cover
Contact Name
Hamdani Arifulsyah
Contact Email
jurnalakb@pcr.ac.id
Phone
+6281263862245
Journal Mail Official
jurnalakb@pcr.ac.id
Editorial Address
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Badan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BP2M) Kampus Politeknik Caltex Riau Jl. Umbansari No.1 Rumbai, Pekanbaru (28265)
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis
Published by Politeknik Caltex Riau
ISSN : 20850751     EISSN : 24769460     DOI : https://doi.org/10.35143/jakb
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis (JAKB), with registered number ISSN 2476-9460 (Online) and ISSN 2085-0751 (Print) is a multidisciplinary scientific journal published by Politeknik Caltex Riau. JAKB provides a specialized forum for the publication of research in the area of financial economics and the theory of the firm, placing primary emphasis on the highest quality analytical, empirical, and clinical contributions in the following significant areas: Economic, Finance, Banking, and Accounting. This journal published twice a year (May and November).
Articles 257 Documents
Analisis Perbandingan Model Pendeteksi Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Aneka Industri: - Ferdawati Ferdawati; Reni Endang Sulastri; Tesa Rahmita
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v16i1.5958

Abstract

This research aims to determine the financial condition of various industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2015-2019, using a purposive sampling method with a total sample of 13 companies. The type of data used is secondary data obtained from the company's financial statements. This study uses 3 models of financial distress analysis, namely the Springate, Grover and CA-Score models. The results of this study indicate that the Springate model predicts that twelve companies are in a state of distress for five consecutive years and one company is in a state that changes from distress to non-distress. The Grover model predicts that four companies are in a state of distress, four companies are in a non-distress condition and five companies are in a fluctuating condition for five consecutive years. The CA-Score model predicts that there are five companies that are in a distress condition, five companies are in a non-distress condition and three companies that are in a fluctuating condition for five consecutive years.
Pencegahan Fraud Di Era Digital Biduri, Sarwenda; Dwiky Subekti Rachman
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 16 No 2 (2023): Jurnal AKuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v16i2.5719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak Penerapan Akuntansi Sektor Publik, Whistleblowing System, Good Governance, dan Pengendalian Internal terhadap Pencegahan Fraud di Era Digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pendistribusian kuesioner kepada Pegawai Negeri Sipil di UPT. Sampel penelitian terdiri dari 40 responden yang dipilih menggunakan teknik Sampling Jenuh, sehingga mewakili seluruh populasi. Analisis data dalam penelitian ini mencakup uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis regresi linier berganda. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan perangkat statistik SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sebagian (1) Penerapan Akuntansi Sektor Publik memiliki dampak positif terhadap pencegahan Fraud di Era Digital, (2) Whistleblowing System tidak memiliki dampak signifikan terhadap pencegahan Fraud di Era Digital, (3) Good Governance memiliki dampak positif terhadap pencegahan Fraud di Era Digital, dan (4) Pengendalian Internal System tidak memiliki dampak signifikan terhadap pencegahan Fraud di Era Digital. Kata kunci: Penerapann Akuntansi Sektor Publik,, Whistleblowing System, Good Governance, Pengendalian Intern, Pencegahan Fraud, Era Digital
ANALISIS PEMANFAATAN QRIS GUNA MENDUKUNG PERCEPATAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL PASCA PANDEMIC COVID-19 PADA UMKM DI KOTA SAMARINDA Sailawati, Sailawati; Kristin Wulansari; Kalangit, Della Olivia Caterina
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 17 No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v17i1.5750

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara pemanfaatan QRIS terhadap percepatan pemulihan ekonomi nasional paska pandemi covid-19 pada UMKM di kota Samarinda. model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Technology Acceptance Model (TAM) dengan menambahkan variable trust untuk mengukur hubungannya terhadap actual use. Data yang digunakan adalah data primer, dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 200 responden. Penelitian ini menggunakan alat analisis SPSS dan AMOS. Hasil yang diperoleh adalah terdapat delapan hipotesis yang terbukti berpengaruh signifikan dan satu hubungan yang tidak berpengaruh signifikan. Trust terhadap perceived usefulness, trust terhadap perceived ease of use, trust terhadap behavior intention, perceived usefulness terhadap behavior intention, perceived risk terhadap behavior intention, trust terhadap behavior intention, dan perceived usefullness terhadap perceived ease of use memiliki pengaruh yang signifikan, terbukti nilai CR ≥ 1,96 dan nilai probabilitas ≥ 0,05. Untuk hubungan yang tidak signifikan adalah perceived usefulness terhadap behavior intention. Kata kunci: Perceived Risk, QRIS, TAM Model, Trust This study was conducted to test whether there is a significant effect between the use of QRIS on the acceleration of national economic breeding after the COVID-19 pandemic on MSMEs in the city of Samarinda. the model used in this study is the Technology Acceptance Model (TAM) by adding a trust variable to measure the relationship with actual use. The data used are primary, spreading as many as 200 respondents. This research uses SPSS and AMOS analysis tools. The results obtained are, eight hypotheses are proven to have a significant effect, and one relationship that does not have a considerable impact. Trust in perceived usefulness, trust in perceived ease of use, trust in behavioral intentions, perception of risk on behavioral intentions, perceived usefulness in behavioral intentions, trust in behavioral intentions, and perceived benefits on ease of use have a significant influence, as evidenced by the CR value 1,96 and a probability value of 0.05. Meanwhile, an insignificant relationship is the perceived ease of use on behavior intentions. Keywords: Perceived Risk, QRIS, TAM Model, Trust
Analisis Pengaruh Enterprise Risk Management Terhadap Firm Value Bagi Perusahaan Menerapkan ERP Dewi, Rahma; Asniati Bahari
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 16 No 2 (2023): Jurnal AKuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v16i2.5832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh Enterprise Risk Management (ERM) terhadap firm value bagi perusahaan yang menerapkan Enterprise Resource Planning (ERP) pada perusahaan barang baku dan perindustrian. Variabel dependen dalam penelitian ini ialah firm value dan ERM sebagai variabel independen. Objek penelitian ialah perusahaan barang baku dan perindustrian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2021. Populasi penelitian berjumlah 132 perusahaan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan pursosive sampling. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan model regresi linier sederhana. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang mana firm falue diukur menggunakan Tobins Q yang dilihat dari laporan keuangan dan komponen ERM dilihat dari pengungkapan manajemen risiko didalam laporan tahunan. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 26. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ERM berpengaruh positif dan signifikan terhadap firm value pada perusahaan barang baku dan perindustrian yang menerapkan ERP dan terdaftar di BEI periode 2019-2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh Enterprise Risk Management (ERM) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan yang menerapkan Enterprise Resource Planning (ERP) pada perusahaan industri dan barang mentah. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nilai perusahaan dan ERM sebagai variabel independen. Objek penelitian adalah perusahaan barang mentah dan industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2021. Populasi penelitian berjumlah 132 perusahaan dengan teknik pengambilan sampel pursosive sampling. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan model regresi linier sederhana. Penelitian ini menggunakan data sekunder dimana nilai perusahaan diukur dengan menggunakan Tobin's Q dilihat dari laporan keuangan dan komponen ERM dilihat dari pengungkapan manajemen risiko pada laporan tahunan.
Kinerja ESG: Kontribusi Board Gender Diversity Dan Network zaitul; Ilona, Desi; Aqila, Foja Ayu Rafifa; Rahmawati, Dessy; Salfadri
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 16 No 2 (2023): Jurnal AKuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v16i2.5895

Abstract

Environmental, social and governance (ESG) performance has been a hot topic among investors, decision-makers and academics. Factor affecting ESG performance has been largely done but failed to pay attention to the different board governance systems, such as Indonesia’s board governance system. This paper investigates the contribution of the board gender diversity and board network as well as foreign ownership on ESG performance using blue chip stock (LQ-45) listed in the Indonesia Stock exchange. Seventeen companies with five years of data (2013-2017) participated in this study. Multiple regression analysis is employed, and the result shows that gender diversity on the supervisory board negatively impacts environmental and social performance. Second, the board network on the supervisory board has a positive impact on environmental and social performance, and the board network on the management board has a positive impact on social performance. Third, foreign ownership has a positive effect on governance performance. This research has practical implications where if a company plans to improve ESG performance, it must more effectively select a female supervisory board so that its existence positively impacts ESG performance. In addition, ESG performance can also be increased by appointing a supervisory board who have a high social and professional network so that it can have an impact on ESG performance. Finally, ESG performance can also be improved by increasing foreign ownership. This research contributes to social capital, stakeholder, agency, and resources-dependent theory.
Implementasi Green Accounting Dan Internal Corporate Governance Strength, Terhadap Sustainable Development: Csr Sebagai Variabel Moderasi Wiguna, Meilda; Hardi; Eka Hariyani; Devi Safitri
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 16 No 2 (2023): Jurnal AKuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v16i2.5931

Abstract

Penelitian ini menguji implementasi green accounting dan internal corporate governance strength terhadap sustainable development, dengan corporate social responsibility sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan textile dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Sampel penelitian yaitu 60 perusahaan textile dan garmen di Indoensia. Implementasi green accounting memasukkan unsur biaya lingkungan dalam pelaporan keuangan perusahaan yang sesuai dengan konsep sustainable development yaitu mengintegrasikan pertimbangan lingkungan, sosial dan ekonomi ke dalam strategi pembangunan untuk menjamin keutuhan lingkungan, keselamatan, efisiensi, kesejahteraan dan kualitas hidup generasi sekarang dan mendatang. Internal corporate governance strength atau tata kelola perusahaan memiliki empat prinsip yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab dan keadilan operasional perusahaan yang dapat memenuhi kebutuhan sustainable development suatu perusahaan. Adannya Corporate Social Responsibility (CSR) membentuk komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi yang berbasis sustainable development. Analisis data yang digunakan yaitu Persial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menyatakan implementasi green accounting, internal corporate governance strength, berpengaruh terhadap sustainable development. Implementasi green accounting yang di moderasi oleh CSR berpengaruh terhadap sustainable development. sementara internal corporate governance strength yang di moderasi oleh CSR tidak berpengaruh terhadap sustainable development, dikarenakan internal corporate governance strength memiliki peran tersendiri untuk menunjang keberlanjutan perusahaan.   Kata kunci: Sustainable Development, Implementasi Green Accounting, Internal Corporate Governance Strength, Corporate Social Responsibility
Nilai Piutang dan Pembiayaan Tiga Bank Syariah di Indonesia Sebelum dan Sesudah Merger Ismail, Juniaty; Setia Ningsih
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 16 No 2 (2023): Jurnal AKuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v16i2.5994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak merger pada nilai piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada masing-masing bank yakni PT Bank BRI Syariah (BRIS), PT Bank BNI Syariah (BNIS), dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) sebelum dan sesudah mengalami merger menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI), data yang digunakan menjadi acuan adalah laporan keuangan sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak merger pada nilai piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada masing-masing bank yakni PT Bank BRI Syariah (BRIS), PT Bank BNI Syariah (BNIS), dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) sebelum dan sesudah mengalami merger menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI), data yang digunakan menjadi acuan adalah laporan keuangan sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada piutang murabahah, piutang istishna’, pembiayaan mudharabah, serta pembiayaan musyarakah pada ketiga bank saat sebelum dan sesudah merger. Nilai rata-rata piutang murabahah, piutang istishna’, dan pembiayaan musyarakah pada BRIS, BNIS, BSM meningkat sesudah melakukan merger menjadi BSI, tetapi nilai rata-rata pembiayaan mudharabah pada BRIS, BNIS, BSM justru mengalami penurunan sesudah melakukan merger menjadi BSI. Berbeda dari penelitian-penelitian sebelumnya, yang lebih menyorot pada dampak merger pada profitabilitas, asset, permodalan, pelanggan, karyawan dan masyarakat, pada penelitian kali ini, akan lebih fokus pada pergerakan nilai laporan keuangan yang telah dipublikasi terutama dalam aspek piutang dan pembiayaan. Limitasi penelitian ini hanyalah menggunakan data piutang dan pembiayaan, olehnya penelitian lebih lanjut dapat mengembangkan penelitian ini dari data laporan keuangan lainnya dengan rentan waktu terbaru. Kata kunci: piutang; pembiayaan; merger; BSI
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Integritas Laporan Keuangan: Whistleblowing System Sebagai Variabel Pemoderasi Rezmika Oktasia Masnar; Devi Safitri; Nasrizal
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 16 No 2 (2023): Jurnal AKuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v16i2.6023

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh komisaris independen, komite audit, dan internal audit terhadap integritas laporan keuangan dengan whistleblowing system sebagai pemoderasi. Objek dalam penelitian adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2019. Teknik purposive sampling merupakan Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dan memperoleh sampel sebesar 51 perusahaan. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data dokumentasi dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Moderated Regression Analysis (MRA) merupakan analisis data yang digunakan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa komisaris indepeden tidak  mempunyai pengaruh terhadap integritas laporan keuangan , namun komite audit dan internal audit secara parsial mempunyai pengaruh terhadap integritas laporan keuangan. Selanjutnya whistleblowing system tidak dapat memoderasi pengaruh antara komisaris independen dan internal audit terhadap integritas laporan keuangan, namun whistleblowing system dapat memoderasi komite audit tehadap integritas laporan keuangan. Penelitian ini dapat membantu perusahaan dalam peningkatan integritas laporan keuangan untuk mencegah tejadinya kecurangan pada pelaporan keuangan Kata Kunci: komisaris independen; komite audit; internal audit; whistleblowing system; integritas laporan keuangan
CSR, Good Corporate Governance, Corporate Value: Moderation of Financial Performance Wati, Yenny; Irman, Mimelientesa; Suharti; Suyono; Renaldo, Nicholas
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 16 No 2 (2023): Jurnal AKuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v16i2.6064

Abstract

This research aimed to look into the effects of corporate social responsibility and good corporate governance on corporate value. In this study, which looked at three independent variables on corporate value, researchers used financial performance as a moderating variable. Secondary data sources for this study have been gathered from the IDX (Indonesian Stock Exchange) for the period 2018-2022, with manufacturing enterprises serving as the sample. This research was carried out utilizing WarpPLS, a data analysis method that employs partial least squares. Corporate social responsibility and good corporate governance boost the value of a corporation. The influence of corporate social responsibility and good corporate governance on corporate value can be moderated by financial performance. Corporations may enhance the way they perform to provide better value and raise stock returns. The study's findings can be used by investors to make informed investment decisions. Corporate social responsibility and good corporate governance policies are one approach for the company to provide a favorable signal to stakeholders and the market about its future survival prospects. Keywords: corporate value, corporate social responsibility, good corporate governance, financial performance
Menilik Fenomena Akuntansi Badan Usaha Milik Desa: Studi Kasus Pada BUMDes di Trenggalek Suprayitno; Siswanto; Marsono
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol 16 No 2 (2023): Jurnal AKuntansi Keuangan dan Bisnis
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jakb.v16i2.6065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penyusunan laporan keuangan pada bumdes sudah dilakukan sesuai dengan standar akuntansi atau belum. Penelitian ini dilakukan dengan obyek secara umum terhadap 30 bumdes dan secara khusus mendalami proses bisnis penyusunan laporan keuangan terhadap 2 (dua) bumdes pada Kabupaten Trenggalek selama 6 (enam) bulan. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan pengamatan secara langsung proses bisnis penyusunan laporan keuangan bumdes serta melihat data sampel laporan keuangan bumdes lainnya. Hasil penelitian adalah laporan keuangan bumdes pada Kabupaten Trenggalek secara umum belum disusun sesuai dengan standar yang berlaku. Penelitian ini mengusulkan beberapa solusi yang dapat dilakukan antara lain pemerintah daerah mengeluarkan aturan yang mewajibkan bumdes menyusun laporan keuangan sesuai standar, mengadakan pelatihan-pelatihan kepada pengelola bumdes, serta bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendampingi bumdes menyusun laporan keuangan