cover
Contact Name
Vitta Pratiwi
Contact Email
vitta.pratiwi@email.unikom.ac.id
Phone
+6281394089666
Journal Mail Official
vitta.pratiwi@gmail.com
Editorial Address
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL JL. DIPATI UKUR 112-116 GEDUNG BARU UNIKOM LANTAI 10 KOTA BANDUNG
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
CRANE: Civil Engineering Research Journal
ISSN : -     EISSN : 27754588     DOI : https://doi.org/10.34010/crane.v3i1
Core Subject : Engineering,
Civil Engineering Research Journal (CRANE) provides media to publish the original research articles from contributors related to civil engineering: Civil and Structural Engineering Civil Engineering and Design Construction and Building Materials Construction Management Geo-Technical Engineering Hydraulic engineering Sustainability in Civil Engineering Transportation engineering Water Science and Engineering
Articles 70 Documents
Analisis Faktor Jasa Penerbangan Niaga Berjadwal yang Berpengaruh Pada Kepuasan Konsumen Angkutan Udara Dengan Menggunakan Servqual (Kasus: Rute Bandung – Surabaya Yang Dilayani Oleh Pt XYZ) Darwin Darwin
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 2 No 1 (2021): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.362 KB) | DOI: 10.34010/crane.v2i1.5005

Abstract

Persaingan perusahaan angkutan udara semakin meningkat maka untuk meraih konsumen diperlukan pemahaman apa yang diharapkan mereka dalam pelayanan karena tarif bukan lagi sebagai tolok ukur dalam merebut pasar namun kualitas pelayanan perusahaan yang akan membuat mereka loyal. Penelitian ini bertujuan untuk menggali faktor yang penting dalam memenuhi kepuasan konsumen dengan pendekatan konsep Servqual. Sejumlah 250 kuesioner disebarkan kepada para penumpang, hanya 90 % yang bisa diolah. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa kepuasan penumpang merupakan kombinasi linier dari faktor berikut. KP = -1,310 + 0,528F1 + 0,166F2 + 0,221F3 + 0,190F4+ 0,190F5 Dengan nilai R (koefisien korelasi) sebesar 0,947 dan R2 (koefisien determinasi) sebesar 0,897 hal ini berarti model yang terbentuk mampu menjelaskan keterkaitan yang kuat antara variabel dependen (Kepuasan Penumpang) dengan variabel independen (Dimensi kualitas layanan) Dari Tabel ANOVA diperoleh nilai F hitung sebesar 292,904 dengan tingkat signifikansi di bawah 0,005 berarti variabel independen secara keseluruhan sudah signifikan. Dimana F1(Keselamatan dan Keamanan), F4 (Empati), F2 (Aksesibilitas), F5 (Kenyamanan dan Kesenangan) dan F3 (Waktu). Sedangkankan konstanta –1,310 menunjukkan pengaruh variabel lain belum terdeteksi dalam penelitian ini.
3-D Numerical Modelling Of Cakar Ayam System To Maximize It’s Stability Performance Agus Sulaeman; Sajiharjo Marto Suro; Salihin bin Jalali
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 2 No 1 (2021): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.621 KB) | DOI: 10.34010/crane.v2i1.5006

Abstract

This paper presents an analysis of Cakar Ayam system using the finite element method. The basic concept of the Cakar Ayam system considers the passive-soil pressure creating a stiff condition of slab-pipe system. This means that the thin concrete slab floats on the supporting soil and the pipes serve as stiffeners slab concrete, stay vertical due to the passive-soil pressure. In this study, the simulation was done to the stiffness ratio of 0.02 to 1.2 under soil friction angle 20 o , bearing capacity and displacement were recorded for each pairs then plotted in the graph.The study was intended to illustrate the basic mechanism of the Cakar Ayam system. Two cases have been considered for the parametric studies. The parameters investigated are thickness of slab and diameter of pipes. It is shown that such a Cakar Ayam system improves the behaviour of the raft foundation. It is also found that all the parameters used in the parametric studies influence the behaviour of the Cakar Ayam system.
Pengaruh Penambahan Semen Dan Kapur Terhadap Stabilisasi Tanah Merah Distrik Mindiptana Kabupaten Boven Digoel Jonly Sonny Watie; Alfian Adie Chandra
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 2 No 1 (2021): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.186 KB) | DOI: 10.34010/crane.v2i1.5007

Abstract

Variasi yang digunakan adalah tanah merah + semen dengan variasi 11%, 13%, 15% dan tanah merah + kapur dengan variasi 11%, 13%, 15%. Pengujian yang dilakukan meliputi sifat fisik dan sifat mekanis tanah. Hasil Pengujian didapatkan kadar air tanah=23,34%, Berat jenis tanah=2,653%, batas cair (LL)=56,25%, batas plastis (PL)=24,13%, Indeks Plastisitas (PI)=32,12% dan pengujian Analisa saringan No.200 yaitu 48,78%. Menurut SNI 03-6797-2002 tanah ini termasuk dalam golongan A-7-6. Parameter kekuatan menggunakan pengujian CBR dan UCT dengan masa peram 7 hari. Berdasarkan pengujian yang dilakukan terhadap tanah dengan penambahan semen 11% didapatkan nilai CBR 34,8%, penambahan 13% semen nilai CBR sebesar 51,0% dan penambahan 15% semen nilai CBR sebesar 78,0%. Untuk nilai UCT pada penambahan semen 11% sebesar 7,6 kg/cm2, pada penambahan 13% semen nilai UCT sebesar 10,60 kg/cm2, kemudian pada penambahan 15% semen nilai UCT sebesar 17,13 kg/cm2. Untuk terhadap tanah dengan penambahan kapur padam 11% didapatkan nilai CBR 8,9%, pada penambahan 13% kapur padam nilai CBR sebesar 9,7% dan pada penambahan 15% kapur padam nilai CBR sebesar 8,3%. Untuk nilai UCT pada penambahan kapur padam 11% sebesar 6,3 kg/cm2, pada penambahan 13% kapur padam nilai UCT sebesar 9,1% kg/cm2, kemudian pada penambahan 15% kapur padam nilai UCT sebesar 8,4 kg/cm2. Dari masing-masing variasi bahan campuran dan porsentasenya disimpulkan bahwa belum memenuhi persyaratan untuk bahan stabilisasi tanah dengan nilai CBR sebesar 120% (target) dan Kuat Tekan Bebas (UCT) sebesar 24 Kg/cm2 (target) sesuai Persyaratan Spesifikasi Khusus Interim Tahun 2013 seksi 5.4 – Lapis Pondasi Semen Komposit Tanah (SKh-1.5.4).
Pengaruh Sistem Biopori Untuk Menangani Genangan Pada Tanah Lanau Novianto Novianto; Alfian Adie Chandra; Bahtiar Bahtiar
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 2 No 1 (2021): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.547 KB) | DOI: 10.34010/crane.v2i1.5008

Abstract

Permasalahan genangan bukanlah persoalan yang sederhana, beberapa faktor yang harus dipertimbangkan, antara lain, pertambahan debit banjir akibat perubahan tata guna lahan, penyempitan dan pendangkalan saluran akibat desakan permukiman dan sedimen. permasalahan tingginya muka air tanah dan permasalahan sampah. Untuk itu, Solusi untuk penanganan genangan pada tanah dengan kondisi lanau adalah dengan menerapkan sistem konservasi air, yang mana salah satunya dengan membuat lubang resapan biopori. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil lokasi dengan keadaan tanah tanah lanau. data-data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis. Data primer yang di dapat adalah berupa laju infiltrasi air ke dalam tanah dan nilai laju infiltrasi sebelum dan sesudah adanya lubang resapan biopori. Berdasarkan penelitian diperoleh kondisi tanah secara umum yaitu lempung berpasir kasar, nilai kepadatan basah (É£b) = 3.32 gr/cm3 dan nilai kepadatan kering (É£d) = 2.61 gr/cm3 , kadar air sebesar 22,03 %, kadar air optimum sebesar 28,57 % dan berat isi kering sebesar 1,270 gr/cm3 , koefisien permeabilitas (k) sebesar 0,004748 cm/detik.
Pengembangan Software Visual Basic 6.0 Sebagai Perhitungan Section Properties Pada Penampang Girder Jembatan Egi Rizaldi; Y Djoko Setiyarto
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 2 No 2 (2021): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.178 KB) | DOI: 10.34010/crane.v2i2.5009

Abstract

Pembuatan program ditujukan untuk mempermudah dalam perhitungan section properties dan juga menghemat waktu dalam proses perhitungan. Pembuatan aplikasi perhitungan section properties ini menggunakan software visual basic. Beberapa perhitungan dalam section properties antara lain meliputi perhitungan momen inersia, modulus penampang dan modulus elastisitas. Sedangkan pembuatan aplikasi meliputi tampilan menu, pengkodean program, menyempurnakan program dan menjadikan program dalam format .exe. Untuk pembuktian bahwa aplikasi yang dibuat berjalan dengan baik maka dilakukan perhitungan secara manual maupun dengan menggunakan program dan divalidasi. Hasil validasi membuktikan bahwa hasil perhitungan cocok.
Analisis Kolom Berpenampang Bujur Sangkar Menggunakan Program Rekayasa Struktur Sap2000 V18.2.0 Dan Program Sp Column V4.81 Rangga Wirachma; Y Djoko Setiyarto
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 2 No 2 (2021): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.859 KB) | DOI: 10.34010/crane.v2i2.5010

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang komputer rekayasa struktur merubah pola pikir seorang insyur sipil dalam melakukan perhitungan kapasitas penampang kolom. Mengingat perhitungan secara manual dirasa terlalu sulit dan menguras waktu serta tenaga, ditambah lagi hasil keluaran (output) yang kurang akurat. Dalam dunia konstruksi, program SAP2000 dan program SP Column sudah tidak diragukan lagi kemampuannya dalam menganalisis kekuatan struktur secara cepat dan tepat. Dalam penelitian menghitung kapasitas penampang kolom ini, dilakukan analisis perhitungan dengan menggunakan metode perhitungan memakai program bantu (software) dan perhitungan secara manual agar hasil analisis dari program dapat dilacak secara teoritis. Kolom yang ditinjau dalam penelitian ini berupa kolom yang dibebani balok kantilever dan kolom yang dibebani balok jepit. Hasilnya, kolom yang dibebani balok kantilever mengalami momen maksimum yang lebih besar dibandingkan dengan kolom yang dibebani balok jepit. Hal ini diperjelas dengan hasil dari perhitungan menggunakan program bantu (software) dan perhitungan secara manual tidaklah jauh berbeda yaitu berupa diagram interaksi.
Studi Penggunaan Spent Catalyst Sebagai Substitusi Agregat Halus Pada Campuran Lataston HRS-WC Falderika Falderika
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 2 No 1 (2021): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1262.024 KB) | DOI: 10.34010/crane.v2i1.5011

Abstract

Dalam rangka meningkatkan mutu strukrur perkerasan beton aspal, dicari alternatif – alternatif bahan untuk dicampur dengan aspal ataupun agragat, salah satunya limbah Spent Catalyst sebagai bahan substitusi. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat parameter Marshall akibat pengaruh Spent Catalyst tersebut pada campuran Lataston HRS – WC dan menentukan kadar aspal optimum dari masing – masing variasi kadar aspal Spent Catalyst dari bahan substitusi. Berdasarkan hasil pengujian di laboratorium, maka diperoleh kesimpulan antara lain kadar aspal optimum (KAO) untuk 0%, 50% dan 100% substitusi Spent Catalyst diperoleh sebesar 9% dan hasil analisis yang diperoleh bahwa pada kadar 0% dari Spent Catalyst stabilitas dan flow menurun, VFA mencapai nilai maksimum pada kadar Spent Catalyst 50% dimana VIM dan VMA menurun. Dari penelitian ini dapat dilihat bahwa penggunaan Spent Catalyst sebagai bahan substitusi campuran HRS – WC berdampak negatif karena mengakibatkan menurunnya nilai stabilitas.
Pengaruh Aglomerasi Industri Terhadap Short Sea Shipping Sebagai Kompetitor Truk Untuk Angkutan Kontainer Donie Aulia; Ibnu Syabri; Puspita Dirgahayani; Pradono Pradono
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 2 No 2 (2021): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.553 KB) | DOI: 10.34010/crane.v2i2.5012

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan, namun angkutan barang masih didominasi oleh transportasi darat (truk). Padahal angkutan laut jauh lebih efisien dan memiliki kapasitas transportasi lebih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan biaya dan waktu pengangkutan barang antara truk (unimoda) dengan Short Sea Shipping (intermoda) pada teori angkutan barang koridor tunggal dengan skenario lokasi industri (aglomerasi). Studi kasus adalah pengiriman kontainer area Kota Bandung Jawa Barat ke kota Medan Sumatera Utara. Transportasi kontainer menggunakan truk kontainer dan kapal kontainer. Hasil analisa menunjukkan biaya dan waktu apabila lokasi indusstri jauh dari pelabuhan maka biaya dan waktu menggunakan truk adalah 15 juta dan 77,2 jam, sedangkan menggunakan Short Sea Shipping 19 juta dan 183,6 jam. Apabila lokasi industry terletak di kawasan pelabuhan laut maka, biaya dan waktu angkut menggunakan truk adalah 10 juta dan 179,6 jam, sedangkan menggunakan Short Sea Shipping adalah 15,5 juta dan 74 jam. Terjadi efisiensi biaya dan waktu sebesar 33% dan 6% bila lokasi industry/pabrik berada di kawasan pelabuhan.
Evaluasi Kapasitas Kolam Retensi Cieunteung Sebagai Upaya Mereduksi Banjir Baleendah, Kabupaten Bandung Asri Annisa Fitriani; Vitta Pratiwi
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 2 No 2 (2021): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.682 KB) | DOI: 10.34010/crane.v2i2.5013

Abstract

Banjir di Baleendah, Kabupaten Bandung disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya daerah yang berada di topografi cekung, curah hujan tinggi dan penyempitan badan sungai, sehingga dibutuhkan upaya pengendalian. Kolam retensi Cieunteung sebagai bangunan pengendali banjir dengan volume sebesar 235.092,04 m³ berfungsi sebagai tampungan sementara untuk mengurangi debit banjir di kawasan ini nyatanya masih belum berfungsi secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting di lokasi penelitian dalam hal ini sungai-sungai yang berpengaruh di sekitar lokasi penelitian dan efektivitas kolam retensi Cieunteung sebagai bangunan pengendali banjir. Pada penelitian, analisis hidrologi menggunakan data curah hujan periode 15 tahun, guna mendapatkan debit banjir rencana dengan berbagai periode ulang. Analisis debit banjir rencana menggunakan metode HSS Nakayasu, Snyder dan SCS-USA. Analisis hidrolika menggunakan software HEC-RAS 5.0.7 untuk memodelkan berbagai skenario alternatif penanganan banjir. Berdasarkan hasil analisis, efektivitas kolam retensi Cieunteung sebesar 30,18% dan mampu mereduksi banjir 11,89%. Direkomendasikan alternatif penanganan banjir yaitu Skenario 2 (kolam retensi tambahan dan normalisasi dasar sungai) untuk Sungai Cigado dengan % reduksi 62,62%. Skenario 3 (normalisasi dasar sungai, tanggul sungai dan kolam retensi baru) untuk Sungai Cisangkuy dengan % reduksi 19,51%. Skenario 2 (normalisasi dasar dan tanggul sungai) untuk Sungai Citarum dengan % reduksi 0,0012%.
Pengaruh Limbah Batu Onyx Pengganti Agregat Kasar Beton Terhadap Pola Retak Balok Beton Bertulang Kharimatul Aqli; Edhi Wahyuni S; Wisnumurti Wisnumurti
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 2 No 1 (2021): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1055.626 KB) | DOI: 10.34010/crane.v2i1.5014

Abstract

Kerikil pembentuk beton dengan volume sekitar 60% sampai 80% volume agregat. Limbah pecahan onyx dari pengrajin onyx setiap harinya mencapai 500 kg. Struktur beton bertulang didesain untuk memenuhi kriteria keamanan (safety) dan layak pakai (serviceability). Kriteria perilaku beton bertulang salah satunya adalah pola retak. Benda uji yang dibuat yaitu silinder dan balok beton bertulang dengan dimensi 0,15 x 0,25 x 2 meter. Pengujian kuat tekan dengan menggunakan compression machine. Dilakukan pengujian lentur selanjutnya dilakukan pengamatan pola retak.Kuat tekan rata – rata beton normal lebih besar dari kuat tekan rata – rata beton limbah onyx yaitu sebesar 7.858 %. Pola retak kedua balok beton bertulang normal dan onyx memiliki kecenderungan retak lentur, dan retak lentur geser pada balok beton bertulang limbah onyx. Kecenderungan jumlah retak yang sama yaitu 9 retakan bagian depan dan 10 retakan bagian belakang. Jumlah retak menjalar ke atas pada retak maksimum balok beton bertulang onyx lebih banyak dengan 10 retakan dan balok beton bertulang normal 9 retakan. Beton bertulang normal memiliki kuat tarik dan lebih getas dari balok balok beton bertulang limbah onyx. Keruntuhan lentur yang terjadi cenderung sama yaitu under reinforced dengan ditandai retak pada daerah tarik.