cover
Contact Name
Marwati
Contact Email
mar.ambodalle@gmail.com
Phone
+628124118351
Journal Mail Official
jurnal.timpalaja@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36, Gowa, South Sulawesi, Indonesia Phone : +6281-241-183-51, +6285-299-959-452, Post Office: 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
TIMPALAJA: Architecture Student Journal
ISSN : -     EISSN : 27458490     DOI : https://doi.org/10.24252/timpalaja
Core Subject : Art, Engineering,
TIMPALAJA: Architecture Student Journal (E-ISSN: 2745-8490) is a scientific publication for student collaborative research and lecturers of a widespread topic in architectural design studies. The papers received by this journal will be reviewed by the editorial team. TIMPALAJA publishes articles that include textual studies and field studies in a variety of architectural design perspectives including: Islamic architecture Mosque architecture Local Wisdom Historic architecture Interior Architectural theories and criticism Environmental architecture City Design Landscape Building Science and technology Structure and construction of buildings And much more related to architectural design
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2020): December" : 9 Documents clear
Kawasan Taman Baca Rekreatif Pendekatan Pada Arsitektur Hijau di Kota Palopo Supyan, Ahmad Hunain; Sahabuddin, Wasilah; Alfiah, Alfiah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 2 No. 2 (2020): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v2i2a3

Abstract

Abstrak_ Kota Palopo adalah sebuah kota di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kota Palopo memiliki jumlah penduduk sekitar 176.907 jiwa. Berdasarkan kuesioner peneliti menurut 55 responden usia 15-64 tahun, menunjukkan bahwa minat baca di Kota Palopo sangat rendah, masyarakat Kota Palopo tertarik dan memilih untuk menonton TV 61,8% dibandingkan membaca 38,2%. Masalah yang pertama, minimnya fasilitas seperti kelengkapan buku. Kedua, aktivitas membaca tidak terealisasi dengan baik. Ketiga, pesatnya generasi digital.Maka dari itu, perlunya pengembangan fasilitas baca bagi masyarakat salah satunya Taman Baca Kota Palopo. Taman Baca yang ada di Kota Palopo terletak di jalan Andi Djemma Kota Palopo memiliki luas lahan + 3.185 m2. Peneliti bermaksud merancang Taman Baca menjadi suatu Kawasan. Kawasan menurut UU No. 26 Tahun 2007 adalah suatu wilayah yang menjadi fungsi utama lindung atau budidaya, dalam hal ini yang dimaksud budidaya minat baca di Kota Palopo. Salah satu hal yang juga mempengaruhi indikator keberhasilan pembangunan Taman Baca untuk menarik minat baca publik, dilihat dari segi arsitektur melalui pendekatan desain. Dalam perencanaan dan perancangan Desain Taman Baca di Kota Palopo, peneliti menggunakan konsep Arsitektur Hijau. Pengambilan konsep berdasarkan salah satu agenda utama Pemerintah yaitu pembangunan Ruang Terbuka Hijau publik, yang menjadikan salah satu prioritas pembangunan di Kota Palopo.Kata kunci: Taman Baca; Rekreatif; Arsitektur Hijau; Kota Palopo. Abstract _ Palopo City is a city in the province of South Sulawesi, Indonesia. Palopo City has a population of around 176,907 people. Based on the researchers' questionnaire According to 55 respondents aged 15-64 years, showing interest in reading in Palopo City is very low, Palopo City people are interested and choose to watch TV 61.8% compared to reading 38.2%. The first problem, the lack of facilities such as completeness of books. Second, reading activity is not well realized. Third, the rapid generation of digital. So from that, the need for the development of reading facilities for the community is wrong Park Library in Palopo City. Park Library in Palopo City is located on Andi Djemma Street, Palopo City has a land area of + 3,185 m2. Read more about Park Library. Regions based on Law no. 26 of 2007 is the area that is the main place of protection or cultivation, in this case, which encourages reading interest in the City of Palopo. One of the things that also influences the development indicators of  Park Library to attract public reading interest, in terms of architecture through accessing design. In planning and designing the Reading Garden Design in Palopo City, researchers used the concept of Green Architecture. Taking the concept based on one of the Government's main agendas is the development of a community's Green Open Space, which makes one of the development priorities in Palopo City. Keywords: Park Library; Recreation; Green Architecture; Palopo City.
Karakteristik dan Keunikan Bola Kaju Sappu’ di Desa Malalin, Kabupaten Enrekang Akbar R, Muhammad; AS, Zulkarnain
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 2 No. 2 (2020): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v2i2a2

Abstract

Abstrak_ Desain rumah tradisional bukanlah sekedar karakteristik pembeda atau ciri khas semata.  Melainkan ada fungsi fungsi yang di sediakan olehnya serta ada pula kebutuhan akan kecocokan dengan  tipe aktivitas masyarakat setempat itu sendiri. Beberapa suku bangsa Indonesia memiliki karakteristik dan  keunikan rumah tradisional masing masing, dan salah satu rumah tradisional di Indonesia adalah rumah  panggung kayu, atau dalam bahasa bugis dikenal dengan nama “ Bola Kaju Sappu’” .Penelitian ini  didasari oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang nilai nilai tradisi serta sejarah asal muasal  keberadaan rumah panggung bugis di tengah tengah lingkungan masyarakat, khususnya di Desa Malalin,  kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui sejarah, karakteristik serta  nilai nilai arsite ing masing, dan salah satu rumah tradisional di Indonesia adalah rumah  panggung kayu, atau dalam bahasa bugis dikenal dengan nama “ Bola Kaju Sappu’” .Penelitian ini  didasari oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang nilai nilai tradisi serta sejarah asal muasal  keberadaan rumah panggung bugis di tengah tengah lingkungan masyarakat, khususnya di Desa Malalin,  kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui sejarah, karakteristik serta  nilai nilai arsitektur pada Bola Kaju Sappu’. Lokasi penelitian berada di Desa Malalin, Kecamatan  Cendana, Kabupaten Enrekang provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif  dengan melakukan observasi dan pengamatan langsung di lapangan , sebagai teknik pengumpulan data.  Dari hasil penelitian menunjukan bahwa “ Bola Kaju Sappu’” terdiri atas tiga bagian yaitu yaitu bagian  bawah disebut Passiring atau sullung bola, bagian tengah disebut Kale bola, dan bagian atas disebut  Para Bola.Kata kunci: Bola Kaju Sappu’; Rumah Bugis; Malalin Abstract _ Traditional home design is not just a distinguishing characteristic or mere characteristic. But there are functions provided by him and there is also a need for compatibility with the type of local community activity itself. Some Indonesian ethnic groups have the characteristics and uniqueness of their respective traditional houses, and one of the traditional houses in Indonesia is a wooden stilt house, or in Bugis language known as “ Bola Kaju Sappu’” This research is based on my lack of knowledge about wooden houses on stilts the Bugis tribe is incidentally where I have lived for many years. Therefore, here  I will review the philosophy of the houses on stilts which have been our homes for many years. This study uses a qualitative method by observing and observing directly in the field, as a data collection technique.  From the results of the study showed that “ Bola Kaju Sappu’” consists of three parts, namely the bottom is called Siring or Sullung Bola, the middle is called Kale Bola, and the top is called Para Bola.Keywords: Bola Kaju Sappu’; Bugis House; Malalin ktur pada Bola Kaju Sappu’. Lokasi penelitian berada di Desa Malalin, Kecamatan  Cendana, Kabupaten Enrekang provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif  dengan melakukan observasi dan pengamatan langsung di lapangan , sebagai teknik pengumpulan data.  Dari hasil penelitian menunjukan bahwa “ Bola Kaju Sappu’” terdiri atas tiga bagian yaitu yaitu bagian  bawah disebut Passiring atau sullung bola, bagian tengah disebut Kale bola, dan bagian atas disebut  Para Bola.Kata kunci: Bola Kaju Sappu’; Rumah Bugis; Malalin Abstract _ Traditional home design is not just a distinguishing characteristic or mere characteristic. But there are functions provided by him and there is also a need for compatibility with the type of local community activity itself. Some Indonesian ethnic groups have the characteristics and uniqueness of their respective traditional houses, and one of the traditional houses in Indonesia is a wooden stilt house, or in Bugis language known as “ Bola Kaju Sappu’” This research is based on my lack of knowledge about wooden houses on stilts the Bugis tribe is incidentally where I have lived for many years. Therefore, here  I will review the philosophy of the houses on stilts which have been our homes for many years. This study uses a qualitative method by observing and observing directly in the field, as a data collection technique.  From the results of the study showed that “ Bola Kaju Sappu’” consists of three parts, namely the bottom is called Siring or Sullung Bola, the middle is called Kale Bola, and the top is called Para Bola.Keywords: Bola Kaju Sappu’; Bugis House; Malalin 
Karakteristik Arsitektur Gedung Mulo Sebagai Bangunan Heritage (Studi Kasus : Gedung Mulo, Makassar, Sulawesi Selatan) Oktawati, A. Eka; Rahmianti, Rahmianti; Pratiwi, Nurazizah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 2 No. 2 (2020): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v2i2a1

Abstract

Abstrak_ Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan karakteristik arsitektur bangunan peninggalan sejarah di kota Makassar. Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian rasionalisme dalam bentuk kualitatif dengan pendekatan ciri fisik bangunan kolonial yang berada di kota Makassar. Kriteria pemilihan sampel berdasarkan aspek keaslian fisik bangunan berupa fasad. Melalui penelitian ini penulis dapat mengidentifikasi karakteristik  arsitektur  pada bangunan peninggalan sejarah  di kota Makassar  dengan mengambil  acuan dari beberapa teori seperti teori fungsi. Melalui penelitian ini diharapkan masyarakat dan pemerintah mampu mempertahankan keaslian fisik bangunan berupa fasade, karena fasade bangunan merupakan tam pilan luar yang mempunyai karakteristik yang menonjolkan peran bangunan.Kata kunci: Karakteristik, bangunan heritage, Elemen bangunan.   Abstract _ This study aims to reveal the characteristics of architectural heritage buildings in the city of Makassar. The research method used is the research method of rationalism in the qualitative form with the approach of the physical character of colonial buildings located in Makassar city. Sample selection criteria based on the physical aspect of the building in the form of the facade. Through this research, the writer can identify the architectural character of the heritage building in Makassar city by taking reference from several theories such as function theory. Through this research, it is hoped that the society and the government will be able to maintain the physical origin of the building in the form of the facade because the building facade is the outward appearance that has the characteristic that emphasizes the role of the building.Keywords: Characteristics; Heritage buildings; Elements of buildings.
Volumetric Study: Strategi Perkuliahan Studio Perancangan Arsitektur Rahmani, Ahmad Ibrahim; Syuaib, Mayadah; Nuryuningsih, Nuryuningsih; Febriansyah, Muhammad Chaidar; Zahra, Kamila
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 2 No. 2 (2020): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v2i2a6

Abstract

Abstrak_ Pada kuliah asas dan studio perancangan arsitektur UIN Alauddin Makassar lazim menggunakan metode penelusuran konsep perancangan 2 dimensional dengan media kertas gambar dan sketsa konseptual. Dari isu ini berkaitan dengan fakta bahwa konsep desain 2D yang menggunakan media kertas gambar terbatas hanya merepresentasikan ide bentuk, warna, dan texture dalam desain. Salah satu kelemahan metode ini yaitu keterbatasan mahasiswa untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk dan belum akurat dalam merepresentasikan konsep perancangan, sehingga dibutuhkan strategi perkuliahan lain yang lebih representative terhadap proses desain yang dilaksanakan di studio perancangan arsitektur. Agar mahasiswa juga bisa merekam konsepsi orientasi, shading, contour, dan layering secara optimal. Artikel ini membahas pengalaman empiris pengaplikasian metode volumetric study  dalam lingkup kampus UIN Alauddin Makassar dalam kerangka strategi peningkatan mutu perkuliahan. Hasil studi kasus pada mata kuliah Asas dan studio perancangan arsitektur 3 untuk mahasiswa semester III, ditemukan bahwa sebagian besar mahasiswa merasa metode volumetrik studi ini dapat membantu dalam penelusuran konsep perancangan.Kata kunci: Volumteric Study; Studio; Perancangan Abstract _ In architectural design studios at UIN Alauddin Makassar, it is common to use the method of tracing the concept in  2-dimensional design mode, by using drawing paper media and conceptual sketches. This issue relates to the fact that the 2D design concept using drawing paper media is limited to only representing the idea of shape, colour and texture in the design. One of the weaknesses of this method is the student's limitation to explore forms and inaccurate representation of design concepts so that another course strategy that is more representative of the design process is needed in an architectural design studio. So that students can also record the conceptions of orientation, shading, contours, and layering optimally. This article discusses the empirical experience of applying the volumetric study method within the UIN Alauddin Makassar campus within the framework of a strategy to improve the quality of lectures. The results of a case study in 3rd architectural design studio course for second years students, it was found that most students felt that the volumetric method of this study could help in tracing design concepts.Keywords: Volumetric Study; Studio; Design
Waterfront Cottage dengan Pendekatan Arsitektur Ekletik di Pulau Mansinam Papua Barat Kinasih, Alifia Sekar Wana; Marwati, Marwati; Ramadhani, Suci Q.
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 2 No. 2 (2020): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v2i2a9

Abstract

Abstrak_ Sektor pariwisata di Papua Barat semakin meningkat, salah satunya adalah kawasan wisata Pulau Mansinam yang tepatnya terletak di Kabupaten Manokwari. Fasilitas yang perlu dikembangkan dari kawasan wisata ini salah satunya berupa penginapan. Perlunya obyek wisata cottage menggunakan tema yang mendukung ciri khas dan budaya Provinsi Papua Barat khususnya Kabupaten Manokwari. Salah satu pilihan yang dapat diterapkan yaitu dengan menggabungkan unsur tradisional dan modern ke dalam perancangan waterfront cottage atau cottage di tepian pantai Pulau Mansinam ini. Penerapan Arsitektur Eklektik cocok untuk digunakan dalam perancangan desain Waterfront Cottage di Pulau Mansinam ini karena tema ini adalah tema yang menggunakan atau memakai unsur tradisional dan modern. Tujuan penulisan yaitu menghasilkan desain bangunan Cottages yang menekankan unsur tradisional dan modern.Kata kunci: Waterfront; Cottage, Ekletik, Pulau Mansinam Abstract_ The tourism sector in West Papua is increasing, one of which is the man Sonam island tourism area which is precisely located in Manokwari Regency. Facilities that need to be developed from this tourist area, one of which is lodging. The need for cottage tourism objects uses themes that support the characteristics and culture of West Papua Province, especially Manokwari Regency. One option that can be applied is by incorporating traditional and modern elements into the design of waterfront cottages or cottages on the shores of Mansinam Island. The application of Eclectic Architecture is suitable for use in the design of Waterfront Cottage on Mansinam Island because this theme is a theme that uses or uses traditional and modern elements. The purpose of writing is to produce cottages design that emphasizes traditional and modern elements.Keywords: Waterfront, Cottage, Eclectic, Mansinam Island
Pendekatan Arsitektur Biomimikri Desain Taman Hutan Raya Abdul Latief di Sinjai Azizah, Nurfaiqah; Rahayu, Irma; Nursyam, Nursyam
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 2 No. 2 (2020): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v2i2a5

Abstract

Abstrak_ Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh desain Taman Hutan Raya Abdul Latief sebagai Media Edukasi dan Wisata dengan Pendekatan Arsitektur Biomimikri.  Taman Hutan Raya Abdul Latief   (TAHURA) memiliki banyak potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu  daerah tujuan wisata di Provinsi Sulawesi Selatan khususnya pada Kabupaten Sinjai. Selain sebagai wisata pendidikan tentang tumbuhan serta pelestarian satwa yang dilindungi, Tahura ini juga dapat menjadi wisata alam dengan pemandangan yang indah.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dengan cara pengumpulan data dengan melakukan survei atau pengamatan langsung ke lokasi, setelah itu dilakukan wawancara atau tanya jawab dengan pihak – pihak yang ada relevansinya dengan objek    serta penggambaran dengan dokumentasi fotografi. Maka dari penelitian ini ditemukan terjadinya ketidakstabilan kunjungan wisatawan di Tahura ini mengindikasikan bahwa ketertarikan masyarakat untuk  menikmati  daya  tarik  kawasan  ini  menurun  karena  tidak  didukung  oleh  pembangunan dan pemeliharaan pada objek – objek wisata maupun sarana prasarana penunjang. Untuk menambah perwujudan kreativitas arsitektur pada desain ini maka diperlukan penerapan pendekatan biomimikri dimana dapat menghasilkan arsitektur yang ekspresif.Kata kunci: Taman Hutan Raya; Abdul Latief; Arsitektur Biomimikri Abstract _ This study aims to obtain the design of the Abdul Latief Forest Park as a medium Education and Tourism with a Biomimicry Architectural Approach. Abdul Latief Forest Park (TAHURA) has a lot of potentials to be developed as a tourist destination in South Sulawesi Province, especially in Sinjai Regency. Apart from being an educational tour about plants and the preservation of protected animals, Tahura can also be a natural tourism place with beautiful scenery. The research method used is the research method by collecting data by conducting surveys or direct observation to the location, after which interviews or questions and answers are conducted with parties that are relevant to the object and depiction with photographic documentation. So from this research, it is found that the instability of tourist visits in Tahura indicates that the public's interest in enjoying the attractiveness of this area is decreasing because it is not supported by the development and maintenance of tourist objects and supporting infrastructure. To add to the manifestation of architectural creativity in this design, it is necessary to apply a biomimicry approach which can produce expressive architecture.Keywords: Forest Park Botanical Garden; Abdul Latief; Architecture Biomimicry.
Desain Atribut Jalan Sebagai Upaya Revitalisasi Kawasan Benteng Somba Opu Hildayanti, Andi; Rasyid, Fadhilah Aliyyah
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 2 No. 2 (2020): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v2i2a4

Abstract

Abstrak_ Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran strategi perancangan untuk menghidupkan  kembali Kawasan Benteng Somba Opu yang merupakan salah satu kawasan bersejarah di Sulawesi Selatan. Kawasan bersejarah saat ini perlu dijaga dan dipelihara dengan baik supaya tetap bertahan sebagai bukti peradaban. Upaya revitalisasi menjadi solusi yang sesuai untuk mengembalikan eksistensi kawasan, khususnya dari masalah atribut jalan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, threats) untuk menghasilkan rumusan strategi desain yang sesuai dengan kondisi fisik dan non fisik Kawasan Benteng Somba Opu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang sesuai untuk desain atribut jalan di Kawasan Benteng Somba Opu adalah pemasangan desain atribut jalan seperti lampu jalan, tempat sampah, dan tempat duduk/peristirahatan yang menjadikan tempat wisata menjadi lebih nyaman dan aman dan sebagai nilai tambah dalam peningkatan jumlah pengunjung.Kata kunci: Atribut jalan; Metode SWOT; Revitalisasi; Wisata sejarah; Strategi perancangan  Abstract _ This study aims to provide an overview of the design strategy to revive the Somba Opu Fortress area, which is one of the historical areas in South Sulawesi. Historical areas today need to be well preserved and preserved in order to survive as evidence of civilization. Revitalization efforts are a suitable solution to restore the existence of the area, especially from the problem of street attributes. This study uses the SWOT analysis method (strengths, weaknesses, opportunities, threats) to produce a design strategy formulation that is suitable for the physical and non-physical conditions of the Somba Opu Fortress area. The results show that an appropriate strategy for the design of street attributes in the Somba Opu Fortress area is the installation designs of street lights, trash cans, and resting places which make tourist attractions more comfortable and safe, and as an added value in increasing the number of visitors.Keywords: Street  attribute; SWOT method; Revitalization; Historical tourism; Design strategy
Emergency Response Center: Bangunan Ikonik Penanggulangan Bencana Terpadu di Indonesia Timur Sutrisno, Moh.; Miftahullah, Mukti; Said, Ratriana
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 2 No. 2 (2020): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v2i2a8

Abstract

Abstrak_ Indonesia terletak dalam bentang kawasan yang rawan bencana. Beberapa tahun terakhir, telah terjadi berbagai bencana yang melanda bangsa indonesia. Dilain sisi, Indonesia belum memiliki fasilitas untuk melakukan tanggap bencana secara terpadu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data-data sekunder tentang pelayanan terpadu untuk bencana. Selanjutnya studi preseden menjadi rujukan dalam membuat konsep dan mengembangkan gagasan yang diwujudkan dalam bentuk karya arsitektur.  Perancangan ini memberikan solusi permasalahan dalam bentuk desain arsitektur untuk berkonstribusi dalam pelayanan tanggap bencana yang ada di Indonesia, dan khususnya di Kabupaten Gowa. Kata kunci: Desain; Bencana; Bangunan Ikonik; Pelayanan Terpadu. Abstract_ Indonesia is located in a disaster-prone landscape. In the last few years, there have been various disasters that have hit the Indonesian nation. On the other hand, Indonesia does not yet have the facilities to carry out an integrated disaster response. This study uses a qualitative method by collecting secondary data about integrated services for disasters. Furthermore, precedent studies become a reference in conceptualizing and developing ideas that are manifested in the form of architectural works. This design provides solutions to problems in the form of architectural designs to contribute to disaster response services in Indonesia, and especially in Gowa Regency. Keywords:  Design; Disaster; Iconic Building; Emergency Response Center
Pengaruh Tata Ruang pada Bangunan Rumah Panggung Terhadap Kenyamanan Penghuni Febriansyah, Muhammad Chaidar; Zahira, Zahira
TIMPALAJA : Architecture Student Journals Vol. 2 No. 2 (2020): December
Publisher : The Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/timpalaja.v2i2a7

Abstract

Abstrak_ Rumah panggung merupakan bangunan dengan sistem konstruksi yang memiliki bidang lantai yang ditinggikan  dari  permukaan  tanah  oleh  tiang-tiang  penopangnya. Pada umumnya rumah panggung  berbahan material papan atau bambu. Pada bangunan rumah panggung ataupun bangunan lainnya aspek tata ruang perlu diperhatikan. Tata ruang bangunan baik secara zonasi, interior serta luasan ruangan harus diperhatikan guna kenyamanan  penghuni.  Penelitian  ini  dilaksanakan  guna  mengidentifikasi  pengaruh  tata  ruang  pada  rum ah panggung yang dapat mempengaruhi kenyamanan penghuni. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data sesuai dengan kondisi di lapangan. Berdasarkan hasil dari penelitian, Rumah panggung dapat memberikan aspek kenyamanan termal dalam bangunan yang dapat meningkatkan stimulus bagi penghuni terutama dengan pengaturan tata ruang yang baik pada rumah panggung yang dapat memaksimalkan penghawaan serta pencahayaan alami pada bangunan. Penggunaan material kayu pada rumah panggung memberi efek dingin pada bangunan, serta dengan adanya tiang penopang bangunan, memungkinkan angin masuk lewat sela-sela bidang lantai. Selain itu, rumah panggung juga bermanfaat sebagai perlindungan terhadap banjir, pengguna ventilasi lebih maksimal, penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan fisik dan emosional bagi penghuni rumah melalui penyediaan ruang parkir, RTH privat dan area bermain.Kata kunci: Rumah panggung; Tata Ruang; Stimulus. Abstract _ The house on stilts is a building with a construction system that has a floor area that is elevated from the ground by the supporting pillars. In general, houses on stilts are made of board or bamboo material. In building a house on stilts or other buildings, the spatial aspect needs to be considered. Zoning, interior and space layout of the building must be considered for the comfort of the occupants. This research was conducted to identify the influence of spatial layout on stilts that can affect the comfort of the occupants. This research uses qualitative methods which are carried out by collecting data according to conditions in the field. Based on the results of the research, the house on stilts can provide aspects of thermal comfort in buildings that can increase the stimulus for residents, especially with good spatial arrangements on stilt houses that can maximize ventilation and natural lighting in buildings. The use of wood materials in the house on stilts gives a cool effect to the building, and with the building support pillars, it allows the wind to enter through the floor plans. Besides, the house on stilts is also useful as protection against flooding, maximizing ventilation,  applying the principles of sustainable development,  and increasing the physical and emotional well-being of residents through the provision of parking spaces, private green open space, and play areas.Keywords: House On Stilts; Layout; Stimulus

Page 1 of 1 | Total Record : 9