cover
Contact Name
Siska Praditya
Contact Email
20320312@students.uii.ac.id
Phone
+6385702175932
Journal Mail Official
khazanahuii@gmail.com
Editorial Address
Gedung GBPH Prabuningrat Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang No. Km.14,5 , Krawitan Umbulmartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Khazanah: Jurnal Mahasiswa
ISSN : 1979519X     EISSN : 27458733     DOI : 10.20885/khazanah
“Khazanah: Jurnal Mahasiswa” merupakan platform publikasi jurnal yang mulai diresmikan pada tahun 2009. Jurnal Khazanah diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan (DPK) Universitas Islam Indonesia yang bekerjasama dengan Kelompok Studi Laboratorium Mahasiswa (LabMa) Universitas Islam Indonesia. Jurnal Khazanah telah terverifikasi pada Online Journal System (OJS) dibawah naungan jounal.uii.ac.id sejak tahun 2011. Jurnal Khazanah telah rutin menerbitkan jurnal dalam 1-2 edisi per tahun. Karya yang diterbitkan merupakan suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup sains dan sosial.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 182 Documents
HUBUNGAN MEDIA SARANA DAN BANGUNAN RUMAH DENGAN KEJADIAN NASOPHARYNGITIS AKUT PADA BALITA DI KELURAHAN KUPANG KOTA WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUPANG KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2026 Lestari, Ayu Widia; Ferizal Masra; Suami Indarwati; Trigunarso, Sri Indra
Khazanah: Jurnal Mahasiswa Vol. 18 No. 1 (2026): Khazanah: Jurnal Mahasiswa
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/khazanah.vol18.iss1.art2

Abstract

Nasofaringitis adalah infeksi saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan pada nasofarin. Penyakit nasofaringitis ini rentan menyerang anak-anak dibawah usia 5 tahun, 3-6 kali dalam setahun. Nasofaringitis disebabkan oleh rhinovirus, coronavirus, bakteri streptokokus grup A. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara media sarana dan bangunan rumah dengan angka kejadian Nasofaringitis Akut pada balita di Kelurahan Kupang Kota wilayah kerja Puskesmas Kupang Kota, Bandar Lampung Tahun 2026. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rencana penelitian Cross Sectional dengan cara pendekatan, observasi, atau pengukuran variabel dalam satu waktu. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling dengan total sampel 279 rumah yang memiliki balita, di Kelurahan Kupang Kota Wilayah Kerja Puskesmas Kupang Kota Bandar Lampung Bulan Januari-April Tahun 2026. Hasil penelitian yang dilakukan, empat variabel yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan kejadian Nasofaringitis diantaranya variabel perumahan (nilai p: 0,000 ), lantai rumah (nilai p: 0,019 ), dinding rumah (nilai p: 0,005 ), serta langit-langit rumah (nilai p: 0,000 ). Diharapkan masyarakat dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGABAIAN RED FLAG DALAM TOXIC RELATIONSHIP PADA REMAJA DAN DEWASA AWAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Aulia, Navisa; Lusiana, Nova
Khazanah: Jurnal Mahasiswa Vol. 18 No. 1 (2026): Khazanah: Jurnal Mahasiswa
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/khazanah.vol18.iss1.art3

Abstract

Romantic relationships among adolescents and young adults do not always develop in a healthy manner and may evolve into toxic relationships, often marked by the presence of red flags. However, many individuals tend to ignore these warning signs and remain in harmful relationships. Objective: This study aims to identify and synthesize the factors influencing the neglect of red flags in toxic relationships among adolescents and young adults. Method: This study employed a Systematic Literature Review (SLR) method with a qualitative descriptive approach following PRISMA guidelines. Articles were collected from Google Scholar within the 2016–2026 range and selected based on inclusion and exclusion criteria, resulting in 10 analyzed articles. Results: The findings revealed four main factors, namely internal psychological factors, attachment and fear-related factors, communication and manipulation factors, and social and environmental factors. Psychological aspects such as low self-esteem and emotional dependency were identified as dominant contributors. Conclusion: The neglect of red flags is influenced by a complex interaction of internal and external factors. Therefore, enhancing relationship literacy and strengthening self-worth are essential to help individuals recognize and respond to unhealthy relationship patterns.