cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
STRATEGI ORANG TUA DALAM MENANAMKAN NILAI MORAL PADA ANAK   (Studi Deskriptif pada Keluarga Buruh Tani di Dusun Kaweden Kabupaten Gresik) DODIK DWI CAHYONO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v3n4.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi orang tua dalam menanamkan nilai moral pada anak, pendekatan yang dilakukan oleh orang tua buruh tani kepada anak dalam menanamkan nilai moral, dan metode yang digunakan oleh orang tua dalam menanamkan nilai moral pada anak buruh tani di Dusun Kaweden Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan strategi orang tua dalam menanamkan nilai moral pada anak dilakukan melalui tiga basis, yaitu (1) berbasis religius; (2) berbasis lingkungan; (3) berbasis hubungan sesama manusia. Dimana pada ditiap-tiap basis tersebut orang tua menggunakan metode keteladanan, pemberian tuntunan, pemberian dorongan, hukuman serta penghargaan. Kata Kunci: strategi orang tua, nilai moral, anak. Abstract The aim of this study was to determine the strategies of parents in inculcating moral values ​​in children, the approach taken by the parent farm workers to children in instilling moral values, and methods used by parents in inculcating moral values ​​in young farmer in the hamlet of anxiety District Gresik. This type of research is descriptive qualitative. Data collection techniques are observation, interview and documentation. As for the data analysis techniques using data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions. The results showed the strategy of parents in inculcating moral values ​​in children through three bases, that is ( 1 ) based on religious belief; ( 2 ) based on the environment; ( 3 ) based on human relations. Where each and every base is parents with exemplary methods, providing guidance, support, punishment and reward . Keywords: parent strategies, moral values, child
PENANGANAN KORBAN PERDAGANGAN ANAK OLEH KADER LEMBAGA PUSAT KRISIS BERBASIS MASYARAKAT (PKBM) KECAMATAN GENTENG KOTA SURABAYA ANDINA NUR INDRASWARI SUKMA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

UPAYA GURU DALAM MEMBENTUK SIKAP DEMOKRATIS PADA ANAKBERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB PUTRA IDHATA DESA GLONGGONG KECAMATAN DOLOPO KABUPATEN MADIUN EVIKA PRATIWI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya guru dalam membentuk sikap demokratis pada anakberkebutuhan khusus di SLB Putra Idhata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untukteknik analisis data menggunakan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam membentuk sikapdemokratis: (1) kebebasan berpendapat melalui kegiatan pembelajaran yaitu memberikan umpanpertanyaan, memberikan kesempatan dan tanggap kepada siswa yang akan bertanya, sering menunjuksiswa untuk menyatakan pendapatnya; (2) kebebasan berpartisipasi, upaya yang dilakukan guru melalui :a) kegiatan pembelajaran yaitu guru membentuk kelompok untuk berdiskusi dan memberikan motivasisiswa agar berperan aktif dalam pembelajaran serta menerima dengan baik pendapat siswa; b) diluarpembelajaran yaitu guru memberikan pengertian dan menyuruh siswa secara langsung untuk mengikutipembentukan piket sekolah, guru menegur siswa apabila tidak mengindahkan arahan guru, memberikan semangat kepada siswa yang telah berpartisipasi pada pembentukan piket sekolah berupa nilai tambahan. Kata Kunci: guru, sikap demokratis, anak berkebutuhan khusus AbstractThe purpose of this study is to describe the efforts of teachers in building democratic attitude in children with special needs in SLB Putra Idhata. This study used a qualitatife approach. Data collection techniquesused were observation, interviews and documentation. As for the data analysis techniques using datacollection, data presentation, data reduction and verification / conclusion. The results showed that theefforts of teachers in shaping the democratic attitude: (1) freedom of expression through learningactivities that provide feedback questions, provide opportunities and responsive to students who will ask,often refer students to express their opinions; (2) freedom of participation, the efforts of teachers through: a) learning activities that teachers form groups to discuss and motivate students to take an active role inlearning and receptive to student opinion; b) excluding learning that teachers provide understanding andasking the students to directly follow the formation picket school, the teacher reprimanded the students ifthey are not heeding the direction of the teacher, to encourage students who have participated in theformation of a picket squads of the school in the form of value added.Keywords: teacher, attitude democratic, heward
HUBUNGAN PENERIMAAN MONEY POLITIC DENGAN TINGKAT PARTISIPASI POLITIK DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA DI DESA MUNUNG KECAMATAN JATIKALEN KABUPATEN NGANJUK DEWI RATNASARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Pemilihan kepala desa merupakan suatau kewajiban bagi warga negara untuk memilih calon pemimpin yang baik dan bijaksana serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas desa. Kepala desa adalah seorang pemimpin yang mengatur jalannya pemerintahan di desa, kepala desa dipilih oleh rakyat untuk rakyat. Dan kepala desa mempunyai masa jabatan 5 tahun. Sedangkan dalam pemilihan kepala desa berbagai cara akan dilakukan untuk mendapatkan kekuasaan termasuk memberi uang suap atau politic uang kepada masyarakat desa munung kec jatikalen kab nganjukPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerimaan money politic dengan tingkat partisipasi politik dalam pemilihan kepala desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dua sampel, teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rumus prosentase untuk mengitung angket dan chi kuadrat untuk mengetahui hubungan penerimaan money politik dengan tingkat partisipasi politikPenelitian ini menyimpulkan adanya hubungan yang signifikan antara penerimaan money politic dengan tingkat partisipasi politik. Hal tersebut terbukti berdasarkan hasil analisis data menggunakan rumus Chi Kuadrat, adanya kesimpulan tersebut dibuktikan dari perhitungan tersebut diperoleh bahwa harga chi kuadrat lebih kecil dari tabel (1366,24 ≥ 3, 841 ) sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Dimana yang artinya terdapat hubungan penerimaan money politic dengan tingkat partisipasi politik dalam pemilihan kepala desa di desa munung kec jatikalen kab Nganjuk Kata Kunci : penerimaan money politic, tingkat partisipasi politik Abstract Village elections is an obligation for citizens to vote for a good leader and a wise and responsibility to perform the duties of the village. The village chief is a leader who set the course of the village administration, village heads elected by the people for the people. And the village head has a term of 5 years. While in the village elections will be conducted in various ways to gain power, including giving bribes or money politics to people in rural districts munung kec jatikalen Nganjuk. This study aims to determine the relationship receipt of money politics to the level of political participation in village elections. This study uses a quantitative approach to the two samples, data collection techniques using questionnaires and documentation. The technique used in this study using a formula to calculate the percentage of questionnaires and chi square to determine the relationship of acceptance of money politics to the level of political participation.The study concluded there is significant correlation between the acceptance of money politoic with the level of political participation. This is proven by the results of the analysis of the data using formulas Chi Square, the conclusion is proved from these calculations showed that the price of chi squared smaller of the table (1366,24 ≥ 3, 841) so that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected. Which means there is a relationship in which the acceptance of money politics to the level of political participation in the election of village heads in rural districts munung kec jatikalen Nganjuk Keyword: Keywords: acceptance of money politics, the level of political participation
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR PPKn SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 17 SURABAYA DAINI SITI NUR AINY
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar PPKn pada siswa kelas XI di SMA Negeri 17 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto, dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 17 Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 305 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan tiga analisis yakni analisis korelasi, analisis regresi, dan koefisien determinasi. Analisis korelasi antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar PPKn menghasilkan nilai korelasi sebesar 0,063 yang berarti kedua variabel memiliki pola hubungan yang kurang berarti. Analisis regresi menghasilkan persamaan yaitu Y = 90,296&ndash;0,016x. Persamaan tersebut berarti bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh negatif terhadap prestasi belajar sehingga apabila kecerdasan emosional siswa meningkat maka prestasi belajar akan menurun. Koefisien determinasi menunjukkan nilai 0,004 yang berarti sumbangan relatif yang diberikan variabel kecerdasan emosional (X) terhadap prestasi belajar PPKn (Y) adalah sebesar 0,4%. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji t dan menghasilkan nilai thitung sebesar -0,391 dengan taraf signifikansi 95% (0,05). Kesimpulan dari pengujian tersebut yaitu diterimanya Ho dan ditolaknya Ha karena thitung < ttabel yaitu -0,391<2,021, sehingga kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar PPKn. Kata kunci: kecerdasan emosional, prestasi belajar. Abstract This research aims to analyze the influence of emotional intelligence on the civics learning achievement in class XI at SMA Negeri 17 Surabaya. This research used quantitative approach to the ex post facto method, with research site in SMA Negeri 17 Surabaya. The populations in this research were all students of class XI totaling 305 people. This research used questionnaire and documentation to collect data. This research resulted in three analyzes the correlation analysis, regression analysis, and the coefficient of determination. Analysis of the correlation between emotional intelligence and academic achievement to produce a correlation value of 0,063 which means that both variables have a pattern of relationships which are less meaningful. The regression analysis yields equation is Y = 90,296&ndash;0,016x. The equation means that emotional intelligence has a negative effect on learning achievement so that when the emotional intelligence of students increased, the learning achievement will decline. The coefficient of determination shows that the value of 0.004 means that given the relative contribution of emotional intelligence variable (X) to the learning achievement (Y) is approximately 0.4%. Testing the hypothesis in this study using the t test and produce value tcount &ndash;0,391 with 95% significance level (0,05). The conclusion of these tests is acceptance Ho and rejection Ha, because tcount < ttable namely -0,391<2,021, so that emotional intelligence has no significant effect on civics achievement. Keywords: emotional intelligence, learning achievement.
SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI SMK DHARMA BAHARI MANUKAN SURABAYA CAHYO WINARDI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

STRATEGI PRAMUKA SAKA BHAYANGKARA DALAM UPAYA MEMBANGUN JIWA KEPEMIMPINAN REMAJA DI POLSEK KUTOREJO KABUPATEN MOJOKERTO MOHAMMAD KHOIRUL ULUM
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan Saka Bhayangkara Polsek Kutorejo untuk membangun jiwa kepemimpinan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian di Saka Bhayangkara Polsek Kutorejo Kabupaten Mojokerto pada mei 2015 sampai juli 2015. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan pamong dan instruktur Saka Bhyangkara dalam membangun jiwa kepemimpinan remaja dilakukan melalui penanaman/latihan, praktek lapangan dan pengkondisian lingkungan di Saka Bhayangkara Polsek kutorejo, pamong dan instruktur menjadi model sehingga anggota Saka meniru apa yang dilakukan pamong dan instruktur Saka dan mengkondisikan lingkungan supaya kondusif sehingga proses pelatihan dapat berjalan dengan lancar. Kata kunci: pramuka, kepemimpinan Abstract This research purpose to describe the strategy which is used by Saka Bhayangkara Polsek Kutorejo to built up youth leadership. This study used a qualitative approach with descriptive methods. The research location at Saka Bhayangkara Polsek Kutorejo Kabupaten Mojokerto May 2015 through July 2015. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results showed that the strategy employed tutors and instructors Saka Bhyangkara in building leadership adolescents conducted through planting / exercises, field and environmental development in Saka Bhayangkara Police Kutorejo, tutors and instructors to be a model so that members Saka imitate what tutors and instructors Saka and an enabling environment that is conducive to the training process can run smoothly. Keywords: scout, leadership
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU SOSIAL  (STUDI PADA SISWA KELAS X SMKN 5 SURABAYA) TRIA NOVASARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bagaimana pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial siswa kelas X SMKN 5 Surabaya. Kajian tentang pola asuh yaitu teori Hurlock yang mengatakan pola asuh demokrasi, otoriter, dan permisif yang mempunyai kecenderungan berperilaku sosial. Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan korelasi yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Sample yang digunakan yaitu 248 responden dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan probability sampling dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner, untuk mengumpulkan data pola asuh yang diterapkan oleh orang tua dengan perilaku sosial siswa. Dalam teknik analisis data menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial siswa kelas X SMKN 5 Surabaya, diperoleh koefisien korelasi rhitung sebesar 0,67 dan diketahui rtabel pada taraf signifikan 5% sebesar 0,113 artinya rhitung lebih besar dari rtabel dengan menunjukkan kategori pengaruh yang kuat. Jadi terdapat pengaruh antara pola asuh orang tua dengan perilaku sosial siswa kelas X SMKN 5 Surabaya. Pola asuh orang tua siswa kelas X mayoritas termasuk dalam kriteria pola asuh demokrasi dengan persentase (41%) dan perilaku sosial termasuk dalam kriteria perilaku prososial dengan persentase (36%). Pola asuh otoriter dan permisif cenderung menunjukkan perilaku antisosial. Kata Kunci: pola asuh orang tua, perilaku sosial. Abstract The purpose of this research&rsquo;s to see how the influence of pattern foster parents to social behavior students x smkn 5 surabaya. Study of a foster namely the theory Hurlock who say foster pattern democracy, authoritarian, and permissive. The research is research with the design strong correlation used a quantitative approach.Sample used namely 248 respondents in this research chosen by using probability of sampling to technique clusters random sampling.Technique the data in this research uses the method the questionnaire, to collect the data pattern foster applied by parents with the behavior social students. In engineering data analysis using formulas correlation product moment. This research result indicates is the positive and welfare between pattern foster parents to social behavior students X smkn 5 surabaya, obtained a correlation coefficient rhitung by 0.67 and was detected rtabel the first significant 5 percent of 0,113 it means rhitung greater than rtabel by showing category a strong impact. So is the between pattern foster parents with the behavior social students X smkn 5 surabaya. Pattern foster parents class X the majority including on the criteria pattern foster democracy with the (41 %) and social behavior including on the criteria behavior prososial with the (36 % ). The authoritarian foster and permissiveness tended to show antisocial behavior Key Word: parents foster pattern, social behavior.
PERAN KARANG TARUNA SETIA BAKTI DALAM MENANAMKAN PERILAKU POSITIF REMAJA DI DESA BANJARAN DRIYOREJO GRESIK ANGGA HARIYADIN WAHYU WARDHANA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran karang taruna dalam menanamkan perilaku positif remaja melalui progam bidang kesejahteraan, kerohanian dan bina mental, keolahragaan, lingkungan hidup, dan usaha bersama. Dianalisis dengan teori sistem David Easton. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Lokasi penelitian berada di Desa Banjaran Driyorejo Gresik. Informan penelitian ini adalah seluruh pengurus karang taruna. Data dikumpulkan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data dihasilkan kesimpulan sebagai berikut peran karang taruna Setia Bakti dalam menanamkan perilaku positif remaja dilakukan melalui kegiatan dari progam bidang kesejahteraan sosial dengan pelaksanaan kegiatan bakti sosial, kerohanian dan bina mental dengan pelaksanaan kegiatan pengajian dan istigosah, keolahragaan dan seni dengan pelaksanaan kegiatan sepakbola, futsal, dan pensi, lingkungan hidup dengan pelaksanaan kegiatan kerja bakti, dan usaha bersama dengan pelaksanaan kegiatan mensablon kaos dan mendisign gambar. Kendala dihadapi karang taruna Setia Bakti yaitu kesadaran remaja, waktu, dan dana. Solusi yang dilakukan dalam mengatasi kendala terhadap kesadaran remaja, dana, dan waktu, dilakukan dengan cara meminta bantuan dana kepada perusahaan setempat, dari khas Masyarakat dan dana dari pemerintah desa Banjaran. Solusi waktu kegiatan dilaksanakan pada hari-hari libur. Solusi kesadaran melakukan pendekatan, media sosial dan sarasehan. Kata Kunci : peran karang taruna, perilaku positif. Abstract The purpose of this study was to describe the role of youth in the juvenile instill positive behaviors through welfare programs, spiritual and mental coaching, sports, the environment, and joint ventures. Analyzed by the theory of David Easton system. This type of research is qualitative. The research location in the village Banjaran Driyorejo Gresik. The informants are the entire board of youth. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Data were analyzed through data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. Based on data analysis generated the following conclusions role of youth Setia Bakti in embedding behavior of adolescents conducted through the activities of the program areas of social welfare with the implementation of social activities, spiritual with the implementation of teaching activities, sports with the implementation of soccer and futsal, the environment with the implementation of activities community service, and a joint venture with the implementation of activities mensablon shirts and mendisign image. Constraints faced by youth Setia Bakti is awareness of youth, time, and money. Solutions made in overcoming obstacles to the awareness of youth, money, and time, is done by requesting financial assistance to local companies, from typical community and government funding Banjaran village. Solution timing of activities carried out on holidays. Solution awareness approach, social media and gatherings. Keywords: the role of youth, positive behavior.
HUBUNGAN PEMANFAATAN KORAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PPKn MATERI DEMOKRASI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 GEGER MADIUN HERU KRISTIANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue