cover
Contact Name
Agfajrina Cindra Pamungkas
Contact Email
hi@unimudasorong.ac.id
Phone
+6281234307993
Journal Mail Official
hi@unimudasorong.ac.id
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No.1, Mariat Pantai, Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat: 98414
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
JoS ( Journal of International Relations)
  • jurnalhubunganinternasional
  • Website
ISSN : -     EISSN : 28281667     DOI : 10.36232
Core Subject : Humanities, Social,
Journal of International Relations (JoS) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan dua kali setahun oleh Prodi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Penerbitan jurnal ini sebagai wadah analisa kritis akademisi dan praktisi dalam merespon isu hubungan internasional yang terus berkembang di era globalisasi. Kajian dalam jurnal meliputi isu-isu sosial-politik, ekonomi, pertahanan, keamanan, dan low politic yang berhubungan dengan aktor dan fenomena internasional. Jurnal ini berisi kumpulan berbagai hasil penelitian dan hasil pembelajaran studi keilmuwan hubungan internasional.
Articles 34 Documents
PERAN PRESIDEN JOKOWI DALAM MENJAGA WILAYAH LAUT NATUNA Kevin Satria Hidayat; Aulia Srifauzi
Journal of International Relations Vol 3 No 1 (2023): Jounal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awalnya Indonesia bukan peng-klaim laut cina selatan. Namun pada tahun 2010 Indonesia jadi ikut terlibat dalam sengketa laut cina selatan atau laut natuna. Setelah cina secara sepihak mengklaim terhadap keseluruhan wilayah laut natuna. Termasuk didalamnya ialah perairan ZEE Indonesia, yaitu kawasan di utara kepulauan Natuna Provinsi Kepulauan Riau. Pada tahun 2019, presiden Jokowi memberikan pesan kuat terkait natuna. Wilayah itu memiliki kekayaan alam yang sangat dipertimbangkan dengan adanya migas dan satwa yang ada. Presiden Jokowi memiliki tujuan yang kuat untuk membangun dan memperkokoh wilayah laut cina selatan dan kepulauan natuna. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Menggunakan teori Konstruktivisme, The Copenhagen School, dan Keamanan internasional sebagai konsep akan mempermudah penulis mengerjakan penelitian ini. Presiden Jokowi telah melakukan upaya yang cukup besar dalam menjaga wilayah laut natuna atau laut cina selatan. Jokowi lebih suka melakukan dengan cara diplomasi dan damai karena menurutnya ancaman berlebihan adalah tindakan yang akan mempersulit keadaan dan tidak akan menemukan perdamaian dan penyelesaian sengketa yang terjadi.
A LONG STRIDE INTO RUSSIA’S FOOD SECURITY AND SOVEREIGNTY Abel Josafat Manullang
Journal of International Relations Vol 3 No 1 (2023): Jounal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food security, and the following food sovereignty, is an important part of a state’s survival in the international system. Such is the case for Russia, another growing power in the post-Cold War era. How a state maintains its food security is an interesting point to look into, hence this research is done. The guiding points that would guide the article would be the food security of Russia, the food sovereignty movement in the country, along with how the ongoing Russia-Ukraine conflict affects Russia’s food security.The writing uses the concept of food security and food sovereignty that would be analyzed through the qualitative method of analysis. For the case of Russia’s food security, it’s found that the meat and industry, under Russia’s Food Security Doctrine, play an important role to maintain food security. The movement for food sovereignty in Russia on the other hand is present but they do not take the form shown in other countries as a means to conform with the domestic condition of Russia. Moreover, the ongoing conflict between Russia and Ukraine not only affects the global food supply but also the domestic food production within Russia.
PERAN UNHCR DALAM PROGRAM VAKSINASI COVID-19 BAGI PENGUNGSI DI YORDANIA Adira Diva Aisha Sunardi; Deasy Silvya Sari
Journal of International Relations Vol 3 No 1 (2023): Jounal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dalam menanggapi isu kesehatan global COVID-19, vaksin COVID-19 dikembangkan sebagai salah satu langkah pencegahan dari solusi global saat ini. Untuk mencapai pengendalian global COVID-19, vaksin perlu dialokasikan secara merata dan dipastikan menjangkau hingga ke populasi terpinggirkan dan paling rentan seperti pengungsi. Yordania, negara yang menampung jumlah pengungsi per-kapita tertinggi kedua di dunia, sejak awal wabah COVID-19 telah memasukkan pengungsi ke dalam rencana vaksinasi COVID-19 nasionalnya. Kelompok pengungsi di Yordania telah terkena dampak yang cukup berat dari pandemi COVID-19. Bersama dengan pemerintah Yordania, UNHCR, sebagai IGO yang secara khusus menangani pengungsi, memberikan dukungannya untuk memastikan akses pengungsi ke vaksin sambil terus meningkatkan kesadaran para pengungsi untuk menerima vaksin COVID-19. Penelitian ini membahas mengenai peran UNHCR dalam program vaksinasi COVID-19 bagi pengungsi di Yordania, dalam perannya sebagai arena dan aktor, dengan menggunakan konsep peran organisasi internasional oleh Archer (2001). Penelitian menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan penelaahan dokumen dan wawancara kepada informan terkait. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya kerja sama dan peran UNHCR telah membantu meningkatkan tingkat vaksinasi di antara para pengungsi di Yordania baik di perkotaan maupun di kamp-kamp pengungsian. Peran UNHCR ini, meliputi: 1) inisiasi berbagai pertemuan dan forum kerja sama dengan Kemenkes Yordania dan mitra kesehatan lainnya; 2) meningkatkan kesadara di antara komunitas pengungsi tentang kampanye vaksinasi; dan 3) membantu jalannya proses vaksinasi serta mobilisasi pengungsi untuk divaksinasi.
KEBIJAKAN AUSTRALIA MENINGKATKAN JUMLAH KAPAL SELAM BERTENAGA NUKLIR Muchammad Farid; Filemon Christian Waroy
Journal of International Relations Vol 3 No 1 (2023): Jounal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya aktivitas negara Tiongkok di Kawasan Laut Tiongkok Selatan menjadikan negara Amerika Serikat dan sekutunya menginisiasi pembentukan aliansi pertahanan AUKUS. Pembentukan ini didasarkan pada kekhawatiran para pemimpin di negara-negara besar menganggap bahwa Tiongkok sebagai negara pesaing utama Amerika sebagai penyandang predikat negara super-power. Tujuan awal yang hanya ToT (Transfer of Technology) peralatan alutsista modern Kapal selam bertenaga Nuklir menjadi meningkat level dilemma keamanannya mengingat bahwa ada muncul kemungkinan Kapal Selam tersebut dipersenjatai dengan senjata yang berhulu ledak nuklir. Banyak negara-negara di Kawasan Indo Pasific menganggap bahwa hadirnya AUKUS sebagai dewa pelindung bagi negara-negara sekutu Amerika Serikat. Dan sebagai ancaman yang nyata bagi negara-negara yang berseberangan ideologinya dengan Amerika Serikat. Indonesia yang letaknya sangat tepat ditengah-tengah antara Australia dengan Tiongkok perlu memikirkan matang untuk menghasilkan kebijakan yang sangat strategis, akurat dan berkelanjutan. Jika terjadi kesalahan dalam menganalisa dari AUKUS tersebut maka Indonesia diambang bencana. Negara Indonesia harus mampu menempatkan posisinya netral dalam situasi yang tidak menentu seperti ini. Di lain sisi Indonesia sedang mesra-mesranya dengan negara Tiongkok, di lain sisi juga Indonesia sebagai negara yang berhasil menjaga iklim demokrasi yang sangat mendukung semua kebijakan dari Amerika Serikat. Badan Intelejen Negara menjadi salah satu institusi yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia dalam mengumpulkan, mengolah data, merencakan dan merumuskan hasil analisa informasi terkait AUKUS. Dengan kualitas dan kuantitas yang dimilikinya Badan Intelejen Negara diharapkan mampu menghasilkan keputusan yang berpihak kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
PERKEMBANGAN INTEGRASI DIGITAL UNTUK MENDORONG DIGITALISASI EKONOMI DI KAWASAN ASEAN Maulana, Arief; Suryana, Yana
Journal of International Relations Vol 3 No 2 (2023): Jounal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi ekonomi dengan cepat menjadi pendorong utama yang mampu mendorong pembangunan ekonomi yang super cepat. Namun, bertentangan dengan harapan ideal tersebut, ASEAN masih menghadapi banyak tantangan dalam mendorong integrasi digital, salah satunya adalah disparitas yang cukup besar di antara negara-negara ASEAN dalam digitalisasi ekonomi. Hampir tidak mungkin bagi semua negara ASEAN untuk mencapai setiap tingkat integrasi digital secara bersamaan, kondisi aktual (das sein) tersebut menimbulkan adanya gap dengan tujuan utama (das sollen). Tujuan utama artikel ini adalah untuk menganalisis perkembangan digitalisasi ASEAN, menjelaskan gambaran digitalisasi ekonomi saat ini, menganalisis tantangan dalam mendorong ekonomi digital dan bagaimana komitmennya. Metode yang digunakan dalam studi ini ini adalah studi literatur dengan varian descriptive review. Hasil studi menunjukkan bahwa dengan memanfaatkan peluang ekonomi digital yang terintegrasi, maka akan memacu pertumbuhan ekonomi domestik. Pemanfaatan teknologi dan inovasi digital juga mempercepat produktivitas kawasan ASEAN untuk dapat bersaing dengan regional lainnya. Hambatan-hambatan integrasi ekonomi digital yang masih dihadapi ASEAN adalah rendahnya literasi dan keterampilan digital, serta pengembangan strategi yang tidak sesuai dengan Masterplan ASEAN. Sedangkan tantangan-utama yang muncul terhadap komitmen integrasi digital antara lain adalah adanya disparitas digital yang besar antara negara-negara ASEAN.
GLASS CEILING DAN GENDER ROLE STEREOTYPE SEBAGAI PENGARUH DALAM FENOMENA GENDER PAY GAP Shanti Pratiwi, Ni Putu Ayu Gita
Journal of International Relations Vol 3 No 2 (2023): Jounal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketimpangan dalam gender merupakan suatu kejadian yang telah berlangsung bertahun-tahun lamanya, bahkan telah terjadi jauh sebelum perang dunia berlangsung. Perempuan yang dipandang sebagai pribadi dengan fisik yang lemah dan karakter lemah lembut menjadi suatu kesempatan dalam menguasai dan mengatur batasan-batasan kehidupan yang memenjarakan perempuan dalam dinamika kehidupan yang hanya bergantung dan mengikuti seluruh keputusan dari pihak penguasa. Mereka sebagai kaum feminisme mengembangkan perspektif feminisme dan berkembang sangat massif hingga saat ini dan mulai menjadi topik yang selalu diperbincangkan karena adanya pergeseran modernisasi yang menciptakan perempuan yang lebih melek akan pengetahuan. Selama bertahun-tahun lamanya, isu mengenai Gender Pay Gap atau ketimpangan upah dalam gender menjadi isu yang berlangsung dengan perubahan yang minim diberbagai negara dibelahan dunia. Isu tersebut mengundang berbagai perhatian dari penjuru dunia atas keadilan yang ingin dicapai bersama setelah perang dunia pertama dan kedua telah berakhir.
KEBIJAKAN INDONESIA DALAM PENGARUSUTAMAAN GENDER DI MASA PANDEMI COVID-19 Nurinaya, Nurinaya; Ambarwati, Ambarwati
Journal of International Relations Vol 3 No 2 (2023): Jounal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengarusutamaan gender sebagai strategi pembangunan dalam pencapaian kesetaraan dan keadilan gender. Di Indonesia, keterlibatan perempuan dalam pembangunan masih dihadapkan pada beragam persoalan dan faktor yang mempengaruhi ketidakadilan gender, inisiasi untuk terciptanya kesetaraan gender dilakukan namun kurang berdampak. Penelitian ini mencoba untuk menjelaskan bagaimana kebijakan pemberdayaan perempuan yang inklusif dan friendly dapat meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan, dan dinamika proses implementasi kebijakan gender-mainstreaming yang masih menemukan kendala. Teknik analisis gender pada penelitian ini menggunakan pendekatan Pengarusutamaan Gender sebagai suatu metode untuk melihat pemberdayaan perempuan yang menggunakan kategori analitis yang saling berkaitan yang meliputi; Kesejahteraan, Akses, Kesadaran Kritis, Partisipasi dan Kontrol. Berdasarkan hasil penelitian kebijakan yang ber-pengarusutamaan gender di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan saat pandemic covid-19 dan perlahan inisiasi peningkatan implementasi kebijakan pasca covid-19 mulai dilakukan, pengarusutamaan gender akan memberi peluang perempuan untuk mencapai kesetaraan dan keadilan dalam pembagunan
THE EFFECT OF PERMENAKER 151/2020 POLICY FOR INDONESIAN MIGRANT WORKERS IN ONLINE MEDIA NEWS Siswatiningrum, Etik; Danuwijaya, Try
Journal of International Relations Vol 3 No 2 (2023): Jounal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Throughout the May 2020-April 2021 period, online media often reported Covid-19 pandemic as a global health disaster. All news related to Covid-19 has high news value because of its broad impact on society. Indonesian Migrant Worker (PMI) are having transnational mobility, so that it has negative stigma as a carrier of the virus was colored the news. They became the headlines for several online media in Indonesia during the Covid-19 pandemic. Seeing the large number of Indonesian migrant workers exposed to COVID-19, the Minister of Manpower issued a policy that limits the sending of migrant workers abroad through Permenaker 151/2020. This study aims to understand how online media in Indonesia report PMI related to the Covid-19 pandemic and its impact on placement policies. A number of positive and negative reports about PMI amid the Covid-19 polemic were found on online media portals in Indonesia. There are three largest online media in Indonesia based on the order of Alexa Rank which is used as a research instrument. The four online media are okezone.com, tribunnews.com and kompas.com Online media coverage is able to construct the public in responding to this change in the policy of placing TKI. By using the index measurement method based on the selected keywords, it was found that the three online media reported negative and positive news about PMI. In the narrative of online media reporting always presents three different groups of sources, namely PMI, the government, and PMI monitoring organizations.
THE URGENCY OF INDONESIA'S DEFENCE DIPLOMACY IN RESPONDING TO THE SOUTH CHINA SEA CONFLICT Farid, Muchammad; Junnah, Azima Raudhalia; Ambarwati, Ambarwati
Journal of International Relations Vol 3 No 2 (2023): Jounal of International Relations (JoS)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geopolitical conflict in the South China Sea is a complex and complicated issue, involving several countries that are divided into claimant states and non-claimant states. Claimant states refer to countries such as China, Taiwan, the Philippines, Vietnam, Malaysia, and Brunai Darusalam that claim territory in the South China Sea, while Indonesia is included in the non- claimant state category. This is due to the development of problems that continue from year to year, while the geographical position and the South China Sea route have strategic importance. As the world's maritime axis, Indonesia must maintain a neutral position and play a role in achieving peace in the conflict by utilising opportunities in the international context. This research uses a qualitative method with descriptive analysis, by collecting data through literature sources such as books, journals, and magazines. The focus of this research is to understand the role and benefits of Indonesia's defence diplomacy in handling geopolitical conflicts in the South China Sea, both on a national and international scale. The results show that Indonesia plays an active role in realising world peace through conflict resolution in the South China Sea, by promoting peaceful resolution based on UNCLOS. In this process, Indonesia gained benefits such as the maintenance of maritime sovereignty, increased regional security and stability, strengthened bilateral relations, and became a promoter in providing peaceful solutions in accordance with international law.
Upaya Nation Branding Indonesia melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Konferensi Tingkat Tinggi G20 SOETARMONO PUTRI, RR TRISNIA ANANDA
Journal of International Relations Vol 4 No 01 (2024): Journal of International Relations
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the efforts made by I Gusti Ngurah Rai International Airport as a key actor in Indonesia's nation branding. The airport, serving as a cultural showcase, plays a pivotal role in providing the first impression for tourists. During the G20 Summit, I Gusti Ngurah Rai International Airport showcased Bali's cultural diversity, shaping perceptions of Indonesia as culturally rich. Art installations featuring local elements and traditional Balinese dances welcomed G20 delegates. The airport's collaboration with local artists and Regional Tourism Promotion Boards has enhanced Indonesia's nation branding rankings. I Gusti Ngurah Rai Airport not only serves as a physical gateway to Indonesia but also as a crucial platform in building and reinforcing Indonesia's positive global image, aligned with Indonesia's ongoing nation branding strategy.

Page 3 of 4 | Total Record : 34