cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 829 Documents
Analisis Strategi Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Mendukung Kegiatan Belajar Mengajar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3274

Abstract

This study aims to analyze the management of educational facilities and infrastructure at UPT SMP Negeri 37 Medan through interviews and direct observation. The research findings indicate that the school provides generally adequate facilities that support the learning process, yet several aspects still require improvement, particularly in toilet cleanliness, equitable distribution of technological tools, library utilization, and the maintenance of green open spaces. Classroom facilities, sports areas, the computer laboratory, and the UKS room are available and functioning, although their use has not been maximized. The study also found that the absence of CCTV and inconsistent cleaning routines hinder optimal facility management. Based on the analysis, well-managed facilities significantly contribute to creating a conducive learning environment, improving student motivation, and supporting innovative learning methods. Therefore, continuous and systematic management of facilities and infrastructure is essential to enhance the overall quality of education in the school.
Pengaruh Model Pembelajaran Aktif Quiz Team terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Informasi dalam Teks Editorial XII
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) bagaimana kemampuan mengidentifikasi informasi dalam teks editorial tanpa menggunakan model pembelajaran aktif quiz team, (2) bagaimana kemampuan mengidentifikasi informasi dalam teks editorial dengan menggunakan model pembelajaran aktif quiz team, dan (3) bagaimana pengaruh model pembelajaran aktif quiz team terhadap kemampuan mengidentifikasi informasi dalam teks editorial pada siswa kelas XII SMK Negeri 11 Medan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain two group quasi-experimental design. Sampel terdiri atas 50 siswa kelas XII SMK Negeri 11 Medan, dengan 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes uraian, dan analisis data menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pada kelas kontrol adalah 69,9 dengan kategori cukup (nilai terendah 45, tertinggi 79), sedangkan kelas eksperimen memiliki rata-rata 83,67 dengan kategori baik (nilai terendah 69, tertinggi 96). Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai thitung (2,29) > ttabel (1,38), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran aktif Quiz Team berpengaruh signifikan terhadap kemampuan siswa dalam mengidentifikasi informasi dalam teks editorial.
Pengaruh Metode Brainwriting terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMK
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3278

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa menuangkan ide secara tertulis, penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi, serta kemampuan menulis puisi siswa yang belum mencapai KKTP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan melalui metode small group discussion dan metode brainwriting serta menganalisis pengaruh penggunaan metode brainwritting terhadap kemampuan menulis puisi siswa. Populasi penelitian berjumlah 900 siswa dengan sampel sebanyak 36 siswa yang ditentukan melalui teknik cluster sampling, terdiri atas 36 siswa kelas X BPIB-2 sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa kelas X TKJ-2 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan model twogroup posttest only design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis puisi siswa yang menggunakan metode small group discussion memperoleh rata-rata 69,00 dengan kategori cukup dan belum melampaui KKTP (75), sedangkan siswa yang menggunakan metode brainwriting berada pada kategori baik dengan rata-rata 84,42, termasuk kategori baik dan sudah mencapai KKTP. Hasil uji t menunjukkan thitung = 12,50 > ttabel = 1,666 pada taraf signifikansi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa metode brainwriting berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan Media Scrapbook terhadap Kemampuan Menulis Teks Cerpen pada Siswa Kelas XI
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media Scrapbook terhadap kemampuan menulis teks cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 5 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI sebanyak 382 orang, dari populasi tersebut ditetapkan dua kelas yaitu 32 orang kelas XI DPIB 1 (kelas eksperimen) dan 32 orang kelas XI TPM 1 (kelas kontrol) sebagai sampel penelitian yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan tipe posttest only control group design dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah tes esai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Nilai rata-rata kemampuan menulis teks cerpen siswa pada kelas eksperimen dengan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media Scrapbook adalah 85,46, berada dalam kategori sangat baik. 2) Nilai rata-rata kemampuan menulis teks cerpen siswa pada kelas kontrol dengan model pembelajaran Direct Instruction berbantuan media film animasi adalah 69,53, berada dalam kategori cukup. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa nilai kemampuan siswa menulis teks cerpen kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. 3) Berdasarkan hasil analisis, diperoleh thitung = 9,956 dan ttabel = 1,669, sehingga diperoleh thitung > ttabel yaitu 9,956 > 1,669 pada taraf signifikan 0,05. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media Scrapbook berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis teks cerpen pada siswa kelas XI SMK Negeri 5 Medan.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Film Gara-Gara Warisan (2022)
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3286

Abstract

This research intends to outline the structure, purpose, and practical significance of expressive speech acts in the 2022 movie Gara-gara Warisan. This research utilizes a qualitative descriptive approach with content analysis to investigate conversations featuring expressive speech acts according to Searle's theory. Data was gathered using data collection methods executed in multiple phases; (1) viewing the film in its entirety; (2) documenting dialogues pertinent to the research focus; and (3) analyzing the significance of the dialogues based on the theory of expressive speech acts that inform the dialogues. The study results reveal seven categories of expressive speech acts: expressions of gratitude, apologies, congratulations, compliments, condolences, blame, and anger. A total of 47 cases of expressive speech acts were noted, which comprised 3 gratitude expressions, 6 apology expressions, 5 congratulations expressions, 5 praise expressions, 5 condolences expressions, 10 blame expressions, and 13 anger expressions. These results show that expressive dialogues in films clearly illustrate the emotional state, sentiments, and social dynamics among characters, particularly in the context of family conflicts. This research aims to enhance pragmatic analysis, especially concerning expressive speech acts in audiovisual media, and to act as a reference for studies on speech act analysis.
The Analysis of Social Class Conflict in Ruben Ostlund’s Triangle of Sadness (2022): In Sociolinguistic Context
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.1055

Abstract

This research aims to analyze how social class conflict is represented in the film through dialogues, interactions, and language practices. The study applies a qualitative descriptive method using Marxist theory supported by a sociolinguistic perspective. The primary data consist of selected dialogues and scenes from the fashion industry setting, the luxury yacht, and the island scenario. The findings reveal that social class conflict is represented not only through economic ownership, but also through speech patterns, commands, responses, and linguistic strategies used to maintain social positions. In elite environments, language functions as a symbol of exclusivity and social status. On the luxury yacht, hierarchical relations are maintained through institutionalized politeness and obedience. In the island scenario, power shifts when control over essential resources and survival skills replaces economic wealth as the basis of authority. In conclusion, the film portrays social class conflict as dynamic and context-dependent. Language functions as an instrument for constructing, sustaining, and negotiating social hierarchy. Ultimately, the film exposes the instability of class structures under capitalism, revealing that class power is not absolute, but contingent upon control over material resources and social recognition.
Semiotic Analysis on Sprite Advertisement
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.2753

Abstract

The analysis of this research is to find out the meaning of icons and symbols in Sprite poster advertisement and explains their semiotic process. The semiotic analysis method is used to identify and analyze the data which focus on representament, object, and interpretant by using the triadic semiotic by Pierce’s theory. This research applied a descriptive qualitative analysis method. The study reveals that the advertisements using the semiotic process of triadic method by using Pierce’s theory. The study reveals that the icons (pictures), symbols (written language) and interpretant from the poster advertisement. The data are taken from Google. Besides, the finds that the icon on the advertisement can be the first aspect that can give direction to the meaning.The study shows that the semiotic process from in the three data of Sprite advertisements 3 icons, 4 symbols, and 3 objects. From this analysis it can be deduced that advertisements have different meanings and different interpretations.
The Students’ Perceptions of Using Multimodal Podcasts in Enhancing Listening Skill Winda Aulia; Diah Safithri Armin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3506

Abstract

The purpose of this study was to determine students' perceptions of using multimodal podcasts in enhancing listening skill. The problem in this research is many students have below average listening abilities due to a lack of listening practice and a lack of knowledge of listening learning media. This study employed a descriptive qualitative method. It employed observation and semi structured interviews as the instruments. Participants were 5 students second-grade senior high school students at a public high school in Asahan Regency. 1 student as key-informant and 4 student as supporting informant.The result of this research was found that the multimodal podcasts is really helps students improve their listening skills.The study's results found five student perceptions of using the multimodal podcasts. The five perceptions include the ease of use of the application (usability), effectiveness in improving understanding of English listening (effectiveness), available controllable features and quizzes (interactivity), increasing students' motivation when learning English listening (motivation) and students are satisfied with their learning listening experience using multimodal podcasts (satisfaction).Most participants preferred the Learn English Video app as a medium for learning English listening.
Simbolisme Budaya Jawa Ungkapan Tradisional di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 Insania Nastiti; Nur Lailiyah; Moch. Muarifin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.3730

Abstract

Sastra lisan merupakan bagian dari folklor yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan dan hidup dalam kehidupan masyarakat tanpa menggunakan media tulisan (dari mulut ke mulut). Salah satu bentuk sastra lisan yang memiliki nilai budaya tinggi adalah ungkapan tradisional. Ungkapan tradisional merupakan satuan bahasa yang mengandung makna kiasan dan bersumber dari budaya suatu masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun. Di era kemajuan teknologi yang begitu pesat warisan budaya berupa ungkapan tradisional ini mulai terpinggirkan. Oleh karena itu peneliti mengkaji bagaimana bentuk, makna, dan fungsi simbolisme budaya Jawa berupa ungkapan tradisional yang berada di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk tahun 2026. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk, makna, dan fungsi ungkapan tradisional di kecamatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Melalui penelitian deskriptif, data yang didapat di lapangan apa adanya tanpa perlakuan atau manipulasi. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Dengan teknis analisis data berupa mengelompokkan data berdasarkan kategori bentuk, makna, dan fungsi. Lalu memberikan tanda pada data, menyusun isi, kemudian mendeskripsikan data. Pada penelitian ini digunakan triangulasi metode sebagai teknik untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian dari ungkapan yang telah ditemukan berupa kerata basa, tembung entar, paribasan, bebasan, saloka, cangkriman, pepindhan, candra, wangsalan, parikan, sanepa, pralambang, dan sandi asma.
Kajian Kebahasaan dan Makna Lirik Lagu Evaluasi Karya Hindia dalam Perspektif Sosial dan Psikologis Gita Ayu Lestari Banurea; Nadia Citra Hutagalung; Siti Zahra; Rascya Alandra Simbolon; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i3.3747

Abstract

This study examines the linguistic features, meanings, and social and psychological representations in the lyrics of the song “Evaluasi” by Hindia (Baskara Putra). A qualitative approach with a library research method was employed. The primary data consist of the official song lyrics, supported by theoretical frameworks in stylistics, semantics, discourse analysis, social representation, and literary psychology.The results show that the lyrics use expressive diction with both denotative and connotative meanings. Various stylistic devices, including metaphor, hyperbole, repetition, and personification, enhance the emotional depth of the song. The discourse structure is coherent, moving from emotional distress, to self-reflection, and finally acceptance.Denotative meanings reflect literal life experiences, while connotative meanings highlight emotional themes such as self-evaluation, psychological pressure, and social relationships. Socially, the song portrays challenges faced by young people, including identity struggles, social pressure, and mental health issues. Psychologically, it reflects emotional exhaustion, introspection, and self-acceptance. Overall, the study concludes that popular music functions not only as entertainment but also as a medium for social and psychological reflection in contemporary society.