cover
Contact Name
I Nyoman Santiawan
Contact Email
inyomansantiawan@gmail.com
Phone
+6285729637030
Journal Mail Official
dewidanendra3@gmail.com
Editorial Address
STHD Klaten Jawa Tengah Morangan, Karanganom, Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah Tlpn (085729637370)
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
Jawa Dwipa
ISSN : -     EISSN : 27233731     DOI : https://doi.org/10.54714/jd.v2i2
Core Subject : Education, Social,
Jawa Dwipa : Jurnal Penelitian dan Penjaminan Mutu merupakan Jurnal Online Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten Jawa Tengah terbit setiap bulan Juni dan Desember yang menerbitkan artikel hasil penelitian mahasiswa, tenaga kependidikan maupun dosen dan artikel yang berkaitan dengan penjaminan mutu
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2020)" : 6 Documents clear
INTERNALISASI NILAI-NILAI AGAMA HINDU MELALUI KEGIATAN EKSTRA KURIKULER KEAGAMAAN DALAM PENINGKATAN KEPRIBADIAN SISWA BERKARAKTER MULIA DI SMA N 1 JOGONALAN Ida Yuni; Putu Budiadnya; I Nyoman Warta
Jawa Dwipa Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.569 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah internalisasi nbilai-nilai agama hindu melalui ektra kulikuler ketahanan Hindu di SMA N 1 Jogonalan dengan menjabarkan bentuk ektra kulikuler dan prilaku siswa siswi setelah mendapatkan Etra Kurikuler di SMA N 1 Jogonalan. Penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, metode analisis data, metode deskriptif dan metode kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan pendidikan etika itu penting dalam pembentukan karakter Seseorang yang memiliki etika dapat dikatakan memiliki perilaku/karkter/sikap yang baik. Jadi orang yang berkarakter adalah orang yang mempunyai kualitas moral positif. dan pembangunan karakter, secara implisit memiliki arti membangun sifat atau pola perilaku yang didasari dengan dimensi moral yang positif/baik bukan yang negatif/buruk. Jika setiap pelajar memiliki etika yang baik dan dapat membentuk karakter yang positif, bangsa kita juga akan semakin baik. dalam filsafat Hindu terdapat sepuluh kebajikan, yang dikenal dengan "Dharma Laksana", yang terdapat di dalam kitab "Manu Smrti" Dari penelitian yang penulis lakukan, berdasarkan dari berbagai informasi yang diperoleh dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Proses internalisasi nilai-nilai agama Hindu melalui kegiatan eksrakurikuler kerohanian Hindu di SMA N 1 Jogonalan Klaten yang mencakup nilai moral, nilai etika, dan nilai akhlak dengan menggunakan dua cara, yaitu pembelajaran di dalam kelas dan diluar kelas, dengan menggunakan metode keteladanan, pembiasaan, pengawasan, nasihat dan hukuman. Internalisasi nilai-nilai agama Hindu terdapat beberapa tahapan: Tahap Pemberian Pengetahuan, Tahap Pemahaman, Tahap Pembiasaan, Tahap Internalisasi. 2. Faktor pendukung internalisasi nilai-nilai agama Hindu melalui kegiatan ekstrakurikuler kerohanian Hindu di SMA N I Jogonalan Klaten, diantaranya adalah Sebagian besar siswa berasal dari keluarga yang agamis, kelengkapan sarana prasarana yang dibutuhkan siswa dalam menjalankan kegiatan ekstrakurikuler kerohanian Hindu, buku-buku agama di perpustakaan dan sebagainya.
PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI PEMBIASAAN DANA PUNIA DI PASRAMAN RADITE WIDYA DESA PLAJAN, PAKIS AJI, JEPARA Kuswati; Sujaelanto; Titin Sutarti
Jawa Dwipa Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.08 KB)

Abstract

Karakter merupakan watak, sifat, kepribadian dari seseorang, sehingga untuk menumbuhkan karakter, perlu menanamkan pendidikan karakter sejak dini dari usia anak-anak. Pasraman Radite Widya adalah salah satu pasraman agama Hindu yang melaksanakan pembelajaran Dana Punia tidak saja disajikan dalam bentuk teori, tetapi melalui praktek punia. Peserta didik merupakan agen perubahan, sehingga dengan menanamkan karakter yang baik, niscaya bangsa ini ke depan akan dibawa menuju perubahan yang baik pula. Salah satu program yang dibuat untuk membentuk karakter siswa di Pasraman Radite Widya yaitu melalui program pembiasaan berdana punia. Ajaran dana punia sudah sering kali di anjurkan oleh para tokoh agama Hindu dalam setiap dharmawacana, dharma tula bahkan disampaikan dalam bentuk bhisama,, akan tetapi pada kenyataannya anjuran untuk berdana punia belum bisa menyadarkan masyarakat untuk melakukan dana punia. Kurangnya ber dana punia salah satunya tidak terlepas dari karakter yang ada pada diri setiap orang. Oleh sebab itu Pengelola pasraman Radite Widya membuat jadwal dana punia untuk siswa pasraman agar siswa-siswa pasraman terbiasa melakukan dana punia sejak dini. Artikel ini merupakan hasil penelitian kualitatif tentang Pembentukan Karakter Siswa melalui Pembiasaan Dana Punia di Pasraman Radite Widya Desa Plajan, Pakis Aji, Jepara. Proses pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil data dianalisis menggunakan teori Humanistik dan Behaviorisme. Dari hasil analisis ditemukan bahwa Pasraman Redite Widya Kabupaten Jepara adalah salah satu pasraman di Jawa Tengah yang mampu melakukan pembalajaran dana punia melalui teori dan praktek. Ajaran dana punia dituangkan dalam kurikulum, dharmawacana dan juga poster dilingkungan pasraman, sedangkan penerapan dana punia dilakukan melalui pengumpulan sampah yang layak dijual berbentuk botol plastic, kaleng bekas, karton bekas, dan pengumpulan punia berbentuk uang recehan. Implementasi Ajaran Punia Pasraman Radite Widya menumbuhkan sikap siswa menjadi siswa yang memiliki; Kejujuran, Toleran, Disiplin, Bersahabat, Peduli social, Mandiri, Kerja Keras dan bertanggungjawab.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN METODE GAMBAR TERHADAP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI TK PERTIWI NGARU-ARU Niluh Sasmita Dwi Parwati; Dewi Ayu Wisnu Wardani; MM. Sri Widayati
Jawa Dwipa Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.205 KB)

Abstract

Di antara media pembelajaran,media gambar adalah media yang paling umum dipakai. Media gambar adalah perwujudan lambang dari hasil peniruan-peniruan benda-benda, pemandangan, curahan pikiran atau ide-ide yang divisualisasikan kedalam bentuk dua dimensi.Bentuknya dapat berupa gambar situasi dan lukisan yang berhubungan dengan pokok bahasan berhitung. Sedangkan di TK gambar disajikan berbentuk gambar putih yang belum diberi warna sehingga bisa diwarnai oleh anak-anak. Di TK atau lingkungan taman kanak-kanak metode gambar lebih sering digunakan karena selain sesuai dengan umur mereka, metode gambar juga lebih sering disukai dibandingkan dengan metode-metode yang lainnya. Metode yang digunakan di TK Pertiwi Ngaru-aru menampilkan gambar-gambar dewa-dewi dalam agama Hindu dan kisah-kisah yang diwujudkan dalam bentuk gambar yang ada warnanya maupun yang hitam putih. Dalam pembelajaran anak-anak akan diceritakan dulu oleh gurunya, setelah itu anak-anak akan disuruh mewarnai sesuai keinginannya masing-masing. Artikel ini merupakan hasil penelitian kualitatif tentang Efektifitas Penggunaan Metode Gambar terhadap pembelajaran pendidikan agama Hindu Di TK Pertiwi Ngaru-aru. Proses pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil data dianalisis menggunakan teori Humanistik, Teori Quantum Teaching, dan Teori Behaviorisme. Dari hasil analisis ditemukan bahwa Efektifitas penggunaan metode gambar untuk siswa – siswi terhadap pembelajaran pendidikan Agama di TK Pertiwi Ngaru-aru sebagai berikut: Taman Kanak-kanak Pertiwi Ngaru-aru atau lebih dikenal TK Pertiwi Ngaru-aru didasari filosofieksistensialis, yakni keyakinan bahwa pendidikan harus menumbuhkembangkan eksistensi peserta didik seoptimal mungkin melalui proses pendidikan yang bermartabat dan pro perubahan(kreatif, inovatif dan eksperimentatif).
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN INTENSITAS BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR AGAMA HINDU SISWA PASRAMAN SATYA DHARMA DI TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Rahayu Fitriyani; I Nyoman Santiawan; Gatot Wibowo
Jawa Dwipa Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.396 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang signifikan antara (1) minat belajar dengan prestasi belajar agama hindu siswa pasraman satya dharma di Gunungkidul tahun pelajaran 2019/2020, (2) intensitas belajar dengan prestasi belajar agama hindu siswa pasraman satya dharma di Gunungkidul tahun pelajaran 2019/2020 dan (3) minat belajar dan intensitas belajar dengan prestasi belajar agama hindu siswa pasraman satya dharma di Gunungkidul tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa kelas V sampai dengan XII Pasraman di Gunungkidul sejumlah 64 siswa. Variabel penelitian terdiri atas minat belajar dan intensitas belajar sebagai variabel bebas. Sedangkan prestasi belajar agama hindu siswa sebagai variabel terikat. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket dan dokumentasi. Adapun uji prasyarat yang dilakukan adalah uji normalitas, uji linieritas dan keberartian regresi. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) ada hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar dengan prestasi belajar agama hindu yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar = 0,640, dengan persamaan garis regresi sederhana (2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas belajar dengan prestasi belajar agama hindu yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar = 0,544, dengan persamaan garis regresi sederhana (3) ada hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar dan intensitas belajar dengan prestasi belajar agama hindu yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar = 0,669, dengan persamaan garis regresi ganda . disimpulkan bahwa memang terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dan intensitas belajar dengan prestasi belajar agama hindu siswa. Hal ini juga sesuai dengan kerangka berfikir yang mengatakan bahwa semakin baik minat belajar dan intensitas belajar yang dimiliki siswa maka semakin baik pula prestasi belajar agama hindu siswa, sebaliknya semakin buruk minat belajar dan intensitas belajar siswa semakin rendah pula prestasi belajar agama hindu siswa.
STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PASRAMAN SATYA DHARMA BHAKTI KABUPATEN BANYUMAS Retno Pambayun; Sugiman; Setyaningsih
Jawa Dwipa Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.562 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan dan pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Pasraman Satya Dharma Bhakti Kabupaten Banyumas, juga untuk mengetahui solusi apakah yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang ada. Responden penelitian ini adalah siswa pasraman, orang tua siswa, dan juga pengurus pasraman.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif (deskriptif kualitatif). Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan wawancara, rekaman audio dan data dari buku atau web. Teknik analisis data yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial ekonomi orang tua siswa Pasraman Satya Dharma Bhakti Kabupaten Banyumas tidak berpengaruh dan tidak berhubungan dengan hasil belajar siswa pasraman. Solusi pihak pasraman untuk meningkatkan nilai siswa yang kurang memuaskan adalah dengan cara memberikan tugas rumah dan juga remidial, hal ini ditetapkan atas kesepakatan bersama orang tua siswa.
IMPLEMENTASI PERAYAAN HARI RAYA SARASWATI DI PURA CANDI SARI BHUANA, DESA REJOSO KECAMATAN JOGONALAN KABUPATEN KLATEN Agus Siswanto; Widhi Astuti; Farida Setyaningsih
Jawa Dwipa Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.973 KB)

Abstract

Dewi Saraswati sebagai manifestasi Sang Hyang Widhi dinyakini umat Hindu yang bertugas menurunkan Ilmu Pengetahuan kepada umat manusia, namun dalam cara pemujaannya setiap wilayah atau setiap Pura tentunya berbeda-beda, seperti halnya umat Hindu di Pura Candi Sari Bhuana Desa Rejoso Kecamatan Jogonalan kabupaten Klaten. Penelitian ini berjudul Implementasi Perayaan Hari Raya Sarawati di Pura Candi Sari Bhuana, Desa Rejoso Kecamatan Jogonalan Kabupaten Klaten. Pada intinya ingin mengkaji tentang tata cara pelaksanaan upacara Persembahyangan Saraswati ditinjau dari Bentuk, Fungsi dan Makna. Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah adanya keinginan untuk memahami secara lebih mendalam mengenai proses, fungsi dan makna filosofis yang terkandung dalam pelaksaan Perayaan hari Raya saraswati di Pura Candi Sari Bhuana, Desa Rejoso Kecamatan Jogonalan, kabupaten Klaten. Hasil penelitian ini dapat diuraikan sebagai berikut: proses persembahyangan Saraswati dilaksanakan dengan urutan-urutan upacara sebagai berikut: tahap persiapan, dengan menyiapkan saranasarana upacara berupa banten Saraswati. Upakara (banten) tersebut ditempatkan sedemikian rupa dihadapan pelinggih Padma atau buku pengetahuan yang merupakan lingga stana Sang Hyang Saraswati yang akan diupacarai. Tahap pelaksanaan; persembahyangan Saraswati dan pawintenan Saraswati bagi siswa baru dipuput oleh seorang pemangku setempat yang diawali dengan mebyakala, kemudian dilanjutkan dengan upacara penyucian yaitu meprayascita yang bertujuan untuk menyucikan upakara maupun semua umat yang akan ikut atau terlibat dalam persembahyangan dimaksud. Kegiatan selanjutnya adalah upacara pokok yakni upacara persembahyangan Saraswati yakni pemujaan terhadap keagungan dan kebesaran Ida Sang Hyang Saraswati yang telah menurunkan ilmu pengetahuan kepada umat manusia. Nilai tattwa terletak pada bentuk-bentuk bebantenan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6