cover
Contact Name
Enny Keristiana Sinaga
Contact Email
ptbunimed@gmail.com
Phone
+6285399350278
Journal Mail Official
ptbunimed@gmail.com
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate Kotak Pos 1589 Medan 20221 Sumatera Utara Telp. (061) 6613365 Fax. (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
ISSN : 24774898     EISSN : 24774901     DOI : doi:http//doi.org/10.24114/eb.v4il
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil merupakan media publikasi karya-karya ilmiah khususnya hasil penelitian dalam bidang pendidikan teknik bangunan, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik lingkungan, serta bidang ilmu yang relevan lainnya. Sebelum dipublikasi jurnal ini melewati proses daring dan reviewer. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini terbuka bagi masyarakat ilmiah tidak terbatas pada civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan saja tetapi terbuka bagi dosen dan peneliti dari perguruan tinggi lain, dan para professional lain.
Articles 200 Documents
KONTRIBUSI PENGUASAAN ALAT PRAKTEK DAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR PREKTEK KONSTRUKSI KAYU SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI KAYU SMK NEGERI 1 LUBUK PAKAM Yafri Riandi Nasution; Zainuddin .
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.449 KB) | DOI: 10.24114/eb.v2i2.4497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kontribusi Penguasaan Alat Praktek dan Minat Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Prektek Konstruksi Kayu Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Konstruksi Kayu SMK Negeri 1 Lubuk Pakam dengan jumlah responden 30 orang Data penelitian variabel Penguasaan Alat Praktek (X1) dijaring dengan tes.Minat Belajar (X2) dijaring dengan angket.Dan Hasil Belajar Praktek Konstruksi kayu(Y) dijaring dengan observasi. Berdasarkan uji coba instrument didapat hasil : (1) variabel Penguasaan Alat Praktek (X1) 26 soal yang valid, reliabilitas yang sangat tinggi sebesar 0,80 pada taraf signifikasi 5 %. (2) variabel Minat Belajar (X2) 24 soal yang valid, reliablitas sangat tinggi sebesar 0,84 pada taraf signifikasi 5 %. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan: 1) Terdapat Kontribusi yang positif dan berarti antara Penguasaan Alat Praktek terhadap Hasil Belajar Praktek Konstruksi Kayu dengan besar korelasi rx1y = 0,770 > rtabel = 0,361 dan thitung = 6,383 > ttabel = 1,701 dan dari korelasi parsial diperoleh  rx1y.x2 = 0,394 > rtabel = 0,361 dan thitung = 2,466 > ttabel = 1,701.  2) Terdapat Kontribusi yang positif dan berarti antara Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Praktek Konstrukai Kayu dengan besar korelasi rx2y = 0,528 > rtabel = 0,361 dan thitung = 5,292 > ttabel = 1,701 dan dari korelasi parsial diperoleh  rx2y.x1 = 0,383 > rtabel = 0,361 dan thitung = 2,152 > ttabel = 1,699. 3) Terdapat Kontribusi yang positif dan berarti antara Penguasaan Alat Praktek dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Praktek Konstruksi Kayu dengan besar korelasi ganda diperoleh Rxy(1.2) = 0,879 > rtabel = 0,361 dan uji keberartian korelasi dengan menggunakan Uji-F diperoleh Fhitung = 47,672 > Ftabel = 3,340. Dengan demikian Penguasaan Alat Praktek dan Minat Belajar mempunyai Kontribusi yang positif dan berarti terhadap Hasil Belajar Praktek Konstruksi Kayu. Hasil perhitungan sumbangan relativ dan sumbangan efektif didapat hasil : (1) Sumbangan relatif  X1 = 78,522 %, sumbangan efektif X1 = 51,196 %. (2) Sumbangan relatif X2 = 21,477 %, sumbangan efektif = 14,00 %. (3) sumbangan efektif X1 dan X2 terhadap Y = 51,196 % +  14,00 % = 65,196 %. Jadi, Sumbangan atau Kontribusi yang diberikan oleh Penguasaan Alat Praktek dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Praktek Konstruksi Kayu adalah sebesar 65,196 %. . Kata Kunci : Hasil Belajar Praktek Konstruksi Kayu, Minat Belajar, Penguasaan Alat Praktek
KAJIAN DESAIN RUMAH PESISIR PANTAI DI KELURAHAN BAGAN DELI MELALUI PENDEKATAN RAMAH LINGKUNGAN Brisco Damaro Cibro; Irma Novrianty Nasution
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 5, No 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.627 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i1JUNI.14184

Abstract

Rumah merupakan kebutuhan primer setiap manusia.Fenomena saat ini, rumah dibangun tanpa mempertimbangkan karakteristik ramah lingkungan.Pesisir pantai merupakan area permukiman padat dengan bentuk rumah panggung yang didirikan menggunakan material kayu.Bagan Deli salah satu wilayah pesisir pantai yang bisa ditemui di Sumatera Utara, terutama di Kota Medan.Dalam mendirikan rumah, masyarakat pesisir pantai di Bagan Deli kurang mempertimbangkan konstruksi yang kokoh dan ramah lingkungan.Sehingga, permukiman di sekitar Bagan Deli memiliki kesan kumuh dan tidakk sehat, serta nyaman sebagai lingkungan permukiman.Oleh karena itu, tulisan ini dibuat untuk mengidentifikasi kondisi eksisting rumah-rumah di sekitar Bagan Deli dan memberikan solusi dalam bentuk rekomendasi desain yang tepat sesuai kriteria rumah ramah lingkungan yang layak huni.Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei dan pengamatan langsung ke lokasi permukiman, membuat gambar kerja rumah eksisting, studi literatur, dan studi perbandingan terhadap rancangan rumah ramah lingkungan yang didesain oleh arsitek ternama.Data yang telah terkumpul dijelaskan secara deskriptif analitik dan disimulasikan dalam bentuk rekomendasi desain 3D.Hasil yang diperoleh bahwasanya rumah di Bagan Deli memiliki sirkulasi udara yang kurang baik karena tidak tersedia ventilasi udara dan pencahayaan alami yang cukup.Bangunan dibuat tanpa mempertimbangkan konstruksi yang tepat dan itu menyebabkan rumah rentan menjadi rusak..Untuk mendapatkan ventilasi yang baik, pencahayaan alami, dan konstruksi yang tepat, maka rumah di Bagan Deli dirancang ulang untuk mencapai kondisi yang sehat, nyaman, dan aman.Kata Kunci: Bagan Deli, Desain, Rumah, Pesisir Pantai, Ramah Lingkungan  Houses are the primary needs of every human being. The current phenomenon, houses are built without considering environmentally friendly characteristics. The coastal region is usually a dense residential area with a stilt house built using wood material. Bagan Deli is one of the coastal regions found in North Sumatra, especially in Medan City. In building a house, the communities in Bagan Deli do not consider the substantial construction and environmentally friendly. Thus, settlements around Bagan Deli have the impression of a slum, not healthy and comfortable as a living environment.Therefore, this paper was made to identify the existing conditions of houses around the Bagan Deli and to providing solutions in the form of appropriate design recommendations according to the criteria for livable, environmentally friendly homes. The data collection was done through surveys and observations to the location of settlements, making drawings of existing houses, literature and comparative studies of an environmentally friendly house designed by renowned architects. The data explained descriptively analytically and simulated in the form of design recommendations as well as 3D drawing. The results obtained that the house in Bagan Deli has poor air circulation because there are not enough air vents and sufficient natural lighting. The building made without considering proper construction, and it causes the house vulnerable to collapse. To afford good ventilation, natural lighting, and proper construction then the house in Bagan Deli re-designed to achieve healthy, comfortable and safety conditions.   Keywords:Bagan Deli,Design, House, Coastal Region, Environmentally Friendly
KAJIAN STRUKTUR ISTANA MAIMUN DALAM MERESPON GAYA GEMPA Nusyamsi Nursyamsi; Johannes Tarigan; Muthia Harahap; Hari Adjie Winata; Sheila Hani
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 8, No 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.664 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i1 JUN.36064

Abstract

Kawasan Sumatera Utara terdapat dua lempeng aktif (Eurasia) dan beberapa gunung berapi yang aktif, dan berpotensi menimbulkan gempa yang dapat merusak struktur rumah tinggal. Tingginya aktivitas vulkanik gunung Sinabung beberapa tahun terakhir hingga menimbulkan gempa sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Sumatera Utara. Masyarakat Sumatera Utara memiliki Istana Maimun, sebuah bangunan bersejarah yang didesain tahan terhadap gempa, sebelum adanya aturan dan standarisasi bangunan tahan gempa ada. Penelitian ini dilakukan di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Struktur dimodelkan menjadi frame dan model 3D. Dilakukan analisis ketidakberaturan struktur dan respon spektra dengan SAP 2000. Istana Maimun teratur secara horizontal tetapi tidak beraturan secara vertikal yaitu ketidakberaturan massa, geometri vertikal, diskontinuitas arah penahan gaya horizontal. Dari hasil analisis SAP 2000, diperoleh reaksi struktur dan batasan yaitu periode struktur 0,335 detik (< 0,4676 detik), gaya geser dasar 1455,476 kN (> 80% Vstatis = 1324,7 kN), , simpangan maksimum sebesar 7,301 mm (< 150 mm). Berdasarkan parameter tersebut, disimpulkan Istana Maimun aman terhadap gempa. Kata Kunci: Gaya Geser Dasar, Ketidakteraturan, Periode Struktur, Reaksi Struktur, Simpangan ABSTRACT In North Sumatra, there are two active plates (Eurasia) and several active volcanoes, which have the potential to cause earthquakes that can damage residential structures. The high volcanic activity of Mount Sinabung in recent years to cause an earthquake has greatly affected the lives of the people of North Sumatra. The people of North Sumatra have the Maimun Palace, a historic building designed to withstand earthquakes, before the rules and standards for earthquake-resistant buildings existed. This research was conducted on Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun District, Medan City. Structures are modeled into frames and 3D model. An analysis of structural irregularities and response spectra with SAP 2000 was performed. Maimun Palace is horizontally regular but vertically irregular, namely mass irregularity, vertical geometry, direction discontinuity in resisting horizontal forces. From the results of the SAP 2000 analysis, the structural reaction and boundary obtained are structure period 0.335 seconds (< 0.4676 seconds), basic shear force 1455,476 kN (> 80% Vstatic = 1324.7 kN), maximum deviation of 7.301 mm ( < 150 mm). Based on these parameters, it is concluded that Maimun Palace is safe against earthquakes.Keywords: Basic shear force, irregularity, structural periode, structural reaction, deviation
REUTULISASI SEDIMEN HASIL PEKERJAAN PENGERUKAN SEBAGAI MATERIAL BARU DALAM PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALAN Ernesto Silitonga
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.075 KB) | DOI: 10.24114/eb.v2i1.3921

Abstract

Aplikasi pendayagunaan ulang dari limbah hasil pekerjaan pengerukan pelabuhan di Indonesia semakin dibutuhkan. Oleh sebab itu seluruh informasi yang menyangkut limbah hasil pekerjaan pengerukan ini sangat diperlukan baik informasi teknologi, secara ekonomi, hal ini sangat diperlukan dalam tujuan agar pihak berwenang dapat memutuskan regulasi terbaik yang menyangkut hal ini dikarenakan lokasi untuk menimbun limbah hasil pekerjaan pengerukan ini harus segera ditentukan. Salah satu aplikasi penggunaan ulang limbah hasil pekerjaan pengerukan ini adalah sebagai material dalam pekerjaan fondasi jalan raya. Metode pekerjaan dan penggunaan dari limbah ini dengan menggunakan agen pengikat hidrolik akan diperlihatkan dalam tulisan ini. Tujuan utama dari tulisan ini adalah untuk memperlihatkan efek yang ditimbulkan dari menggunakan agen pengikat hidrolik pada limbah, dalam kegunaannya di pekerjaan pembangunan jalan. Penggunaan semen sebagai agen pengikat ddilihat dari sisi teknik, ekonomi dan ekologi. Tahap pertama adalah mengidentifikasi prilaku mekanik dari sedimen limbah hasil pekerjaan pengerukan. Tahap ini terdiri dari mengidentifikasi karakteristik original dari sedimen itu sendiri dan prilaku mekanik setelah dicampur dengan agen pengikat (dengan berbagai persentase). Hasil percobaan ini kemudian dianalisa dan disimpulajn bahwa penambahan agen pengikat meningkatkan kemampuan mekanik dari campuran limbah tersebut. . Kata Kunci : Pengerukan Sedimen, Pengikat Hidrolik, Kekuatan Tarik.
PENGARUH CAMPURAN SERAT PISANG TERHADAP BETON Sheila Hani; Rini .
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 4, No 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.46 KB) | DOI: 10.24114/eb.v4i1.10043

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan yang sering digunakan untuk pembangunan struktur bangunan, jembatan dan lain-lain. Beton terdiri dari campuran agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil), air, dan semen. Selain bahan tersebut, beton biasanya juga dicampur dengan bahan tambahan. Dalam penelitian ini digunakan serat batang pisang batu sebagai bahan tambahan dalam campuran beton.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi campuran serat batang pisang dalam beton, serta mengetahui perilaku keretakan beton saat dilakukan pengujian setelah adanya tambahan serat batang pisang pada campuran beton.Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan variasi serat batang pohon pisang, yaitu 0% (beton normal); 2,5% dan 5%. Serat pisang dari batang pohon dikeringkan dan dipotong dengan panjang 5 cm dan ketebalan 3 mm. Dalam pengujian ini digunakan dua model benda uji, yaitu benda uji silinder berukuran 15x30 cm dan model pelat berukuran 100x100x10 cm. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan beton yang dilakukan setelah beton mencapai umur 14 dan 28 hari dan pengujian susut yang dapat dilihat secara visual. Dari hasil pengujian secara visual dapat dilihat bahwa benda uji 3 yaitu beton dengan kandungan pisang 5% memiliki retak yang sangat halus dibandingkan dengan benda uji 2 (2,5%) dan dan benda uji 1 (0%). Untuk pengujian kuat tekan, benda uji 3 memberikan nilai 105 Mpa, benda uji 2 164 Mpa dan Benda uji 1 320 Mpa. Hasil kuat tekan berbanding terbalik dengan kemampuan menahan retak. Maka dapat disimpulkan bahwa penambahan serat pisang mengurangi kuat tekan beton namun menambah kemampuan beton menahan keretakan yang terjadi. Kata Kunci : Beton, Kuat Tekan, Serat Pisang   ABSTRACT Concrete was one of material which often used in building construction, bridge and others. Concrete was a combination of sand, coarse, water and cement. Beside those material, concrete also mixed with additive. In this research, banana trunk fiber were added as a additive mixture. This study was aimed to get the composition of banana trunk fiber mix, and also to know the crack behavior during compression test and shrunk.Experimental method were used with variated banana trunk fiber divided into three percentage, 0%; 2,5% and 5%. Banana trunk fiber made from skin of banana trunk tree which dried and cut into 5 cm length and 3 mm thickness. In this experiment, two mold concrete models were used. They were silinder mold with size15x30 cm and plate size 100x100x10 cm. the compressive test were held after they reach 14 and 28 days and after that day, we could see the shrunk visually. As visual, we could see that sample 3 with 5% banana trunk fiber had finer crack than sample 2 with 2,5% banana trunk fiber, and sample 2 had finer crack than sample 1 without addictive. The result of compressive strength for sample 3 was 105 Mpa, for sample 2 was 164 Mpa and for sample 1 was 320 Mpa. Compressive strength result was inversely to crack resistance. It concluded that the addition of banana trunk fiber could reduce compressive strength, but could raise the concrete ability in crack resistance Keywords: Concrete, Compressive Strength, Banana Trunk Fiber
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TYPE THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU STATIKA DAN TEGANGAN SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 5 MEDAN Parlaungan Hutagaol; Jamian Fantri
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 8, No 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.292 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v8i1 JUN.36084

Abstract

Hasil belajar merupakan output dari suatu pembelajaran. Banyak model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Ilmu statika dan tegangan merupakan salah satu mata pelajaran di SMK yang pada umumnya sulit dipahami oleh siswa. Salah satu model pembelajaran yang cocok untuk mata pelajaran ilmu statika dan tegangan adalah model pembelajaran Think Talk Write. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar ilmu statika dan tegangan melalui penerapan model pembelajaran TTW. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur tindakan dikemas dalam dua siklus yang masing- masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data penelitian diambil dari instrumen tes hasil belajar siswa yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitas terlebih dahulu. Uji validitas menggunakan rumus point biserial dengan mengacu apabila rpbis > rtabel pada taraf signifkan 5% maka butir soal valid. Sedangkan uji relibilitas digunakan rumus KR-20. Hasil penelitian menunjukkan perolehan hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 75,65 dengan ketuntasan klasikal 79,41% meningkat pada siklus II menjadi 82,01 dengan ketuntasan klasikal 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar Ilmu Statika dan Tegangan siswa kelas X2 Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 2 Medan. Dalam kegiatan belajar mengajar guru dapat menjadikan model pembelajaran Think Talk Write sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran, Think Talk Write ABSTRACT Learning outcomes are the output of a learning. Many learning models can be used to improve learning outcomes. Static science and stress is one of the subjects in SMK which is generally difficult to understand by students. One of the suitable learning models for statics and stress subjects is the Think Talk Write model of learning. The purpose of this study is to improve the learning outcomes of statics and stress through the application of TTW learning model. This type of research is a Classroom Action Research (PTK). The action procedure is packaged in two cycles, each cycle consisting of two meetings. Each cycle consists of planning, action, observation and reflection. The research data is taken from the test instrument of students' learning outcomes that have previously been tested for validity and reliability first. Validity test using biserial point formula by referring if rpbis> rtabel at 5% significance level then the item is valid. While the reliability test used the formula KR-20. The result showed that the achievement of student learning outcomes in the first cycle reached 75.65 with classical completeness of 79.41% increase in cycle II to 82.01 with 100% classical completeness. Based on the results of research can be concluded that the learning model Think Talk Write to improve the learning outcomes of Science Statics and Voltage students X2 Building Engineering Drawing Skill Program SMK Negeri 2 Medan. In teaching and learning activities teachers can make the learning model Think Talk Write as an alternative to improve student learning outcomes.Keywords: Learning Outcomes, Learning Model, Think Talk Write 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTEGRATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELAKSANAKAN PEKERJAAN DASAR-DASAR SURVEY DAN PEMETAAN Akbar .; Nono Sebayang
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 1, No 2 DESEMBER (2015): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.662 KB) | DOI: 10.24114/eb.v1i2.2814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Melaksanakan Pekerjaan Dasar-Dasar Survey dan Pemetaan Siswa Kelas X Program Keahlian Survey Pemetaan SMK N 3 Takengon dengan menerapkan model pembelajaran Integratif. Subjek penelitian ini adalah Siswa Kelas X Program Keahlian Survey Pemetaan SMK Negeri 3 Takengon Tahun Ajaran 2013/2014. Hasil penelitian dengan menerapkan pembelajaran Integratif, dimana pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar Melaksanakan Pekerjaan Dasar-Dasar Survey dan Pemetaan adalah 64.44 dengan keterangan siswa kategori nilai tidak tuntas sebanyak 9 siswa (50.00%), Cukup 7 siswa (38.88%), dan Baik 2 siswa (11.11%). Pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar Melaksanakan Dasar-Dasar Survey Dan Pemetaan meningkat menjadi 81.30 dengan keterangan siswa dengan kategori cukup sebanyak 6 siswa (33,33%), Baik 7 siswa (38.88%) dan kategori sangat baik 5 siswa (27.77%) atau 100% siswa mencapai KKM. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa dengan melakukan penerapan model pembelajaran Integratif dapat meningkatkan hasil belajar Melaksanakan Pekerjaan Dasar-Dasar Survey Dan Pemetaan pada materi pengukuran sifat datar kerangka dasar vertikal di Kelas X Program Keahlian Survey Pemetaan SMK Negeri 3 Takengon Tahun Ajaran 2013/2014.   Kata Kunci :Model Pembelajaran Integratif, Hasil Belajar, Dasar- Dasar Survey, dan Pemetaan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LSQ UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR ILMU STATIKA BANGUNAN PROGRAM KEAHLIAN TGB SMKN BINAAN PROVINSI SUMATERA UTARA Mutmainnah Sitorus; Nono Sebayang
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.699 KB) | DOI: 10.24114/eb.v2i1.3742

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Statika Bangunan Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMKN Binaan Provinsi Sumatera Utara dengan menerapkan Model Pembelajaran Learning Start With A Question. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 22 orang. Berdasarkan hasil evaluasi dan kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan dalam penelitian ini ditemukan siklus I nilai rata-rata keaktifan siswa meningkat yaitu 67,23 menjadi 87,88 pada siklus II. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar siswa siklus I meningkat yaitu 69,09 ketercapaian kelas 64% menjadi 87,88 ketercapaian kelas 75% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan penerapan Model pembelajaran Learning Start With A Question dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Statika Bangunan. Kata Kunci : Hasil Belajar , Keaktifan, Learning Start With A Question
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK ABU TERBANG JENIS ALUMINO-SILIKAT Ernesto Silitonga
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1309.363 KB) | DOI: 10.24114/eb.v3i2.8260

Abstract

Circulating Fluidized Bed (CFB) merupakan teknik dimana pekerjaan mengutamakan material yang dihasilkan memiliki emisi polutan yang lebih rendah dibanding metode klasik. Tujuan  utama dari penelitian ini adalah  mengidentifikasi dua jenis abu terbang Alumino-Silikat yang berbeda yang berasal dari pembakaran Circulating Fluidized Bed (CFB). Dalam upaya mengidentifikasi karakteristik kedua abu terbang ini, langkah pertama yaitu melalui karakteristik origin dari abu terbang tersebut, contohnya berdasarkan distribusi diameter partikel, karakteristik mineralogi. Langkah berikutnya dalam mengidentifikasi karakteristik abu terbang direalisasikan dengan bantuan Percobaan Chapelle yang bertujuan untuk menentukan persentase CaOfree yang tersedia untuk reaksi pozzolanic dari abu terbang.  Percobaan memperlihatkan bahwa abu terbang AT/AS-1 memiliki aktivitas yang lebih intens dibanding AT/AS-2. Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan dapat kita katakan bahwa rumusan ideal untuk Sodeline adalah campuran yang mengandung 75% Sodeline, 15% kapur dan 10% semen. Memang, campuran ini lebih kuat dan lebih tahan terhadap serangan sulfat Kata Kunci : abu terbang, distribusi diameter partikel, karakter mineralogy. Percobaan Chapelle ABSTRACT Circulating Fluidized Bed (CFB) is a technique where the job of prioritizing the resulting material has lower pollutant emissions than the classical method. The main purpose of this study was to identify two different types of fly ash Alumino-Silicate derived from CFB. In order to identify the characteristics of these two fly ashes, the first step is through the origin characteristics of the fly ash, for example based on the particle diameter distribution, mineralogical characteristics. The next step in identifying the characteristics of fly ash is realized with the help of the Chapelle Test. This test is aimed to determine the percentage of CaOfree which will be available for the pozzolanic reaction of fly ash. Experiments show that AT / AS-1 ash fly has more intense activity than AT / AS-2. Based on the results of the experiment it can be concluded that we can say that the ideal formula for Sodeline is a mixture containing 75% Sodeline, 15% lime and 10% cement. Indeed, this mixture is stronger and more resistant to sulfate attacks. Keywords:  fly ash, particle diameter distribution, mineralogy character. Chapelle's experiment
ANALISIS KARAKTERISTIK KECELAKAAN DI RUAS JALAN HAYAM WURUK KABUPATEN JEMBER Anita Dewi Pebrianti; Willy Kriswardhana .; Ririn Endah Badriani
Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol 6, No 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.855 KB) | DOI: 10.24114/ebjptbs.v6i2 DES.21987

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.Angka kecelakaan dengan korban meninggal dunia dari tahun 2009 hingga saat ini tidak menunjukkan penurunan.Kecelakaan terjadi karena beberapa faktor yaitu berkendara dengan kecepatan yang tinggi, melakukan kegiatan yang dapat menggangu konsentrasi berkendara, melawan arus, dan sebagainya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kecelakaan di Jalan Hayam Wuruk Kabupaten Jember. Berdasarkan data kecelakaan yang didapatkan dari web resmi IRSMS (Integrated Road Safety Management System) dari tahun 2014 hingga 2018, kecelakaan yang terjadi di Jalan Hayam Wuruk tercatat 118 kecelakaan. Karakteristik kecelakaan yang terjadi di Jalan Hayam Wuruk berdasarkan tingkat keparahan korban paling banyak mengalami luka ringan dengan tipe kecelakaan yang sering terjadi adalah tabrakan saat menyalip dari kanan, tabrakan depan-belakang, dan tabrakan kendaraan belok kanan dengan kendaraan yang datang dengan arah yang berlawanan. Pada keterlibatan pengguna jalan terjadi pada sepeda motor dengan persentase yang tertinggi. Berdasarkan waktu terjadi kecelakaan paling banyak terjadi pada pagi hari (05.01-09.00) dan malam hari (17.01-21.00).Berdasarkan penyebab terjadi kecelakaan paling banyak disebabkan oleh pengendara yang ceroboh dengan persentase tertinggi. Kata Kunci : IRSMS, Karakteristik, Kecelakaan, ABSTRACT Traffic accidents are one of the highest causes of death in the world. From 2009, accident rates with fatalities not showing a decline. Accidents occur due to several factors, such as driving at high speed, doing activities that can disrupt the driving concentration, wrong way driving, etc. The purpose of this research is to know the characteristic traffic accident on the Hayam Wuruk in Jember. Based on accident data from official web IRSMS (Integrated Road Safety Management System) since 2014 until 2018, accident that occurred on the Hayam Wuruk recorded 118 accidents. The characteristics of accidents that occured on the Hayam Wuruk Street based on the severity of the victims who suffered minor injuries with the accident’s types that occurred are collisions when overtaking from the right side, front-rear collisions, and collisions of vehicle turning right side with a vehicle that coming in the opposite direction. In the involvement of road users occurred on motorcycles with the highest percentage. Based the time of accident occurred most at morning(05.01-09.00) and night (17.01-21.00). Based on the causes of accidents most often caused by careless motorists with the highest percentage. Keywords: Characteristic, Accident, IRSMS

Page 11 of 20 | Total Record : 200


Filter by Year

2015 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): DESEMBER 2023 Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): JUNI 2023 Vol. 8 No. 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 2 DES (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 8, No 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 8 No. 1 JUN (2022): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 2 DES (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 7, No 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 7 No. 1 JUN (2021): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 2 DES (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 6 No. 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 6, No 1 JUN (2020): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 2 DES (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 5 No. 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 5, No 1JUNI (2019): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 2 DES (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 4, No 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 4 No. 1 JUNI (2018): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 2 DESEMBER (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol. 3 No. 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 3, No 1 JUNI (2017): EDUCATIONAL BUILDING Vol 2, No 2 DESEMBER (2016): Educational Building Vol 2, No 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 2 No. 1 JUNI (2016): Educational Building Vol. 1 No. 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 2 DESEMBER (2015): Educational Building Vol 1, No 1 JUNI (2015): Educational Building Vol. 1 No. 1 JUNI (2015): Educational Building More Issue