cover
Contact Name
Kabul Fadilah
Contact Email
kabul.fadilah.tl@upnjatim.ac.id
Phone
+6282231641900
Journal Mail Official
envirotek@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Department of Environmental Engineering University of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur Jl. Rungkut Madya No.1, Kota Surabaya, Jawa Timur 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
ISSN : 2085501X     EISSN : 26231336     DOI : https://doi.org/10.33005/envirotek.v14i1
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan gives particular to manuscript submissions that employ integrated methods resulting in analyses that provide new insights in environmental engineering, science and management, particularly in the areas of: a. Environmental planning and management; b. Protected areas development, planning, and management; c. Community-based resources management; d. Environmental chemistry and toxicology; e. Environmental restoration; f. Social theory and environment; and g. Environmental security and management. h. Other relevant fields.
Articles 257 Documents
ANALISIS DISTRIBUSI PENCEMARAN BIOLOGICAL OXYGEN DEMAND (BOD) DAN DISSOLVED OXYGEN (DO) DENGAN METODE GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) DAN STREETER PHELPS DI SEPANJANG KALI SURABAYA Naniek Ratni Juliardi AR; Muhammad Rasich Nabil Adis
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2021): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v13i2.108

Abstract

Kali Surabaya merupakan sungai dengan kategori kelas II yang keberadaannya berhulu dari DAM Lengkong Mojokerto dan berhilir di DAM Jagir Surabaya. Kali Surabaya mempunyai potensi mendapatkan pencemaran dari industri di sekitar, karena 29% pemanfaatan lahan di sekitar Kali Surabaya adalah kawasan industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola distribusi BOD dan DO menggunakan metode Geographic Information System (GIS) serta hubungannya dengan proses terjadinya self-purification di Kali Surabaya. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa kandungan BOD di Kali Surabaya melebihi baku mutu air kelas II. Berdasarkan analisis statistik regresi, didapatkan bahwa yang paling berpengaruh terhadap kandungan BOD adalah DO. Semakin naik nilai DO, debit, dan pH maka semakin turun nilai BOD. Namun apabila nilai suhu mengalami kenaikan maka nilai BOD juga semakin naik. Kali Surabaya mempunyai karakteristik koefisien deoksigenasi sebesar 0.12 – 0.20 /hari dan koefisien reaerasi sebesar 0.29 – 0.54 /hari. Koefisien tersebut sangat mempengaruhi perhitungan self-purification dengan menggunakan persamaan Streeter-Phelps. Dengan jarak 0.3 Km dari titik 1 ke titik 2 DO mengalami kenaikan sebesar 0.52 mg/lt. Sedangkan pada titik 9 ke titik 12 dengan jarak 1.2 Km mengalami kenaikan DO sebesar 0.80 mg/lt. Pada jarak yang lebih panjang, kemampuan self-purification yang terjadi akan semakin baik, namun dengan catatan tidak adanya lagi masukan kedalam sungai.
POTENSI PEMANFAATAN SLAG ALUMINIUM SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DALAM PROSES STABILISASI/SOLIDIFIKASI LIMBAH B3 DENGAN KAJIAN PUSTAKA (STUDI KASUS : PT.X KECAMATAN KESAMBEN, JOMBANG) Komang Ardya Putri Saraswati; Mohammad Razif
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Slag aluminium tergolong limbah bahan berbahaya beracun (B3) dalam PP 101 tahun 2014 dengan kode B313-2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan slag aluminum dengan menganalisa karakteristik limbah, proses solidfikasi dan kualitas kuat tekan dan TCLP produk solidifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan kajian pustaka yaitu mengumpulkan data-data terkait berupa hasil wawancara dan data sekunder dari jurnal. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik slag memiliki kandungan unsur B3 wajib dikelola, salah satunya dengan Stabilisasi/solidifikasi. Metode analisa pemanfaatan solidifikasi slag aluminium dilakukan dengan pengahancuran (crushing), penggilingan (grinding), pemilahan (sorting). Slag berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi seperti beton geompolimer, bata beton, batako, dan paving block. Komposisi slag aluminium dengan solidifikasi menunjukkan tidak melebihi 20% karena produk akan mengalami perlindian. Uji Kuat Tekan slag tertinggi pada PT.X jombang sebagai paving block tertinggi yaitu 36,8 Mpa yang dapat dimanfaatkan sebagai lahan parkir. Uji TCLP dari pemanfaatan slag aluminium memenuhi standar USEPA dan aman bagi lingkungan.
PEMANFAATAN LUMPUR IPAL DAN SERBUK GERGAJI MENJADI BRIKET ALTERNATIF Mohamad Mirwan; Insanul Mufti F
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan organik limbah industri kayu yang berupa serbuk gergaji kayu mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif karena mempunyai nilai kalor cukup tinggi sekitar 4368 kal/g. Demikian pula dari sisa pengolahan industri yang lain, seperti lumpur dari instalasi pengolahan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi serta karakteristik briket alternatif yang terbaik. Adapun variabel yang digunakan berupa komposisi briket dan perbedaan jenis perekat. Hasil penelitian menunjukkan briket dengan komposisi rasio perbandingan lumpur IPAL dan serbuk gergaji kayu 1:2 dengan penambahan perekat 40% mokase memiliki nilai kalor sebesar 4185,90 kal/g. Berdasarkan Briket pada penelitian ini. Jenis uji yang belum memenuhi baku mutu adalah uji kuat tekan sebesar 43,88kg/cm2. Hasil tersebut belum memenuhi baku mutu pada SNI 4931:2010 dengan klasifikasi briket tipe B degnan uji kuat tekan antara 50- 60 kg/cm2.
PENGGUNAAN LIMBAH SERBUK BESI SEBAGAI MATERIAL PENGISI (FILLER) PADA CAMPURAN STRUKTUR PERKERASAN JALAN KOLEKTOR PONCO – JATIROGO (STA.130+200 – STA.138+700) Nugroho Utomo; Iwan Wahjudijanto; Fitri Sri Rizki Yasin
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam usaha peningkatan kekuatan struktur jalan sekaligus untuk menangani limbah serbuk besi, yakni dengan memanfaatkannya sebagai material pengisi (filler) dalam perencanaan campuran pada struktur perkerasan di ruas Jalan Ponco – Jatirogo (STA.130+200 – STA.138+700). Penambahan filler serbuk besi pada penelitian ini diberikan dengan kadar variasi 0%, 12%, 17%, 22%, dan 27% dari berat total campuran berdasarkan persyaratan yang ditetapkan dalam Spesifikasi Umum Bina Marga Divisi 6 Tahun 2010 (Revisi 3) tentang ketentuan penggunaan material pengisi (filler) pada campuran perkerasan jalan. Hasil pengujian Marshall pada campuran aspal dengan variasi material filler dari limbah serbuk besi paling baik dan memenuhi syarat Spesifikasi Umum Bina Marga diperoleh pada kadar filler 22% dengan waktu rendaman 1 jam, yakni dengan nilai VMA (Void in Mineral Aggregate) 67,93%, nilai VFA (Void Filled with Aggregate) 92,91%, nilai VIM (Void In Mix) 4,82%, nilai stabilitas 1371,6 kg, nilai Flow 4,77 mm dan nilai Marshall Quotient (MQ) 288,93 kg/mm.
PERENCANAAN SISTEM MANAJEMEN K3 FAKULTAS TEKNIK UPN “VETERAN” JAWA TIMUR Gilang Nur Dwi Setiawan; Euis Nurul Hidayah
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2021): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v13i1.112

Abstract

Fakultas Teknik UPN “Veteran” Jawa Timur memiliki jumlah tenaga kerja yang berjumlah 100 orang, yang bertugas di Laboratorium maupun luar laboratorium. Menurut Per. 05 / MEN / 1996 yang menunjukan bahwa tempat kerja yang terdapat 100 orang atau lebih mengandung potensi bahaya yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja. Untuk mewujudkan perguruan tinggi yang memiliki safety, maka perlu direncanakan Sistem Manajemen K3 yang dapat menjadi referensi atau pedoman untuk Fakultas Teknik UPN “Veteran” Jawa Timur. Untuk penyusunan Draft dan penerapannya dilakukan dengan pengamatan proses kerja dan Identifikasi bahaya pada setiap laboratorium di Fakultas Teknik. Berdasarkan hasil identifikasi bahaya dan penilaian resiko bahwa jenis bahaya yang memiliki tingkat nilai resiko tinggi sejumlah 49, tingkat nilai resiko sedang sejumlah 19, dan tingkat nilai resiko rendah sejumlah 38, hal ini belum dapat diterima dan sebaiknya perlu diadakan pelatihan.
STRATEGI PENGHALANG SINAR MATAHARI OTOMATIS PADA UNIT HUNIAN RUMAH SUSUN DI PENJARINGANSARI SURABAYA Syaifuddin Zuhri; Karina Firdauzy; Imam Ghozali
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan potensi alam yang berlimpah seperti sinar matahari, khususnya di Surabaya, merupakan tantangan tersendiri. Poetensi tersebut dapat dimanfaatkan guna pencahayaan alami di dalam bangunan. Salah satu upaya tersebut adalah bagaimana mengupayakan agar potensi sinar matahari tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dengan pengendalian bukaan ruang yang dapat beradaptasi dengan pergerakan matahari pada siang hari. Penelitian dilaksanakan secara kualitatif dan kuantitatif guna mengukur adaptasi bergeraknya perangkat penghalang matahari yang ditempatkan di depan bukaan ruang unit hunian denagn menggunakan panel penghalang sinar matahari yang digerakkan oleh perangkat linear actuator yang dikontrol oleh mikrokontroller Arduino, sedangkan sensor LDR digunakan untuk mendeteksi arah datangnya sinar matahari. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa perangkat panel pembayangan sudah mampu untuk membuka dan menutup sesuai pergerakan sinar matahari dengan kuat pencahayaan alami antara pukul 10.00 sampai pukul 15.00.
EFISIENSI METODE DEEP FLOW TECHNIQUE UNTUK MENURUNKAN BOD, COD DAN TSS PADA LIMBAH CAIR DOMESTIK MENGGUNAKAN TUMBUHAN KAYU APU DAN KANGKUNG AIR Okik Hendriyanto Cahyonugroho; Raka Rulistyanto Prakoso Putra
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2021): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v13i1.114

Abstract

Di indonesia, terdapat berbagai pencemar lingkungan, salah satunya berasal dari aktifitas rumah tangga. Maka dari itu, muncul berbagai ide dalam penanganan lingkungan yang tercemar. Salah satunya menggunakan metode fitoremediasi. Dalam penelitian ini menggunakan tumbuhan kayu apu (Pistia stratiotest L) dan kangkung air (Ipomea aquatica) yang ditanam menggunakan sistem hidroponik. Dalam hidroponik terdapat dua sistem, yaitu sistem DFT (Deep Flow Technique) dan NFT (Nutrient Film Technique). Pada penelitian ini menggunakan dua macam sistem, dengan penambahan aerasi dan tanpa aerasi, dengan variasi jarak antar tumbuhan 5cm, 10cm dan 15cm dan menggunakan dua jenis tumbuhan, yaitu kangkung air dan kayu apu. Lama penelitian yang dilakukan 15 hari, 7 hari pertama aklimatisasi dan 8 hari terakhir penelitian utama. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan paling optimal terdapat pada tumbuhan kayu apu dengan jarak antar tumbuhan 5cm, dengan penambahan aerasi dan menggunakan sistem DFT mencapai BOD 58,41%, COD 32,36% dan TSS 62%.
PENILAIAN DAUR HIDUP PRODUKSI GAS BUMI DAN KONDENSAT DI LAPANGAN SOUTH PROCESSING UNIT (SPU) – SWAMP AREA Doni Agus Sumitro; Arif Kusumawanto; Muslikhin Hidayat
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

South Processing Unit (SPU) adalah lapangan gas yang memproduksi kondensat dan gas bumi. Proses produksi kondensat dan gas bumi dapat mengakibatkan dampak terhadap lingkungan. Untuk mengukur dampak lingkungan yang di akibatkan oleh proses produksi kondensat dan gas bumi, dapat digunakan metode Life Cycle Assessment (LCA). Metode ini dapat digunakan untuk mengevaluasi dan menganalisis dampak suatu produk terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unit proses produksi yang berdampak besar terhadap global warming, dan human toxicity serta memberikan rekomedasi perbaikan untuk mengurangi dampak lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode LCA dan dihitung memakai software Simapro versi Developer 9.0. Hasil penelitian diketahui bahwa dampak lingkungan terjadi pada proses produksi gas dan kondensat di lapangan South Processing Unit (SPU) terdapat pada unit proses LP Compressors, Turbo Electric Generator, SCP Flare, SMP Flare, dan Sodium Hydroxide Injection. LP Compressors memberikan dampak terbesar terhadap Global warming dan Human toxicity karena memberikan dampak sebesar 2.855,236 kg CO2 dan 8,8839 kg 1,4-DB eq. Rekomendasi yang diberikan untuk mengurangi dampak lingkungan adalah penggunaan biomassa sebagai bahan bakar alternative, adsorpsi CO2 dengan adsorban zeolite, dan penanaman tanaman penyerap CO2.
PENGOLAHAN LIMBAH DOMESTIK RUMAH MAKAN DENGAN MOVING BED BIOFILM REACTOR (MBBR) Okik Hendriyanto Cahyonugroho; Aditya Titian Dickdoyo
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2021): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v13i1.116

Abstract

Saat ini usaha rumah makan jumlahnya semakin meningkat. Air buangan yang diakibatkan oleh aktivitas rumah makan tersebut akan menjadi suatu permasalahan bagi lingkungan. Pengolahan air buangan rumah makan bisa dilakukan dengan cara pengolahan biologis karena dapat menurunkan kandungan organik pada air limbah. Proses pengolahan biologis yang dapat digunakan yaitu dengan sistem Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Proses MBBR pada prinsipnya adalah pertumbuhan biologis dengan menggunakan biakan tersuspensi dan melekat yang tercampur didalam suatu reaktor dengan aerasi dan media yang bergerak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja MBBR dalam menurunkan TOC dan TSS pada air buangan rumah makan. Media yang digunakan adalah Kaldness K3 dan Bioball dengan variasi komposisi media yaitu 100% Kaldness K3, 100% Bioball, 50% Kaldness K3 dan 50% Bioball, 60% Kaldness K3 dan 40% Biobll, 40% Kaldness K3 dan 60% Bioball. Variasi kedua adalah waktu sampling yaitu 3 jam, 6 jam, 9 jam, 12 jam, dan 15 jam. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan reaktor MBBR paling optimum adalah dengan komposisi 100% Kaldness K3 pada waktu sampling 15 jam. Reaktor tersebut dapat menurunkan TOC sebesar 97,84% dan untuk penurunan TSS sebesar 76,84%
PEMETAAN TINGKAT BAHAYA BENCANA LONGSOR DAN SISTIM PERENCANAAN TATA LETAK BANGUNAN DALAM TATA RUANG WILAYAH KOTA BAUBAU Idham Handa; Taufik
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2020): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian menganalisa tingkat rawan longsor dan distribusinya serta merumuskan arahan sistim informasi tata letak bangunan untuk menghindari bahaya longsor. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dan desain survei. Objek analisis adalah kemiringan lereng, penggunaan lahan, jenis tanah, curah hujan, geologi, infrastruktur, keberadaan sesar atau patahan patahan, dan gawir serta kepadatan pemukiman. Data dianalisis secara deksriptif kualitaif dan analisis spasial (ArcView 3.2). Kerawanan longsor di Kota Baubau pada kategori “aman” seluas 17.515,47 ha, “rawan rendah” seluas 11.185,43 ha dan kerawana “sedang” seluas 60,94 ha. Arahan penataan ruang tata bangunan di Kota Baubau untuk wilayah “aman” diperbolehkan dilakukan pembangunan bangunan gedung. Wilayah potensi “rendah” diperbolehkan aktifitas pembangunan bangunan gedung dengan tetap mempertahankan kawasa lindung atau ruang terbuka 30 %, sedangkan wilayah potensi “sedang” diperbolehkan aktifitas pembangunan bangunan gedung dengan tetap mempertahankan kawasan lindung atau ruang terbuka 30 % dan memperketat ijin penyelenggaran bangunan gedung.