cover
Contact Name
Asep Hidayatullah
Contact Email
jurnaldiksatrasia@gmail.com
Phone
+62265-776787
Journal Mail Official
4sephidayatullah@gmail.com
Editorial Address
Jl. R. E. Martadinata No.150, Mekarjaya, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46274
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 28291832     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Diksatrasia dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis dengan ISSN 2829-1832. Jurnal ini memuat hasil penelitian atau kajian teoretis mengenai pendidikan kebahasaan dan kesastraan Indonesia. Diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 338 Documents
KARAKTERISTIK BAHASA KOMUNITAS JUAL BELI ONLINE DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Kurniawati Kurniawati; Herdiana Herdiana
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2021): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.667 KB) | DOI: 10.25157/diksatrasia.v5i1.6502

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk menganalisis karakteristik variasi bahasa dari segi sarana dan pemakaian dalam media sosial instagram dengan cara mencari beberapa akun bisnis media sosial instagram yang telah berhasil menjalankan bisnisnya kemudian menganalisis keterangan setiap produk yang diunggah dalam bentuk foto/video yang memuat penggunaan variasi bahasa, meneliti kecenderungan penggunaan variasi bahasa yang sering digunakan. Sampel penelitian ini adalah 3 akun bisnis media sosial instagram yang masing-masing akun diambil 5 sample keterangan dalam produk yang diunggah dalam bentuk foto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik data yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu teknik telaah pustaka,teknik catat, teknik dokumentasi, dan teknik analisis. Teknik dalam mengolah data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data.  Hasil penelitian karakteristik penggunaan variasi bahasa pada akun bisnis medial sosial instagram menunjukkan adanya variasi bahasa pada kecenderungan kalimat yang sering digunakan. Implikasi dari karakteristik bahasa tersebut berdampak pada proses belajar mengajar yaitu pada bahan ajar, supaya pembelajaran menjadi lebih bervariasi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NEGOSIASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE INQUIRY Yuli Arianti
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.076 KB)

Abstract

Perkembangan kemampuan siswa dalam menulis teks negosiasi sudah semakin meningkat, meskipun belum signifikan sesuai dengan Kompetensi Dasar menulis teks negosiasi pada satuan pendidikan tingkat SMK. Banyak strategi, teknik, metode dan bahan ajar digunakan dalam pembelajaran menulis teks negosiasi, namun kenyataannya Kriteria Kelulusan Minimal (KKM) SMK Negeri 2 Ciamis yaitu 75 belum dapat dicapai oleh sebagian besar siswa. Kenyataan ini dijumpai setelah peneliti melakukan observasi dan wawancara kepada guru mata pembelajaran bahasa Indonesia pada sekolah tersebut. Peneliti menemukan bahwa metode ceramah, latihan dan diskusi yang digunakan kurang menarik siswa sehingga siswa kurang mengerti, kurang menggunakan imajinasinya dalam menulis teks negosiasi. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : 1) Bagaimana langkah-langkah penggunaan metode Inquiry dalam meningkatkaan kemampuan menulis teks negosiasi?; 2) Bagaimana peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks negosiasi setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode Inquiry? Berdasarkan pembahasan, penilitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Langkah-langkah penerapan metode inquiry dalam peningkatan kemampuan menulis teks negosiasi adalah sebagai berikut. Mengamati, dengan langkah-langkah : a) Siswa membaca buku berkaitan dengan teori tentang menulis teks negosiasi; b) Siswa memperhatikan arahan tentang menulis teks negosiasi yang disampaikan oleh guru. Menanya, dengan langkah-langkah : a) Guru menumbuhkan keinginan belajar peserta didik dengan bertanya jawab mengenai pengertian teks negosiasi, fungsi teks negosiasi, dan langkah-langkah menulis teks negosiasi. Mengumpulkan Informasi, dengan langkah-langkah : a) Guru bersama siswa mencoba menggali sesuatu yang sudah dialami siswa yang akan menjadi bahan dalam menulis teks negosiasi; b) Siswa dan guru bersama-sama menamai kelompok belajar dan membuat sebuah permainan untuk menentukan tema atau jenis teks negosiasi apa yang harus dibuat oleh siswa. Mengasosiasi : Siswa diberi kesempatan untuk menulis teks negosiasi menggunakan pilihan kata yang tepat, kelengkapan struktur, dan sesuai dengan kaidah teks negosiasi secara individu. 5) Mengomunikasikan : a) Siswa diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas secara berkelompok; b) Guru menegaskan atau mengulangi kembali secara singkat materi pembelajaran yang telah disampaikan kepada siswa; c) Setelah menilai hasil kerja siswa, guru memberikan hadiah untuk kelompok terbaik, dan siswa bersama-sama merayakan keberhasilan dalam mengikuti pembelajaran. Kegiatan penutup merupakan akhir proses pembelajaran, yang dilaksanakan setelah siswa melewati tahap kegiatan inti. 2) Peningkatan kemampuan siswa setelah mengikuti pembelajaran menulis teks negosiasi dengan metode inquiry, dapat diketahui bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks negosiasi mengalami peningkatan. Pada siklus I, 11 siswa dari 18 siswa (61,11 %) dapat mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) dan 7 siswa (38,88 %) lainnya belum mencapai KKM. Rata-rata nilai pada pembelajaran siklus I adalah 72,3. Pada siklus II terjadi peningkatan kemampuan siswa, yaitu seluruh siswa (100%) telah mencapai KKM dengan rata-rata 89,8. Berhubungan dengan kriteria keberhasilan penelitian, hasil penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks negosiasi dengan metode inquiry telah berhasil. Hal ini ditandai oleh lebih dari 75% dari jumlah siswa yang mengikuti pembelajaran telah mencapai kriteria ketuntasan minimal.
MAJAS PADA LIRIK LAGU SLANK DALAM ALBUM SLANKISSME Riyad Hilmi Firdaus
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2022): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.894 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “MAJAS PADA LIRIK LAGU SLANK DALAM ALBUM SLANKISSME”. Penelitian ini dilatar belakangi karena sebagian besar masyarakat khususnya anak remaja, hanya mendengarkan lagu untuk mengobati rasa bosan, tanpa mengetahui bagaimana pembuatan lirik pada lagu dengan bahasa yang mempunyai nilai keindahan. Adapaun tujuan yang dicapai dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penggunaan majas pada lirik lagu Slank dalam album Slankissme. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, artinya data yang dianalisis dan hasil analisisnya berbentuk deskripsi dan tidak berupa angka-angka. Peneliti memilih metode ini karena ingin mendeskripsikan penggunaan majas pada lirik lagu Slank dalam album Slankissme. Objek dalam penelitian ini yaitu berupa lirik-lirik yang terdapat pada lirik lagu Slank dalam album Slankissme. Sumber data pada penelitian ini yaitu lirik pada lagu Slank dalam album Slankissme yang berjumlah 13 lagu, dan kemudian di analisis bentuk majas yang terdapat pada lirik lagu tersebut. Teknik penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi pustaka, observasi lapangan, teknik simak, dan kemudian teknik catat. Penggunaan majas pada lirik lagu Slank dalam album Slankissme sangat beragam, hal itu dapat ditunjukan dengan data hasil analisis yang ditemukan pada lirik lagu Slank dalam album Slankissme dan memenuhi penggunaan ragam majas.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS VIII MTS NEGERI 1 PANGANDARAN Rizki Sobandi
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.81 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan dalam proses belajar-mengajar di kelas VIII MTs Negeri 1 Pangandaran, hasil belajar siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia masih belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari perolehan nilai rata-rata siswa sebesar 67 yang masih di bawah KKM yang telah ditentukan yaitu 70. Permasalahan ini cenderung dipengaruhi oleh kurangnya motivasi belajar yang dimiliki siswa saat proses belajar mengajar. Hal ini dapat dilihat dari masih adanya beberapa siswa yang terlihat kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia. Ketika pembelajaran berlangsung siswa cenderung pasif dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Guru terlihat mendominasi kelas dan kegiatan belajar mengajar kurang melibatkan siswa secara aktif. Hal tersebut menunjukkan bahwa motivasi belajar dalam diri siswa masih kurang. Ketika diwawancara beberapa siswa masih mengaku bahwa guru masih belum optimal dalam menggali motivasi siswa dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui motivasi belajar siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Pangandaran; 2) Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Pangandaran; 3) Untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar bahasa Indonesia kelas VIII MTs Negeri 1 Pangandaran. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka simpulan dalam penelitian ini sebagai berikut. 1) Motivasi belajar siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Pangandaran sudah baik. Hal ini terbukti dari perolehan skor penilaian motivasi belajar bahasa Indonesia sebesar 70,11% yang berada pada kategori baik. Dengan demikian motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia sudah baik, artinya motivasi siswa harus selalu ditingkatkan agar tujuan pembelajaran dalam setiap kegiatan belajar mengajar tercapai secara optimal. 2) Hasil belajar siswa dalam pelajaran bahasa indonesia dalam penelitian ini hanya dibatasi pada ranah kognitif dan psikomotor yang meliputi pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, dan sintesis dengan menekan pada aspek pengetahuan dan pemahaman yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik subjek penelitian serta keterampilan motorik dan manipulasi bahan atau objek. 3) Pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Pangandaran berdasarkan hasil perhitungan diperoleh t hitung sebesar 0,982 dan ttabel sebesar 0,698 pada 0,50 dan dk = (n-2) = (18- 2) = 16. Dengan demikian thitung (0,982) < ttabel (0,698), maka hipotesis diterima. Hal ini menunjukan bahwa “Motivasi belajar siswa berpengaruh terhadap hasil belajar bahasa Indonesia”.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KONTEN CHANNEL YOUTUBE JURNALRISA Chintia Handayani; H. R. Hendaryan
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2021): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.609 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kesantunan Berbahasa Dalam Konten Channel Youtube Jurnalrisa”. Latar belakang penelitian ini yaitu seorang youtuber yang tidak memperhatikan penggunaan bahasa yang santun. Oleh karena itu, penulis mengkaji karakteristik kesantunan berbahasa dalam konten channel youtube. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam konten channel youtube Jurnalrisa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan yang ada dalam dua konten Jurnalrisa yaitu Di Tempat Ini Risa Kehilangan Kemampuan Melihat Hantunya Part 1 dan Semua tentang Ghostbustour Season 2 Kami Bahas Di Sini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik telaah pustaka, teknik simak, teknik dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk karakteristik kesantunan berbahasa tuturan dalam konten channel youtube Jurnalrisa terdapat (1) pematuhan prinsip kesantunan berbahasa, (2) pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa. Selanjutnya, hasil dari penelitian ini diharapkan menjadi acuan untuk youtuber dalam proses membuat konten, lalu hasil penelitian ini juga dapat menghsilkan bahan materi seminar yang dapat diterapkan di kampus.Kata kunci: kesantunan berbahasa, pematuhan, pelanggaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK UBAH CATATAN HARIAN MENJADI PUISI (Penelitian Tindakan Kelas VII MTsN 15 Ciamis) Ike Ratna Dewi
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.736 KB)

Abstract

Menulis puisi merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa kelas VII. Hasil observasi pra penelitian diketahui bahwa beberapa siswa belum mampu menulis puisi. Nilai KKM yang sudah ditentukan yaitu 75, namun masih ada beberapa yang masih belum mencapai KKM yang ditentukan. Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan diatas maka dapat dirumuskan masalah yaitu: 1) Bagaimanakah langkah-langkah penggunaan teknik ubah catatan harian menjadi puisi dalam pembelajaran menulis puisi?; 2) Bagaimanakah peningkatan menulis puisi setelah menggunakan teknik ubah catatan harian menjadi puisi dalam pembelajaran menulis puisi?.Berdasarkan pembahasan, penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, langkah-langkah penggunaan teknik ubah catatan harian dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VII MTsN 15 Ciamis sudah dilaksanakan dengan baik, langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran sebagai berikut. Kegiatan awal langkah-langkah pembelajaran mencakup, siswa dikondisikan untuk melakukan pembelajaran. Tahap pertama Eksplorasi meliputi : (1) Siswa bekerja sama dengan guru mengorganisasi kelas menjadi 6 kelompok, dengan memperhatikan kemampuan siswa, sehingga pada setiap kelompok ditempatkan satu siswa yang dianggap dapat menjadi motor dalam kelompoknya, (2) Siswa menemukan pengertian puisi, unsur batin puisi, unsur lahir puisi, (3) Perwakilan siswa diminta untuk membacakan puisi. Tahap kedua Elaborasi meliputi : (1) Setiap siswa membuat puisi sesuai pengalaman pribadinya masing-masing yang telah dibuat dalam  buku catatan harian, (2) Setiap siswa mengoreksi hasil puisinya masing-masing. Tahap ketiga konfirmasi meliputi : Guru memberikan penguatan tentang pembelajaran sesuai dengan temuan saat proses bimbingan menulis puisi. Kedua, penggunaan teknik ubah catatan harian menjadi puisi dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa dengan peningkatan rata-rata nilai pada siklus I adalah 74,63 sedangkan siklus II menunjukan peningkatan dari rata-rata nilai pada siklus I menjadi 85,56. Hal tersebut menunjukan peningkatan kemampuan siswa yang cukup signifikan.
ANALISIS BENTUK DAN FUNGSI EUFIMISME DALAM KOMENTAR AKUN FACEBOOK PRESIDEN JOKO WIDODO Yopy Prasojo
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2021): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.16 KB) | DOI: 10.25157/diksatrasia.v5i1.6487

Abstract

Eufemisme  digunakan  pengguna  bahasa sebagai  sarana  untuk mengungkapkan  sesuatu  dalam bahasa santun. Salah satu penggunaan eufemisme oleh masyarakat yaitu pada komentar  akun facebook Presiden Joko Widodo. Eufemisme digunakan untuk menghindari ungkapan yang  tidak santun dan mengatakannya dengan ungkapan yang santun. Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan  bentuk  dan  fungsi  eufemisme  pada  komentar  akun  facebook  Presiden  Joko  Widodo. Data penelitian berupa kata, kelompok kata, dan kalimat yang mengandung eufemisme  dalam komentar akun facebook Presiden Joko Widodo. Teknik pengumpulan data menggunakan  teknik  simak  catat  dan  teknik  pustaka.  Teknik  validasi  data  menggunakan  triangulasi  teori.  Teknik  analisis  data  menggunakan  metode  padan  pragmatis  dan  metode  agih  dengan  teknik   ganti.  Berdasarkan  hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  pertama,  bentuk-bentuk  eufemisme  dalam komentar akun facebook Presiden Joko Widodo yaitu (1) ekspresi figuratif, (2) metafora,  (3)  flipansi,  (4)  sirkumlokusi,  (5)  akronim,  (6)  pemotongan,  (7)  singkatan,  (8)  satu  kata  menggantikan kata lain (one for one subtitution), (8) istilah asing, (10) hiperbola. Kedua, fungsi  eufemisme   dalam   komentar   akun   facebook   Presiden   Joko   Widodo   yaitu   sebagai   alat  menghaluskan ucapan, berdiplomasi, menghindari tabu, alat pendidikan, ekspresi sopan santun,  menghindari rasa takut, menghindari rasa malu, dan untuk melaksanakan perintah agama.  
KARAKTERISTIK LARAS BAHASA DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM feby feby
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2019): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.641 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini betujuan untuk menganalisis karakteristik kata dan kalimat dalam media sosial instagram dengan cara mencari beberapa akun bisnis media sosial instagram yang telah berhasil menjalankan bisnisnya kemudian menganalisis keterangan setiap produk yang diunggah dalam bentuk foto/video yang memuat kata-kata yang tepat, sesuai, dan meneliti kecenderungan kata yang sering digunakan serta menggunakan kalimat yang efektif. Sampel penelitian ini adalah 3 akun bisnis media sosial instagram yang masing-masing akun diambil 2 sample keterangan dalam produk yang diunggah dalam bentuk foto. Setiap pembisnis khususnya orang yang menjalankan bisnis melalui media sosial pasti akan menyertakan keterangan dalam setiap produk yang diunggah. Keterangan yang ditulis untuk mejelaskan foto atau video yang diunggah dalam media sosial sering kali tidak dipahami oleh pembaca. Penelitian dengan judul “Karakteristik Laras Bahasa dalam Media Sosial” dengan tujuan untuk mendeskripsikan karakteristik kata dan kalimat akun bisnis di media sosial instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian karakteristik kata dan kalimat dalam akun bisnis media sosial instagram yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik data yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu teknik telaah pustaka, teknik observasi, teknik catat, teknik dokumentasi, dan teknik analisis. Teknik dalam mengolah data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian karakteristik kata dan kalimat pada akun bisnis medial sosial instagram menunjukkan adanya ketepatan, kesesuaian, dan kecenderungan kata yang sering digunakan, serta keefektifan kalimat yang digunakan dalam penulisan keterangan atau caption. Implikasi dari laras bahasa tersebut berdampak pada proses belajar mengajar yaitu pada bahan ajar, supaya pembelajaran menjadi komunikatif.Kata Kunci : Laras Bahasa
NILAI DIDAKTIS PADA FILM JENDERAL SOEDIRMAN Leni Fitriani
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2017): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.745 KB)

Abstract

Leni Fitriani, penulis skripsi berjudul “ Nilai Didaktis Pada Film Jenderal Soedirman”.Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah nilai didaktis pada film Jenderal Soedirman. Penelitian ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa karya sastra tidak dapat dilepaskan dari hal-hal yang sifatnya mendidik. Hal ini dapat dilihat melalui film Jenderal Soediman , para aktor dan aktrisnya dalam berperan memberikan nilai-nilai yang mendidik serta tokoh Jenderal Soedirman memberikan banyak motivasi kepada penontonnya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai didaktis pada film Jenderal Soedirman.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengolahan data yang digunakan yaitu teknik studi pustaka, teknik dokumentasi, teknik analisis dan teknik pengolahan data. Teknik pengolahan data ini digunakan untuk mendapatkan data yang kemudian diteliti berdasarkan nilai didaktis. Prosedur penelitian yang ditempuh pada penelitian ini melalui tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksaan, pelaporan.Hasil penelitian ini menunjukan adanya nilai didaktis yang terkandung pada film Jenderal Soedirman yang terdiri dari (1) Nilai Kesusilaan/ Budi Pekerti (2) Nilai Kecerdasan (3) Nilai Sosial (4) Nilai Agama (5) Nilai Kemandirian (6) Nilai Kesabaran. nilai kesusilaan/ budi pekerti muncul dalam film Jenderal Soedirman yaitu nilai yang berkaitan dengan watak dan akhlak yang baik. Nilai kecerdasan berkaitan dengan cara berpikir kritis, logis, kreatif. Nilai sosial berkaitan dengan hak dan kewajiban, rasa tanggung jawab, dan sikap toleransi. Nilai agama berkaitan dengan spiritual, urusan dunia maupun akhirat, menuntun manusia berlaku susila, berbudi luhur, dan berada dijalan Tuhan. Nilai kemandirian berkaitan dengan mengambil keputusan, rasa percaya diri, bertanggung jawab atas apa yang dilakukan. Nilai kesabaran berkaitan dengan tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati, dan ketenangan hati dalam menghadapi cobaan.Hasil penelitian Film Jenderal Soedirman dapat dijadikan alternatif bahan ajar dalam pembelajaran materi teks biografi di tingkat SMA karena terdapat kesesuaian dengan Kompetensi Dasar (KD) “15.1 Mengungkapkan hal-hal yang menarik dan dapat diteladani dari tokoh”. Hal ini dilihat dari kemampuan peserta didik yang dapat mengungkapkan hal-hal yang menarik dan dapat diteladani dari tokoh dari biografi Jenderal Soedirman serta mampu menentukan nilai-nilai didaktis yang terdapat pada film Jenderal Soedirman. Sehingga dapat disimpulkan bahwa film Jenderal Soedirman dapat dijadikan alternatif bahan ajar materi teks biografi.
RAGAM BAHASA PADA INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR MELALUI WAG DI KELAS VII-C SMPN 1 BAREGBEG Rani Fitriadi; Rina Agustini
Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2021): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.03 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Ragam Bahasa Pada Interaksi Belajar Mengajar Melalui WAG Di Kelas VII-C SMPN 1 Baregbeg” Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini yaitu siswa-siswi kelas VII-C di SMPN 1 Baregbeg tidak hanya berasal dari satu daerah saja, melainkan dari berbagai daerah yang pasti mereka memiliki bahasa yang berbeda, sehingga sangat memungkinkan terjadinya ragam bahasa/ variasi bahasa. Berdasarkan hal tersebut,  penulis mengkaji ragam bahasa/ variasi bahasa dalam komunikasi siswa-siswi kelas VII-C pada kegiatan belajar daring melalui WAG. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan ragam bahasa/ variasi bahasa tulis pada saat siswa-siswi kelas VII-C melaksanakan kegiatan belajar daring melalui WAG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik telaah pustaka, teknik observasi, teknik catat, teknik screen capture atau screenshoot dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian dan pengkajian terhadap ragam bahasa/ variasi bahasa yang terjadi saat siswa-siswi kelas VII-C melaksanakan kegiatan belajar daring melalui WAG diperoleh beberapa simpulan setiap orang memiliki ragam bahasa yang berbeda-beda menurut asal daerahnya masing-masing. Ragam bahasa yang berbeda-beda akan melahirkan kebiasaan setiap orang dalam menggunakan bahasa dalam kesehariannya. Selain bahasa yang berbeda-beda ada juga ragam bahasa yang sering digunakan oleh semua yaitu dari segi keformalannya, baik ragam resmi (formal) ataupun ragam santai (informal). Ragam resmi (formal) yang menggunakan bahasa baku atau standar yang hanya digunakan dalam situasi resmi (formal). Sedangkan ragam bahasa santai yakni bahasa yang biasa digunakan dalam percakapan antarteman yang sudah karib. Kosakatanya banyak dipenuhi unsur leksikal dialek dan unsur bahasa daerah yang tidak terfokus pada bahasa yang baku, tetapi lebih kepada kebebasan penggunaannya. Semua ragam bahasa yang terjadi tentunya tidak lepas dari segi penutur, pemakai, keformalan dan sarana yang digunakan. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia pada K.D 4.2 Menyajikan data, gagasan, pesan dalam bentuk teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah) secara tulis dan lisan dengan memperhatikan struktur kebahasaan baik secara lisan dan tulis.

Page 6 of 34 | Total Record : 338