cover
Contact Name
Nurul Aswar
Contact Email
nurulaswar@iainpalopo.ac.id
Phone
+6282292123465
Journal Mail Official
jurnalkonsepsi@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Griya Balandai, Kota Palopo Sulawesi Selatan, 91914
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Konsepsi
Published by P3I LUWU RAYA
ISSN : 23014059     EISSN : 27985121     DOI : -
Core Subject : Education,
URNAL KONSEPSI adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang Pendidikan, Bahasa dan Sastra, serta Sosial Humaniora dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang Pendidikan, Bahasa dan Sastra, serta Sosial Humaniora.
Articles 178 Documents
Relasi Tanggung Jawab Guru dalam Pembinaan Kepribadian Siswa di Sekolah Dasar Negeri Nurdin Kaso
Jurnal Konsepsi Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.438 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang sejauhmana relasi tanggunga jawab guru dalam pembinaan keperibadian siswa di sekolah dasar dengan memaksimalkan peran guru sebagai motivator, pembimbing, fasilitator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam membentuk keperibadian siswa sekolah dasar, mengetahui bagaimana gambaran kepribadian siswa sekolah dasar, mengetahui hambatan dan upaya guru dalam membina keperibadian siswa sekolah adasar. Tempat penelitian dilakukan di SD Negeri 3 Kasimpureng Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif (descriptive-qualitative). Pengambilan data penelitian ini menggunakan metode library research (kajian pustaka) dan field research (kajian lapangan). Hhasil penelitian ini, didapatkan bahwa: 1) Peran guru dalam pemebntukan keperibadian siswa sangat erat kaitannya dengan peran guru yang diembannya. Dalam pengemabannya guru berfunsi sebagai pendidik, pengajar, sekaligus fasilitator, 2) gamabaran keperibadian siswa masih dalam kategori masih baik semua, 3) upaya guru yang dilakukan menerapkan pendidikan Islam dalam meningkatkan keperibadian Islam, yakni dengan mengajarkan ajaran Islam dengan mauidzah (nasehat), memuji, membacakan kisah-kisah pejuang muslim.
Pengembangan Karakter (Sikap, Perilaku, dan Kepribadian) melalui Pembelajaran Aspek Sastra dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sukirman Sukirman
Jurnal Konsepsi Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.815 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain penelitian expost facto dan dekriptif kuantitatif. Jumlah populasi penelitian adalah 410 siswa. Sampel yang ditetapkan adalah 200 siswa dengan menggunakan teknik penarikan sampel urutan praktis, berimbang, dan acak. Data dikumpulkan menggunakan teknik angket dalam bentuk skala likert, dokumentasi, dan observasi. Selanjutnya, data dianalisis menggnakan program SPSS 11,05, pola tabulasi, frekuwensi, grafik, dan persentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif pembelajaran aspek sastra dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia terhadap pengembangan karakter (sikap, perilaku, dan kepribadian) siswa dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Berbasis Karakter di Madrasah Aliyah Negeri Palopo, yaitu 0,373 (db = 1-198, F = 31,975 dengan P = 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa lebih kecil dari kriteria yang telah ditetapkan, yaitu 0,05 sedangkan sumbangan efektif variabel X terhadap Y mencapai 1,39%. Selain itu, secara deskriptif persepsi siswa tentang pembelajaran aspek sastra dalam pengembangan karakter menunjukkan tingkat persentasi sebagai berikut: (1b) 61% siswa menyatakan membaca dan mempelajari karya sastra memengaruhi jiwa dan rasa simpatik, (2b) 56,5% siswa menyatakan mengkaji karya sastra untuk memahami hakikat kehidupan, (3b) 78% siswa menyatakan dalam bacaan sastra diperoleh pengetahuan tentang: kreasi tanggung jawab, kerja keras, kejujuran, dan rasa peduli terhadap lingkungan sosial, (4b) 83,5% siswa menyatakan karya sastra sarat nilai karakter, kepribadian, dan religius dalam kehidupan, (5b) 52,5% siswa menyatakan pengalaman nyata dan model ideal kehidupan masyarakat dalam karya sastra, (6b) 49% siswa menyatakan hubungan antara pembelajaran sastra dan pengembangan karakter serta pola kepribadian siswa, dan (7b) 89,5% siswa menyatakan menyukai pembelajaran kegiatan sastra.
Internalisasi Makna Pesan Moral Batti’-Batti’ dalam Pemertahanan Nilai-Nilai Karakter Masyarakat Kepulauan Selayar Elsa Juliana; Marwiah Marwiah; Iskandar Iskandar
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis makna pesan moral batti’-batti’ dalam masyarakat Kepulauan Selayar, menganalisis nilai-nilai karakter yang terdapat dalam kelong batti’-batti’, serta mendeskripsika cara pengaplikasian nilai-nilai yang terdapat dalam batti’-batti’ di kalangan masyarakat Kepulauan Selayar. Metode penelitian, menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif dengan menguraikan data berupa uraian kata-kata yang akan dianalisis berdasarkan teori, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yakni teknik wawancara, simak catat, dan teknik rekam. Kegiatan analisis data meliputi langkah-langkah mengolah data, menganalisis data, dan menemukan hasil, sebelum data diolah perlu dipersiapkan kelengkapan data yang akan kita analaisi untuk memudahkan peneliti ada langkah-langkah menganalisis data yang digunakan dalam penelitian yakni: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa “kelong” batti’-batti’ adalah kesenian tradisional berupa lantunan-lantunan khas berbahasa Selayar yang dinyanyikan oleh laki-laki dan perempuan secara bersahut-sahutan seperti berbalas pantun dalam bentuk nyanyian yang diiringi alat music gambus dan rebana khas Selayar, terdapat pesan moral yang terkandung dalam batti’-batti’ yakni sangat mementingkan adat istiadat, bersikap ramah, dan saling menghargai. Dalam kalimat atau lirik yang terdapat dalam lirik “kelong” batti’-batti’ terdapat unsur nilai karakter diantaranya: nilai sosial budaya, nilai komunikasi, nilai saling menghargai, dan nilai harmonisasi.
Internalisasi Makna dan Nilai Budaya pada Cerita Rakyat Pangeran Barasa melalui Pendekatan Sosiologi Sastra Riska Riska; Marwiah Marwiah
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.075 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan nilai budaya pada cerita rakyat Pangeran Barasa melalui pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Sumber data dalam penelitian ini adalah berupa uraian cerita, ungkapan kata-kata tertulis, dan perilaku yang dialami. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, teknik baca, analisis data, dan mencocokkan data dengan kutipatan-kutipan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan lima nilai budaya pada cerita rakyat Pangeran Barasa. Nilai budaya tersebut, yaitu nilai budaya siri’ (harga diri), budaya kerendahan hati, budaya kerja keras, budaya menuntut ilmu, budaya menghargai adat, dan budaya kekayaan. Kelima nilai budaya tersebut yang paling dominan muncul adalah nilai budaya kekayaan, budaya menghargai adat dan budaya menuntut ilmu. Sedangkan nilai budaya kerendahan hati dan budaya bekerja keras sudah jarang ditemui.
Deskripsi Kemampuan Dasar Mahasiswa dalam Menggunakan Aplikasi Pengolah Kata, Pengolah Angka, dan Pengolahan Persentase Nur Fakhrunnisaa; Muh. Yamin
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.248 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dasar mahasiswa dalam menggunakan 3 aplikasi, yaitu aplikasi pengolah kata, aplikasi pengolah angka, aplikasi pengolah persentase. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu kemampuan dasar mahasiswa dalam penggunaan ketiga aplikasi, baik itu aplikasi pengolah kata, aplikasi pengolah angka dan aplikasi pengolah persentase berada pada kategori cukup sebesar 54%, kategori rendah 27%, dan kategori tinggi 19%. Hal ini berarti mayoritas mahasiswa mampu menggunaan ketiga aplikasi tersebut walaupun dengan kemampuan yang cukup.
Pengembangan Teknologi Audio Visual dalam Pembelajaran Bahasa Arab Naidin Syamsuddin
Jurnal Konsepsi Vol. 10 No. 4 (2022): Jurnal Konsepsi (Februari)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.986 KB)

Abstract

Masalah yang dihadapi oleh tenaga pengajar adalah keterbatasan dalam menyediakan media pembelajaran bahasa Arab. Masalah ini menyebabkan kurangnya motivasi belajar sehingga pemahaman dan pengetahuan siswa menjadi rendah. Upaya yang dilakukan untuk mengembangkan teknologi audio visual dalam pembelajaran bahasa Arab. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode library. Perkembangan teknologi informasi dan pengetahuan dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan. Dalam dunia pendidikan dituntut mengikuti arus perkembangan tersebut, termasuk dalam hal pembelajaran bahasa Arab. Diharapkan tenaga pengajar dapat merancang metode pengajaran yang menarik sehingga siswa termotivasi untuk belajar dan meningkatkan prestasinya. Salah satu pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan adalah dengan menggunakan media audio visual. Berbagai macam media audio visual yang dapat digunakan adalah laboratorium bahasa multimedia, LCD proyektor, dan internet. Media audio visual dirancang khusus untuk menarik minat belajar sehingga diharapkan media ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Analisis Unsur Intrinsik dan Kohesi Leksikal Repetisi pada Cerpen “Tato, Ciuman, & Sebuah Nama” Karya Yetti A.Ka. Niken Aprilyana; Yunus Sulistyono
Jurnal Konsepsi Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk: (1) Mendeskripsikan unsur intrinsik dalam cerpen “Tato, Ciuman, dan Sebuah Nama”. (2) Mengidentifikasi kohesi leksikal repetisi dalam sebuah cerpen “Tato, Ciuman, dan Sebuah Nama”. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dilakukan dengan membaca dan melakukan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dengan metode agih. Data tersebut diseleksi dengan menggunakan triangulasi teori, setelah itu disajikan dengan didukung penelitian-penelitian sebelumnya, dan selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan dengan menggunakan dua teknik, yakni teknik heuristik dan teknik hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 8 jenis unsur intrinsik yang terdapat dalam cerpen “Tato, Ciuman, & Sebuah Nama” karya Yetti A. KA. yang meliputi tema, tokoh, penokohan, alur, latar, gaya bahasa, sudut pandang, amanat. Repetisi dalam hasil analisis ini ditemukan sebanyak 7 macam repetisi yang terdiri dari 11 data. Macam repetisi meliputi repetisi epizeuksis, repetisi anaphora, repetisi mesodiplosis, repetisi tautotes, repetisi anadiplosis, repetisi epistrofa, dan repetisi simploke.
Interpretasi Mahasiswa Perantau Pinrang Unismuh Makassar terhadap Makna Lagu Bugis Alosi Ripolo Dua: (Pendekatan Hermeneutika) Narti Narti; Aliem Bahri; Andi Syamsul Alam
Jurnal Konsepsi Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Konsepsi (Mei)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan interpretasi mahasiswa perantau Pinrang Unismuh Makassar terhadap makna lagu bugis Alosi Ripolo Dua (Pendekatan Hermeneutika). Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini yang menjadi data yaitu naskah lagu Alosi ripolo dua ciptaan dari Yusuf Alamudi. Dan yang menjadi fokus pada penelitian ini yaitu berupa kata yang bebentuk lirik lagu Alosi ripolo dua. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, inventarisasi, dengar simak dan mencatat. Proses analisis data dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : (1) identifikasi, setelah semua data terkumpul penulis akan membacanya secara kritis lalu mengidentifikasi lagu yang akan dijadikan data saat penelitian ; (2) Klarifikasi, selanjutnya data akan diseleksi dan diklarifikasi berdasarkan hasil pemahaman ; (3) Analisis, setelah identifikasi dan klarifikasi selanjutnya data akan dianalisi dan diinterpretasikan maknanya melalui pendekatan hermenutika ; (4) Deskripsi, langkah selanjutnya yaitu mendeskripsikan seluruh hasil dari analisis data dngan pendekatan hermeneutika. Yang terakhir ; (5) Temuan, setelah semua rangkaian dilalui akhirnya penulis berhasil menemukan makna lagu bugis Alosi Ripolo Dua yang sesunguhnya melalui pendekatan hermeneutika. Adapun hasil penelitian pada lagu Alosi ripolo dua ciptaan Yusuf Alamudi menunjukkan bahwa pada lirik lagunya menceritakan tentang sepasang kekasih yang memiliki banyak kemiripan dari segi fisik, hal tersebut menandakan bahwasanya mereka berjodoh.
Nilai Budaya Sipakatau, Sipakainga, Sipakalabirik dalam Film “Anak Karaeng”: (Kajian Sosiologi Budaya) Annisa Surya Ningsi S.; Haslinda Haslinda; Syekh Adi Wijaya Latief
Jurnal Konsepsi Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Konsepsi (Agustus)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai budaya sipakatau, sipakainga, sipakalbirik pada film yang berjudul “Anak Karaeng” dengan menggunakan kajian sosiologi budaya .Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulkan data secara terperinci sehingga menghasilkan data yang akurat sesuai dengan fakta penelitian kualitatif menggambarkan tentang penemuan yang kemudian data dikumpulkan. Data dalam penelitian ini ialah semua yang berupa bunyi bahasa, kata, kalimat, paragraf, dan wacana pada film “Anak Karaeng” yang berkaitan tentang nilai budayadalam film “Anak Karaeng “ menggunakan kajian sosiologi budaya. Sumber data dalam penelitian di ambil dari media Youtube. Hasil penelitian film anak karaeng yang pertama data saling memanusiakan manusia atau sering di sebut dengan istilah sipakatau terdapat 4 data yang di temukan dan budaya saling mengingatkan atau sipakainga terdapat 6 data yang di peroleh dan data terakhir yaitu budaya saling menghargai atau sering di sebut dengan istilah sipakalabbirik terdapat 2 data yang di temukan , ini berarti masih ada budaya yang terdapat dimasyarakat akan adanya nilai budaya yang diterapkan oleh nenek moyang teredahulu masih ada remaja yang tidak lupa akan budaya yang ada.
Karakteristik Percakapan Rayuan Gombal pada Acara “Lapor Pak” Trans 7 Agus Ardianto; Achmad Tolla; Amal Akbar
Jurnal Konsepsi Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Konsepsi (Mei)
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acara lapor pak di trans7 mengambarkan fenomena rayuan gombalan yang dapat mengubah suasana jadi humor serta membuat para penontor terhibur akan hal rayuan yang dilontarkan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan maksud tuturan rayuan gombal , dan mendeskripsikan karakteristik kebahasaan yang dilontarkan dalam menciptakan komedi rayuan gombal. Pada penelitian ini data yang di ambil berupa kalimat dalam rayuan gombal yang ada di acara lapor pak Trans 7 yang mempunyai karakteristik kebahasaan. Sumber data dalam penelitian ini adalah rayuan gombal pada acara lapor pak di Trans 7 yang tayang pada tanggal 20-30 mei 2022. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tinjauan pragmatik. Hasil pada penelitian ini ada dua hal, pertama, tindak tutur rayuan gombal pada acara lapor pak di trans 7 yang meliputi: menyarankan, mengatakan, mengungkapkan, memberitahukan, mengusulkan, menyuruh, menyarankan, menentang dan meminta. Kedua, karakteristik percakapan rayuan gombal yang di ambil dari data tindak tutur percakapan rayuan gombal meliputi:pinyisipan bunyi, penambahan bunyi dan ambiguitas.

Page 10 of 18 | Total Record : 178