cover
Contact Name
Parwito
Contact Email
parwito@pdmbengkulu.org
Phone
+6281328676033
Journal Mail Official
padamunegeri@pdmbengkulu.org
Editorial Address
Jl. Kebun Veteran No 12, Kel. Nusa Indah Kec. Ratu Agung Kota Bengkulu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Articles 63 Documents
Inovasi Olahan Sorgum untuk Peningkatan Nilai Tambah dan Kemandirian Pangan Masyarakat Desa Batu Layang Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara Susilo, Edi; Salamun, Salamun; Hermawati, Dwi; Lori, Lori; Astari, Pewi Wanda
Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/padamunegeri.v6i2.1843

Abstract

Diversifikasi pangan lokal adalah strategi penting untuk memperkuat kemandirian pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor dan satu jenis pangan. Namun, tingginya ketergantungan masyarakat pada beras sebagai pangan pokok membuat ketahanan pangan Indonesia masih menghadapi tantangan. Karena nilai gizinya yang tinggi, kemampuannya untuk tumbuh di lahan marginal, dan kemampuannya untuk menghasilkan produk bebas gluten, sorgum (Sorghum bicolor L.) memiliki banyak potensi, tetapi masih sedikit yang dimanfaatkan. Di Desa Batu Layang, Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, program pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk kelompok tani, PKK, pemuda, dan masyarakat umum.  Participatory Rural Appraisal (PRA) digunakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dan demonstrasi olahan sorgum, pendampingan hilirisasi produk, evaluasi, dan penguatan strategi pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengetahuan dan keterampilan peserta meningkat secara signifikan dalam pembuatan sorgum menjadi tepung, roti, kue, camilan, dan minuman sehat. Kemampuan pascapanen yang lebih baik dan tingkat kepuasan yang tinggi ditunjukkan dalam evaluasi. Program ini tidak hanya menghasilkan produk olahan yang menguntungkan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan tentang diversifikasi pangan dan mendorong pembentukan kelompok usaha bersama di masa depan. Oleh karena itu, pengabdian ini meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat ekonomi desa, dan memastikan kemandirian pangan lokal. Agar hilirisasi sorgum semakin mendukung ketahanan pangan nasional, diperlukan pendampingan pada elemen pengemasan modern, pemasaran digital, dan akses permodalan untuk keberlanjutan program. 
PELATIHAN MANAJEMEN STUDI DAN PENDAMPINGAN TUGAS AKHIR UNTUK MEWUJUDKAN KELULUSAN TEPAT WAKTU MAHASISWA UNILA Deviyanti, Rafista; Saputra, Bayu; Agustina, Ni Putu Rahma
Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/padamunegeri.v6i2.1854

Abstract

Permasalahan keterlambatan penyelesaian studi menjadi perhatian serius di Universitas Lampung. Berdasarkan data Kelulusan Tepat Waktu (KTW) angkatan 2021, hanya 59% mahasiswa yang diproyeksikan lulus tepat waktu, menunjukkan bahwa hampir separuh mahasiswa mengalami kendala dalam menyelesaikan studi dalam batas waktu ideal. Tujuan pengabdian ini memberikan pelatihan dan pendampingan untuk kelulusan tepat waktu berupa (1) manajemen waktu dan strategi studi, (2) meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya perencanaan studi sejak dini, serta (3) mendorong mahasiswa untuk menyusun time line penyelesaian studi. Selain pelatihan, kegiatan ini juga diberikan sesi pendampingan intensif bersama dosen dan alumni berprestasi yang telah menyelesaikan studi tepat waktu. Metode pelaksanaan terdiri dari pendekatan partisipatif, ceramah interaktif, simulasi perencanaan skripsi, serta konsultasi individu. Hasil pengabdian ini berupa meningkatnya kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya perencanaan studi, meningkatknya pemahaman mahasiswa secara keseluruhan tentang perencanaan studi dan terbentuknya jadwal penyelesaian tugas akhir yang realistis, serta terbangunnya motivasi kuat untuk lulus tepat waktu. Pengabdian ini menjadi model intervensi yang dapat direplikasi di prodi lain sebagai bagian dari upaya sistemik kampus dalam meningkatkan persentase kelulusan tepat waktu dan berdampak membangun budaya akademik yang disiplin serta berorientasi pada capaian. Kata Kunci: Kelulusan Tepat Waktu, Manajem Studi, Tugas Akhir
Pengabdian Masyarakat Sosialisasi Formulasi Sabun Padat Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine palmfolia (L).(Merr) dan Minyak Sereh (Cymbopogon Citratus) Sebagai Antiseptik Di Kota Bengkulu Dharmayanti, Luky; Jannah, Syauqul; Mulyani, Elly
Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/padamunegeri.v6i1.1763

Abstract

Sabun padat yang mengandung ekstrak bawang Dayak (Eleutherine palmifolia) dan minyak serai (Cymbopogon citratus) adalah produk kebersihan yang memanfaatkan bahan alami. Bawang Dayak dan minyak serai berfungsi sebagai agen antiseptik alami yang efektif untuk membersihkan kulit dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Sabun padat ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang aman dan efektif untuk menjaga kebersihan kulit serta mencegah infeksi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi sabun padat yang memiliki sifat antiseptik dari ekstrak bawang Dayak dan minyak serai. Ekstrak bawang Dayak dipilih karena kandungan senyawa seperti alkaloid, flavonoid, dan saponin yang memiliki aktivitas antimikroba, sedangkan minyak serai dikenal dengan komponen sitralnya yang bersifat antibakteri dan antijamur. Proses pembuatan sabun dilakukan melalui metode saponifikasi dingin dengan penambahan ekstrak bawang Dayak dan minyak serai pada konsentrasi tertentu. Dalam pengujian ini, sabun padat yang mengandung ekstrak bawang Dayak dan minyak serai diuji secara organoleptik, stabilitas pH, dan aktivitas antiseptik terhadap beberapa jenis bakteri patogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun padat yang dihasilkan memiliki karakteristik yang baik dan menunjukkan potensi sebagai antiseptik. Diharapkan produk ini dapat diterima oleh masyarakat sebagai solusi alami untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.