cover
Contact Name
Ahmad Andi
Contact Email
agrifarm@uwgm.ac.id
Phone
+6285751504649
Journal Mail Official
agrifarm@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 28 RT.007 Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Agrifarm
ISSN : 23019700     EISSN : 25408992     DOI : https://doi.org/10.24903
Core Subject : Agriculture,
AGRIFARM is Agricultural Science Journal, Faculty of Agriculture Agrotechnology Study Program, Widya Gama Mahakam University with pISSN 2301-9700 and eISSN 2540-8992 publish twice a year in July and December, which publishes scientific work on research, development, thought studies or theoretical studies related to agricultural technology and development. This journal receives scientific writing in the form of a research report (Original article research paper) with focus and scope covering Agronomy, Geology, Agribusiness, Pests and Diseases, Agricultural Technology, Agricultural Counseling
Articles 205 Documents
RESPON TRICHOKOMPOS DECANTER SOLID DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) Krispina Paput; Sopian, Akhmad; Purwati
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i2.3190

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian Trichokompos Decanter Solid dan pupuk NPK Phonska terhadap pertambahan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun bibit kopi robusta. Penelitian ini dilaksanakan pada awal Februari sampai akhir Juni 2021 dan bertempat di Kebun Percobaan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda terletak di Jalan KH. Wahid Hasyim I, Kelurahan Sempaja Selatan , Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok faktorial 4 3 dengan tiga ulangan. Faktor Pertama adalah Dosis Trichokompos Decanter solid yang terdiri dari 4 taraf yaitu : D0 : Tanpa Perlakuan, D1 : Decanter Solid 200 g/polybag, D2 : Trichokompos Decanter Sollid 225 g/polybag dan D3 Trichokompos Decanter Solid 250 g/polybag. Faktor kedua adalah Dosis Pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf yaitu: K0: Tanpa Perlakuan, K1: 18 g/polybag dan K2 : 22 g/polybag. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian Trichokompos Decanter Solid tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun dan luas daun. Sedangkan pemberian pupuk NPK berpengaruh sangat nyata pada pertambahan tinggi tanaman umur 60 HSP dan 90 HSP dengan dosis terbaik yaitu K1 : 18 gram sedangkan pengaruh interksi antara trichokompod decanter solid dan pupuk NPK Phonska berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 90 HSP dan berpengaruh sangat nyata pada parameter luas daun umur 90 HSP.
The Growth Response of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) Seedlings in Pre Nursery to Treatment of Palm Oil Waste and N Fertilizer: Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pada Pre Nursery Terhadap Perlakuan Limbah Kelapa Sawit dan Pupuk N Wati, Asiah; Mahdalena; Teguh Arif Saputra
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i2.3215

Abstract

This research aims to determine the best dose of Solid Palm Oil Waste and Nitrogen Fertilizer, as well as the interaction of the two treatments on the growth of oil palm seedlings in the Pre-nursery. This research was carried out at the experimental field of the Faculty of Agriculture, Widya Gama Mahakam University, Samarinda and was carried out for 3 months starting from April 2024 to June 2024. This research was arranged in a Factorial Randomized Group Design (RGD), overall there were 4 x 3 = 12 treatment combinations , and each treatment combination was repeated 3 times so that there were 36 experimental units. The first factor was 4 levels of Nitrogen Fertilizer, namely, N0= no treatment (control), N1= dose 8 g/polybag, N2= dose 10 g/polybag, N3= dose 12 g/polybag. The second factor is Solid Palm Oil Waste fertilizer consisting of 3 levels, namely S0= without treatment (control), S1= dose of 500 g/ 1 kg of polybag soil, S2= 550 g/ 1 kg of polybag soil. The results of the research on the treatment of solid oil palm waste had a significant effect on the treatment of stem diameter and number of leaves at 9 WAP and 12 WAP, nitrogen fertilizer had a significant effect on the treatment of plant height at 12 WAP, the interaction of solid oil palm waste fertilizer and nitrogen fertilizer had a significant effect on plant height at 12 WAP (U3S2), stem diameter 6 WAP (U1S0), 9 WAP (U1S1), 12 WAP (U3S1) and number of leaves at 12 MST (U2S1). Key word : berkelanjutan, efesiensi, zero waste
THE ROLE OF MYCORRIZATION IN THE DEVELOPMENT OF BLASTING DISEASE (Pyricularia oryzae), GROWTH AND PRODUCTION OF SEVERAL VARIETIES OF GOGO RICE: PERAN MIKORIZA TERHADAP PERKEMBANGAN PENYAKIT BLAS (Pyricularia oryzae), PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS PADI GOGO Rimbun, Epriani
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i2.3241

Abstract

ABSTRACT This study aims to evaluate the role of mycorrhiza in the development of blast disease, growth and production of gogo rice. The research was carried out at the Dry Land Experimental Garden and at the Forestry Laboratory, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University. The research method used a Split Plot Design (RPT) in the form of a Randomized Block Design (RAK) consisting of two factors. The first factor is the main mycorrhizal plot which consists of two levels, namely M0 and M1. The second factor as a subplot is a variety consisting of four levels, namely V1: Situ Patenggang, V2: Situ Bagendit, V3: Besu and V4: Nggalaru, each treatment was repeated 3 times so that there were 24 treatment units. Each treatment unit consisted of 50 plants per plot. Variables observed included blast disease development, growth, production and percentage of root infection. The results of the research showed that there was an interaction effect of mycorrhizal inoculation and variety on the development of blast disease, growth and production had a very significant effect on plant height. Variety has a very significant effect on disease severity. The highest disease severity was obtained from the Situ Bagendit variety, 97.35%. Mycorrhiza has a positive effect on production. Mycorrhizal infection in the roots of upland rice plants can be seen in the percentage of root infections in gogo rice plants. The average percentage of infection of the Situ Patenggang variety is 0.56% with the highest percentage. The percentage of mycorrhizal infection on the roots of upland rice plants indicates that the mycorrhiza used is compatible with gogo rice plants. Keywords— Mycorrhiza, Pyricularia Oryzae, Gogo Rice
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN KELAPA SAWIT(Elaeis guineensis Jacq.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUKSP 36 DAN BOKASI DAUN KETAPANG DI PRE NURSERY: GROWTH RESPONSES OF OIL PALM PLANTS (Elaeis guineensis Jacq.) ON FERTILIZER APPLICATIONSP 36 AND BOKASI LEAF KETAPANG IN PRE NURSERY Iin Arsensi; Purwati; Leonardus Avelino Dogon
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i2.3304

Abstract

ABSTRACK penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan Pupuk Bokasi daun ketapang terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit, mengetahui pengaruh pupuk SP 36 terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit dan mengetahui interkasi pupuk Bokasi dan pupuk SP 36 terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan, dimulai dari awal bulan juli sampai dengan November 2022 dan bertempat di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Metode penelitian ini menggunakan percobaan faktorial 4 x 4 yang terdiri dari 3 ulangan yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah pupuk SP 36 (S) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: S0 = (kontrol), S1 = 2,25 g/polybag, S2 = 4,5 g/polybag, S3 = 6,25 g/polybag, faktor kedua pupuk Bokasi (B) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: B0 = (kontrol), B1 (Bokasi) = 120 g/polybag, B2 = 135g/polybag, B3 = 150g/polybag. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemberian jenis pupuk SP 36 berpengaruh nyata terhadap rata-rata tinggi tanaman, Panjang daun. Pemberian perlakuan terbaik terdapat pada S3 yaitu 6,25 g/polybag. Selanjutnya pemberian pupuk bokasi daun ketapang berpengaruh nyata terhadap rata-rata tinggi tanaman, panjang daun. Pemberian perlakuan terbaik terdapat pada B3 yaitu 150 g/polybag. Kemudian interaksi pupuk SP 36 dengan dosis 6,25 g/polybag dan pupuk Bokasi daun ketapang dengan dosis 150 g/polybag sudah mencukupi kebutuhan unsur hara pada bibit kelapa sawit (Elaeis guneensis Jacq.) di pre nursery. Dari hasil penelitian dapat disarankan untuk menggabungkan pupuk bokasi daun Ketapang 150 g/polybag dan pemberian pupuk SP 36 dengan dosis 6, 25 g/polybag karena memberikan pertumbuhan bibit kelapa sawit yang terbaik di pre nursery. Kata kunci : Pre Nursery, Pupuk Bokasi, Pupuk Sp 36
PENGARUH KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN PUPUK NPK PHONSKA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) Purwati; Noor, Rustam Baraq; Natalis Don Alfonso Rotoson
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i2.3306

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Pupuk NPK Phonska serta interaksi kedua perlakuan terhadap pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L). Penelitian dilaksanakan di lahan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Jalan Wahid Hasyim, Gang Kampus biru. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan dimulai dari bulan September sampai Desember 2020. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan percobaan faktorial 4 x 4 yang terdiri dari 3 ulangan. Faktor pertama adalah Kompos TKKS (K) terdiri dari 4 taraf, yaitu :K0 : tanpa perlakuan, K1: 60 g/poliybag, K2 :120 g/polybag dan K3 : 180 g/polybag. Faktor kedua yaitu Pupuk NPK Phonska (P) yaitu : P0 : tanpa perlakuan, P1: 2 g/polybag, P2 : 4 g/polybag dan P3 : 6 g/polybag. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan tandan kosong kelapa sawit dengan dosis yang berbeda umur 90 Hst. Perlakuan terbaik K3 memberikan pertumbuhan tanaman yang terbaik.Perlakuan pupuk NPK Phonska dengan dosis yang berbeda memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman umur 60 dan 90 Hst, jumlah daun umur 90 Hst dan diameter batang umur 90 Hst, P2 memberikan pertumbuhan tanaman yang terbaik. Interaksi tandan kosong kelapa sawit dan pupuk NPK Phonska berpengaruh pada tinggi tanaman umur 90 Hst. Perlakuan K2P2 dan jumlah daun umur 90 Hst. Perlakuan K2P1 memberikan pertumbuhan tanaman yang terbaik. Kata kunci :Pupuk Organik, Pupuk Anorganik, Bibit Tanaman Kakao.
A Identification of Potency and Restriction for Developing Torbangun Plant (Coleus amboinicus L.): Indonesia Damanik, Kevin Aditya; Ifan, Ifan Aulia Candra; Hasibuan, Syahbudin
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coleus amboinicus, dikenal secara lokal sebagai torbangun, merupakan tanaman perdu dari keluarga Lamiaceae yang memiliki batang tebal, daun hijau berbulu, dan aroma khas. Tanaman ini banyak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai tujuan, termasuk meningkatkan produksi ASI dan mengatasi gangguan pencernaan. C. amboinicus memiliki potensi besar dalam pengembangan produk farmasi dan nutraseutikal berkat kandungan fitokimia aktif seperti flavonoid, fenolik, dan minyak esensial. Potensi pengembangan penelitian terletak pada eksplorasi lebih lanjut dari kandungan bioaktif tanaman ini dan mekanisme aksi terapeutiknya. Beberapa contoh pengembangan yang dapat dilakukan antara lain penelitian klinis mengenai efektivitas torbangun dalam terapi antimikroba, antikanker, serta efek imunomodulator. Selain itu, optimasi metode ekstraksi dan identifikasi komponen bioaktif yang lebih efisien juga merupakan area potensial untuk penelitian lanjutan. Namun, pengembangan C. amboinicus juga menghadapi beberapa hambatan, termasuk kurangnya data klinis yang mendukung keamanan penggunaan jangka panjang serta kendala dalam kultivasi massal di luar habitat aslinya. Penelitian yang lebih mendalam diperlukan untuk mengatasi tantangan ini, terutama dalam aspek agronomi, bioteknologi, dan formulasi produk yang sesuai dengan standar farmasi modern.
Compatibility Test of Root Nodule Bacterial Isolates on Edamame Plants: Uji Kompatibilitas Isolat Bakteri Bintil Akar pada Tanaman Edamame Apriyani, Wenny; Iwan Sasli; Fadjar Rianto
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 14 No 1 (2025): Agrifarm Juli
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v14i1.3627

Abstract

Bakteri Rhizobium pada bintil akar tanaman leguminosa memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Namun demikian, kesesuaian tanaman inang dapat menjadi faktor penting dalam menentukan terbentuknya simbiosis antara tanaman dan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kompatibilitas bakteri bintil akar asal beberapa tanaman leguminosa terhadap tanaman edamame. Penelitian dilakukan di Laboratorium Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dan Balai Penyuluhan Pertanian Pontianak Barat Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian berlangsung dari bulan Februari - April 2024. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap. Faktor perlakuan jenis isolat bakteri bintil akar (a1: kedelai; a2: edamame; a3: Mimosa pudica Linn., a4: kacang panjang; a5: kacang tanah; a6: Saga). Isolat bakteri bintil akar asal berbagai tanaman leguminosa yang diaplikasikan pada tanaman edamame tidak memberikan dampak terhadap pembentukan bintil akar, berat basah bagian atas tanaman dan berat kering tanaman. Isolat bakteri bintil akar kedelai mempunyai kemampuan menyumbang unsur N pada tanaman edamame sebesar 7,14% dan efektivitas N terhadap tanaman kontrol yang menggunakan urea sebesar 4,17%. Kata Kunci: bintil akar, edamame, leguminosa, mikroorganisme, rhizobium
Effectiveness of Calcium Fertilizer on Tomatoes (Lycopersicum esculentum Mill.) Growth and Yield in Alluvial Soil: Efektivitas Pupuk Kalsium terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) di Tanah Aluvial Ardianti, Wiwik; Ramadhan, Tris Haris; Wasi’an
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 14 No 1 (2025): Agrifarm Juli
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v14i1.3628

Abstract

Pengaplikasian pupuk kalsium pada tanah aluvial diharapkan mampu meningkatkan kesuburam tanam untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat. Tujuan penelitian untuk mengatahui peran pupuk kalsium, serta untuk mendapatkan dosis yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah aluvial. Penelitian dilakukan di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dari bulan April sampai Agustus 2025. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak kelompok satu faktor. Faktor perlakuan yang digunakan yakni taraf dosis pupuk kalsium (tanpa pupuk kalsium, 5 g L-1, 10 g L-1, 15 g L-1, 20 g L-1), masing-masing perlakuan ditetapkan ulangan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kalsium yang diaplikasikan dalam penelitian ini berperan dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil hasil tanaman tomat pada tanah aluvial, dimana pada taraf 5 g L-1 secara signifikan efektif terhadap peningkatan berat kering tanaman dan jumlah buah, sedangkan untuk hasil berat buah per tanaman taraf pupuk kalsium yang efektif yaitu sebanyak 10 g L-1. Kata Kunci: produktivitas tomat, pupuk kalsium, tanah aluvial alluvial soil
The Effect of Planting Media Composition and Trichoderma sp. Dosage on the Growth of Cocoa Seedlings (Theobroma cacao L.): Pengaruh Komposisi Media Tanam Dan Dosis Trichoderma Sp. Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Tumanggor, Edrivo Pandapotan; Purwati; Mutmainah, Siti
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 14 No 1 (2025): Agrifarm Juli
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v14i1.3663

Abstract

Abstract This study aims to determine the effect of planting media composition and Trichoderma sp. dosage on the growth of cocoa seedlings (Theobroma cacao L.), as well as their interaction. The research was conducted from March to June 2024 at the Agricultural Research Field, Widya Gama Mahakam University, Samarinda. The design used was a factorial randomized block design (RBD) 3 × 4 with three replications. The first factor was planting media composition: P0 (control), P1 (1:1 cattle manure:topsoil), P2 (1:2 cattle manure:topsoil). The second factor was Trichoderma sp. dosage: T0 (control), T1 (20 g/polybag), T2 (30 g/polybag), T3 (40 g/polybag). Parameters observed were number of leaves, plant height, and stem diameter at 30, 60, and 90 DAP. Results showed that P2 and T2 significantly improved cocoa seedling growth. The best interaction was observed in P2T2 for plant height at 90 DAP. Keywords: Cocoa, growing media, cattle manure, Trichoderma sp.
The Effect Of Cocoa Fruit Skin Waste Poc And Npk Fertilizer On The Growth Of Cocoa Seedlings (Theobroma Cacao L.: Pengaruh Poc Limbah Kulit Buah Kakao Dan Pupuk Npk Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Mahdalena; Patricia, Santiya; Aprilani, Puteri; Wati, Asiah
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 14 No 1 (2025): Agrifarm Juli
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v14i1.3662

Abstract

This study aims to determine the effect of liquid organic fertilizer (POC) from cocoa pod waste and NPK fertilizer on the growth of cocoa seedlings. The study was conducted experimentally with a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments: control (without fertilizer), 100 ml/liter POC, 0.5 g/plant NPK, a combination of low-dose POC + NPK, and a combination of high-dose POC + NPK. The parameters observed included plant height, number of leaves, and stem diameter for 8 weeks. The results showed that the combination of POC from cocoa pod waste and NPK fertilizer had a significant effect on the growth of cocoa seedlings compared to single treatments. The high-dose combination gave the highest growth in all observed parameters. The use of POC from cocoa pod waste can be an environmentally friendly alternative to support the growth of cocoa plants. Keywords: Cocoa, cocoa pod skin POC, NPK fertilizer, seedling growth