cover
Contact Name
Enny Keristiana Sinaga
Contact Email
ptbunimed@gmail.com
Phone
+6285399350278
Journal Mail Official
ptbunimed@gmail.com
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate Kotak Pos 1589 Medan 20221 Sumatera Utara Telp. (061) 6613365 Fax. (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
ISSN : 24774898     EISSN : 24774901     DOI : doi:http//doi.org/10.24114/eb.v4il
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil merupakan media publikasi karya-karya ilmiah khususnya hasil penelitian dalam bidang pendidikan teknik bangunan, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik lingkungan, serta bidang ilmu yang relevan lainnya. Sebelum dipublikasi jurnal ini melewati proses daring dan reviewer. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini terbuka bagi masyarakat ilmiah tidak terbatas pada civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan saja tetapi terbuka bagi dosen dan peneliti dari perguruan tinggi lain, dan para professional lain.
Articles 200 Documents
KAJIAN PERKEMBANGAN KOTA BANDUNG MELALUI ASPEK ELEMEN – ELEMEN KOTA Deddy Mulyana
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 7, No 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.864 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v7i1 JUN.26983

Abstract

Perkembangan dan bentuk struktur fisik suatu kota dapat diketahui melalui perubahan elemen- elemen kota sebagai pembentuk ruang kota. Elemen tersebut merupakan elemen fisik dan non fisik. Elemen fisik meliputi sarana transportasi, pasar, pusat pemerintahan, ruang terbuka, pusat peribadatan, tempat permukiman dan sebagainya, sedangkan elemen non fisik adalah manusia dengan segala aktivitasnya. Perkembangan Kota Bandung sesuai dengan teori Branch, yakni perkembangan kota yang sangat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi internal. Letak strategis kota Bandung yang berada di bagian tengah Priangan sangat mempengaruhi berkembangnya Kota Bandung karena mempunyai nilai strategis terhadap daerah-daerah di sekitarnya. Perkembangan Kota Bandung kini dapat kita lihat pada kawasan pusat kota, dimana terjadinya peningkatan perkembangan fisik spasial kota, pemanfaatan ruang kota maupun aktivitas-aktivitas kota seperti pada sektor perdagangan, permukiman, pendidikan, pariwisata dan industri. Kata Kunci : Elemen Kota, Kota Bandung, Perkembangan Kota ABSTRACT The development and form of the physical structure of a city can be known through changes in the elements of the city as forming urban space. These elements are physical and non-physical elements. Physical elements include transportation facilities, markets, government centers, open spaces, centers of worship, settlements and so on, while non-physical elements are humans with all their activities. The development of Bandung City is in accordance with Branch's theory, namely the development of the city which is strongly influenced by internal situations and conditions. The strategic location of the city of Bandung which is in the middle of Priangan greatly affects the development of the city of Bandung because it has strategic value to the surrounding areas. The development of the city of Bandung can now be seen in the downtown area, where there is an increase in the physical spatial development of the city, the use of urban space and city activities such as in the trade, settlement, education, tourism and industrial sectors.Keywords : Bandung City, City Development, Elements of City
TUTORIAL PENGGUNAAN SOFTWARE SMS 11.1 MODUL RMA2 UNTUK MENGANALISA POLA PERGERAKAN ARUS DI PELABUHAN BELAWAN Rizky Franchitika
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 3, No 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1875.546 KB) | DOI: 10.24114/eb.v3i1.7445

Abstract

ABSTRAKPelabuhan Belawan merupakan pelabuhan terbesar di Sumatera dan ketiga terbesar di Indonesia setelah Tanjung Priok dan Tanjung Perak. Pelabuhan Belawan berada didaratan semenanjung diantara Sungai Belawan dan Sungai Deli. Modelisasi pada pola arus di Pelabuhan Belawan akan menemui masalah yang sangat kompleks, karena geometri daerah pantai yang tidak beraturan adalah bagian sungai yang berhubungan langsung dengan laut. Pengaruh pasang surut terhadap sirkulasi kecepatan pola arus dan debit sungai yang masuk ke Pelabuhan Belawan sangat besar.  Salah satu model matematik untuk pemecahan masalah diatas adalah melakukan kajian dengan menggunakan software SMS (Surface-Water Modeling System) versi 11.1 pada modul RMA2, untuk mengetahui elevasi muka air pada titik di hulu dan hilir pelabuhan pada saat spring tide dan neap tide di musim basah (November) dan musim kering (Juli). Berdasarkan hasil yang didapatkan, kecepatan arus saat pasang tertinggi di musim basah adalah 0,04367 m/s - 0,4608 m/s, kecepatan arus saat pasang terendah di musim tersebut adalah berkisar antara 0,00028 m/s – 0,00287 m/s. Sedangkan kecepatan arus saat pasang tertinggi pada musim kering adalah 0,0229 m/s - 0,2744 m/s dan kecepatan arus saat pasang terendah adalah 0,0003 m/s – 0,0019 m/s. Kecepatan arus pada musim basah cenderung lebih besar daripada musim kering, disebabkan karena pengaruh pasang surut dan debit yang besar, meskipun pada simulasi angin dianggap konstan, tidak menutup kemungkinan bahwa pengaruh tekanan angin pada pelabuhan mempengaruhi kecepatan aliran.Kata Kunci : Eddy Viscosities, Pelabuhan Belawan, Pola Aliran, SMS v11.1 ABSTRACTBelawan Port is the largest port in Sumatra and the third largest in Indonesia's after the Tanjung Priok and Tanjung Perak. Belawan Port is located in mainland peninsula between Belawan and Deli river.The modeling of flow pattern in Belawan Port will encounter a very complex problem, because of the irregular geometry of coastal area which is directly connected to the sea. Tidal influence on flow circulation and the river discharge into Belawan Port is very significant. One of the mathematical models to solve the above problem is aimed to study the use of SMS software (Surface-Water Modeling System) version 11.1 on RMA2 module, to determine the water level at port including upstream and downstream during spring tide and neap tide on the wet season (November) and the dry season (July). Based on the obtained results, the flow velocity of the highest tide on the wet season is 0.04367 m/s - 0.4608 m/s, the flow velocity of the lowest tide on the dry season is between 0.00028 m/s  and 0.00287 m s. While the flow velocity of the highest tides on the dry season is 0.0229 m/s - 0.2744 m/s and low tide flow velocity is 0.0003 m/s - 0.0019 m/s. Flow velocity on the wet season tends to be larger than the dry season due to the influence of tide and large discharge. Although the wind is considered constant on this simulation, it is possible that the wind pressure against the port affects the flow velocity. Keywords: Belawan Port, Eddy Viscosities, Flow Pattern, SMS v11.1
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 1 STABAT Lukmannul Hakim Siregar; Rachmat - Mulyana
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.539 KB) | DOI: 10.24114/eb.v2i1.3741

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatkan aktivitas dan hasil belajar Konstrusi Bangunan pada kelas X program keahlian teknik gambar bangunan terhadap penerapan metode pembelajaran Probing Prompting. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 30 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa metode pembelajaran Probing Prompting  dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa. Peningkatan ini dapat dilihat pada dua siklus pembelajaran yang berlangsung di kelas. Berdasarkan hasil evaluasi proses, hasil pada setiap pembelajaran, dan berdasarkan kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan dalam penelitian ini, ditemukan siklus I nilai rata-rata aktivitas belajar siswa yaitu 69,40 meningkat menjadi 81,33 pada siklus II. Untuk nilai hasil belajar pada siklus I yaitu 72,21 dan meningkat sebesar 13 % menjadi 85 pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa dengan metode pembelajaran Probing Prompting dapat dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar Konstruksi Bangunanpada siswa kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Stabat Tahun Ajaran 2015/ 2016. Kata Kunci : Aktivitas, Hasil Belajar, Probing Prompting,
PENERAPAN WORK-BASED LEARNING TERHADAP PRAKTIK PEMASANGAN KERAMIK MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN Nono Sebayang; Syafiatun Siregar; Enny K Sinaga
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.45 KB) | DOI: 10.24114/eb.v3i2.8259

Abstract

Praktik kerja batu dan beton adalah salah satu matakuliah yang ada pada semester ketiga di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Unimed. Hasil evaluasi semester, secara praktik kemampuan mahasiswa masih rendah pada mata kuliah praktik kerja batu beton. Sementara kompetensi/ pengetahuan  praktik kerja batu dan beton sangat membantu mahasiswa ketika mereka terjun di pada umumnya Praktik Kerja Lapangan Industri (PKLI) yang dilakukan pada semester 5 dan pada khususnya ketika mereka memasuki dunia kerja. Untuk mencapai hasil yang maksimal, maka perlu dilakukan pembelajaran yang lebih komprehensif yaitu dengan pembelajaran berbasis kerja (Work-based Learning/WBL). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kompetensi mahasiswa dalam pemasangan keramik dengan work-based learning. Metode penelitian dilakukan dengan pengamatan langgsung yang dilakukan oleh peneliti dan oleh dosen pengampu mata kuliah terhadap tingkat keaktifan mahasiswa.  Hasil penelitian berdampak terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa dalam pemasangan keramik dengan work-based learning. Peningkatan juga terlihat dari hasil belajar mahasiswa yang dilakukan dengan pre-test dan post-test Kata Kunci : concrete work, work-based learning, learning outcomes ABSTRACT The practice of stone and concrete work is one of the existing courses in the third-semester  Program Building Engineering, Faculty of Engineering in Unimed. The result of semester evaluation, the practical ability of student still low in concrete stone work practice class. While the competence/knowledge of stone and concrete work practices is very helpful for students when they plunge in general Praktik Kerja Lapangan Industri (PKLI) conducted in semester 5 and in particular when they enter the world of work. To achieve maximum results, it is necessary to do a more comprehensive learning with work-based learning (WBL). The purpose of this research is to measure students' competence in the installation of ceramics with work-based learning. The research method is done by direct observation conducted by the researcher and by the lecturer of the lecturer on the student activity level. The results of the research have an impact on the improvement of students' competence in the installation of ceramics with work-based learning. The improvement was also seen from the result of student learning done with pre-test and post-test. Keywords:  concrete work,  Work-based Learning, learning outcomes
PENGGUNAAN BETON RINGAN BERSERABUT UNTUK DIAPLIKASI PADA KUSEN PINTU Prihantono . .; Daryati . .; Nurul Zaqia Putri Abdul
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 6, No 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.099 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i2 DES.21990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan material beton ringan berserabut pada kusen, khususnya akan diaplikasikan pada kusen pintu. Penelitian dilakukan untuk memberikan solusi atau alternatif bagi masyarakat untuk dipertimbangkan dalam pemilihan material untuk kusen pintu. Selain mereduksi berat atau beban mati struktur yang terdapat pada kusen beton konvensional yang dijual di pasaran, tujuan lainnya yaitu menghasilkan material beton ringan yang memiliki mutu yang sesuai desain dan perencanaan sehingga dapat diaplikasikan untuk pembuatan kusen pintu beton.Waktu penelitian pada bulan Mei 2019–November 2019. Metode penelitian menggunakan Metode Eksperimen. Agregat Ringan yang digunakan yaitu batu apung (pumice) dengan bahan tambah serabut ijuk aren (arenga pinnata). Untuk mengetahui mutu beton ringan yang direncanakan, maka dilakukan uji tekan dan tarik belah pada sampel benda uji silinder ukuran 15cm×30cm.Hasil penelitian pada umur beton 28 hari dengan komposisi 100% batu apung dan 3% serabut ijuk, menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata 9,69 MPa dan nilai kuat tarik belah rata-rata 1,51 MPa. Nilai kuat tekan dan tarik belah hasil memenuhi mutu rencana, kemudian campuran tersebut diaplikasikan pada pembuatan kusen pintu sesuai gambar desain rencana.. Kata Kunci : Beton Ringan Berserabut, Kusen Beton, Kusen Pintu, Mutu Beton ABSTRACT This research aims to applicate fibrous lightweight concrete for frame, specifically door frame. Research done to give people solution or alternative while being considered in order to choose their door frame materials. Besides it can reduce weight of the conventional concrete frame that been sold in market, the other purpose is to produce a fibrous lightweight concrete which has a good quality that complied the preliminary design so it can be applied on door frame. Time research on Mei 2019 - November 2019. Research methodology that uses is experiment method. Pumice stone is lightweight aggregate that uses with addition of palm fiber (arenga pinnata). To know the quality of concrete that been planed, then a compressive and split tensile test is performed on a 15cm × 30cm cylinder specimen. The result of compressive and split tensile test of 28 days curing time with composition 100% pumice and 3% palm fiber, the average compressive strength is 9,69 MPa and the average split tensile strength is 1,51 MPa. According to the results, the value of compressive and split tensile strength has fulfill the preliminary quality planed. Keywords: Concrete Frame, Door Frame, Fibrous Lightweight Concrete,Concrete Quality 
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CONTEXTUAL TEACHING and LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU BAHAN BANGUNAN SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN KONSTRUKSI BATU BETON SMK NEGERI 1 LINTONGNIHUTA Lizon Muctar Nababan; Zulkifli Matondang
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 1, No 2 DESEMBER (2015): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.28 KB) | DOI: 10.24114/eb.v1i2.2823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran kontekstual dengan yang diajarkan dengan strategi pembelajaran konvensional. Penelitian dilakukan pada kelas X Program Keahlian Konstruksi Batu Beton SMK Negeri 1 Lintongnihuta Tahun Ajaran 2014/2015, yang terdiri atas dua kelas masing-masing berjumlah 30 orang siswa. Penelitian ini merupakan quasy eksperimental. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar ilmu bahan bangunan yaitu tes sebanyak 32 soal. Tes yang digunakan terlebih dahulu diujicobakan. Hasil ujicoba tes, diperoleh 28 soal yang valid dan 4 soal yang tidak valid. Indeks kesukaran soal diperoleh 30 soal dalam kategori sedang dan 2 soal dalam kategori mudah. Daya beda soal diperoleh 2 butir soal dalam kategori jelek,  9 butir soal dalam kategori cukup, terdapat 18 butir soal dalam kategori baik, dan 3 butir soal dalam kategori sangat baik. Uji reliabilitas diperoleh rhitung 0,926 dengan kategori sangat tinggi. Dari hasil perhitungan hasil belajar siswa, diperoleh rata-rata skor siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata skor hasil belajar pada kelas kontrol. Hasil perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung > t tabel. Hasil penelitian menujukkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran kontekstual lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang diajarkan dengan strategi pembelajaran konvensional. Kata kunci: Kontekstual, Konvensional, Hasil belajar
PENGARUH KAPUR TERHADAP KUAT GESER TANAH LEMPUNG Nahesson Panjaitan
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.506 KB) | DOI: 10.24114/eb.v3i2.8250

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan kapur terhadap peningkatan kuat geser tanah lempung. Contoh tanah yang digunakan dalam penelitian diambil dari daerah Tarutung-Sibolga Km.11 yang memiliki tanah yang kurang baik untuk digunakan sebagai tanah dasar dalam jalan raya. Hal ini disebabkan tanah lempung memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan kadar air, sehingga menyebabkan kuat geser tanah tersebut rendah.Untuk itu perlu dilakukan perbaikan tanah dengan penambahan kapur. Kapur merupakan salah satu material yang cukup efektif dalam perbaikan tanah. Efektivitas perbaikan tanah lempung dengan penambahan kapur dapat dilihat dari sifat mekanik tanah tersebut. Untuk mengetahui pengaruh kapur maka dilakukan dengan cara membuat variasi pencampuran kapur sebesar 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Hasil penelitian uji sifat mekanik diantaranya penambahan 5% kapur nilai kohesi dan sudut geser masing – masing sebesar 1,28 kg/cm2 dan 37,950, meningkat menjadi 1,44 kg/cm2 dan 63,770 pada pencampuran kapur 20%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan penambahan kapur dapat meningkatkan nilai sudut geser dalam serta nilai kohesi tanah lempung.  Kata Kunci : kuat geser, kapur, tanah lempung   ABSTRACT This research was conducted to determine the influence of the addition of lime to increased shear of clay soil. Clay soil that use in experiment is taken on Tarutung-Sibolga road at km.11th have a less good soil for use as a base in the foundation of the highway. This looks at the broken road subgrade and wavy. The problems caused by the soil clays have a high sensitivity to changes in water content, thus causing strong shear the soil is low. It needs to be done to repair the soil with addition of lime. Lime material is one that is quite effective in the improvement of land.The effectiveness of the improvements to the clays with the addition of limestone can be seen from the nature of the mechanical properties of the soil. To know the influence of lime against clay done by creating variations of mixing lime amounting to 0%, 5%, 10%, 15% and 20%. The results show that the mechanical properties the lime addition of 5% the values of cohesion and corner shear respectively amounting to 1.28 kg/cm2 and 37.950, increased to 1.44 kg/cm2 and 63.770 on mixing lime 20%. Based on results of the research showed the addition of lime, can increase the shear degree and cohesion values of clay. Keywords: Clay, Lime, Shear Strength
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH 8 PADA MATERI DAYA DUKUNG PONDASI suhairiani .; Nahesson H Panjaitan; Enny Keristiana Sinaga
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 4, No 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1356.627 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v4i2 DES.15452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran materi Daya Dukung Pondasi menggunakan media pembelajaran Macromedia Flash 8 dan handout dalam penerapan proses pembelajaran.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang dilakukan dengan pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia video yang menggunakan prosedur penelitian 4D yang telah dimodifikasi menjadi 3 tahap yaitu, tahap pendefinisian, tahap perancangan dan tahap pengembangan. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi, evaluasi uji praktis dosen pengampu dan mahasiswa, evaluasi uji keefectifan mahasiswa kepada 30 mahasiswa D3 Teknik Sipil Sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu (1) tahap pendefinisian, menganaliasa materi daya dukung pondasi pada mata kuliah Teknik Pondasi, mengidentifikasi potensi/masalah, dan pengumpulan data (2) tahap perancangan, kegiatan studi yang dilakukan sebelum menentukan konsep desain produk awal media pembelajaran menggunakan Macromedia Flash 8 (3) tahap pengembangan, evaluasi dan dinilai oleh beberapa tim ahli, tahapan ini bertujuan untuk meneliti validasi media pembelajaran, materi program pembelajaran dan kualitas pembelajaran, tahapan yang dtempuh yaitu: validasi ahli media, validasi ahli materi, uji praktis, dan uji efectifitas. Berdasarkan validasi dari para ahli, dosen pengampu dan mahasiswa  dapat disimpulkan bahwa Kelayakan media pembelajaran berbasis multimedia diketahui berdasarkan validasi penilaian ahli materi, ahli media dengan skala sangat baik sehingga dinyatakan valid dan layak untuk digunakan, dan untuk uji praktis  yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen pengampu  berskala baik dan dinyatakan praktis untuk digunakan serta penilaian kemampuan mahasiswa memahami suatu konsep materi dinyatakan efectif dalam pembelajaran mata kuliah Teknik Pondasi pada materi daya dukung pondasi. Kata Kunci: Daya Dukung, Handout, Media Pembelajaran, Macromedia Flash 8, Pondasi
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR ILMU BAHAN BANGUNAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN DI SMK NEGERI 2 MEDAN Togi Supriadi Napitupulu; Sempurna . Perangin-angin
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 1, No 1 JUNI (2015): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1274.556 KB) | DOI: 10.24114/eb.v1i1.2805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar ilmu bahan bangunan siswa melalui penerapan model pembelajaran Time Token pada siswa kelas X SMK Negeri 2 Medan semester ganjil Tahun Ajaran 2014/2015 yang  berjumlah 30 orang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil ujicoba instrumen yang dilakukan pada siklus pertama diperoleh 25 soal yang valid dan uji reabilitas diperoleh 0,9169. Siklus kedua diperoleh 25 soal valid dan uji reabilitas diperoleh 0.9181. Penelitian ini dikatakan berhasil diukur berdasarkan indikator rata-rata kumulatif aktivitas dan hasil belajar siswa mendapat nilai 80 sekurang-kurangnya 80% di dalam kelas dengan baik dalam pembelajaran Memahami Ilmu Bahan Bangunan.Hasil penelitian hasil belajar menunjukkan bahwa pada siklus I nilai hasil belajar yang diperoleh 75% sedangkan siklus ke II nilai hasil belajar yang diperoleh meningkat menjadi 83% . Aktivitas siswa menunjukkan bahwa pada siklus I diperoleh nilai 75% sedangkan siklus ke II nilai aktivitas siswa meningkat menjadi 85%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Time Token untuk meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Ilmu Bangunan Pada Siswa Kelas X SMK Negeri 2 Medan Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan Tahun Ajaran 2014/2015 membuktikan peningkatan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa. Kata kunci: PembelajaranTime Token, Keaktifan, Hasil Belajar  
ANALISA DIMENSI DAN TULANGAN PELAT LANTAI PADA RUKO R1- GABUNG NO. 18, 20, 26, 28, 30, 32 DAN 36 BANGUNAN CITRALAND BAGYA CITY MEDAN widya Desni Sitorus; sutrisno .
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.509 KB) | DOI: 10.24114/eb.v2i2.4492

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui besaran dimensi dan tulangan pelat lantai pada suatu konstruksi bangunan. Pelat lantai adalah komponen struktur bangunan yang memiliki dimensi tertentu untuk menyalurkan beban mati dan beban hidup di atasnya untuk disalurkan kepada penopangnya. Dalam merencanakan pelat lantai sebuah bangunan diperlukan data- data beban yang akan dipikul oleh struktur tersebut, sehingga struktur yang direncanakan mampu memikul beban dan gaya- gaya yang bekerja. Dengan perencanaan yang matang diharapkan akan dihasilkan dimensi dan tulangan pelat lantai yang ekonomis dan aman dimana terhindar dari lendutan dan retak. Bangunan yang ditinjau adalah Ruko R1- Gabung No. 18, 20, 26, 28, 30, 32 dan 36 Citraland Bagya City Medan. Bangunan ini terdiri atas tujuh ruko gandeng berlantai empat dengan ketinggian mencapai 15,17 m yang  berlokasi di Jln. Boulevard Barat Raya Kav 01 Medan. Perencanaan dimensi dan tulangan pada bangunan ruko ini meliputi pelat satu arah dan pelat dua arah dengan variasi ukuran yang berbeda- beda. Analisis dilakukan dengan ‘metode amplop’ sesuai dengan buku Kusuma Gideon (Dasar- Dasar Perencanaan Beton Bertulang). Hasil analisa dimensi dan tulangan pada bangunan ruko ini adalah: a) dimensi/ tebal pelat pada pelat atap 100 mm, sedangkan pada pelat lantai 4, 3 dan 2 adalah 120 mm; b) tulangan yang digunakan pada pelat lantai ini adalah besi polos 8 dengan jarak bervariasi pada setiap momen yang dianalisis yang terdapat pada tabel hasil analisis dan gambar penulangan pelat lantai. Kata Kunci : dimensi, pelat lantai, tulangan

Page 9 of 20 | Total Record : 200


Filter by Year

2015 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): JUNI 2023 Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 2 No. 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 1 No. 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 1 JUNI (2015): Educational Building Vol. 1 No. 1 JUNI (2015): Educational Building More Issue