cover
Contact Name
Enny Keristiana Sinaga
Contact Email
ptbunimed@gmail.com
Phone
+6285399350278
Journal Mail Official
ptbunimed@gmail.com
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate Kotak Pos 1589 Medan 20221 Sumatera Utara Telp. (061) 6613365 Fax. (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
ISSN : 24774898     EISSN : 24774901     DOI : doi:http//doi.org/10.24114/eb.v4il
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil merupakan media publikasi karya-karya ilmiah khususnya hasil penelitian dalam bidang pendidikan teknik bangunan, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik lingkungan, serta bidang ilmu yang relevan lainnya. Sebelum dipublikasi jurnal ini melewati proses daring dan reviewer. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini terbuka bagi masyarakat ilmiah tidak terbatas pada civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan saja tetapi terbuka bagi dosen dan peneliti dari perguruan tinggi lain, dan para professional lain.
Articles 200 Documents
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN LEMBAR KERJA MAHASISWA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA MATERI MATRIKS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN STUDI Enny Keristiana Sinaga; Zulkifli Matondang; Suhairiani Suhairiani; Siti Zulfa Yuzni
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 5, No 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.473 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i2 DES.17585

Abstract

Kebutuhan akan bahan ajar yang mampu memfasilitasi dan membimbing mahasiswa untuk belajar mandiri, memudahkan mahasiswa untuk menemukan dan memahami konsep dengan benar sebagai latar belakang penelitian ini. Buku-buku teks belum dapat membantu mahasiswa memahami dan mengingat konsep-konsep matematika dengan baik. Oleh karena itu, Lembar Kerja Mahasiswa berbasis penemuan terbimbing (guided discovery learning) pada materi matriks dikembangkan. Setelah LKM dikembangkan maka dilihat efektifitas penggunaan LKM tersebut pada proses perkuliahan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan teknik bangunan universitas negeri medan yang mengampu matakuliah matematika teknik dasar. Berdasarkan analisis diperoleh bahwa persentase posttest lebih besar dari persentase pretest ( 66,67 > 30, 95% ) dan berada pada kriteria Baik. Ini berarti bahwa bahan ajar (LKM) berbasis penemuan terbimbing (guided discovery learning dinyatakan efektif untuk digunakan.Kata Kunci: Efektifitas, Lembar Kerja Mahasiswa, Penemuan TerbimbingABSTRACT The need for teaching materials that are able to facilitate and guide students for independent learning makes it easier for students to find and understand concepts correctly as the background of this research. Text books have not been able to help students understand and remember mathematical concepts well. Therefore, a concept of “Student Work Sheet” (SWS) based on guided discovery learning on matrix material was developed. After the SWS has been developed, it has shown the effectiveness of the use of the SWS in the learning process. The subjects of this study were students of Building Engineering Education Study Program at the State University of Medan that were able to study basic engineering mathematics courses. Based on the analysis it was found that the percentage of post-test was greater than the percentage of pretest (66.67% > 30.95%) and was filed in the Good criteria. This means that SWS based on guided discovery learning is declared effective for use.Keywords: Effectiveness, Guided Discovery Learning, Student Worksheet
HUBUNGAN PENGUASAAN TEORI DASAR AUTOCAD DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GAMBAR KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 1 STABAT Riansyah Syahputra; Edim Sinuraya
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 1, No 2 DESEMBER (2015): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.689 KB) | DOI: 10.24114/eb.v1i2.2819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan antara Penguasaan Teori Dasar AutoCAD terhadap hasil belajar Gambar Konstruksi Bangunan, hubungan yang positif dan berarti antara Motivasi Belajar terhadap hasil belajar Gambar Konstruksi Bangunan,dan hubungan yang positif dan berarti antara Penguasaan Teori Dasar AutoCAD dan Motivasi Belajar terhadap hasil belajar Gambar Konstruksi Bangunan pada siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Stabat pada Tahun Ajaran 2014/2015.Hasil uji coba tes Penguasaan Teori Dasar AutoCAD diperoleh 36 butir yang valid dan koefisien reliabilitas = 0,945. Hasil uji coba soal angket Motivasi Belajar diperoleh 25 butir yang valid, koefisien reliabelitas = 0,855. Berdasarkan pengujian : 1)terdapat hubungan yang positif dan berarti antara Penguasaan Teori Dasar AutoCAD dengan hasil belajar Gambar Konstruksi Bangunan dengan besar korelasi rX1Y = 0,637 > rtabel = 0,276 dan thitung = 6,009 > ttabel = 1,683 dan dari korelasi parsial diperoleh rY(1,2) = 0,422 > rtabel = 0,349 dan thitung = 3,357 > ttabel = 1,683; 2) Terdapat hubungan yang positif dan berarti antara Motivasi Belajar dengan hasil belajar Gambar Konstruksi Bangunan dengan besar korelasi rX2Y = 0,711 > rtabel = 0,276 dan thitung = 7,352 > ttabel = 1,683 dan dari korelasi parsial diperoleh rY(1,2) = 0,562 > rtabel = 0,276 dan thitung = 4,900 > ttabel = 1,683. 3) Terdapat hubungan yang positif dan berarti antara Penguasaan Teori Dasar AutoCAD dan Motivasi Belajar dengan hasil belajar Gambar Konstruksi Bangunan dengan besar diperoleh RY(1,2) = 0,848 > rtabel = 0,276 dan uji keberartian korelasi dengan menggunakan Uji-F diperoleh Fhitung = 66,792 > Ftabel = 3,178. Kata kunci: Teori Dasar AutoCAD, Motivasi, Hasil Belajar
ANALISIS PERBANDINGAN DAYA DUKUNG HASIL LOADING TEST PADA BORE PILE DIAMETER SATU METER TUNGGAL DENGAN METODE ELEMEN HINGGA MEMAKAI MODEL TANAH MOHR COULOMB PADA PROYEK CRYSTAL SQUARE MEDAN suhairiani .; Roesyanto .; Rudi Iskandar
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 3, No 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.008 KB) | DOI: 10.24114/eb.v3i1.7699

Abstract

ABSTRAKSecara teknis untuk mengetahui daya dukung dari pondasi tiang biasanya dilakukan pengujian loading test, sehingga pada kasus ini dari 319 tiang bor yang ada, hanya 3 tiang yang dilakukan loading test. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik tanah sebagai pemodelan dan menganalisis daya dukung tiang bor yang lain yang tidak dilakukan loading test pada proyek yang sama. Sehingga tidak perlu melakukan loading test lagi dengan alasan ekonomis. Hasil perhitungan daya dukung ultimate pondasi berdasarkan hasil penyelidikan tanah di lapangan sebesar 868 ton, Hasil pemodelan Elemen Hingga  yang dikonsolidasi menurut ASTM sebesar 730 Ton, dan hasil pemodelan Elemen Hingga  yang dikonsolidasi   7 hari 630 Ton, jika dibandingkan dengan hasil uji loading test di lapangan sebesar 791,5 ton, penurunan yang terjadi menggunakan pemodelan Elemen Hingga yang dikonsolidasikan menurut ASTM pada beban terbesar (830 Ton) adalah 24.81 mm dan penurunan yang terjadi menggunakan pemodelan Elemen Hingga yang dikonsolidasikan  7 hari pada beban terbesar (830 Ton) adalah 24.95 mm, dan jika dibandingkan dengan hasil loading test di lapangan penurunan pada beban terbesar (830 Ton) yang terjadi sebesar 24.74 mm. sementara penurunan yang diijinkan ASTM D1143/81 sebesar 1 inchi (25.4 mm), hal ini menjelaskan bahwa uji pembebanan vertikal yang dilakukan memenuhi syarat izin ASTM D1143/81.  Kata Kunci : Bore Pile, Loading Test, Metode Elemen Hingga 
PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PRAKTIK KERJA BATU DAN BETON DENGAN PENERAPAN PROBLEM-BASED LEARNING Syafiatun Siregar; Harun sitompul; Kinanti Wijaya; Ahmad Andi Solahuddin; Sutrisno .
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 5, No 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.149 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i1JUNI.14511

Abstract

Penelitian peningkatan hasil belajar dan minat belajar dengan menerapkan Problemp Based Learning (PBL) pada mata kuliah Praktik Kerja Batu dan Beton terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan (Prodi PTB). Penelitian merupakan penelitian eksperimen dengan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah Praktik Kerja Batu dan Beton Prodi PTB Jurusan PTB Fakultas Teknik Unimed. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling, dimana keseluruhan populasi dijadikan sampel. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah objektif tes, melakukan pretes serta postes. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software SPSS 23 untuk menganalisis validitas, reabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, uji normalitas, uni homogenitas dan uji crosstab. Hasil analisis data dengan perlakuan menunjukkan bahwa kelas yang diajarkan dengan model PBL memperoleh nilai rata-rata sebesar 84,93. Sedangkan kelas yang diajarkan dengan model konvensional memperoleh nilai rata-rata  sebesar 72,60 Uji statistik nilai hasil belajar Praktik Kerja Batu Dan Beton mahasiswa sebelum diajarkan dengan PBL dilakukan dengan Kolmogorov-Smirnov menyatakan bahwa berdistribusi normal dan homogen. Hipotesisnya dapat diterima yaitu terdapat peningkatan hasil belajar dan minat belajar dengan menggunakan PBL. Kata Kunci: Hasil Belajar, Konvensional, Minat Belajar, Problem Based Learning (PBL)  ABSTRACTThis research was an increase in learning outcomes and interest in learning by implementing Problem-Based Learning (PBL) in the Stone and Concrete Work Practice courses for students of Building Engineering Education Study Program (PTB Study Program). The study was an experimental study with the population in this study were all students who took the Rock and Concrete Work Practice Study Program of PTB Department of PTB Faculty of Engineering Unimed. Sampling is done using total sampling techniques, where the entire population is sampled. The research instrument used to collect data was objective tests, pre-tests, and post-tests. Data analysis was performed using SPSS 23 software to analyze validity, reliability, difficulty levels, different power, normality tests, homogeneity units, and crosstab tests. The results of the analysis of the data with the treatment showed that the class taught with the PBL model obtained an average value of 84.93. While the class taught with the conventional model obtained an average value of 72.60. The statistical test of the learning outcomes of the Stone and Concrete Work Practices of students before being taught with PBL was conducted with Kolmogorov-Smirnov stating that the distribution was normal and homogeneous. The hypothesis was accepted that there is an increase in learning outcomes and interest in learning by using PBL.Keywords: Learning Outcomes, Conventional, Interest In Learning,Problem Based Learning (PBL)
KAJIAN MENTAL IMAGE MAHASISWA ARSITEKTUR TERHADAP ARSITEKTUR DENGAN METODE PENDEKATAN SEMIOTIK Rina Saraswaty; Aulia Muflih Nasution
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.148 KB) | DOI: 10.24114/eb.v2i2.4394

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman seseorang tentang arsitektur dengan membaca tanda yang terdapat pada suatu objek arsitektur. Sebagai mahasiswa baru jurusan teknik Arsitektur tahun 2015, dapat disejajarkan dengan masyarakat awam yang belum mendapatkan pendidikan arsitektur sehingga pemahaman tentang arsitektur masih beragam. Dengan demikian akan diperoleh indikator materi pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman mahasiswa sehingga akan diperoleh faktor-faktor perangsang ketekunan menjalani pendidikan arsitektur. Perbedaan tingkat pemahaman terhadap arsitektur tersebut dipengaruhi oleh latar belakang sosial, ekonomi dan lingkungan atau budaya yang berbeda. Karya arsitektur yang dijadikan obyek pengamatan pada penelitian ini adalah rumah tinggal karena rumah tinggal merupakan obyek arsitektur yang umum dan paling mudah untuk dikenal dan dibaca. Sebab informasi yang disampaikan mengenai apakah “dia” sebenarnya dan apa yang “dia” lakukan dapat membuat pengamat mengetahui makna sebenarnya.  Untuk membaca tanda sebagai pemahaman arsitektur dapat dilakukan melalui metode pendekatan, yaitu melalui metode semiotika. Dimana melalui metode pendekatan ini si pengamat dapat melakukan cara melihat tanda baik untuk disusun maupun dibaca sebagai suatu bahasa.  Luaran dari penelitian ini berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan di Jurnal Lokal ISSN. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi pedoman pendidikan arsitektur khususnya di perguruan tinggi didalam membuat kebijakan penyusunan kurikulum dan silabus materi perkuliahan agar diperoleh suatu kebijakan kurikulum yang tepat dan berbobot bagi sistem pendidikan dasar arsitektur serta pengayaan materi mata kuliah Pengantar Arsitektur. Dengan demikian, mahasiswa yang menjalani pendidikan arsitektur dapat memahami arsitektur dengan maksimal dan mudah untuk mengaplikasikan di lapangan. Kata Kunci : arsitektur, kurikulum, mahasiswa arsitektur, mental image,  rumah tinggal, ,semiotika
PENGARUH SETBACK PADA BANGUNAN DENGAN SOFT STORY TERHADAP KINERJA STRUKTUR AKIBAT BEBAN GEMPA Rizki Efrida
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 4, No 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.028 KB) | DOI: 10.24114/eb.v4i1.10046

Abstract

Pembangunan konstruksi teknik sipil mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan berkembangnya zaman sehingga menuntut kita lebih kreatif dalam perancangan struktur baik dalam bentuk bangunan beraturan maupun tidak beraturan yaitu, bangunan setback dan bangunan soft story. Di Indonesia, tantangan yang dihadapi dalam kontruksi gedung bertingkat adalah adanya resiko akibat gempa. Salah satu metode untuk menganalisis beban gempa adalah analisis pushover. Analisis pushover merupakan prosedur analisis untuk mengetahui perilaku keruntuhan suatu bangunan terhadap gempa. Penelitian dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh setback dan soft story yaitu bangunan tanpa dinding pengisi pada lantai dasar terhadap kinerja struktur akibat beban gempa berdasarkan hasil kurva pushover. Stuktur bangunan dimodelkan sebagai portal 2 dimensi yang tanpa adanya dinding pengisi pada lantai dasar yaitu terdiri dari 4 model rangka penuh, setback1, setback2, dan setback3. Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi dinding pengisi yang terbuat dari dinding bata mempengaruhi kekakuan lateral struktur, serta dengan dikuranginya setback pada struktur bangunan mengakibatkan nilai kekakuan semakin kecil sehingga nilai daktilitas semakin besar. Pada struktur gedung rangka penuh dan setback1 lunak kondisi bangunan sudah mengalami rusak parah atau runtuh saat terjadi gempa kuatdikarenakan terbentuknya sendi plastis pada kolom lantai pertama.  Kata Kunci : Analisis Pushover, Dinding Pengisi, Setback, Soft Story  ABSTRACT The construction of civil engineering construction has developed very rapidly along with the development of the era so it demands that we are more creative in the design of structures both in the form of irregular and irregular buildings ie, setback building and soft story building. In Indonesia, the challenge faced in the construction of multi-storey building is the risk caused by the earthquake. One method to analyze earthquake loads is pushover analysis. Pushover analysis is an analytical procedure to determine the collapse behavior of a building against earthquake. The research was conducted to find out how big the effect of setback and soft story that is building without wall filler on the ground floor to the structure performance due to earthquake load based on the result of pushover curve. The structure of the building is modeled as a 2-dimensional portal without the filler wall on the ground floor consisting of 4 full frame models, setback1, setback2, and setback 3. The results of the analysis in this study indicate that the contribution of wall filler made of brick walls affect the lateral stiffness of the structure, as well as with the reduced setback on the structure of the building resulting in smaller stiffness value so that the greater the ductility value. In full skeletal structure and soft setback1 the condition of the building has been severely damaged or collapsed during a strong earthquake due to the formation of plastic joints in the first floor column. Keywords: Pushover Analysis, Setback, Soft Story, Wall Filler
ANALISIS KERAPATAN STASIUN CURAH HUJAN KOTA BALIKPAPAN Ezra Hartarto Pongtuluran; Wahyu Yusuf Rio; Sarra Rahmadani
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 7, No 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v7i2 DES.31590

Abstract

Balikpapan merupakan salah satu kawasan yang memiliki permasalahan tersebut dan saat ini telah memiliki beberapa jaringan stasiun pengukuran curah hujan namun dalam pengambilan data hujan lebih sering menggunakan satu stasiun curah hujan saja yang berasal dari BMKG online dimana terletak pada lokasi Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan. Kesalahan pada pengamatan data hujan yang terjadi dalam suatu kawasan dapat menyebabkan data yang tidak tepat, sehingga mennyebabkan desain, penelitian dan pengembangan sumber daya air yang tidak efisien dan efektif. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola penempatan letak stasiun curah hujan, kerapatan antar jaringan stasiun curah hujan yang ada, dan penetapan jumlah stasiun curah hujan yang efektif dan efisien.Metode Poligon Thiseen dengan bantuan program ArcGis 2.0 digunakan dalam melakukan pemetaan kawasan kajian dan pola penempatan letak stasiun curah hujan eksisting. Dalam analisis untuk mendapatkan hasil kerapatan jaringan stasiun yang optimum digunakan metode Kagan-Rodda dengan jumlah kebutuhan stasiun curah hujan mengikuti standar World Meterological Organisation (WMO).Pola penempatan stasiun curah hujan yang berada pada Kota Balikpapan saat ini berjumlah 5 stasiun dengan stasiun Karang Joang memiliki luas daerah pengaruh yang paling besar yaitu 227,71 km2 namun kondisi kerapatan penempatan jaringan stasiun hujan saat ini masih belum memenuhi standar minimum WMO, sehingga perlu dilakukan reposisi berdasarkan metode Kagan-Rodda (modifikasi) dengan jarak antar stasiun hujan adalah 9,55 km. Kebutuhan penetapan jumlah stasiun hujan saat ini dianggap telah cukup mewakili seluruh kawasan dengan luas 461,63 km2 dimana kesalahan perataan < 5% didapatkan pada jumlah 2 stasiun dengan nilai kesalahan perataan 3,523%. Kata Kunci: Kagan-Rodda, Poligon Thiessen, Stasiun hujan ABSTRACT Balikpapan is one area that has these problems and currently has several networks of rainfall measurement stations, but collecting rain data more often uses only one rainfall station originating from BMKG online which is located at the Sepinggan location, South Balikpapan District. Errors in the observation of rain data that occur in an area can lead to inaccurate data, resulting in inefficient and effective design, research and development of water resources. The purpose of this study is to determine the pattern of placement of rainfall stations, the density between the existing network of rainfall stations, and the determination of the number of effective and efficient rainfall stations. The Thiseen Polygon method with the help of the ArcGis 2.0 program is used to map the study area and the placement pattern of the existing rainfall station. In the analysis to obtain the optimum station network density, the Kagan-Rodda method is used with the number of rainfall stations required following the World Meteorological Organization (WMO) standard. The pattern of placement of rainfall stations in Balikpapan City currently amounts to 5 stations with Karen Joang station having the largest area of influence, which is 227.71 km2, but the condition of the density of the placement of the rain station network currently does not meet the minimum WMO standards, so it needs to be done. Repositioning based on the Kagan-Rodda method (modification) with the distance between rain stations is 9.55 km.Keywords: Kagan-Rodda, Rain station, Thiessen Polygon 
PENGGUNAAN LIMBAH BATA MERAH SEBAGAI TAMBAHAN SEMEN DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK Debora Hutagaol; Ronald Butar-Butar
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.829 KB) | DOI: 10.24114/eb.v2i1.3747

Abstract

Limbah bata merah dipilih sebagai material ramah lingkungan sebagai tambahan semen dalam pembuatan paving block sehingga perlu diteliti daya serap dan kuat tekannya.         Pada penelitian ini menggunakan variabel bebas variasi perbandingan semen portland dan limbah bata merah sebesar 100%-0%, 70%-30%, 50%-50%, 30%-70% dan 0%-100% pada campuran mortar. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa daya serap paving block tinggi apabila semen portland dicampur dengan limbah bata merah dengan perbandingan 30%:70% dan kuat tekannya rendah apabila semen dicampur dengan limbah bata merah. Kata Kunci : Kuat Tekan, Paving Block, Penyerapan Air, Serbuk Bata Merah
ANALISIS VOLUME TAMPUNGAN KOLAM RETENSI DAS DELI SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENGENDALIAN BANJIR KOTA MEDAN Asril Zevri
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.072 KB) | DOI: 10.24114/eb.v3i2.8386

Abstract

Daerah Aliran Sungai Deli adalah salah satu DAS yang berperan penting terhadap Kota Medan. Curah hujan yang tinggi disertai dengan perubahan tata guna lahan dapat meningkatkan limpasan air permukaan mengalir dengan cepat dan menimbulkan debit banjir. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa volume tampungan kolam retensi akibat debit banjir kala ulang DAS Deli dengan debit kapasitas penampang sungainya. Lingkup kegiatan dalam penelitian ini yaitu menganalisa curah hujan harian maksimum rata-rata DAS Deli, curah hujan harian maksimum kala ulang 2 s/d 100 tahun, debit banjir kala ulang 2 s/d 100 tahun, debit kolam retensi, dan volume tampungan kolam retensi. Hasil studi menunjukan debit kolam retensi 388.66 m3/detterjadi dengan lama waktu banjir 6.13 jam sehingga  volume tampungan kolam retensi mencapai 8,600,000 m3 dengan rencana luas lahan 215 ha dan rata-rata kedalaman 4 meter. Kata Kunci : debit banjir, das deli, kota medan, peengendalian banjir, kolam retensi.
KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH PENAMBAHAN SERAT PISANG DAN SUPERPLASTICIZER PADA CAMPURAN BETON Sheila Hani .; Yulia Tiaraa Tanjung
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 6, No 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.741 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i2 DES.22033

Abstract

Beton merupakan material yang sering digunakan dalam pembangunan struktur. Karena itu beton mengalami banyak pengembangan dan modifikasi, termasuk dalam hal campuran material beton. Selain untuk menghasilkan beton dengan mutu lebih baik, pengembangan campuran beton juga harus ramah lingkungan dan berkelanjutan. Maka dari itu, dilakukan penelitian dengan bahan tambah yang berasal dari alam. Dalam penelitian ini digunakan bahan tambah serat batang pisang batu dan superplasticizer Sikament LN. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi serat pisang dengan variasi komposisi serat. Serat pisang yang digunakan memiliki panjang 10 cm. Benda uji berbentuk silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Benda uji adalah campuran serat pisang berdiameter 4 mm dan panjang 10 cm dengan variasi serat: 0,4 % (BU 1); 1.2 % (BU 2); dan 2% (BU 3) dan penambahan Sika sebesar 1,2% berat tiap benda uji. Dari hasilpengujian, didapat kuat tekan BU 1 sebesar 22,225 Mpa ,kuat tekan BU 2 sebesar 11,614 Mpa dan kuat tekan BU 3 sebesar 6,958 Mpa. Dari hasil pengujian kuat tekan didapat kesimpulan bahwa penambahan serat pisang mengurangi kuat tekan beton. Namun kuat tekan beton serat pisang dengan penambahan superplasticizer Sika masih lebih besar daripada pengujian tekan beton serat pisang terdahulu tanpa penambahan superplasticizer. Disamping itu, metode penambahan serat pisang juga mempengaruhi kekuatan tekan beton. Dari hasil trial mix design didapat bahwa penambahan serat pisang kering yang diikutipenambahan air, supeplasticizer Sika, semen dan agregat memberikan hasil kuat tekan beton paling besar. Kata Kunci : Beton, Serat Pisang,  Superplasticizer ABSTRACT Concrete is a material that is often used in the construction of structures. Therefore concrete undergoes a lot of development and modification, including in terms of concrete material mixture. In addition to producing better quality concrete, concrete mixture development must also be environmentally friendly and sustainable. Therefore, research is carried out with added materials derived from nature. In this study used material added fiber banana and superplasticizer Sikament LN. This study aims to find out the influence of banana fiber composition with variations in fiber composition. Banana fiber used has a length of 10 cm. Cylinder-shaped test object diameter 15 cm and height 30 cm. The test object is a mixture of banana fiber diameter of 4 mm and length of 10 cm with fiber variation: 0.4 % (BU 1); 1.2 % (BU 2); and 2% (BU 3) and the addition of Sika by 1.2% of the weight of each test object. From the test results, obtained a compressive strength BU 1 of 22,225 Mpa, BU 2 compressive strengthwas 11,614 Mpa and BU 3 compressive strengthwas 6,958 Mpa. From the results of compressive strength testing obtained the conclusion that the addition of banana fiber reduces the strength of compressive strength. However compressive strengthof banana fiber concrete with the addition of superplasticizer Sika is still greater than the previous banana fiber compressive strengthtesting without the addition of a superplasticizer. In addition, the method of adding banana fibers also affects the compressive strengthof concrete. From the results of the trial mix design was obtained that the addition of dried banana fibers followed by the addition of water, supeplasticizer Sika, cement and aggregates gave a greater compressive strength result. Keywords: Banana Fiber, Concrete, Superplasticizer

Page 7 of 20 | Total Record : 200


Filter by Year

2015 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 2 No. 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 1 No. 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 1 JUNI (2015): Educational Building Vol. 1 No. 1 JUNI (2015): Educational Building More Issue