cover
Contact Name
Isty Murdiani
Contact Email
jrabi@stieww.ac.id
Phone
+6281904130177
Journal Mail Official
jrabi@stieww.ac.id
Editorial Address
Jl. Lowanu Sorosutan UH VI / 20, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55162, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28081617     DOI : https://doi.org/10.32477/jrabi.v2i3
Focus & Scope Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia Topics covered include, but not strictly limited to: 1. Business and management strategy 2. Marketing management 3. Operations management 4. Finance and investment management 5. Entrepreneurship 6. Organisational behaviour and people management 7. Corporate social responsibility 8. Islamic business and management
Articles 370 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR FUNDAMENTAL YANG BERPENGARUH TERHADAP LIKUIDITAS SAHAM PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG BERADA PADA INDEKS INFOBANK 15 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2015-2018 Adi Suryo Laras; Achmad Tjahjono
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.612 KB) | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.381

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Faktor-Faktor Fundamental Yang mempengaruhi Likuiditas Saham Pada Perusahaan Perbankan Yang Berada Pada Indeks Infobank15 di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2018. Jumlah sampel yang dalam penelitian ini sebanyak 65. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan secara parsial variabel earning per share, price earning ratio dan debt to equity ratio berpengaruh signifikan terhadap likuiditas saham dengan nilai signifikansi < 0,05. Sedangkan variabel return on asset tidak berpengaruh terhadap likuiditas saham (nilai signifikansi > 0,05). Secara simultan earning per share, price earning ratio, return on asset dan debt to equity ratio berpengaruh terhadap likuiditas saham (nilai signifikansi 0,194 > 0,05). Koefisien determinasi yang dihasilkan adalah sebesar 0,614 yang berarti 61,4 persen perubahan variabel likuiditas saham dijelaskan oleh perubahan earning per share, price earning ratio, return on asset dan debt to equity ratio secara bersama-sama, sedangkan sisanya sebesar 38,6 persen dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
ANALISIS MOTIVASI, DISIPLIN DAN BEBAN KERJA YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN KEBUMEN Dewi Kusumaningsih; Selamat Riauwanto
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.402 KB) | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen, (2) Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen, (3) Pengaruh beban kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen, dan pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja beban kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen berjumlah 60 pegawai. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda. Pengujian validitas dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi product moment. Pada taraf signifikansi 5%, hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen β = 0,518* (*p<0,005; p=0,007), (2) Disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen β = 0,496* (*p<0,005; p=0,001), (3) Beban kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen β=0,297*(*p<0,05; p=0,019). Nilai koefisien determinasi menunjukkan kontribusi motivasi kerja, disiplin kerja dan beban kerja untuk menjelaskan kinerja pegawai negeri sipil pada Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen. Hal ini berarti kemampuan variabel motivasi kerja, disiplin kerja dan beban kerja dalam menjelaskan variasi variabel kinerja adalah sebesar 45,2%, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar variabel yang diteliti.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN PEGAWAI TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN PADA DINAS TENAGA KERJA DAN KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN KEBUMEN Eni Kusuma Hastuti; Wahyu Purwanto
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.246 KB) | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.383

Abstract

This study aims to determine whether the dimensions ESQ in service quality, namely reliability, responsiveness, access, flexibility, ease of navigation, efficiency, assurance, security, science price, aesthetic situ, and personalization affect the user satisfaction Department of Labor Cooperatives and Small medium Kebumen. The population in this study is the service users Department of Labor Cooperatives, Small and Medium Kebumen. The sample of 100 respondents by using the technique of Non-Probability Sampling with accidental sampling approach, ie sampling technique based on chance, ie who happened to meet the researchers can be sampled if deemed suitable. Based on statistical data analysis, indicators in this study is valid and the variables are reliable. The sequence individually on each of the most influential variable is the variable responsiveness with a regression coefficient of 0.257, and knowledge of the price of the regression coefficient of 0.157, followed by a guarantee by the regression coefficient of 0.120, the security of the regression coefficient of 0.120, while the variables that influence the lowest was efficient with a regression coefficient of 0.069. Department of Labor and Cooperatives, Small and Medium Enterprises Kebumen need to retain the elements that have been rated by consumers as well as the need to fix the things that are lacking.
ANALISIS BEBAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA SEKRETARIAT DINAS PEKERJAAN UMUM PERUMAHAN DAN ENERGI SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI DIY (STUDI KASUS JABATAN FUNGSIONAL UMUM) Ibnu Afan; Muhammad Su'ud
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.956 KB) | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.385

Abstract

This research on the workload problem of Civil Servants is based on the number of Civil Servants who exceeds the number of public functional positions (JFU) at the Secretariat of the Office of Public Works, Housing and Energy of Mineral Resources of DIY Province, namely 13 general functional positions and with 29 employees Civil Affairs. The purpose of this study was to determine the suitability between workloads for existing job assignments and to find out the needs of Civil Servants needed to handle 13 general functional positions that have been established. This study uses a descriptive qualitative research design, using the Full-Time Equivalent (FTE) method. This method compares the amount of time the task is multiplied by the workload compared with the amount of effective work time. The results of this study indicate that there is a mismatch between workload on office duties and a shortage of employees in the general functional position of the Secretariat of the Office of Public Works, Housing and Energy of Mineral Resources of DIY Province. This is indicated by the normal workload in general functional positions as much as 13 employees or 45% of the normal amount of 100% but there are still general functional positions where the workload is underloaded by 9 employees or 31% of the normal amount and 7 employees are overloaded or 21% of the total normal. While the number of employees to handle 13 general functional positions is 29 Civil Servants, according to the results of the analysis for future staffing planning, it is necessary to optimize employee performance by changing the composition of the workforce by adding 4 Civil Servants to 33 Civil Servants.
PERAN MOTIVASI SEBAGAI MEDIATOR DIMENSI KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. NETINDO SOLUTION YOGYAKARTA Maya NunghKolifah; Muhammad Awal Satrio Nugroho
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.058 KB) | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.386

Abstract

This study aims to determine the role of motivation as a mediator of leadership dimensions on employe performance of PT. Netindo Solution. The population in this study are all employess of PT. Netindo Solution made with the criteria of being a permanent employee or more than one year from the criteria obtained a population of 400 employees spread from various division units. The sampling technique uses a purposive sampling technique of 80 respondents which will be taken 20% from 400 employees. The method of data collection uses a questionnaire method with a Likert scale. The data analysis technique used is path analysis. The results of the study show that Motivation (Y1) acts as a mediator between interpersonal roles (X1) of leaders and employee performance (Y2). This is evidenced by the indirect coefficient value of 0.308 greater than the direct coefficient value of 0.113. The results also prove that Motivation (Y1) acts as a mediator between the role of informational (X2) leaders and employee performance (Y2). This is evidenced by the indirect effect coefficient of 0.203 greater than the direct coefficient value of 0.220. Motivation (Y1) acts as a mediator between decisional roles (X3) of leaders and employee performance (Y2). This is evidenced by the indirect coefficient value of 0.216 greater than the direct coefficient value of 0.143. From the results of this study it can be concluded that through motivation, the role of dimensions will be more effective in improving the performance of employees of PT. Netindo Solution.
ANALISIS KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN PURWOREJO Dyah Restu Utami; Muda Setia Hamid
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.14 KB) | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.388

Abstract

Sekretariat DPRD mempunyai tugas menyelenggarakan administrasi kesekretariatan dan keuangan, mendukung melaksanakan tugas dan fungsi DPRD, serta menyediakan dan mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh DPRD dalam melaksanakan hak dan fungsinya sesuai dengan kebutuhan. Di dalam Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo, masih ditemukan terdapat masalah yaitu kinerja pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo yang belum optimal. Oleh karenanya penulis mengajukan pertanyaan, mengapa kinerja pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo belum optimal? Bagaimana kinerja pegawai Sekretariat DPRD yang senyatanya? Bagaimana upaya penyelesaian dalam meningkatkan kinerja Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo Kabupaten Purworejo? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengambilan data yang dilakukan meliputi wawancara, FGD dan sumber data sekunder yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi dari data yang ditemukan di dalam penelitian di lapangan serta sumber data pustaka untuk memahami permasalahan. Dari penelitian ini penulis dapat melihat bahwa, kinerja Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo belum optimal dilihat dari kurangnya pencapaian kinerja dari target kinerja yang ditetapkan dalam Renstra. Faktor yang menyebabkan belum optimalnya kinerja yaitu pertama pada aspek kualitas kerja, kualitas kerja pegawai yang belum tepat. Kedua, aspek ketepatan waktu yang masih belum sesuai. Ketiga, aspek inisiatif pegawai maupun level manajerial yang masih belum dikembangkan sementara iklim kerja masih terbiasa dengan sistem top down. Keempat, aspek kemampuan pegawai yang belum optimal karena kurang kesesuaian kapasitas dan tugas. Kelima, aspek komunikasi yang terus diusahakan dalam mengoptimalkan komunikasi baik administrasi kesekretariatan maupun tugas dukungan kewenangan Dewan.
EVALUASI PENGGUNAAN DANA KOMITE SEKOLAH DI SMK NEGERI 1 KEBUMEN Sulastri Sulastri; Ruddy Trisantoso
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.934 KB) | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.389

Abstract

Peran Komite Sekolah di SMK Negeri 1 Kebumen dalam meningkatkan mutu pendidikan perlu mendapat dukungan dari seluruh komponen pendidikan, baik guru, Kepala Sekolah, siswa, orang tua/wali murid, masyarakat, dan institusi pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab belum optimalnya penggunaan dana Komite Sekolah di SMK Negeri 1 Kebumen, mengevaluasi penggunaan dana Komite Sekolah di SMK Negeri 1 Kebumen, merumuskan solusi ke depan untuk mengoptimalkan dalam penggunaan Dana Komite Sekolah di SMK Negeri 1 Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode Komparatif artinya sejenis penelitian deskriptif yang ingin mencari jawaban secara mendasar tentang sebab-akibat, dengan menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya ataupun munculnya suatu fenomena tertentu. Hasilnya faktor-Faktor Penyebab Belum Optimalnya Penggunaan Dana Komite Sekolah di SMK Negeri 1 Kebumen adalah keberadaan ekonomi dari masing-masing orang tua siswa, kurangnya sosialisasi, personalia anggota Komite Sekolah yang terbatas jumlah, waktu dan kompetensinya, belum ada koordinasi dan komunikasi yang baik dan erat antar anggota komite sekolah, kurangnya pelibatan komite sekolah dalam fungsi sebagai luas sehingga kinerjanya terbatas pada masalah-masalah rutinitas saja. Penggunaan Dana Komite Komite Sekolah SMKN 1 telah mampu menjadi supporting agency sekaligus mediator dalam hal penggalangan dana dana lokasi biaya pendidikan. Komite Sekolah SMKN 1 dalam hal pengawasan dan evaluasi biaya pendidikan telah dapat menjalankan fungsi baik, namun dari data diketahui bahwa realisasi anggaran dalam 3 tahun terakhir belum 100%, hal ini berarti penggunaan dana Komite Sekolah belum optimal. Solusi untuk mengoptimalkan dalam penggunaan Dana Komite sekolah SMKN 1 Kebumen adalah bagi siswa mampu diusulkan untuk memperoleh bantuan beasiswa miskin melalui BSM dan BOS, kemudian bagi siswa yang menjadi juara umum diberikan kebebasan biaya komite. Perlu sosialisasi ke masyarakat, perlu dikembangkan sistem rekruitmen dan seleksi terhadap calon anggota dewan pendidikan dan komite sekolah yang lebih baik, perlu ditetapkan standar dan indikator kinerja dewan dan komite, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam menilai kinerjanya, perlu adanya koordinasi dan komunikasi yang baik, perlu adanya upaya pengadaan dana penunjang kegiatan operasional dan tempat kerja untuk Komite Sekolah. Dan perlu ada penambahan anggota Komite Sekolah sehingga mempermudah dalam melaksanakan tugas sebagai badan pengontrol.
KINERJA PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DPRD DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA RR. Yuli Priyatmi Wiji Rahayu; Suci Utami Wikaningtyas
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.056 KB) | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.390

Abstract

Kinerja Pegawai pada Sekretariat DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta belum optimal, masih ada beberapa program kerja yang capaiannya belum sesuai dengan target. Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY belum optimal, menganalisis kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY belum optimal, mengevaluasi kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY senyatanya, merumuskan upaya untuk mengatasi masalah belum optimal kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY Jenis penelitian adalah kualitatif, metode analisis: diskriptif kualitatif dan diskriptif komparatif. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY belum optimal adalah kurangnya jumlah pegawai karena banyak pegawai yang memasuki purna tugas, dan kebijakan Pemerintah yang menerapkan moratorium, sehingga satu pegawai harus melaksanakan beberapa pekerjaan. Yang menyebabkan kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY belum optimal adalah karena penempatan pegawai yang belum sesuai dengan pendidikan dan kompetensinya, kompetensi pegawai yang masih rendah, pegawai dengan lulusan SLTA tidak bisa komputer, kurangnya kemauan pegawai untuk menyesuaikan dengan perkembangan Teknologi dan Informasi, dan beban kerja yang semakin hari semakin tinggi. Kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY senyatanya adalah sudah baik, akan tetapi masih belum optimal, masih perlu ditingkatkan, diperlukan koordinasi antar bagian, kerja sama antar bagian, masih diperlukan pengarahan dan pembinaan dari pimpinan. Upaya untuk mengatasi masalah belum optimalnya kinerja pegawai pada Sekretariat DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta adalah dengan mengusulkan penambahan pegawai, menempatkan pegawai sesuai dengan pendidikan dan kompentensinya, pembinaan dari pimpinan, koordinasi antar bagian, kerjasama antar bagian, dan mengikutsertakan pegawai pada program Diklat atau Bimtek untuk menunjang ketugasan sehari-hari sesuai dengan tugas dan fungsinya. Kesimpulannya bahwa ada faktor-faktor yang menyebabkan kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY belum optimal adalah kurangnya jumlah pegawai, kebijakan moratorium dari Pemerintah, yang menyebabkan kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY belum optimal adalah penempatan pegawai belum sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi, beban kerja tinggi, kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY senyatanya adalah sudah baik tetapi belum optimal, upaya untuk mengatasi masalah belum optimal kinerja pegawai Sekretariat DPRD DIY dengan usulan penambahan pegawai, penempatan sesuai latar pendidikan dan komptensi, pembinaan, Diklat/Bimtek. Untuk usulannya yaitu penambahan pegawai, penempatan pegawai sesuai pendidikan dan kompetensi, pembinaan, mengikutsertakan dalam Diklat atau Bimtek.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA SEKSI PENGENDALIAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR (PENYAKIT TUBERKULOSIS) DALAM PENANGGULANGAN KASUS DI KABUPATEN MAGELANG Anastasia Erni Budi Kristiani; Priyastiwi Priyastiwi
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.508 KB) | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.391

Abstract

This Research aims to know the efforts of performance-improvement officer of tuberculosis in Kabapaten. Research conducted in January to Pebruary 2019. This type of research is descriptive research using qualitative data collection with interviews and observations as well as a questionnaire distributed in the respondents in this case in the relevant manner in later interviews So the conclusion to be pulled. The results showed that the performance of the program of tuberculosis in Maas Regency of clinics continues to be low it was proven by the low level of commitment of local policy pemixing ku and less cross-sector cooperation in each region and However, the entire Tatalaksana programme financed in accordance with the procedures. Therefore, recommend local policy makerst The UNITED Kingdom can build devotion in the tuberculosis program activities with all partyoR at each area and the implementation of the Programme in accordance with the Tuberculosis prevention Tatalaksana.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN PASIEN TUBERKULOSIS DI POLI PARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. SOEROTO NGAWI TAHUN 2021 Ririn Noviyanti; Nur Widiastuti
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.836 KB) | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.392

Abstract

This study aims to determine and analyze the quality of services expected and provided to tuberculosis patients and to formulate efforts to improve the quality of services for tuberculosis patients at the Lung Poly, Regional General Hospital, dr. Soeroto, Ngawi Regency. This research is a qualitative descriptive study using 112 tuberculosis patients in the pulmonary polyclinic of RSUD. dr. Soeroto Ngawi as the respondent. Based on the data analysis, it was obtained that the patient's expectation was 34.88 and the reality score was 30.16 with a gap of 4.73. The patient satisfaction index on the quality of service at the Pulmonary Polyclinic of the Regional General Hospital dr. Soeroto Ngawi Regency is in the satisfied category. Efforts that can be formulated to improve service quality include: Health workers need to improve the delivery of information related to activities and behavior to patients so that they can maximize treatment and minimize transmission. Standard Operating Procedure is needed regarding information that needs to be conveyed to patients and socialization to health workers so that misinformation can be minimized. Provision of written information through various media that is easily accessible to patients is needed, health workers need to increase the use of Personal Protective Equipment as an effort to prevent transmission and minimize the risk of infection, especially for health workers along with SOPs for supervision from management to improve the compliance of health workers in the use of Personal Protective Equipment. Health workers need to improve physical appearance, neatness to improve the quality of service to patients and increase alertness in services, especially in the registration section. The hospital needs to improve the quality of services, especially the registration section so that it can improve the quality of services provided and according to patient expectations. The hospital can organize and involve human resources in various trainings such as communication training, excellent service to improve the quality of service to patients. Supervision is needed regarding services to tuberculosis patients, especially in the registration section by the person in charge and the head of the room so that the quality of service can be optimal.

Page 4 of 37 | Total Record : 370