cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
murtiana@idu.ac.id
Editorial Address
Universitas Pertahanan RI
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Ilmiah
Published by bajang Institute
Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan pihak yang-pihak lain. Dalam penelitian studi literatur ini penulis akan menganalisis bagaimana upaya terbaik setelah menemukan implemantasinya saat ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 12: Agustus 2024" : 43 Documents clear
PENGARUH KEPEMIMPINAN, KEPUASAN KERJA, DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR PADA PNS UPTD PUSKESMAS KEBUMEN III Putri Ayuning Tias; Indah Rohyani
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu supaya memahami dampak kepemimpinan, kepuasan kerja, dan komitmen organisasi terhadap Organizational Citizenship Behaviour pada PNS UPTD Puskesmas Kebumen III. Metode analisis data pada penelitian ini antara lain, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji t, uji f, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian membuktikan variabel kepemimpinan memiliki pengaruh terhadap Organizational Citizenship Behaviour, variabel kepuasan kerja tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Organizational Citizenship Behaviour, dan variabel komitmen organisasi tidak berpengaruh yang signifikan terhadap Organizational Citizenship Behaviour, serta secara bersama-sama variabel kepemimpinan, variabel kepuasan kerja, dan variabel komitmen organisasi mempunyai pengaruh terhadap Organizational Citizenship Behaviour pada PNS UPTD Puskesmas Kebumen III
RELEVANSI PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA PADA GENERASI MUDA Lala Dahlia
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini akan mengkaji lebih dalam tentang relevansi Pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia, terutama dalam menghadapi arus globalisasi dan modernisasi yang semakin kuat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan menganalisis tema-tema utama yang muncul dari literatur yang dikaji, seperti pentingnya pendidikan karakter, peran Pancasila dalam pembentukan moral generasi muda, serta tantangan yang dihadapi. Tantangan signifikan dalam implementasi kurikulum yang memerlukan pendekatan inovatif agar nilai-nilai Pancasila dapat terinternalisasi secara efektif di kalangan generasi muda. Pemerintah dan institusi pendidikan perlu melakukan pembaruan kurikulum Pendidikan Pancasila yang lebih aplikatif dan relevan dengan perkembangan zaman, diperlukan pelatihan bagi para pendidik agar mampu mengajarkan Pendidikan Pancasila secara interaktif dan menarik bagi siswa, media sosial dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda secara kreatif dan efektif.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PECAHAN KELAS V SD NEGERI 067092 MEDAN Julia Safitri; Hasanah, Hasanah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe and determine the improvement in student learning outcomes after applying the Discovery Learning Model to fraction material in class V elementary school. This research is Classroom Action Research (PTK) or classroom action research. This research was conducted at SD Negeri 097092 Medan. The subjects of this research were class V students at SDN 067092 Medan, consisting of 23 people. To collect data in this research, researchers used observation, provided test instruments and carried out documentation. The use of the Discovery Learnin model in mathematics learning about fractions in class V at SD 067092 Medan was carried out in 2 cycles. From the research results, it is known that in cycle I, of the 23 class V students at SD 067092 Medan, 10 students received an average score above the KKM. Meanwhile, 13 other students did not get a score above the KKM. In cycle II, out of 23 class V students, 20 students got an average score above the KKM. Only 3 students in class V at SD 067092 Medan, the other students did not get a score above the KKM. There was an increase in the learning outcomes of class V students at SD 067092 Medan by 34.86% in cycle I, namely from 26% at the time of observation to 60.86% at the end of cycle I. From the end of cycle II there was a significant increase in student learning outcomes, namely 60.95,%. From 26% at the time of observation to 86.95% at the end of cycle II. From these results it can be said that the Discovery Learning model can improve student learning outcomes in fraction material in class V elementary school
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA TEMA PEDULI TERHADAP MAHLUK HIDUP KELAS IV SD Nurfauziah, Nurfauziah; Dinda Yarshal
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to develop a Contextual Teaching and Learning-Based Student Worksheet that is suitable for use in the thematic learning process on the theme "Caring for Living Creatures" in class IV elementary school. This research is development research (Research and Development) using the ADDIE development procedure which consists of 5 stages. However, in this study the ADDIE procedure was used only up to stage 3, namely the development stage. The instrument used to collect data was a validation questionnaire given to several expert validators, namely LKS expert validators, material expert validators and learning expert validators. The total score obtained from the LKS expert validation was 84.4, from the final validation of the material expert, namely 83.2 and from the learning expert it was 92.4. The average score from the experts' assessments is 86.6. From these scores it can be said that the CTL-based LKS with the theme "Caring for Living Creatures" which was developed is "Very Appropriate" for use in the thematic learning process for theme 3 "Caring for Living Creatures" in class IV elementary school
PERSEPSI PASIEN TENTANG CARING BEHAVIOR PERAWAT DI RUANG ST. LAURA RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2024 Mestiana Br. Karo; Indra Hizkia P; Clara Alemyca
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Caring is defined as the core of nursing practice, namely, knowledge, fortitude, honesty, humility, trust, rhythm shifting, hope and strength, providing attention and focus, and respecting the lives of others as well as human lives. Nurses' caring behavior is shown by providing attention and care, as well as empathy for patients and families. To find out patients' perceptions of nurses' Caring behavior. This study uses a qualitative method, data collection is carried out through interviews, with 6 questions so that it is able to dig deeper into patients' perceptions of nurses' caring behavior. The sampling technique in this study uses purposive sampling with 5 participants selected based on rationality. The results of the study are obtained: Caring is the act of giving attention to others, caring by giving attention, sharing, helping each other, and giving strength to those who are sick. Caring behavior is the act of listening to and asking patient complaints, answering patient questions, and coming quickly when the patient needs it. Caring behavior is the presence of nurses by providing encouragement, radiating joy and excitement, and sharing with each other, so that patients have the spirit to recover to their previous condition. Caring behavior is the response of nurses shown through a friendly attitude, always smiling, and always giving greetings to patients and patients' families, both old and young nurses, and women and men who are done earnestly or whole heartedly. It is hoped that it can be used as information to increase knowledge about caring behavior
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TENTANG PHBS DI UPT SD NEGERI 060930 MEDAN JOHOR TAHUN 2024 Rusmauli Lumban Gaol; Indra Hizkia P; Neny Angreiny Siburian
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan pola perilaku yang dilaksanakan oleh warga sekolah baik guru, siswa, staf sekolah dan lain-lain sebagai wujud pelaksanaan proses pembelajaran dalam bentuk kegiatan mencegah penyakit, merawat lingkungan agar tetap bersih dan melakasanakan upaya menjaga kesehatan secara mandiri. Perilaku hidup bersih serta sehat di sekolah mempunyai 8 tanda yang harus dilakukan dengan baik. Tanda-tanda tersebut adalah mencuci tangan menggunakan sabun, makan makanan sehat di kantin sekolah, memakai toilet yang bersih serta sehat, berolahraga teratur, menghilangkan jentik-jentik di sekolah, tidak merokok di sekolah, memperhatikan berat badan serta tinggi badan, dan membuang sampah pada tempat yang sudah diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang PHBS di UPT SD NEGERI 060930 Medan Johor Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode descriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 48 dengan alat ukur kuesioner berisi 15 pernyataan. Hasil penelitian didapatkan dalam mencuci tangan menggunakan sabun siswa berada pada kategori baik sebanyak 27 responden (56.3%), dalam mengkonsumsi makanan di kantin sehat berada pada kategori cukup sebanyak 35 responden (72.9%), dalam membuang sampah pada tempatnya dalam kategori cukup sebanyak 26 responden (54.2%), tingkat pengetahuan siswa tentang PHBS dalam kategori cukup sebanyak 32 orang (66.7%). Dapat disimpulkan bahwa Tingkat pengetahuan siswa SD mengenai PHBS berada dalam kategori cukup, hal ini disebabkan karena mereka hanya sekedar dalam mendapatkan pengetahuan mengenai PHBS dari orang tua maupun guru disekolah. Diharapkan untuk mengembangkan pengetahuan siswa tentang PHBS dilakukan penyuluhan di sekolah sehingga dapat membantu menambah pengetahuan siswa mengenai PHBS agar mereka dapat menerapkannya pada kehidupan sehari-hari.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG DIABETES MELITUS DI SUSUN VIII DELITUA BARAT TAHUN 2024 Indra Hizkia P; Mestiana Br. Karo; Iriyani Emeninta Br Keliat
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan memiliki makna sebagai kesadaran yang tercipta di dalam pikiran manusia. Pengetahuan dapat diperoleh melalui pengalaman, pembelajaran, observasi, dan interaksi dengan lingkungan sekitar. Sikap (attitude) mempunyai arti sebagai konsep psikologi menjelaskan prinsip-prinsip positif sebagai kelompok ataupun individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami sikap dan pengetahuan masyarakat mengenai Diabetes Melitus di Dusun VIII Deli Tua Barat Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode descriptif kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 100 responden, pengambilan sampel mengunakan teknik aksidental sampling, sebanyak 49 responden. Alat ukur yang digunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisis tabel dalam bentuk frekuensi (f) dan presentase (%). Hasil penelitian didapatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes melitus adalah baik 23 orang (46,9%), berdasarkan definisi adalah baik 25 orang (51,0%), berdasarkan gejala adalah baik 29 orang (59,0%), berdasarkan etiologi adalah cukup 26 orang (53,1%), berdasarkan penatalaksanaan adalah baik 31 orang (63,3%). Sikap pencegahan masyarakat tentang diabetes melitus adalah cukup 26 orang (53,1%), berdasarkan gejala adalah baik 29 orang (59,2) berdasarkan Etiologi adalah cukup 27 orang (55,1%), berdasarkan penatalaksanaan adalah baik 40 orang (81,6%). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan masyarakat adalah baik dan sikap masyarakat mengenai pencegahan DM masih dalam kategori cukup. Diharapkan masyarakat dapat mengembangkan pengetahuan dan sikap mengenai pencegahan DM, maka perlu diadakan program edukasi untuk masyarakat agar dapat mengetahui bagaimana pengetahuan dan sikap pencegahan yang baik untuk mencegah terjadinya DM. Upaya ini dapat membantu masyarakat dalam memahami kondisi penderita diabetes melitus dan memberikan dukungan dalam pencegahan dan pengendalian diabetes melitus
GAMBARAN ASUPAN MAKANAN DAN IMOBILISASI PADA PASIEN BEDREST DENGAN RESIKO DEKUBITUS DI RUMAH SAKIT SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2024 Magda Siringo ringo; Indra Hizkia Perangin angin; Rusma Lauri Silitonga
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imobilisasi atau bedrest sebagai ketidakmampuan seseorang untuk bergerak dengan penuh energi disebabkan adanya beragam penyakit yang mengganggu kesehatan tubuh baik secara internal maupun eksternal merupakan resiko terjadinya dekubitus sehingga perlu adanya Asupan makanan yang cukup serta tepat untuk mencukupi keperluan gizi untuk seseorang yang sedang mengalami imobilisasi tersebut untuk mencegah terjadinya luka dekubitus akibat dari tekanan yang berlebih selama bedrest. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana Gambaran Asupan Makanan Dan Imobilisasi Pada Pasien Bedrest Dengan Resiko Dekubitus Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang dimana pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan recall food atau lembar catatan makanan 24 jam dan lembar checklist/observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisa univariat. Adapun penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan pada tanggal 29 April- 05 Mei 2024 Hasil penelitian iniadalah Resiko dekubitus dengan resiko tinggi sebanyak 20 responden (66,7%) dikarenakan asupan makanan kalori kurang sebanyak 25 responden (83,3%), karbohidrat kurang sebanyak 27 responden (90%), protein lebih sebanyak 19 responden (63,3%), lemak kurang 18 responden (60%), vitamin kurang sebanyak 29 responden (96,7%), mineral kurang sebanyak 17 responden (56,7%), cairan lebih sebanyak 23 responden (76,7%) serta imobilisasi yang belum mampu pada responden yaitu sebanyak 21 responden (70%). Kesimpulannya adalah resiko tinggi terkena dekubitus disebabkan oleh adanya asupan nutrisi yang tidak terpenuhi dan imobilisasi dari anggota gerak tubuh pasien. Saran: Diharapkan pasien dapat menghabiskan diet yang sudah disediakan oleh rumah sakit agar angka kecukupan gizi dapat terpenuhi, dan keluarga dapat membantu pasien melakukan ROM selama perawatan dirumah sakit sehingga mengurangi resiko terjadinya dekubitus yang tinggi
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN METODE INKUIRI PADA SISWA KELAS VII SMPN 2 TANETE RIAJA KABUPATEN BARRU Nurhikmah, Nurhikmah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen yang melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan angket respons siswa, serta lembar keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan menggunaka uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata posttest80,93 lebih besar dari pada skor rata-rata pretest25,68. Dari hasil tersebut juga diperoleh tidak ada siswa yang mencapai ketuntasan individual dan ini berarti ketuntasan klasikal belum tercapai. Sedangkan pada posttest 26siswa atau 93% telah mencapai ketuntasan individualdengan nilai thitung 8,169 >ttabel 1,70dan ini berarti ketuntasan klasikal telah tercapai dengan nilai zhitung1,711>ztabel1,645 sehingga ketuntasan klasikal lebih dari atau sama dengan 80%. Selain itu, terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan metode inkuiridimana nilai rata-rata gain ternormalisasi yaitu 0,74 dengan hasil thitung 20,168>ztabel 1,645 dan umumnya berada pada kategori tinggi. (2) Rata-rata persentase frekuensi aktivitas siswa yaitu 84% dimana nilai dari zhitung2,25>ztabel 1,645maka aktivitas siswa mencapai kriteria aktif dan (3) respons siswa menunjukkan positif dimana rata-rata persentasenya adalah 89% dimana nilai darizhitung 2,2>ztabel1,645 yang berari siswa memberikan respon positif.
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN TERHADAP KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI SUNGAI LAWE ALAS KECAMATAN DARUL HASANAH KABUPATEN ACEH TENGGARA Sipa Auliana; Andika Putriningtias; Teuku Fadlon Haser
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Lawe Alas River is one of the longest rivers in Sumatra. This river has its headwaters in Southeast Aceh Regency and empties into Aceh Singkil Regency, has characteristics of fast currents with sandy and rocky bottom substrates. The diversity and distribution of fish are influenced by several aquatic environmental factors which can be used as bioindicators of water quality. The aim of this research is to analyze the level of fish diversity and analyze the influence of environmental conditions on the diversity of fish species in the Lawe Alas River, Darul Hasanah District, Southeast Aceh Regency. The fish species found from the three stations are tilapia fish (Oreochromis mossambicus), tawes fish (Barbodes gonionotus), broomstick fish (Hypostosmus sp), Jurung fish (Tor tambroides), runny fish (Nemacheilus chrysolaimus). The diversity index at station II is 1.58%, the uniformity index at station II is 1.0 and the dominance index at station II is 0.25. Based on the results obtained in the field, the diversity index, uniformity index and dominance index were highest at station II

Filter by Year

2024 2024