cover
Contact Name
Vitta Pratiwi
Contact Email
vitta.pratiwi@email.unikom.ac.id
Phone
+6281394089666
Journal Mail Official
vitta.pratiwi@gmail.com
Editorial Address
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL JL. DIPATI UKUR 112-116 GEDUNG BARU UNIKOM LANTAI 10 KOTA BANDUNG
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
CRANE: Civil Engineering Research Journal
ISSN : -     EISSN : 27754588     DOI : https://doi.org/10.34010/crane.v3i1
Core Subject : Engineering,
Civil Engineering Research Journal (CRANE) provides media to publish the original research articles from contributors related to civil engineering: Civil and Structural Engineering Civil Engineering and Design Construction and Building Materials Construction Management Geo-Technical Engineering Hydraulic engineering Sustainability in Civil Engineering Transportation engineering Water Science and Engineering
Articles 70 Documents
Optimasi Rencana Pemasangan Bronjong Dan Geoteksil Non-Woven Pada Saluran Sekunder Sangkal Putung, Daerah Irigasi Sempor Kebumen Azqiyah, Lailatul; Nanda, Mahdika Putra
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 2 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i2.12431

Abstract

Pemasangan bronjong dan geotekstil non-woven di saluran irigasi Sangkal Putung Daerah Irigasi Sempor adalah langkah yang signifikan dalam meningkatkan kinerja serta keandalan sistem irigasi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rencana pemasangan bronjong dan geotekstil non-woven yang efisien serta meningkatkan efektivitas sistem irigasi di Daerah Irigasi Sempor. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melibatkan perhitungan kebutuhan material berdasarkan desain teknis proyek dan analisis faktor keamanan (safety factor) dengan mempertimbangkan beban-beban yang bekerja pada struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total volume lapis bronjong yang dibutuhkan adalah 947,942 m3, sementara luas geotekstil non-woven untuk perlindungan dan stabilitas saluran adalah 731,568 m². Faktor keamanan yang diperoleh sebesar 24,95, jauh di atas nilai minimal 1 yang dipersyaratkan. Nilai ini mengindikasikan bahwa struktur bronjong memiliki margin keamanan yang sangat tinggi terhadap penggulingan. Hasil ini mencerminkan praktik manajemen konstruksi yang unggul dalam proyek pemasangan bronjong dan geotekstil non-woven pada saluran Sekunder Sangkal Putung Daerah Irigasi Sempor.
ANALISIS KEAMANAN LENDUTAN BALOK AKIBAT PERUBAHAN DESAIN DENGAN SOFTWARE SAP 2000 Marcellino, Marco; Rahman, Helmy; Aulia, Mohamad Donie
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 2 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i2.12468

Abstract

Pada proyek gedung inspektorat terjadi perubahan bentuk desain dengan pengurangan jumlah kolom pada salah satu ruangan. Hal ini dapat mempengaruhi keamanan struktur yang ada di atasnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keamanan lendutan balok setelah penghilangan kolom menggunakan software SAP 2000. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari Detail Engineering Desaign. Penelitian ini juga menggunakan data sekunder berupa SNI 1726-2019. Hasil analisis menunjukan lendutan pada balok akibat beban mati dan beban hidup pada koordinat X dan koordinat Y masih tergolong aman. Karena nilai lendutan yang diperoleh lebih kecil daripada lendutan ijin maksimum sesuai acuan SNI 1726-2019. Nilai lendutan ijin maksimum pada koordinat X akibat beban mati sebesar 0.0187 m dan akibat beban hidup sebesar 0.0250 m. Nilai lendutan ijin maksimum pada koordinat Y akibat beban mati sebesar 0.0175 m dan akibat beban hidup sebesar 0.0233 m. Nilai lendutan pada koordinat X akibat beban mati sebesar 0.000195 m dan akibat beban hidup sebesar 0.00000146 m. Nilai lendutan pada koordinat Y akibat beban mati sebesar 0.000134 m dan akibat beban hidup sebesar 0.00000128 m.
Analisis Penggunaan Batu Pecah dari Desa Upon Batu Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas sebagai Agregat pada Campuran HRS-WC Serevina, Maria; -, Robby; -, Salonten
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 1 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i1.12557

Abstract

Perkerasan Lentur merupakan lapisan penutup yang terdiri dari campuran antara agregat, mineral pengisi (filler), dan aspal padat dengan perbandingan tertentu yang dicampurkan dan dipadatkan dalam keadaan panas. Dengan ini saya ingin menggunakan HRS-WC sebagai campuran aspal. Hot Rolled sheet-wearing course (HRS-WC) merupakan campuran beraspal panas dengan penggunaan agregat bergradasi senjang. Karakteristik yang terpenting dari campuran ini adalah durabilitas dan fleksibilitas, dan juga dituntut memiliki stabilitas yang cukup dalam menerima beban lalu lintas yang secara langsung bekerja pada lapisan ini. Menentukan kadar aspal dan nilai karakteristik marshall dari campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) menggunakan agregat Batu Pecah dari desa Upon Batu Perencanaan campuran untuk menggunakan metode Asphalt Institute dan perhitungan penggabungan agregat menggunakan cara Trial and Error yaitu Agregat Kasar sebesar 34%, Abu Batu sebesar 22% dan Pasir sebesar 44%. Berdasarkan penelitian hasil Pengujian Marshall menghasilkan Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 7,55% dengan Stabilitas sebesar 1500 kg, Rongga dalam Campuran (VIM) sebesar 4,60 %, rongga terisi aspal (VFB) sebesar 80%, rongga antar agregat (VMA) sebesar 22.20%, Hasil bagi Marshall (Marshall Quotient) sebesar 450 kg/mm.
Analisis Struktur Balok Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus Pada Menara Talawang Kota Palangka Raya Ilham, Kholik Nur; Baru, Fransisco Happy Riadi Haputra; -, Frieda
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 2 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i2.12606

Abstract

The Talawang Tower building will be built in the center of the Great Roundabout of Palangka Raya City. The renovation of the Great Roundabout of Palangka Raya, which will be carried out by the Central Kalimantan Provincial Government through the Public Works and Spatial Planning Office (PUPR), will be built grandly with a multipurpose concept. The plan in the middle of the roundabout will be built Talawang Tower with a height of 45 meters. It takes a fairly mature analysis to avoid greater losses, especially earthquake planning analysis. Therefore, the author tries to redesign an earthquake-resistant reinforced concrete structure with an irregular structural model and shows the seismic loads acting on the structure that meets the detaling standards of the Special Moment Bearing Frame System. Planning using SAP2000 by inputting dead loads, live loads, wind loads and earthquake loads to help get the internal forces needed in planning. From the calculation results, a 500 x 650 beam is used with the longitudinal reinforcement requirement of the pedestal to withstand the load is 12D22 with a capacity of ϕMn = 723.955 kN-m > 665.192 kN-m, while the field longitudinal reinforcement requirement is 6D22 with a reinforcement capacity of ϕMn = 379.9872 kN-m > 18.4086 kN-m. The support shear reinforcement requirement is 4D13 - 130 with capacity ϕVn = 753.879 kN > 694.232 kN, while the field shear reinforcement requirement is 2D13 - 150 with capacity ϕVn = 513.47 kN > 405.02 kN.
Perkerasan Jalan Kawasan Wisata Kabupaten Cianjur -, Febrian; Anisarida, An An; Janizar, Syapril
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 1 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i1.12708

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dapat meningkatkan sektor dibidang pariwisata, salah satu lokasi pariwisata yang akan dikembangkan berada dikabupaten cianjur. Lokasi pariwisata perlu direncanakan untuk mendukung daya tarik wisatawan terhadap fasilitas yang tersedia. Perlu adanya infrastruktur yang memadai untuk menjamin keberlangsungan lokasi pariwisata, yang dapat diakses oleh semua moda dan tempat. Tujuan penelitian ini untuk menentukan komposisi konstruksi perkerasan jalan yang digunakan sebagai infrastruktur lokasi wisata. Metode yang digunakan dengan menggunakan metode analisis komponen berdasrkan SKBI. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Hasil penelitian didapatkan komposisi struktur perkerasan yang didapat adalah perekrasan aspal setebal 6cm, lapisan baru pecah kelas B dengan CBR> setebal 30 cm, sirtu kelas B dengan 23 cm
Analisis Hubungan Fluktuasi Tinggi Muka Air Di Saluran Pembuang Dengan Parameter Pencemar Air Yang Berasal Dari Kawasan Perkebunan Gambut Tropis Di Desa Kalampangan Provinsi Kalimantan Tengah Adiyasty s, Nope; Yupi, Haiki Mart; Saputra, Raden Haryo
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 2 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i2.12812

Abstract

Lokasi penelitian dilakukan pada saluran pembuang yang berada di lahan gambut tropis Provinsi Kalimantan Tengah, tepatnya di Desa Kalampangan, yang memiliki kawasan dengan fungsi lahan yang berbeda yaitu fungsi lahan sebagai kawasan pemukiman, fungsi lahan sebagai area perkebunan. Penggunaan pupuk yang mengandung banyak bahan kimia pada lahan perkebunan akan berdampak pada kualitas air tanah dan air di saluran di sekitar lahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pencemaran air pada saluran pembuang akibat perkebunan penduduk serta untuk mengetahui pengaruh fluktuasi tinggi muka air di saluran terhadap 7 parameter baku mutu air. Dengan cara melakukan pengambilan sampel air, yang selanjutnya dianalisis di laboratorium, pada saat yang bersamaan dilakukan juga pengukuran tinggi muka air, sebanyak 6 kali, mulai dari 20 Juni 2023 sampai 28 Agustus 2023 (musim kemarau). Fluktuasi tinggi muka air dan beberapa parameter pencemar air dianalisis untuk mengetahui hubungan antara parameter. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dari 7 parameter yang diuji, Amonia dan pH cenderung melebihi batas baku mutu air yang diijinkan, dikarenakan pengaruh pemupukan pada lahan perkebunan. Fluktuasi tinggi muka air di saluran berpengaruh signifikan terhadap parameter BOD (R2 = 0.9746) dan COD (R2 = 0.6374), yang artinya semakin tinggi muka air maka semakin besar nilai BOD dan COD.
Analisis Pengaruh Sifat Volumetrik pada Campuran AC-WC Sulandari, Eti; Lestyowati, Yoke; Felderika, Felderika; Sutarno, Sutarno
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 2 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i2.14070

Abstract

Jalan sebagai prasarana infrastruktur yang mempunyai peranan dalam meningkatkan aksesibilitas yang menghubungkan antara kota. Kerusakan dini akibat beban lalu lintas yang berlebihan, pengaruh lingkungan (tenperatur), kualitas material dan desain campuran aspal merupakan kendala untuk perkerasan jalan khususnya perkerasan lentur. Sifat volumetrik (VIM, VMA dan VFA) sebagai salah satu variabel yang mempengaruhi kekuatan campuran aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar aspal terhadap sifat volumetrik. Marshall test sebagai metode yang digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar aspal pada HMA AC-WC mempengaruhi sifat volumetrik. Seiring bertambahnya kadar aspal nilai VIM menurun karena terjadi ikatan yang kuat antar butiran agregat, Nilai VIM yang terpenuhi menurut spesifikasi BM 2018 revisi 2 adalah kadar aspal 6,28% dan 6,5%. Sebaliknya nilai VFA meningkat, dimana nilai VFA yang terpenuhi pada kadar aspal 5,7% , 6% dan 6,5%, dimana nilai VFA yang tinggi terjadi bleeding dan sebaliknya VFA kecil menjadi kurang kedap pada campuran aspal. Sedangkan nilai VMA pada penelitian ini, bertambahnya kadar aspal nilai VMA menurun, nilai VMA yang terpenuhi adalah 4,5% - 6,5%. VMA besar berpengaruh pada stabilitas dan sebaliknya jika kecil berpengaruh pada durabilitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kadar aspal mempengaruhi sifat volumterik dan stabilisasi campuran aspal.
Persepsi Masyarakat Terhadap Transportasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Melalui Platform Quora Fatmadila, Annisya Audita; Alfadhil, Fajri Alfaidhin; Juliana, Nabela Putri; Pratama, Nabiel Alief Putra; Adiwijaya, Reynardo Tanjiro Rizky; Al Akbar, Iqbal Akasa; Dharma, Monasari; Rahmawati, Roselina
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 2 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i2.14209

Abstract

Kereta Cepat Jakarta-Bandung sebagai moda transportasi memberikan warna baru bagi masyarakat Indonesia dengan menawarkan efisiensi waktu khususnya jarak Jakarta-Bandung. Transportasi ini memiliki tarif tiket sebesar Rp300.000/orang untuk perjalanan Stasiun Halim-Tegalluar dan sebaliknya. Besarnya tarif yang terbilang mahal menimbulkan banyak persepsi dari masyarakat mengenai kereta cepat ini. Meskipun demikian, penumpang dapat menikmati fasilitas yang nyaman pada kereta cepat dan dapat menempuh perjalanan yang singkat pada rute Jakarta – Bandung atau sebaliknya. Kereta Cepat Jakarta – Bandung dapat menempuh perjalanan dengan waktu kurang lebih hanya 46 menit. Untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai kehadiran Kereta Cepat Jakarta Bandung, telah dilakukan survey pendapat masyarakat melalui platform Quora. Hasilnya, banyak pendapat masyarakat yang dengan terbuka menyambut kehadiran kereta cepat sebagai moda transportasi massal modern. Selain itu, tidak sedikit juga masyarakat yang masih mempertimbangkan moda transportasi lain untuk menempuh perjalanan Jakarta – Bandung atau sebaliknya dibandingkan harus memilih menggunakan KCJB.
STUDI PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TRANSPORTASI MALAYSIA (GO KL CITY) DAN INDONESIA (TRANS JAKARTA) Rahmawati, Roselina; Rismawanti, Fajar; Sasabela, Isnaini Putri; Satya, Arya Wisnu; Paulus, Bondan Satria
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 6 No 1 (2025): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v6i1.14360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara dua sistem transportasi bus perkotaan, yaitu Go KL City Bus di Kuala Lumpur, Malaysia, dan TransJakarta di Jakarta, Indonesia. Kedua sistem ini berperan penting dalam mendukung mobilitas perkotaan dan mengurangi kemacetan, namun memiliki perbedaan dalam hal harga, rute perjalanan, frekuensi perjalanan, kualitas armada, fasilitas pendukung, dan bahan bakar yang digunakan. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kedua sistem dalam hal jangkauan layanan, frekuensi, kenyamanan, serta aspek keberlanjutan dan integrasi dengan moda transportasi lainnya. Go KL City Bus menawarkan pelayanan tanpa tarif dengan rute-rute yang berfokus pada area perkantoran, pasar, wisata. Sementara TransJakarta memiliki jangkauan yang lebih luas dengan sistem Bus Rapid Transit (BRT) dan tarif yang terjangkau. Namun, TransJakarta menghadapi tantangan dalam hal kapasitas dan ketepatan waktu layanan. Sementara itu, Go KL City Bus dinilai unggul dalam aspek kenyamanan, namun memiliki keterbatasan cakupan rute dibandingkan dengan TransJakarta.
ANALISIS PERBANDINGAN EFEKTIVITAS WAKTU TEMPUH DAN AKSESIBILITAS MODA TRANSPORTASI PUBLIK DARI BANDARA (STUDI KASUS BANDARA SUVARNABHUMI THAILAND DAN BANDARA I GUSTI NGURAH RAI BALI) Pradana, Mahardika Rully; Chornito, ⁠Fachrul Arby; Akromah, Prima I'anatul; Nihaya, Qorry Nanda; Nugroho, Rangga Satria; Rahmawati, Roselina
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 6 No 1 (2025): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v6i1.14561

Abstract

Pertumbuhan wisatawan di Thailand meningkat sebesar 34,98% pada periode bulan januari hingga juni 2024, sedangkan di Indonesia juga meningkat sebesar 20,4% pada periode yang sama. Dengan wisatawan yang terus meningkat ini tentunya diperlukan pilihan moda transportasi yang lengkap untuk memudahkan mobilisasi. Bandara menjadi tempat dimana transportasi bisa digunakan untuk melakukan perjalanan ke suatu daerah, moda transportasi umum yang disediakan di Bandara seperti Bus, Taksi online, dan Kereta Bandara. Pada penelitian ini akan membandingkan transportasi dari Bandara yaitu Bus Trans Metro Dewata di Bali dan Airport Rail Link di Bangkok. Pada aspek efektivitas waktu tempuh dan akses, untuk kenyamanan aksesibilitas wisatawan Airport Rail Link lebih luas menjangkau tempat wisata dibandingkan dengan Bus Trans Metro Dewata Bali. Namun untuk tarif Bus Trans Metro Dewata lebih ekonomis dibandingkan dengan ARL (Airport Rail Link). Kata kunci : transportasi umum, Airport Rail Link, bus, bandara, Suvarnabhumi, Bali