cover
Contact Name
Muhammad Syahrir
Contact Email
syahrir_gassa@yahoo.com
Phone
+6282393643737
Journal Mail Official
muh_niels@ymail.com
Editorial Address
Jl.Bonto Langkasa, Gunung Sari Baru Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemistry Education Review
ISSN : 25974068     EISSN : 25979361     DOI : http://dx.doi.org/10.26858/cer.v3i1.11744
Core Subject : Science,
Chemistry Education Review mempublikasikan artikel hasil penelitian bidang studi pendidikan kimia, yang berhubungan dengan belajar dan pembelajaran kimia, teori dan praktik pendidikan kimia, pengembangan perangkat dan materi pembelajaran kimia, pendidikan guru kimia, dan kegiatan lainnya yang relevan.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Volume 2 Nomor 1 September 2018" : 10 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) TERINTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X SMAS MAKASSAR RAYA Sholihati, Al Maratun; Sulastri, Taty; -, Hasri
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cer.v0i0.7612

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) terintegrasi model pembelajaran generatif terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar peserta didik kelas X SMAS Makassar Raya pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Menggunakan desain Pretest –Postest Control-Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMAS Makassar Raya. Sampel diperoleh secara random sampling dan terpilih kelas XA IPA sebagai kelas eksperimen dan kelas XB IPA sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian diperoleh deskripsi rata-rata keterampilan proses sains kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing adalah 69,6 dengan standar deviasi 13,24 dan 50,8 dengan standar deviasi 13,1. Rata-rata nilai N-gain indikator keterampilan proses sains sebesar 0,622 dan 0,444 berada pada kategori sedang. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) terintegrasi model pembelajaran generatif terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar peserta didik kelas X SMAS Makassar Raya pada materi  larutan elektrolit dan non elektrolit.Kata kunci: STAD teintegrasi generatif, keterampilan proses sains, hasil belajar, elektrolit dan non elektrolit.ABSTRACTThis study is a study that aims to determine the use of STAD (Student Team Achievement Division) cooperative learning models integrated generative learning models on the process and learning outcomes of students of class X SMAS Makassar Raya on electrolyte and non-electrolyte material Pretest – Post Control research design Group Design. The population in this study were all students of class X SMAS Makassar Raya consisting of 2 classes. sample is done randomly and class XA IPA as the experimental class and class XB IPA as the control class. The results obtained by the description of the average process performance of the experimental class and control class is 69.6 with a standard deviation of 13.24 and  0,622 with standard deviation 13.10. the average N-gain indicator of the process performance 0.622  and 0.444 in the medium category. The agreed matters included the use of STAD (Student Team Achievement Division) cooperative learning models integrated with the generative learning model on the learning process and results of students of class X of SMAS Makassar Raya on electrolyte and non-electrolyte materials.Keywords: STAD integrated generative, process skills, learning outcomes, electrolytes and non-electrolytes
PENGEMBANGAN LABORATORIUM VIRTUAL BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA PRAKTIKUM TITRASI ASAM BASA ., Reny; ., Sugiarti; Salempa, Pince
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.135 KB) | DOI: 10.26858/cer.v0i0.7495

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan laboratorium virtual dan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan laboratorium virtual berbasis multimedia interaktif sebagai media pembelajaran pada praktikum titrasi asam basa. Diharapkan produk yang dikembangkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan berbasis produk Hannafin dan Peck yang terdiri dari tiga fase yaitu fase analisis kebutuhan, fase desain, dan fase pengembangan/implementasi. Subjek uji coba produk pengembangan ini adalah siswa kelas XI MIA3 SMA Negeri 6 Takalar dengan jumlah siswa 28 orang. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk semua item dan aspek yang diukur, penilaian kevalidan media memperoleh kriteria valid, penilaian kepraktisan media berada pada kategori praktis dan keefektifan dengan N-gain = 0.785 dengan kategori tinggi. Dari hasil tersebut menujukkan media laboratorium virtual berbasis multimedia interaktif yang dikembangkan memiliki kategori valid, praktis dan efektif, sehingga dapat disimpulkan media laboratorium virtual berbasis multimedia interaktif yang dikembangkan layak dijadikan sebagai media pembelajaran. Kata kunci  : Laboratorium Virtual, Multimedia Interaktif, Titrasi Asam-basa. ABSTRACTThis research aims to develop virtual laboratory in order to find its validity, practicality, and effectiveness of virtual laboratory interactive multimedia based in acids bases titration experiment. It is expected that the product developed can improve learning outcomes. This developing research uses a developing model based on Hannafin and Peck  product. It contains three phases which are need analysis phase, design phase, and developing or implementing phase. The subjects of this developing product are 28 students of SMA Negeri 6 Takalar class XI MIA3. In collecting the data, the researcher applies questionnaire using Likert Scale. Data were analyzed by using descriptive statistics analysis. The findings of this research show valid of all aspects and items that have been measured for its validity and pratical for its media practicality and effective with the pretest-posttest show gain = 0.785 high category. It is concluded that the developing of virtual laboratory interactive multimedia based in acids bases titration experiment proves as valid, practical, and effective which can be properly applied as the learning media. Keywords: Virtual Laboratory, Interactive Multimedia, Acids Bases Tiration
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING) TERHADAPKESADARAN METAKOGNISI DAN PENGUASAAN KONSEP LARUTAN PENYANGGA PADA PESERTA DIDIKKELAS XI IPA SMAS MAKASSAR RAYA Suryany, Nasrah; Anwar, Muhammad; Danial, Muhammad
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.263 KB) | DOI: 10.26858/cer.v0i0.7613

Abstract

ABSTRAKJenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Penemuan (Discovery Learning) terhadap Kesadaran Metakognisi dan Penguasaan Konsep Larutan Penyangga pada Peserta Didik Kelas XI IPA SMAS Makassar Raya. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMAS Makassar Raya tahun pelajaran 2017/2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dan kelas yang terpilih adalah kelas XI IPA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan angket untuk mengukur kesadaran metakognisi dan tes essay untuk mengukur pengusaan konsep peserta didik pada materi larutan penyangga. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS 20. Kesadaran metakognisi peserta didik yang dibelajarkan dengan model discovery learning memiliki rata-rata 80,05 dan standard deviasi 4,36 dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran langsung memiliki rata-rata 75,69 dan standard deviasi 5,30. Penguasaan konsep peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran discovey learning memiliki rata-rata sebesar 62,22 dan standard deviasi sebesar 13,09 dan penguasaan konsep peserta didik yang dibelajarkan dengan pembelajaran langsung memiliki rata-rata sebesar 42,43 dan standard deviasi sebesar 13,25. Hasil analisis inferensial secara umum bahwa untuk uji hipoteis yang dilakukan menunjukkan H0 diterima dan hipotesis H1 ditolak karena nilai sig 0,880 > 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap kesadaran metakognisi peserta didik. (2) Model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap penguasaan konsep larutan penyangga. (3) Tidak ada hubungan antara kesadaran metakognisi dengan penguasaan konsep peserta didik pada materi larutan penyangga. Kata kunci : Pembelajaran Penemuan, Metakognisi, Penguasaan Konsep. ABSTRACTThis type of research is a quasi-experimental study. This study aims to determine the influence of Discovery Learning Model on Metacognition Awareness and Mastery of Concept of Buffer Solution on Class XI Students of IPA SMAS Makassar Raya. The population of this study were all students of class XI SMAS Makassar Raya in the lesson year 2017/2018. Sampling was done by random sampling technique and the selected classes were class XI IPA1 as experimental class and class XI IPA2 as control class. The data were collected using questionnaires to measure metacognition awareness and essay tests to measure the concept of learners' learners on buffer solution materials. The data were analyzed descriptively and inferentially with the help of SPSS 20. Awareness of the metacognition of learners who were taught by the discovery learning model had an average of 80.05 and standard deviation of 4.36 and which was taught by direct learning had an average of 75.69 and standard deviation of 5, 30. Mastery of learners concept which is taught by discovey learning learning model has an average of 62,22 and standard deviation of 13,09 and mastery of learners concept which taught by direct learning have an average of 42,43 and standard deviation of 13, 25. The result of inferential analysis in general is that for hypothesis test performed H0 is accepted and hypothesis H1 is rejected because sig value is 0,880> 0,05. The results of this study indicate that (1) Learning discovery learning model affect the awareness of metacognition of learners. (2) Learning discovery learning model has an effect on the concept of buffer solution. (3) There is no correlation between metacognition awareness and mastery of learners' concepts on buffer solution materials. Keywords: Discovery Learning, Metacognition, Mastery of Concepts.
PENGARUH PENGGUNAAN LKPD TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 6 MAROS (STUDI MATERI POKOK HIDROLISIS GARAM) ., Amalia; ., Hasri; Sulastri, Taty
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.013 KB) | DOI: 10.26858/cer.v0i0.7454

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKPD terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kelas XI IPA SMA Negeri 6 Maros materi pokok hidrolisis garam. Desain penelitian Pretest Treatment Postest Design. Penentuan sampel dilakukan secara random kelas dan terpilih kelas XI IPA 1 sebagai kelas A dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas B. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji independent sample T-Test. Hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata nilai keterampilan berpikir kritis dan  hasil belajar belajar kelas A adalah 72,76 dan kelas B adalah 56,90 dengan standar deviasi masing-masing 15,46 dan 18,56. Data rata-rata nilai N-gain indikator keterampilan berpikir kritis pada kelas A sebesar 0,625 berada dalam kategori sedang  dan N-gain hasil belajar sebesar 0,70 berada dalam kategori tinggi. Sedangkan kelas B sebesar 0.454 dan 0,52  berada dalam kategori sedang. Hasil pengujian hipotesis dengan uji-t pada taraf signifikan, α = 0,05 diperoleh nilai thitung3,22> ttabel 2,02 dan signifikansi (0,003 < 0,05), menunjukkan hipotesis diterima. Disimpulkan  bahwa terdapat pengaruh penggunaan LKPD terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kelas XI IPA SMA Negeri 6 Maros materi pokok hidrolisis garam. Kata kunci: LKPD, inkuiri terbimbing, hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, hidrolisis garam. ABSTRACTThe research was quasi experiment which aims at examining the influence of utilizing LKPD on critical thinking skills and learning outcomeof student XI IPA at SMAN 6 in Maros on salt hydrolysis subject material. The research design was pretest treatmeant posttest. Samples were selected by employing random sampling and obtained student XI IPA 1 as A class and XI IPA 3 as B class. Data were analyzed by employing descriptive analysis and independent sample t-test. The result of descriptive analysis obtained the mean score of critical thinking skills and learning outcomes of A class was 72,76 and the B class was 56,90 with standard of deviation 15, 46 and 18,56 respectively. The data of the mean score of N-gain of critical thinking skills indictor in A class was 0,625 which was in moderate category  and N-gain of learning outcomes was 0,70 which was in high category; whereas, the B class was 0,454 and 0,52 which was in moderate category. The result of hypothesis test with t-test at the level of significance,  = 0,05 obtained tcount 3,22 >ttable 2,02 and significance (0,003 < 0,05), indicated that the hypothesis was accepted. The conclusion that is influence of utilizing LKPD on critical thinking skills and learning outcomes of student XI IPA ata SMA Negeri in Maros on salt hydrolysis  subject material. Keywords: LKPD, Guided Inquiry, Learning Outcome, Critical Thinking Skills, Salt Hydrolysis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KESADARAN METAKOGNISI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X SMA ISLAM KOTA TERNATE (Pokok Bahasan Ikatan Kimia) Sonyinga, Desma; Danial, Muhammad; Herawati, Netti
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.313 KB) | DOI: 10.26858/cer.v0i0.8487

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran dan kesadaran metakognisi terhadap hasil belajar peserta didik kelas X SMA Islam Kota Ternate pada pokok bahasan ikatan kimia. Penelitian ini menggunakan rancangan Desain penelitian faktorial 2x2. Sampel terdiri atas dua kelas yang dipilih dengan random sampling teknik acak kelas. Kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen 1 dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas X IPA 2 sebagai kelas eksperimen 2 dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah. Instrument penelitian yang digunakan yaitu angket inventori kesadaran metakognisi dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis secara inferensial dan deskriptif. Hasil analisis inferensial diperoleh bahwa: (1) model pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik dengan nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,01<0,05. (2) kesadaran metakognisi berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik dengan nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,008<0,05. (3) terdapat interaksi model pembelajaran dengan kesadaran metakognisi, terlihat pada nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,014<0,05. Selanjutnya hasil analisis deskriftif diperoleh bahwa: (1) rata-rata nilai hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing hasilnya lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran berbasis masalah. (2) rata-rata nilai hasil belajar peserta didik dengan kesadaran metakognisi tinggi, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nilai hasil belajar dengan kesadaran metakognisi rendah, dan (3) terjadi interaksi interaksi antara model pembelajaran dan kesadaran metakognisi dalam mempengaruhi hasil belajar peserta didik kelas X IPA SMA Islam Kota Ternate. Jadi, ada pengaruh antara model pembelajaran dan kesadaran metakognisi terhadap hasil belajar peserta didik kelas X SMA Islam Kota Ternate pada pokok bahasan ikatan kimia.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DI KELAS XI SMA ., Nurwahida; Danial, Muhammad; ., Mansyur
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.646 KB) | DOI: 10.26858/cer.v0i0.7517

Abstract

ABSTRAKMasalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan kita saat ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik, kurangnya peserta didik yang aktif dalam proses pembelajaran. Untuk itu sebagai pendidik perlu mencari cara terbaik untuk menyampaikan konsep di kelas sehingga semua peserta didik dapat aktif dan mengingat informasi serta menggunakannya secara baik pula. Pelaksanaan proses pembelajaran ini harus didukung oleh perangkat yang sesuai. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan kualitas perangkat pembelajaran kimia berbasis discovery learningyang dihasilkan pada materi larutan penyangga di kelas XI SMA. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4-D dari Thiagarajan. Ujicoba terbatas perangkat pembelajaran berbasis discovery learning ini dilaksanakan di SMAN 6 Maros dengan subjek penelitian sejumlah 24 peserta didik kelas XI IPA. Tekhnik pengumpulan data adalah teknik non tes dan teknik tes. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa : (1) Proses pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D yang meliputi 4 tahap, yaitu : : (a) Tahap pendefenisian (define), (b) tahap perancangan (design), (c) tahap pengembangan (develop), dan (d) tahap penyebaran (disseminate). (2) perangkat pembelajaran bersifat valid, praktis dan efektif. Perangkat pembelajaran berupa RPP, BPD, LKPD, dan THB telah memenuhi kriteria kevalidan karena berada pada kategori “sangat valid”. Perangkat pembelajaran dikatakan praktis karena keterlaksanaan perangkat pembelajaran berada pada kategori “ terlaksana seluruhnya”, respon guru terhadap perangkat berda pada kategori “sangat positif”. Perangkat pembelajaran dikatakan efektif karena telah memenuhi kriteria keefektifan, dengan hasil kemampuan guru mengelola pembelajaran berada pada kategori “sangat tinggi”, aktivitas peserta didik berada pada kategori “sangan baik”, respon peserta didik berada pada kategori “sangat positif”, hasil belajar peserta didik memiliki rata-rata 82,09 dengan ketuntasan klasikal 83,33%, sedangkan peningkatan hasil belajar berdasarkan uji N-gain sebesar 0,81 dengan kriteri tinggi. Kata kunci :   Perangkat pembelajaran, discovery learning, larutan penyangga ABSTRACTThe problem of our education recently is low learning outcomes because less active students in learning process. Therefore, educators need to find the best way to deliver a concept in class so all students are active and able to remember the information and able to use it well. The implementation of learning process must be supported with appropriate tools. Thus, the objective of the study is to examine on buffer solution material produced in grade XI at SMA (Senior High School). The development model used in this research to develop learning tools based on discovery learning is 4-D model by Thiagarajan. The limited test of learning tools based on discovery learning was conducted at SMAN 6 in Maros. The subjects of the study were students with the total of 24 students grade XI IPA. The results of the study reveal that (1) the learnig tools development process by employing 4-D model covered 4 stages, namely (a) define, (b) design, (c) development, (d) and dessemination; (2) the learning tools produced was valid, practical, and effective. The learning tools was stated as it had met validity criteria included RPP, BPD, LKPD, and THB and each was in very good category. The learning tools were stated as practical because its implementation was in completely implemented category, the teacher’s response on the tools was in very positive category. The learning tools was stated as practical because its implementation was completely implemented category, the teacher’s response on the tools was in very positive category. The learning tools was stated as effective because it had met the effective criteria with theresult of teacher’s ability in learning management was in very high category, students activity was in very good category, students response was in very positive category, the learning outcomes had the average of 82,09 with classical completeness 83,33%; whereas, the improvement of learning outcomes based on N-gain test was 0,81 with high criteria. Keyword : learning tools, discovery learning, buffer solution
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL, KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA DI KECAMATAN TERNATE TENGAH HM, Herawati; ., Sudding; Syahrir, Muhammad
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.209 KB) | DOI: 10.26858/cer.v0i0.7455

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian ex-post facto yang bertujuan untuk mengungkapkan seberapa besar hubungan kecerdasan emoisonal, kedisiplinan belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMA di Kecamatan Ternate Tengah tahun pelajaran 2017/2018. Total populasi penelitian sebanyak 322 peserta didik dengan ukuran sampel sebanyak 181 peserta didik. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan disproportionate stratified cluster random sampling. Pengambilan data penelitian menggunakan instrumen berupa angket dan tes. Data penelitian dianalisis menggunakan Software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar peserta didik kelas XI IPA SMA di  Kecamatan Ternate Tengah memiliki kecerdasan emosional dan kedisiplinan belajar pada kategori sangat tinggi, motivasi belajar berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi, sedangkan hasil belajar berada pada kategori sangat rendah, (2) kecerdasan emosional, kedisiplinan belajar, dan motivasi belajar masing–masing  memiliki hubungan positif dengan hasil belajar peserta didik, (3) terdapat hubungan postif antara kecerdasan emosional dan kedisiplinan belajar dengan hasil belajar peserta didik, kecerdasan emosional dan motivasi belajar dengan hasil belajar peserta didik, serta kedisiplinan belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar peserta didik, dan (4) terdapat hubungan linear antara kecerdasan emosional, kedisiplinan belajar dan motivasi belajar secara bersama–sama dengan hasil belajar peserta didik.Kata Kunci: kecerdasan emosional, kedisiplinan belajar, motivasi belajar, hasil belajar.ABSTRACTThe study is ex-post factor which aims at discovering the extent of correlation of emotional intelligence, learning discipline, and learning motivation on learning result of Grade XI IPA students at SMA (senior high school) in Ternate Tengah subsdistrict of academic year 2017/2018. The total population was 322 students with 181 samples. Samples were obtained by employing disproportionate stratified cluster random sampling. Data were obtained by employing instruments of questionnaire and test. Data were analyzed by using SPSS software. The result of the study reveal that (1) most of the students of grade XI IPA at SMA in Ternate Tengah subdistrict had emotional intelligence and learning discipline in very high category, learning motivation in high and very high category; whereas, the learning result is in very low category, (2) the emotional intelligence, learning discipline, and learning motivation each had positive correlation with students learning result, (3) there is positive correlation between emotional intelligence and learning discipline; emotional intelligence and learning motivation on learning result; and learning discipline and learning motivation on learning result, (4) there is linear correlation between emotional intelligence, learning discipline, and learning motivation collaboratively on syudents learning result. Keywords: Emotional Intelligence, Learning Discipline, Learning Motivation, Learning Achievement.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA SMA NEGERI 8 MANDAI (Studi Materi Pokok Larutan Penyangga) ., Faisal; Gani, Tabrani; Danial, Muhammad
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.033 KB) | DOI: 10.26858/cer.v0i0.8488

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 8 Mandai materi pokok larutan penyangga. Desain penelitian Pretest treatment Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 8 Mandai tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 4 kelas. Penentuan sampel dilakukan secara random kelas dan terpilih kelas XI MIPA 1 sebagai kelas yang dibelajarkan model pembelajaran discovery learning dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji independent sample T-Test. Hasil analisis deskriptif diperoleh data rata-rata nilai N-gain keterampilan berpikir kritis pada kelompok model pembelajaran discovery learning sebesar 0,67 dengan kategori sedang dan kelompok model pembelajaran langsung sebesar 0.55 dengan kategori sedang. Nilai N-gain hasil belajar pada kelompok model pembelajaran discovery learning sebesar 0,76 dengan kategori tinggi dan kelompok model pembelajaran langsung sebesar 0.66 dengan kategori sedang. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kelas XI MIPA SMA Negeri 8 Mandai pada materi pokok larutan penyangga. Kata kunci: Model pembelajaran, keterampilan berpikir kritis, hasil belajar, dan larutan penyangga.
PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO PRAKTIKUM PADA PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA STIKES MEGA REZKY MAKASSAR (STUDI PADA MATERI POKOK TITRASI ASAM BASA) Bahar, Hasrawati; -, Sudding; Salempa, Pince
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.106 KB) | DOI: 10.26858/cer.v0i0.7605

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh video praktikum melalui model pembelajaran inkuiriterhadap pemahaman konsepdan hasil belajar mahasiswa Stikes Mega Rezky Makassarpada materi pokok titrasi asam basa. Desain penelitian Posttest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester II Stikes Mega Rezky Makassar  yang terdiri dari 5 kelas. Penentuan sampel dilakukan secara random kelas dan terpilih kelas A sebagai kelas eksperimen dan kelas B sebagai kelas kontrol. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar dan pemahaman konsep sebanyak 10 soal uraian yang terbagi menjadi 2 kode soal yang telah divalidasi. Teknik analisis data yaitu deskripsi hasil belajar dan pemahaman konsep serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian diperoleh deskripsi rata-rata hasil belajar belajar dan pemahaman konsepmahasiswa untuk kelas eksperimen adalah 73,13 dan kelas kontrol adalah 65,75 dengan standar deviasi masing-masing 7,9 dan 6,25. Data persentasi rata-rata indikator pemahaman konsep mahasiswa pada kelas eksperimen sebesar 68,51 berada dalam kategori tinggi, sedangkan untuk kelas kontrol persentasi rata-rata indikator pemahaman konsep mahasiswasebesar 57,00 berada dalam kategori sedang. Hasil pengujian hipotesis dengan uji-t pada taraf signifikan, α = 0,05 diperoleh nilai thitung4,29> ttabel 1,666 menunjukkan hipotesis diterima, menyimpulkan bahwaterdapat pengaruh video praktikum melalui model pembelajaran inkuiriterhadap pemahaman konsep dan hasil belajar mahasiswa Stikes Mega Rezky Makassar. Kata Kunci: Inkuiri, Hasil Belajar, Pemahaman Konsep, Video Titrasi Asam Basa  ABSTRACTThe study is quasi experiment which aims at examining the influence of utilizing video for practicum in inquiry learning on conceptual understanding and learning outcomes in Pharmacy Department at Stikes Mega Rezky in Makassar on acid based titration material. The study employed posttest-only control design. The population of the study were all students of the second semester in Pharmacy Department at Stikes Mega Rezky in Makassar which consisted of five classes. The samples were selected randomly and obtained class D as the experiment class and class B as the control class. The data obtained by giving learning test and conceptual understanding with 10 essay tests which divided into 2 codes pf validated tests. Data analysis techniques were the description of learning outcomes and conceptual understanding as well as hypothesis test. The result of the study obtained the description of the average of learning outcomes and conceptual understanding of students in experiment class by 73,47 and the control class by 65,86 with each of deviation standard 8,39 and 5,70 respectively. The percentage data of the average of student conceptual understanding in experiment class is 68,51 which is in high category; whereas, the control class is 57,00 which is in fair category. The result of hypothesis test using One Way ANOVA at the significance level α = 0,05 obtained p value (0,000) < α (0,05) indicated that the hypothesis H0 was rejected and H1 was accepted. Thus, the conclusion of the study is there is influence of utilizing video for practicum in inquiry learning on conceptual understanding and learning outcomes in Pharmacy Department at Stikes Mega Rezky in Makassar. Keywords: inquiry, learning outcomes, conceptual understanding, acid base titration video
KORELASI ANTARA MOTIVASI PESERTA DIDIK DENGAN HASIL BELAJAR KIMIA KELAS XI IPA SMA NEGERI SE-KECAMATAN TERNATE UTARA Serna Hamid; Mohammad Wijaya; Ramlawati .
Chemistry Education Review (CER) Volume 2 Nomor 1 September 2018
Publisher : Program Pasca Sarjana UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.77 KB) | DOI: 10.26858/cer.v0i0.7502

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian survey and ex-post facto yang bertujuan untuk mengetahui korelasi antara motivasi peserta didik dengan hasil belajar kimia kelas XI IPA SMA Negeri Se-Kecamatan Ternate Utara tahun pelajaran 2017/2018. Total populasi penelitian sebanyak 311 peserta didik dengan ukuran sampel sebanyak 175 peserta didik. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan propotional cluster random sampling. Pengambilan data penelitian menggunakan instrumen berupa angket terbuka dan tes. Data penelitian dianalisis menggunakan Software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara motivasi peserta didik dengan hasil belajar kimia sangat kuat dengan niai yag diperoleh adalah 0,88. Untuk uji hipotesis digunakan uji t, data yang diperoleh menunjukan thitung > ttabel yaitu 8,23 > 1,97 maka H0 ditolak dan H1 di terima sehingga dapat disimpulkan terdapat korelasi antara motivasi peserta didik dengan hasil belajar kimia.Kata Kunci: motivasi, hasil belajar.ABSTRACTThe study is a survey and ex-post facto which aims to determine the correlation between the motivation of students with chemistry learning outcomes grade XI IPA of State Senior High Schools in North Ternate District in the academic year 2017/2018. The total population of the study was 311 students with a sample size of 175 students. The sample determination technique is used propotional cluster random sampling. Retrieval of research data using an instrument in the form of an open questionnaire and test, research data were analyzed using SPSS Software. The results showed that the correlation between the motivation of students with chemistry learning outcomes was very strong with the value obtained was 0.88. To test the hypothesis, the t test is used, the data obtained shows tcount > t table that the number is 8.23 > 1.97 then H0 is rejected and H1 is accepted so that it can be concluded that there is a correlation between the motivation of students with chemistry learning outcomes. Keywords: Motivation, Learning Achievement.

Page 1 of 1 | Total Record : 10