cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
STRATEGI OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN JAWA TIMUR UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGAWASI PENYELENGGARA PELAYANAN PUBLIK Ieta Methariani
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstark Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Timur untuk menumbuhkan kesadaran partisipasi masyarakat dalam mengawasi penyelenggara pelayanan publik. Pemilihan informan dengan menggunakan teknik snowball sampling dengan jumlah 4 informan. Kriteria informan yang dipilih adalah pelaksana kegiatan dari program sosialisasi Ombudsman. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara kemudian data dianalisis dengan model analisis data Miles and Huberman. Teori yang digunakan yakni teori partisipasi yang didukung dengan model komunikasi Lasswell. Hasil temuan dalam penelitian ini sebagai berikut:Pelaksanaan program sosialisasi tahun 2016 dilakukan secara tatap muka yaitu memberikan pendidikan kepada ormas, ormek dan penyelenggara pelayanan publik. Secara tidak tatap muka dilakukan melalui media elektronik dan media cetak. Evaluasi program sosialisasi tahun 2017 terdapat faktor pendorong yaitu masyarakat banyak yang belum mengenal Ombudsman dan pelayanan publik yang masih cenderung buruk. Faktor penghambatnya adalah anggaran sedikit untuk program sosialisasi, medan/lingkungan, jumlah peserta yang tidak sesuai undangan. Perencanaan prorgam sosialisasi tahun 2017 dilakukan secara tatap muka dengan pondok-pondok pesantren dan penyelenggara pelayanan publik. Untuk secara tidak tatap muka melalui media elektronik dan media cetak. Akan tetapi tahun 2017 akan membentuk Sahabat Ombudsman disetiap daerah. Kata Kunci: Strategi, Ombudsman Jawa Timur, Partisipasi Masyarakat
STRATEGI KOMUNITAS BACKPACKER SIDOARJO (KBS) DALAM MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN PADA ANGGOTANYA SERLINA CANDRA W S
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi KBS dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan pada anggotanya dan mendeskripsikan materi atau isi yang diberikan serta media yang digunakan dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan pada anggotanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori observasional Albert Bandura yang terdiri dari proses perhatian, mengingat, pembentukan perilaku, dan proses motivasi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan enam informan yang memenuhi kriteria informan KBS, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa strategi KBS dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan pada anggotanya yakni menjalin dan mempererat rasa kekeluargaan antar sesama, pemberian pengetahuan dan pemahaman tentang arti penting lingkungan bagi manusia, penanaman kesadaran akan perlunya kelestarian lingkungan, pemberian contoh (modelling) berkaitan dengan sikap peduli lingkungan. Materi KBS dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan pada anggotanya yakni kehidupan adalah sumber kehidupan yang harus dijaga dan cara dalam menjaga dan merawat alam. Media KBS dalam menumbuhkan sikap peduli lingkungan pada anggotanya yakni lingkungan yang didukung dengan media gambar dan video tentang sikap peduli lingkungan dan media internet untuk memposting informasi, pengetahuan, gambar-gambar yang berkaitan dengan lingkungan. Kata Kunci: Strategi, Komunitas Backpacker Sidoarjo, dan Sikap Peduli Lingkungan.
PARTISIPASI MASYARAKAT JAMBANGAN RW 03 DALAM MEWUJUDKAN SURABAYA KOTA LAYAK ANAK MELALUI PROGAM INISIASI KAMPUNG’E AREK SUROBOYO (IKAS) IMMAROTUL MUFIDAH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan partisipasi masyarakat Jambangan RW 03 dalam mewujudkan Surabaya Kota Layak Anak (KLA) melalaui progam IKAS. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Tehnik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan tiga belas informan yang memenuhi kriteria informan progam IKAS di Jambangan RW 03, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam Keterlibatan pengurus lomba IKAS dalam pelaksanaannyatidak terorganisasi dan berjalan dengan baik karena menanamkan sikap tanggung jawab bersama. Partisipasi masyarakat dalam aktivitas progam IKAS di Jambangan RW 03 terdapat lima kategori yaitu kategori kampung belajar, kampung asuh, kampung sehat, kampung asuh, kampung kreatifdan inovatifkemudian kampung aman. Bentuk-bentukpartisipasiyang didapatkan dalam semua kegiatan adalah mulai dari partisipasi dalam pengambilan keputusan dengan mengadakan rapat dan diskusi untuk memberikan usulan, ide-ide, partisipasi dalam pelaksanaan dengan adanya partisipasi dana, partisipasi tenaga, partisiapsi pikiran, dan ikut serta dalam pengambilan manfaat dan mengevaluasi. Kata kunci : partisipasi masyarakat
TINGKAT DISIPLIN BERLALU LINTAS PADA ANGGOTA CLUB MOTOR DI KOTA SIDOARJO Marissa Weeka Pratama
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap disiplin berlalu lintas yang ditunjukkan oleh anggota club motor di kota Sidoarjo, serta untuk mendapatkan informasi mengenai hal-hal yang menjadi latar belakang para anggota club bersikap disiplin. Dalam penelitian ini, perspektif yang digunakan adalah dari teori pilihan rasional James S. Coleman. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain statistik deskriptif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling, dimana jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 110 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan wawancara. Angket digunakan untuk mendapatkan data mengenai sikap disiplin berlalu lintas yang ditunjukkan oleh anggota club motor di kota Sidoarjo. Sedangkan wawancara digunakan untuk mendapatkan informasi mengenai hal-hal yang melatarbelakangi sikap disiplin anggota club motor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 95% anggota club motor di kota Sidoarjo memiliki tingkat disiplin berlalu lintas yang tergolong ke dalam kategori yang sangat disiplin. Sedangkan 5% sisanya tergolong dalam kategori disiplin. Sementara itu, 4 aspek yang menjadi latar belakang tingkat disiplin berlalu lintas pada anggota club motor di Kota Sidoarjo, yakni aspek pengetahuan berlalu lintas, aspek usia, aspek kondisi lingkungan tempat tinggal, serta aspek aturan dalam club itu sendiri. Item pernyataan yang membahas mengenai pemahaman tentang rambu yang bersifat melarang, termasuk ke dalam aspek pengetahuan tentang berlalu lintas. Kemudian untuk aspek usia, dapat diketahui bahwa item pernyataan tentang batas usia standar untuk dapat memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), juga termasuk ke dalam aspek ini. Kedua item pernyataan tersebut mendapatkan persentase 100%. Sehingga, dapat diketahui bahwa anggota club motor di Kota Sidoarjo sangat memahami aturan berlalu lintas, serta memahami batas usia standar dalam hal kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM). Kata kunci : Disiplin, Lalu Lintas, Club Motor
PERAN PENGURUS DAN PEMBINA EKSTRAKURIKULER PUSAT INFORMASI DAN KONSELING REMAJA (PIK-R) DALAM MENCEGAH KENAKALAN REMAJA DI SMA PAWIYATAN DAHA KEDIRI LEHA SILFIANA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi tentang peran ekstrakurikuler Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dalam mencegah kenakalan remaja di SMA Pawiyatan Daha Kediri. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan dengan menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 13 orang. Informan dalam penelitian ini adalah pengurus dan pembina PIK-R. Teknik analisis data menggunakan pendekatan Miles and Huberman yang dimulai dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, menggunakan bahan referensi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga peran PIK-R SMADAHA CARE Kediri dalam mencegah kenakalan remaja, yaitu melalui konselor sebaya, sosialisasi, dan pelatihan life skill. Konselor sebaya berperan untuk membantu siswa/siswi SMA Pawiyatan Daha Kediri dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi agar mereka tidak salah dalam mengambil jalan keluar. Sosialisasi dilaksanakan untuk memberikan informasi dan pengetahuan seputar permasalahan Triad KRR (HIV/AIDS, NAPZA, Seks Bebas). Pelatihan life skill adalah pelatihan ketrampilan hidup yang diberikan kepada remaja untuk membekali mereka dalam menghadapi kehidupan di masa depan. Kata Kunci: PIK-R, Kenakalan Remaja, Ekstrakurikuler, Konselor Sebaya
PRAKTIK KAWIN KONTRAK DI DESA KALISAT KECAMATAN REMBANG KABUPATEN PASURUAN Ali Usman Nawawi
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap praktik kawin kontrak yang terjadi di desa Kalisat sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial dari Webber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawawancara mendalam yag dilakukan secara tidak terstruktur. Teknik analisis data dimulai dengan melakukan reduksi data, selanjtunya penyajian data dan yang terakhir dibuat kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian sebagai berikut. Tipe rasionalitas instrumental, tujuan utama pelaku perempuan melakukan kawin kontrak dikarenakan keadaan perekonomian yang lemah, sementara tujuan utama pelaku laki-laki untuk memenuhi kebutuhan seksual. Selain itu, alasan lain yang memebuat pelaku melakukan kawin kontrak karena status janda, duda, usia yang sudah tua, merasa kesepian dan tidak mau diribetkan dengan persyaratan administrtaif perkawinan di KUA. Tipe rasionlitas nilai, pelaku memiliki keyakinan kawin kontrak atau kawin taqliq telah sesuai dengan aturan yang ada di agama Islam dan pelaku memahami kawin kontrak melanggar dari aturan hukum positif di Indonesia. Tipe tindakan afektif, pelaku perempuan melakukan kawin kontrak tidak atas perasaan cinta sementara pelaku laki-laki melakukan kawin kontrak dilandasi perasaan suka atau cinta kepada perempuan yang akan dikawininya. Tipe tindakan tradisional, bagi pelaku perempuan, maraknya kawin kontrak yang terjadi di desa Kalisat menjadi dorongan baginya untuk ikut juga melakukan kawin kontrak sementara bagi pelaku laki-laki, dorongan melakukan kain kontrak datang dari dirinya sendiri. Penggunaan teori tindakan sosial Webber mampu mengkaji praktik kawin taqliq lebih mendalam karena teori ini bukan hanya melihat alasan dan tujuan, akan tetapi juga mengkaji pemahaman tentang aturan perkawinan yang benar sesuai dengan aturan agama Islam dan undang-undang, mengkaji dampak yang dirasakan serta legalisasi sosial yang dilakukan perangkat desa Kata Kunci:Kawin Kontrak, Desa Kalisat
STRATEGI PEMBINAAN KARAKTER ANGGOTA EKSTRAKURIKULER KELOMPOK ILMIAH REMAJA (KIR) SMA NEGERI 1 BADEGAN PONOROGO Lastri Winarsih
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dalam membentuk karakter anggota ekstrakurikuler KIR, dan mengungkap bagaimana strategi pembinaan karakter terhadap anggota ekstrakurikuler KIR SMA Negeri 1 Badegan Ponorogo. Pemilihan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan rincian informan kepala sekolah, pembina ekstrakurikuler KIR, dan anggota ekstrakurikuler KIR. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi kemudian data dianalisis dengan metode pengumpulan data, reduksi data, deskripsi data dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan yakni teori belajar observasional Albert Bandura. Keabsahan data diperoleh dari teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian yang diperoleh adalah nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dalam membentuk karakter anggota ekstrakurikuler KIR SMA Negeri 1 Badegan adalah jujur, disiplin, kreatif, bertanggungjawab, kerja keras dan mandiri percaya diri. Strategi pembinaan karakter anggota ekstrakurikuler KIR melalui kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler KIR, keteladanan, pemberian motivasi dan pembiasaan. Penelitian ini sesuai dengan teori yang digunakan yaitu teori observasional Albert Bandura yang terdiri dari empat tahap. Tahap pertama adalah perhatian yang terjadi ketika pemberian keteladanan dari kepala sekolah dan pembina ekstrakurikuler. Tahap kedua yaitu pengingatan yang terjadi ketika pembina membiasakan anggota ekstrakurikuler mengikuti kegiatan, menaati peraturan dan membuat karya ilmiah secara mandiri. Tahap motivasi terjadi ketika kepala sekolah dan pembina memberikan reward. Kata Kunci: Pembinaan Karakter, Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja
EFEKTIVITAS PROGRAM PATROLI KEAMANAN SEKOLAH (PKS) DALAM PENANAMAN KESADARAN HUKUM PADA SISWA DI SMKN 1 CERME KABUPATEN GRESIK DWI NUZULAH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dalam penanaman kesadaran hukum pada siswa di SMKN 1 Cerme Kabupaten Gresik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian dilaksanakan di SMKN 1 Cerme Kabupaten Gresik. Teknik pengumpulan data melalui kuisioner dan dokumentasi.Teknik sampling menggunakan teknik Cluster Random Simple dengan jumlah responden 125 siswa.Teknik analisis data menggunakan rumus persentase.Teori yang digunakan adalah teori dari B. Kutchinsky mengenai kesadaran hukum dan teori efektivitas dari Cambel J.P. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa program PKS yakni: (1) razia kedisiplinan, (2) patroli pagi, dan (3) pengamanan pada acara-acara sekolah di SMKN 1 Cerme Kabupaten Gresik terbukti sangat efektif dan siswa memiliki kesadaran hukum yang sangat tinggi dibuktikan dengan rata-rata skor yang diperoleh responden adalah 61,81. Skor tersebut apabila digolongkan ke dalam kriteria yang telah dibuat maka tergolong pada criteria sangat efektif dan memiliki kesadaran hukum yang sangat tinggi. Oleh karena itu, maka teori dari B. Kutchinsky mengenai kesadaran hukum yakni: (1) Law Awareness, (2) Law Aquintance, (3) Legal Attitude, dan (4) Legal Behavior terbukti telah dimiliki oleh siswa di SMKN 1 Cerme Kabupaten Gresik. Tidak hanya itu, teori Cambel mengenai efektivitas yakni: (1) Keberhasilan program, (2) Keberhasilan sasaran, (3) Kepuasan terhadap program, (4) Tingkat input dan output, dan (5) Pencapaian tujuan menyeluruh telah tercapai dan telah terbukti dengan skor rata-rata responden pada kuisioner adalah 61,81. Kata Kunci:Kesadaran Hukum, Tata Tertib, Efektivitas PKS
MOTIVASI REMAJA DALAM MENGIKUTI REHABILITASI NARKOBA DI YAYASAN PLATO FOUNDATION PROVINSI JAWA TIMUR EKA YULY BUDI P
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi remaja dalam mengikuti rehabilitasi narkoba di Yayasan Plato Foundation. Penelitian ini menggunakan teori dari Frederick Herzberg yang mengemukakan teori motivasi berdasar pada teori dua faktor yaitu faktor higiene dan motivator. Teori Herzberg ini melihat ada dua faktor yang mendorong seseorang termotivasi yaitu faktor intrinsik dan ekstrinsik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian Yayasan Plato Foundation. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara dengan lima informan, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah remaja penyalahguna narkoba ini mempunyai keinginan yang kuat untuk melanjutkan masa depan tanpa narkoba. Motivasi remaja dalam mengikuti rehabilitasi narkoba yaitu motivasi yang timbul dari dalam diri remaja, dukungan keluarga dan orang sekitar, dan lingkungan rehabilitasi dan konselor rehabilitasi. Kata Kunci: Motivasi remaja, Rehabilitasi narkoba.
Sosialisasi Pemilukada 2015 untuk Mendorong Partisipasi Politik Penyandang Tunagrahita Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo Laela Rosidha
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n02.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendriskripsikan upaya mendorong partisipasi politik penyandang tunagrahita, proses sosialisasi Pemilukada 2015 dan kendala selama proses. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan sembilan informan. Kriteria informan adalah orang yang pernah melakukan sosialisasi Pemilukada 2015 kepada penyandang tunagrahita, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan konsep partisipasi politik didukung konsep sosialisasi politik dan teori kognitif. Hasil temuan penelitian ini (1) upaya yang dilakukan yaitu sosialisasi oleh petugas sosialisasi dan keluarga penyandang tunagrahita serta RT (2) Sosialisasi penyandang tunagrahita secara kolektif pertama, mengumpulkan dan memberikan informasi Pemilukada melalui arisan RT atau saat penyandang tunagrahita diberdayakan; kedua, langkah sosialisasi meliputi penyampaian cara mencoblos, pelaksanaan Pemilukada, dan TPS; ketiga, pemahaman penyandang tunagrahita pada informasi yang diperoleh gagal paham. Sosialisasi individual oleh keluarga, pertama, memperoleh informasi Pemilukada dari arisan RT; kedua, menyampaikan pelaksanaan Pemilukada dan cara mencoblos. Sosialisasi yang dilakukan oleh RT pertama, membagikan undangan secara door to door; kedua, memberikan gambar calon; ketiga, mengajarkan cara mencoblos; penyandang tunagrahita kategori ringan paham sedangkan sedang tidak.(3) kendala petugas sosialisasi secara teknis: kekeliruan penyandang tunagrahita saat memperagakan mencoblos, non-teknis: komunikasi, keterbatasan fisik, dan pemahaman penyandang tunagrahita. Kendala keluarga dan RT secara non-teknis: keterbatasan fisik dan pemahaman penyandang tunagrahita. Dapat disimpulkan bahwa sosialisasi Pemilukada 2015 Desa Karangpatihan untuk mendorong partisipasi politik penyandang tunagrahita dilakukan secara kolektif oleh petugas sosialisasi dan individual oleh keluarga dan pihak RT. Kata kunci : Sosialisasi Politik, Penyandang Tunagrahita, partisipasi politik

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue