental Garden at Widya Gama Mahakam University, Samarinda. This research was organized in a Randomized Group Design (RAK) with Factorial analysis of 2 factors with 3 replications and obtained 48 polybags as follows: Cow Blood Liquid Organic Fertilizer consisting of 4 levels, namely: D0 (No Control Treatment), D1 (80 mL /L water), D2 (100 mL/L water) D3 (120 mL/L water). The second factor is KCl (K) fertilizer which consists of 3 levels, namely: K0 (0 g/tan), K1 (0.15 g/tan) and K2 (0.30 g/tan). Data were analyzed using analysis of variance based on the F test 5% and 1%. If it has a real effect, continue with the 5% BNT test. Keywords: Cow Blood, Elaeis, KCl, Liquid Organic Fertilizer,
Pengaruh Pruning Pucuk Apikal Dan Posisi Penyerbukan Buah Terhadap Kualitas Buah Pada Budidaya Melon (Cucumis melo L.) Varietas Kirani Dengan Sistem Hidroponik Nutrient Film Technique: The Effect of Apical Shoot Pruning and Fruit Pollination Position on Fruit Quality in the Cultivation of Melon (Cucumis melo L.) Kirani Variety Using the Nutrient Film Technique Hydroponic System Wati, Asiah; Nugrahini, Tutik
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 1 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i1.3032

Abstract

Tujuan penelitian pengaruh pruning pucuk apikal, mengetahui pengaruh posisi penyerbukan buah dan mengetahui interaksi pruning pucuk apikal dan posisi penyerbukan buah terhadap kualitas buah pada budidaya melon Untuk mendapatkan mencapai tujuan dari penelitian ini melakukan pengambilan data berupa ; Berat buah, diameter buah, tebal daging buah dan tingkat kemanisan buah. Penelitian Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur Penelitian ini dilaksanakan selama 4 (empat) bulan, mulai dari bulan Januari sampai dengan April 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan perlakuan pertama yaitu dengan taraf p22 (pruning pada ruas 22), p24 (pruning pada ruas 26), p28 (pruning pada pada ruas 28) dan p30 (pruning pada ruas 30) dan perlakuan posisi penyerbukan buah padat 4 taraf yaitu ; b9 (buah pada ruas 9), b10 (buah pada ruas 10), b11 (buah pada ruas 11) dan b12 (buah pada ruas 12). Hasil penelitian pada perlakuan pruning (p) pada taraf p24 (pruning ruas 24) berpengaruh nyata pada parameter berat buah, diameter buah dan tingkat kemanisan, perlakuan posisi penyerbuhan (b)pada taraf b9 berpengaruh nyata pada berat buah, diameter buah dan tingkat kemanisan dan interaksi pruning pucuk apikal dan posisi penyerbukan buah dengan taraf p24b9 berpengaruh nyata pada parameter berat buah, diameter buah dan tingkat kemanisan Kata kunci : teknik budidaya, smart farming, hasil
UJI APLIKASI PUPUK PATEN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KARET (Hevea brasiliensis Muell.Arg) Iin Arsensi; Purwati; Arif Fathur Rahman
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 1 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i1.3046

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang sering muncul dalam pembibitan tanaman karet terletak pada aspek pemupukan. Pemilihan jenis pupuk yang tepat, dosis yang sesuai, dan jadwal aplikasi yang benar menjadi tantangan utama. Keberhasilan pemupukan dipengaruhi oleh beberapa factor seperti dosis pupuk, jenis pupuk, waktu dan frekuensi pemupukan, cara pemupukan dan pengendalian gulma. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit karet (Hevea brasiliensis Muell.Arg) pada aplikasi berbagai dosis pupuk PATEN. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Mahakam Samarida. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga total pengamatan adalah 20 unit tanaman. P0 (Kontrol = tanpa aplikasi PATEN); P1 (aplikasi PATEN 5 gram/tanaman); P2 (aplikasi PATEN 10 gram/tanaman); P3 (aplikasi PATEN 15 gram/tanaman). Hasil penelitian menunjukan tidak adanya pengaruh yang nyata berbagai dosis pupuk PATEN terhadap pertambahan tinggi tanaman, pertambahan diameter batang serta jumlah daun tanaman karet dalam usia 30, 60, dan 90 HSP. Kata kunci : aplikasi, karet dan pupuk paten
The Effect of Providing Household Waste Trichocompost and Pelangi NPK on the Growth of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) Seedlings in Pre-Nurseries: Pengaruh Pemberian Trichokompos Limbah Rumah Tangga Dan NPK Pelangi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Pembibitan Pre-Nursery Hamidah, Hamidah; Noor, Rustam Baraq; Mikael.T
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 1 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i1.3080

Abstract

ABSTRACT Mikael.T, Pengaruh Pemberian Trichokompos Limbah Rumah Tangga dan NPK Pelangi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Pre-Nursery, dibawah bimbingan Rustam Baraq Noor, dan Hamidah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik Trichokompos limbah rumah tangga, pupuk NPK Pelangi dan interaksi Trichokompos limbah rumah tangga dan pupuk NPK Pelangi terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di Pre-nursery. Penelitian ini dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Widya Gama Mahakam Samarinda, dan dilakukan selama 3 bulan, mulai dari bulan Desember 2023 sampai dengan Februari 2024. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, secara Keseluruhan terdapat 4 x 3 = 12 kombinasi perlakuan, dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga menjadi 36 satuan percobaan, Faktor pertama adalah Trichokompos (T) terdiri atas 4 taraf yaitu, T0= tanpa perlakuan (kontrol), T1= dosis 200 g/polybag, T2= dosis 250 g/polybag, T3= dosis 300 g/polybag. Faktor kedua adalah pupuk NPK Pelangi (N) terdiri atas 3 taraf yaitu N0= tanpa perlakuan (kontrol), N1= dosis 20 g/polybag, N2= 30 g/polybag. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahawa pemberian Trichokompos limbah rumah tangga berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 9 MST dan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 12 MST dan jumlah daun 12 MST, pupuk NPK Pelangi menunjukkan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman 9 MST dan 12 MST, diameter batang 9 MST, jumlah daun 9 MST dan interaksi antara Trichokompos limbah rumah tangga dan pupuk NPK Pelangi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 9 MST dan 12 MST (T2 N1), diameter batang 6 MST dan 12 MST (T3N1), dan berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang 9 MST (T3N1). Kata kunci: Kelapa Sawit, NPK, Pupuk, Trichokompos
Kerusakan Bulir Padi dan Keragaman Parasitoid Telur Hama Walang Sangit di Kabupaten Aceh Utara, Propinsi Aceh: Damage of Rice Grains and Parasitoid Diversity of Rice Ear Bug Eggsin North Aceh Regency, Aceh Province Hendrival, Hendrival; Irham, Irham; Munauwar, Muhammad Muaz; Putri, Novita Pramahsari; Nurmasyitah, Nurmasyitah
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rice ear bug is a potential pest that damages rice grains. This pest damages rice grains when they reach the flowering phase until they are ripe for harvest. Egg parasitoid species can control rice ear bugs in the early stages of life. The research aims to calculate the percentage of attacks by rice ear bugs and explore the diversity of their egg parasitoids in the lowland rice agroecosystem in North Aceh Regency, Aceh Province. Purposive random sampling was used to determine the sampling location. Observations and sampling were carried out based on the stages of rice grain maturity, namely milk stage of rice (63–70 days), yellow-ripe (71–77 days), full ripe (78–84 days), and harvest ripe (85–91 days). Egg sampling was carried out in each sample plot of 50 groups of eggs. The results showed that damage to rice grains at all stages of grain maturity was relatively light, namely 0.6–17.6%. There were two species of egg parasitoids found, namely Hadronotus leptocorisae (Scelionidae) and Ooencyrtus malayensis (Encyrtidae). The species diversity index was low, while the species evenness index was high. The H. leptocorisae species is one of the dominant egg parasitoids with parasitization levels reaching > 50% at the milky and yellow-ripe stages
THE RELATIONSHIP OF THE ROLE OF AGRICULTURAL EXTENDERS TOWARDS FARMERS' PARTICIPATION IN MANGGIS FARMING (in the Sumber Hejo Sustainable Farming Group, Cimanggu Village, Puspahiang District, Tasikmalaya): Hubungan Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Partisipasi Petani Dalam Usahatani Manggis (Di Kelompok Tani Lestari Sumber Hejo Desa Cimanggu Kecamatan Puspahiang Tasikmalaya Siti Karmilah
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i2.2886

Abstract

Desa Cimanggu merupakan salah satu desa penyumbang dalam produksi manggis di Kecamatan Puspahiang, kelompok tani ini baru berdiri pada tahun 2019. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor biologis tanaman serta perlakuan dari petani. Peran penyuluh dapat dikatakan berhasil ketika terdapat perubahaan pada petani mengenai pengetahuan, keterampilan dan kesejahteraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi korelasi antara peran penyuluh dan tingkat partisipasi petani dalam kelompok tani. Penelitian ini dilakukan di kelompok Tani Lestari Sumber Hejo. Metode yang dipakai pada penelitian merupakan kuantitatif yang dilaksanakan secara wawancara mempergunakan kuesioner dengan skala likert. Sampel ini diambil secara sensus yang berjumlah 30 orang dimana seluruh anggota dijadikan responden. Metode analisis yang diterapkan untuk menguji data adalah korelasi Spearman rank. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian berada dalam kategori partisipasi dengan tingkat persentase sebesar 72,13%. Partisipasi petani dalam penyuluhan termasuk ke dalam kategori sering berpartisipasi dengan persentase 70,2 persen. Sementara hasil korelasi bahwa peran penyuluh mempunyai hubungan signifikan serta mempunyai arah positif. Berarti memiliki hubungan yang searah dimana jika peran penyuluh naik maka partisipasi petani juga akan naik. Penyuluh harus lebih aktif lagi mendorongnya agar dapat membantu kelompok tani meningkatkan produktivitas serta usahatani manggis. Petani harus sering berpartisipasi dalam program penyuluh supaya dapat menambah wawasan dan keterampilan usahatani manggis di kelompok tani lestari sumber hejo Desa Cimanggu Kec. Puspahiang.
The Effect of Giving Liquid Organic Fertilizer From Cow Blood and NPK Phonska For the Growth of Coffee Plant Seeds (Coffea arabica L.): Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Darah Sapi dan NPK Phonska Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi (Coffea arabica L.) Mutmainah, Siti; Mahdalena; Patricia, Vanesa
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The effect of giving liquid organic fertilizer of cow blood and NPK Phonska for the growth of the coffee plant seeds (Coffea arabica L.). The purpose of study is to determine the effect of liquid organic fertilizer cow’s bloods and NPK Phonska and the interaction of the two treatments for the growthof coffee seeds (Coffea arabica L.). The study was conducted in July 2023 to November 2023 and located in the research land of the Faculty of Agriculture, Widya Gama Mahakam Samarinda University, Wahid Hasyim, Sempaja Village, subdistrict North Samarinda, East Borneo.The research method uses a random group design consists of 2 factors with 4 x 4 consisting of 3 replications. The first factor is liquis organic fertilizer cow’s blood (D) consisting of 3 levels, namely: DO (Control), D1 (80 mL/L water/polybag), D2 (100 mL/L water/Polybag), D3 (120 mL/L water/polybag). The second factor in NPK Phonska (P) consisting of 3 levels, namely: P0 (control), P1 (2,5 g/polybag), P2 (3,5 g/polybag), P3 (4,5 g/polybag). Observation variable, namely growth in plant height stem diameter and number of leaft strands. The resulrs showed that liquid organic fertilizer cow’s blood gave results significant effect on plant height parameters aged 90 DAP with a dose best 100 mL/L water, NPK Phonska fertilizer gives a significant effect in the parameter the number of leaves aged 30 DAP at a dose of 4,5 g as wel the interaction between cow blood POC and NPK Phonska gives an influential result real in plant height parameters aged 30 DAP. Kata kunci : Coffea, NPK Phonska, POC
PEMBERIAN PUPUK KASCING DAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH: PEMBERIAN PUPUK KASCING DAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH DI DESA LOT KALA Pratiwi, Hilda
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i2.3099

Abstract

Bawang merah adalah komoditi hortikultura yang menghasilkan umbi dan menjadi kebutuhan harian masyarakat Indonesia. Jumlah bawang merah yang diproduksi di Provinsi Aceh masih belum memenuhi jumlah kebutuhan bawang merah setiap tahunnya. Oleh karena itu, perlu adanya penerapan teknologi budidaya bawang merah untuk meningkatkan jumlah produksi bawang merah. Salah satu pendekatan teknologi yang dapat dilakukan adalah penggunaan pupuk kascing dan pupuk organik cair. Penelitian ini dilaksanakan di perkebunan Kabupaten Aceh Tengah di Desa Lot Kala Kec. Kebayakan tahun 2024 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, dengan dua faktor yang diteliti, yaitu: Pemberian pupuk kascing (K), terdiri dari 4 taraf yaitu: K0: Tanpa Perlakuan ; K1:100 g/polybag ; K2:150 g/polybag ; K3:200 g/polybag. Pemberian POC, terdiri dari 3 taraf yaitu: S0: Tanpa Perlakuan ; S1: 150 ml/polybag ; S2 : 300 ml/polybag. Dosis kascing berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah umbi minggu ke 2, minggu ke 4 dan minggu ke 6 serta berat kering umbi. Dosis kascing terbaik terdapat pada dosis 200gr/polybag. Adanya pengaruh nyata pemberian dosis POC berpengaruh sangat nyata pada jumlah umbi minggu ke 6, jumlah umbi minggu ke 2 dan berat kering umbi namun tidak berpengaruh nyata pada variabel yang di amati lainnya. Dosis terbaik terdapat pada 300ml/polybag.