cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 158 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 158 Documents clear
The Effect of The Let’s Read Website toward Students’ Reading Ability of Class VIII at Madrasah Tsanawiyah Pancasila Bengkulu Malika Diah Puspita Sari; M. Arif Rahman Hakim; Pebri Prandika Putra
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1982

Abstract

Reading is a fundamental language skill that involves not only recognizing words but also understanding the meaning of a text. This study aims to examine the impact of using the Let's Read website on the reading ability of eighth-grade students at Madrasah Tsanawiyah Pancasila, Bengkulu City. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed. Participants were divided into two groups: an experimental group that used the Let’s Read website as a learning medium, and a control group that received instruction through conventional methods. Data were collected using a multiple-choice test consisting of 25 questions, administered before and after the intervention. To analyze the data, the Mann–Whitney U test was used to compare learning outcomes between the two groups, while the Wilcoxon Signed Rank test was applied to evaluate improvements within each group. The results of the Mann–Whitney U test showed a significance value of 0.379 (p > 0.05), indicating no statistically significant difference between the experimental and control groups. However, the Wilcoxon test showed significant results for both groups, suggesting that students in both the experimental and control groups experienced a significant improvement in their reading skills after the learning process. Therefore, it can be concluded that although the Let’s Read website contributes to improving students’ reading skills, it does not produce a significantly greater effect than conventional teaching methods
Parodi, Pastiche, Ironi dalam Film Hello Ghost Versi Indonesia: Postmodernisme Jean Francois Lyotard Syarah Syafiqah; Juanda Juanda; Suarni Syam Saguni
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan parodi, pastiche, dan ironi dalam film Hello Ghost versi Indonesia menggunakan teori postmodernisme Jean Francois Lyotard. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis unsur-unsur postmodern dalam narasi film. Sumber data penelitian adalah film Hello Ghost yang dirilis pada tahun 2023, yang merupakan adaptasi dari film Korea Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik tontonan, catat, dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penggunaan parodi dalam film ini berfungsi untuk mengolok-olok norma-norma budaya dan memberikan kritik sosial terhadap pandangan konvensional tentang kehidupan dan kematian. Aspek pastiche terlihat dalam kombinasi gaya visual yang menciptakan keragaman budaya, sedangkan ironi mengungkapkan konsistensi dalam pengalaman karakter, menantang asumsi penonton tentang kenyataan. Penelitian ini menunjukkan bahwa film Hello Ghost tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat untuk refleksi kritis terhadap kondisi sosial dan budaya yang dihadapi masyarakat Indonesia, menciptakan lapisan makna yang kompleks dan relevan dalam konteks postmodern.
Kekerasan Verbal Terhadap Tokoh Perempuan Dalam Novel Mantra Lilith Karya Hendri Yulius (Kajian Feminisme) Rusci Lestari Syam; Juanda Juanda; Suarni Syam Saguni
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1315

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kekerasan verbal yang dialami oleh tokoh perempuan dalam novel Mantra Lilith karya Hendri Yulius serta bentuk-bentuk perlawanan yang dilakukan oleh tokoh tersebut melalui perspektif feminisme. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian adalah novel Mantra Lilith karya Hendri Yulius yang diterbitkan Elex Media Komputindo pada tahun 2017 dengan tebal 260 halaman. Data penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan paragraf yang menunjukkan kekerasan verbal serta perlawanan tokoh perempuan dalam novel Mantra Lilith karya Hendri Yulius. Pendekatan yang digunakan dalam analisis data adalah teori feminisme. Hasil menunjukkan bahwa kekerasan verbal yang diterima tokoh perempuan dalam novel Mantra Lilith meliputi ancaman, merendahkan, dan bentakan. Bentuk kekerasan verbal ini berfungsi untuk mengontrol dan mengekang tokoh perempuan, serta memperkuat struktur patriarkal yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat. Dari perspektif feminisme, kekerasan verbal dilihat sebagai alat mempertahankan dominasi dan membatasi kebebasan serta hak-hak perempuan. Kedua, perlawanan tokoh perempuan untuk menentang kekerasan verbal dalam novel Mantra Lilith tercermin dalam sikap kritis, penolakan terhadap norma-norma patriarkal, serta upaya untuk mengklaim kembali identitas dan hak-hak mereka. Tokoh perempuan dalam novel ini menolak untuk dijadikan sekadar pemuas dan pelayan, dan secara aktif berusaha melawan kekerasan verbal yang mereka hadapi. Bentuk-bentuk perlawanan ini memperlihatkan keberanian dan keteguhan tokoh perempuan dalam menghadapi penindasan dan kekerasan verbal. Penelitian ini berkontribusi memberikan pemahaman kritis dampak kekerasan verbal terhadap perempuan dalam karya sastra, sehingga dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kesadaran gender dan mendukung pendidikan karakter berbasis kesetaraan.
Fungsi Sindiran Mengkritik dalam Bahasa Roasting Kiky Saputri di Kanal YouTube Lapor Pak Selma Ainur Rohimah; Nanik Setyawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1456

Abstract

Abstract
Peran Asesmen Diagnostik Nonkognitif dalam Menentukan Gaya Belajar Peserta Didik di Pembelajaran Bahasa Indonesia Sefti Oktaviyanti; Leli Nisfi Setiana; Oktarina Puspita Wardani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran asesmen diagnostik nonkognitif dalam menentukan gaya belajar peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Gaya belajar merupakan faktor penting dalam efektivitas pembelajaran, karena setiap peserta didik memiliki preferensi yang berbeda dalam menerima dan mengolah informasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket di SMA Negeri 2 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik nonkognitif dapat mengidentifikasi gaya belajar peserta didik, yaitu visual (40%), auditori (33%), dan kinestetik (27%). Guru yang memahami hasil asesmen tersebut mulai menerapkan strategi pembelajaran yang lebih bervariasi dan adaptif, seperti penggunaan media visual, diskusi kelompok, serta simulasi atau permainan peran. Temuan ini menunjukkan bahwa asesmen nonkognitif berdampak positif terhadap peningkatan motivasi, partisipasi, dan prestasi akademik peserta didik. Selain itu, guru juga dapat mengenali hambatan emosional dan sosial yang memengaruhi proses belajar. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, asesmen ini menjadi dasar penting dalam pembelajaran berdiferensiasi. Kendati terdapat tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan waktu dan kompetensi guru, asesmen diagnostik nonkognitif terbukti mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berpusat pada peserta didik. Oleh karena itu, asesmen ini perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam praktik pembelajaran sebagai upaya mewujudkan pendidikan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan individual.
Strategi Pengembangan Soft Skill: Integrasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching dan Metode Project Based Learning dalam Pembelajaran Drama Lifthihah Anis Marufah; Leli Nisfi Setiana; Evi Chamalah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1476

Abstract

Pembelajaran drama di kelas XI SMA Negeri 10 Semarang menunjukkan potensi besar sebagai ruang pengembangan karakter dan soft skill peserta didik melalui aktivitas kolaboratif yang berakar pada kearifan lokal. Keterlibatan aktif peserta didik dalam menyusun teks drama, menyiapkan pementasan, dan bekerja dalam tim mencerminkan pembelajaran yang inklusif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan soft skill melalui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) yang dipadukan dengan model Project Based Learning (PJBL) dalam pembelajaran drama. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif yang diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi proses pementasan drama. Instrumen penelitian mencakup lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi visual. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi pola-pola pengembangan keterampilan kolaborasi, komunikasi, kepemimpinan, dan kesadaran budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi CRT dan PJBL mampu menciptakan lingkungan belajar yang partisipatif dan inklusif, meningkatkan kepercayaan diri, empati, serta kemampuan peserta didik dalam bekerja sama dan menyelesaikan konflik secara konstruktif. Pembelajaran ini tidak hanya memperkuat aspek kognitif, tetapi juga membentuk peserta didik yang adaptif, reflektif, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.
Konflik Batin Pada Tokoh Utama dalam Cerita Pendek The Fisherman and His Soul karya Oscar Wilde Assyifani Nindya
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1499

Abstract

Konflik merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia, baik dalam realitas maupun dalam karya sastra. Penelitian ini membahas konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam cerita pendek The Fisherman and His Soul karya Oscar Wilde. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan objektif, penelitian ini menganalisis bagaimana elemen-elemen intrinsik seperti plot, tema, dan karakter mendukung penggambaran konflik batin tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa konflik batin sang nelayan berpusat pada keputusannya untuk melepaskan jiwanya demi cinta, sebuah keputusan yang menunjukkan ketegangan antara keinginan pribadi dan nilai-nilai moral. Keputusan ini mencerminkan kompleksitas dilema manusia dalam menghadapi pilihan hidup yang sulit. Kisah ini juga menyoroti tema universal tentang pengorbanan, cinta, dan nilai spiritual, sekaligus memberikan gambaran bagaimana konflik batin dapat membawa seseorang pada persimpangan jalan yang penuh konsekuensi mendalam. Penelitian ini mengungkapkan bahwa melalui cerita ini, Oscar Wilde berhasil menggambarkan pergulatan manusia dalam memilih antara hasrat dan moralitas, menjadikannya refleksi yang relevan bagi pembaca untuk memahami konflik dalam kehidupan mereka sendiri.
Persepsi Siswa Terhadap Pemahaman Pembelajaran Menulis Teks Naratif Asih Riyanti; Fendi Fendi; Selvi Selvi; Jeni Jeni; Nadia Kalisa
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana siswi kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Kota Tarakan memahami teks naratif pada gaya belajar yang mereka sukai untuk mendukung pemahaman terhadap teks naratif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif digunakan dengan pengumpulan data seperti observasi, kuisioner dan wawancara. SMP Muhammadiyah 2 Kota Tarakan memiliki 17 siswa dan satu guru Bahasa Indonesia sebagai subjek penelitian, dengan 5 siswi adalah sampel utama untuk wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswi tahu dalam memahami teks naratif. Namun mereka kesulitan dalam menemukan struktur naratif tertentu, seperti alur dan tema. Faktor penyebab kesulitan pemahaman lebih banyak disebabkan rendahnya minat terhadap teks naratif ini dibandingkan metode pengajaran guru. Penelitian ini menyarankan bahwa gaya belajar yang berbeda, seperti belajar sambil bermain dan kegiatan pembelajaran di luar kelar, dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks naratif.
Analisis Pendidikan Karakter Pada Cerita Rakyat Nene Mallomo Ilma Rahim; Ita Rosvita; Bungatang Bungatang; Sri Wahyuni Suyuti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat Nene Mallomo, yang merupakan salah satu warisan budaya Bugis-Makassar. Melalui metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali berbagai nilai karakter yang termuat dalam cerita tersebut, seperti kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, kecerdasan, kepemimpinan bijaksana, gotong royong, dan keadilan tanpa pandang bulu. Data dikumpulkan dari naskah cerita rakyat dan pengamatan tradisi lisan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nene Mallomo bukan hanya sekadar kisah legenda, tetapi juga sarat dengan pesan moral yang relevan untuk diterapkan dalam pendidikan karakter masa kini. Cerita ini memberikan kontribusi penting dalam upaya melestarikan budaya sekaligus membangun karakter bangsa yang beretika dan beradab
Eksplorasi Makna Hidup Dalam Lirik Lagu Bertaut oleh Nadin Amizah Elsya Jaisi Oktorra; Fitriyani Fitriyani; Reva Sri Puspita; Revana Putri Amanda; Siti Nurcholisa; Aam Ali Rahman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1572

Abstract

Lirik lagu Bertaut karya Nadin Amizah merupakan salah satu contoh karya musik populer yang memiliki makna emosional yang dalam dan relevan dengan pengalaman hidup pendengar. Lagu ini menampilkan intensitas emosi yang kuat melalui narasi personal yang menyentuh, menjadikannya refleksi dari perjalanan hidup manusia, terutama tentang hubungan keluarga, kehilangan, dan pencarian makna hidup. Bagaimana lirik lagu dapat menggambarkan pengalaman eksistensial, terutama bagaimana mereka menggambarkan proses perenungan dan penyembuhan diri. Penelitian ini berfokus pada lagu Bertaut sebagai objek tunggal yang dianalisis secara mendalam, dan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Berdasarkan popularitas lagu dan kompleksitas makna dalam liriknya, teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur lirik dan ekspresi musikal serta penyebaran kuesioner kepada 55 responden, terdiri dari 7 laki-laki dan 48 perempuan. Selain itu, wawancara juga dilakukan pada tiga orang untuk memperluas perspektif interpretatif mereka. Untuk menemukan makna yang tersembunyi dalam simbol, bahasa, dan konteks emosional lagu, teknik hermeneutik dan triangulasi digunakan untuk menganalisis data. Studi ini menemukan bahwa lagu "Berat" tidak hanya menjadi alat untuk penyanyi untuk mengungkapkan dirinya secara pribadi, tetapi juga menjadi tempat bagi pendengarnya untuk berbagi pengalaman hidupnya dengan orang lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik populer dapat berfungsi sebagai jenis sastra modern yang dapat mengungkapkan pengalaman psikologis dan nilai-nilai eksistensial manusia dalam konteks tertentu.

Page 6 of 16 | Total Record : 158