cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
KONSTRUKSI SOSIAL PRAKTIK MENGEMIS OLEH MASYARAKAT SEKITAR MAKAM SUNAN GIRI KABUPATEN GRESIK ENDANG SETIAWATI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang konstruksi sosial masyarakat sekitar makam Giri tentang praktik mengemis yang terjadi di area makam Giri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Informan penelitian berjumlah 7 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi partisipan, sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah (1) teori konstruksi yang dikemukakan oleh Peter L. Berger dan Luckmann yang intinya realitas sosial bergerak dalam proses dialektika melalui 3 proses utama; eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi, (2) teori praktik yang dinyatakan melalui relasi antara habitus dan ranah yang melibatkan modal. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa konstruksi masyarakat tentang praktik mengemis mengacu pada sikap buruk, pemalas, kurang bertanggung jawab dan cenderung merusak. Kegiatan mengemis dinilai sebagai pekerjaan dan masyarakat menerima keberadaan pengemis atas beberapa motif; 1) pihak pengelola yang mengharap dukungan moril dari pengemis, 2) security menjalin kerjasama dengan pengemis untuk mempermudah pekerjaannya, dan 3) pemerintah desa yang tidak ingin menambah pengeluaran serta direpotkan oleh masalah pengemis. Kata Kunci: Konstruksi, Masyarakat, Praktik Mengemis Abstract The purpose of this research is to describe of social construction by community around Giri tomb about practices begging occurring in the area of Giri. This study adopted qualitative approaches with the design research phenomenology. Research informant totaled 7 person. Data collection techniques used is indepth interview and observasi perticipants. While the technique of data validity using triangulation. Theorys that used as a knife analysis are (1) the theory construction presented by Peter L. Berger and Luckmann which basically social reality move in the process of dialectics through 3 the process primary; eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi, (2) the theory practices that revealed by relation between habitus and domain involving capital. Outcomes the research indicated that community construction about practices begging referring to bad attitude, lazy, less responsible and tends to ruin. Activities begging considered as a job and communities receive the existence of beggars over some motives; 1) managers who hopes of a moral support from beggars, 2) security establish cooperation with beggars to ease his job, and 3) the government villages that do not want to increase expenditure and bothered by troubles beggars. Keywords: Construction, Community, Begging Practices.
PERSEPSI AKTIVIS MAHASISWA 1998 TENTANG DEMONSTRASI TAHUN 1998 DALAM RANGKA MENURUNKAN SOEHARTO ANNI NUR BAITY
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

STRATEGI ADAPTASI MAHASISWA AFIRMASI DI UNIVERSITAS NEGERI ITSNIATUN NIKMAH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kecenderungan strategi adaptasi mahasiswa afirmasi Universitas Negeri Surabaya di lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah semua mahasiswa afirmasi di Universitas Negeri Surabaya yang berjumlah 40 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh. Lokasi penelitian berada di kampus Universitas Negeri Surabaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan wawancara terstruktur. Uji instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas sedangkan untuk teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa 63,9% dari 40 mahasiswa afirmasi kecenderungan melakukan strategi adaptasi siasat yaitu seperti menggunakan bahasa lokal setempat,mencintai produk lokal daerah, bersikap terbuka dan lapang dada serta menerima kondisi tempat tinggal di lingkungan yang baru. Sementara itu, strategi adaptasi perilaku dilakukan 57,2% dari 40 mahasiswa afirmasi yang diwujudkan dengan sikap ramah tamah, mematuhi tata tertib kampus, sikap tenggang rasa, dan bersikap hormat pada orang di lingkungan sekitar. Sedangkan untuk strategi adaptasi proses dilakukan 52,3% dari 40 orang mahasiswa afirmasi yang diwujudkan dengan menerima kondisi lingkungan sosial kota Surabaya, berpartisispasi aktif di suatu organisasi masyarakat/kampus dan membuat perkumpulan mahasiswa afirmasi Universitas Negeri Surabaya Kata Kunci: strategi adaptasi mahasiswa afirmasi, Universitas Negeri Surabaya Abstract The purpose of this research is to described a tendency strategy adaptation students affirmation State University of Surabaya of the campus. This research using the quantitative approach with descriptive method. The sample used in research student is all the affirmation in State University of Surabaya which totaled 40 students. The sample collection technique the preformance of this research using a technique saturated sample. Research locations are in State University of Surabaya. Data collection techniques in this research using a questionnaire and structured interview. An instrument that test done in this research using a test of validity and reliability while for data analysis technique in this research use descriptive statistics. Based on data analysis done can be concluded that this 63.9 % of 40 students affirmation a tendency do strategy adaptation stratagem that is like use of language local, a local region of love products, be open and fault and accept a place to live in new environment. Meanwhile, strategy adaptation behavior done 57,2 % of 40 students affirmation that have occurred in attitude suave, obey good governance campus, attitude tolerance, and be respect for people in their surroundings.While for strategy adaptation the process done 52,3 % of 40 students affirmation that have occurred in accept social environment through out Surabaya, participation active in an organization of the community or the campus and make an association of students affirmation State University of Surabaya. Keywords: adaptation strategies student of affirmation , State University of Surabaya
PEMANFAATAN TUNJANGAN PROFESI PENDIDIK OLEH GURU SMP NEGERI DI KOTA BLITAR CICI KRISTIYA ANDAYANI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendiskripsikan gambaran umum pemanfaatan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) oleh guru-guru SMP Negeri di kota Blitar. Rata-rata nilai Ujian Kompetensi Guru (UKG) di kota Blitar dari tahun 2012 sampai 2015 di atas rata-rata nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah 155 guru dari seluruh SMP Negeri yang ada di kota Blitar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TPP oleh guru di SMP Negeri kota Blitar ini ada yang digunakan untuk menunjang kompetensi dan ada yang tidak, terutama kompetensi pedagogik dan profesionalisme. Dari hasil analisis data diketahui bahwa dari keseluruhan jumlah responden sebanyak 70% untuk menunjang peningkatan kompetensi. Sedangkan sisanya 30% menggunakan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) untuk konsumtif (untuk kebutuhan lain yang non kompetensi). Kata kunci: tunjangan, guru, kompetensi. Abstract This research was conducted with the purpose to describe a general overview of the utilization benefits professionals educators (TPP) by teachers in Junior High School that from the beginning of UKG 2012 until 2015, Blitar always get score above the national average. This research used type of quantitative approach and descriptive methods. Respondents in this research is 155 teachers from all of Junior High School in Blitar City. The technique of collecting data using questionnaires and documentation. The results showed that teachers in Junior High School of Blitar in utilizing the existing TPP is used to support the competence and some are not. From the data analysis result known that from the total number of respondents was 70% to support the promotion of competence. While the remaining 30% using benefits professionals educators(TPP) for the consumer (for other needs of the non-competence). Keywords: benefits, teachers, competence.
STRATEGI SEKOLAH DALAM MENANAMKAN SIKAP KEDISIPLINAN SISWA DI SMPK ANGELUS CUSTOS II SURABAYA LODOVIKUS RADHA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi sekolah dalam menanamkan sikap kedisiplinan kepada siswa di SMPK Angelus Custos II Surabaya.Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru bimbingan konseling, wali kelas, guru kesiswaan, guru humas dan guru kurikulum.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi.Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi sekolah dalam menanamkan sikap kedisiplinan siswa di SMPK Angelus Custos II Surabaya adalah dengancara: (1) pembiasaan, berupaguru ke sekolah tepat waktu, guru berpakaian yang rapi dan sopan di sekolah; (2) memberikan contoh/keteladanan pada siswa berupakepala sekolah dan guru dengan ramah memberi salam (berjabatan tangan) dengan siswa sebelum pelajaran dimulai; (3) nasehat-nasehat, berupakepala sekolah dan guru harus dengan ramah, sabar dan terbuka menegur dan menasihati dengan bijak terhadapsiswa yang melanggar tata tertib sekolah;(4) pemberian reward/penghargaan,berupa ketika upacara bendera siswa yang berprestasimendapat penghormatan diumumkan dan ditampilkan di hadapan teman-temannya dan memberikan piagam penghargaan; dan (5) hukuman yang mendidik dan menggunakan buku penghubung (sistem point),berupa kepada siswa yang rajin di kelas di beri penambahan point.Hal itu menunjukkan bahwa di SMPK Angelus Custos II Surabaya telah menerapkan multi strategi dalam menanamkan sikap kedisiplinan kepada siswa.Semua elemen di sekolah bekerjasamadengan cara membiasakan diri menciptakan dan menanamkan sikap kedisiplinan dalam diri mereka dan juga siswa sehingga siswa lebih disiplin di lingkungan sekolah tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kata Kunci: strategi, sikap kedisiplinan Abstract This research aims to descript strategy of school in embedding discipline to the students in SMPK Angelus Custos II Surabaya. Research method used in this research is descriptive qualitative. Subject of the research is headmaster, counseling guidance teacher, homeroom teacher, student teacher, PR teacher, and curriculum teacher. Data is collected by using interview and documentation methods. Technique used in data analysis is data reduction, data presentation, and conclusion. Result of the research indicates that strategy of the school in embedding discipline to the students in SMPK Angelus Custos II Surabaya is by means of: (1) habituation, the form teachers go to school on time, teachers wear neat and polite clothes in school; (2) exemplify to the students, the form headmaster and teachers shake hands with students before classes start; (3) provide advices, the form headmaster and teachers should friendly reprove students who break the rules; (4) give reward, the form, at the moment of flag ceremony, students with achievement receive honor through announcement and come forward in front of their friends and receive appreciation; and (5) punishment for educational purpose and use of liaison book (point system), the form to the students who regularly attends school will be given additional points. Those indicate that SMPK Angelus Custos II Surabaya have implemented multi strategy in embedding discipline to the students. All elements in the school join together in a way of making habit themselves to create and embed discipline inside themselves and also their students so they will be more discipline not only in environment of school but also in their social life. Keywords:strategy, disiplinary attitude
KETERAMPILAN SOSIAL SISWA CERDAS ISTIMEWA (CI) DI SMA NEGERI 1 KREMBUNG DEWI LARASATI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PKn DI SMP NEGERI 1 PAKUNIRAN KAB PROBOLINGGO ALAIKA ATHOURROHMAN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar dan hambatan-hambatan dalam penerapan pembelajaran berbasis masalah di SMP Negeri 1 Pakuniran Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pakuniran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan wawancara. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PKn di SMP Negeri 1 Pakuniran Kab Probolinggo.Hal ini bisa dilihat dari t hitung > t tabel dan nilai signifikan < signifikan 0.05. Maka dapat dikatakan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa. Di dalam proses penerapan pembelajaran berbasis masalah terdapat hambatan-hambatan yang dihadapi yaitu kurangnya buku referensi yang dimiliki siswa, rendahnya minat baca siswa dan belum terbiasanya siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah. Kata Kunci: pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar siswa Abstract The purpose of this study was to determine the effect of problem based learning to the learning outcomes and constraints in the implementation of problem-based learning in SMP Negeri 1 Pakuniran. This study uses a quantitative approach . The population in this study were all students of class VIII SMP Negeri 1 Pakuniran. As for the technique of data analysis using t-test . The results showed that there are significant problem based learning to the learning outcomes of students in the subjects of civics in SMP Negeri 1 Pakuniran. This can be seen from the t count> t table and significant value < significantly 0:05. So we can say that the alternative hypothesis ( Ha ) is accepted and the null hypothesis ( Ho ) is rejected. This shows that there are significant problem based learning to student learning outcomes. In the process of implementation of problem-based learning there are obstacles faced is the lack of reference books owned by the students, poor students read and yet familiarity of students with problem-based learning model. Keywords: problem based learning, student results
PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM RAYA MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI POLITIK MAHASISWA PADA PEMILU RAYA PRODI PPKn UNESA PERIODE 2016-2017 ALTRA AMASETA RICIANI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengungkap peran Komisi Pemilihan Umum Raya atau KPUR dalam upaya meningkatkan partisipasi politik mahasiswa pada Pemilu Raya Prodi PPKn Universitas Negeri Surabaya periode 2016-2017 dan mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik mahasiswa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran dari Biddle dan Thomas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran KPUR dalam menjalankan tugasnya dengan memberikan sosialisasi Pemilu Raya meliputi peraturan Pemilu Raya, agenda kegiatan, persyaratan, dan ketentuan serta tata cara dalam memilih. Sosialisasi dilakukan melalui empat media sosial yakni BBM, line, whatsapp dan facebook. Partisipasi politik mahasiswa meliputi partisipasi politik aktif yang dipengaruhi faktor kesadaran politik yang tinggi, sosialisasi melalui media sosial dan ajakan teman. Partisipasi pasif dipengaruhi oleh faktor kesadaran politik yang rendah sedangkan golput dipengaruhi oleh faktor sistem politik dan masyarakatnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Saran dalam penelitian ini yaitu diharapkan KPUR dapat lebih memaksimalkan kinerjanya dalam menjalankan tugas-tugas sehingga tidak ada lagi mahasiswa yang pasif dan golput pada saat Pemilu Raya periode selanjutnya. Kata Kunci:peran KPUR, media sosial, partisipasi politik. Abstract The purpose of this research to uncover the role of general election commission highway or KPUR in order to increase political participation students in the Election Raya Prodi PPKn State University Surabaya the period 2016-2017 and to discover factors affecting political participation students.A theory that used in this research is a theory the role of biddle and thomas.Approach research that used in this research is qualitative research methodology descriptive. Technique data collection use observation, interviews and documentation.This research result indicates that the role of KPUR with carrying out their duties by providing socialization Raya covering the Election regulations Raya General Election, activities agenda, the requirements and provisions as well as the procedures for when choosing.Socialization was undertaken through four social media namely BBM, line, whatsapp and facebook.Political participation student covering political participation active factor that influenced political awareness high, socialization through social media and solicitation friend. Participation passively affected by a factor of awareness political low while golput influenced by a factor of a political system and the people are not as expected.Advice research is expected KPUR could be more maximize its performance in go upon that no longer students that is passive and golput on Election was Raya the period next. Keywords:the role of KPUR, social media, political participation.
PERILAKU MEMILIH DALAM PILKADA KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (STUDI PADA ANGGOTA IPNU DAN IPPNU KECAMATAN KREMBUNG KABUPATEN SIDOARJO) DYAH NUR KHAFIFAH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kecenderungan perilaku pemilih (anggota organisasi IPNU dan IPPNU Kecamatan Krembung) dalam menentukan pilihannya pada Pilkada Sidoarjo tahun 2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 37% anggota IPNU dan IPPNU Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo dalam kategori pemilih rasional objektif yang dinyatakan dalam lima indikator, yaitu informasi yang dimiliki terkait seluruh kandidat peserta pemilu, dapat mengambil keputusan saat dihadapkan pada alternatif pilihan, memiliki prinsip dalam menentukan pilihan pada Pilkada Kabupaten Sidoarjo tahun 2015, melakukan penilaian terhadap seluruh kandidat peserta pemilu, dan memiliki tujuan dan motivasi untuk kepentingan umum. Sebanyak 14% anggota IPNU dan IPPNU Kecamatan Krembung dalam kategori pemilih rasional yang subjektif yang dinyatakan dalam empat indikator, yaitu memiliki tujuan/kepentingan individu atau kelompok dalam menentukan pilihan pada Pilkada Sidoarjo tahun 2015, memaksimalkan keuntungan, informasi dan pengetahuan terkait kandidat peserta pemilu terbatas, serta pertimbangan untung dan rugi. 49% anggota IPNU dan IPPNU termasuk dalam kategori pemilih ketiga, yaitu termasuk dalam kategori pemilih dengan pendekatan psikologis, karena memiliki nilai yang sama besar pada kedua subvariabel (rasional objektif dan rasional subjektif) atau sama rendah pada kedua subvariabel. Kata kunci: perilaku memilih , Pilkada, IPNU-IPPNU. Abstract The purpose of this study is to find a tendency behavior of voters (a member of a IPNU and IPPNU district of Krembung) in determining the choice in election Sidoarjo 2015. Behavior choose was a series of activity carried out by voters before determine the choice in the election that was held. This research adopting quantitative with the methods descriptive. Technique data collection used is chief and documentation. The result showed that 37% IPNU members and IPPNU in Sidoarjo Krembung district in the category of rational objective voters expressed in five indicators, which is owned by relevant information all candidates contesting, judge when faced with to choose, having its in determining voting in the election district Sidoarjo 2015, assess all candidates contesting, and has objective and motivation for public interest. A total of 14% IPNU members and IPPNU in Krembung in the category of voters rational subjective expressed in four indicators, that is having purpose/interests of an individual or group in determining voting in the election Sidoarjo 2015, maximize shareholder profit, information and knowledge related to candidates limited, and consideration risk and reward. 49% IPNU members and IPPNU category in a third voters, which is included in a category voters with psychological approach, having equal value large on both subvariables (rational objective and rational subjective) as low as both subvariables . Keyword: voting behavior, district election, IPNU-IPPNU.
PEMBINAAN ANAK NAKAL DI UNIT PELAKSANA TEKNIS REHABILITASI SOSIAL ANAK NAKAL SURABAYA MUHAMMAD BASOFI ILYAS
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v4n3.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Anak Nakal Surabaya, mendeskripsikan hambatan yang dihadapi dan solusi yang dilakukan dalam membina anak nakal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan teori disorganisasi-reorganisasi Rogers. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan yang dilakukan melalui lima model pembinaan yaitu pembinaan fisik meliputi apel rutin dan baris berbaris, pembinaan spiritual meliputi kegiatan keagamaan dan diskusi terkait permasalahan klien, pembinaan psikososial meliputi bimbingan konseling dan morning class, pembinaan ketrampilan meliputi kewirausahaan, ketrampilan las dan otomotif serta pembinaan khusus sesuai kasus anak. Hambatan yang ditemui berasal dari 3M (Man, Management dan Money). Man meliputi minimnya sumber daya manusia dalam membina klien yang belum ditemukan solusinya. Management meliputi kepemimpinan yang masih belum ditemukan solusinya dan Money terkait dengan minimnya pendanaan namun masih bisa diatasi dengan kegiatan swadaya petugas sosial Kata kunci: pembinaan, anak nakal, rehabilitasi sosial. Abstract The purpose of this research is to described strategy used by a technical unit social rehabilitation bad boy Surabaya, Described obstacles faced and a solution that done in build bad boy. This study adopted qualitative approaches and the theory of disorganisasi-reorganisasi Rogers. The results of the study show that the development by through five model guidance namely physical guidance covering a sirup and apple marching, spiritual guidance covering the religious activities and discussion related problems clients, guidance psikososial covering of counseling and morning class, guidance skills covering entrepreneurship, skills las and automotive as well as training specially appropriate cases of children. Obstacles found derived from 3M (Man, Management and Money). Man covering lack of human resources in build clients who has not been found the solution. Management covering leadership has not been found yet the solution and money relating to lack of funding but still could be cured by swadaya the social activities Keywords: development, juvenile, social rehabilitation

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue