cover
Contact Name
Vitta Pratiwi
Contact Email
vitta.pratiwi@email.unikom.ac.id
Phone
+6281394089666
Journal Mail Official
vitta.pratiwi@gmail.com
Editorial Address
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL JL. DIPATI UKUR 112-116 GEDUNG BARU UNIKOM LANTAI 10 KOTA BANDUNG
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
CRANE: Civil Engineering Research Journal
ISSN : -     EISSN : 27754588     DOI : https://doi.org/10.34010/crane.v3i1
Core Subject : Engineering,
Civil Engineering Research Journal (CRANE) provides media to publish the original research articles from contributors related to civil engineering: Civil and Structural Engineering Civil Engineering and Design Construction and Building Materials Construction Management Geo-Technical Engineering Hydraulic engineering Sustainability in Civil Engineering Transportation engineering Water Science and Engineering
Articles 70 Documents
Identifikasi Penyebab Banjir di Kawasan Cicaheum Kota Bandung - Jawa Barat Sasmita, Firza Sastra; Pratiwi, Vitta
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 1 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i1.10184

Abstract

Abstrak. Wilayah di Indonesia selalu mengalami banjir dan air menggenang setiap tahunnya ketika datang musim hujan, wilayah perkotaan paling utama. Banjir serta menggenangnya air sering terjadi di Kota Bandung, karena faktor curah hujan tinggi, berubahnya area tangkapan air di sekitar kota bandung yang berubah jadi suatu bangunan rumah masyarakat dan sejenisnya.. Berdasarkan opini diatas, telah dilakukan penelitian untuk mengetahui penyebab banjir yang terjadi di wilayah Cicaheum Kota Bandung, apakah akibat perubahan alih fungsi lahan atau memang intensitas hujan yang terjadi di kawasan tersebut tinggi, dengan studi kasus sungai dan DAS Cipamokolan. Pada pnelitian ini, analisis hidrologi menggunakan data curah hujan periode 25 tahun, untuk mendapatkan debit banjir. Analisis debit banjir rencana menggunakan Metode Rasional. Untuk analisis tata guna lahan sendiri menggunakan software Arc-GIS. Berdasarkan hasil analisis, pada tahun 2006 presentase luas lahan untuk Permukiman 8%, Ladang/Tegalan 92%. Sedangkan pada tahun 2018 presentase luas lahan untuk Permukiman 29%, Hutan Tanaman 1%, dan Pertanian Lahan Kering 70%. Berdasarkan hasil analisis, alih fungsi area terjadi meningkatnya koeffisien air di permukaan, C2006 = 0.616132507 , naik jadi C2018 = 0.657100383. Sebagian besar dari alternative perhitungan yang ada menunjukkan Intensitas Hujan sangat berpengaruh terhadap banjir cicaheum dengan perubahan sebesar 21%. Jumlah debit aliran sungai 2018 lebih tinggi dari 2006. Kata kunci: Banjir, Intensitas Hujan, Tata Guna Lahan, Arc-GIS, Debit Banjir
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG STUDENT CENTER INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN Pasarrin, Melsy
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 2 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i2.10470

Abstract

Seiring berkembanganya dunia pendidikan, menuntut pihak pengelolah perguruan tinggi untuk terus mengembangkan diri, yaitu dalam sistem pengelolahan dan juga fasiltas perkulihan, terutama gedung kampus yang dilengkapi dengan fasilitas memadai serta dapat terintegrasi secara mudah, guna mendukung proses perkulihan secara optimal. Kebutuhan tersebut menjadi dasar perencanaan untuk membangun Student Center di Kawasan Institut Teknologi Kalimantan. Gedung Student Center yang menjadi pusat kegiatan mahasiswa di bidang non akademik yang ditujukan untuk belajar, sosialisasi, dan berkreasi. Dalam perencanaannya ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan yaitu arsitektural, struktural serta MEP. Kemudian penelitian ini diharapkan dapat mengetahui rencana kebutuhan ruang gedung Student Center, kemudian mengetahui bagaimana dimensi setiap komponen struktur atas Gedung Student Center ITK. Hasil perencanaan ini diharapkan dapat menambah pemahaman mengenai perencanaan struktur gedung dan hasil perencanaan ini dapat digunakan sebagah bahan pertimbangan Basic Engineering Design (BED) Student Center. Dari hasil penelitian didapatkan luas bangunan 2640 m2, sebanyak 7 lantai. Dimensi terbesar kolom yaitu 90/90 cm, dimensi balok induk 40/55cm bentang 10m, tebal pelat lantai 12 cm.
MANFAAT ECO ENZYME PADA LINGKUNGAN aulia, mohamad donie; Zultaqawa, Zeis; Firdaus, Irman Nurahman
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 2 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i2.10883

Abstract

Salah satu penyebab rusaknya lingkungan karena adanya pencemaran air limbah domestik dan sampah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui manfaat dari produk Eco Enzym (EE) sebagai salah satu metode pengolahan limbah organik secara biologis. EE adalah cairan multifungsi yang dihasilkan dari proses fermentasi 3 bulan dengan bahan sederhana, gula merah/tetes tebu, limbah atau sampah organik dengan menggunakan komposisi 1:3:10. Selama proses fermentasi EE akan menghasilkan ozon dan oksigen yang setara dengan yang dihasilkan oleh 10 pohon. Beberapa manfaat EE yaitu dapat membersihkan sungai yang tercemar, antiseptik, menyuburkan tanah dan pengganti produk kimia rumah tangga harian, sebagai Biokatalis pengurai minyak dan lemak pada air limbah domestik, untuk pengolahan limbah berbasis logam, pupuk alami dan biopestisida, dan disinfektan alami dan Hand Sanitezer.
DESAIN ULANG TEBAL PERKERASAN LENTUR MENGGUNAKAN MDPJ 2017 DAN AUSTROADS 2017 DISERTAI DRAINASE Sarmila, Mila
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 2 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i2.10892

Abstract

Perkerasan lentur memberikan keunggulan terhadap rasa nyaman pengguna jalan, sehingga masih dijadikan pilihan dalam perencanaan. Penelitian ini bertujuan menentukan nilai tebal perkerasan lentur menggunakan Metode MDPJ 2017 dan AUSTROADS 2017 dengan umur rencana 20 tahun kemudian membandingkannya dengan MDPJ 2017 yang sudah diperhitungkan oleh pihak Konsultan Perencana dengan umur rencana 40 tahun serta pelaksanaan perancangan drainase perkerasan menggunakan data sama dihitung dengan metode berbeda. Data sekunder didapatkan dari Konsultan Perencana Proyek Jalan Trase I UIII tanpa ada data Primer. Hasil perhitungan lalu lintas rencana metode MDPJ 2017 sebesar 55.548.119,26 untuk CESA5, sedangkan hasil perhitungan metode AUSTROADS 2017 sebesar 21.320.039,13 untuk nilai DESA. Hasil metode MDPJ 2017 perhitungan tebal perkerasan yaitu lapis aus AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course) sebesar 40 mm, lapis Antara AC-BC (Asphalt Concrete – Binder Course) sebesar 60 mm, lapis AC-Base sebesar 210 mm, dan lapis Pondasi Kelas A sebesar 300 mm. Sedangkan untuk metode AUSTROADS 2017 perhitungan tebal perkerasan yaitu lapis Surface (Asphalt) sebesar 200 mm, lapis Tebal Base sebesar 200 mm, dan lapis Tebal sub Base sebesar 150 mm. Dimensi saluran drainase tepi perkerasan ditentukan dengan ukuran (B x H) = 0.8m x 1m.
ANALISIS KINERJA STRUKTURAL FLEXIBLE PAVEMENT TERHADAP KERUSAKAN JALAN SERTA TINDAKAN PRESERVASI Meilani, Resma; rika, Falde
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 2 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i2.11086

Abstract

Studi kasus dilakukan pada Jalan Pelabuhan II Kertaraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jalan ini memiliki peran penting dalam pembangunan wilayah Sukabumi, terbukti dari adanya kawasan industri di sekitarnya. Namun, peningkatan lalu lintas telah menyebabkan berbagai kendala, salah satunya adalah kerusakan pada perkerasan jalan yang berdampak negatif pada kinerja struktural perkerasan. Mayoritas kerusakan jalan di Sukabumi disebabkan oleh lambatnya proses perbaikan atau kurangnya respon cepat terhadap kerusakan. Di lokasi penelitian, banyak kendaraan berat yang melebihi muatan yang melintas, seperti truk 3 sumbu dengan golongan 7a. Ini menyebabkan penurunan kinerja perkerasan jalan. Studi melibatkan analisis kondisi perkerasan dengan Metode Pedoman IKP PD-01-2016-B. Kerusakan yang umum terjadi meliputi pelepasan butiran dan lubang, yang disebabkan oleh beban kendaraan dan kurangnya pemeliharaan drainase. Indeks kondisi perkerasan rata-rata adalah 57, dikategorikan sebagai kondisi sedang (fair). Jenis penanganan yang direkomendasikan meliputi pelapisan ulang, pekerjaan galian, timbunan, dan perbaikan struktural. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kondisi perkerasan jalan di Jalan Pelabuhan II, Kertaraharja, adalah sedang (fair) dengan berbagai jenis kerusakan yang mempengaruhi kinerjanya. Persentase kondisi perkerasan bervariasi dari 31 % sangat baik, 9 % baik, 9 % sedang, 21 % jelek, 6 % parah, dan 12 % hancur. Berdasarkan indeks kondisi perkerasan, rekomendasi penanganan mencakup 31 % pemeliharaan rutin, 6 % berkala, 10 % peningkatan struktural, dan 53 % rekonstruksi daur ulang.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA JALAN GARUDA – JALAN TJILIK RIWUT DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE VISSIM Mariadi, Gerry; Silitonga, Sutan Parasian; Desriantomy, Desriantomy
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 2 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i2.11217

Abstract

Pada simpang tiga Jalan Garuda - Jalan Tjilik Riwut, sering terjadi kemacetan karena adanya hambatan samping, volume lalu lintas yang tinggi, dan waktu hijau yang tidak efisien. Hal ini mengakibatkan penurunan kinerja persimpangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tiga Jalan Garuda - Jalan Tjilik Riwut dalam kondisi eksisting, serta mencari solusi alternatif dengan menggunakan Pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan Software vissim. Hasil analisis kinerja persimpangan saat ini menunjukkan bahwa rata-rata tundaan persimpangan (D) adalah 41,69 detik per kendaraan dengan Indeks Tingkat Pelayanan (ITP) E, yang menunjukkan kinerja persimpangan yang tidak stabil. Oleh karena itu, dilakukan penyesuaian waktu lalu lintas sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan kinerja persimpangan, dan hasilnya rata-rata tundaan persimpangan (D) menjadi 28,79 detik per kendaraan dengan ITP D, sehingga kinerja persimpangan menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Hasil simulasi menggunakan software vissim juga menunjukkan bahwa solusi alternatif ini beroperasi tanpa memberikan dampak negatif pada arus lalu lintas persimpangan.
PENYEBAB BANJIR DAN UPAYA PERBAIKANNYA DI SALURAN DRAINASE JL. G. OBOS IX KOTA PALANGKA RAYA tunjang, alvin arifin
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 2 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i2.11351

Abstract

Ketika terjadi hujan lebat, beberapa segmen saluran drainase sekunder di Jalan G. Obos IX Kota Palangka Raya rawan mengalami banjir, yang dapat mengganggu aktivitas warga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penyebab banjir dan upaya perbaikannya. Penelitian ini menggunakan data primer berupa profil melintang dan memanjang saluran drainase eksisting, serta data penggunaan lahan. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder, seperti data hujan harian maksimum, koordinat stasiun hujan, dan peta lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 segmen saluran, 21 di antaranya rawan terhadap banjir, sementara 21 segmen saluran lainnya tidak rawan. Penyebab banjir yang paling dominan di saluran drainase Jalan G. Obos IX dan sekitarnya adalah pendangkalan akibat endapan sedimen. Faktor-faktor lain yang juga berkontribusi terhadap banjir meliputi dimensi saluran drainase kurang memadai, kondisi dinding saluran drainase buruk, dan adanya tumpukan sampah di saluran drainase. Upaya perbaikan yang disarankan mencakup normalisasi saluran drainase pada 27 segmen, pembuatan gorong-gorong pada 5 lokasi, penambahan saluran drainase pada 3 lokasi, dan pemasangan penyaring sampah pada 28 lokasi.
SURVEI FOTOGRAMETRI DAN REAL TIME KINEMATIC UNTUK PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN (STUDI KASUS : JALAN MANDUHARA- JALAN LINGKAR LUAR MAHIR MAHAR): Indonesia Gabriel, Theo; -, Murniati; Silitonga, Sutan Parasian
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 1 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i1.11550

Abstract

Survei fotogrametri dan survei real time kinematic merupakan salah satu metode pemetaan yang digunakan pada skala besar namun dengan waktu yang lebih cepat dan efisien sehingga mampu menghemat waktu dibanding dengan metode pemetaan lainnya. Penggunaan drone dan GPS Geodetik dapat menjadi sarana untuk melakukan pemetaan secara fotogrametri dengan mempertimbangkan ketelitian, jumlah GCP dan jumlah foto. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan DEM yang kemudian dilanjutkan dengan proses perencanaan geometrik jalan dan visualisasi secara 3 dimensi. Alat yang digunakan pada metode fotogrametri ini adalah drone tipe DJI Mavic Air 1. Jumlah foto udara sebanyak 1.835 foto. Ketinggian terbang drone 100 m dengan overlap/sidelap 75% dan angle camera 90̊. Sedangkan alat yang digunakan pada survei real time kinematic adalah GPS Geodetik Hi-Target V60 RTK. Benchmark dan GCP diambil menggunakan GPS Geodetik dengan jumlah 1 Benchmark sesuai titik alat didirikan dan 10 titik GCP. Proses pengolahan foto udara hingga menjadi DEM menggunakan software Agisoft Metashape Professional. Setelah menjadi DEM, dilanjutkan menjadi peta kontur menggunakan aplikasi ArcMap. Untuk proses perencanaan trase jalan menggunakan Software Autocad Civil 3D 2021. Peta DEM dan peta kontur dengan resolusi dan akurasi yang tinggi. Pada perencanaan geometrik menggunakan software Autocad Civil 3D dengan kriteria desain yang digunakan adalah A Policy on Geometric Design of Highway and Street 2011 sebagai acuan desain jalan. Jalan ini direncanakan sebagai jalan lingkungan kelas III (wilayah perumahan) dengan Panjang jalan 2,541 km, lebar perkerasan 2 x 2,75 m dengan kemiringan melintang jalan sebesar 3,91%, dan lebar bahu 2 x 1,5 m dan superelevasi bahu 6%. Tipe alinyemen horizontal sebanyak 2 tikungan yakni tikungan tipe SCS (Spiral Circle Spiral) sebanyak 1 tikungan, dan FC (Fulle Circle) sebanyak 1 tikungan sementara alinyemen vertikalnya diperoleh kelandaian sebesar 1,91% yang sudah memenuhi kriteria desain perencanaan geometrik jalan untuk kecepatan rencana 40 km/jam.Volume galian tanah dan timbunan sebesar 85.644,34 m3 dan 105.839,24 m3.
EVALUASI PERUBAHAN DESAIN GEDUNG PADA TAHAP KONSTRUKSI TERHADAP KAPASITAS STRUKTURAL (Studi Kasus Proyek Gedung XYZ) Farhani, Shyva; Rivana, Dila; Tanne, Yongki Alexander
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 1 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i1.12133

Abstract

Perubahan desain struktur yang terjadi di pertengahan proyek konstruksi seringkali merupakan dinamika yang menimbulkan tantangan signifikan, untuk itu perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut terhadap struktur bangunan menggunakan perangkat lunak SAP 2000 merupakan salah satu software untuk analisis struktur. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa struktur eksisting dimodifikasi memenuhi standar kekuatan dan keselamatan yang diperlukan. Lingkup penelitian ini dilakukan di proyek XYZ dengan membatasi fokus pada evaluasi struktur baja eksisting. Data yang digunakan pada penelitian ini antara lain yaitu Data Primer berupa DED (Detail Engineering Design) proyek dan data lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Data sekunder yang digunakan antara lain standar-standar pada analisis struktur seperti SNI 1727-2013. Tahapan analisa struktur menggunakan SAP2000 ini secara garis besar adalah sebagai Menentukan system Grid rencana struktur, pemodelan struktur, perhitungan pembebanan, Analisa struktur (Run Analysis), Cek Rasio Kapasitas Penampang Struktur. Dari analisis yang dihasilkan SAP2000 diambil nilai maksimum, nilai minimum, nilai rata-rata, standar deviasi, batas atas dan batas bawah dari hasil analisis kapasitas pewnampang. Setelah melakukan analisis menggunakan perangkat lunak SAP2000, dapat disimpulkan bahwa struktur gedung mengalami kelebihan kapasitas untuk menahan beban yang diantisipasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya potensi kegagalan struktural akibat beban yang melebihi kapasitas penampang yang telah dirancang. Beberapa faktor seperti perubahan beban, pemilihan profil baja atau kesalahan dalam perhitungan struktural dapat menjadi penyebab ketidakmampuan struktur.
ANALISIS POLA ALIRAN AIR TANAH PADA LAHAN GAMBUT TROPIS DI SEKITAR SALURAN BERSEKAT KOTA PALANGKA RAYA Rizaldy, Azizi; Yupi, Haiki Mart; Nindito, Dwi Anung
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 1 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i1.12364

Abstract

Lahan gambut tropis di Desa Kalampangan merupakan semak belukar yang tumbuh setelah kebakaran lahan. Air tanah pada lahan gambut tropis mempunyai peran penting untuk menjaga kondisi lahan tetap basah. Fluktuasi muka air di saluran berkaitan dengan kondisi air tanah di sekitarnya. Untuk mengetahui aliran air tanah di sekitar saluran bersekat, maka dilakukan penggambaran peta pola aliran air tanah. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data tinggi muka air tanah pada 66 titik, dalam plot berukuran 100 m x 50 m. Pipa-pipa dibenamkan ke dalam tanah dengan posisi vertikal hingga mencapai tanah keras, selanjutnya dilakukan pengukuran. Tinggi muka air di saluran juga diukur, yaitu di bagian hulu dan hilir sekat. Pengukuran ketinggian muka air tanah dilakukan sebanyak 6 kali, saat musim kemarau. Hasil penelitian menunjukkan, pola aliran air tanah di sekitar saluran bersekat cenderung mengalir dari lahan ke arah bagian hilir. Tinggi muka air di saluran bagian hulu sekat, lebih tinggi dibandingkan dengan tinggi muka air tanah pada lahan, yang menunjukkan sekat kanal membantu menjaga ketinggian muka air tanah pada lahan. Namun tinggi muka air di hilir sekat lebih rendah dibandingkan dengan tinggi muka air tanah pada lahan, sehingga arah aliran air tanah mengalir dari lahan ke bagian hilir saluran bersekat.