cover
Contact Name
Nurul Aswar
Contact Email
nurulaswar@iainpalopo.ac.id
Phone
+6282292123465
Journal Mail Official
jurnalkonsepsi@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Balandai, Kota Palopo Sulawesi Selatan, 91914
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Konsepsi
Published by P3I LUWU RAYA
ISSN : 23014059     EISSN : 27985121     DOI : -
Core Subject : Education,
URNAL KONSEPSI adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang Pendidikan, Bahasa dan Sastra, serta Sosial Humaniora dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang Pendidikan, Bahasa dan Sastra, serta Sosial Humaniora.
Articles 178 Documents
Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Remaja di Romang Lompoa Kecamatan Bonto Marannu Kabupaten Gowa Muh. Aksan Putra Awal; Munirah Munirah; Akram Budiman Yusuf
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.255 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tuturan remaja sebagai realisasi tindak tutur yakni maksim kesopanan menurut Geoffrey Leech yang terdapat dalam rapat pembentukan panitia turnamen futsal. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah keterangan yang dijadikan objek kajian, yakni setiap kata, dan kalimat dalam suatu interaksi antar remaja dalam pembentukan panitia turnamen futsal sebagai bentuk realisasi maksim kesopanan. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik rekam dan teknik catat. Hasil penelitian pada tuturan Remaja Di Romang Lompoa menunjukkan bahwa jumlah tuturan remaja yang mematuhi maksim kesantunan Leech berjumlah 51 tuturan yang terdiri dari pematuhan terhadap maksim kebijaksanaan (tact maxim), maksim penerimaan atau penghargan (approbation maxim), maksim kebijaksanaan (generosity maxim), maksim kesederhanaan (modesty maxim), maksim kedermawanan (agreement maxim), dan maksim simpati (sympathymaxim).Sedangkan pelanggaran terhadap maksim kesantunan Leech berjumlah 3, yaitu tuturanmaksim penerimaan atau penghargan (approbation maxim).
Pengaruh Pendekatan Pakem terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas VIII SMPN 3 Satap Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep Rahman Rahman; M. Agus; Ansar Ansar
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.565 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian pre- eksperimental designs yaitu sebuah eksperimen yang dalam pelaksanaannya hanya melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas pembanding (kelas kontrol) Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 3 Satap Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep dengan jumlah siswa 25 orang yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 15 perempuan. Pengumpulan data data dalam penelitian ini adalah pemberian tes menulis puisi yakni diberikan dua kali saat pre-test dan pos-test. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskripsi dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII SMPN 3 Satap Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep lebih baik menggunakan pendekatan PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) jika dibandingkan dengan tidak menggunakan pendekatan PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Hasil analisis statistik inferensial menggunakan rumus uji t, diketahui bahwa nilai thitung yang diperoleh adalah 11,61 dengan frekuensi db = 25-1 = 24, pada taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 2,06. Jadi, thitung > ttabel. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) mempunyai pengaruh terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII SMPN 3 Satap Liukang Tangaya Kabupaten Pangkep.
Kajian Psikologi Tokoh Utama Kumpulan Cerpen Sepasang Pengantin Tak Berhias Karya Ernawati Rasyid Hambali Hambali; Rahmatiah Rahmatiah; Irawati Irawati
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.015 KB)

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimanakah aspek psikologi kepribadian tokoh utama diantaranya Id, Ego dan Superego dalam kumpulan cerpen Sepasang Pengantin Tak Berhias. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui aspek psikologi id, ego, dan superego serta wujud konflik batin yang dialami tokoh utama dalam cerpen Sepasang Pengantin Tak Berhias. Jenis penelitian ini yakni penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode penelitian teknik baca dan teknik pencatatan. Data dalam penelitian ini yakni cerpen “Sepasang Pengantin Tak Berhias”, “Halte dan Mata”, “Kunci”, dan “Pilihan Kerja”. kumpulan cerpen ini dibuat oleh Ernawati Rasyid. Data tersebut di analisis menggunakan teknik analisis menelaah dan menganalisis. Hasil penelitian yakni Kumpulan cerpen “Sepasang Pengantin Tak Berhias” karya Ernawati Rasyid dapat dikatakan sangat menarik perhatian kita sebagai pembaca untuk membacanya. Pada dasarnya pengarang membawa pembaca untuk merasakan bagaimana yang dirasakan oleh tokoh utama. Mulai dari psikologi yang merujuk menjadi 3 bentuk yakni pertama id, peran utama yang bertindak selalu merasa kesal dengan apa yang ia rasakan serta kesal dengan apapun yang mengganggu di sekitarnya. Kedua ego, peran utama yang bertindak sebagai tokoh yang memiliki karakter ego yang tinggi sehingga mampu membangun konflik nyata di dalam cerita. Begitupun pada poin ketiga super ego yang menambah daya tarik pembaca untuk membaca novel tersebut.
Kesantunan Berbahasa di Kalangan Remaja Parangloe Kabupaten Gowa Muhammad Arif Anugrah; Rahman Rahim
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.761 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekskripsikan wujud kesantunan berbahasa dalam komunikasi berinteraksi antara remaja dengan remaja yang lainnya khusunya di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa. Masalah utama dalam penelitian ini bagaimanakah wujud kesantunan berbahasa di kalangan remaja khususnya di lingkungan Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa. Adapun untuk menjawab permasalahan tersebut penelitian menggunakan teknik pengumpulan data simak, rekam, dan catat dengan data penelitian berupa data lisan serta tulisan. Teknik analisis data menggunakan pendekatan sosiopragmatik, sebuah pendekatan yang menelaah tuturan yang dikaitkan dengan kondisi tertentu, kebudayaan-kebudayaan dan masyarakat yang memakai bahasa Indonesia yang dikaitkan dengan prinsip kesantunan berbahasa di kalangan remaja di Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa. Hasil penelitian yakni Masyarakat kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa ini berdasarkan hasil penelitian yang pertama kesantunan berbahasa antara sesama remaja. Melalui hasil penelitian, para remaja baik penutur ataupun lawan tutur dari segi kesantunan berbahasa dianggap sudah baik. Dari keempat maksim kesantunan berbahasa, keempat maksim tersebut ditemukan dalam percakapan antar remaja di kecematan Parangloe, kabupaten Gowa. Pertama maksim kebijaksanaan, kedua maksim kedermawanan, ketiga maksim penghargaan, dan keempat maksim kesederhanaaan. Selanjutnya, kesantunan berbahasa antara remaja dan orang tua. Dari hasil penelitian juga keempat maksim kesantunan berbahasa juga terjadi antara remaja dan orang. Para remaja bertutur sesuai dengan konteks kesantunan berbahasa. Bahasa atau tuturan yang diucapkan ketika berkomunikasi kepada orang tua juga tidak menyinggung perasaan. Sehingga tidak ada pelanggaran kesantunan ketika berkomunikasi di kecamatan Parangloe, kabupaten Gowa.
Analisis Wacana Kritis Dalam Novel Pejalan Anarki (Menjadi Tuan Atas Diri Sendiri atau Melawan) Karya Jazuli Imam Indri Andriani Asdar; Abdul Munir K; Haslinda Haslinda
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.319 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana struktur makro dalam novel Pejalan Anarki (Menjadi Tuan Atas Diri Sendiri, Atau Melawan) Karya Jazuli Imam. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Adapun objek dalam penelitian ini adalah Novel Pejalan Anarki (Menjadi Tuan Atas Diri Sendiri, Atau Melawan) Karya Jazuli Imam. Sumber data diperoleh memalui teknik membaca berulang-ulang, menandai serta mencatat kalimat dan kutipan yang di anggap sebagai wacana makro. Berdasarkan hasil analisis data, peneliti memberi kesimpulan bahwa hasil penelitian yang di peroleh berjumlah 20 data ( struktur makro) yang ada pada Novel Pejalan Anarki (Menjadi Tuan Atas Diri Sendiri, Atau Melawan) Karya Jazuli Imam.
Pergeseran Bahasa dalam Komunikasi Masyarakat Desa Ranteangin Kabupaten Luwu Timur Muhammad Akhir; Andi Sukri Syamsuri; Akbar Akbar
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.421 KB)

Abstract

Kontak bahasa yang terjadi pada masyarakat multibahasa menyebabkan berbagai peristiwa-peristiwa kebahasaan. Salah satu peristiwa kebahasaan tersebut adalah pergeseran bahasa. Dalam hal ini seorang atau sekelompok orang meninggalkan bahasa pertama atau bahasa guyup dan beralih menggunakan bahasa kedua. Penelitian mengenai pergeseran bahasa pada masyarkat Desa Rante Angin Kabupaten Luwu Timur bertujuan untuk mendeskripsikan wujud penggunaan bahasa masyarakat berdasarkan ranah usia, yaitu anak-anak, remaja, dan dewasa. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif. Berdasarkan data wujud penggunaan bahasa Toraja dan bahasa Indonesia dengan sumber data masyarakat Desa Rante Angin Kabupaten Luwu Timur yang diperoleh dengan menggunakan metode simak, yaitu teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat serta metode cakap atau wawancara pada kasus fenomena pergeseran bahasa dihasilkan temuan bahwa bahasa Toraja yang merupakan bahasa guyup masyarakat Desa Rante Angin mengalami pergeseran berat. Masyarakat dewasa, meski mampu menggunakan bahasa Toraja secara aktif, namun menunjukkan penggunaan bahasa Indonesia secara dominan pada wujud penggunaan bahasa mereka. Masyarakat remaja meski mampu memahami bahasa Toraja, namun tidak mampu menggunakan bahasa Toraja secara aktif, sedangkan anak-anak sangat kesulitan bahkan tidak mampu lagi menggunakan bahasaToraja. Indikasi lain yaitu keberadaan bahasa Indonesia yang telah menggeser keberadaan bahasa Toraja. Hal tersebut terlihat dari wujud penggunaan bahasa anak-anak yang secara aktif dominan menggunakan bahasa Indonesia
Prinsip Kerja Sama dalam Penggunaan Bahasa Makassar di Pelelangan Paotere Nur Ilma; Muhammad Dahlan
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.018 KB)

Abstract

Prinsip kerjasama merupakan prinsip yang dijadikan pedoman dalam penelitian ini yang meliputi maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi dan maksim cara. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode simak dan menggunakan teknik sadap. Penelitian ini dilaksanakan di tempat pelelangan ikan paotere kecamatan ujung tanah kota Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa banyak kesesuaian dan pelanggaran terhadap prinsip kerjasama antara penjual dan pembeli di pelelangan paotere Makassar. Pengambilan data dilakukan dengan merekam dan kemudian menulis percakapan antara penjual dan pembeli. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif kemudian dikelompokkan berdasarkan maksim-maksimnya. Untuk mempermudah menganalisis, data disajikan dalam tabel pengelompokan. Dari 22 data yang dianalisis yang memenuhi prinsip kerjasama adalah 13 dialog dan data yang melanggar prinsip kerjasama adalah 9 dialog. Kesesuaian prinsip kerjasama lebih banyak pada maksim kuantitas yaitu 6 dialog dan pelanggaran atas prinsip kerjasama terjadi pada maksim cara dengan total 4 dialog. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa prinsip kerjasama dalam penggunaan bahasa Makassar di pelelangan paotere lebih banyak menerapkan prinsip kerjasama dibandingkan dengan pelanggaran prinsip kerjasama.
Penerapan Metode Inkuiri dalam Mata Pelajaran IPA untuk Menunjang Keberhasilan Proses Belajar Mengajar Hasmani Hasmani
Jurnal Konsepsi Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.102 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK) yang menggunakan siklus Perencanaan, Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Masalah utama dalam penelitian ini adalah apakah metode Inkuiri dapat meningkatkan hasil proses belajar mengajar yang baik pada kelas IV MI DDI 1 Palopo. Penelitian tindakan kelas ini secara umum untuk memperbaiki kualitas pembelajaran di MI DDI 1 Palopo dan secara khusus bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan proses belajar mengajar pada mata pelajaran IPA kelas IV MI DDI 1 Palopo pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 34 orang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dua siklus dengan materi Alat Indra alat pengumpul data yang digunakan terdiri dari instrumen pembelajaran, evaluasi (tes dan non tes), dokumentasi, serta observasi untuk mengetahui validasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode Inkuiri proses belajar mengajar lebih baik secara signifikan. Secara berturut-turut (berdasarkan siklus I dan II) hasil proses belajar mengajar IPA materi pokok Alat Indra pada siswa kelas IV MI DDI 1 Palopo, diperoleh bahwa rata rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah sebesar 65 termaksud dalam kategori kurang dengan jumlah siswa yang tuntas belajar adalah 29 siswa dengan peresentase 65% dan hasil belajar pada siklus II rata rata diperoleh 85 termaksud dalam kategori baik dengan jumlah siswa yang tuntas 32 dengan persentase sekitar 89%, di samping itu aktifitas siswa dan aktifitas guru juga mengalami peningkatan dari pertemuan pertama hingga pertemuan terakhir baik dari siklus I maupun siklus II. Dengan demikian, penelitian tindakan kelas ini berhasil sehingga penerapan metode Inkuiri pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan keberhasilan proses belajar mengajar pada siswa kelas IV MI DDI 1 Palopo.
Keaktifan Peserta Didik dalam Pembelajaran IPA dengan Penerapan Strategi Lightening The Learning Climate Nur Wahidah
Jurnal Konsepsi Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.839 KB)

Abstract

Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana cara penerapan strategi pembelajaran lightening the learning climate dan kaitannya dengan keaktifan peserta didik pada pembelajaran IPA kelas III SDN 24 Temmalebba? 2) Apakah kendala dari penerapan strategi lightening the learning climate dan kaitannya dengan keaktifan peserta didik pada pembelajaran IPA kelas III SDN 24 Temmalebba? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yang dilakukan di kelas III SDN 24 Temmalebba kota Palopo, yang bertindak sebagai subjek penelitian adalah peserta didik kelas III B yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan peneliti yaitu: model miles and huberman, reduksi, penyajian dan menarik kesimpulan (data reduction, data display, dan conclision drawing/verivication). Hasil penelitian diperoleh berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang menjelaskan bahwa adanya keterkaitan antara strategi pembelajaran lightening the learning climate dengan keaktifan peserta didik. Adapun cara penerapan strategi pembelajaran lightening the learning climate dan kaitannya dengan keaktifan peserta didik pada pembelajaran IPA terdiri dari beberapa langkah yaitu pengenalan strategi pembelajaran lightening the learning climate, membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok, menjelaskan cara pelaksanaan strategi pembelajaran lightening the learning climate,dan menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Sedangkan kendala yang dihadapi saat penerapan strategi tersebut adalah tingkat pemahaman peserta didik yang berbeda-beda, peserta didik masih kurang dalam mempresentasikan hasil pemikirannya, penguasaan kelas yang masih kurang dan pendidik masih belum terlalu menguasai strategi pembelajaran lightening the learning climate.
Peningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VI SDN 93 Tombang dengan Penerapan Metode Kooperatif Tipe Jigsaw pada Mata Pelajaran IPS Sitti Nurhalifah
Jurnal Konsepsi Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.347 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan di SDN 93 Tombang Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu dengan subjek penelitian siswa kelas VI dengan jumlah siswa 22 orang.Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi,dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dalam meningkatkan minat belajar siswa pada kelas VI SDN 93 Tombang Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu bahwa minat belajar siswa meningkat setelah diterapkannya metode kooperatif tipe jigsaw. Dapat dilihat dari siklus I minat belajar siswa terhadap mata pelajaran IPS berada pada kategori sangat rendah, setelah melakukan perbaikan pada siklus II minat belajar siswa meningkat yaitu berada pada kategori sangat tinggi. Selain itu, hasil belajar siswa juga meningkat dari prasiklus nilai rata-ratanya 58 siklus I nilai rata-rata siswa 70 pada siklus II menjadi 84. Hambatan dalam penerapan metode kooperatif tipe jigsaw adalah tidak meratanya pembagian kelompok, kelompok yang pemahamannya kurang berkumpul dalam beberapa kelompok dan kelompok yang dominan pintar berada dalam satu kelompok.

Page 9 of 18 | Total Record : 178