cover
Contact Name
Yunita Firdha Kyswantoro
Contact Email
nita.bappedayogya@gmail.com
Phone
+6282245193075
Journal Mail Official
litbang@jogjakota.go.id
Editorial Address
Jalan Kenari No. 56 Yogyakarta 55165
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Jarlit
ISSN : 19780052     EISSN : 29622344     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Jarlit (Jaringan Penelitian) ini untuk mempublikasikan karya tulis terkait inovasi dalam rangka mengatasi permasalahan kota, serta perencanaan dan kebijakan dalam pembangunan perkotaan. Dalam rangka mengatasi permasalahan kota, serta perencanaan dan kebijakan dalam pembangunan perkotaan. Maka Jurnal Jarlit akan mempublikasikan karya tulis yang terbagi menjadi 3 fokus utama yaitu Inovasi Daerah, Kebijakan Pembangunan Daerah, Perencanaan Perkotaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
FENOMENA RIWAYAT PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) DAN POLA MAKAN ANAK DALAM PENANGGULANGAN MALNUTRISI UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA YOGYAKARTA Fauziah, Afroh; Okinarum, Giyawati Yulilania Okinarum
Jurnal Jarlit Vol. 16 No. 1 (2020): PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA YANG MENDORONG PEMERATAAN PEMBANGUNAN
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70154/jid.v16i1.25

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan masalah kekurangan gizi yang mendapatkan perhatian utama di seluruh dunia, tak terkecuali di Kota Yogyakarta, karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fenomena stunting berdasarkan riwayat pemberian MPASI dan pola makannya. Metode: Subyek penelitian ini terdiri dari dua bagian, yaitu pada responden kuantitatif sebanyak 60 anak usia 25-60 bulan yang diwakili oleh ibu balita dan partisipan kualitatif sebanyak 10 ibu balita serta informannya ayah atau keluarga terdekat sejumlah 10 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan sequential explanatory design. Pendekatan kuantitatif menggunakan case control sedangkan pada kualitatif menggunakan case study dengan in depth interview. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square lalu uji Odds Ratio (OR) dan uji regresi logistik berganda untuk kuantitatif, sedangkan triangulasi digunakan untuk analisis kualitatif. Hasil penelitian: Ada hubungan riwayat pemberian dan frekuensi pemberian MP-ASI terhadap kejadian stunting (p<0,05); pola makan dengan kecukupan energi, zinc, dan zat besi berhubungan dengan kejadian stunting (p<0,05); dan anak yang angka kecukupan zat besinya kurang, memiliki risiko kejadian stunting sebesar 5,4 kali dibanding dengan anak yang cukup zat besi (OR=5,40;CI 95%=1,12-26,12). Temuan kualitatif pada penelitian ini antara lain: jenis MP-ASI yang kurang variatif; adanya senyawa penghambat penyerapan zat besi, perubahan penghasilan keluarga selama pandemi COVID-19; minim dukungan suami selama masa menyusui; serta keterlibatan ayah dalam praktik pemberian makan balita dan anak (PMBA) yang kurang. Kesimpulan: Ada hubungan riwayat pemberian MP-ASI dan pola makan anak terhadap fenomena stunting di Kota Yogyakarta.
USULAN MANAJEMEN PENGGUNAAN HANDPHONE DI SEKOLAH BAGI SISWA SMP DI KOTA YOGYAKARTA Jatiningrum, Wandhansari Sekar; Astuti, Fatma Hermining
Jurnal Jarlit Vol. 16 No. 1 (2020): PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA YANG MENDORONG PEMERATAAN PEMBANGUNAN
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70154/jid.v16i1.26

Abstract

Handphone (HP) bagi siswa dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Namun,  penggunaan HP yang salah juga menyebabkan dampak negatif. Siswa di kota Yogyakarta yang dikenal memiliki kualitas pendidikan baik, juga rentan mengalami dampak negatif. Hal ini terutama bagi siswa SMP yang berada pada usia remaja awal. Terlebih adanya pandemi COVID-19 menyebabkan frekuensi penggunaan HP pada siswa meningkat karena adanya pembelajaran daring. Saat ini tiap sekolah memiliki kebijakan yang berbeda berkaitan dengan penggunaan HP oleh siswa di sekolah. Belum adanya forum yang mempertemukan perwakilan dari SMP di kota Yogyakarta menyebabkan belum diketahui secara detail berkaitan aturan tersebut. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran aturan penggunaan HP saat ini dan memberikan usulan kebijakan berkaitan pemanfaatan teknologi dan penggunaan HP di sekolah oleh siswa SMP di kota Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kombinasi kuantitatif-kualitatif, dengan menggunakan analisis deskriptif dan transkrip dan koding. Sampel yang digunakan yaitu 14 SMP di kota Yogyakarta yang mewakili setiap cluster sekolah. Analisis deskriptif dilakukan berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan kepada responden siswa, sedangkan teknik transkrip dan koding digunakan berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa, orangtua siswa, dan UPT Layanan Disabilitas (ULD). Hasil wawancara menjadi acuan untuk rumusan kebijakan berkaitan aturan penggunaan HP untuk siswa SMP. Focus Group Discussion (FGD) dengan kepala sekolah dan ULD juga dilakukan untuk mengkonfirmasi hasil sementara peelitian dan menerima masukan. Hasil menunjukkan, SMP di kota Yogyakarta saat ini memiliki 2 jenis aturan yang diterapkan. Aturan tersebut yaitu: 1) siswa dilarang membawa HP ke sekolah; 2) siswa dibolehkan membawa HP ke sekolah tetapi harus dikumpulkan di loker kelas ataupun dititipkan untuk disimpan guru atau TU. Namun, kedua aturan tersebut mengizinkan siswa membawa HP ke kelas apabila guru meminta penggunaan HP sebagai media pembelajaran. Akibatnya terjadi penyalahgunaan HP untuk keperluan di luar pembelajaran. Untuk itu rancangan usulan kebijakan yang dibuat bagi sekolah terdiri dari 3 hal, yaitu: 1). Sosialisasi pada guru, siswa, dan orangtua siswa tentang pentingnya mendampingi siswa dalam penggunaan HP dan aturan sekolah tentang penggunaan HP; 2) Aturan penggunaan HP bagi siswa SMP di sekolah, yaitu siswa dibolehkan membawa HP ke sekolah tetapi harus dikumpulkan di loker kelas ataupun dititipkan untuk disimpan guru atau TU dalam keadaan mati dan dapat diambil kembali setelah jam pelajaran pada hari tersebut selesai; 3) HP tidak boleh digunakan sebagai media pembelajaran di dalam kelas. Namun, HP dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di luar sekolah.
MODEL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN KELUARGA AKIBAT DAMPAK COVID-19 (UPAYA PENINGKATAN TUMBUH KEMBANG ANAK) Sunarsih, Tri
Jurnal Jarlit Vol. 17 No. 1 (2021): PERCEPATAN PEMULIHAN SOSIAL EKONOMI UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70154/jid.v17i1.27

Abstract

Latar belakang: Pembangunan keluarga menjadi salah satu isu pembangunan nasional dengan penekanan pada pentingnya penguatan ketahanan keluarga. Pandemi COVID-19 tidak cuma memengaruhi kesehatan mental masyarakat namun juga berdampak pada ketahanan keluarga. Kajian ini bertujuan untuk mengembangkan model teoretik pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan ketahanan keluarga sebagai upaya mengatasi dampak Covid-19 (upaya peningkatan tumbuh kembang anak). Metode: Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Notoprajan, Kemantren Ngampilan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan teknik lapangan (field research) dengan pendekatan cross sectional study. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan kuesioner dan wawancara terstruktur, observasi, Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk memperdalam dan memperjelas informasi yang telah diperoleh (terutama untuk stakeholder). Populasi dalam penelitian ini yaitu orangtua dari balita dan balitanya yang berjumlah 200 responden (rumus Slovin). Analisa data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil. Hasil Uji SEM konseptual Model Pemberdayaan Perempuan Untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga Akibat Dampak Covid-19 (Upaya Peningkatan Tumbuh Kembang Anak) dalam penelitian ini termasuk baik (GFI = 0,865; AGFI = 0,829; RMSEA = 0,062, CFI = 0,904; TLI = 0,888; NFI = 0,806). Model dirancang dengan meningkatkan modal sosial karena akan meningkatkan ketahanan keluarga. Selain itu dukungan pemerintah juga penting untuk ditingkatkan, karena dukungan pemerintah akan meningkatkan proses pemberdayaan dan proses pemberdayaan itu sendiri akan dapat meningkatkan pola asuh holistik. Pola asuh holistik juga dapat ditingkatkan melalui peningkatan ketahanan keluarga dan memperbaiki kesehatan lingkungan. Dengan ditingkatkannya hal-hal tersebut, maka akan tercapai tumbuh kembang anak yang optimal. Saran: 1) Pembentukan forum koordinasi ketahanan keluarga daerah (OPD terkait) dikoordinasikan oleh DP3AP2KB. 2) Pembentukan Konselor Ketahanan Keluarga yang dapat dimasukkan pada kegiatan PKK. 3) Strategi peningkatan ketahanan keluarga yang harus dilaksanakan yaitu: pendampingan keluarga oleh PKK melalui dasawisma.
INOVASI APLIKASI RUANG SEHATI DAN SETTING RUANG MENYUSUI PUBLIK SEBAGAI BENTUK JOGJA KOTA WISATA SAYANG IBU ANAK DALAM UPAYA KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF SERTA PENCEGAHAN STUNTING
Jurnal Jarlit Vol. 18 No. 1 (2022): Peningkatan Infrastruktur dan Perekonomian Berbasis Pariwisata untuk Kesejahte
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Yogyakarta merupakan kota tujuan wisata utama di Indonesia, namun saat ini keberadaan ruang laktasi di fasilitas umum di kawasan wisata sangat sulit diakses atau terkesan hanya sekedar ada. Kurangnya pemenuhan ruang laktasi maupun fasilitas akan berdampak terhadap aktivitas menyusui bagi ibu yang beraktivitas sehari-hari di ruang publik. Peneliti menawarkan solusi berupa inovasi aplikasi “Ruang Sehati” dan ruang menyusui publik portable sebagai bentuk Jogja kota wisata sayang ibu anak. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui kepuasan pengguna dalam memanfaatkan fasilitas ruang laktasi publik beserta mobile application yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Pemberian kuesioner dilakukan untuk mendapatkan kepuasan pengalaman pengguna. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan partisipan dari hasil pembagian kuesioner. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling sebanyak 122 responden ibu menyusui sesuai kriteria yang ditetapkan. Responden menyatakan rerata nilai kepuasan tertinggi pada warna/desain ruangan laktasi sehati (4,92), sementara yang terendah yaitu ventilasi (1,66). Uji kelayakan Aplikasi Ruang Sehati dari segi media oleh pakar dinilai layak dengan total nilai 109,5; sedangkan uji kelayakan dari segi materi oleh pakar dinilai sangat layak dengan total nilai 86,5. Ruang Laktasi Sehati dan Aplikasi Ruang Sehati merupakan inovasi yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan pengguna, yakni para wisatawan ibu menyusui di kawasan wisata Kota Yogyakarta. Atas dasar hal tersebut, maka inovasi ini perlu dilakukan maintenance, perbaikan desain untuk menambah kenyamanan pengguna, serta penambahan unit di beberapa titik di kawasan wisata Kota Yogyakarta, oleh Pemerintah Kota Yogyakarta dalam hal ini antara lain kerjasama lintas sektor antara Litbang Bappeda, UPT Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Inivasi tersebut sekaligus sebagai percontohan yang dapat ditunjukkan secara nasional, hingga menunjukkan potret Kota Jogja sebagai kota wisata ramah ibu dan anak. Kata kunci: aplikasi Ruang Sehati, ASI eksklusif, kawasan wisata, ruang laktasi portabel
EMAS (EDUKASI DAN MOTIVASI MASYARAKAT) SEBAGAI PECUT CHANGING BEHAVIOR DALAM PENGELOLAAN SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Jurnal Jarlit Vol. 18 No. 1 (2022): Peningkatan Infrastruktur dan Perekonomian Berbasis Pariwisata untuk Kesejahte
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah saja. Masyarakat dan pelaku usaha sebagai penghasil sampah juga harus bertanggung jawab menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Ini berarti harus ada kerja sama yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan sampah. Salah satu bentuk upaya yang dilakukan untuk mengelola sampah dengan mengharapkan partisipasi masyarakat adalah dengan diadakannya Edukasi dan Motivasi (EMAS) sebagai cambuk/pecut changing behavior dalam pengelolaan sampah. Hal ini sejalan dengan tujuan dari penelitian yaitu terdapat perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah, setelah diberikan perlakuan melalui kegiatan yang mengandung unsur edukasi dan motivasi. Diharapkan warga masyarakat memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan manfaat ekonomi dari pengolahan sampah. Metode penelitian ini mengkombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif, metode kuantitatif menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test. Intervensi yang diberikan adalah diskusi kelompok, pembentukan model, role play, dan advokasi media. Populasi penelitian adalah warga RT 01, 04, 05, 12 dan 16 Kelurahan Sorosutan Yogyakarta, pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian untuk data kuantitatif adalah kuesioner dan instrument kualitatif adalah wawancara mendalam dan observasi partisipatif, data dianalisis dengan uji paired sample test. Berdasarkan hasil pre-post-test yang dilakukan pada 98 peserta diketahui bahwa terdapat peningkatan/perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah dari hasil pre-test dengan hasil post-test. Hal ini tercermin ketika dilakukan pre-post-test nilai rata-rata dari 98 warga, terjadi peningkatan dari 53,75 menjadi 70,86 dari kedua aspek yang diberikan (edukasi dan motivasi) pada saat sosialisasi, pelatihan dan evaluasi.
PERAN PERSONAL HEALTH RECORD PADA SURVIVAL TUBERCULOSS DI KOTA YOGYAKARTA
Jurnal Jarlit Vol. 18 No. 1 (2022): Peningkatan Infrastruktur dan Perekonomian Berbasis Pariwisata untuk Kesejahte
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan kasus Tubercullosis (TB) di Indonesia tahun 2019 sebesar 845.000 (WHO), jika menilik pelaporan dari sistem informasi tubercullosis (SITB) per 10 Januari 2022 terhimpun, kasus TB per domisili wilayah puskesmas tertinggi di Puskesmas Mergangsan 50 kasus, berdasarkan laporan SITB tertinggi di Puskesmas Umbulharjo I sebesar 31 kasus, sebaran kasus di rumah sakit tertinggi di RS. Panti Rapih Yogyakarta 186 kasus. Namun sejak terjadinya covid-19 perbandingan kasus antara 2019-2020 mengalami penurunan dari 1000 kasus menjadi 800 kasus karena pasien enggan periksa khawatir disuspek Covid-19. Peningkatan kasus TB menjadi peringatan bersama dalam menanggulangi peningkatan dan mendukung derajat kesehatan manusia. Tujuan penelitian ini adalah merancang desain PHR berbasis mobile khusus bagi pasien tubercullosis, menggambarkan arsitektur dan interoperabilitas pemanfaatan PHR TB dan uji kelayakan berbasis mobile. Metode penelitian ini adalah R&D (Research and Design) melalui pendekatan action research. Penelitian ini dengan membuat prototype PHR pasien TB. Proses pengambilan data dengan FGD kepada user untuk mengetahui kebutuhan pengguna dalam merancang prototype PHR TB sesuai kebutuhan pengguna. Hasil dari penelitian ini adalah bisnis proses, activity diagram, class diagram, entity relationship diagram dan high-fidelity prototype didesain menggunakan Postgre SQL. Prototype ini telah diujicobakan ke calon pengguna. Umpan balik yang dilakukan dengan FGD digunakan sebagai masukan dan perbaikan. Hasil desain interface tahap satu masih diperlukan tambahan sesuai maskan user, lalu dilakukan FGD kedua dengan kominfo, user dan tim litbang, diperoleh masukan bahwa aplikasi harus dapat diimplementasikan dan dibuat modul yang terintegrasi dengan JSS, serta ID user menggunakan ID JSS.
MODEL PENGEMBANGAN KAMPUNG WISATA BERBASIS KETAHANAN IKLIM
Jurnal Jarlit Vol. 18 No. 1 (2022): Peningkatan Infrastruktur dan Perekonomian Berbasis Pariwisata untuk Kesejahte
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yogyakarta sebagai kota pariwisata tidak lepas dari kunjungan wisatawan, dimana kenyamanan wisatawan menjadi tujuan utama wisata. Salah satu parameter yang berpengaruh dalam menentukan kenyamanan berwisata adalah kondisi iklim dan cuaca. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat kenyamanan wisata berdasarkan parameter iklim, melakukan monitoring iklim mikro pada kampung wisata dan merancang model pengembangan kampung wisata berbasis ketahanan iklim. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi identifikasi tingkat kenyamanan wisata melalui pengukuran lapangan serta pemetaan kawasan detail sebagai dasar rancangan model pengembangan wisata. Berdasarkan hasil penelitian, setiap lokasi kampung wisata berada pada kondisi suhu yang tidak nyaman dan sebagian besar berada pada kondisi nyaman untuk parameter kelembapan. Adapun rekomendasi pengelolaan untuk kampung wisata antara lain menambah vegetasi, modifikasi conblock menjadi grass block serta menambahkan vegetasi vertikal.
PEMBERDAYAAN DISABILITAS DALAM MENINGKATKAN INDUSTRI JASA MELALUI PENINGKATAN KOMPETENSI, SELF EFFICACY DAN KEPERCAYAAN DIRI
Jurnal Jarlit Vol. 18 No. 1 (2022): Peningkatan Infrastruktur dan Perekonomian Berbasis Pariwisata untuk Kesejahte
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaum Difable belum banyak terlibat dalam kegiatan ekonomi, khususnya dalam bidang jasa. Keterbatasan kaum disabilitas membuat mereka merasa pesimis untuk melakukan berbagai kegiatan sehingga sulit untuk menunjukkan prestasinya. Oleh karena itu perlu ada keperdulian yang lebih dari semua komponen masyarakat, khususnya dari pemerintahan, kalangan akademisi, LSM dan para praktisi dibidang ekonomi. Keperdulian harus ditransformasikan dalam tindakan nyata, seperti kebijakan yang diperkuat dengan peraturan formal, dan konsistensi dalam praktek.Penelitian ini berusaha memberikan masukan secara komprehensif dan aplikatif. Metode penelitian ini adalah kombinasi penelitian kuantitatif dan kualitatif yang dilaksanakan secara bersamaan. Metode kuantitatif dengan mengkontruksi variable- variabel: pelatihan, kompetensi, self efficacy, self confidance, dan kinerja inovatif dilakukan dengan mencari data yang berdasar pada variable-variabel dalam model penelitian empiris dengan alat bantu SPSS dan dengan analisis SEM. Hasil penelitian secara empiris menunjukkan bahwa dukungan pelatihan berpengaruh signifikan positif terhadapa kompetensi, selanjutnya kompetensi berpengaruh signifikan positif terhadap Self Confidance dan terhadap Self Efficacy. Hasil selanjutnya self Efficacy berpengaruh signifikan positif terhadap Kinerja Inovatif, namun Self Konfidance tidak terkonfirmasi berpengaruh terhadap kinerja inovatif. Sedangkan untuk hasil penelitian kualitatif, didasarkan pada hasil pengisian pertanyaan terbuka, wawancara dan dengan pendapat, dituangkan dalam kesimpulan secara kualitatif. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini dapat memberikan saran strategis yang bersifat aplikatif sesuai dengan kondisi nyata yang merupakan solusi dari permasalahan yang terjadi selama ini. Masukan yang bersifat aplikatif akan menyentuh langsung pada kebijakan yang bertujuan pada peningkatan kesejahteraan kaum difabel karena keterlibatan mereka dalam kegiatan ekonomi benar- benar terelialisasi secara tepat. Kata kunci : Training quality, competence, self efficacy, self confidence, innovative performance.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI 3D UNTUK SITUS WEB PENJUALAN PRODUK UMKM
Jurnal Jarlit Vol. 18 No. 1 (2022): Peningkatan Infrastruktur dan Perekonomian Berbasis Pariwisata untuk Kesejahte
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat para pemilik UMKM mengalami penurunan pendapatan drastis karena jumlah calon pembeli yang datang ke lokasi UMKM juga menurun. Penggunaan media sosial dan situs marketplace kurang dapat memvisualisasikan produk yang mereka tawarkan sehingga calon pembeli kurang tertarik. Penelitian ini bertujuan membangun sebuah situs web promosi produk UMKM yang memanfaatkan teknologi Web3D agar dapat memberikan kesan yang lebih kuat ke calon pembeli pada produk yang dicermati melalui teknik visualisasi inovatif meniru gaya interaksi di dunia nyata meskipun tidak melihat langsung secara fisik, sehingga meningkatkan kemungkinan untuk menjadi transaksi pemesanan produk. Eksperimen pengembangan dengan mitra yaitu Manggar Natural dilakukan menggunakan metode prototyping evolusioner agar situs dapat cepat diperoleh dengan informasi dasar yang minimal dari calon pengguna. Aset model 3D tidak dibangun menggunakan aplikasi permodelan 3D melainkan memanfaatkan scanner 3D. Situs hasil pengembangan yang menggunakan framework X3DOM diuji dengan Beta test, kemudian dihitung menggunakan skala Likert untuk melihat tingkat penerimaan para calon pengguna. Hasil perhitungan menunjukkan kelompok pengunjung memunculkan sikap penerimaan Sangat Positif, sedangkan dari kelompok pengelola memunculkan sikap penerimaan Positif. Dapat disimpulkan bahwa secara umum pengguna merasa tertarik dengan cara visualisasi produk yang unik dan membuat mereka merasa mendapatkan pengalaman baru, sehingga menjadi antusias untuk mencermati produk lebih lanjut.
PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA SEHAT DI KOTA YOGYAKARTA Amyati, Amyati; Warniningsih; Sri Sularsih Endartiwi; Kyswantoro, Yunita Firdha
Jurnal Jarlit Vol. 19 No. 1 (2023): Peningkatan Ekonomi Kreatif Berbasis Pariwisata Budaya untuk Keberdayaan Masya
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70154/jid.v19i1.61

Abstract

Latar Belakang: Sampah dapat menimbulkan gangguan sosial ekonomi dan gangguan kesehatan selain menimbulkan pencemaran. Menurut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, satu orang penduduk kota Yogyakarta bisa menghasilkan 0,7kg per hari. Sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berada di kisaran 270ton sehari. Masyarakat belum melakukan pengelolaan maupun pengolahan sampah secara mandiri. Selama ini warga di Tinalan Prenggan Kotagede Yogyakarta belum melakukan pengelolaan sampah tetapi membuang langsung sampah ke TPS Lapangan Karang Kotagede dan sangat mengganggu pengunjung Lapangan Karang Kotagede yang menjadi salah satu icon pariwisata di Kotagede. Tujuan: melakukan pengelolaan sampah berbasis masyarakat untuk meningkatkan pariwisata sehat di Kota Yogyakarta. Metode: desain penelitian adalah survei. Populasi adalah kepala keluarga di Tinalan, RW03, RW04, dan Prenggan RW05 Prenggan Kotagede Yogyakarta. Jumlah sampel dari penelitian ini adalah 60 KK di Tinalan, RW03, RW04, dan Prenggan RW05 Prenggan Kotagede Yogyakarta. Metode pengambilan data dengan cheklis dan kuesioner. Analisis data mengunakan Uji T- Test. Hasil: jumlah timbulan sampah organik total per 8 hari di RW03 sejumlah 348,374kg, RW04 sejumlah 368,850kg, dan RW05 sejumlah 315,930kg. Jumlah timbulan sampah per orang per hari yaitu RW03 sebanyak 0,484kg, RW04 sebanyak 0,659kg, dan RW05 sebanyak 0,627kg. Neraca sampah organik total yaitu 129,171kg/hari dari seluruh RW, sehingga jumlah total kompos pada penelitian ini adalah 117,752 kg/hari, dengan residu total yang akan dibuang ke TPS 3R sebesar 11,389kg/hari. Berdasarkan hasil uji laboratorium untuk seluruh RW didapatkan hasil parameter Nitrogen, Phosphor, dan Kalium sudah memenuhi syarat menurut SNI 19-7030-2004. Kesimpulan: Pupuk kompos yang dihasilkan sudah memenuhi syarat SNI. Pengelolaan sampah tersebut berbasis masyarakat yang artinya masyarakat penghasil sampah diharapkan berperan serta mengelola sampah yang dihasilkan.

Page 2 of 4 | Total Record : 34