cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
PENGARUH PENYESUAIAN DIRI TERHADAP PERILAKU SOSIAL SISWA AKSELERASI DI SMP NEGERI 3 KEDIRI ASTIKA DEWI NURLAILI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyesuaian diri terhadap perilaku sosial siswa akselerasi di SMP Negeri 3 Kediri. Subjek penelitian sebanyak 19 siswa, terdiri atas 11 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data kemudian diolah dengan menggunakan statistik parametrik yaitu uji t parsial dengan analisis regresi. Hasil analisis data menghasilkan nilai thitung = 3,584 , sedangkan t tabel 1.729. karena thitung (3.584) > ttabel (1.729) dan p pada taraf signifikansi 5% = 0,698 (p > 0,05). Nilai p 0,698 menunjukkan hubungan tersebut signifikan. Artinya ada pengaruh yang signifikan antara penyesuaian diri terhadap perilaku sosial. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi tingkat penyesuaian diri Siswa Cerdas Istimewa dalam kelas akselerasi, maka semakin tinggi pula tingkat perilaku sosial yang ditunjukkan oleh Siswa Cerdas Istimewa tersebut. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat nilai koefisien R square (R2) sebesar 0,430 menunjukkan pengaruh yang diberikan penyesuaian diri terhadap perilaku sosial Siswa Cerdas Istimewa sebesar 43% dan sisanya 57% dipengaruhi oleh hal-hal lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : penyesuaian diri, perilaku sosial, akselerasi
IKATAN SOSIAL WARGA DESA SIRING PASCA KEBIJAKAN RELOKASI PERUMTAS DI KECAMATAN TANGGULANGIN SIDOARJO RICHAD JUNI SETIAWAN
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap ikatan sosial warga Desa Siring pasca kebijakan relokasi. Selain itu juga diharapkan dapat digunakan sebagai masukan bagi instansi-instansi di Kecamatan Porong pada khususnya dan Kabupaten Sidoarjo pada umumnya dalam menentukan kebijaksanaan kewarganegaraan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian adalah di komplek Perumtas Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo yang merupakan daerah tujuan migran masyarakat korban bencana lumpur Desa Siring. Informan dalam penelitian ini adalah empat orang yang meliputi tokoh masyarakat dan korban lumpur Desa Siring. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan Ikatan sosial yang terjalin diantara masyarakat Desa Siring pasca relokasi masih memiliki kesadaran, hal ini ditandai dengan adanya sikap saling tegur sapa, kerja bakti dan kegiatan ronda malam. hubungan sosial warga Desa Siring dalam menjalin ikatan sosial antara lain dengan sosialisasi kesehatan, penanganan ganti rugi yang diadakan setiap bulan sekali dan juga kegiatan kerohanian seperti istighosa dan doa bersama yang dilakukan setahun sekali yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat pasca tertimpa bencana lumpur panas di Sidoarjo. Kata Kunci: Ikatan Sosial, Relokasi
PENDIDIKAN KARAKTER DI KELUARGA DALAM RANGKA MEMBENTUK WARGA NEGARA YANG BAIK DI DESA BUNGURASIH KECAMATAN WARU KABUPATEN SIDOARJO AHMAD HIZBULLOH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal dalam satu tempat di dalam rumah. Pendidikan karakter di keluarga dalam rangka membentuk warga negara yang baik pada penelitian ini adalah orang tua mendidik anak untuk menjadi warga negara yang baik, Dalam hal ini ada empat (4) yang menjadi kriterianya, yaitu (1) warga negara yang religious, (2) warga negara yang cerdas, (3) warga negara yang partisipatif, (4) warga negara yang bertanggung jawab. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif persentase.Data dikumpulkan dengan menggunakan pertanyaan yang berupa angket kepada orang tua serta wawancara dengan anak untuk menemukan keseimbangan antara orang tua dan anak. Hasil yang tengah di dapatkan dilapangan, 4 variable yaitu : dapat diperoleh hasil bahwa warga negara yang baik di desa Bungurasih rata-rata menunjukan hasil baik, itu dapat di lihat dari perolehan skor setiap variable yaitu (1) warga negara yang religius memperoleh rata-rata 94,6, (2) warga negara yang cerdas memperoleh rata-rata 98,66, (3) warga negara yang partisipatif memperoleh rata-rata 98,16, (4) warga negara yang bertanggung jawab memperoleh rata-rata 99,83. Kata Kunci: Keluarga, Pendidikan Karakter, Warga Negara Yang Baik
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MOTIVASI BERWIRAUSAHA MAHASISWA DEPARTEMEN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA FAIZATUL MASRUROH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Kewirausahaan merupakan sesuatu yang identik dengan apa yang dimiliki dan dilakukan oleh usahawan atau wiraswasta. Pandangan tersebut kurang tepat karena jiwa dan sikap kewirausahaan tidak hanya dimilikin oleh usahawan, namun juga oleh setiap orang yang berfikir kreatif dan bertindak inovatif misalnya petani,karyawan, mahasiswa maupun guru. Wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap motivasi mahasiswa Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya mengingat belum meratanya pendidikan kewirusahaan di kalangan mahasiswa atau dengan kata lain tidak semua program studi di perguruan tinggi memberikan mata kuliah kewirausahaan. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan rancang penelitian menggunakan korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik yang digunakan untuk mengambil sampel adalah random sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 140 mahasiswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan cukup pendidikan kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha mahasiswa Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya dengan hasil t hitung 0,457> 0,138 t tabel. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha mahasiswa Kata Kunci : Pendidikan kewirausahaan, Mahasiswa dan Motivasi Berwirausaha
TOLERANSI ANTARA ETNIS MADURA DENGAN ETNIS TIONGHOA DI PECINAN KABUPATEN BANGKALAN MADURA MOH ADOMATUSSA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai dasar yang dikembangkan sebagai landasan dan batas-batas toleransi antara etnis Madura dengan etnis Tionghoa Pecinan Bangkalan Madura. Pemilihan informan dengan menggunakan teknik snowball sampling secara purposif dengan informan berjumlah 3 orang dengan rincian informan tokoh etnis Madura, pengurus Kelurahan Demangan dan tokoh etnis Tionghoa. Kriteria pemilihan informan: (1) Memahami toleransi antar kedua etnis. (2) Terlibat dalam kegiatan yang diteliti. (3) Menyampaikan informasi hasil kemasan sendiri. (4) Mempunyai waktu untuk dimintai informasi. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara kemudian dianalisis dengan metode pengumpulan data, reduksi data, deskripsi data dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan yakni teori motif dari Alfred Schutz, yang dibedakan menjadi dua yaitu motif sebab dan motif tujuan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: Nilai-nilai yang menjadi landasan toleransi dari kedua etnis adalah nilai agama, nilai Kemanusiaan dan Persatuan, nilai Kerukunan dan nilai ekonomi. Sedangkan batas-batas toleransi antar kedua etnis terlihat dari: (a) Hal-hal yang tidak boleh diganggu oleh etnis Tionghoa terhadap etnis Madura, yaitu agama, kehormatan dan ekonomi. (b) Hal-hal yang tidak boleh diganggu oleh etnis Madura terhadap etnis Tionghoa, yaitu agama dan kehormatan. (c) Keterbukaan etnis Madura terhadap etnis Tionghoa terlihat dalam acara keagamaan, perjodohan dan pernikahan, partisipasi saat ada musibah, pengucapan selamat pada hari raya dan partisipasinya, kebebasan beribadah, kegiatan tadarrus saat bulan ramadhan dan saat acara maulid nabi. (d) Keterbukaan etnis Tionghoa terhadap etnis Madura terlihat dalam acara keagamaan, perjodohan dan pernikahan, partisipasi saat ada musibah, pengucapan selamat pada hari raya dan partisipasinya, kebebasan beribadah dan saat bertamu. Kata Kunci: Toleransi, Etnis Madura, Etnis Tionghoa.
PERSEPSI KIAI PONDOK PESANTREN DI BLITAR TERHADAP PELAKSANAAN HUKUMAN MATI ATAS KASUS NARKOBA DI INDONESIA ALLDO PRASETIO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan persepsi kiai pondok pesantren di Blitar terhadap pelaksanaan hukuman mati atas kasus narkoba di Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah Kiai dari pondok pesantren di Blitar sebanyak lima orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara terstruktur terbuka. Metode analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi serta penegasan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa kiai Amir Mahmud dan kiai Al-Jaini menyetujui dengan pemberlakuannya hukuman mati di Indonesia karena melihat dari dampak yang di timbulkan. Penyalahgunaan narkoba saati ini sudah berada pada titik yang mencemaskan. Peredaran narkoba saat ini sudah menyasar keseluruh element masyarakat tidak peduli itu pelajar, aparat negara bahkan public figure pun terat serta dalam target peredaran narkoba. Pemberlakuan hukuman mati diharapkan mampu untuk memberikan efek jera kepada para pengedar narkoba dan bandar-bandar narkoba Pemberlakuan hukuman mati dapat menyalamatkan generasi-generasi muda dan bangsa dari penyalahgunaan narkoba dan bahaya yang dapat ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba. Kata Kunci: Hukuman Mati, Kasus Narkoba, Persepsi Kiai.
PANDANGAN ANGGOTA LEMBAGA BHINEKA SURABAYA TENTANG UCAPAN BASUKI TJAHAYA PURNAMA DI KEPULAUAN SERIBU YANG DI ANGGAP MENISTAKAN AGAMA PRAYOGO SAMSUL IBRAHIM
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Menjelang pelaksanaan pemilihan gubernur DKI Jakarta, para elit partai politik sudah mempersiapkan kandidatnya untuk bertarung di Pilkada DKI Jakarta. Tidak terkecuali Basuki Tjahaya Purnama yang juga akan maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Namun di samping itu berbagai polemik mengenai kasus Basuki Tjahaya Purnama yang di anggap menistakan agama islam semakin membuat suasana Pilkada semakin panas. Selain itu, banyak isu SARA yang menyudutkan Basuki Tjahaya Purnama yang kini di tetapkan oleh kepolisian sebagai tersangka dalam kasus penistaan Agama. Peneliian ini merupakan penelitian kualitatif .Dalam penelitian ini informan yang akan di wawancarai adalah anggota dari Lembaga Bhineka Surabaya yaitu Ricky Bram Imania, Cristover Oktavianus, Ronald Putra dan Silvania Alyindra. Semuanya adalah pengurus harian Bhineka Surabaya. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Para anggota Lembaga Bhineka Surabaya menilai ucapan Basuki Tjahaya Purnama melalui tiga pendekatan yaitu pendekatan makna referensial. Dimana para informan memaknai ucapan Basuki Tjahaya purnama yang di anggap menistakan agama secara referen. Kemudian para informan juga memaknai dengan pendekatan makna Ideasional yaitu memaknai ucapan dengan melihat tata letak bahasa. Dan yang terakhir yaitu memaknai dengan menggunakan pendekatan makna behavioral. Yaitu memaknai bahasa dengan melihat dari keadaan social budaya serta kondisi di suatu daerah. Sehingga dapat di simpulkan apakah ucapan Basuki Tjahaya Purnama merupakan suatu penistaan atau justru suatu edukasi politik. Kata Kunci: Penistaan, makna dan anggota Bhineka Surabaya
PERAN PRAMUKA SAKA WIRA KARTIKA DALAM PEMBENTUKAN SIKAP KEMANDIRIAN REMAJA DI KORAMIL 0815/08 DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO IIN AINUN SAADAH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pramuka Saka Wira Kartika dalam pembentukan sikap kemandirian remaja di Koramil 0815/08 Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian dilaksanakan di Koramil 0815/08 Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan informan yang memenuhi kriteria informan, yakni pamong, instruktur dan anggota Saka Wira Kartika Koramil 0815/08 Dawarblandong Kabupaten Mojokerto serta observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan peran pramuka Saka Wira Kartika dalam pembentukan sikap kemandirian remaja dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang ada di Krida-krida Saka Wira Kartika yakni (1) Kegiatan Navigasi Darat, (2) Kegiatan Krida Pionering, (3) Kegiatan Krida Mountainering, (4) Kegiatan Krida Survival, (5) Kegiatan Krida Penanggulangan Bencana. Proses pembentukan sikap kemandirian dilakukan dengan cara memberikan pelatihan kemandirian, praktek lapangan yang dilakukan didalam maupun diluar lingkungan Koramil 0815/08 Dawarblandong dan pengkondisian lingkungan yang dilakukan agar suasana pelatihan kemandirian aman, tertib dan kondusif. Kata Kunci : Peran, Saka Wira Kartika, Sikap Kemandirian Remaja
PENANAMAN SIKAP KEWARGANEGARAAN MELALUI KEGIATAN ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)  DI  SMK NEGERI 1 CERME GRESIK ACHMAD RIZAL
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman sikap kewarganegaraan (sikap disiplin dan sikap tanggung jawab) dalam kegiatan OSIS di SMK Negeri 1 Cerme Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian dilaksanakan di di SMK Negeri 1 Cerme Gresik. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan sembilan informan yang memenuhi kriteria informan, yakni pembina OSIS, ketua OSIS, dan koordinator seksi bidang, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan proses penanaman sikap kewarganegaraan (sikap disiplin) terdapat tujuh proses penanamannya, yakni kesepakatan peraturan melalui pemberian hukuman, latihan terus menerus, keteladanan pembina, disiplin dan teratur dalam merencanakan kegiatan dengan adanya dateline dan proposal kegiatan, disiplin dalam pelaksanaan rapat kegiatan, proses penamaman sikap disiplin sangat tergantung saat pelaksanaan kegiatan, proses penanaman sikap disiplin pada pengurus OSIS tetap tercermin setelah kegiatan tersebut dilaksanakan. Proses penanaman sikap kewarganegaraan (sikap tanggung jawab) terdapat tiga proses penanamannya, yakni dalam perencanaan kegiatan tentunya dilakukan pembagian kepanitiaan dan tugas yang dilakukan oleh pengurus OSIS, proses penanaman sikap tanggung jawab juga dilakukan ketika pelaksaan kegiatan, tanggung jawab seorang pengurus OSIS dibutuhkan ketika berakhirnya kegiatan. Kata Kunci: Penanaman Sikap Kewarganegaraan, Sikap Disiplin, Sikap Tanggung Jawab.
STRATEGI YAYASAN MANGROVE CENTER TUBAN DALAM MENGEMBANGKAN ECOLOGICAL CITIZENSHIP PADA MASYARAKAT TUBAN IDA NURMAYANTI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi Yayasan Mangrove Center Tuban dalam mengembangkan ecological citizenship pada masyarakat Tuban. Strategi pengembangan ecological citizenship yang dimaksud dalam penelitian ini meliputi implementasi program-program Yayasan Mangrove Center Tuban, dan hasil implementasi program-program Yayasan Mangrove Center Tuban dalam mengembangkan ecological citizenship pada masyarakat Tuban. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pengembangan ecological citizenship dengan menggunakan pendekatan sistem Talcot Parsons. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penentuan informan penelitian dilakukan secara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini adalah 12 informan dengan kriteria pengurus yayasan dan masyarakat yang terlibat secara aktif dalam kegiatan Yayasan Mangrove Center Tuban. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi pengembangan ecological citizenship Yayasan Mangrove Center Tuban diwujudkan melalui pelaksanaan program-program kerja yang meliputi program konservasi dan pembibitan, program pemberdayaan ecogreen dan program pembinaan sekolah peduli lingkungan. Program-program dalam pengembangan ecological citizenship tersebut dapat terlaksana karena adanya program kemitraan serta sosok ketua Yayasan yang selalu memberikan teladan kepada para anggota dan masyarakat. (2) Hasil dari strategi pengembangan ecological citizenship dalam masyarakat Tuban adalah terjalinnya hubungan baik antara manusia dan alam melalui kegiatan konservasi, kehidupan ekonomi masyarakat yang berwawasan lingkungan dan masyarakat memiliki kepedulian serta kesadaran terhadap hak dan kewajibannya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sehingga program-program yang dilaksanakan Yayasan Mangrove Center telah berhasil dalam mengembangkan ecological citizenship pada masyarakat Tuban. Kata Kunci: Strategi, Yayasan Mangrove Center Tuban, dan Ecological Citizenship Abstract

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue