cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
Respon Siswa Terhadap Pemberian Hukuman Pada Siswa Yang Melanggar Disiplin DI SMA Kartika IV - 3 Surabaya INTAN KUSUMA AYU HARTANINGRAT
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa terhapap pemberian hukuman bagi siswa yang melanggar disiplin di SMA Kartika IV-3 Surabaya. Lokasi Penelitian ini di SMA Kartika IV-3 Surabaya. Untuk memperoleh data yang ada di lapangan maka teknik pengumpulan data berupa kuesioner dengan menggunakan instrumen berupa angket, serta menggunakan teknik analisis data berupa teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan, maka diketahui Respon siswa dalam pemberian hukuman terhadap disiplin siswa yaitu sebesar 80,64% atau sebanyak 25 siswa setuju dengan adanya pemberian hukuman. Dapat disimpulkan bahwa siswa – siswi di SMA Kartika IV-3 Surabaya merespon baik pemberian hukumn pada pelanggar disiplin. Dengan kata lain pemberian hukuman pada siswa dapat mengurangi persentase pelanggaran yang terjadi di sekolah. Kata Kunci : Respos siswa, Pemberian hukuman
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBEM BASED INSTRUCTION) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA 1  PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMA KARTIKA IV-3 SURABAYA” RATRI PRAMESWARI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah (Problem Based Instruction) dapat meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas XI IPA 1 SMA Kartika IV-3 Surabaya. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dilaksanakan dalam bentuk Penelitian quasi experimental atau eksperimen semu. Subyek penelitiannya berjumlah 31 siswa. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode penelitian Pre-Eksperimental Design dengan tipe One-Shot Case Study. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA 1 SMA Kartika IV-3 Surabaya mengalami peningkatan. Dari hasil analisis tanggapan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran materi hukum internasional dengan menerapkan model PBI kelas XI IPA 1 memberikan respon yang positif. Rata – rata hasil belajar siswa pada ranah afektif menunjukkan hasil yang sangat baik selama proses pembelajaran untuk kelas XI IPA 1 dengan persentase sebanyak 95%. Diterapkannya pembelajaran PBI mampu menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, hal ini bisa dilihat dari respon siswa sebanyak 95% yang menyatakan bahwa siswa meyukai suasana kelas pada saat pembelajaran berlangsung. Secara umum pembelajaran dengan penerapan model Pembelajaran Berdasarkan Masalah (PBI) dapat meningkatkan Hasil Belajar siswa pada materi hukum internasional. Kata Kunci : Implementasi PBI, Hasil belajar siswa
PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI PEMIMPIN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH BERBASIS ADIWIYATA DI SMA NEGERI  1 TANJUNGANOM NGANJUK FRISKY PIMARA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai Peran Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Berbasis Adiwiyata di SMA Negeri 1 Tanjunganom Nganjuk dianalisis menggunakan Teori Peran (Role Theory). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara secara langsung dengan 8 informan. Berdasarkan hasil penelitian di SMA Negeri 1 Tanjunganom Nganjuk, ada 4 Peran Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Berbasis Adiwiyata yaitu 1) Pengembangan Kebijakan Sekolah yang Berwawasan Lingkungan; 2) Pengembangan kurikulum berbasis lingkungan; 3) Pengembangan kegiatan berbasis pertisipatif; 4) Pengembangan dan pengelolaan sarana pendukung sekolah berwawasan lingkungan . Kata kunci : peran kepala sekolah, pemimpin sekolah, meningkatkan mutu, adiwiyata Abstract The purpose of this study was to obtain an overview of the role of Principal For School Leaders in Improving the Quality of School-Based Adiwiyata in SMA Negeri 1 Nganjuk Tanjunganom analyzed using Role Theory (Role Theory). The method used is qualitative method with descriptive research. The data collection is done by in-depth interviews, participant observation and documentation. Sources of data obtained from direct interviews with 8 informan. Based on the results of the study in SMA Negeri 1 Nganjuk Tanjunganom, there are 4 Role of Principal For School Leaders in Improving the Quality of Schools Based Adiwiyata: 1) Development of the Environmental Educational Policy; 2) Development of environmentally based curriculum; 3) Development of pertisipatif based activities; 4) The development and management of environmentally sound means of supporting school. Keywords: the role of principals, school leaders, improve quality, Adiwiyata
RESISTENSI PEDAGANG KAKI LIMA ALUN-ALUN KOTA MOJOKERTO TERHADAP KEBIJAKAN RELOKASI PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO NURIL AKHADIYAH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, taktik, alasan dan tujuan resistensi Pedagang Kaki Lima (PKL) alun-alun Kota Mojokerto terhadap kebijakan relokasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi dari Alfred Schutz dan teori resistensi dari James Scott. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan pola resistensi PKL alun-alun kota Mojokerto bervariasi yang terbagi atas bentuk, taktik, alasan (because motive), dan tujuan (in order to motive). Bentuk resistensi yang dilakukan oleh PKL alun-alun Kota Mojokerto terbagi atas empat tindakan yaitu: (1) aksi protes; (2) negosiasi; (3) curang; (4) membandel. Taktik atau cara yang dilakukan oleh PKL terbagi atas dua hal yaitu: (1) “kucing-kucingan” dan (2) timing (memainkan waktu). Kedua taktik tersebut dimainkan saat PKL melawan (resisten) dengan cara membandel. Tindakan resistensi PKL ini memiliki alasan dan tujuan. Alasan PKL resisten terhadap kebijakan relokasi antara lain: (1) area relokasi yang sempit, jumlahnya yang tidak sesuai dengan jumlah PKL, dan tempatnya yang jauh dari rumah. (2) kondisi fisik yang berusia paruh baya yang lemah. Tujuan PKL melakukan resistensi adalah untuk: (1) mencukupi kebutuhan sehari-hari; (2) menabung untuk menyewa ruko; (2) eksistensi. Kata Kunci: resistensi, pedagang kaki lima, dan relokasi.
KEMAMPUAN BERADAPTASI PEDAGANG PASAR TRADISIONAL “BLAURAN BARU”  KOTA SURABAYA DALAM TATANAN MODERNITAS DWI SUSANTO
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah membandingkan perbedaan kemampuan beradaptasi pedagang pasar tradisional “Blauran Baru” etnis Jawa, Madura, dan Tionghoa dalam tatanan modernitas. Teori Struktural Fungsional Robert K Merton, konformitas adalah antara tujuan dan cara yang dilakukan sesuai dengan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah komparasional. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: 1) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan beradaptasi pedagang etnis Jawa, Madura, dan Tionghoa. Pada aspek self knowledge, self objectivity, dan self control, pedagang etnis Tionghoa memiliki kemampuan beradaptasi lebih unggul daripada etnis Madura dan Jawa. Pada aspek good interpersonal relationship, pedagang etnis Jawa memiliki kemampuan beradaptasi lebih unggul daripada etnis Tionghoa dan Madura. Pada aspek satisfacation in work, pedagang etnis Tionghoa memiliki kemampuan beradaptasi lebih unggul daripada etnis Madura dan Jawa. 2) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan beradaptasi pedagang laki-laki dan perempuan etnis Jawa, Madura, dan Tionghoa. Pada aspek self knowledge, self objectivity,dan self control pedagang laki-laki memiliki kemampuan beradaptasi lebih unggul daripada pedagang perempuan. Pada aspek good interpersonal relationship, pedagang perempuan memiliki kemampuan beradaptasi lebih unggul daripada pedagang laki-laki. Pada aspek satisfacation in work, pedagang laki-laki dan perempuan memiliki kemampuan beradaptasi yang sama. Jadi dapat disimpukan bahwa ethos yang dimiliki pedagang etnis Jawa, Madura, dan Tionghoa berpengaruh pada perbedaan kemampuan beradaptasi dalam tatanan modernitas. Kata Kunci: kemampuan beradaptasi, pedagang etnis jawa, madura, dan tionghoa, tatanan modernitas.
KONSTRUKSI MANTAN TAHANAN POLITIK 1965 DI SURABAYA TERHADAP PANCASILA CHAHARUDIN MAHKOTA BUDI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konstruksi mantan Tahanan Politik 1965 yang ada di Surabaya terhadap Pancasila. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Lokasi penelitian dilakukan di Surabaya. Jumlah informan yang menjadi sumber data berjumlah tiga orang ditetapkan menggunakan teknik snowball sampling. Sumber data diperoleh dari mantan Tahanan Politik 1965 yang ada di Surabaya. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pancasila dipahami sebagai dasar Negara, ideologi yang digali dari sifat dan watak bangsa Indonesia, dilengkapi dengan irisan dari dua ideologi besar dunia waktu itu yakni liberalisme dan Komunisme. Tapol mendapat pengetahuan tentang Pancasila dari berbagai media seperti Koran, radio, buku dan diskusi. Tapol menganggap bahwa Pancasila mengalami perubahan dibanding dahulu, Pancasila dianggap lebih sempit daripada yang seharusnya, yaitu menjadi konsep hidup. Kata Kunci: Konstruksi, Pancasila, Mantan Tahanan Politik 1965
KONTRUKSI SANTRI TENTANG WAWASAN KEBANGSAAN DI PONDOK PESANTREN BURENG KECAMATAN WONOKROMO KOTA SURABAYA AHMAD JAZULI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian kontruksi santri tentang wawasan kebangsaan di pondok pesantren bureng Surabaya ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif, jumlah informan sebanyak lima santri dan menggunakan teori kontruksi sosial Peter, L Berger. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya bisa ditarik kesimpulan bahwa kontruksi santri tentang wawasan kebangsaan adalah meliputi tiga hal yang didalamnya yaitu pemikiran atau prespektif dari santri terkait wawasan kebangsaan, cara santri dalam mengimplementasikan wawasan kebangsaan dan kendala dalam mengimplementasikan wawasan kebangsaan. Kata Kunci : Kontruksi, Wawasan Kebangsaan dan santri Pondok Pesantren Bureng
HUBUNGAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PECINTA ALAM DENGAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA DI SMK NEGERI 2 BOJONEGORO AHMAD WILDAN RIFKI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam dengan sikap peduli lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan rancangan studi korelasi. Penelitian ini menggunakan desain ex-pos facto (penelitian sudah kejadian). Sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel populasi. Karena populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 siswa sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel dalam penelitian. Sedangkan subjek dalam penelitian ini yaitu siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam di SMK Negeri 2 Bojonegoro. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang positif antara kegiatan ekstrakkurikuler pecinta alam dengan sikap peduli lingkungan siswa, diperoleh koefisien korelasi rhitung sebesar 0,452 dan diketahui rtabel pada taraf signifikan 5% sebesar 0,279, artinya rhitung lebih besar dari rtabel. Jadi terdapat hubungan yang positif antara kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam dengan sikap peduli lingkungan siswa. Sikap yang dimiliki oleh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pecinta alam yaitu siswa secara sadar mampu untuk menjaga kelestarian alam dan kebersihan lingkungan disekitarnya. Kata Kunci: Ekstrakurikuler, Pecinta Alam, Sikap Peduli Lingkungan
PARTISIPASI YAYASAN DANA SOSIAL AL FALAH(YDSF) TERHADAP ANAK YATIM DI SURABAYA SHOLIKHATUL MASYRUROH
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian untuk mengetahui partisipasi YDSF terhadap anak yatim di Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang dilakukan pada komunitas yatim. Informan dalam penelitian ini adalah kepala dan staff bidang yatim, mentor komunitas yatim dan dua anak yatim yang telah terbina di komunitas yatim. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh data bahwa kegiatan anak yatim pada komunitas yatim meliputi kegiatan rutin seminggu sekali, dalam bentuk sebuah pembinaan. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang. Dalam kegiatan pembinaan dimulai dari membaca Alquran, hafalan Alquran, materi dari mentor, diskusi dan penutup. Selain kegiatan rutin tiap minggu, ada program Back To School(BTS) yang sifatnya tentatif dan pemberian beasiswa pendidikan tiap bulan sekali, sedangkan untuk bunda yatim berupa pemberian bantuan dana. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dianalisis, dapat disimpulkan bahwa partisipasi YDSF terhadap anak yatim berupa pemikiran, uang, barang dan tenaga telah dilakukan. Kata Kunci: partisipasi, YDSF, anak yatim
PARTISIPASI REMAJA MASJID DALAM MENCEGAH  PENYEBARAN RADIKALISME ISLAM DI DESA MOJOPUROGEDE KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK ABDUL HARIS MASYRUFI
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v5n01.p%p

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan partisipasi remaja masjid dalam mencegah penyebaran radikalisme yang ditunjukkan oleh remaja masjid jami Asy-Syahidin Desa Mojopurogede Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Radikalisme menjadi isu yang selalu dikaitkan dengan aksi-aksi teror dan agama Islam. Aksi radikalisme menjadi sesuatu yang penting untuk diperhatikan. Perthatian terhadap hal tersebut karena paham radikal memiliki target penyebaran kepada remaja-remaja. Bukan tanpa tujuan meman, karena remaja adalah masa dimana seseorang memiliki emosi yang tidak stabil. Untuk itu pada masa remaja seseorang akan mudah untuk terpengaruh. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskripstif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan dianalisis menggunakan teori motivasi Abraham Maslow. Teori motivasi tersebut fokus pada hierarki kebutuhan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa remaja masjid Asy-Syahidin Desa Mojopurogede Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik berpartisipasi dalam pencegahan radikalisme Islam di lingkungan tersebut. Partisipasi yang dilakukan berupa beberapa program kerja yang dilaksanakan secara konsisten menunjukkan kebutuhan dan motivasi. Partisipasi remaja yang ditunjukkan berdasarkan hasil penelitian tersebut adalah: 1) Mengamalkan prinsip ke-NU-an melalui kegiatan FOKUS D”REMIND, Habsyian, Pribumisasi Islam dan, 2) Menyuarakan syair anti radikalisme yakni melalui lagu-lagu Isyhari, kesenian albanjari, dan Buletin. Kata Kunci: Radikalisme, Islam, Remaja Masjid

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue