cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 798 Documents
Alih Kode Bahasa Indonesia–Inggris: Analisis Struktur dan Fungsi dalam Program Clash of Champions Adilya, Nur Rahma; Kusuma, Vica Ananta
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.2900

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi alih kode Indonesia–Inggris dalam program Clash of Champions (COC) Season 2 Episode 7 dengan menggunakan klasifikasi Poplack (1980) dan Markedness Model dari Myers-Scotton (1993). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak-katat terhadap tuturan peserta pada dua konteks komunikasi, yaitu In-Game (IG) dan Talking Head (TH). Kesimpulannya, dari 177 data yang dikumpulkan, bentuk alih kode yang paling sering muncul yaitu Intra-Sentential Code-Switching . Ditemukan bahwa dalam konteks In-Game , alih kode umumnya berfungsi sebagai Unmarked Code Choice (UCC) karena dalam situasi penuh tekanan, pilihan ini digunakan agar komunikasi antar-peserta berjalan efisien. Sebaliknya, dalam konteks Talking Head , alih kode umumnya berfungsi sebagai Marked Code Choice (MCC) karena bertujuan untuk membangun identitas diri, menyalurkan emosi, dan meningkatkan efek dramatis pada narasi peserta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alih kode tidak hanya menunjukkan kemampuan linguistik tetapi juga merupakan strategi sosial yang fleksibel dalam berbagai situasi komunikasi. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk struktural dan fungsi sosial peralihan kode bahasa Indonesia–Inggris dalam Clash of Champions (COC) Musim 2 Episode 7, dengan menerapkan klasifikasi Poplack (1980) dan Model Markedness Myers-Scotton (1993). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan pencatatan pada ucapan peserta dalam dua konteks komunikasi: Dalam Game (IG) dan Talking Head (TH). Kesimpulannya, dari 177 data yang dikumpulkan, Peralihan Kode Intra-Kalimat merupakan bentuk struktural yang dominan. Ditemukan bahwa dalam konteks Dalam Game, peralihan kode umumnya berfungsi sebagai Pilihan Kode Tidak Bertanda (Unmarked Code Choice/UCC) karena dalam situasi tekanan tinggi, pilihan ini digunakan untuk menjaga komunikasi yang efisien antar peserta. Sebaliknya, dalam konteks Talking Head, peralihan kode umumnya berfungsi sebagai Pilihan Kode Bertanda (Marked Code Choice/MCC), karena bertujuan untuk membangun identitas diri, mengekspresikan emosi, dan menambah efek dramatis pada narasi peserta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peralihan kode (code-switching) tidak hanya menunjukkan kemampuan linguistik tetapi juga merupakan strategi sosial yang fleksibel dalam berbagai situasi komunikasi.
Pengaruh Model Problem Based Learning Dan Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Menganalisis Unsur Intrinsik Cerpen Peserta Didik Fase F SMAN 7 Mandau-Duri Yasmanelly, Yasmanelly; Fikri, Hasnul; Syofiani, Syofiani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3124

Abstract

This study aims to analyze the ability of 11th-grade students (Phase F) at SMA Negeri 7 Mandau-Duri to analyze intrinsic elements of short stories through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model and the conventional learning model, viewed from learning motivation and the interaction between learning models and learning motivation. This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental method. The research subjects consist of 30 11th-grade students. Data on the ability to analyze intrinsic elements of short stories were collected through tests, while learning motivation data were obtained through questionnaires. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics. The results indicate that the ability of students learning with the PBL model to analyze intrinsic elements of short stories is higher compared to those learning with the conventional model. Learning motivation serves as a supporting factor in enhancing short story analysis skills, although its influence is relatively smaller than that of the learning model. Grouping of high and low learning motivation was performed based on the average motivation score to maintain analysis validity. Additionally, there is a positive interaction between the PBL model and learning motivation in influencing the ability to analyze intrinsic elements of short stories. Based on these findings, it can be concluded that the application of the Problem-Based Learning model, supported by students' learning motivation, effectively improves the ability to analyze intrinsic elements of short stories. The PBL model is recommended for implementation in high school literature instruction.
Representasi Pesan Moral Dalam Film “Racun Sangga” Karya Rizal Mantovani (Analisis Semiotika Roland Barthes) Putri Aulia Tauziah; Rohanda, Rohanda
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3175

Abstract

Penelitian ini membahas representasi pengkhianatan dan pesan moral dalam film Racun Sangga karya Rizal Mantovani sebagai teks budaya yang sarat akan tanda dan simbol. Objek penelitian berupa adegan, dialog, gestur tokoh, serta simbol visual yang terdapat dalam film Racun Sangga (2024). Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes dengan kerangka analisis makna denotatif, makna konotatif, dan mitos. Teori ini dipilih karena mampu mengungkap makna berlapis serta ideologi budaya yang tersembunyi di balik representasi visual dan naratif film. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi tanda, pengelompokan data, analisis semiotik, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Racun Sangga merepresentasikan pengkhianatan sebagai konflik laten yang bekerja secara tersembunyi melalui simbol racun dan praktik mistis, yang berakar pada mitos dan kepercayaan budaya lokal. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa film tersebut menyampaikan pesan moral berupa pentingnya keimanan, kesetiaan, tanggung jawab moral, serta bahaya dendam dan pengkhianatan dalam kehidupan rumah tangga. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Racun Sangga tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai medium reflektif yang mereproduksi mitos sosial dan nilai moral dalam masyarakat. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengayaan kajian sastra dan film Indonesia, khususnya dalam penerapan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap hubungan antara mitos budaya, konflik sosial, dan pesan moral dalam karya sinematik lokal.
Representasi Identitas Perempuan dalam Puisi “Perempuan-Perempuan Perkasa” Karya Hartojo Handangdjaja Hartono, Budi; Massaguni, Masnita; Supryanto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3217

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi identitas perempuan dalam puisi “Perempuan-Perempuan Perkasa ” karya Hartojo Andangdjaja dengan menempatkan identitas perempuan sebagai konstruksi sosial yang dibentuk melalui relasi kuasa dalam teks sastra. Penelitian fokus pada bagaimana identitas perempuan dikonstruksi melalui struktur puitik serta bagaimana makna “keperkasaan” direpresentasikan sebagai bentuk agensi sekaligus kemungkinan kritik terhadap ketimpangan gender. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif kritik sastra feminis. Data utama berupa teks puisi, yang dijelaskan melalui teknik pembacaan dekat (close reading) terhadap unsur puitik seperti diksi, citraan, metafora, dan repetisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan direpresentasikan sebagai subjek pekerja dan penopang ekonomi melalui citraan aktivitas kerja sejak “pagi buta”, mobilitas desa ke kota, serta simbol “bakul” sebagai beban sosial dan identitas kolektif perempuan pekerja. Konsep “perkasa” dimaknai sebagai peneguhan agensi perempuan melalui ketahanan fisik dan psikologis, namun juga menimbulkan ambivalensi karena berpotensi meromantisasi ketahanan perempuan dalam struktur sosial yang tidak setara. Metafora “akar” menegaskan perempuan sebagai fondasi sosial sekaligus membuka pembacaan kritis terhadap naturalisasi peran perempuan sebagai penopang kehidupan sosial. Penelitian ini memperkuat kajian kritik sastra feminis dengan menyoroti hubungan antara strategi puitik dan konstruksi identitas perempuan dalam sastra Indonesia.
Penerapan Media Gambar Seri Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Narasi Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SDIT Al-Hafidz Juriani Rawy; Nur ‘Afifah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3221

Abstract

Pemanfaatan waktu dalam pembelajaran saat ini sangat krusial, karena berdampak pada pemahaman konsep siswa, termasuk dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan waktu pembelajaran yang seringkali terbatas, sehingga tidak semua materi dapat tersampaikan secara optimal dan pemahaman konsep Bahasa Indonesia menjadi kurang memadai. Oleh karena itu, peneliti berupaya menerapkan media gambar seri dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi karangan narasi. Penelitian ini kemudian merumuskan beberapa pertanyaan: 1) Bagaimana proses pembelajaran Bahasa Indonesia dalam menulis karangan narasi sebelum pemanfaatan media gambar seri? 2) Bagaimana proses pembelajaran Bahasa Indonesia dalam menulis karangan narasi dengan menggunakan media gambar seri? 3) Bagaimana hasil kemampuan menulis karangan narasi setelah penggunaan media gambar seri? Penelitian ini dilaksanakan di SDIT AL-HAFIDZ pada tahun ajaran 2025/2026 dengan melibatkan 27 siswa sebagai subjek. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain siklus yang disesuaikan pada setiap pertemuan hingga tujuan pembelajaran tercapai. Penerapan model pembelajaran PTK terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan menulis karangan narasi siswa di SDIT AL-HAFIDZ, dengan peningkatan rata-rata nilai dari 60 (prasiklus) menjadi 64 (siklus I) dan 77 (siklus II), serta ketuntasan belajar mencapai 100% pada siklus II.
Integrasi Peran Guru dan Tenaga Administrasi dalam Membangun Sistem Manajemen Sekolah yang Adaptif dan Berkelanjutan di SMA Negeri 10 Medan Purba, Ribka Natalia; Amelia, Kania; Br Sinaga, Lestari; Br Purba, Karmelia Mahdalena; Manalu, Verdi Christian; Amalia, Nadra; Wuriyani, Elly Prihasti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3234

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi peran guru dan tenaga administrasi dalam mendukung manajemen sekolah yang adaptif dan berkelanjutan di SMA Negeri 10 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melaksanakan pembelajaran secara terencana dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas proses belajar. Sementara itu, tenaga administrasi menjalankan layanan tata usaha secara profesional melalui sistem hybrid yang mendukung pendataan, dokumentasi, dan kelancaran layanan sekolah. Integrasi peran terlihat dari koordinasi yang solid dalam pengelolaan data, penjadwalan, serta dukungan administratif terhadap tugas pedagogis. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi guru dan tenaga administrasi sebagai dasar terbentuknya manajemen sekolah yang responsif dan efisien di tengah perubahan pendidikan.
Parodi, Pastiche, Ironi dalam Film Hello Ghost Versi Indonesia: Postmodernisme Jean Francois Lyotard Syafiqah, Syarah; Juanda, Juanda; Saguni, Suarni Syam
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.1508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan parodi, pastiche, dan ironi dalam film Hello Ghost versi Indonesia menggunakan teori postmodernisme Jean Francois Lyotard. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis unsur-unsur postmodern dalam narasi film. Sumber data penelitian adalah film Hello Ghost yang dirilis pada tahun 2023, yang merupakan adaptasi dari film Korea Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi teknik tontonan, catat, dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penggunaan parodi dalam film ini berfungsi untuk mengolok-olok norma-norma budaya dan memberikan kritik sosial terhadap pandangan konvensional tentang kehidupan dan kematian. Aspek pastiche terlihat dalam kombinasi gaya visual yang menciptakan keragaman budaya, sedangkan ironi mengungkapkan konsistensi dalam pengalaman karakter, menantang asumsi penonton tentang kenyataan. Penelitian ini menunjukkan bahwa film Hello Ghost tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat untuk refleksi kritis terhadap kondisi sosial dan budaya yang dihadapi masyarakat Indonesia, menciptakan lapisan makna yang kompleks dan relevan dalam konteks postmodern.
Cinta dan Pengorbanan Dalam Novel Diary Pramugari karya Agung Webe: Kajian Eksistensialisme Jean Paul Sartre Pattipeilohy, Yoel Jerry; Juanda, Juanda; Tuflih, Muhammad Alfian
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.1675

Abstract

Penelitaian Dalam penelitian ini penulis mengeksplorasi bentuk wacana eksistensialisme pada kisah cinta dan pengorbanan dalam sebuah novel. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori eksistensialisme Jean Paul Sartre. Penelitian ini bersifat kualitatif deskripsitif pada sumber data yang diperoleh dari data tertulis di dalam Novel Diary Pramugari karya Agung Webe, berupa kisah cinta dan pengorbanan dari seorang pramugari. Adapun hasil yang didapatkan terdapat dua bentuk cinta berdasarkan eksistensialisme sartre dan tiga bentuk pengorbanan eksistensialisme sartre diantaranya cinta sebagai upaya menyeimbangkan kebebasan, cinta sebagai upaya memaknai eksistensi, pengorbanan dalam cinta, pengorbana otentik, dan pengorbanan sebagai paradoks.
Efektifitas Buku Cerita Bergambar Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Lembang, Albertin Dua; Tanduk, Rita; Simega, Berthin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.1684

Abstract

Keterampilan membaca merupakan keharusan dalam kehidupan, karena dengan membaca siswa akan memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih luas lagi. Dengan Menggunakan buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal menjadikan anak memiliki ketertarikan membaca buku walaupun anak hanya membalikan lembar demi lembar tanpa memahami makna yang ada di dalamnya. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal terhadap keterampilan membaca pada siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal sangat efektif terhadap keterampilan membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) keefektivan buku cerita bergambar untuk siswa sangat membantu untuk menumbuhkan minat baca, (b) hasil pengamatan yang didapatkan bahwa anak senang menggunakan buku cerita bergambar. Hal ini berarti bahwa buku cerita bergambar efektif meningkatkan keterampilan membaca. Dengan demikian, buku cerita bergambar perlu dikenalkan terhadap anak untuk membantu dalam peningkatan keterampilan membaca.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Film Maaf, Lebaran Ini Kami Tidak Pulang Karya Guntur Soeharjanto Sri Mulyani R; Rahmi Mardatillah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.2506

Abstract

Perkembangan zaman saat ini telah mengikis nilai-nilai karakter peserta didik tanpa disadari. Fenomena ini terlihat dari semakin maraknya peserta didik yang melakukan perundungan dan bersikap kurang ajar terhadap guru dan orang tua. Oleh sebab itu, pendidikan karakter memerlukan perhatian yang lebih serius untuk ditangani. Adapun cara yang dapat dilakukan ialah menggunakan media pembelajaran yang banyak digemari oleh peserta didik, yaitu film. Film memuat nilai-nilai karakter yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya film Maaf, Lebaran Ini Kami Tidak Pulang karya Guntur Soeharjanto. Sehubungan dengan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam film tersebut. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, simak, dan transkripsi. Kemudian, dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan penyajian data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sepuluh nilai pendidikan karakter dalam film tersebut: religius, jujur, toleransi, kerja keras, mandiri, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif, cinta damai, peduli sosial, dan tanggung jawab. Kata Kunci: Nilai-nilai karakter, pendidikan karakter, film